Laporan Lapangan: Topan Dolphin Hantam Shanghai; Dunia Usaha Alami Kerugian Besar

Topan ke-13 tahun ini, “Dolphin” dua kali mendarat di pesisir Zhejiang. Zhejiang, Shanghai, Jiangsu, dan sejumlah wilayah lainnya dilanda angin kencang serta hujan deras. Di banyak tempat terjadi genangan dan banjir serius. Shanghai bahkan sempat berubah menjadi “kota air”, dengan banyak toko dan kendaraan terendam. Banyak penerbangan di bandara dibatalkan dan lalu lintas mengalami gangguan parah.

EtIndonesia.com Pada 9 Agustus malam, “Dolphin” berturut-turut mendarat di pesisir Yuhuan dan Yueqing, Zhejiang. Sejumlah wilayah di bagian timur Zhejiang dilanda hujan deras dan angin kencang. Kecepatan hembusan angin mencapai level 13–16, sementara hembusan lokal di Yuhuan bahkan melampaui level 17.

Pada 10 Agustus, curah hujan selama 24 jam di Xujiahui, Shanghai, memecahkan rekor curah hujan harian selama 154 tahun. Banyak ruas jalan di kota tergenang, kendaraan terendam, dan sejumlah kompleks perumahan terkepung banjir. Distrik Jinshan, Shanghai, mengeluarkan peringatan hujan badai level merah. Seluruh wilayah menghentikan kegiatan kerja, sekolah, dan sebagian layanan transportasi.

Pada 11 Agustus, situasi bencana di Shanghai terus memburuk. Banyak toko di sepanjang jalan kemasukan air banjir sehingga sejumlah besar barang dagangan terendam.

 “Saluran sungainya sudah penuh, air tidak bisa dibuang. Di jalan masih ada genangan yang sangat dalam. Di seberang adalah kawasan industri Tinglin. Banyak sekali mobil yang terendam. Semua toko di sepanjang jalan juga kebanjiran,” ujar Lin, pemilik sebuah perusahaan di Kota Tinglin, Distrik Jinshan, Shanghai. 

Lin mengatakan bahwa kawasan industri Tinglin memiliki beberapa kompleks industri dan setiap kompleks setidaknya memiliki puluhan perusahaan yang mengalami kerugian.

 “Kami juga sama sekali tidak melakukan persiapan. Barang-barang yang berada di gudang lantai satu hampir semuanya rusak. Kami tidak sempat memindahkannya. Karena malam itu hujan turun sepanjang malam. Ketika kami datang ke sini pada pagi berikutnya, semuanya sudah terendam,” ujarnya. 

Seorang pemilik toko di Shanghai menangis sambil mengeluhkan bahwa seluruh tokonya terendam dan mengalami kerugian besar.

Pemilik toko:  “Setelah melihat kondisi awal, kerugiannya diperkirakan sekitar 1 juta yuan.”

Sebuah toko tas bermerek juga kemasukan air banjir. Banyak tas mewah terendam dan para pegawai berusaha menyelamatkan barang-barang di dalam toko.

Pegawai toko tas bermerek:  “Di bagian bawah sini masih ada banyak tas. Chanel, Gucci semuanya ditaruh di deretan ini. Tadi Louis Vuitton ada di sini, sedangkan Hermès ada di sana. Bisa dilihat papan ini bahkan sudah mengapung. Rasanya seperti kiamat!”

Selain kerugian materi, seorang warga di kompleks perumahan Du Xiang, Jiuliting, Distrik Songjiang, Shanghai, dilaporkan meninggal akibat tersengat listrik.

Hujan deras juga menyebabkan gangguan besar terhadap transportasi Shanghai. Pada 9 Agustus, sebanyak 1.384 penerbangan kedatangan dan keberangkatan dibatalkan di berbagai bandara. Pada 10 Agustus, sebanyak 943 penerbangan kembali dibatalkan. Selain itu, sejumlah jalan tol memberlakukan pembatasan kecepatan, sebagian jalur kereta bawah tanah dihentikan, dan transportasi air juga terdampak sepenuhnya.

Situasi di Zhejiang juga sangat serius. Banyak jalan di Wenzhou tergenang, bahkan sebuah truk terbalik akibat terpaan angin kencang. Sebuah supermarket di Kabupaten Sanmen, Taizhou, terendam banjir sehingga seluruh barang dagangannya terkena air. Di Wenling, angin kencang menerbangkan atap bangunan dan jalan-jalan di kawasan kota berubah seperti sungai.

Saat ini, setidaknya 74 sungai di wilayah Danau Taihu dan pesisir timur Zhejiang telah melampaui batas siaga, sementara sungai-sungai kecil dan menengah menghadapi risiko banjir yang cukup tinggi.

Pada 10 Agustus, “Dolphin” meninggalkan Zhejiang dan bergerak menuju Jiangxi, tetapi hujan deras belum berhenti. Ningbo, Taizhou, Wenzhou, dan sejumlah wilayah lainnya masih mengalami hujan lebat secara lokal. Di banyak tempat, jalan berubah menjadi sungai, kendaraan terendam, pohon tumbang, bahkan ada warga yang menggunakan perahu karet untuk bepergian di kawasan perkotaan.

Pada 11 Agustus, Zhang, seorang pekerja migran di Kabupaten Yongjia, Wenzhou, mengatakan kepada reporter NTD bahwa banyak pabrik di daerah tersebut terendam banjir. Peralatan rusak dan barang-barang mengalami kerusakan, menyebabkan kerugian besar bagi perusahaan.

Zhang, pekerja migran di Kabupaten Yongjia, Wenzhou:  “Yongjia terendam sampai 2 meter. Pabrik-pabrik kebanjiran, pemiliknya pasti menangis. Beberapa barang terendam air. Daerahnya terlalu rendah. Air banjir masuk kembali. Begitu hujan deras turun, langsung mengalami kerugian.”

Chen, seorang warga Wenling, Taizhou, Zhejiang, mengatakan bahwa hampir semua lantai satu bangunan di daerahnya kemasukan air dan hingga kini air belum surut.

“Sekarang air masih sedalam ini. Menurut Anda, berapa lama baru bisa surut? Air langsung menenggelamkan semua mobil. Di beberapa tempat, beberapa ruas jalan terendam. Bagian yang paling dalam mencapai sekitar 1–2 meter,” katanya.

Saat ini, “Dolphin” terus bergerak ke arah utara. Dari 11 hingga 16 Agustus, hujan diperkirakan akan meluas ke wilayah Tiongkok Timur, Tiongkok Utara, dan kawasan Huanghuai, bahkan dampaknya kemungkinan mencapai wilayah timur laut. Sejumlah daerah diperkirakan mengalami hujan ekstrem.

Observatorium Meteorologi Beijing telah mengeluarkan peringatan hujan badai level oranye dan berencana mengaktifkan respons darurat pengendalian banjir level II. Dari 11 hingga 13 Agustus, Beijing diperkirakan mengalami hujan deras. Wilayah pegunungan berpotensi mengalami banjir bandang, tanah longsor, runtuhan, dan aliran lumpur.

Hebei, Henan, dan sejumlah wilayah lainnya juga telah mengeluarkan peringatan hujan deras serta mengaktifkan respons darurat pengendalian banjir level IV.

Li Yun/Xiong Bin/ Zhong Yuan

INSPIRASI ERABARU

3 Kebiasaan Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Otak yang Hanya Membutuhkan Beberapa Menit Sehari

Banyak orang paruh baya dan lanjut usia mulai mengenali momen-momen kecil yang menimbulkan keraguan. Anda hendak keluar rumah, tetapi tidak menemukan kunci. Sebuah nama...

Ke Mana Arah Pernikahan? Pelajaran Abadi dari Kisah Li Wa

Hari ini, kita hidup di tengah kelimpahan materi, tetapi sekaligus menghadapi kerapuhan emosional. Pernikahan dan hubungan asmara modern kerap gagal memberikan rasa aman. Perdebatan...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine