Putin Klaim Sedang Mengalahkan Militer Ukraina Secara Bertahap, Ukraina Kembali Pertanyakan Perjanjian dengan AS

EtIndonesia. Pada 27 Maret 2025, Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi unit angkatan laut di Murmansk dan menjelaskan pandangannya tentang penyelesaian damai perang Rusia-Ukraina. Ia menyatakan bahwa secara keseluruhan ia setuju dengan penyelesaian konflik secara damai, tetapi menekankan bahwa Rusia tidak akan menanggung beban kesepakatan tersebut.

Selain itu, Putin juga mengajukan syarat tambahan. Menurutnya, karena konstitusi Ukraina mewajibkan pemilu diadakan secara teratur dan hal ini tidak dilakukan, maka pemerintahan Presiden Volodymyr Zelenskyy dianggap tidak sah. Putin mengusulkan agar pemilu Ukraina diadakan di bawah pengawasan PBB, dengan Rusia, AS, dan Uni Eropa bekerja sama membentuk pemerintahan sementara untuk memulai negosiasi damai. Ukraina sebelumnya menerapkan darurat militer karena perang, yang melarang pemilu, sehingga pemilu 2024 tidak terlaksana.

Menanggapi pernyataan ini, juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Brian Hughes, menegaskan bahwa pemerintahan Ukraina sah berdasarkan konstitusi dan kehendak rakyatnya. Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, juga menyatakan bahwa pemerintah Ukraina yang sekarang adalah pemerintah yang sah dan harus dihormati.

Penasihat komunikasi Presiden Ukraina, Dmytro Lytvyn, menanggapi pernyataan Putin dengan nada sindiran di media sosial, menyarankan agar Putin “minum obat”. Sebelumnya, Zelenskyy juga pernah mengatakan bahwa Putin akan segera meninggal dunia.

Di sisi lain, Putin menegaskan bahwa tujuan “operasi militer khusus” di Ukraina sedang dicapai secara bertahap. Ia mengklaim bahwa Rusia telah menguasai 99% wilayah Luhansk serta lebih dari 70% wilayah Donetsk, Zaporizhzhia, dan Kherson.

Ukraina Pertanyakan Perjanjian Ekonomi dengan AS

Menteri Keuangan AS, Bernadette Besant, baru-baru ini mengumumkan bahwa AS dan Ukraina akan segera menandatangani perjanjian kerja sama ekonomi, kemungkinan secepatnya minggu depan. Namun, Presiden Zelensky kembali mempertanyakan isi perjanjian tersebut.

Zelenskyy mengungkapkan bahwa AS telah mengubah ketentuan dalam perjanjian mengenai kerja sama pengelolaan sumber daya mineral Ukraina. Menurutnya, Gedung Putih tidak hanya memiliki berbagai versi rancangan perjanjian, tetapi juga mengubah prosedur negosiasi. Sebelumnya, kedua belah pihak sepakat untuk menandatangani perjanjian kerangka kerja terlebih dahulu, tetapi sekarang AS langsung mengajukan perjanjian yang telah selesai.

Pada 26 Maret, dalam sebuah wawancara, Besant menegaskan bahwa dokumen yang diberikan kepada Ukraina bukan lagi perjanjian kerangka kerja empat halaman, melainkan perjanjian lengkap.

Meskipun begitu, Zelenskyy menegaskan bahwa ia tidak ingin membuat AS merasa Ukraina tidak menginginkan kerja sama ini. Pada September tahun lalu, Zelenskyy yang pertama kali mengusulkan kerja sama dalam pengelolaan sumber daya mineral Ukraina. Pada awal Maret, Besant juga mengungkapkan bahwa Zelensky telah dua kali menolak menandatangani perjanjian tersebut.

Tuduhan Pelanggaran Gencatan Senjata di Fasilitas Energi

Terkait gencatan senjata yang disepakati AS, Rusia, dan Ukraina untuk fasilitas energi, Ukraina menuduh Rusia melanggar kesepakatan dengan menyerang infrastruktur energi di wilayah Kherson pada 27 Maret. Sebaliknya, Kementerian Pertahanan Rusia pada 28 Maret menuduh Ukraina meluncurkan serangan menggunakan sistem roket “HIMARS” yang menghancurkan stasiun pengukur gas alam di wilayah Sudzha. Ukraina dengan tegas membantah tuduhan tersebut.

Sementara itu, mengenai usulan Donald Trump agar AS mengambil alih pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di zona perang Ukraina timur, CEO perusahaan energi nuklir Rusia Rosatom, Alexey Likhachev, menyebut ide itu sebagai “fantasi yang tidak ilmiah”, dengan alasan bahwa PLTN Zaporizhzhia saat ini berada di wilayah yang dikuasai Rusia. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

Puncak Mudik Lebaran 2025, 1,4 Juta Kendaraan Meninggalkan Wilayah Jabotabek

EtIndonesia. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 1.438.380 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 s.d H-3 libur Idulfitri 1446H/2025 yang jatuh pada periode Jumat-Jumat (21-28 Maret 2025). 

Dikutip dari siaran persnya, angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung), GT Cikupa (menuju arah Merak), dan GT Ciawi (menuju arah Puncak).

Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 26,3% jika dibandingkan dengan lalin normal (1.139.244 kendaraan) dan naik 0,7% dari lalin lebaran 2024 (1.428.641 kendaraan).

Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 775.096 kendaraan (53,9%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 384.205 kendaraan (26,7%) menuju arah Barat (Merak), dan 279.079 kendaraan (19,4%) menuju arah Selatan (Puncak).

Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut:

ARAH TIMUR (TRANS JAWA & BANDUNG)
* Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 511.628 kendaraan, meningkat sebesar 130,0% dari lalin normal.
* Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 263.468 kendaraan, meningkat 2,2% dari lalin normal.
Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 775.096 kendaraan, meningkat sebesar 61,4% dari lalin normal.

ARAH BARAT (MERAK)
Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 384.205 kendaraan, lebih rendah 0,6% dari lalin normal.

ARAH SELATAN (PUNCAK)
Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 279.079 kendaraan, meningkat 2,3% dari lalin normal.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana menjelaskan pada H-3 libur Idulfitri 1446H/2025 (Jumat, 28 Maret 2025) lalu lintas meninggalkan Jabotabek di empat gerbang tol utama tercatat mencapai 258.383 kendaraan atau meningkat 63,1% dari lalin normal (158.442 kendaraan).

“Jasa Marga mencatat arus lalu lintas menuju wilayah Timur (arah Trans Jawa dan arah Bandung), wilayah Selatan (arah Puncak) dan wilayah Barat (arah Merak) pada hari Jumat (28/03) mengalami peningkatan lalu lintas kendaraan cukup tinggi, pada GT Cikampek Utama mengalami lonjakan lalu lintas tertinggi dengan total 126.518 kendaraan atau naik 303,1% dari lalu lintas normal (31.386 kendaraan),” katanya.  

“Sedangkan untuk GT Kalihurip Utama tercatat total 39.283 kendaraan atau naik 3,7% dari lalu lintas normal (37.263 kendaraan), untuk GT Ciawi tercatat total 40.297 kendaraan atau naik 6,3% dari lalu lintas normal (37.919 kendaraan) dan GT Cikupa tercatat total 52.285 kendaraan naik 2,0% dari lalu lintas normal (51.253 kendaraan),” tambahnya.

Lisye juga mengatakan, pada H-3 (28/03) merupakan puncak arus mudik Idulfitri 1446H/2025, tercatat volume lalu lintas yang melewati empat gerbang tol utama mengalami kenaikan sebesar 1,1% dari lalu lintas puncak arus mudik IdulFitri tahun 2024 (255.634 kendaraan).

Lisye mengimbau pengguna jalan untuk menghindari perjalanan di waktu favorit seperti pada pagi hari dan malam hari untuk menghindari penumpukan kendaraan.

Jasa Marga mengimbau pengguna kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan periode libur Idulfitri 1446H/2025 dengan baik. Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mengunduh aplikasi Travoy untuk informasi jalan tol terkini, memastikan kecukupan BBM dan saldo kartu uang elektronik, mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan.  (***)

Charity Hunting Ramadan, Kolaborasi Seni dan Kepedulian Sosial di Surabaya

Surabaya, 23 Maret 2025 — ARTOTEL TS Suites Surabaya bersama Komunitas Fotografi Indonesia (KFI) Area Surabaya dan Surabaya Townsquare sukses menggelar acara “Charity Hunting Ramadan”. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 55 fotografer dari berbagai daerah seperti Tuban, Banyuwangi, Bojonegoro, hingga Malang, serta melibatkan 15 model profesional dan 6 makeup artist. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas fotografi, tetapi juga wujud kepedulian sosial dengan menyumbangkan seluruh biaya registrasi sebesar Rp2.380.000 kepada Panti Asuhan Muslim Surabaya.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua KFI Area Surabaya di Atrium Surabaya Townsquare pada pukul 13.00 WIB. Peserta kemudian berkesempatan memotret di berbagai spot menarik, seperti One Deck Gastropub, area lobi hotel, hingga kamar CEO ARTOTEL TS Suites Surabaya. Salah satu peserta termuda, Aditya Rayyan (14 tahun), mengungkapkan antusiasmenya terhadap dunia fotografi dan harapannya untuk menjadi fotografer profesional di masa depan.

Teddy Patrick, General Manager ARTOTEL TS Suites Surabaya, menyatakan bahwa acara ini menggabungkan seni, solidaritas, dan kepedulian sosial. “Kami ingin menunjukkan bahwa seni bisa memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

ARTOTEL TS Suites Surabaya berharap kegiatan ini dapat menginspirasi komunitas lain untuk menciptakan acara serupa yang bermanfaat bagi banyak pihak. Hotel butik ini terletak di pusat kota Surabaya dan menawarkan pengalaman menginap unik dengan desain modern serta fasilitas lengkap.


Wanita Melahirkan Anak ke-10 di Usia 66, Hampir Lima Dekade Setelah Bayi Pertama

EtIndonesia. Seorang wanita di Jerman baru-baru ini menjadi ibu dari anak ke-10, setelah mengandung bayi secara alami tanpa menggunakan fertilisasi in-viro pada usia muda 66 tahun. Wanita itu, yang diidentifikasi sebagai Alexandra Hildebrandt, melahirkan bayi laki-laki bernama Philipp melalui operasi caesar pada 19 Maret di Rumah Sakit Charite di kota itu. Bayi itu lahir dengan berat 7 pon dan 13 ons yang sehat.

Ibu Hildebrandt, yang memiliki dan mengelola Museum Tembok di Checkpoint Charlie di Berlin melahirkan anak pertamanya pada akhir tahun 70-an, diikuti oleh delapan anak setelah dia berusia 50 tahun, yang semuanya lahir melalui operasi caesar.

“Keluarga besar bukan hanya sesuatu yang luar biasa, tetapi yang terpenting, penting untuk membesarkan anak-anak dengan baik,” kata Ibu Hildebrandt kepada TODAY.

Svetlana, 46, adalah yang tertua, diikuti oleh Artiom, 36; kembar Elisabeth dan Maximilian, 12; Alexandra, 10; Leopold, 8; Anna, 7; Maria, 4 dan Katharina, 2.

Dokter kandungan dan ginekologis Hildebrandt, dr. Wolfgang Henrich mengungkapkan bahwa pasiennya mengalami “kehamilan yang sebagian besar tidak rumit”.

“Karena kondisi fisik dan kekuatan mentalnya yang sangat baik, Hildebrandt mengelola kehamilannya dengan baik,” kata dr. Henrich.

Ketika ditanya tentang rahasianya mengelola kehamilan di usianya, Hildebrandt mengatakan bahwa dia menjalani kehidupan yang aktif dan tidak pernah memilih solusi kontrasepsi apa pun.

“Saya makan dengan sangat sehat, berenang secara teratur selama satu jam, berlari selama dua jam, tidak merokok atau minum, dan tidak pernah menggunakan kontrasepsi,” katanya.

“Ada kecenderungan untuk bersikap tidak ramah kepada anak-anak. Banyak orang akan mengubah penilaian mereka setelah berhubungan dengan anak-anak. Kita harus mendorong orang untuk memiliki lebih banyak anak!”

Ini bukan pertama kalinya seorang wanita melahirkan bayi di usia lanjut. Pada bulan November 2023, Safina Namukwaya, yang berasal dari Uganda, melahirkan bayi kembar di usia 70 tahun, meskipun melalui IVF, setelah sebelumnya melahirkan bayi perempuan pada tahun 2020. (yn)

Sumber: ndtv

AS Tempatkan  Rudal Anti-Kapal untuk Memperkuat Sekutu di Asia-Pasifik, Mengincar Kapal Perang Partai Komunis Tiongkok

Untuk menghadapi ancaman dari Tiongkok, calon Menteri Angkatan Udara AS pada Kamis (27 Maret) mengusulkan strategi penggunaan drone untuk menghadapi ancaman Beijing di Selat Taiwan. Sementara itu, AS sedang mengembangkan strategi baru—menyediakan sejumlah besar rudal anti-kapal kepada sekutu dan mitra di Asia-Pasifik untuk menargetkan kapal perang Tiongkok dan mewujudkan operasi asimetris berbiaya rendah.

EtIndonesia. Dalam sidang konfirmasinya, calon Menteri Angkatan Udara AS, Troy Meinke, menyatakan harapannya untuk menerapkan strategi drone secara menyeluruh di kawasan Indo-Pasifik guna menghadapi ancaman dari Tiongkok.

Meinke menyoroti kemungkinan Beijing menggunakan kekuatan militer terhadap Taiwan dan menegaskan bahwa tindakan agresif Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir di Selat Taiwan dan Laut Tiongkok Selatan merupakan ancaman terbesar bagi perdamaian dan keamanan AS serta kawasan Indo-Pasifik. Menurutnya, dalam situasi persaingan tinggi dan ketegangan yang sensitif, drone adalah senjata utama dalam upaya pencegahan konflik di Selat Taiwan.

Untuk merespons ancaman Beijing di kawasan Indo-Pasifik, militer AS baru-baru ini meningkatkan upayanya dalam menempatkan rudal di wilayah tersebut. Tahun lalu, AS menempatkan sistem rudal jarak menengah tercanggih “Typhoon” di Filipina, dan dalam waktu dekat, mereka juga akan menempatkan sistem “Typhoon” kedua di Pasifik.

Presiden Taiwan International Strategic Studies Society, Wang Kun-Yi, menyatakan bahwa langkah AS dalam menempatkan banyak rudal anti-kapal di Asia-Pasifik jelas ditujukan untuk menghadapi Beijing. Ia menambahkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, PKT telah membangun kapal perang dalam jumlah besar, termasuk kapal induk ketiganya yang hampir selesai. Hal ini dianggap sebagai ancaman besar bagi AS, terutama di kawasan Pasifik Barat dan rantai pulau pertama.

Sejak pemerintahan Presiden Donald Trump, strategi penempatan rudal di Asia-Pasifik sudah diusulkan, karena dapat dengan cepat menciptakan efek pencegahan dan mengubah keseimbangan kekuatan di kawasan Pasifik Barat.

Peneliti di Taiwan National Defense Security Research Institute, Shen Ming-Shih, menyatakan bahwa jika PKT  berupaya memperluas pengaruhnya atau mengancam perairan negara tetangga, maka rudal anti-kapal akan menjadi strategi utama untuk melawan ekspansi maritim PKT.

Wang Kun-Yi menambahkan bahwa jika terjadi konflik antara AS dan PKT, atau antara Taiwan dan PKT, maka AS dapat menggunakan rudal anti-kapal ini untuk menghancurkan kapal perang canggih PKT. Ia menekankan bahwa kapal induk PKT harus dihancurkan terlebih dahulu untuk mempertahankan rantai pulau pertama dan mencegah militer PKT menembus pertahanan. Ini merupakan bagian penting dari strategi militer AS.

Para analis percaya bahwa penempatan rudal adalah metode serangan yang berbiaya rendah dan efektif.

Shen Ming-Shih menyebutkan bahwa saat ini industri kapal perang AS belum dapat mengejar kecepatan pembangunan kapal perang PKT. Oleh karena itu, cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan rudal jarak jauh. AS juga sedang mengembangkan rudal jarak jauh yang lebih canggih dan efisien, seperti rudal hipersonik, yang memungkinkan penghancuran kapal perang PKT tanpa membahayakan aset mereka sendiri. Jepang juga mengikuti jejak AS dalam penelitian dan pengembangan ini.

Menteri Pertahanan AS baru-baru ini mengunjungi kawasan strategis Asia-Pasifik. Pada Jumat, ia mengunjungi Filipina dan menghadiri latihan militer trilateral antara AS, Jepang, dan Filipina. PKT menanggapi latihan ini dengan peringatan bahwa puing-puing roket jatuh ke Laut Tiongkok Selatan, seolah-olah berusaha mengganggu latihan tersebut. (Hui)

Laporan oleh wartawan Chen Yue dan Chang Chun untuk New Tang Dynasty Television.

Video Mengerikan dari Kolam Renang di Gedung Tinggi Mengabadikan Momen Gempa Bumi Melanda Thailand

EtIndonesia. Air naik dengan deras di kolam renang tanpa batas di atap sebuah hotel di Bangkok saat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada hari Jumat (28/3). Sebuah video yang kini viral mengabadikan momen mengerikan saat kolam renang yang tenang berubah menjadi bencana yang dahsyat.

Rekaman tersebut memperlihatkan seorang pria bersantai di tepi kolam renang sementara sepasang kekasih mengapung di atas kursi santai tiup di dalam air. Saat gempa bumi melanda, air mulai beriak. Dalam hitungan detik, gelombang besar terbentuk, menghantam tepi kolam dengan keras.

Pria di dek dengan segera memberi isyarat agar pasangan itu keluar, membuat pasangan itu meninggalkan pelampung mereka dan segera berenang menuju tepi kolam. Wanita itu meraih lebih dulu, menarik dirinya keluar saat air terus menghantam dek. Pria itu menyusul. Dalam beberapa saat, gelombang yang melonjak membasahi seluruh area, membanjiri kursi santai dan mengirimkan aliran air yang mengalir deras dari atap dan ke jalan-jalan di bawahnya.

Pemandangan serupa terlihat di seluruh Thailand dan Myanmar, di mana kolam renang di atap gedung-gedung tinggi berubah menjadi air terjun. Kekuatan gempa membuat air setinggi kolam renang mengalir deras ke gedung-gedung pencakar langit, membasahi jalan dan mengejutkan pejalan kaki. Beberapa orang bahkan tersapu ombak saat ombak tiba-tiba menghantam jalan.

Gempa bumi, yang merupakan gempa terkuat yang melanda Myanmar dalam lebih dari satu abad, terjadi pada hari Jumat, pukul 12:50 siang waktu setempat. Gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 itu berpusat di Myanmar bagian tengah, dengan getaran yang terasa hingga Thailand, Tiongkok, India, Vietnam, dan Bangladesh. Gempa susulan berkekuatan Magnitudo 6,4 terjadi setelahnya.

Sedikitnya 1.644 orang dipastikan meninggal, dan lebih dari 3.400 orang terluka, dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah. Bangunan-bangunan runtuh, jalan-jalan terbelah, dan ribuan orang diyakini terperangkap di bawah reruntuhan. Tim tanggap darurat berjuang keras untuk mencapai daerah-daerah yang terkena dampak, dengan jalur komunikasi terputus dan infrastruktur rusak parah.

Sementara Myanmar menanggung beban kehancuran, Thailand juga mengalami kerusakan yang signifikan. Di Bangkok, sedikitnya 10 orang dilaporkan tewas, puluhan lainnya luka-luka, dan banyak yang hilang.(yn)

FBI Gerebek Pabrik Lantai Terkenal, Pemilik Keturunan Tionghoa Ditangkap atas Dugaan Perdagangan Tenaga Kerja

Biro Investigasi Federal (FBI) cabang Atlanta, bersama dengan lembaga penegak hukum lainnya, baru-baru ini menggerebek sebuah perusahaan manufaktur lantai yang dikelola oleh seorang pengusaha keturunan Tionghoa. Pemilik perusahaan dan keponakannya ditangkap atas tuduhan perdagangan tenaga kerja dan perdagangan manusia.

ETIndonesia. Pada 26 Maret, FBI Atlanta, bersama dengan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) dan Biro Investigasi Georgia, melakukan penggerebekan di pabrik lantai Wellmade Industries yang berlokasi di Cartersville, Georgia.

Menurut pihak berwenang, operasi ini merupakan bagian dari penyelidikan bertahun-tahun terkait perdagangan tenaga kerja. Perusahaan tersebut dituduh menggunakan cara penipuan dan pemaksaan untuk mempekerjakan imigran dari Tiongkok dan negara lain dengan upah rendah. DHS menyebutkan bahwa di antara ratusan pekerja, puluhan di antaranya mungkin merupakan korban eksploitasi.

Laporan menyebutkan bahwa pemilik pabrik, Chen Zhu, dan keponakannya, Chen Jiayi, ditangkap atas tuduhan perdagangan manusia untuk kerja paksa atau eksploitasi seksual. Keponakan lainnya, Chen Ziya, juga ditahan atas tuduhan serupa.

Seorang mantan manajer gudang mengungkapkan bahwa kondisi kerja di pabrik tersebut sangat tidak aman, bahkan di musim dingin, para pekerja tidak memiliki pemanas. Mantan pekerja lainnya mengatakan bahwa satu kamar asrama bisa diisi hingga 12 orang, para pekerja bekerja dalam shift yang bergantian, dan mereka diangkut menggunakan van.

FBI menyatakan bahwa mereka akan mewawancarai para pekerja untuk menggali lebih dalam kasus ini. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan aktivitas perdagangan manusia yang mencurigakan.

Data menunjukkan bahwa hingga Juli tahun lalu, ada 1.660 kasus perdagangan manusia yang masih dalam penyelidikan oleh FBI di seluruh AS. Dari Oktober 2022 hingga September 2023, FBI memulai 664 penyelidikan terkait perdagangan manusia, di mana 6% melibatkan perdagangan tenaga kerja, sementara 93% terkait dengan perdagangan seksual.

Laporan oleh wartawan Liu Jiajia untuk New Tang Dynasty Television

Gempa Dahsyat di Myanmar, Negara-Negara Lain Bergegas Memberikan Bantuan

EtIndonesia. Pada 28 Maret 2025, gempa bumi berkekuatan 7.7 magnitudo mengguncang barat laut Sagaing, Myanmar, menyebabkan kerusakan parah di berbagai wilayah. Pada 29 Maret, pemerintah militer Myanmar melaporkan bahwa jumlah korban tewas telah mencapai 1.002 orang, sementara 2.376 lainnya terluka. Namun, akibat gangguan komunikasi, skala penuh dari bencana ini masih belum dapat dipastikan. Saat ini, berbagai negara dan organisasi telah mulai mengirimkan bantuan ke daerah terdampak gempa.

Malaysia Mengirim Tim Bantuan dan Penyelamatan

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyatakan keprihatinannya atas banyaknya korban yang tewas dan terluka akibat gempa ini serta menegaskan kesediaan Malaysia untuk membantu.

Tim penyelamat mencari korban yang terjebak di gedung apartemen Sky Villa yang runtuh di Mandalay pada 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar tengah. (SAI AUNG MAIN / AFP via Getty Images)

Pada 29 Maret, Malaysia mengirimkan Tim Bantuan dan Penyelamatan Khusus (SMART) ke Myanmar untuk membantu operasi penyelamatan di daerah yang terkena dampak paling parah. Selain itu, Malaysia juga mengkoordinasikan bantuan kemanusiaan untuk Thailand, yang juga terdampak oleh gempa.

Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, menyatakan bahwa ASEAN siap memberikan bantuan sesuai dengan prioritas yang dibutuhkan Myanmar dan Thailand. Negara-negara anggota ASEAN akan menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Pusat Koordinasi Bantuan Kemanusiaan ASEAN (AHA Centre) untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan efektif.

Tim penyelamat menyelamatkan seorang wanita yang masih hidup dari reruntuhan gedung apartemen yang runtuh di Mandalay pada 29 Maret, 30 jam setelah gempa bumi dahsyat menghantam Myanmar. (Sai Aung MAIN / AFP)

Hotel-Hotel Runtuh, Seorang Pebisnis Tiongkok Selamat Secara Ajaib

Gempa ini menyebabkan puluhan hotel di Myanmar runtuh dalam sekejap. Salah satu pebisnis asal Tiongkok yang sedang makan di sebuah restoran berhasil selamat secara ajaib dari bencana ini.

Gedung Runtuh di Bangkok: 15 Tanda Kehidupan Terdeteksi, Tim Penyelamat Berharap Evakuasi dalam 72 Jam

Di Bangkok, Thailand, salah satu gedung yang runtuh akibat gempa dilaporkan masih memiliki 15 tanda kehidupan. Tim penyelamat berusaha mengevakuasi korban dalam “Golden 72 Hours”, yang merupakan waktu krusial untuk menyelamatkan korban dari reruntuhan.

Korea Selatan Menyumbang 2 Juta US Dolar untuk Bantuan Kemanusiaan

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan hari ini mengumumkan bahwa mereka akan menyumbangkan 2 juta dolar AS sebagai bantuan kemanusiaan untuk upaya penyelamatan dan pemulihan di Myanmar.

Pemerintah Militer Myanmar Jarang Meminta Bantuan, Risiko Korban Mencapai 100.000 Orang

Gempa M7.7 ini terjadi di daerah padat penduduk. Ini berarti jumlah korban tewas berpotensi meningkat secara drastis. Situasi ini begitu parah hingga pemerintah militer Myanmar, yang biasanya tertutup dari dunia luar, untuk pertama kalinya secara terbuka meminta bantuan internasional.

Panglima militer Myanmar, Min Aung Hlaing tiba untuk menemui para penyintas gempa yang berkumpul di sebuah rumah sakit di Naypyidaw pada 28 Maret 2025 setelah gempa bumi menghantam Myanmar bagian tengah. (SAI AUNG MAIN / AFP via Getty Images)

Menurut perkiraan USGS, kemungkinan jumlah korban tewas melebihi 100.000 orang mencapai 36%. Kondisi yang semakin memburuk ini memaksa Myanmar untuk meminta bantuan dari dunia internasional guna menangani bencana yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Washington Post mengutip model penilaian dari Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), yang menunjukkan bahwa kemungkinan jumlah korban tewas antara 10.000 dan 100.000 adalah 35%, dan kemungkinan melebihi 100.000 adalah 36%, yang berarti ada lebih dari 70% kemungkinan bahwa jumlah korban tewas akan mencapai puluhan ribu.

Kerusakan terlihat di sebuah jalan di distrik Kyaukse pada 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar bagian tengah. Tim penyelamat menggali reruntuhan bangunan yang runtuh pada tanggal 29 Maret dalam upaya pencarian korban selamat setelah gempa bumi besar menghantam Myanmar dan Thailand (Foto oleh SAI AUNG MAIN / AFP via Getty Images)

“Kami menyampaikan undangan terbuka yang tulus kepada semua organisasi dan negara yang ingin membantu rakyat kami yang terjebak,” kata kepala junta Min Aung Hlaing.

India Kirim Bantuan, WHO Siapkan Tim Medis, Korban Gempa Myanmar Terus Bertambah

India Kirim Pesawat C-130 dengan Bantuan Kemanusiaan

Menteri Luar Negeri India, S. Jaishankar, mengumumkan bahwa India telah mengirimkan pesawat militer C-130 yang membawa paket perlengkapan medis, selimut, makanan, dan kebutuhan darurat lainnya. Pesawat ini mendarat di Yangon pada 29 Maret 2025.

“Satu tim penyelamat dan tim medis juga ikut dalam penerbangan ini. Kami akan terus memantau situasi dan memberikan lebih banyak bantuan jika diperlukan,” ujar Jaishankar.

Myanmar, yang selama ini menolak bantuan asing bahkan dalam bencana besar, kini secara langka meminta pertolongan dunia internasional. Pemimpin junta militer Myanmar, Min Aung Hlaing, secara terbuka meminta bantuan global, menandakan bahwa gempa ini menyebabkan korban jiwa dan kerusakan yang sangat parah.

WHO & Organisasi Kemanusiaan Bersiap Kirim Bantuan Medis

Juru bicara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Margaret Harris, dalam konferensi pers pada 28 Maret menyatakan bahwa WHO telah mengkoordinasikan respons darurat dari markas besar di Jenewa.

“Kami menganggap ini sebagai kejadian yang sangat besar… jelas mengancam nyawa dan kesehatan banyak orang,” kata Harris.

Sementara itu, Doctors Without Borders (Médecins Sans Frontières, MSF) mendesak agar tim medis segera diizinkan masuk ke wilayah terdampak.

“Jika pihak berwenang mengizinkan tim kami masuk tanpa hambatan, MSF siap memberikan respons besar-besaran untuk membantu komunitas yang terdampak,” kata organisasi tersebut dalam sebuah pernyataan.

MSF juga menekankan bahwa beberapa jam dan hari pertama setelah gempa sangatlah krusial. Mereka berharap bisa segera mengirimkan tim bedah darurat untuk memberikan pertolongan medis bagi korban luka parah.

Sebuah pagoda yang rusak di Mandalay pada 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar tengah. (SAI AUNG MAIN / AFP via Getty Images)

Korban Gempa Terus Bertambah, Komunikasi dan Listrik Lumpuh

Gempa M7.7 yang mengguncang barat laut Sagaing pada 28 Maret menyebabkan kerusakan besar di Myanmar. Data terbaru dari pemerintah militer menyebutkan bahwa jumlah korban tewas telah bertambah menjadi 694 orang, sementara 1.670 lainnya terluka (per 11:27 waktu setempat).

Badan Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan bahwa setelah gempa utama, telah terjadi setidaknya 14 gempa susulan. Menurut BBC, gempa susulan ini menyebabkan listrik dan komunikasi terputus di dua kota terbesar Myanmar, Mandalay dan Yangon.

Seorang biksu berdiri di luar sebuah bangunan yang rusak di Mandalay pada 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar tengah. Tim penyelamat menggali reruntuhan bangunan yang runtuh pada 29 Maret dalam upaya pencarian korban selamat setelah gempa bumi besar menghantam Myanmar dan Thailand (Foto oleh SAI AUNG MAIN / AFP via Getty Images)

CNN melaporkan bahwa gempa susulan terjadi dalam beberapa jam setelah gempa utama, dengan sebagian besar berkekuatan antara 3 hingga 5 magnitudo. Gempa susulan terkuat tercatat berkekuatan M6.7, terjadi 10 menit setelah gempa utama.

Gempa lain dengan M4.9 dan M6.7 terjadi sekitar 32 km dari Mandalay, kota yang mengalami kerusakan sangat parah. Gempa-gempa susulan ini berbaris sepanjang garis patahan utama, menyebar dari titik episentrum ke arah utara dan selatan.

Para pengendara kendaraan bermotor mengantre di sebuah pom bensin di sebelah jalan yang rusak di Mandalay pada tanggal 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi menghantam Myanmar bagian tengah. (Foto oleh SAI AUNG MAIN / AFP via Getty Images)

Seorang warga Mandalay mengatakan kepada BBC Burmese pagi ini:  “Tanpa listrik, kami tidak bisa mengisi daya ponsel untuk menghubungi keluarga di tempat lain. Tanpa listrik, kami juga tidak bisa mengakses internet.”

Padamnya listrik menjadi kendala besar bagi tim penyelamat, yang masih berusaha mencari korban selamat di bawah reruntuhan sepanjang malam.

Kurangnya Alat Berat, Tim Penyelamat Menggali dengan Tangan Kosong

Tim penyelamat pada 29 Maret terus mencari korban selamat di bawah reruntuhan bangunan. Beberapa orang terdengar meminta tolong, tetapi karena kurangnya alat berat, tim penyelamat terpaksa menggali dengan tangan kosong.

Seorang pria menggunakan ponsel pintarnya untuk merekam di lokasi runtuhnya bangunan yang sedang dalam proses konstruksi di Bangkok pada 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi menghantam Myanmar tengah dan Thailand. (Foto oleh MANAN VATSYAYANA / AFP via Getty Images)

Seorang jurnalis BBC mewawancarai seorang anggota tim penyelamat yang berasal dari kelompok relawan desa-desa sekitar Mandalay, Myanmar.

Relawan tersebut mengatakan bahwa mereka sangat membutuhkan alat berat untuk menyelamatkan orang-orang yang terjebak di bawah puing-puing.

“Kami menggali dengan tangan kosong, mencoba mengeluarkan korban yang masih hidup dan juga jenazah dari bawah reruntuhan. Tapi ini tidak cukup,” ujarnya.

Dia juga menambahkan, masih ada korban yang berteriak minta tolong dari bawah reruntuhan.

“Kami mendengar orang-orang berteriak ‘Tolong! Tolong!’ Saya merasa sangat putus asa,” katanya.

Orang-orang menangis ketika mereka menunggu berita tentang operasi penyelamatan di lokasi runtuhnya gedung pencakar langit Chatuchak pada 29 Maret 2025 di Bangkok, Thailand. (Mailee Osten-Tan/Getty Images)

Mesin digunakan untuk menyingkirkan puing-puing di lokasi runtuhnya bangunan yang sedang dalam proses konstruksi di Bangkok pada tanggal 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi menghantam Myanmar tengah dan Thailand. (Foto oleh LILLIAN SUWANRUMPHA / AFP via Getty Images)

Bangunan 30 Lantai di Bangkok Ambruk dalam Hitungan Detik, 10 Tewas, 100 Pekerja Hilang

Sebuah gedung 30 lantai yang masih dalam tahap konstruksi di Bangkok, ibu kota Thailand, runtuh hanya dalam hitungan detik saat gempa terjadi. Pihak berwenang telah mengkonfirmasi 10 korban tewas, sementara sekitar 100 pekerja masih hilang di dalam reruntuhan.

Gedung tersebut terletak di dekat pasar akhir pekan Chatuchak, yang merupakan tempat wisata populer dan sering dikunjungi oleh banyak turis.

Wali Kota Bangkok, Chadchart Sittipunt, yang berada di lokasi kejadian, mengatakan: “Kami mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia dan melakukan upaya maksimal untuk operasi penyelamatan ini, karena setiap nyawa sangat berharga… Prioritas utama kami saat ini adalah menyelamatkan mereka secepat mungkin.”

Penyelamat di Thailand Berpacu dengan Waktu untuk Menyelamatkan 50 Orang yang Terjebak di Reruntuhan Gedung

EtIndonesia. Robot, mesin berat, dan personel penyelamat terus mencari pekerja yang terjebak di bawah reruntuhan gedung 30 lantai yang runtuh di Bangkok, sekitar 40 jam setelah serangkaian gempa bumi meninggalkan jejak kehancuran di Myanmar dan Thailand.

Setidaknya 50 orang kemungkinan terjebak di bawah tumpukan puing gedung pencakar langit setinggi empat lantai. Pasar Chatu Chak di Bangkok, yang merupakan objek wisata utama, tetap menjadi bagian kota yang paling parah terkena dampak, dengan sekitar 500-600 bangunan diperiksa untuk mengetahui kerusakan setelah gempa bumi.

Para ahli mengklaim bahwa hanya 10 persen bangunan di Bangkok yang tahan gempa dan hotel telah mengeluarkan pemberitahuan kepada tamu tentang area yang sedang diperiksa dan kemungkinan evakuasi jika ditemukan masalah.

Pasukan khusus AS membantu operasi penyelamatan di Bangkok. Para ilmuwan telah mengirim robot untuk pemetaan 3D dan kamera khusus untuk melacak mereka yang terjebak di bawah reruntuhan. Drone juga terbang sepanjang waktu di atas wilayah yang terkena dampak untuk memantau situasi.

Deepak, warga negara India yang tinggal di Bangkok selama 7-8 tahun, mengatakan kepalanya mulai berputar saat gempa mulai terjadi. Gempa berlangsung sekitar 50 detik, gedung-gedung berguncang hebat dan air memercik keluar dari kolam renang di atap, katanya.

Sehari setelah ratusan orang berkemah di taman, seluruh kota kini perlahan bergerak menuju keadaan normal. Sekitar 90 persen rute kereta kini beroperasi dan hanya dua jalur yang belum beroperasi. Mal-mal juga sudah mulai beroperasi.

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 melanda dekat Kota Mandalay di Myanmar tengah pada Jumat sore, diikuti beberapa menit kemudian oleh beberapa gempa susulan, termasuk satu gempa berkekuatan Magnitudo 6,7. Gempa kuat menjalar hingga ke Thailand dan menewaskan 17 orang.

Pihak berwenang telah memperingatkan bahwa gempa susulan mungkin akan terus berlanjut selama dua minggu ke depan. (yn)

Dalam Wawancara Baru: Trump Mengatakan Dia Tidak Akan “Menyingkirkan Apa pun dari Meja Perundingan’ untuk Mendapatkan Greenland

EtIndonesia. Dalam wawancara baru yang luas, Presiden Trump menegaskan kembali pengambilalihan Greenland oleh AS dan membela tim keamanan nasionalnya setelah skandal Signal.

Trump, saat berbicara dengan NBC, mengklaim bahwa semua opsi tersedia untuk mengambil alih kepemilikan wilayah pulau yang baru-baru ini dikunjungi oleh Wakil Presiden JD Vance.

“Kami akan mendapatkan Greenland. Ya, 100%,” kata Trump kepada media tersebut.

“Kemungkinan besar kami dapat melakukannya tanpa kekuatan militer,” katanya, sambil menambahkan sebagai peringatan. “Saya tidak menyingkirkan apa pun dari meja perundingan.”

“Ada kapal-kapal yang berlayar di luar Greenland dari Rusia, dari Tiongkok, dan dari banyak tempat lain. Dan kami tidak akan membiarkan hal-hal terjadi— yang akan merugikan dunia atau Amerika Serikat,” tambah panglima tertinggi tersebut.

Ketika ditanya pesan seperti apa yang akan disampaikan aneksasi Greenland kepada Rusia dan seluruh dunia, Trump tidak terpengaruh.

“Saya tidak terlalu memikirkan itu. Saya tidak peduli. Greenland adalah topik yang sangat berbeda, sangat berbeda. Ini adalah perdamaian internasional. Ini adalah keamanan dan kekuatan internasional,” katanya.

Trump juga membahas kebocoran keamanan nasional yang terjadi di Signal awal minggu ini.

“Saya tidak tahu apa itu Signal. Saya tidak peduli apa itu Signal,” kata Trump terus terang.

“Yang bisa saya katakan adalah ini hanya perburuan penyihir, dan itu satu-satunya hal yang ingin dibicarakan pers, karena Anda tidak punya hal lain untuk dibicarakan. Karena ini adalah masa jabatan presiden 100 hari terhebat dalam sejarah negara kita,” tambahnya.

“Saya tidak memecat orang karena berita palsu dan perburuan penyihir,” kata Trump, menyebut berita itu sebagai “berita palsu” selama wawancara, lapor media tersebut.

Trump menegaskan kembali bahwa dia percaya pada Penasihat Keamanan Nasional, Mike Waltz dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth.

“Saya pikir itu hanya perburuan penyihir dan berita palsu, seperti Anda, membicarakannya sepanjang waktu, tetapi itu hanya perburuan penyihir, dan itu tidak boleh dibicarakan [tentang],” katanya.

Presiden lebih lanjut menolak kekhawatiran tentang produsen mobil asing yang menaikkan harga mereka.

“Saya tidak peduli. Saya berharap mereka menaikkan harga mereka, karena jika mereka melakukannya, orang akan membeli mobil buatan Amerika. Kami punya banyak.” (yn)

Ratusan Ribu Orang Membanjiri Jalan-jalan Istanbul Saat Turki Menandai Hari ke-10 Protes: “Bangsa ini bersatu melawan penindas”

EtIndonesia. Ratusan ribu pengunjuk rasa membanjiri jalan-jalan Istanbul pada hari Sabtu (29/3), saat kerusuhan berkecamuk selama hari ke-10 atas pemenjaraan Ekrem Imamoglu, pesaing politik utama Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Para pendukung yang melambaikan bendera Turki dan spanduk dengan wajah Imamoglu membacakan surat penjara dari wali kota Istanbul kepada kerumunan yang bersorak.

“Bangsa ini bersatu melawan penindas,” katanya. “Mereka dapat memenjarakan saya dan mengadili saya sebanyak yang mereka inginkan, bangsa ini telah menunjukkan bahwa mereka akan menghancurkan semua jebakan dan rencana jahat.”

Kerusuhan sipil pada hari Sabtu menandai demonstrasi hari ke-10 berturut-turut di berbagai kota, yang terbesar yang pernah terjadi di negara ini dalam satu dekade.

Protes besar-besaran itu didalangi oleh partai oposisi utama negara itu, Partai Rakyat Republik (CHP) yang berhaluan kiri-tengah, yang minggu lalu menggelar pemilihan pendahuluan untuk mendukung Imamoglu sebagai kandidatnya untuk pemilihan presiden berikutnya. Dia dipandang sebagai satu-satunya kandidat yang mampu melengserkan Erdogan.

Turki telah dilanda kerusuhan sipil sejak penangkapan Imamoglu pada 19 Maret, yang oleh para pendukungnya dikecam sebagai bermotif politik, atas tuduhan kejahatan keuangan dan hubungan dengan militan pemberontak Kurdi . Pemenjaraannya terjadi sebagai bagian dari tindakan keras pemerintah yang meningkat terhadap para pemimpin oposisi.

“Ketika kita melihat sejarah kemanusiaan, di semua negara, semua pemerintahan, semua rezim yang mengalami penindasan seperti itu, cepat atau lambat, rakyat dan mereka yang melawan penindasan itu menang. Pemilik sebenarnya dari negara-negara itu menang,” kata Bunyamin Turan, seorang pensiunan guru, dalam demonstrasi hari Sabtu.

Para pengunjuk rasa menuntut pembebasan Imamoglu, agar Erdogan mengundurkan diri, dan pemilihan umum lebih awal, dengan alasan bahwa pemerintah telah kehilangan legitimasi. Pemilihan presiden saat ini dijadwalkan pada tahun 2028.

Erdogan, yang pertama kali menjabat sebagai perdana menteri Turki, telah berkuasa selama lebih dari dua dekade.

Menurut menteri dalam negeri Turki, hampir 1.900 orang telah ditahan sejak protes dimulai, dan 260 orang berada di penjara sambil menunggu persidangan.(yn)

Hamas Setujui Usulan Gencatan Senjata Gaza Baru, Berharap Israel Tidak Akan “Menghalanginya”

EtIndonesia. Seorang pejabat tinggi Hamas mengatakan pada hari Sabtu (29/3) bahwa kelompok tersebut menyetujui usulan gencatan senjata Gaza baru yang diajukan oleh para mediator, mendesak Israel untuk mendukungnya tetapi memperingatkan bahwa senjata kelompok yang didukung Iran tersebut adalah “garis merah”.

Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengonfirmasi bahwa mereka juga telah menerima usulan dari para mediator dan telah mengajukan usulan balasan sebagai tanggapan.

“Dua hari yang lalu, kami menerima usulan dari saudara-saudara mediator di Mesir dan Qatar. Kami menanggapinya secara positif dan menyetujuinya. Kami berharap bahwa pendudukan (Israel) tidak akan menghalanginya,” kata Khalil al-Haya dalam pidato yang disiarkan televisi untuk hari raya Idul Fitri bagi umat Islam.

“Senjata perlawanan adalah garis merah,” tambahnya.

Kantor Netanyahu mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima usulan dari para mediator.

“Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, kemarin, mengadakan serangkaian konsultasi sesuai dengan usulan yang diterima dari para mediator,” kata kantornya dalam sebuah pernyataan.

“Beberapa jam yang lalu, Israel menyampaikan kepada para mediator sebuah usulan balasan dengan koordinasi penuh dengan AS,” katanya tanpa merinci lebih lanjut.

Sehari sebelumnya, pejabat senior Hamas Bassem Naim mengatakan pembicaraan antara gerakan Islamis Palestina dan para mediator mengenai kesepakatan gencatan senjata semakin gencar karena Israel terus melakukan operasi intensif di Gaza.

Sumber-sumber Palestina yang dekat dengan Hamas mengatakan kepada AFP bahwa pembicaraan dimulai pada Kamis malam antara kelompok militan dan para mediator dari Mesir dan Qatar untuk menghidupkan kembali gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan sandera.

Gencatan senjata yang rapuh yang telah membawa ketenangan relatif selama berminggu-minggu ke Jalur Gaza berakhir pada 18 Maret ketika Israel melanjutkan kampanye pengebomannya di seluruh wilayah tersebut.

Pembicaraan di Doha dimulai sehari setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam akan merebut sebagian wilayah Gaza jika Hamas tidak membebaskan sandera, dan Hamas memperingatkan para tawanan akan kembali “dalam peti mati” jika Israel tidak berhenti membom wilayah Palestina. (yn)

Gempa Dahsyat Myanmar Sudah Diprediksi? Ramalan Beberapa Ahli Metafisika Terungkap

EtIndonesia. Pada 28 Maret 2025, gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Myanmar dan berdampak hingga beberapa negara tetangga, termasuk Thailand, Tiongkok, Bangladesh, India, dan Laos. Gempa ini disusul oleh gempa susulan berkekuatan 6,4 magnitudo. Badan Meteorologi Thailand kemudian menaikkan skala gempa menjadi 8,2 magnitudo.

Akibat bencana ini, ibu kota Naypyidaw dan kota terbesar Myanmar, Yangon, merasakan getaran kuat. Kota Mandalay, yang hanya berjarak 17 km dari episentrum, mengalami kehancuran besar, dengan banyak bangunan runtuh, termasuk jembatan ikonik Ava. Komunikasi dan aliran listrik di beberapa daerah juga terputus.

Hingga 29 Maret, pemerintah militer Myanmar melaporkan 694 orang tewas dan 1.670 orang terluka. Namun, jumlah korban diperkirakan akan terus bertambah. Pemerintah telah menetapkan status darurat di beberapa wilayah dan secara langka meminta bantuan internasional.

Seorang pria membawa peralatan konstruksi saat orang-orang menggali reruntuhan bangunan yang rusak untuk mencari korban yang selamat di Mandalay pada 29 Maret 2025 Sai Aung MAIN / AFP

Di Bangkok, Thailand, gempa juga terasa sangat kuat, menyebabkan gedung-gedung bergetar hebat. Salah satu bangunan tinggi yang sedang dibangun langsung runtuh. Gedung ini merupakan kantor baru Badan Audit Nasional Thailand, yang sedang dibangun oleh perusahaan gabungan China Railway No.10 dan perusahaan Thailand.

Yang mengejutkan, beberapa ahli metafisika telah meramalkan kemungkinan terjadinya bencana besar di bulan Maret 2025.

  1. Ramalan Anand dari India
    • Abhigya Anand, seorang peramal muda asal India, dalam kunjungannya ke Taiwan pada Juli 2024, telah memperingatkan bahwa akan ada peristiwa besar di Asia Timur, termasuk Laut China Selatan, pada tahun 2025, dengan kemungkinan terbesar terjadi pada  Maret, seperti gempa bumi atau tsunami.
    • Pada 1 Maret 2025, Anand mengunggah video di YouTube berjudul “Significant earthquake likely soon | Regions and Timeframes” (Gempa besar mungkin segera terjadi | Wilayah dan Kerangka Waktu).
    • Dalam videonya, ia menyebut bahwa wilayah Tibet, Nepal, Assam, serta negara-negara dekat zona gempa Himalaya memiliki risiko tinggi mengalami bencana dalam dua bulan ke depan (Maret 2025) atau pada Agustus–Oktober 2025.
  2. Ramalan Ahli Feng Shui Taiwan, Li Jingwei
    • Pada 25 Maret 2025, Li Jingwei mengunggah peringatan di akun Facebook-nya, mengatakan bahwa Maret akan terjadi tabrakan energi planet yang sangat kuat.
    • Ia menyoroti bahwa gerhana bulan dan gerhana matahari, ditambah masuknya Uranus ke dalam Taurus pada 18 Maret, akan menyebabkan kejadian tak terduga seperti bencana alam besar, termasuk gempa bumi dan tsunami.
    • Ia juga memperingatkan wilayah Laut China Selatan dan Selat Taiwan untuk bersiap menghadapi kemungkinan serangan maritim, letusan gunung berapi, atau gempa bumi bawah laut yang dapat menyebabkan tsunami serta gangguan kabel bawah laut, yang berpotensi memutuskan jaringan internet secara luas.
    • Selain itu, pada 3 April 2025, ia meramalkan bahwa perpindahan Mars ke dalam Cancer dan hubungannya dengan Rahu akan meningkatkan konflik global, aksi protes, hingga kekerasan massal.
  3. Apakah bencana ini benar-benar hasil dari prediksi metafisika atau hanya kebetulan belaka? Terlepas dari itu, gempa ini telah menyebabkan kerugian besar bagi Myanmar dan negara-negara sekitarnya.

Laporan oleh Tang Zheng untuk New Tang Dynasty Television

Bayi Ajaib Lahir di Jalanan Bangkok Saat Gempa Dahsyat Mengguncang Rumah Sakit, Menewaskan Ribuan Orang

EtIndonesia. Seorang wanita Thailand secara ajaib melahirkan seorang bayi perempuan yang sehat di jalanan Bangkok pada hari Jumat (28/3) saat gedung-gedung di sekitarnya berguncang akibat gempa dahsyat yang menewaskan lebih dari 1.600 orang — jumlah yang diperkirakan akan bertambah lebih banyak.

Foto-foto dramatis mengabadikan momen para dokter mengelilingi Kanthong Saenmuangshin, 36 tahun, untuk persalinan yang memacu adrenalin setelah mereka dievakuasi dari rumah sakit kota tersebut.

Gadis kecil itu muncul sambil berteriak saat penduduk setempat yang ketakutan berlarian ke tempat aman dan kendaraan darurat bergegas ke tempat kejadian.

Saenmuangshin telah pergi ke Rumah Sakit Umum Kepolisian untuk pemeriksaan rutin tetapi mengalami persalinan dini saat gempa berkekuatan Magnitude 7,7 melanda Myanmar dan mengguncang negara tetangga Thailand.

Ketuban ibu baru itu pecah saat dia bergegas menuruni lima anak tangga, memicu kekhawatiran bahwa dia akan melahirkan di tangga tersebut saat dinding bergetar — dan berpotensi runtuh.

“Saya memberi tahu bayi saya, jangan keluar dulu,” kata Saenmuangshin kepada Reuters Sabtu (29/3).

“Kemudian saya dibaringkan di ranjang rumah sakit dan dikelilingi oleh banyak staf medis, di mana saya melahirkan saat itu juga. Itu semua mengejutkan saya juga.”

Pada saat putri Saenmuangshin lahir, tanah sudah berhenti bergetar.

Gadis kecil itu belum memiliki nama, tetapi Saenmuangshin dan suaminya dengan penuh kasih sayang memanggilnya “Mink” — dan tidak berencana untuk memberinya nama apa pun yang terkait dengan gempa bumi yang dahsyat itu.

Setidaknya 1.644 orang tewas dalam bencana hari Jumat itu, yang merobohkan puluhan bangunan, merobohkan jembatan, dan bahkan membobol bendungan.

Para pejabat memperingatkan jumlah korban tewas akan terus meningkat saat tim penyelamat menyisir reruntuhan untuk mencari korban selamat.

Meskipun tingkat kematian dan kerusakan masih belum terlihat, Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengeluarkan peringatan merah — memperkirakan bahwa jumlah total kematian bisa mencapai 10.000.

Setidaknya 139 orang masih hilang, dan jumlah total korban luka mencapai 3.408.

Di Bangkok, setidaknya 10 orang tewas dan 100 lainnya terjebak di dalam bangunan yang runtuh.

Rumah Sakit Umum Kepolisian, tempat Saenmuangshin dievakuasi saat gempa, tampaknya selamat.(yn)