Amerika Serikat Kerahkan Sistem Rudal Jarak Menengah di Filipina untuk Membendung PKT dan Rusia

Militer AS telah berhasil mengerahkan sistem peluncuran rudal jarak menengah di Luzon Utara, Filipina, untuk meningkatkan kemampuannya dalam menangkal ancaman Tiongkok dan Rusia, sebuah langkah yang dipandang untuk memperkuat kerja sama militer AS-Filipina

Fu Yu – NTD

Komando Pasifik Angkatan Darat Amerika Serikat (U.S. Army Pacific Command) mengumumkan pada Senin (15 April) bahwa Angkatan Darat A.S. berhasil mengerahkan sistem peluncuran berbasis darat Mid-Range Capability (MRC) ke Luzon Utara, Filipina pada 11 April sebagai bagian dari latihan militer Salaknib 24. Sistem Peluncuran Jarak Menengah (MRC), juga dikenal sebagai Sistem Senjata Typhon.

Sistem yang dapat menembakkan rudal antipesawat SM-6 dan rudal jelajah Tomahawk dengan jangkauan 500 hingga 1.500 kilometer ke kota-kota pesisir di Tiongkok seperti Guangzhou dan Shanghai ini merupakan salah satu kemampuan inti dari Satuan Tugas Multi-Ranah (Multi-Domain Task Force – MDTF) Angkatan Darat Amerika Serikat yang baru, yang mana secara khusus dirancang untuk menghadapi berbagai macam ancaman dari Partai Komunis Tiongkok dan Rusia.

Pengerahan bersejarah itu dilakukan oleh pilot dan kru dari Wing Pengangkutan Udara ke-62 Angkatan Udara Amerika Serikat. MRC terbang lebih dari 8.000 mil dalam waktu 15 jam dengan menggunakan pesawat terbang C-17 Globemaster III, dan akhirnya tiba di Filipina, yang menurut militer A.S. merupakan pencapaian yang signifikan bagi Angkatan Udara.

“Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam kemitraan kami dengan Filipina, sekutu tertua kami di kawasan ini,” tulis Komando Pasifik AS dalam sebuah unggahan di Platform X pada Selasa 16 April.

Pekan lalu, Presiden Filipina Marcos Jr. mengunjungi Amerika Serikat. Kedua negara berjanji untuk memperdalam kerja sama antara kedua negara di berbagai bidang seperti pertahanan dan keamanan, untuk bersama-sama mempertahankan diri dari ancaman Partai Komunis Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan, serta menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik. (Hui)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine