EtIndonesia.com Pada 6 Juli sore, Beijing mengalami cuaca yang tidak biasa. Kilat terjadi berulang kali disertai angin kencang dan hujan lebat. Di langit muncul fenomena tirai hujan (virga) yang membentang hingga beberapa kilometer. Setelah hujan reda, langit Beijing kemudian dihiasi pelangi ganda yang berukuran sangat besar.
Berdasarkan laporan media di Tiongkok, pada hari itu Beijing mengalami cuaca konvektif kuat dalam waktu singkat. Suhu udara pada siang hari mencapai 33°C. Menjelang sore, awan kumulonimbus melintasi kawasan perkotaan Beijing dan membentuk fenomena virga, yaitu untaian seperti tirai yang menggantung dari dasar awan. Warga di berbagai distrik, seperti Chaoyang, Haidian, dan Changping, sempat mengabadikan pemandangan tersebut.
Virga adalah fenomena ketika tetesan hujan menguap sebelum mencapai permukaan tanah sehingga tampak seperti untaian atau tirai yang menggantung di bawah awan. Fenomena ini umumnya muncul di bawah awan kumulonimbus, nimbostratus, altocumulus, maupun stratocumulus.
Pada sore itu, beberapa wilayah Beijing, termasuk Tongzhou, juga mengalami badai petir singkat yang disertai kilat, angin kencang, dan hujan deras.
Setelah hujan berakhir, pelangi ganda berukuran sangat besar muncul di langit. Pelangi berbentuk setengah lingkaran tersebut terlihat jelas di berbagai wilayah bagian utara Beijing.
Sejumlah warganet membagikan kesan mereka di media sosial, di antaranya:
- “Ini pertama kalinya saya melihat virga. Ternyata hujan bisa menggantung di udara tanpa sampai ke tanah.”
- “Saat mengemudi pulang, saya melihat segumpal awan yang bentuknya mirip Wali Kota Domba dalam film Zootopia.”
- “Langit dipenuhi awan hitam. Terlihat sangat menyeramkan.”
- “Rasanya seperti adegan dalam film bencana.”
- “Saya seperti melihat bayangan naga muncul samar-samar di langit.”
Ada yang menulis: “Pagi masih menikmati bunga teratai di taman. Sore melihat awan gelap, lalu tiba-tiba turun hujan lebat disertai angin kencang dan hujan es. Setelah hujan reda, muncul pelangi.”
Warganet lainnya mengatakan: “Pada senja musim panas, ketika hujan belum benar-benar berhenti, tiba-tiba muncul pelangi ganda yang sangat besar di langit timur.”
Ada juga yang menulis:”Setelah hujan deras di Beijing, saya mendongak dan melihat pelangi besar membentang di langit.”
Menurut Biro Meteorologi Beijing, pada 6 Juli antara pukul 13.00 hingga 19.00, sebagian besar wilayah Beijing mengalami hujan disertai badai petir. Distrik Yanqing, Mentougou, Changping, Haidian, Huairou, dan Shunyi mencatat embusan angin sesaat berkekuatan 8 hingga 9 pada skala angin Tiongkok.
Selain itu, wilayah Fangshan, Yanqing, Changping, Huairou, dan Haidian dilaporkan mengalami hujan es dengan diameter butiran sekitar 2–3 sentimeter.
Curah hujan tertinggi tercatat di Dadikou, Sungai Beizhi, Distrik Fangshan, yaitu mencapai 61,8 milimeter. (***)


