Tidak Terduga! Layar Ponsel Seorang Pria Tiba-Tiba Menyala Tengah Malam, Uang Sekitar Rp 159,27 Juta Lebih Raib dalam Sekejap

EtIndonesia.com Berbagai modus penipuan digital di Tiongkok semakin sulit diantisipasi. Seorang pria bermarga Huang di Provinsi Hubei mengalami kejadian mengejutkan ketika layar ponselnya tiba-tiba menyala sendiri pada tengah malam. Istrinya yang terbangun kemudian mendapati hampir 60.000 yuan (sekitar Rp 159,27) sedang ditransfer secara ilegal dari rekening mereka melalui kendali jarak jauh.

Menurut laporan media Tiongkok Dahe Daily, beberapa waktu lalu Huang mengunduh sebuah aplikasi pembersih (cleaner) setelah ponsel lamanya mulai berjalan lambat. Aplikasi tersebut diunduh melalui iklan pop-up di browser.

Saat menginstalnya, Huang mengaku terbiasa menekan tombol “Izinkan” tanpa membaca dengan saksama, sehingga tanpa sadar memberikan izin Layanan Aksesibilitas (Accessibility Service) kepada aplikasi tersebut.

“Aplikasi itu memang berhasil membersihkan file sampah, jadi saya tidak terlalu memikirkannya,” ujar Huang.

Namun, tanpa disadarinya, tindakan itu justru membuka “pintu belakang” bagi pelaku penipuan.

Ketika Huang dan istrinya sedang tertidur, pelaku diduga menggunakan malware (trojan) yang telah ditanamkan di ponsel untuk mengendalikan perangkat dari jarak jauh. Mereka melakukan beberapa transaksi transfer dana di latar belakang tanpa memerlukan kata sandi maupun kode verifikasi, dan tanpa memunculkan notifikasi apa pun di layar.

Beruntung, istri Huang terbangun pada tengah malam karena melihat layar ponsel suaminya menyala sendiri. Setelah memeriksa, ia mendapati hampir 60.000 yuan telah dicuri. Pasangan itu segera melaporkan kejadian tersebut kepada polisi, dan untungnya seluruh kerugian berhasil dipulihkan.

Warganet: “Menakutkan!”

Kasus ini memicu kekhawatiran luas di media sosial.

Beberapa komentar warganet antara lain:

  • “Mengerikan.”
  • “Seram sekali, semuanya harus waspada.”
  • “Untung uang di ponsel saya tidak banyak, kalau tidak pasti berkeringat dingin.”

Seorang warganet juga menceritakan pengalaman serupa yang dialami rekan kerjanya:

“Baru saja membaca berita ini, langsung merinding. Kemarin rekan kerja saya juga mengeluh bahwa ponsel suaminya sedang diisi daya di atas meja dengan layar tetap menyala. Saat ia mengambilnya untuk melihat jam, aplikasi pembayaran ternyata sedang terbuka dengan saldo sekitar 60.000 yuan. Detik berikutnya muncul notifikasi bahwa transfer berhasil. Mereka langsung panik dan baru sadar ponsel itu telah dikendalikan dari jarak jauh. Tidak ada kode verifikasi yang diminta, uang langsung ditransfer.”

Ia menambahkan: “Yang paling parah, layar ponselnya memang terus menyala dan tidak terkunci. Kemungkinan sebelumnya pernah mengklik tautan phishing. Sekarang modus penipu benar-benar sulit dicegah. Bahkan ponsel yang menyala saja bisa dimanfaatkan. Sebaiknya atur waktu penguncian layar menjadi sesingkat mungkin, matikan pembayaran tanpa kata sandi (password-free payment), jangan menganggap langkah-langkah ini merepotkan. Uang 60.000 yuan itu dikumpulkan dengan susah payah.”

Warganet Pertanyakan Keamanan Bank

Sebagian warganet juga mempertanyakan sistem keamanan perbankan.

Ada yang berkomentar: “Mengambil uang tunai 60.000 yuan dari bank saja sangat sulit, tetapi bagi penipu justru begitu mudah mentransfernya.”

Yang lain menulis:

“Masalahnya ada pada bank. Saat menarik uang secara normal prosedurnya rumit, tetapi pencurian dana bisa terjadi dengan begitu mudah? Sayangnya, bank terlalu kuat sehingga masyarakat biasa sulit meminta pertanggungjawaban.”

Ada pula yang meminta informasi lebih rinci mengenai kasus tersebut:

“Bisakah berita ini menjelaskan lebih detail? Misalnya, ponselnya merek apa? Menggunakan kartu bank dari bank mana? Mengapa dana dalam jumlah besar bisa ditransfer dengan mudah? Saya sendiri pernah mencoba mentransfer 50.000 yuan sekaligus dan gagal pada hari itu juga. Untuk menaikkan batas transfer saja harus melalui panggilan telepon bahkan verifikasi identitas. Apakah ada celah yang bisa dimanfaatkan? Apakah aplikasi bajakan dapat melewati pembatasan tersebut?”

Saran untuk Mencegah Penipuan

Banyak warganet mengingatkan agar masyarakat berhati-hati saat mengunduh aplikasi.

Beberapa saran yang diberikan antara lain:

  • Unduh aplikasi hanya melalui toko aplikasi resmi.
  • Jangan memasang aplikasi dari iklan pop-up browser atau tautan yang tidak dikenal.
  • Hindari memberikan izin berisiko tinggi seperti Layanan Aksesibilitas (Accessibility Service), berbagi layar (screen sharing), atau fitur bantuan (assistive functions) jika tidak benar-benar diperlukan.
  • Periksa secara berkala daftar aplikasi yang terpasang di ponsel, dan segera hapus aplikasi yang tidak dikenal atau mencurigakan.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

Su Shi dalam Pengasingan: Makna “Meredakan Angin dan Gelombang”

Su Shi, salah satu penyair dan negarawan terkemuka Dinasti Song di Tiongkok, menulis beberapa karya paling abadi dalam hidupnya ketika menjalani pengasingan politik. Salah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine