Topan “Dolphin” Mendekati Zhejiang, Tiongkok, Hujan Lebat dan Angin Kencang Melanda Sejumlah Wilayah Tiongkok

Pada Minggu 9 Agustus, topan kuat “Dolphin” telah mendekati Wenzhou, Zhejiang, Tiongkok.  Citra satelit menunjukkan bahwa mata topan “Dolphin” sempat mengalami perubahan, sementara sejumlah wilayah di Tiongkok dilanda angin kencang dan hujan deras. Zhejiang telah mengeluarkan peringatan topan tingkat merah, yang merupakan tingkat tertinggi.

EtIndonesia.com  Pada 8 Agustus pagi, mata topan “Dolphin” menjadi samar dan tampak seperti “menutup mata”. Namun, pada malam harinya, mata topan kembali terlihat jelas. Pada 9 Agustus pagi, “Dolphin” telah mendekati Wenzhou, Zhejiang. Berdasarkan citra satelit, mata topan tersebut kemudian menghilang.

Namun, para pakar cuaca mengatakan bahwa ketika banyak orang melihat mata topan menghilang, mereka mengira topan tersebut “melemah”. Padahal, wilayah yang dilanda badai justru sedang meluas secara signifikan. Energi topan tidak lagi terkonsentrasi di area inti yang sempit, tetapi menyebar ke luar. Area angin kencang dengan kekuatan level 7 dan 10 terus meluas, sementara pita hujan spiral sepanjang ribuan kilometer menyebar luas.

Pada saat yang sama, pita awan yang sangat luas bergerak perlahan melintasi daratan. Hujan deras dan hujan sangat lebat berlangsung lebih lama, sehingga risiko banjir perkotaan, banjir bandang, tanah longsor, serta kenaikan permukaan air sungai meningkat tajam. Wilayah yang tidak berada di titik pendaratan langsung topan pun dapat mengalami hujan lebat dalam waktu yang panjang.

Pada pagi 9 Agustus, Badan Meteorologi Tiongkok telah mengeluarkan peringatan topan tingkat merah, yaitu level tertinggi. Diperkirakan “Dolphin” akan mendarat di wilayah pesisir antara Sanmen, Zhejiang, hingga Fuding, Fujian, dengan kekuatan setara topan level 13–14.

Zhejiang, Shanghai, bagian utara Fujian, bagian timur laut Jiangxi, bagian tengah dan selatan Anhui, serta Jiangsu diperkirakan akan dilanda hujan sangat lebat.

Dalam beberapa hari terakhir, meskipun “Dolphin” belum mendarat, dampaknya sudah terasa jelas di Wenzhou, Zhejiang. Pada pagi 8 Agustus, gelombang raksasa setinggi 15 meter menerjang Pantai Jinsha di Wenling, Zhejiang. Sehari sebelumnya, seorang anak berusia 9 tahun terseret gelombang besar di tepi pantai dan meninggal dunia.

Akibat pengaruh topan, banyak supermarket di Kota Wenling mengalami kekurangan stok. Sayuran, daging, dan berbagai bahan makanan lainnya diborong warga.

Menurut pemantauan badan meteorologi setempat, pada pagi 9 Agustus, Wenzhou mencatat hembusan angin maksimum mencapai level 11. Pemerintah setempat telah memberlakukan langkah “lima penghentian”, yaitu menghentikan kegiatan sekolah, pekerjaan, produksi, transportasi, dan operasional usaha.

Selain itu, peralatan berukuran besar di pelabuhan dan dermaga perikanan telah ditambat dan diperkuat untuk memastikan keselamatan.

Reporter: Luo Tingting – NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Sebelum Ingatan Memudar, Cara Berjalan Anda Bisa Mengungkap 5 Gangguan Otak Tersembunyi

Kaki Anda mungkin mendeteksi masalah otak sebelum ingatan menyadarinyaEllen WanSebelum ingatan mulai memudar, otak mungkin sebenarnya sudah mengirimkan sinyal adanya masalah melalui sesuatu yang...

Socrates: Kejeniusan Kreatif Bergantung pada Inspirasi Ilahi—Lalu, Apa yang Menentukan Datangnya Inspirasi Ilahi?

Oleh Ila BonczekBaik sastra, musik, maupun seni rupa, karya-karya agung memiliki kekuatan untuk mengguncang dan mengubah mereka yang menikmatinya. Karya-karya abadi tersebut menyentuh jiwa,...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine