Sebagai Manusia, Harap Jangan…

Manusia, jangan terlalu serakah

Keserakahan hanya membuat seseorang makin menyedihkan. Demi sedikit keuntungan, harga diri rela direndahkan; demi mengambil sedikit manfaat, hubungan baik pun hilang.

Orang yang tamak selalu sempit hati dan egois, tidak akan punya teman sejati, tidak akan mendapat pujian yang tulus.

Manusia, jangan terlalu baik

Kebaikan itu harus punya batas. Jangan karena terlalu baik, kamu menolong orang lain namun mencelakai dirimu sendiri. Jangan karena terlalu baik, kamu justru mendukung orang yang salah hingga menimbulkan masalah.

Kebaikan memang indah, tapi jika berlebihan bisa menjadi bencana. Kebaikan itu mahal—jangan dihabiskan untuk orang yang tidak layak. Berikan kebaikan hanya kepada mereka yang pantas, baru itu berarti, baru itu bernilai.

Manusia, jangan terlalu malas

Kemalasan adalah penghalang utama kebahagiaan. Orang yang malas akan berhenti melangkah maju; apa pun dikerjakannya setengah hati, serba asal. Selalu iri pada hidup orang lain, tetapi tidak mau berusaha.

Menginginkan kebahagiaan, tetapi enggan berjuang. Orang seperti ini seumur hidup tidak akan naik ke tempat tinggi— mereka hanya diam di tempat, mencari alasan, mengeluh tanpa henti, dan akhirnya hidup dalam kepahitan serta mediokritas.

Manusia, jangan terlalu bodoh

Yang dimaksud “bodoh” adalah: memaksa mempertahankan hubungan yang seharusnya dilepas, membuang kebahagiaan yang mestinya dijaga,  mengikat diri pada pasangan yang tidak cocok, bersikap baik pada teman yang tidak tulus.

Pada akhirnya, dirimu semakin rendah, orang lain semakin tidak menghargai, bahkan kenangan indah pun tidak tersisa.

Manusia, jangan terlalu keras hati

Siapa pun pasti menghadapi masalah dan kesulitan. Jika bisa membantu, bantulah. Jika bisa melakukan sesuatu, lakukanlah tanpa ragu.

Hari ini kamu menolong orang lain, besok pasti ada tangan yang menolongmu. Jangan terlalu perhitungan, jangan menekan orang lain tanpa memberi ruang.  Berilah orang sedikit jalan mundur; berilah dirimu sendiri sedikit ruang napas.

Dengan begitu, kamu tidak akan dikepung masalah dari segala arah, dan hatimu tidak akan merasa bersalah.

Manusia, jangan terlalu jahat

 Jangan lakukan hal yang merugikan orang demi keuntungan sendiri. Jangan ucapkan kata-kata yang menyakiti dan merusak hati.

Ucapan jahat menghina martabat; perbuatan buruk menghancurkan prinsip. Daripada menjadi orang kecil yang berhati keji, lebih baik menjadi pribadi yang jujur, terbuka, dan bermartabat.

Manusia, belajarlah bersikap toleran

Memaafkan ketika masih bisa memaafkan, memberi ruang ketika masih bisa memberi ruang.

Mundur selangkah bukan berarti kalah— kadang itu justru membuka jalan yang lebih luas.Jaga hati sendiri, jalani hidup dengan benar, biarkan hidup tanpa penyesalan, biarkan orang lain tanpa air mata, biarkan hati tanpa luka,dan biarkan segalanya berjalan dengan baik.(jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine