Festival Obor di Yunnan, Tiongkok Dikabarkan Mengalami Kebakaran Hebat, Massa Berteriak dan Berhamburan, Banyak Orang Terbakar di Sekujur Tubuh

Belakangan ini, sebuah lokasi di Kota Xuanwei, Qujing, Provinsi Yunnan, menggelar Festival Obor. Sebuah drum plastik berisi cairan mudah terbakar terbalik dan memicu kobaran api besar, menyebabkan lebih dari sepuluh orang mengalami luka bakar. Saat kejadian, warga di lokasi panik, berteriak dan melarikan diri. Pakaian sejumlah orang terbakar di sekujur tubuh mereka, dan mereka jatuh ke tanah sambil berguling-guling. Pemandangan tersebut sangat mengerikan

EtIndonesia.com Video yang beredar di internet memperlihatkan kegiatan malam hari di sebuah lapangan berumput yang dipadati banyak orang. Semua orang memegang obor dan bersiap menyalakannya. Tiba-tiba terdengar suara ledakan keras, lalu kobaran api besar menyembur dengan dahsyat. 

Orang-orang di sekitarnya ketakutan dan berhamburan melarikan diri. Sejumlah orang terbakar di sekujur tubuh dan terus berguling-guling di tanah, sementara orang-orang di sekitar segera datang untuk membantu memadamkan api.

Pada 8 Agustus, Pemerintah Kota Xuanwei mengeluarkan pemberitahuan bahwa sekitar pukul 20.30 pada 6 Agustus, warga Kelompok Wusa, Komite Desa Jianwen, Kecamatan Lefeng, Kota Xuanwei, sedang merayakan Festival Obor. Ketika menggunakan cairan mudah terbakar untuk menyalakan obor, sebuah drum plastik berisi cairan mudah terbakar tidak sengaja terbalik dan memicu kebakaran, menyebabkan 16 orang di lokasi mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.

Karena Partai Komunis Tiongkok kerap menyembunyikan kondisi sebenarnya dalam berbagai bencana, situasi yang sesungguhnya mungkin lebih serius.

Seorang warga yang ikut dalam kegiatan malam itu mengatakan kepada media daratan Tiongkok bahwa kebakaran besar tersebut terjadi setelah drum berisi minyak yang digunakan untuk menyalakan obor terbalik. Banyak orang di lokasi mengalami luka bakar, termasuk anggota keluarganya sendiri, yang kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Sejumlah netizen mengatakan bahwa lokasi tersebut dipadati orang, tetapi tidak memiliki rencana maupun peralatan tanggap darurat apa pun, sehingga sangat berbahaya.

Netizen daratan Tiongkok meninggalkan berbagai komentar, seperti: “Itu ledakan drum bensin.” “Terlalu berbahaya.” “Festival Obor benar-benar tidak boleh dilakukan seperti ini. Ini bahkan lebih berbahaya daripada festival siram air, karena terlalu banyak faktor yang tidak dapat dikendalikan.” “Ada terlalu banyak faktor bahaya: kebakaran, kobaran api mendadak, dan terinjak-injak oleh massa. Yang mana pun bisa merenggut nyawa.” “Terlalu kacau, mudah terbakar. Lalu bagaimana kalau benar-benar terbakar?”

“Festival Obor seperti ini sangat berbahaya, terutama ketika semua orang memegang obor! Orang-orang berdesakan, melihatnya saja sudah menakutkan! Seperti kata pepatah, air dan api tidak mengenal belas kasihan. Jika tidak menghormati bahaya air dan api, orang akan menanggung akibatnya.”

“Awalnya ini adalah festival suku Yi, tetapi kemudian dipromosikan secara komersial di banyak tempat!”

“Sebagai orang Yunnan, sejak kecil saya merayakan Festival Obor. Saya juga sangat takut terhadap bahayanya. Saya tidak pernah merasa Festival Obor itu menyenangkan. Saya selalu menjaga jarak jauh. Air dan api tidak mengenal belas kasihan, ingatlah itu.”

“Ketika saya masih kecil, Festival Obor biasanya hanya dilakukan dengan semua orang membawa obor berjalan satu putaran di kawasan kota atau pinggiran kota. Atau orang-orang berkumpul di sekitar api unggun untuk menonton pertunjukan dan bernyanyi. Tidak seperti sekarang, ketika begitu banyak orang berdesakan dan melakukan berbagai kegiatan dengan api. Melihatnya saja membuat saya takut.”

Data publik menunjukkan bahwa Festival Obor, yang juga disebut Festival Xinghui, merupakan salah satu festival tradisional kuno milik sejumlah kelompok etnis minoritas, termasuk suku Yi, Bai, Naxi, Jino, dan Lahu. Festival Obor diselenggarakan di berbagai wilayah Yunnan, biasanya pada tanggal 24 hingga 25 bulan keenam menurut kalender lunar.

Tang Zixuan/Editor: Xia He

INSPIRASI ERABARU

Sebelum Ingatan Memudar, Cara Berjalan Anda Bisa Mengungkap 5 Gangguan Otak Tersembunyi

Kaki Anda mungkin mendeteksi masalah otak sebelum ingatan menyadarinyaEllen WanSebelum ingatan mulai memudar, otak mungkin sebenarnya sudah mengirimkan sinyal adanya masalah melalui sesuatu yang...

Socrates: Kejeniusan Kreatif Bergantung pada Inspirasi Ilahi—Lalu, Apa yang Menentukan Datangnya Inspirasi Ilahi?

Oleh Ila BonczekBaik sastra, musik, maupun seni rupa, karya-karya agung memiliki kekuatan untuk mengguncang dan mengubah mereka yang menikmatinya. Karya-karya abadi tersebut menyentuh jiwa,...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine