Biarkan Dia Berjuang Sendiri

EtIndonesia. Suatu hari, seorang pria mendapatkan sebuah kepompong kupu-kupu. Konon, tak lama lagi kepompong itu akan berubah menjadi kupu-kupu ungu yang indah.

Pada suatu hari, kulit kepompong itu mulai terkoyak sedikit, membentuk sebuah lubang kecil. Pria itu duduk di depan meja, memperhatikan dengan saksama bayi kupu-kupu yang sedang berjuang keras keluar, mirip seperti proses persalinan. Makhluk kecil yang bentuknya belum jelas itu berjuang selama berjam-jam, namun nyaris tidak ada kemajuan.

Beberapa saat kemudian, kupu-kupu kecil itu tampak kehabisan tenaga dan berhenti bergerak.

Pria itu merasa iba. Dia pun memutuskan untuk membantu, dengan memperbesar sedikit lubang pada kepompong. Akhirnya, kupu-kupu kecil itu berhasil keluar sepenuhnya.

Namun hasilnya tidak seperti yang dibayangkan.

Kupu-kupu itu tidak mampu mengepakkan sayap dan terbang. Dengan tubuh yang masih membengkak seperti ulat, dia hanya menyeret sepasang sayap ungu yang keriput dan menyusut. Dia terus gemetar dan merayap di atas meja, tak pernah bisa terbang—hingga kematian menjemputnya.

Sesungguhnya, niat baik yang disertai ketidaksabaran itulah yang merenggut nyawa kupu-kupu tersebut.

Alam tidak pernah merancang sesuatu tanpa makna. Dalam proses perjuangan yang menyakitkan saat keluar dari kepompong, kupu-kupu sebenarnya memeras kelebihan cairan dari tubuhnya ke sayap. Dengan begitu, ketika dia akhirnya bebas, dia memiliki tubuh yang ringan dan sayap yang kuat, siap terbang di langit biru.

Renungan

Kasih sayang dan luka adalah dua hal yang saling bertentangan, ringan dan berat pun demikian— keduanya bertolak belakang, namun saling berkaitan.

Kupu-kupu yang keluar dari kepompong tanpa bantuan siapa pun, meski harus menanggung rasa sakit, akhirnya memiliki sayap yang ringan dan mampu terbang bebas.

Sebaliknya, karena bantuan yang keliru, kupu-kupu itu memang berkurang penderitaannya, tetapi yang dia peroleh justru sayap yang berat dan tak mampu terbang—hingga kasih sayang berubah menjadi cedera yang mematikan.(jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine