EtIndonesia. Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, yang terjadi sejak akhir April, akhirnya berhasil dikendalikan setelah 11 hari upaya pemadaman oleh ratusan petugas pemadam kebakaran serta lebih dari seribu anggota Pasukan Bela Diri Jepang. Ini merupakan kebakaran hutan terbesar kedua di Jepang dalam lebih dari 30 tahun.
Menurut laporan AFP, kebakaran tersebut melalap sekitar 1.600 hektare hutan pegunungan di Iwate—luasnya hampir lima kali lipat Central Park di New York.
Berdasarkan data Badan Pemadam Kebakaran Jepang, sedikitnya 8 bangunan mengalami kerusakan dan 2 orang mengalami luka ringan selama kebakaran berlangsung. Ribuan warga juga sempat dievakuasi saat api menyebar.
Wali Kota Ōtsuchi, Kozo Hirano, pada 3 Mei mengatakan kepada media bahwa setelah meninjau lokasi bersama pejabat pemadam kebakaran, ia mendapat konfirmasi bahwa “api telah berhasil dikendalikan.” Namun, karena masih ada kemungkinan bara api yang tersisa, pihak berwenang akan tetap siaga.
Ōtsuchi merupakan salah satu kota pesisir yang paling parah terdampak gempa dan tsunami 11 Maret 2011. Saat itu, kota nelayan yang tenang ini dihantam tsunami setinggi sekitar 10 meter, menyebabkan hampir 1.300 penduduk—termasuk wali kota—tewas, sekitar sepersepuluh dari total populasi kota.
Tahun lalu, Prefektur Iwate juga mengalami kebakaran hutan yang membakar 2.600 hektare lahan, yang merupakan kebakaran terbesar sejak kebakaran 2.700 hektare di Kushiro, Hokkaido pada tahun 1975.
Sumber : NTDTV.com


