Kiat Cara Memelihara Kesehatan Mental Selama Pandemi

Meiling Lee

Corona virus Komunis Tiongkok, penyakit yang telah merenggut lebih dari 10.000 jiwa di seluruh dunia periode 19 Maret. Banyak orang merasa stres, khawatir, dan cemas. Sejak Organisasi Kesehatan Dunia – WHO mendeklarasikan virus  Komunis Tiongkok sebagai pandemi pada tanggal 11 Maret, pejabat federal dan negara Amerika Serikat telah mengambil tindakan cepat untuk memperlambat penyebaran penyakit Virus Komunis Tiongkok dengan menutup sekolah, bisnis tertentu, dan meminta orang-orang untuk bekerja dari rumah.

The Epoch Times merujuk virus Coronavirus baru, yang menyebabkan penyakit COVID-19, sebagai virus Komunis Tiongkok  karena Komunis Tiongkok merahasiakan dan salah menatalaksana virus tersebut sehingga memungkinkan virus tersebut menyebar ke seluruh Tiongkok dan mengakibatkan pandemi global.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Psychological Science pada tahun 2018 menemukan bahwa paparan stres dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, depresi, dan masalah tidur. Bahkan pemicu stres yang kecil setiap hari seperti memiliki emosi negatif dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang.

Stres juga diketahui memperburuk masalah kesehatan mental yang sudah ada sebelumnya.

“Yang penting untuk diketahui orang adalah stres adalah sangat buruk bagi kesehatan,” kata Profesor Ellen Langer, dianggap sebagai “ibu kesadaran” di Departemen Psikologi di Harvard.

Menurut Profesor Ellen Langer, bagian stres yang dialami orang-orang saat ini berasal dari ketidakpastian bahwa kemungkinan mereka sendiri tertular virus dan konsekuensinya dapat menimpa mereka jika mereka memang tertular. 

Sementara menurut Dr. Shainna, penasihat kesehatan mental, pendidik, dan advokat, mengatakan bahwa dalam hal dampak pandemi, karena virus dan penyakit fisik, kami banyak berfokus pada dampak pada kesehatan fisik. Penting untuk menyadari bahwa kita memiliki aspek lain selain aspek  kesehatan dan bahwa aspek tersebut juga terpengaruh.”

Kedua ahli tersebut menekankan bahwa adalah penting untuk menjaga kesehatan mental kita selama masa-masa sulit ini.

Strategi Mengatasi

Ada banyak strategi berbeda untuk membantu mempromosikan dan mempertahankan kesejahteraan mental.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat menawarkan anjuran yang mencakup menyempatkan diri  untuk menonton, membaca, atau mendengarkan berita, termasuk media sosial. Mencerna berita mengenai pandemi terus-menerus dapat menyebabkan kecemasan dan kekhawatiran.

Profesor Ellen Langer mengatakan, “Meskipun saat ini kita mungkin tidak memiliki obat untuk virus, kita dapat menjaga diri kita lebih tenang. Salah satu hal yang dapat kita lakukan adalah untuk terlibat dalam kegiatan selain hanya duduk menonton berita dan menjadi takut.” 

Profesor Ellen Langer telah meneliti mengenai kesadaran selama 40 tahun dan menulis buku-buku mengenai kesadaran. Menurutnya kesadaran berarti terlibat aktif, secara aktif memperhatikan hal-hal baru di sekitar anda, dan bahwa semakin kita sadar, maka kita akan semakin tidak stres.

Orang-orang dapat melatih kesadaran setiap saat hanya dengan memperhatikan hal-hal di sekitar mereka yang biasanya dianggap remeh.

“Memperhatikan secara aktif adalah inti keterlibatan. Dan penelitian selama 40 tahun telah menjelaskan bahwa keterlibatan aktif ini dengan sendirinya adalah baik untuk kesehatan anda. Jadi bukan hanya merasa enak, keterlibatan aktif memang baik untuk anda,” kata Profesor Ellen Langer.

Dr. Shainna mengatakan kebanyakan orang sering mengabaikan menarik napas dalam-dalam, yang dapat mengurangi stres. 

“Menarik napas dalam-dalam tampaknya sepele. Tetapi secara fisiologis, saat anda menarik napas berkualitas, anda kemudian memberi oksigen ke otak. Dan jika mengeluarkan napas perlahan-lahan, anda juga memperlambat denyut jantung,” jelas Dr. Shainna. 

Kegiatan lain yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi stres termasuk berkesempatan bercengkerama dan berinteraksi secara bermakna dengan keluarga dan teman-teman, kegiatan bersih-bersih yang telah ditunda, beristirahat, menulis, dan belajar keterampilan baru seperti memasak atau melukis.

Mempraktikkan jaga jarak tidak berarti isolasi sosial. Untuk orang yang ingin berinteraksi dengan orang lain saat berada di ruang aman di rumahnya.

 “Ada banyak kelompok masyarakat bermunculan. Temukan masyarakat di tempat-tempat kreatif seperti Netflix Party,” kata Dr. Shainna.

Bagi mereka yang membutuhkan konseling, kini penyedia layanan kesehatan menawarkan konseling kesehatan jarak jauh kepada anggotanya. Menurut Dr. Shainna, banyak penasihat kini menawarkan layanan online. Ia juga menganjurkan untuk bergabung dengan kelompok dukungan virtual.

Nutrisi

Jerlyn Jones, ahli gizi dan juru bicara Akademi Nutrisi dan Diet, mengatakan bahwa makanan yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh  atau membuat sistem kekebalan tubuh lebih kuat adalah makanan tertentu seperti buah dan sayuran yang memiliki fitokimia dan antioksidan. Itu senyawa penting yang melindungi sel-sel tubuh dari efek radikal bebas dan stres oksidatif yang menurunkan kemampuan tubuh  untuk melawan kembali. 

Makanan tinggi antioksidan vitamin C harus ditingkatkan dalam rencana makan setiap hari, yang mencakup jeruk, kiwi, blewah, brokoli, paprika, kangkung, bayam, bit, dan artichoke.

Mengenai suplemen vitamin C, menurut Jerlyn Jones: “Anda pastikan ada sebutan verifikasi pihak ketiga pada botol kemasan sehingga anda tahu bahan-bahan dalam wadah itu adalah aman dan diperiksa oleh pihak lain.”

Suplemen makanan tidak diatur oleh Administrasi Makanan dan Obat-Obatan.

Makanan fermentasi juga harus ditambahkan ke dalam diet untuk mendukung kesehatan usus karena kaya akan probiotik. 

“Jika merasa cemas dan stres, maka dapat mempengaruhi usus dan makanlah lebih banyak makanan fermentasi seperti miso, sauerkraut, atau kimchi,” kata Jerlyn Jones.

Saat merasa stres, Jerlyn Jones menganjurkan untuk menghindari  makanan yang sangat diolah dan makanan yang tinggi gula rafinasi karena makanan tersebut menyebabkan lonjakan energi dan kemudian anda kelelahan setelah makan. 

“Makanan semacam itu adalah makanan yang digoreng, permen, dan makanan penutup seperti kue, donat, cupcake yang tinggi gula, minuman manis seperti jus, soda, minuman energi. Saya menganjurkan minum cukup air supaya kebutuhan cairan tubuh terpenuhi, bukan dengan minum jus buah, teh manis, soda, atau limun.”

 Anggur dan bir juga ada dalam daftar makanan dan minuman Jerlyn Jones yang harus dihindari saat merasa stres. 

“Terlalu banyak alkohol dapat memengaruhi pola tidur anda. Kurang tidur dapat meningkatkan kecemasan dan stres,” kata Jerlyn Jones.

 Meskipun minum alkohol adalah cara yang baik untuk menenangkan saraf, minum alkohol juga dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan mengakibatkan dehidrasi. Benar-benar menahan diri untuk tidak  minum alkohol, dan jika masih saja minum alkohol, dianjurkan hanya satu gelas per hari untuk wanita dan dua gelas per hari untuk pria. 

Gerakan Fisik

Penelitian menunjukkan bahwa berolahraga dan aktivitas fisik mengurangi stres dan depresi. Aktivitas fisik berkisar dari berjalan-jalan di luar ruangan,  berlari, berolahraga, dan melakukan gerakan lambat latihan seperti qigong (chee-gong), tai chi, dan yoga. Sementara mempraktikkan jaga jarak

“Ada banyak bukti yang menunjukkan tai chi adalah sangat baik dalam membantu kekuatan dan mobilitas sendi, khususnya keseimbangan. Saya mendengar bahwa kini Australia mencakup tai chi dalam sistem kesehatannya karena Australia telah menemukan banyak orang lebih kecil kemungkinannya jatuh dan lebih murah membayar untuk kelas tai chi dibandingkan membayar operasi pinggul dan rehabilitasi,” kata Jared West, ahli akupunktur berlisensi .

Jared West mempraktikkan Tao Ahn Pai, qigong yang berakar pada Taoisme. Jared West berkata gerakan latihan yang lambat seperti qigong dan tai chi bagus untuk kesehatan secara keseluruhan, untuk pikiran dan tubuh. Qigong dan tai chi juga dapat menenangkan sistem saraf.

“Qigong dan tai chi memungkinkan anda untuk merawat diri sendiri setiap hari dan menjaga energi anda tetap seimbang dan kuat. Qigong dan tai chi membuka jalan menuju  kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan,” kata Jared West. 

Ada begitu banyak bentuk dan cara qigong yang berbeda yang dapat anda gunakan, semuanya dari meditasi hingga latihan gerakan. 

Qigong adalah latihan pikiran-tubuh yang melibatkan pernapasan dalam, peregangan, dan meditasi. Ada banyak jenis latihan qigong. Beberapa jenis latihan qigong hanya ditujukan  pada pernapasan dan meditasi untuk kesehatan fisik, sementara beberapa jenis latihan qigong lainnya melibatkan latihan gerakan yang lembut dan meditasi untuk meningkatkan pertumbuhan spiritual seseorang, seperti Falun Dafa.

Jared West lebih jauh mengatakan, “Hal terpenting mengenai qigong adalah apa yang anda lakukan, anda harus merasa nyaman, qigong adalah tubuh dan energi anda. Qigong mengenai belajar mendengarkan diri anda sendiri, dengarkan tubuh anda dan dukung tubuh anda.” (Vv)

FOTO : Meditasi telah terbukti memiliki efek signifikan pada kesehatan mental dan fisik. (Zdenka Darula / Shutterstock)