CDC AS Peringatkan Pelancong Terkait Kasus Virus yang Ditularkan Nyamuk di Tiongkok

Pejabat Amerika Serikat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat bepergian ke sebuah provinsi di Tiongkok akibat wabah virus chikungunya

EtIndonesia. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) memperingatkan warganya yang akan bepergian ke Tiongkok mengenai adanya wabah virus chikungunya di negara tersebut.

CDC menyatakan dalam pemberitahuan tertanggal 1 Agustus bahwa saat ini terjadi wabah virus yang ditularkan melalui nyamuk di Provinsi Guangdong, dan sebagian besar kasus dilaporkan terjadi di kota Foshan.

Pejabat kesehatan menganjurkan masyarakat untuk berhati-hati dengan memakai pakaian berlengan panjang dan celana panjang, serta hanya menginap di tempat yang memiliki pendingin udara (AC) atau pelindung jendela dan pintu berupa kawat kasa.

CDC juga merekomendasikan agar orang yang bepergian ke wilayah mana pun yang mengalami wabah chikungunya untuk mengambil vaksin chikungunya.

Saat ini terdapat dua jenis vaksin yang tersedia di Amerika Serikat:

  1. Vaksin hidup yang dilemahkan, yang disetujui untuk orang berusia 18 tahun ke atas.
  2. Vaksin partikel mirip virus, yang dilisensikan untuk orang berusia 12 tahun ke atas.

Namun, FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan AS) dan CDC telah menangguhkan pemberian vaksin jenis pertama kepada orang berusia 62 hingga 89 tahun karena sedang dilakukan penyelidikan atas efek samping yang muncul pada kelompok usia tersebut.

“Penyedia layanan kesehatan sebaiknya mendiskusikan manfaat dan risiko vaksinasi dengan setiap pelancong secara individual berdasarkan usia, kondisi kesehatan yang mendasari, tujuan perjalanan, durasi perjalanan, dan aktivitas yang direncanakan,” kata CDC dalam pemberitahuan yang diklasifikasikan sebagai tingkat dua dari empat.


Tentang Chikungunya

Chikungunya adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengan nama yang sama, dan ditularkan melalui gigitan nyamuk kepada manusia. Tidak ada bukti bahwa virus ini menular antar manusia secara langsung.

Wabah chikungunya secara rutin terjadi di kawasan Amerika, Asia, dan Afrika.

Gejala biasanya muncul empat hingga delapan hari setelah digigit nyamuk. Gejala umum antara lain:

  • Nyeri sendi
  • Pembengkakan sendi
  • Sakit kepala

Gejala-gejala ini serupa dengan demam berdarah (dengue) dan Zika, sehingga menyulitkan pihak berwenang untuk memperkirakan secara akurat jumlah orang yang benar-benar terinfeksi, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Di Tiongkok, ribuan kasus telah secara resmi dilaporkan terjadi di Provinsi Guangdong. Namun, rezim komunis Tiongkok berulang kali diketahui menutupi angka sebenarnya dari wabah-wabah, termasuk saat pandemi COVID-19.

Pada bulan Juli, warga setempat mengatakan kepada The Epoch Times bahwa rezim memaksa orang-orang untuk dikarantina.


CDC juga telah mengeluarkan peringatan perjalanan karena wabah chikungunya di negara-negara lain, termasuk Bolivia, Kenya, dan Somalia.

Menurut Pusat Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC), sekitar 240.000 kasus dan 90 kematian terkait telah dilaporkan di 16 negara atau wilayah pada tahun ini.


Ibu Hamil Dihimbau Waspada

CDC menyarankan agar wanita hamil mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke daerah-daerah yang mengalami wabah, karena ibu hamil yang terinfeksi virus dapat menularkan virus kepada bayinya, yang kemudian dapat membuat bayi rentan terhadap penyakit serius.

Dr. Diana Rojas Alvarez, pejabat medis dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengatakan kepada wartawan dalam konferensi pers bulan Juli bahwa lembaganya sedang membantu negara-negara dengan:

  • Menyediakan diagnostik laboratorium
  • Melatih tenaga kesehatan
  • Meningkatkan pengendalian nyamuk

“Tidak ada pengobatan khusus untuk chikungunya, jadi masyarakat perlu mencegah gigitan nyamuk,” katanya.

Sumber : Theepochtimes.com

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine