Pada Senin 27 Juli, harga minyak internasional ditutup anjlok sekitar 8%, mencatatkan level terendah dalam seminggu terakhir. Penurunan harga minyak sedikit meredakan kekhawatiran pasar terhadap tekanan inflasi, namun saham-saham teknologi tetap melemah, dengan NVIDIA, AMD, dan saham-saham semikonduktor mengalami aksi jual
Saat ini, para investor sedang menanti keputusan suku bunga The Fed pekan ini, serta laporan keuangan terbaru dari raksasa teknologi seperti Microsoft, Apple, dan Amazon, yang akan menjadi acuan untuk menilai apakah demam kecerdasan buatan (AI) dapat diubah menjadi keuntungan nyata
EtIndonesia.com Pada Senin 27 Juli, harga minyak internasional ditutup anjlok sekitar 8% hingga 9%, mencatatkan level terendah dalam seminggu.
Minyak mentah Brent ditutup di sekitar 88 dolar AS per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) ditutup di sekitar 82 dolar AS per barel, sementara saham-saham sektor energi juga melemah secara bersamaan.
Seiring dengan penurunan harga minyak, kekhawatiran pasar terhadap inflasi dan biaya energi sedikit mereda. Tiga indeks utama saham AS menunjukkan pergerakan yang beragam: pada hari Senin, Indeks Dow Jones naik 0,51%, Indeks S&P 500 naik tipis 0,02%, sedangkan Indeks Nasdaq turun 0,18%.
Saham-saham teknologi terus melemah; NVIDIA turun hampir 5%, ASML turun sekitar 5,8%, AMD turun 5,17%, dan Indeks Semikonduktor Philadelphia juga turun sekitar 2,2%.
Selain kekhawatiran terkait investasi dan pembiayaan AI, pasar juga memperhatikan pencatatan saham CXMT, produsen memori besar asal Tiongkok, serta dimulainya produksi peralatan chip DUV buatan Tiongkok, yang berpotensi memperketat persaingan di industri semikonduktor.
Selanjutnya, pasar akan memusatkan perhatian pada keputusan suku bunga Federal Reserve pada hari Rabu. Saat ini, secara umum diperkirakan suku bunga akan tetap tidak berubah, namun sebagian investor masih khawatir akan adanya kenaikan suku bunga.
Selain itu, pekan ini juga merupakan pekan pelaporan keuangan raksasa teknologi, di mana Microsoft, Meta, Apple, dan Amazon akan secara bertahap merilis laporan keuangannya. Pasar akan mengamati apakah investasi AI benar-benar dapat terus mendorong laba.
Laporan dari Amerika Serikat oleh Zheng Shengxun, wartawan New Tang Dynasty Television


