Detik-detik Menentukan: Hamas Siap Lepaskan Sandera, Tapi Tolak Bubarkan Sayap Militer

EtIndonesia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menegaskan posisinya terkait konflik di Gaza. Dia memberikan ultimatum keras kepada Hamas: menyetujui perjanjian damai Gaza sebelum Minggu, 5 Oktober 2025 pukul 18 : 00 waktu setempat, atau bersiap menghadapi apa yang dia sebut sebagai “serangan neraka” yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Respons Darurat dari Hamas

Tak lama setelah pernyataan Trump pada 3 Oktober, Hamas merilis pernyataan darurat yang mengejutkan publik internasional. Dalam pernyataan itu, Hamas menyatakan kesediaannya untuk membebaskan seluruh sandera Israel.

Menurut klaim otoritas Israel, dari total 48 sandera yang ditahan Hamas, hanya 20 orang yang masih hidup. Hamas menegaskan bahwa keputusannya diambil setelah melalui musyawarah dengan pimpinan berbagai faksi dan mediator internasional, serta sebagai bentuk penghargaan terhadap upaya dunia Arab, dunia Islam, komunitas internasional, dan juga Presiden Trump dalam menghentikan perang.

Hamas juga menyampaikan sejumlah poin penting:

  • Mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza.
  • Menolak pendudukan Israel di wilayah Gaza.
  • Menolak pengusiran warga Palestina dari tanah mereka.
  • Menyetujui proposal Trump yang mencakup gencatan senjata dan pertukaran sandera.

Selain itu, Hamas membuka opsi untuk menyerahkan kendali administratif Gaza kepada sebuah badan teknokrat independen Palestina yang akan mendapat dukungan dari negara-negara Arab dan Islam. Meski demikian, Hamas tidak secara eksplisit menyetujui klausul utama dalam rencana Trump, yakni pembubaran sayap militer Hamas dan pelepasan peran politik mereka dalam pemerintahan Gaza.

Perbedaan Pandangan di Internal Hamas

Wakil senior Hamas, Musa Abu Marzouk, dalam wawancara dengan Al Jazeera, menilai pembebasan seluruh sandera dalam jangka waktu 72 jam hanyalah “teoretis dan tidak realistis” dengan kondisi di lapangan saat ini.

Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai konsistensi Hamas dalam memenuhi tenggat waktu yang telah ditetapkan oleh Trump.

Kritik dari Washington dan Reaksi Trump

Senator Amerika Serikat Lindsey Graham menyebut tanggapan Hamas bukanlah persetujuan tulus, melainkan sekadar taktik untuk mempertahankan pengaruhnya di Gaza dengan mengaitkan pembebasan sandera pada proses negosiasi.

Di sisi lain, Trump dalam pernyataan di media sosial menyampaikan optimisme bahwa Hamas kini lebih siap untuk menuju perdamaian abadi. Dia juga mendesak Israel untuk menghentikan serangan udara di Gaza agar proses pembebasan sandera dapat berlangsung dengan cepat dan aman.

Gedung Putih memastikan bahwa Trump akan merilis tanggapan resmi dalam bentuk rekaman video untuk menegaskan sikap pemerintahannya.

Posisi Negara-negara Arab dan Islam

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Mesir secara tegas menyatakan bahwa Hamas tidak akan memiliki peran dalam masa depan Gaza. Pandangan ini senada dengan kesepakatan sejumlah negara Arab dan Islam yang menilai Hamas harus kehilangan kekuatan politik sepenuhnya.

Sikap ini menandakan adanya tekanan internasional yang semakin besar terhadap Hamas untuk melepaskan pengaruhnya di Gaza jika ingin proses perdamaian berjalan mulus.

Analisis Singkat

Ultimatum Trump dan tanggapan Hamas pada awal Oktober 2025 ini mencerminkan titik kritis dalam konflik Gaza. Jika Hamas gagal memenuhi tenggat 5 Oktober, risiko eskalasi militer berskala besar akan sangat tinggi. Namun, jika proposal ini benar-benar dijalankan, maka jalan menuju gencatan senjata permanen mungkin terbuka, meskipun dengan syarat keras: Hamas harus rela kehilangan kekuatan politik dan militernya.

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine