Badai Pasir Langka Hantam Wilayah Tiongkok Timur Laut, Langit Menghitam dalam 10 Detik

EtIndonesia.com Belakangan ini cuaca ekstrem terus bermunculan di berbagai wilayah Tiongkok. Sekitar pukul 17.00 pada 31 Mei, Kota Harbin di Provinsi Heilongjiang dilanda badai pasir yang langka. Debu dan pasir menutupi langit hingga matahari tak terlihat, membuat siang hari seketika berubah gelap seperti malam, disertai angin kencang. Banyak warga setempat berseru bahwa suasananya “seperti kiamat datang”.

Video yang diunggah warga menunjukkan angin kencang mengangkat pasir dan debu hingga puluhan meter ke udara, membentuk dinding debu raksasa yang langsung menutupi langit. Pepohonan, bangunan, dan jalanan tertelan oleh debu tebal. 

Langit yang semula cerah berubah gelap hanya dalam sekitar 10 detik, sementara jarak pandang turun drastis hingga kurang dari 100 meter. Kendaraan yang melintas menyalakan lampu depan dan lampu hazard.

Seorang warganet menggambarkan situasi dengan meninggalkan pesan : “Pada sore 31 Mei, Harbin seolah langsung berubah menjadi malam dalam hitungan detik. Dinding pasir hitam setinggi ratusan meter bergerak mendekat dan dalam dua menit menelan seluruh kawasan permukiman.” 

“Siang hari mendadak menjadi gelap pekat. Hembusan angin mencapai level 12 dengan kecepatan 35,4 meter per detik. Pohon tumbang, atap beterbangan, dan kadar PM10 melonjak ekstrem. Cuaca panas, badai pasir, badai petir, dan hujan es terjadi dalam satu hari. Cuaca ekstrem seperti ini sangat jarang terjadi di Tiongkok Timur Laut. Pemandangannya seperti kiamat.”

Akibat angin yang sangat kuat, banyak pohon tercabut hingga ke akarnya dan tumbang ke jalan. Sejumlah kendaraan rusak tertimpa pohon. Beberapa wilayah mengalami pemadaman listrik dan gangguan pasokan air, sementara lalu lintas sempat lumpuh.

Tangkapan layar media sosial
Tangkapan layar media sosial

Warga setempat ramai membagikan pengalaman mereka di media sosial:

“Udara dipenuhi bau tanah yang menyengat. Meski pintu dan jendela ditutup rapat, pasir tetap masuk melalui celah-celah.”

“Rasanya seperti kiamat. Benar-benar menakutkan.”

“Jalan Zhongyang sudah lumpuh total.”

“Saya tinggal di lantai 29. Gedung terus bergoyang selama berjam-jam, bahkan lebih mengerikan daripada gempa bumi. Berdiri, duduk, atau berbaring tetap terasa goyang dengan jelas.”

“Banyak pohon besar tercabut sampai ke akarnya.”

“Ada jendela yang sampai terlepas karena tertiup angin.”

“Daerah kami juga mengalami pemadaman listrik.”

Warganet lainnya menulis:

“Apa yang sebenarnya terjadi dengan Harbin? Teman saya yang sudah tinggal di Harbin lebih dari 20 tahun mengatakan ini pertama kalinya ia melihat pemandangan seperti ini. Sekitar pukul tiga sore, langit tiba-tiba gelap dalam sekejap dan berubah menjadi warna jingga kecokelatan.” 

“Angin dan pasir terus menerobos masuk ke dalam rumah. Udara dipenuhi bau tanah yang menyengat. Rasanya seperti masuk ke film kiamat. Sampai sekarang pasir masih merembes masuk melalui celah jendela. Seumur hidup baru kali ini saya mengalami hal seperti ini. Sangat surreal.”

Seorang warga lainnya mengatakan:

“Dalam lebih dari 30 tahun hidup saya, ini pertama kalinya melihat kejadian seperti ini. Saat itu saya sedang berada di jalan. Saya melihat langit berubah dari biru menjadi hitam. Kalau saja sempat merekamnya lebih banyak. Saat itu saya bahkan sempat mengira ada masalah dengan penglihatan saya.”

Seorang warga Provinsi Jilin juga mengungkapkan:

“Di tempat kami juga sama. Saat sedang makan di luar, langit perlahan menjadi gelap. Hanya butuh beberapa menit. Setelah itu angin kencang bertiup dan hujan turun. Dalam perjalanan pulang saya melihat banyak pohon poplar besar tumbang, bahkan beberapa mobil tertimpa.”

Menurut akun Weibo “China Weather”, antara pukul 17.00 hingga 18.00 pada hari itu, wilayah timur Mongolia Dalam, bagian tengah dan barat Heilongjiang, bagian barat Jilin, serta bagian utara Liaoning mengalami hembusan angin berkekuatan 8 hingga 10 skala Beaufort. Di beberapa wilayah Harbin, kecepatan angin mencapai 35,4 meter per detik (level 12), setara dengan kekuatan topan.

Pada pukul 18.40, Observatorium Meteorologi Provinsi Heilongjiang juga mengeluarkan peringatan puting beliung. Dalam dua jam berikutnya diperkirakan wilayah utara Nenjiang, Kota Heihe, akan mengalami badai petir disertai angin kencang. Beberapa daerah berpotensi dilanda puting beliung, dengan hembusan angin maksimum mencapai level 10–11 dan di beberapa lokasi dapat mencapai level 12–13, serta disertai hujan es berukuran besar.

Badan meteorologi juga mengeluarkan peringatan kuning untuk badai petir dan angin kencang. Dalam enam jam berikutnya, wilayah pusat Kota Harbin, Shuangcheng, Hulan, Bayan, Acheng, Binxian, Mulan, dan Wuchang diperkirakan mengalami badai petir dengan hembusan angin maksimum level 9–10, dan di beberapa lokasi mencapai level 11–12, disertai hujan es dan petir.

oleh Li Li / Lin Qing – NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine