Wabah Ebola Muncul Lagi di Afrika, Sumber Infeksi Tak Diketahui

Lin Yi – NTD

Virus “Ebola” kembali muncul  di negara Afrika timur,  Uganda, seorang meninggal dunia dan delapan kasus yang dicurigai sedang dirawat.

Diana Atwine, Sekretaris Tetap Kementerian Kesehatan, Uganda mengatakan pada 15 September 2022, kasus dugaan demam berdarah virus diidentifikasi dan diisolasi di Rumah Sakit Rujukan Regional Mubende. Pasiennya adalah pria berusia 24 tahun.”

Kementerian Kesehatan Uganda tidak mengetahui  bagaimana pria itu tertular.

Kantor regional WHO untuk Afrika mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kematian di Uganda adalah jenis  relatif langka di Sudan yang telah muncul di Uganda sebanyak empat kali. Saat ini ada delapan kasus yang dicurigai dalam perawatan.

Virus Ebola pertama kali ditemukan di Sungai Ebola di Kongo utara  pada tahun 1976, maka dinamakan demikian. Virus ini dapat menyebabkan penyakit infeksi hemoragik, penyebaran infeksi melalui darah dan cairan tubuh. Gejala klinisnya terutama demam, perdarahan dan kerusakan organ multipel, dan tingkat kematian mencapai 50% hingga 90%. (hui)

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine