Baru-baru ini, topan terkuat tahun ini, “Noul”, mendarat di pesisir Guangdong. Akibatnya, wilayah sekitarnya dilanda angin kencang dan hujan lebat. Beredar kabar di internet bahwa 5 orang tenggelam di perairan Fujian. Pihak berwenang setempat mengakui memang terjadi insiden tersebut, namun tetap bungkam dan tidak memberikan tanggapan mengenai informasi rinci. Hal ini memicu pertanyaan luas.
Menurut laporan media Tiongkok, sejumlah netizen melaporkan bahwa pada 25 Juli sore, lima orang tenggelam dan tewas di perairan dekat Desa Sadi, Shishi, Quanzhou, Fujian.
EtIndonesia.com Pada 26 Juli, media memperoleh informasi dari instansi terkait setempat bahwa pada hari kejadian, 25 Juli, mereka telah menerima laporan mengenai 5 orang yang tenggelam. Informasi tersebut telah dilaporkan secara berjenjang ke Dinas Manajemen Darurat Provinsi Fujian, namun rincian konkretnya tidak dapat diungkapkan.
Seorang pedagang setempat mengatakan kepada media bahwa ia mendengar lokasi kejadian berada di perairan dekat Kawasan Wisata Gunung Guanyin, namun ia tidak mengetahui secara pasti jumlah korban jiwa.
Beberapa netizen mengungkapkan, “Hari ini area karang di tepi pantai sudah ditutup ketat, tidak boleh turun ke sana,” serta “Saya sedang bekerja di sana dan saat itu melihat banyak mobil pemadam kebakaran, mobil polisi, dan ambulans.”
Seorang pegawai Pemerintah Kota Yongning, yang wilayahnya mencakup kawasan wisata tersebut, mengatakan bahwa Kawasan Wisata Gunung Guanyin masih beroperasi, dan menyarankan agar pengunjung tetap berhati-hati saat berwisata. Mengenai penanganan insiden tenggelam tersebut, pegawai tersebut menyatakan bahwa hal itu ditangani oleh pimpinan yang berwenang.
Data menunjukkan bahwa pada 25 Juli pukul 11.00, pihak setempat mengeluarkan “Peringatan Hujan Lebat Tingkat IV” dan “Peringatan Topan Tingkat III”. Beberapa kawasan wisata di daerah tersebut sempat mengeluarkan pengumuman: akibat pengaruh topan, gelombang laut cukup besar; demi keselamatan wisatawan, dan atas permintaan pihak berwenang, kawasan wisata tersebut ditutup sementara.
Para netizen mempertanyakan, “Siapa sebenarnya kelima orang ini? Bagaimana sebenarnya mereka tenggelam?” “Mengenai lokasi kejadian, ada media yang menyebutkan Desa Shadi di Kota Shishi, Quanzhou, Fujian; ada yang menyebut Kawasan Wisata Gunung Guanyin; dan ada pula yang menyebut perairan di sekitar Fujian.” “Mengenai penyebab tenggelamnya, ada yang mengatakan akibat cuaca ekstrem yang dibawa topan, yaitu angin kencang dan hujan lebat; sementara di kolom komentar, ada netizen yang berpendapat, ‘Mungkinkah mereka sedang berfoto dan tidak sengaja terjatuh?’”
“Sudah dua hari berlalu sejak kejadian ini. Nyawa lima orang—ini insiden besar. Mengapa informasi tidak diumumkan? Mengapa lokasi, jumlah korban, penyebab kejadian, serta proses penyelamatan tidak diungkap? Jika terus disembunyikan, bagaimana kita bisa mencegah korban jiwa serupa di masa depan?”
Menanggapi pertanyaan netizen dan opini publik, pihak berwenang setempat tetap bungkam. Hingga 27 Juli, belum ada pengumuman resmi yang dikeluarkan oleh pihak berwenang setempat.
Laporan kompilasi oleh Wartawan Li Li / Editor Penanggung Jawab: Xu Gengwen


