EtIndonesia. Sebuah pohon anggur liar berusia 416 tahun di pegunungan Tibet timur baru-baru ini diakui oleh Guinness World Records sebagai pohon anggur tertua di dunia yang masih hidup.
Deretan pohon anggur Methuselah ini ditemukan di Desa Zuoba, Kabupaten Zogang, Tibet, secara tidak sengaja, saat survei pohon-pohon kuno dan terkenal di Kota Changdu. Para ilmuwan dari Laboratorium Penelitian Ilmu Kayu di Universitas Kehutanan Barat Daya di Tiongkok kemudian mengonfirmasi usianya yang mengesankan (416 tahun) melalui analisis lingkaran dan pengukuran fisik.

Dengan tinggi sekitar delapan meter, dengan lingkar batang 209 sentimeter dan diameter batang 67 sentimeter, pohon anggur tertua di dunia yang baru ini merupakan spesimen yang tampak mengesankan. Yang lebih mengesankan lagi adalah fakta bahwa, meskipun kebanyakan pohon anggur jarang hidup lebih dari 50 tahun, 64 pohon anggur berusia lebih dari seratus tahun telah diidentifikasi di Kabupaten Zogang. Tradisi pembuatan anggur di wilayah ini telah berlangsung lebih dari 1.000 tahun, dan ada sesuatu tentang lingkungan setempat yang membantu tanaman tersebut tumbuh subur.

Menemukan pohon anggur liar yang tumbuh subur di pegunungan Tibet, pada ketinggian lebih dari 2.400 meter, memang tak terduga, tetapi juga merupakan bukti ketangguhan dan kesabaran alam.
Menariknya, gelar pohon anggur tertua yang masih berbuah adalah milik The Old Vine of Maribor, di Slovenia. Pohon itu diperkirakan berusia antara 350 dan 400 tahun ketika diteliti pada tahun 1972, tetapi usianya tidak pernah ditentukan secara akurat, karena alasnya telah lapuk.(yn)


