Banjir dan Hujan Es Melanda Berbagai Wilayah di Tiongkok, Shaanxi dan Hebei Terdampak

Pada Rabu (22 Juli), hujan lebat mengguyur Baoji di Provinsi Shaanxi serta sejumlah wilayah di Provinsi Hebei, termasuk Shijiazhuang, Langfang, dan Cangzhou. Banyak toko di lantai dasar dan kendaraan terendam banjir. Sehari sebelumnya, wilayah Xi’an dan daerah lain di Shaanxi juga dilanda badai, hujan deras, serta hujan es

Laporan ini juga menyebutkan bahwa sebagian warganet berkomentar bahwa berbagai bencana yang terjadi mencerminkan “kemarahan langit” terhadap pemerintahan saat ini. Pernyataan tersebut merupakan opini yang dikutip dari komentar warganet

EtIndonesia.com Pada 22 Juli malam, Kota Baoji mengalami cuaca konvektif ekstrem. Di beberapa wilayah turun hujan deras yang disertai hujan es. Banyak jalan di pusat kota tergenang air, sehingga toko-toko di lantai dasar dan kendaraan terendam.

Video yang beredar di internet memperlihatkan sejumlah warga terjebak di jalan maupun di dalam terowongan dan tidak dapat bergerak.

Seorang anggota tim penyelamat sukarela yang menggunakan nama samaran Xiaolin mengatakan bahwa kantor tim penyelamat mereka juga ikut terendam banjir, termasuk peralatan penyelamatan yang rusak karena terendam air.

“Tadi malam hujan deras turun sekitar setengah jam. Air langsung masuk ke dalam rumah, dan ketinggian air di dalam rumah mencapai lutut. Belum pernah banjir sedalam ini sebelumnya. Kami baru saja kembali dari Guangxi setelah membantu evakuasi di sana, sekarang justru harus menyelamatkan diri sendiri. Mobil-mobil yang parkir di pinggir jalan sekarang sedang dievakuasi dengan derek,” katanya. 

Hebei Dilanda Hujan Lebat dan Banjir Perkotaan

Menurut laporan,  22 Juli sejak pukul 07.00 hingga 23 Juli pukul 07.00, hampir seluruh wilayah Hebei diguyur hujan.

Di kota-kota seperti Shijiazhuang, Langfang, dan Cangzhou, hujan sangat lebat menyebabkan banjir perkotaan. Banyak toko di lantai dasar serta kendaraan terendam.

“Setiap kali hujan, kawasan Lingkar Selatan pasti banjir karena air tidak bisa mengalir. Beberapa mobil terendam di sini, bahkan sebuah bus juga terendam. Pemilik mobil Audi sampai menangis. Mobilnya yang baru dibeli langsung harus diderek. Tahun lalu mobil saya juga pernah terendam di tempat ini,” ujar seorang warga Kabupaten Dacheng, Kota Langfang, bermarga Wang. 

Sementara itu, seorang warga Kabupaten Xian, Kota Cangzhou, bermarga Li, mengatakan: “Hujannya sangat deras. Air sudah melewati lutut dan masuk ke dalam rumah. Tirai jendela sampai dilepas untuk menghalangi air. Mobil-mobil juga kemasukan air. Entah sudah berapa jalan yang terendam.”

Hujan Es Merusak Lahan Pertanian

Sekitar pukul 17.40 pada 21 Juli, wilayah utara Kabupaten Qian, Kota Xianyang, termasuk Kecamatan Fengyang, tiba-tiba diguyur hujan es berukuran besar.

Permukaan tanah tertutup lapisan es yang cukup tebal. Banyak lahan pertanian mengalami kerusakan parah, terutama tanaman jagung serta buah-buahan yang hampir memasuki masa panen.

Seorang warga Desa Fengyang bermarga Xue mengatakan : “Hujan es membuat seluruh wilayah kami terkena dampak. Jagung dan apel semuanya rusak. Kaca mobil juga pecah terkena hujan es. Kerugiannya sangat besar.”

Pada hari yang sama, banyak wilayah di Provinsi Shaanxi mengalami cuaca konvektif ekstrem yang jarang terjadi, berupa angin kencang, hujan deras, petir, dan hujan es.

Di ibu kota provinsi, Xi’an, kecepatan angin dilaporkan mencapai tingkat 11 menurut skala angin Tiongkok. Tiang listrik tumbang, banyak pohon tercabut hingga ke akarnya, dan beberapa kendaraan rusak tertimpa pohon.

Laporan tersebut juga mengutip komentar sebagian warganet yang menyatakan: “Di bawah pemerintahan PKT, langit dan rakyat sama-sama murka. Bencana terjadi di mana-mana. Menjelang berakhirnya dinasti-dinasti pada zaman dahulu juga sering terjadi keadaan seperti ini. Mungkin rezim PKT sudah mendekati akhirnya.”

Pernyataan tersebut merupakan pendapat yang dikutip dari komentar warganet, bukan fakta yang telah diverifikasi.

Laporan oleh Xiong Bin dan Chen Jianming, NTD Television

INSPIRASI ERABARU

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

Su Shi dalam Pengasingan: Makna “Meredakan Angin dan Gelombang”

Su Shi, salah satu penyair dan negarawan terkemuka Dinasti Song di Tiongkok, menulis beberapa karya paling abadi dalam hidupnya ketika menjalani pengasingan politik. Salah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine