Video: Restoran di Tiongkok Dikecam Setelah Karyawannya Ketahuan Menciduk Minyak dari Tong Sampah

EtIndonesia. Sebuah restoran di Tiongkok menjadi sorotan setelah salah satu karyawannya terlihat menciduk minyak dari tong sampah pinggir jalan ke dalam ember plastik. Insiden ini terjadi pada 18 Agustus di Chongqing, Tiongkok barat daya, menurut laporan South China Morning Post (SCMP).

Video yang direkam oleh seorang pejalan kaki tersebut menjadi viral. Video tersebut memperlihatkan seorang wanita bermarga Zhang, berusia enam puluhan, mengenakan seragam restoran hotpot lokal. Ia terlihat membawa sendok sayur dan ember plastik sambil menciduk minyak dari tong sampah.

“Saya baru saja mulai bekerja di sini,” kata wanita itu ketika ditanya siapa yang menyuruhnya mengambil minyak tersebut. Tak lama kemudian, video tersebut menjadi viral, dan banyak yang berasumsi bahwa minyak tersebut akan digunakan di dapur restoran.

Setelah kemarahan publik tersebut, manajer restoran hotpot, Xiao, mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa wanita tersebut bekerja dengan mereka untuk waktu yang singkat dan bersikeras bahwa minyak yang diciduknya untuk dia jual dan bukan untuk memasak.

“Dia baru beberapa hari di sana. Minyak yang dikumpulkannya bukan untuk digunakan di restoran kami, tetapi dia sedang mengumpulkannya untuk dijual ke perusahaan sanitasi yang mendaur ulang minyak bekas,” katanya.

Kemudian, Zhang mengeluarkan pernyataan tertulis yang menegaskan bahwa dia tidak memiliki hubungan dengan restoran tersebut dan sedang mengumpulkan minyak untuk dijual sendiri.

Menyusul video viral tersebut, petugas dari Kantor Pengawasan Pasar Kecamatan Jiulong menyelidiki insiden tersebut dan memastikan bahwa restoran tersebut menjual minyak bekasnya secara legal ke perusahaan sanitasi berlisensi.

Para petugas mencatat bahwa Zhang tampaknya melihat proses ini dan mulai mengumpulkan sendiri minyak bekas tersebut, kemungkinan dengan tujuan menjualnya ke perusahaan sanitasi yang sama.

“Tidak ada bukti langsung yang ditemukan bahwa restoran tersebut menggunakan kembali minyak yang dikumpulkan untuk persiapan makanan,” kata petugas tersebut.

Pada awal Januari, pihak berwenang menggerebek sebuah restoran Tiongkok setelah mereka menemukan bahwa restoran tersebut menggunakan minyak ludah untuk memasak makanan. Minyak ludah adalah sisa minyak cabai atau sup dari mangkuk pengunjung yang tidak dibuang. Sebaliknya, dicampur dengan minyak segar atau kaldu dan digunakan untuk membuat sup hotpot untuk pelanggan berikutnya.(yn)

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine