Hujan Deras Berhari-hari Melanda Thailand, 41 Provinsi Terdampak dan 8 Orang Tewas

Thailand dilanda banjir parah. Hujan deras yang berlangsung selama beberapa hari menyebabkan banyak permukiman dan jalan-jalan utama terendam. Hingga Senin (28 September), sebanyak 41 provinsi di seluruh negeri telah terdampak, setidaknya 8 orang meninggal dunia, dan lebih dari 580.000 rumah tangga terkena dampak. Di ibu kota Bangkok, lebih dari 80.000 warga masih terjebak di wilayah yang dilanda banjir.

EtIndonesia.com Pada Senin 28 September, sejumlah kawasan di Bangkok masih terendam banjir. Mobil dan bus terjebak, sementara warga menggunakan perahu-perahu kecil atau berjalan menerobos banjir yang mencapai pinggang untuk keluar membeli makanan dan kebutuhan sehari-hari.

Dalam kurun waktu dua hingga tiga hari pada pekan lalu, curah hujan di Bangkok mencapai 320 milimeter, hampir menyamai curah hujan yang biasanya terjadi sepanjang bulan September. Sistem drainase kota tidak mampu menampung volume air tersebut.

“Sekarang air di rumah saya sudah mencapai pinggang. Di sebelah rumah saya ada dua orang lansia berusia lebih dari 80 tahun. Mereka tidak bisa turun ke bawah. Mereka sudah tua, dan saya tidak tahu bagaimana cara membantu mereka,” ujar Arita Sanpoka, warga terdampak banjir di Bangkok.

Pemerintah Kota Bangkok telah menetapkan ibu kota sebagai wilayah yang terdampak bencana. Sedikitnya 5.901 orang telah dipindahkan ke 234 pusat evakuasi. Pihak berwenang mengerahkan perahu dan dapur keliling untuk menyediakan makanan bagi warga yang terjebak.

Situasi darurat juga dilaporkan terjadi di Provinsi Rayong di pesisir timur. Air banjir dalam jumlah besar mengalir masuk dan menyebabkan volume air di dua waduk setempat melampaui kapasitas tampungnya. Pada Senin, pihak berwenang memerintahkan warga untuk mengungsi.

Para ahli memperkirakan banjir ini dapat menyebabkan kerugian ekonomi sedikitnya 11 miliar baht Thailand, atau sekitar 327 juta dolar AS. Kerugian tersebut masih berpotensi meningkat lebih lanjut.

Reporter NTD, Ning Xiu dan Wen Hui, melaporkan.

INSPIRASI ERABARU

Terlalu Banyak Kegiatan Bisa Membebani Anak, Saatnya Menata Ulang Jadwal Mereka

Jadwal yang penuh tidak selalu berarti masa kanak-kanak yang penuh pengalaman jika hal itu justru menyisakan sedikit waktu untuk kehidupan keluarga yang paling berarti Annie...

Jangan Terjebak Lautan Nasihat Parenting, Percayalah pada Naluri Anda

Setiap orang, bahkan bibi mereka di Instagram, punya pendapat tentang cara membesarkan anak. Namun, tidak ada yang mengenal anak Anda seperti Anda sendiri Walker Larson Si...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine