Tentara Prancis Mencegat Drone Iran yang Menargetkan Israel Sebelum Gencatan Senjata
EtIndonesia. Militer Prancis ikut serta dalam upaya menghentikan drone Iran yang menargetkan Israel sebelum gencatan senjata minggu ini, kata menteri pertahanan negara itu Sebastien Lecornu pada Rabu (25/6) malam.
“Saya dapat mengonfirmasi bahwa tentara Prancis mencegat kurang dari 10 drone dalam beberapa hari terakhir selama berbagai operasi militer yang dilakukan oleh Republik Islam Iran terhadap Israel, baik melalui sistem darat-ke-udara atau melalui jet tempur Rafale kami,” kata Lecornu selama debat parlemen tentang situasi di Timur Tengah.
Lecornu mengatakan Iran telah meluncurkan sekitar 400 rudal balistik dan 1.000 drone ke Israel selama konflik 12 hari tersebut.
Israel mulai menyerang Iran pada 13 Juni, dengan mengatakan bahwa negara itu bertujuan untuk menghancurkan kemampuan nuklir musuh bebuyutannya. Serangannya menghancurkan eselon senior komando militer Iran dan menewaskan beberapa ilmuwan nuklir. Pihak berwenang Iran mengatakan 610 orang tewas dan hampir 5.000 orang terluka di negara itu.
Rudal balasan Teheran menewaskan sedikitnya 28 orang di Israel dan merusak ratusan bangunan, hingga gencatan senjata mulai berlaku pada hari Selasa.(yn)
Persediaan Rudal Iran Menipis, Butuh Waktu Bertahun-tahun untuk Membangunnya Kembali? Inilah yang Tersisa dari Persenjataan Teheran
EtIndonesia. Setelah berakhirnya perang antara Iran dan Israel dalam gencatan senjata yang ditengahi AS, pertanyaan yang muncul di benak adalah situasi persenjataan rudal Iran yang terbukti efektif terhadap saingannya dalam konflik yang berlangsung selama hampir dua minggu. Kekuatan destruktif dari rudal jarak jauhnya terbukti dengan jenis kerusakan yang disebabkan pada infrastruktur dan korban yang diderita Israel.
Israel telah mengklaim telah menghancurkan sebagian besar persediaan Iran dan sarana untuk meluncurkannya.
Apa yang tersisa dari persenjataan Iran?
Pada awal konflik dengan Iran, intelijen Israel telah memperkirakan persediaan sekitar 2.000 rudal balistik, menurut Fox News. Namun sejak konflik dimulai, banyak dari rudal tersebut telah diluncurkan atau dihancurkan dalam serangan udara Israel.
Menurut laporan intelijen AS yang keluar sebelum perang, Iran dapat memproduksi sekitar 50 rudal balistik per bulan. Namun, mengingat jumlah rudal yang ditembakkan Teheran, perkiraan tersebut terbukti tidak sinkron.
“Saya pikir tingkat produksi hampir tidak relevan dengan laju tembakannya,” kata Fabian Hinz, seorang peneliti di Institut Internasional untuk Studi Strategis kepada The Times of Israel.
Namun, dia menyebutkan bahwa serangan Israel kemungkinan telah menurunkan atau menghancurkan banyak fasilitas produksi utama.
“Israel memiliki peluang untuk melumpuhkan dan merusak produksi rudal jika mereka mau. Mereka tahu di mana subkomponen diproduksi,” kata Hinz.
Iran akan gagal menebus hampir 600 rudal balistik yang diluncurkan dan beberapa lagi yang dihancurkan oleh Israel bahkan jika Teheran terus melakukan produksi terbatas. Mencapai jumlah stok sebelumnya bisa memakan waktu bertahun-tahun, menurut para ahli, lapor The Times of Israel.
Namun, Hinz mengatakan bahwa Iran masih mempertahankan sebagian besar persenjataan rudal jarak pendek dan rudal antikapal yang dapat digunakan untuk menargetkan pangkalan AS, pengiriman komersial, atau infrastruktur energi di Teluk, jika situasi seperti itu muncul lagi. (yn)
Wapres AS JD Vance: Aksi Trump di Iran Mencegah Perang yang Berkepanjangan
EtIndonesia. Pada Selasa (24/6/2025), dalam sebuah acara makan malam penggalangan dana di kampung halamannya di negara bagian Ohio, Wakil Presiden AS J.D. Vance membahas aksi militer Presiden Trump terhadap fasilitas nuklir Iran. Ia menekankan bahwa tindakan tersebut bukan hanya membela kepentingan luar negeri Amerika Serikat, tetapi juga secara efektif mencegah pecahnya perang berkepanjangan. Selain itu, Vance turut membagikan pengalaman lucu bersama Trump.
Dalam acara yang berlangsung di kota Lima, Ohio, Vance menjelaskan kepada hadirin apa itu “Trumpisme”.
Wakil Presiden AS J.D. Vance: “Pertama, Anda harus menyatakan dengan jelas apa kepentingan Amerika — dalam hal ini: Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.
Kedua, Anda harus terlebih dahulu mencoba menyelesaikan masalah secara aktif melalui jalur diplomatik.
Ketiga, jika diplomasi gagal, maka Anda harus menggunakan kekuatan militer yang luar biasa untuk menyelesaikan masalah tersebut — lalu segera pergi sebelum berubah menjadi konflik jangka panjang.”
Vance juga membagikan kisah lucu yang terjadi di Ruang Oval Gedung Putih, terkait “tombol merah” yang terkenal.
Vance: “(Presiden Trump) melihat saya, lalu menekan tombol merah sambil membisukan suara pemimpin asing yang sedang ditelepon dan berkata: ‘Keadaannya kurang baik.’
Saya melotot, ‘Tuan Presiden, Anda tahu apa yang baru saja terjadi, kan?’
Ia menoleh ke saya dan berkata: ‘Rudal nuklir, rudal nuklir.’
Dua menit kemudian, seseorang masuk membawa sekaleng Coca-Cola.
Presiden Trump menoleh ke saya lagi dan berkata: ‘Itu bukan rudal nuklir — itu cuma tombol Coke.’
Saudara-saudara, inilah presiden kita yang (menyenangkan)!”
Vance: “Kita bukan hanya telah menghancurkan program nuklir Iran, tapi kita melakukannya tanpa satu pun korban jiwa dari pihak Amerika. Inilah hasil ketika Amerika memiliki kepemimpinan yang kuat.” (Hui/asr)
Laporan wartawan NTD, Zhao Fenghua, dikompilasi secara menyeluruh.
Laporan Fasilitas Nuklir Iran Bocor, Trump: CNN Harus Minta Maaf kepada Militer AS
EtIndonesia. Setelah militer AS menghancurkan tiga fasilitas nuklir Iran, CNN berturut-turut menerbitkan laporan yang meragukan efektivitas serangan udara tersebut. Pada Selasa (24/6/2025), CNN bahkan membocorkan laporan yang diklaim berasal dari Badan Intelijen Pertahanan (DIA), menyebut bahwa serangan itu hanya menunda program nuklir Iran selama beberapa bulan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump sangat marah atas laporan tersebut dan menuntut CNN meminta maaf kepada militer AS. Pada Rabu, dalam KTT NATO, Trump bersama anggota kabinetnya kembali mengecam media seperti CNN karena menyebarkan informasi palsu.
Presiden Trump: “CNN itu sampah. MSNBC itu sampah. New York Times juga sampah. Para jurnalis yang menyebarkan berita bohong itu adalah orang jahat. Mereka sakit jiwa. Mereka hanya ingin mengurangi arti dari kemenangan luar biasa ini.”
Trump menegaskan bahwa para pilot yang melakukan pemboman terhadap fasilitas nuklir Iran adalah jenius yang berhasil menghancurkan target secara presisi.
Trump: “(Israel) bilang ini adalah kehancuran total. Kalian tahu, (Israel) mengirim orang ke fasilitas nuklir Fordow setelah serangan udara dan mereka bilang semuanya benar-benar hancur.”
Sebelum berangkat ke Belanda pada Selasa, Trump menuntut CNN dan MSNBC untuk meminta maaf kepada para pilot B-2. Trump:
“Saya rasa CNN harus minta maaf kepada para pilot B-2. Saya rasa MSNBC juga harus minta maaf.”
Menteri Luar Negeri AS dan Penasehat Keamanan Nasional AS Marco Rubio, dalam KTT NATO, membantah laporan CNN dan mengungkapkan fakta yang lebih penting:
Rubio: “Fasilitas pengolahan uranium—tanpa itu, Anda tidak bisa membuat senjata nuklir. (Setelah serangan) kami bahkan tidak bisa menemukan fasilitas itu di peta. Sudah hilang karena benar-benar hancur.”
Rubio juga mengutip pernyataan Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, yang menyebut bahwa kapasitas nuklir Iran pasca-serangan jauh lebih rendah dibanding tujuh hari sebelumnya.
Rubio: “Sumber bocoran (yang dikutip CNN) itu adalah ‘pembunuh profesional’. Mereka memang bertugas untuk membocorkan informasi. Mereka membaca laporan dan memberitahu Anda isinya. Itu tindakan ilegal. Dan mereka menyampaikannya dengan cara yang sepenuhnya menyesatkan. Kalau tidak terjadi apa-apa, Iran tidak akan pernah bersedia duduk di meja perundingan. Serangan itu benar-benar menghancurkan. Kondisi mereka sekarang sangat buruk.”
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan bahwa laporan yang dikutip CNN adalah evaluasi awal yang bersifat tentatif dan tidak percaya diri.
“Evaluasi apa pun yang mengatakan sebaliknya (bahwa fasilitas tidak hancur) adalah spekulasi yang punya motif tertentu,” ujarnya.
“Menurut kami, dampak dari serangan udara itu sangat besar, benar-benar menghancurkan,” katanya.
“Keahlian dan keberanian para pilot yang terbang menembus wilayah musuh, terbang selama 36 jam demi rakyat Amerika, menghancurkan program senjata nuklir (Iran) — itu bukan sesuatu yang bisa dibayangkan oleh siapa pun di ruangan ini,” katanya.
“Namun setelah itu, reaksi pertama CNN, reaksi pertama New York Times, adalah berusaha memelintir fakta dari kemenangan ini demi kepentingan politik mereka — yakni untuk merugikan Presiden Trump dan negara kita,” tambahnya.
“Mereka tidak peduli apa pendapat militer. Mereka tidak peduli apa pandangan dunia. Yang mereka pedulikan hanyalah bagaimana memelintir kenyataan dan mencoreng nama presiden lewat informasi yang dibocorkan secara ilegal,” lanjutnya,
Hegseth menyatakan bahwa pihaknya sedang mengambil tindakan terhadap kebocoran ilegal ini.
“Kami sedang bekerja sama dengan FBI untuk menyelidiki kebocoran ini,” katanya. (Hui/asr)
Laporan dari jurnalis NTD Ren Hao di Washington, AS.
Banjir Besar di Guizhou, Tiongkok : Anjing Putih Menolak Dievakuasi, Setia Menunggu Tuannya
Baru-baru ini, Kabupaten Rongjiang di Provinsi Guizhou, Tiongkok, dilanda banjir besar. Tim penyelamat menemukan seekor anjing putih besar yang terjebak di tengah banjir. Meskipun dua kali didatangi perahu penyelamat, anjing itu menolak naik dan tetap bertahan di tempat semula, dengan setia menunggu kedatangan tuannya.
EtIndonesia. Pada 24 Juni, banjir besar menerjang Kabupaten Rongjiang dan Congjiang di Guizhou, Tiongkok. Tiga sungai di wilayah Rongjiang meluap hebat dan airnya meluber ke kota. Banyak area kota terendam air.
Video yang beredar di internet menunjukkan derasnya aliran air di jalanan Rongjiang. Toko-toko di lantai satu seluruhnya terendam, dan beberapa orang terjebak di lantai dua.
Tim penyelamat masuk ke kota menggunakan perahu untuk mengevakuasi warga yang terjebak. Seorang anggota tim penyelamat perempuan merekam video dan menceritakan bahwa saat mereka menyusuri daerah banjir, mereka melihat seekor anjing besar yang terjebak. Namun, anjing itu dua kali menolak untuk naik ke perahu penyelamat dan tetap menunggu di tempat yang sama.
“Saat kami melihat anjing itu, kami langsung ingin menyelamatkannya, tapi anjing itu tidak mau naik perahu. Saat kami kembali untuk kedua kalinya, posisinya sangat dekat, kami tetap ingin menyelamatkannya, tapi ia tetap tidak mau naik perahu,” kata petugas penyelamat wanita itu.
6月24日,貴州狗狗被困洪水不要救援,只等主人来接。 pic.twitter.com/qVbReXXcwm
— ying tang (@yingtan04410735) June 26, 2025
“Lalu, ketika kami berbalik arah lagi, kami melihat tuannya datang menyelamatkan dia,” katanya.
Dalam video terlihat seorang pria berusia sekitar 30 tahun mendayung perahu kecil menembus banjir. Seekor anjing putih besar duduk di ujung perahu. Pria itu melambaikan tangan ke arah tim penyelamat sebagai tanda terima kasih.
Kesetiaan anjing putih ini yang rela menunggu tuannya di tengah banjir membuat banyak netizen tersentuh. Mereka menjulukinya sebagai “Hachiko versi nyata”:
- “Dia tahu kalau dia pergi, tuannya tidak akan bisa menemukannya.”
- “Pasti tuannya bilang: ‘Nanti aku balik jemput kamu, jangan takut, anjing baik!’”
- “Dia yakin tuannya akan kembali. Dan tuannya tahu dia akan menunggu.”
- “Yang satu percaya dan menunggu, yang satu tidak mengecewakan. Cinta keduanya sangat mengharukan.”
- “Yang satu penuh kasih, yang satu penuh kesetiaan.”
Pada 24 Juni, hujan deras mengguyur Provinsi Guizhou. Beberapa bendungan melepaskan air, menyebabkan tujuh sungai termasuk Duliu, Liu, dan Rong meluap dan melampaui ambang batas siaga banjir. Kabupaten Rongjiang, Congjiang, serta beberapa daerah di Kota Liuzhou, Guangxi seperti Sanjiang dan Rong’an, juga diterjang banjir.
Kabupaten Rongjiang adalah salah satu wilayah terdampak paling parah, dengan seluruh kota terendam. Seorang warga bernama Wang mengatakan kepada NTD bahwa dalam waktu setengah jam sejak pagi hari, air sudah meluap ke dalam kota:
Wang berkata: “Hanya butuh sekitar sepuluh menit, air sudah sampai lantai dua. Di kota tua air naik sampai lantai empat, di kota baru sekitar lantai dua. Kami tidak tahu harus evakuasi ke mana, hanya bisa naik ke lantai yang lebih tinggi. Setelah itu listrik dan air padam, dan tidak ada jaringan internet.”
Beberapa netizen juga mengabarkan kepada Epoch Times bahwa banjir telah mencapai lantai tiga di beberapa tempat, dan situasinya sangat menakutkan. Beberapa daerah bahkan tampak seperti lautan.
Seorang netizen lokal dengan nama samaran Tian Ming mengatakan: “Jalan Changba di Rongjiang paling parah terendam. Saya tidak bisa menghubungi orang tua saya, di sana mati listrik dan air, dan air sudah naik sampai lantai tiga.”
Warga lainnya, dengan nama samaran Wang Heng, mengatakan: “Air naik sangat cepat karena bendungan di daerah Sandu tidak mampu menahan air dan harus membuangnya. Dalam kondisi normal saja, Rongjiang tidak sanggup menampung aliran air seperti itu, apalagi kalau sedang dibuang air dari bendungan.”
Ia menambahkan bahwa kini air sudah mulai surut: “Sekarang hujan sudah berhenti, tapi pemerintah belum mengumumkan jumlah korban atau kerugiannya. Sepertinya ada korban, tapi pemerintah tidak melaporkannya, jadi kami tidak berani bilang.” (Hui/asr)
Laporan oleh jurnalis Luo Tingting / Editor: Wen Hui
Video: Bola Api yang Meledak di Langit Georgia Dipastikan Sebagai Meteor, Memicu Ledakan Keras, dan Kemungkinan Menabrak Sebuah Rumah
EtIndonesia. Sebuah meteor terlihat melesat di langit di siang bolong di tenggara Amerika Serikat pada hari Kamis (26/6). Bola api tersebut dipastikan sebagai meteor, dengan laporan yang menunjukkan bahwa bola api tersebut merusak sebuah rumah di wilayah McDonough, Georgia. Para pejabat di Henry County sedang menyelidiki apakah meteor tersebut menabrak sebuah rumah.
Badan Cuaca Nasional mengatakan bahwa objek tersebut menerangi langit seperti kilat dan terlihat di wilayah selatan Atlanta, Georgia utara, serta beberapa wilayah di Carolina Utara dan Carolina Selatan.
Meteor tersebut muncul sekitar pukul 12 siang. Beberapa menit kemudian, orang-orang melaporkan bahwa tanah di sekitar mereka mulai bergetar.
Para pejabat NWS mengonfirmasi bahwa itu bukanlah gempa bumi, melainkan ledakan sonik. Media sosial dibanjiri laporan tentang penampakan meteor tersebut, karena orang-orang menyatakan ketidakpercayaan tentang apa yang mereka lihat di langit.
Sementara itu, di wilayah McDonough, Georgia, sebuah rumah dilaporkan telah rusak oleh meteor tersebut, meskipun hal tersebut belum dapat dipastikan.
WOAH! A meteor was spotted crashing into Atlanta, GA, with citizens in multiple states, including Georgia, South Carolina, and Tennessee, reporting the incident. #atlanta #meteor pic.twitter.com/YyM3ef4m7M
— VIRTUE.NEWS (@virtuemediacorp) June 26, 2025
Petugas Manajemen Darurat mengatakan bahwa seorang warga melaporkan bahwa sebuah batu jatuh melalui atap rumahnya pada waktu yang hampir bersamaan dengan meteor yang melesat di langit. Dikatakan bahwa batu itu merobek atap dan kecepatannya memecahkan lantai laminasi di dalam rumah, Fox5 Atlanta melaporkan.
Kerusakan yang tidak biasa pada rumah McDonough kemungkinan besar disebabkan oleh meteor
Direktur Badan Manajemen Darurat Henry County mengatakan bahwa ada kerusakan yang tidak biasa pada rumah di McDonough, meskipun dia tidak dapat memastikan bahwa itu disebabkan oleh meteor.
“Itu menembus atap sampai ke ujung dan memecahkan lantai laminasi hingga ke beton,” kata Ryan Morrison. “Itu sebabnya kami pikir itu bagian dari badai meteor ini.”
Pemilik rumah meminta petugas untuk tidak mengidentifikasinya karena mereka memiliki anak.
Meteor Georgia seperti kilatan petir
Layanan Cuaca Nasional mengatakan bahwa ketinggian dan kecepatan objek tersebut mencegahnya dilacak oleh radar. Citra satelit juga tidak menunjukkannya karena diperbarui hanya setiap beberapa menit.
Namun, Global Lightning Mapper (GLM), yang dimaksudkan untuk mendeteksi kilatan petir di atmosfer atas, mencatat kejadian tersebut karena meteor tersebut menciptakan kilatan yang mirip dengan petir. Ahli meteorologi dari National Weather Service mengatakan bahwa, menurut citra radar, objek tersebut memiliki tanda-tanda khas yang biasanya dikaitkan dengan meteorit yang jatuh.
Kilatan cahaya tersebut diikuti oleh ledakan sonik. Orang-orang melaporkan adanya guncangan yang mirip dengan gempa bumi. Namun, US Geological Survey tidak mengamati adanya aktivitas gempa bumi di Georgia pada saat ledakan tersebut terjadi.
Objek berapi tersebut terlihat oleh beberapa orang yang memberi tahu American Meteor Society tentang hal itu.
Menurut FOX Weather, mereka menerima lebih dari 100 laporan tentang kemungkinan bola api. National Weather Service di Charleston juga mendeteksi petir di atas perbatasan NC/VA, dekat dengan Gasburg, Virginia. (yn)
AS Membagikan Bukti Video Serangan yang ‘Berhasil Secara Historis’ Terhadap Fasilitas Nuklir Iran – Tonton Cara Kerja Penghancur Bunker
EtIndonesia. Di tengah klaim bahwa serangan Amerika terhadap Iran tidak menghancurkan situs nuklirnya, Pentagon pada hari Kamis (26/6) merilis rekaman uji yang menunjukkan cara kerja penghancur bunker.
Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth mengatakan bahwa rekaman tersebut dibagikan ke media agar mereka tidak memutarbalikkan cerita tentang serangan yang “sangat berhasil”.
AS menyerang tiga situs nuklir di Iran, yaitu Fordow, Natanz, dan Isfahan, dan mengklaim bahwa situs-situs tersebut telah ‘dihancurkan’ sepenuhnya. Trump mengecam media AS khususnya, CNN, karena mengajukan pertanyaan tentang kebocoran laporan intelijen yang menyatakan bahwa serangan AS tidak merusak situs nuklir tersebut.
Trump menuduh Demokrat membocorkan laporan intelijen tentang serangan AS terhadap situs nuklir Iran, dan menyerukan penuntutan terhadap mereka yang bertanggung jawab. Tidak ada bukti publik yang mendukung klaimnya, tetapi pemerintahan Trump telah berjanji untuk menghukum mereka yang bertanggung jawab atas kebocoran tersebut.
Sebelumnya, Hegseth berbicara kepada media di Pentagon dan berkata: “Serangan di Iran sangat berhasil, itu adalah kesuksesan yang luar biasa dan mengakhiri perang. Trump menciptakan kondisi untuk mengakhiri perang dengan menghancurkan kemampuan nuklir Iran. Apa yang dibicarakan presiden lain, dicapai oleh Presiden Trump. Ini adalah momen bersejarah.”
“Laporan awal yang bocor didasarkan pada asumsi-asumsi penting. Rafael Grossi juga mengatakan bahwa serangan AS menyebabkan kerusakan yang sangat besar. Ini adalah misi yang berhasil secara historis,” tambahnya.
Pentagon releases test footage showing how bunker-busters work.@SecDef Hegseth: “Because of the hatred of this press… your people are trying to leak & spin that it wasn't successful. It's irresponsible.” Gen. “Razin” Caine, on the mission: “I have chills..talking about this.” pic.twitter.com/nS1q6ml7Ae
— The White House (@WhiteHouse) June 26, 2025
Jenderal Dan Caine, ketua Kepala Staf Gabungan, juga berbicara kepada media dan berkata: “Kami menerima informasi intelijen pada hari Senin bahwa Iran bermaksud menyerang pangkalan-pangkalan AS di wilayah tersebut. Kapal-kapal Patriot dikerahkan dari Korea dan Jepang. Kami bergabung dalam pertempuran ini dengan kapal-kapal Patriot Qatar. Pada hari-hari menjelang serangan di Fordow, Iran mencoba menutupi terowongan-terowongan itu dengan beton.”
Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menuduh Trump membesar-besarkan dampak serangan AS terhadap situs-situs nuklir Iran, dalam kemunculan pertamanya sejak gencatan senjata dalam perang dengan Israel.
“Presiden Amerika membesar-besarkan kejadian dengan cara yang tidak biasa, dan ternyata dia membutuhkan pembesar-besaran ini,” kata Khamenei, menolak klaim AS bahwa program nuklir Iran telah mengalami kemunduran selama beberapa dekade. Serangan itu, tegasnya, tidak berdampak signifikan terhadap infrastruktur nuklir Iran.
Konflik Iran-Israel-AS
Ketegangan meningkat antara Israel dan Iran pada 13 Juni ketika Israel di bawah Operasi Rising Lion, menargetkan situs nuklir Iran dan menewaskan komandan tinggi. Sebagai balasan, Iran meluncurkan Operasi True Promise 3, dan menyerang kota-kota Israel, dengan alasan ‘hak untuk merespons.’
Situasi memburuk dari hari ke hari dengan kedua negara saling menyerang dengan rudal dan pesawat nirawak.
AS, dalam eskalasi ketegangan yang besar, memasuki perang pada 21 Juni, meluncurkan Operasi Midnight Hammer dan menyerang tiga situs nuklir di Iran, yaitu Fordow, Natanz, dan Isfahan. Sebagai tanggapan, Iran menyerang pangkalan udara AS di Qatar. Segera setelah itu, pada tanggal 24 Juni, Presiden AS Trump mengumumkan gencatan senjata antara Iran dan Israel, yang awalnya goyah tetapi bertahan sejak saat itu. (yn)
Jepang Lakukan Uji Coba Rudal di Wilayahnya untuk Pertama Kali, Tegaskan Tekad Hadapi Ancaman PKT
EtIndonesia. Pemerintah Jepang mengumumkan keberhasilan uji coba rudal di wilayahnya sendiri untuk pertama kalinya. Langkah ini dinilai sebagai sinyal bahwa Jepang akan memainkan peran yang lebih kuat dalam menghadapi ancaman dari Partai Komunis Tiongkok (PKT) serta menjaga keamanan kawasan Asia-Pasifik.
Dengan suara dentuman keras, rudal anti-kapal Tipe 88 milik Jepang berhasil diluncurkan. Ini merupakan pertama kalinya Jepang menguji coba rudal jarak pendek langsung dari wilayah dalam negerinya. Rudal tersebut diarahkan ke sebuah kapal tak berawak yang berada sekitar 40 km dari lepas pantai Hokkaido.
“Kemarin, Pasukan Bela Diri Darat (GSDF) untuk pertama kalinya melakukan latihan penembakan rudal anti-kapal di Lapangan Tembak Hokkaido,” kata Menteri Pertahanan Jepang, Yoshimasa Hayashi .
Rudal Tipe 88 memiliki jangkauan lebih dari 100 km. Keputusan untuk mengujinya langsung di dalam negeri dianggap sebagai perubahan besar dalam kebijakan pertahanan Jepang, menunjukkan upaya Jepang memperkuat kemampuan serangan balik dan menargetkan ancaman laut dari PKT.
Awal tahun ini, dua kapal induk PKT untuk pertama kalinya muncul secara bersamaan di dekat Pulau Minami-Tori (Pulau Nampo), yang memicu kewaspadaan tinggi dari Jepang.
“Lingkungan keamanan saat ini sangat serius. Mempertahankan dan meningkatkan kemampuan pertahanan di wilayah utama Jepang adalah hal yang sangat penting,” kata Hayashi.
Selama ini, Jepang biasanya memilih melakukan uji coba rudal di Amerika Serikat atau Australia. Namun, di tengah ekspansi militer PKT ke luar negeri, kebijakan pertahanan Jepang kini ingin memperbanyak pelatihan langsung di dalam negeri demi memperkuat daya tangkal.
Pihak militer menyatakan uji coba kali ini berhasil, dan direncanakan akan melakukan uji coba lagi pada Minggu (29 Juni).
Tahun ini, Jepang juga akan mulai mengerahkan rudal jelajah “Tomahawk” buatan Amerika Serikat. Selain itu, Jepang mengembangkan rudal Tipe 12 versi baru yang memiliki jangkauan hingga 1.000 km — sekitar sepuluh kali lipat dari rudal Tipe 88 yang diuji kali ini. (Hui/asr)
Laporan wartawan NTD: An Qi dan Jiang Diya.
Silicon Valley-nya Tiongkok di Shenzhen Dilanda Krisis Ekonomi, Ribuan Pengangguran Tidur di Jalanan
EtIndonesia. Akibat perang dagang antara AS dan Tiongkok serta pengawasan ketat oleh pemerintahan partai Komunis Tiongkok, banyak perusahaan bangkrut dan investasi asing hengkang. Kota Shenzhen, yang dulunya dijuluki sebagai “Lembah Silikon Tiongkok,” kini mengalami musim dingin ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Jumlah besar pengangguran terpaksa tidur di jalanan.
“Ini jembatan penyeberangan di Stasiun Timur, Shenzhen! Lihat itu? Tunawisma,” kata seorang vlogger Tiongkok.
Belakangan ini, sejumlah vlogger Tiongkok mengungkap kondisi resesi parah di Shenzhen. Dalam video-video yang mereka unggah, terlihat banyak tunawisma berbaring di bawah jembatan, di alun-alun, maupun di gang belakang gedung perkantoran.
Di antara mereka ada mantan insinyur perangkat lunak, pekerja konstruksi, dan kurir pengantar makanan. Mereka mencari pekerjaan di siang hari, dan tidur di jalanan saat malam. Untuk menghemat biaya, ada yang hanya makan mi instan dan minum air ledeng.
“Shenzhen adalah kota maju, tapi sekarang banyak perusahaan bangkrut, dan banyak orang tidur di alun-alun dan bawah jembatan. Ini mencerminkan keruntuhan ekonomi di bawah kekuasaan Partai Komunis. Rakyat benar-benar tak punya pekerjaan,” ujar Li Yuanhua, akademisi Tiongkok di Australia.
Pasca pandemi, ekonomi Tiongkok merosot tajam, dan banyak modal asing angkat kaki. Sektor manufaktur dan jasa di Shenzhen terpukul hebat. Kota itu kini sepi dan muram, sementara jumlah pengangguran—termasuk talenta kelas atas—semakin banyak.
Seorang vlogger perempuan Tiongkok: “Datanglah ke Distrik Longgang. Berdirilah di atas jembatan penyeberangan di dekat pasar kerja Sanhe, dan lihat ke bawah—penuh orang yang tidur di lantai. Mereka adalah pekerja lepas yang bahkan tidak sanggup membayar tempat tidur seharga 15 yuan semalam. Mereka hanya bisa tidur di tangga. Lihatlah, inilah Shenzhen.”
Banyak video menunjukkan bahwa fenomena pengangguran yang tidur di jalanan di Shenzhen sudah berlangsung selama dua hingga tiga tahun terakhir.
Ai Shicheng, mantan pendiri LSM dan editor media di Shenzhen: “Beberapa tahun terakhir, terutama setelah pandemi, banyak modal asing pindah ke Asia Tenggara. Termasuk perusahaan swasta dan milik perseorangan, banyak yang pindah ke India dan Vietnam. Terutama perusahaan besar dan raksasa industri yang hengkang, dampaknya terhadap rantai industri sangat besar. Akibatnya, banyak orang kehilangan pekerjaan, dan karena tak menemukan pekerjaan, mereka akhirnya menjadi gelandangan.” (Hui/asr)
Laporan wartawan NTD: Li Yun dan Qiu Yue.
