Pada 12 September, KTT BRICS di India dibuka. Saat Perdana Menteri India Narendra Modi memberikan pidato, ia tiba-tiba menyadari bahwa pemimpin Partai Komunis Tiongkok (PKT) Xi Jinping tampaknya mengalami suatu kondisi. Modi menghentikan pidatonya dan dua kali bertanya kepadanya, “Apakah Baik-baik saja?” Adegan tersebut kemudian viral di internet dan menarik perhatian publik.
EtIndonesia.com Menurut laporan media India, pada 12 September sore, ketika Modi menyampaikan pidato dalam upacara pembukaan KTT BRICS, ia tampaknya memperhatikan bahwa Xi Jinping, yang duduk di sebelah kirinya, mengalami sesuatu yang tidak terduga. Modi tiba-tiba berhenti dan bertanya, “Apakah Baik-baik saja (is it ok)?” Beberapa saat kemudian, ia kembali menanyakan hal yang sama.
Adegan tersebut tertangkap kamera televisi nasional India, Doordarshan. Ketika kamera mengambil gambar dari jarak yang lebih jauh, tidak terlihat jelas apa yang sebenarnya terjadi pada Xi Jinping. Namun, terlihat seorang petugas datang menghampirinya dan memberikan sesuatu kepadanya. Setelah itu, konferensi kembali dilanjutkan.
Video kejadian tersebut kemudian beredar luas di platform X dan memicu berbagai spekulasi. Ada yang menduga bahwa Xi Jinping mungkin mengalami ketidaknyamanan atau gangguan kesehatan, sementara yang lain menduga bahwa mungkin terjadi masalah pada earphone penerjemah yang digunakannya.
在金磚國家峰會上,總理莫迪正在發表開幕陳述,這時看到中國國家主席習近平看起來不舒服,總理莫迪便問他:「沒問題吧?」 pic.twitter.com/dm1lcbYEZr
— 郑敏 (@MinMin89485072) September 12, 2026
Pada malam harinya, Xi Jinping tidak menghadiri jamuan makan malam yang diselenggarakan Modi untuk para kepala negara dan pemerintahan yang menghadiri KTT tersebut.
Tidak diketahui apakah ketidakhadirannya disebabkan oleh alasan kesehatan, atau karena kendala bahasa sehingga ia merasa kurang cocok menghadiri acara makan malam yang suasananya lebih informal dan berpotensi membuatnya tampak kurang menyatu dengan peserta lain sehingga suasananya menjadi canggung.
Ini merupakan pertama kalinya dalam tujuh tahun Xi Jinping bertemu dengan Modi di India. Kunjungan terakhir Xi ke India berlangsung pada 2019.
Dalam KTT BRICS di New Delhi kali ini, mobil dinas Hongqi milik Xi Jinping telah dikirim terlebih dahulu ke New Delhi.
习近平窜访印度,车队在新德里街道经过时被藏人民众强烈抗议。 https://t.co/hDitGkA4cq pic.twitter.com/uJUkTt5fGI
— YiFeng Su (@sam51824016070) September 13, 2026
Saat itu, bagian luar kendaraan tersebut ditutupi kain hitam sehingga tampak seperti mobil jenazah. Sejumlah komentator bahkan berseloroh bahwa mobil dinas Xi Jinping “mengenakan kain kafan”, yang dianggap agak membawa pertanda buruk. Mereka juga mengatakan bahwa pemandangan seperti ini hampir tidak mungkin terjadi ketika kepala negara lain melakukan kunjungan luar negeri.
Pada malam 12 September, ketika Xi Jinping menaiki mobil dinas dan melintas di jalan-jalan New Delhi, sejumlah besar warga Tibet yang membawa bendera bergambar singa mengejar iring-iringan kendaraan Xi Jinping.
Mereka meneriakkan slogan-slogan seperti “Xi Jinping turun!” sebagai bentuk protes keras. Video tersebut juga beredar luas di media sosial, sehingga menambah bayang-bayang kontroversi atas kunjungan Xi Jinping ke India kali ini.
Reporter Luo Tingting, laporan gabungan / Editor Wen Hui – NTDTV.com


