“GULA” Pembunuh dalam Senyap Paling Manis, Disukai Banyak Orang, Picu Berbagai Penyakit, Mengapa..?

Puluhan tahun lalu, seorang guru biokimia pernah menceritakan sebuah kisah tentang hantu. Ia mengatakan bahwa gula rafinasi atau gula kristal putih dalam makanan jauh lebih beracun daripada alkohol. Alkohol akan meresap ke otak, kemudian membuat Anda pusing, mata berkunang-kunang, membuat Anda seakan dibius. Pada saat itu, otak akan segera memberitahu Anda untuk berhenti mengonsumsi racun ini, dan akan merangsang mekanisme mual untuk memuntahkan racun-racun ini.Karakter alkohol itu berbeda dengan gula. Gula tidak meresap ke otak, tapi gula akan menipu otak, memberi tahu otak tubuh terasa nyaman, saat itu gula darah pun melonjak, dan segera memerintahkan untuk makan sepuasnya.

INSPIRASI ERABARU

Nasib Dinasti Berutang Kesuksesannya pada Penghormatan Kaisar dan Persembahan Kurban kepada Langit

Di Tiongkok kuno, ritual persembahan kurban bukan sekadar upacara seremonial. Ritual tersebut berlandaskan sebuah prinsip yang dipetik Dinasti Zhou dari keruntuhan dua dinasti sebelumnya:...

Memahami Bersyukur: Menemukan Kembali Keindahan Hidup yang Penuh Apresiasi

Oleh Shoba Rajamani Di dunia yang semakin terhubung secara digital dan terus mendorong kita untuk meraih lebih banyak prestasi, memperoleh lebih banyak penghasilan, serta menjadi...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine