Longsor di Chongqing, Tiongkok, Kamera Dasbor Rekam Detik-Detik Mencekam

EtIndonesia.com Pada sekitar pukul 09.00 pagi, Jumat, 16 Juli terjadi longsor di Kabupaten Pengshui, Kota Chongqing. Menurut laporan, lebih dari sepuluh bangunan runtuh dan sedikitnya satu bus penumpang tertimbun material longsor.

Media pemerintah Tiongkok menyatakan bahwa peristiwa tersebut menyebabkan 8 orang meninggal dunia dan 34 orang masih dinyatakan hilang. Namun, sejumlah pihak meragukan angka resmi tersebut dan menilai jumlah korban sebenarnya mungkin lebih besar. Laporan ini juga menyebutkan bahwa warga yang secara sukarela datang untuk membantu proses penyelamatan dikatakan mengalami pembatasan akses.

Sebuah truk yang kebetulan melintas di lokasi merekam detik-detik terjadinya longsor melalui kamera dasbor.

Rekaman video memperlihatkan bahwa sesaat setelah truk melewati lokasi kejadian, bangunan-bangunan di belakangnya runtuh secara tiba-tiba, disertai kepulan debu yang sangat besar. Sebuah kendaraan yang baru memasuki area tersebut langsung tertimbun material longsor.

Lokasi kejadian berada di dekat Jembatan Ketiga Sungai Wujiang, Jalan Hanjia, Kabupaten Pengshui, Chongqing.

Seorang warga setempat mengatakan kepada media bahwa sekitar 12 hingga 13 bangunan runtuh. Ia juga menyebut sebuah bus berkapasitas 19 penumpang sedang melintas ketika tertimpa longsoran.

“Rumah-rumah itu semuanya berada tepat di bawah lereng gunung. Angka korban yang diumumkan pemerintah sangat sedikit. Ada sekitar 12 atau 13 bangunan. Kalau satu bangunan dihuni sekitar 10 keluarga, coba hitung sendiri. Misalnya satu kamar dihuni satu orang, apalagi sekarang sedang libur sekolah. Dalam satu kendaraan saja biasanya ada sedikitnya 20 orang,” ujar seorang warga bermarga Li

Menurut laporan media di Tiongkok, di dekat lokasi longsor terdapat pabrik kembang api. Warga sekitar mengatakan bahwa pada pagi hari mereka mendengar suara keras yang terdengar seperti ledakan.

Seorang pembuat konten drone bernama He, yang mengambil gambar udara segera setelah kejadian, mengatakan: “Di lereng gunung ada gudang penyimpanan petasan. Setelah diterjang longsor, petasan di dalamnya terus-menerus meledak. Pemandangannya sangat mengerikan.”

Seorang anggota tim penyelamat di lokasi juga mengungkapkan bahwa material longsoran sangat besar. Menurutnya, batu terbesar yang runtuh ukurannya hampir sebesar sebuah 

“Kami baru menerima kabar dari tim di lapangan bahwa longsor kembali terjadi di sana. Semua operasi penyelamatan sudah dihentikan. Hujannya sangat deras. Kalau gedung.

Setelah kejadian, media pemerintah PKT menyatakan bahwa petugas lingkungan setempat telah lebih dahulu memberitahu warga untuk mengungsi.

Namun, menurut sejumlah warganet setempat, tidak ada peringatan sebelumnya, dan mereka juga tidak diizinkan memasuki lokasi untuk ikut melakukan penyelamatan.

“Banyak orang sama sekali tidak tahu. Saya ingin masuk untuk menolong para korban, tetapi mereka tidak memberi saya kesempatan. Saya tidak bisa masuk,” 

Seorang relawan bermarga Tian juga mengatakan bahwa mereka tidak dapat memasuki lokasi kejadian dan hanya diizinkan mengirimkan bantuan hingga sekitar 500 meter dari lokasi longsor.

Pada Jumat malam, hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut sehingga operasi penyelamatan dihentikan.

Tian mengatakan:penyelamatan dihentikan seperti ini, para korban yang masih hidup kemungkinan besar tidak lagi memiliki banyak kesempatan untuk diselamatkan.”

Reporter NTD Television Tang Li, Rong Yu, dan koresponden khusus Xiong Bin melaporkan.

INSPIRASI ERABARU

Bersyukur Tak Hanya Menenangkan Hati, tetapi Juga Membentuk Ulang Otak

Beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu otak mengembangkan rasa syukur yang bermanfaat bagi kesehatan mental maupun fisik. Oleh Sarah Campise Hallier Ketika ayah Melissa meninggal secara tiba-tiba,...

4 Makanan Tinggi Protein yang Membantu Lansia Meningkatkan Imunitas dan Mempertahankan Massa Otot

Asupan protein cenderung menurun seiring bertambahnya usia, dan dampaknya sering kali muncul secara perlahan tanpa disadari. Ketika massa otot melemah, infeksi menjadi lebih lama...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine