Internet Diputus Berhari-hari! Media Iran di Luar Negeri Ungkap Kebrutalan Penindasan, 2.000  Orang Dilaporkan Tewas

Aksi protes di Iran terus berkobar. Akses internet di dalam negeri telah diputus selama empat hari berturut-turut. Otoritas menggunakan kekuatan mematikan di seluruh negeri. Media Iran di luar negeri melaporkan bahwa sekitar 2.000 orang telah tewas. Aktivis Iran di luar negeri juga mengungkapkan bahwa setiap pasien dengan luka tembak yang dibawa ke rumah sakit akan diculik sehingga tidak dapat menerima perawatan medis.

EtIndonesia. Pada malam 11 Januari, 2026 jaringan internet di Iran telah diputus total, bahkan lampu jalan juga dimatikan. Namun warga Iran tetap turun ke jalan, menggunakan cahaya ponsel mereka untuk menerangi jalan, dan ribuan orang memadati jalanan Teheran untuk melanjutkan aksi protes.

Organisasi pemantau internet NetBlocks dan Cloudflare menyatakan bahwa koneksi internet nasional telah mendekati nol selama empat hari berturut-turut. Saat ini, pasukan keamanan rezim Iran telah menggunakan kekuatan mematikan untuk menyerang para demonstran. Saluran “Iran International” melaporkan bahwa pada l 8 dan 9 Januari saja, diperkirakan sedikitnya 2.000 orang tewas di seluruh negeri.

Wakil Direktur Organisasi Aktivis Hak Asasi Manusia Iran, Skylar Thompson, mengatakan:
“Kami menyaksikan penyalahgunaan kekuatan mematikan terhadap para demonstran oleh rezim, dan juga memiliki bukti bahwa penembakan jarak dekat, penggunaan gas air mata, serta senjata kelas militer digunakan untuk menindas demonstrasi jalanan. Ini sama sekali tidak dapat diterima.”

Seorang aktivis Iran yang disebutkan namanya dalam unggahan daring mengungkapkan bahwa pasukan keamanan telah menguasai seluruh rumah sakit di Teheran dan mencari para korban luka. 

Setiap pasien dengan luka tembak yang dibawa ke rumah sakit akan segera diculik, sehingga tidak dapat menerima perawatan. Meski menghadapi penindasan dengan kekerasan oleh aparat, rakyat Iran tetap melanjutkan perlawanan.

Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa perempuan Iran membakar foto Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei untuk menyalakan rokok—sebuah bentuk perlawanan yang sangat berani. Dalam kondisi normal, tindakan tersebut dapat membuat mereka dipenjara, bahkan mengalami perlakuan kekerasan karena dianggap tidak menghormati pemimpin tertinggi.

Laporan disusun oleh Huang Liangjian dan Chen Lingzhi, NTD Asia-Pacific.

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine