Singapura Pertahankan Paspor Terkuat di Dunia; Taiwan Naik ke Peringkat ke-32

EtIndonesia. Peringkat terbaru Henley Passport Index tahun 2026 dirilis hari ini. Di antara 199 paspor di seluruh dunia, negara-negara Asia sekali lagi menunjukkan mobilitas global yang kuat. Singapura telah mempertahankan gelar paspor terkuat di dunia selama beberapa tahun berturut-turut, sementara Taiwan mengalami lonjakan signifikan dibandingkan peringkat sebelumnya, naik ke posisi ke-32. Pemegang paspor Taiwan kini dapat memasuki 135 negara dan wilayah tanpa visa atau dengan visa saat kedatangan, mencerminkan tren peningkatan mobilitas internasional.

Menurut data terbaru Henley Passport Index, paspor Singapura tetap berada di posisi teratas, memungkinkan pemegangnya memasuki 192 tujuan tanpa visa sebelumnya. Jepang dan Korea Selatan berbagi posisi kedua, dengan akses ke 187 tujuan bebas visa atau visa saat kedatangan.

Swedia dan Uni Emirat Arab berada di posisi ketiga bersama, dengan akses bebas visa ke 186 tujuan.

Belgia, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Irlandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Norwegia, Spanyol, dan Swiss berbagi posisi keempat, dengan akses bebas visa ke 185 tujuan. Austria, Yunani, Malta, dan Portugal berada di posisi kelima bersama, memungkinkan akses bebas visa ke 184 negara dan wilayah.

Taiwan Naik Satu Peringkat ke Posisi ke-32

Dalam peringkat terbaru, paspor yang mewakili Republik Tiongkok (Taiwan) terus menunjukkan peningkatan, naik satu peringkat dari tahun lalu ke posisi ke-32, dengan akses bebas visa ke 135 negara dan wilayah. Hal ini menunjukkan meningkatnya kebebasan pemegang paspor Taiwan dalam perjalanan internasional dan aktivitas bisnis.

Perlu dicatat bahwa paspor Amerika Serikat mempertahankan posisi ke-10 dalam daftar, dengan akses bebas visa ke 179 tujuan.

Paspor Tiongkok, karena memiliki lebih sedikit tujuan bebas visa, berada di peringkat ke-56, sejajar dengan Botswana.

Di bagian terbawah daftar terdapat paspor dari negara-negara seperti Irak dan Suriah, yang hanya memberikan akses bebas visa ke sangat sedikit negara.

Henley Passport Index, yang disusun oleh perusahaan berbasis Inggris Henley & Partners, merupakan peringkat global yang berwibawa mengenai mobilitas paspor. Dengan menggunakan data dari International Air Transport Association (IATA), indeks ini menilai berapa banyak negara dan wilayah yang dapat dimasuki pemegang paspor tanpa visa, dan menjadi referensi penting untuk mengukur kebebasan perjalanan internasional.

Sumber : Visiontimes.com

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine