EtIndonesia. Setidaknya empat orang dilaporkan tewas, termasuk seorang petugas Departemen Kepolisian New York, dalam penembakan di pusat Kota Manhattan, New York, pada hari Senin (waktu setempat). Penembak, yang diidentifikasi sebagai Shane Tamura, 27 tahun, dari Las Vegas, juga tewas akibat apa yang disebut polisi sebagai luka yang ditimbulkan sendiri, kata kepolisian New York.
Menurut penyidik, tersangka penembak, yang kini telah meninggal, memiliki izin kepemilikan senjata api secara tersembunyi. DIa juga memiliki izin detektif swasta yang telah kedaluwarsa, menurut laporan CNN.
Surat kabar New York Post, mengutip sumber kepolisian yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa seorang pria bersenjata yang mengenakan rompi antipeluru dan membawa senapan AR telah melepaskan tembakan di dalam gedung pencakar langit Park Avenue, di kawasan ramai Midtown Manhattan, hanya beberapa blok dari Grand Central Station, Rockefeller Center, dan Museum of Modern Art.
Tersangka penembak pertama kali terlibat baku tembak dengan seorang petugas NYPD di lobi 345 Park Avenue sekitar pukul 18: 40. Dia kemudian naik ke lantai 33, sebelum membarikade dirinya di dalam menara perkantoran, kemungkinan di lantai 32 gedung tersebut, yang memicu penguncian wilayah di area tersebut.
NYPD menerima panggilan telepon dari lantai 32 dan 33
Wali Kota New York, Eric Adams, mengatakan di X bahwa petugas tersebut telah “dipukul jatuh” dan menyampaikan “simpati terdalamnya” kepada keluarga petugas tersebut.
Manhattan shooter identified as Shane Tamura, 27, of Las Vegas — multiple reports https://t.co/mrq0b93iFb pic.twitter.com/5BHrP7FgG9
— RT (@RT_com) July 29, 2025
Polisi menulis di X bahwa lokasi kejadian, di sekitar Park Avenue dan East 51st Street, telah “diamankan dan pelaku penembakan tunggal telah tewas,” tanpa memberikan detail tentang identitas tersangka.
Tak lama kemudian, Komisaris Polisi New York, Jessica Disch, mengatakan di X: “Saat ini, lokasi kejadian telah amankan dan pelaku penembakan tunggal telah dinetralisir.” Ia tidak memberikan detail lebih lanjut tentang insiden tersebut.
Fox News, mengutip Departemen Kepolisian New York, melaporkan bahwa setidaknya enam orang, termasuk seorang petugas polisi, tertembak.
Petugas polisi mengerahkan pesawat nirawak di dekat Park Avenue pada puncak jam sibuk malam hari ketika puluhan petugas menyerbu area tersebut, beberapa membawa senjata laras panjang dan yang lainnya mengenakan rompi antipeluru.
Gedung pencakar langit di 345 Park Avenue ini menampung beberapa perusahaan keuangan, termasuk Blackstone, dana lindung nilai terbesar di dunia, serta KPMG dan Deutsche Bank, beserta kantor pusat NFL. Terletak tepat di selatan Central Park, gedung ini menempati satu blok penuh kota dan merupakan salah satu dari sedikit gedung di kota yang memiliki kode pos sendiri.
Penembakan ke-254 di AS Tahun Ini
Penembakan mematikan di New York hari ini merupakan penembakan massal ke-254 di AS tahun ini, menurut data dari Gun Violence Archive, sebuah lembaga nirlaba yang melacak kekerasan terkait senjata api.
Reaksi
Calon terdepan dalam pemilihan wali kota, Zohran Mamdani, menulis di X bahwa dia “sangat sedih mengetahui penembakan mengerikan di pusat kota dan saya turut berduka cita atas para korban, keluarga mereka, dan petugas NYPD….”
Gubernur New York, Kathy Hochul mengatakan dia telah diberi pengarahan tentang penembakan tersebut. (yn)


