Pernyataan Paling Berani Zelenskyy: Beijing Diseret ke Tengah Perang Ukraina di PBB

EtIndonesia. Suasana Sidang Majelis Umum PBB memanas setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy secara terbuka melancarkan kritik tajam terhadap Tiongkok. Dalam pidato yang berlangsung pada Selasa, 23 September 2025, Zelenskyy menegaskan bahwa peran Beijing sangat menentukan dalam kelanjutan perang Rusia–Ukraina.

Kritik Langsung ke Beijing

Zelensky menuding Tiongkok hanya berpura-pura menjadi pihak yang menginginkan perdamaian. Ia menekankan bahwa jika Beijing benar-benar tulus, mereka seharusnya menekan Moskow agar menghentikan invasi ke Ukraina.

“Tanpa dukungan Tiongkok, Rusia bukanlah apa-apa,” tegas Zelenskyy di hadapan para pemimpin dunia.

Pernyataan tersebut sontak membuat ruangan sidang terdiam sesaat. Kamera televisi internasional bahkan sempat menangkap ekspresi tegang dan muram dari Duta Besar Tiongkok untuk PBB, Geng Shuang, yang hadir di lokasi.

Sindiran Pedas Soal Parade Militer

Dalam kesempatan yang sama, Zelenskyy menyindir praktik negara-negara otoriter yang gemar memamerkan kekuatan rudal melalui parade militer.

“Kami tidak butuh itu, tapi kami membangun drone jarak 2.000–3.000 km karena kami tak punya pilihan lain,” katanya, menegaskan bahwa Ukraina hanya berfokus pada pertahanan diri.

Sindiran tersebut secara implisit diarahkan kepada Tiongkok dan Rusia, yang kerap menjadikan parade militer sebagai simbol kekuatan rezim.

Respons Pengamat Internasional

Banyak analis menilai ucapan Zelenskyy sebagai bentuk eskalasi diplomatik yang jarang terjadi di forum PBB, terlebih karena disampaikan secara langsung kepada Tiongkok. Menurut pengamat politik internasional, pernyataan itu sekaligus mengirimkan pesan bahwa Ukraina tidak hanya menghadapi Rusia di medan perang, tetapi juga berhadapan dengan dukungan geopolitik dari Beijing.

Beberapa media Barat menyoroti bahwa pidato Zelenskyy kali ini berbeda dari sebelumnya, karena lebih berani menyebut aktor global secara gamblang. Sejumlah diplomat bahkan menyebutnya sebagai “peringatan keras” kepada Beijing yang tak bisa diabaikan.

Konteks Geopolitik

Pidato Zelenskyy di PBB datang di tengah meningkatnya ketegangan global:

  • Rusia masih terus menggempur wilayah timur Ukraina dengan serangan udara intensif.
  • Tiongkok semakin memperkuat hubungan ekonomi dan militer dengan Moskow.
  • Negara-negara Barat berupaya menekan Beijing agar tidak memberikan dukungan logistik maupun teknologi yang bisa memperpanjang perang.

Dengan pidatonya, Zelensky tampak ingin menegaskan bahwa perang di Ukraina bukan hanya konflik regional, melainkan bagian dari pertarungan geopolitik yang lebih luas, di mana posisi Tiongkok sangat krusial. (***)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine