FESyar Jawa 2026 Resmi Ditutup: Capaian Melampaui Ekspektasi, Mojokerto Juara Umum

Festival ekonomi syariah terbesar di Jawa ini mencatat 26.000 pengunjung, transaksi dagang Rp43,3 miliar, dan komitmen pembiayaan Rp37,6 miliar

Surabaya – Gelaran Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026 akhirnya resmi ditutup, Minggu malam (27/9), di Grand City Convex, Surabaya. Acara yang berlangsung sejak 25 September ini meninggalkan jejak menggembirakan: bukan sekadar kemeriahan, tetapi juga capaian nyata yang melampaui ekspektasi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, dalam laporan capaiannya menyebutkan lebih dari 26.000 pengunjung hadir langsung, sementara siaran melalui YouTube ditonton lebih dari 7.000 orang. Konten reels yang disebarkan bahkan telah dilihat lebih dari 1,9 juta kali dan mendapat 41.000 likes. “Ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap ekonomi syariah semakin besar,” ujarnya.

Dari sisi pelaku usaha, 270 UMKM syariah ikut serta—meningkat dari 203 UMKM pada tahun lalu. Bisnis matching mencatat 242 konsultasi one-on-one. Hasilnya, komitmen pembiayaan mencapai Rp37,6 miliar (naik dari Rp29,66 miliar) dan realisasi transaksi perdagangan Rp43,3 miliar. “Kami berharap tahun depan semakin meningkat,” tambah Ibrahim.

Tidak hanya transaksi, kepedulian sosial juga mengemuka. Melalui program Wakafin, terkumpul dana wakaf Rp60,4 juta. “Ini awal yang baik untuk mengedukasi masyarakat tentang wakaf sebagai instrumen keuangan sosial,” jelasnya.

Apresiasi untuk Daerah

Puncak acara adalah pemberian Syariah Award Provinsi Jawa Timur 2026 kepada pemerintah kabupaten/kota yang berkinerja terbaik dalam pengembangan ekonomi syariah. Kota Mojokerto keluar sebagai Juara Umum, disusul sejumlah daerah lain di berbagai kategori.

Beberapa kategori dan pemenangnya:

  • Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat: Juara 1 Kota Surabaya, Juara 2 Kabupaten Lamongan, Juara 3 Kota Mojokerto.
  • Pariwisata Ramah Muslim: Juara 1 Kabupaten Lamongan, Juara 2 Kabupaten Pasuruan, Juara 3 Kota Blitar.
  • Pertumbuhan Pelaku Usaha Bersertifikasi Halal: Juara 1 Kota Surabaya, Juara 2 Kabupaten Gresik, Juara 3 Kabupaten Blitar.
  • Nilai Ekspor Halal: Juara 1 Kota Probolinggo, Juara 2 Kabupaten Gresik, Juara 3 Kabupaten Trenggalek.
  • Inkubasi Bisnis Usaha Syariah: Juara 1 Kabupaten Bondowoso, Juara 2 Kabupaten Madiun, Juara 3 Kota Mojokerto.
  • Keuangan Mikro Syariah: Juara 1 Kabupaten Sumenep, Juara 2 Kabupaten Sampang, Juara 3 Kota Mojokerto.
  • Inklusi Keuangan Syariah: Juara 1 Kabupaten Sumenep, Juara 2 Kabupaten Sampang, Juara 3 Kabupaten Ngawi.
  • Zakat, Infak, dan Sedekah: Juara 1 Kota Surabaya, Juara 2 Kota Mojokerto, Juara 3 Kabupaten Tuban.
  • Wakaf: Juara 1 Kabupaten Sumenep, Juara 2 Kabupaten Gresik, Juara 3 Kabupaten Bojonegoro.
  • Ekonomi Hijau Berkelanjutan: Juara 1 Kota Mojokerto, Juara 2 Kabupaten Magetan, Juara 3 Kabupaten Tulungagung.
  • Literasi Ekonomi Syariah: Juara 1 Kabupaten Ngawi, Juara 2 Kota Mojokerto, Juara 3 Kota Madiun.
  • Rencana Aksi Daerah: Juara 1 Kota Mojokerto, Juara 2 Kabupaten Ngawi, Juara 3 Kota Surabaya.
  • Inovasi Sektor Ekonomi Syariah: Juara 1 Kota Mojokerto, Juara 2 Kabupaten Ngawi, Juara 3 Kabupaten Bondowoso.
  • Ekonomi Pesantren: Juara 1 Kabupaten Gresik, Juara 2 Kabupaten Ngawi, Juara 3 Kabupaten Tuban.
  • Bakorwil Penggerak Terbaik: Bakorwil 2 Bojonegoro.

Zakat untuk Umat

Malam itu juga menjadi momen penyaluran empat program unggulan Badan Amil Zakat Nasional (Basnas) Jawa Timur: beasiswa satu keluarga satu sarjana, bantuan bedah rumah, bantuan alat usaha berupa rombong, dan bantuan tunai lansia fakir. Penyerahan simbolis dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, didampingi Ketua Basnas Jawa Timur, Muhammad Gofirin.

Selain itu, diberikan pula sertifikat zona khas kepada beberapa institusi, seperti Kantin Katlea Politeknik Negeri Jember, SWK Ikan Duyung, Kantin Asri Universitas Muhammadiyah Malang, Skywalk Mojopahit Mojokerto, Rumah Sakit Kreatif Blitar, Kampung Coklat Blitar, dan Kantin Unesa Kampus 5 Magetan.

Pesan Wagub: Jangan Kendor soal Halal

Dalam sambutan penutupnya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengapresiasi capaian FESyar 2026. Ia menekankan pentingnya resonansi jangka panjang, bukan sekadar acara. “Yang kita inginkan adalah jejak yang dirasakan masyarakat, UMKM, dan pelaku usaha syariah,” ujarnya.

Emil juga menyoroti pentingnya sertifikasi halal. “Pangsa pasar halal dunia terus meningkat. Setelah Malaysia, Thailand dan Filipina berebut menjadi financial hub syariah. Kita tidak boleh kendor,” tegasnya. Ia mengakui ada tantangan di lapangan, seperti sertifikasi rumah potong unggas dan truk logistik halal, namun meminta semua pihak realistis dan mencari solusi bersama.

“Jawa Timur punya 6.000 lebih pesantren dengan santri aktif hampir sejuta. Ini potensi besar yang harus kita manfaatkan,” tambahnya.

Tindak Lanjut dan ISEF 2026

Sebagai tindak lanjut, sejumlah institusi menandatangani project charter sinergi pengembangan ekonomi syariah dan ketahanan pangan. Melibatkan Bank Indonesia, OJK, KDEKS, Kanwil Kemenag, BPJPH, MUI, serta OPD Provinsi Jawa Timur seperti Dinas Koperasi UKM, Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan lainnya.

Ibrahim juga mengajak semua pihak berpartisipasi dalam Indonesia Syariah Ekonomi Festival (ISEF) 2026 pada 14–18 Oktober di Jakarta. “ISEF adalah puncak dari rangkaian FESyar di tiga regional. Untuk regional Jawa, Insyaallah akan selalu diselenggarakan di Jawa Timur,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan doa, foto bersama, dan pantun dari Wagub: “Mampir ke Grand City gawo cerito, mulih-mulih ngowo produk pilihan. Yuk, podo kolaborasi gawe hasil nyoto kanggo Jawa sing makin tumbuh lan berkelanjutan.”

FESyar Jawa 2026 boleh berakhir, tetapi semangat kolaborasi dan penguatan ekonomi syariah harus terus berlanjut. Sampai jumpa di FESyar Regional Jawa 2027!

INSPIRASI ERABARU

Terlalu Banyak Kegiatan Bisa Membebani Anak, Saatnya Menata Ulang Jadwal Mereka

Jadwal yang penuh tidak selalu berarti masa kanak-kanak yang penuh pengalaman jika hal itu justru menyisakan sedikit waktu untuk kehidupan keluarga yang paling berarti Annie...

Jangan Terjebak Lautan Nasihat Parenting, Percayalah pada Naluri Anda

Setiap orang, bahkan bibi mereka di Instagram, punya pendapat tentang cara membesarkan anak. Namun, tidak ada yang mengenal anak Anda seperti Anda sendiri Walker Larson Si...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine