Ilmuwan Klaim Multiverse Berpotensi Menyimpan Kehidupan

EpochTimesId – Sebuah multiverse, jika ada, bisa saja ramah terhadap kehidupan, demikian menurut penelitian terbaru para ilmuwan. Multiverse adalah sebuah alam semesta yang lebih besar dari alam semesta yang ditempati oleh galaksi Bima Sakti, sebuah alam semesta yang berlapis-lapis.

Sebuah tim ilmuwan dari Inggris dan Australia membuat temuan ini saat mempelajari ‘energi gelap’. Suatu kekuatan misterius yang mempercepat perluasan alam semesta.

Sejumlah teori saat ini mengandaikan bahwa alam semesta memiliki energi gelap dengan jumlah yang pas untuk mendukung kehidupan. Lebih dari itu, akan menyebabkan ekspansi cepat yang mengarah ke pemecahan materi sebelum kehidupan dapat terbentuk.

Namun, hal itu dibantah oleh penelitian terbaru. Studi baru menunjukkan bahwa variasi dalam jumlah energi gelap hanya memiliki dampak sederhana pada pembentukan bintang dan planet. Itu berarti bahwa kondisi untuk mendukung kehidupan tidak sesempit pemikiran sebelumnya.

Ahli kosmologi dari Universitas Durham di Inggris bersama Universitas Sydney Australia, Universitas Western Sydney, dan Universitas Western Australia menggunakan simulasi komputer yang sangat besar dari jagad yang manusia amati. Simulasi komputer digunakan untuk memeriksa bagaimana tingkat energi gelap yang berbeda dapat mempengaruhi perkembangan kehidupan.

Dalam dua makalah yang diterbitkan dalam jurnal Monthly Notices of Royal Astronomical Society, para peneliti menemukan bahwa bahkan dengan tingkat energi gelap yang dialihkan ke jumlah yang sangat tinggi atau kecil, kehidupan masih bisa terbentuk.

“Bagi banyak fisikawan, jumlah energi gelap yang tidak dapat dijelaskan tetapi tampaknya istimewa di alam semesta kita adalah teka-teki yang membuat frustrasi,” salah seorang peneliti, Jaime Salcido, dari Durham University’s Institute untuk Komputasi Kosmologi, dalam siaran pers.

“Simulasi kami menunjukkan bahwa bahkan jika ada lebih banyak energi gelap, atau bahkan sangat sedikit di alam semesta, maka itu hanya akan memiliki efek minimal pada pembentukan bintang dan planet.”

Fakta ini meningkatkan prospek bahwa kehidupan bisa ada di seluruh multiverse. Sehingga, besar kemungkinan Bumi bukanlah satu-satunya planet yang di huni ragam kehidupan dalam berlapis-lapis alam semesta yang luas. (Cathy Zhang/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :
https://youtu.be/fTKcu82AtsA