EtIndonesia.com Sekelompok wisatawan yang sedang bepergian di Afrika mengalami momen menegangkan yang tak akan terlupakan seumur hidup : seekor kuda nil tiba-tiba muncul dan mengejar perahu yang mereka tumpangi. Wisatawan yang merekam kejadian tersebut mengatakan bahwa itu adalah “salah satu momen paling menakutkan yang pernah dialaminya”.
Setelah kejadian, Ozunur Bell mengatakan kepada Storyful bahwa saat itu mereka sedang berada di Sungai Chobe, Botswana. Mereka sedang dalam perjalanan dari satu kamp safari menuju kamp safari lainnya dan melewati jalur air dangkal yang sempit.
Saat itu mereka melihat seekor kuda nil jantan yang sendirian di kejauhan. Kapten kapal segera memperlambat laju perahu agar tidak mengganggu hewan yang memiliki sifat teritorial sangat kuat tersebut.
“Pemandu kami segera memperlambat perahu agar tidak mengganggunya. Setelah mengamatinya selama beberapa saat, dia dengan tenang berkata, ‘Pegangan yang kuat—kita harus segera mempercepat perahu agar dia tidak mengejar kita,’” kata Bell.
“Begitu kami mempercepat perahu, kami menoleh ke belakang dan melihat kuda nil itu sedang mengejar kami,” jelasnya.
Video yang direkam Bell menunjukkan betapa sengitnya pengejaran tersebut. Dalam video, hewan besar itu berkali-kali muncul dari permukaan air dan terus mengikuti perahu dari belakang. Momen menegangkan itu berlangsung selama beberapa detik, sebelum kuda nil kembali menyelam ke dalam air dan menghentikan pengejarannya.
i’d be praying to every god in the sky pic.twitter.com/hc42lPV06M
— hood amanda 🇪🇸 (@DuctTapeShawty) August 7, 2026
Bell mengatakan bahwa itu adalah “salah satu momen paling menakutkan yang pernah dialaminya”. Di atas perahu terdapat tiga anaknya serta sahabat terdekatnya. Ia mengatakan, “Kami tidak berniat memasuki wilayah hewan ini atau memprovokasinya. Kami hanya ingin menghormati wilayahnya dan melewatinya dengan aman.”
Pemandu kemudian memberitahu mereka bahwa kuda nil memiliki sifat teritorial yang sangat kuat, tetapi pertemuan seperti ini jarang terjadi. Semua orang bersyukur dapat melarikan diri tanpa mengalami cedera.
Meskipun kuda nil merupakan hewan herbivora, bukan berarti hewan ini tidak dapat melukai manusia. Pada 2018, seorang wisatawan asal Taiwan sedang memotret kuda nil di sebuah resor satwa liar di Danau Naivasha, Kenya, ketika ia diserang kuda nil di bagian dada dan meninggal akibat luka parah.
Pada 2003, sepasang pengantin baru asal Afrika Selatan sedang berbulan madu di Botswana ketika mereka diserang kuda nil saat mendayung kano. Sang istri meninggal dalam serangan tersebut.
Para ahli mengingatkan bahwa wisatawan yang mengunjungi habitat kuda nil harus mengikuti petunjuk pemandu dan menjaga jarak aman dari satwa liar untuk mengurangi risiko serangan.
Sumber : NTDTV.com


