Wabah Campak Melanda Bangladesh, Lebih dari 500 Anak Tewas dalam Dua Bulan

EtIndonesia. Bangladesh baru-baru ini mengalami wabah campak. Berdasarkan data dari otoritas kesehatan, sejak 15 Maret lalu, wabah tersebut telah menyebabkan 512 orang meninggal dunia.

Rumah-rumah sakit di ibu kota Dhaka kini kewalahan menangani pasien dan mengalami kekurangan serius tempat tidur unit perawatan intensif (ICU).

Menurut laporan AFP, jumlah korban meninggal akibat campak masih terus meningkat. Dalam 24 jam terakhir saja, tercatat 13 anak meninggal dunia.

Campak merupakan penyakit yang sangat menular dan dapat menyebar dengan cepat melalui batuk dan bersin. Hingga kini belum ada pengobatan khusus yang efektif setelah seseorang terinfeksi.

Perwakilan UNICEF di Bangladesh, Rana Flowers, mengatakan minggu ini bahwa saat ini sudah ada 18 juta anak yang menerima vaksinasi.

Namun, otoritas kesehatan menyatakan bahwa hasil dari program vaksinasi tersebut kemungkinan baru akan terlihat dalam beberapa bulan mendatang.

UNICEF pada 20 Mei menyebut bahwa sejak pemberontakan rakyat tahun 2024 yang menggulingkan pemerintahan otoriter di Bangladesh, program vaksinasi sempat terhenti sehingga banyak anak tidak mendapatkan perlindungan imunisasi.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine