Varian R.1 Melampaui 10.000 Kasus di Seluruh Dunia, Masih Sulit untuk Menghentikannya

Li Qingyi dan Yuwei – NTD

 Varian dari virus Komunis Tiongkok atau SARS-CoV-2  terus muncul sejak epidemi. Sementara dunia sibuk berurusan dengan virus varian Delta, strain baru “R.1” yang mengkhawatirkan kini terus menyebar

Strain virus varian ini, yang sementara bernama “R.1”, dapat melewati antibodi yang dihasilkan oleh vaksinasi penuh. Varian itu kini menyebar ke 37 negara di seluruh dunia, termasuk Tiongkok, Jepang, India, Australia, Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa Barat. Jumlahnya  melampaui 10.000 kasus.

Menurut laporan, sejak Maret 2021, lebih dari 2.200 kasus R.1 yang dikonfirmasi dilaporkan di 47 negara bagian di Amerika Serikat, beberapa di antaranya sudah divaksinasi sepenuhnya.

Menurut laporan, strain virus varian R.1 ditemukan untuk pertama kalinya di Jepang. Mutasinya berbahaya yang dapat meningkatkan infektivitas virus, kemampuan replikasi diri, dan kemampuan imunosupresif. Virus ini mungkin lebih mudah untuk menghindari antibodi alami atau yang diproduksi oleh vaksin.

Para ahli dan cendekiawan saat ini sedang mengamati dan mempelajari apakah akan memasukkan varian baru virus R.1 dalam daftar pengawasan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine