Mobil Berbahan Kimia ‘Dodit’ Rancangan Mahasiswa ITS Raih Dua Gelar Sekaligus di Kompetisi Internasional Malaysia

Surabaya, 27 April 2026 – Prestasi gemilang kembali diukir oleh tim riset Spektronics Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di kancah global. Membawa mobil purwarupa bertenaga bahan kimia bernama Dodit, tim Spektronics ITS sukses menyabet dua penghargaan sekaligus dalam ajang *The 17th Malaysia Chem E-Car Competition 2026* yang berlangsung di Xiamen University, Malaysia, selama dua hari hingga Minggu (26/4).

Pada kompetisi internasional tersebut, tim kebanggaan ITS ini berhasil merebut gelar 2nd Runner Up for Poster Category dan 5th Winner for Car Performance Category. Manager Non-Technical Spektronics ITS, Nayla Muli Fathia, mengungkapkan rasa bangganya. “Kami cukup puas karena berhasil memborong dua penghargaan yang melebihi ekspektasi,” ujarnya.

Mobil Dodit: Keseimbangan Performa dan Ketahanan

Nayla menjelaskan bahwa mobil Dodit, yang merupakan generasi Spektronics ke-32, memiliki keseimbangan sangat baik antara performa dan ketahanan sistem. Purwarupa unggulan ini dibekali high-performance torque gear yang dirancang khusus untuk menyesuaikan diri dengan berbagai tantangan lintasan. Struktur mobil juga didesain tangguh dan solid.

“Dengan demikian, mobil Dodit mampu menjaga stabilitas serta beradaptasi dengan perubahan kondisi lintasan secara cepat,” papar mahasiswi Departemen Teknik Kimia ITS angkatan 2024 tersebut.

Perjuangan di Balik Gelar Juara

Perjalanan meraih gelar juara tidak luput dari rintangan. Nayla mengakui bahwa perbedaan skema penilaian antartantangan dan keharusan kalibrasi ulang mobil Dodit di lokasi perlombaan menjadi tantangan tersendiri. Namun, tim menerapkan standar operasional prosedur yang ketat serta pengambilan keputusan berbasis data untuk memastikan sistem kembali stabil dalam waktu singkat.

Kolaborasi Multidisiplin Tim Spektronics

Capaian gemilang ini merupakan buah dedikasi delegasi tangguh dari berbagai disiplin ilmu di Kampus Pahlawan. Selain Nayla, tim diperkuat oleh Rifki Zauhar, Davlin Karnadi, dan Stanley Hendrata dari Departemen Teknik Kimia ITS; Khonuri Salsabilla dari Departemen Teknik Kimia Industri ITS; Ilham Zain Muttaqin dari Departemen Teknik Instrumentasi ITS; serta Audy Febi Narendra dari Departemen Desain Produk Industri (Despro) ITS. Tim delegasi ini dibimbing langsung oleh Dekan Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS) ITS, Prof Ir Juwari ST MEng PhD IPM.

Dukung SDGs: Inovasi Ramah Lingkungan

Keberhasilan mobil Dodit turut mengimplementasikan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui teknologi reaksi kimia yang efisien. Selain itu, inovasi ini juga menunjang SDGs poin ke-12 terkait Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab berkat minimnya limbah kimia.

“Semoga ITS terus menjadi kampus pendorong lahirnya inovasi baru sebagai Home of Champions,” harap Nayla optimistis.

INSPIRASI ERABARU

Chemistry Tumbuh dari Kedekatan: Mengapa Kencan Tatap Muka Masih Tak Tergantikan di Era Digital

Di era ketika lebih dari setengah lajang berusia di bawah 30 tahun menggunakan aplikasi kencan, berbagai bukti menunjukkan bahwa pendekatan digital terhadap percintaan mungkin...

Mengapa Introvert dan Ekstrovert Sama-Sama Berperan Penting dengan Kekuatan Mereka yang Unik

Cara sistem saraf kita merespons lingkungan sosial mencerminkan lebih dari sekadar kepribadian. Oleh Sarah Campise Hallier Dua orang teman memasuki sebuah bar karaoke. Yang satu langsung...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine