Apakah mimpi seseorang dapat dihubungkan bersama, dan berbagi mimpi yang sama. Konsep ini disebut berbagi mimpi, atau umumnya dikenal telepati mimpi.Orang pertama yang mengusulkan konsep telepati mimpi ini adalah psikolog terkenal Sigmund Freud (1856-1939).Menurutnya, bahwa orang yang berbeda mungkin akan memasuki mimpi yang sama. Apakah mimpi bersama itu fantasi atau kenyataan, dan perubahan seperti apa dari telepati mimpi ini ke dalam masyarakat manusia?
“Lubang Cacing” akan Segera Terbuka?
Unidentified Flying Object – UFO atau benda terbang tak dikenal selalu menjadi topik hangat dari waktu ke waktu. Para ilmuwan pun berupaya mengungkap misteri UFO. Pertanyaan selalu muncul. Mungkinkah sudah ada peradaban yang berkembang pesat di alam semesta? Apakah kita tidak sendirian hidup di alam semesta ini?
Demi Memburu Alien, Inggris Melatih Tim Klervoyans, Militer Chili Merilis Video UFO yang Mengejutkan
Dalam video mata ketiga, cukup banyak sudah kami mengulas tentang alien, UFO dan semacamnya, orang-orang yang menyaksikan UFO atau oleh militer AS sekarang disebut UAP – Unidentified Aerial Phenomena atau fenomena udara tak dikenal dengan berbagai cara, termasuk radar militer, deteksi drone, perangkat kamera militer di kapal induk, dan sebagainya.Semua ini telah memberikan kontribusi besar bagi eksplorasi manusia terhadap peradaban asing.
Sumber Orang Dalam: Sembunyikan Epidemi, PKT Memerintahkan Pemusnahan Seluruh Data Tentang COVID-19
Partai Komunis Tiongkok (PKT) telah menyembunyikan kebenaran tentang epidemi yang telah terjadi di seluruh negeri sejak Tahun Baru Tiongkok. Baru-baru ini, seorang sumber yang mengetahui situasi tersebut mengungkapkan bahwa Partai Komunis Tiongkok memerintahkan seluruh sistem medis di Tiongkok untuk menghancurkan semua informasi tentang COVID
NTD
Baru-baru ini, Chen, seorang penduduk Changsha, Provinsi Hunan, mengatakan kepada Epoch Times edisi bahasa mandarin bahwa seorang temannya, yang merupakan pemimpin rumah sakit setempat, mengatakan bahwa pemerintah telah memerintahkan otoritas kesehatan nasional untuk menghancurkan semua informasi yang berkaitan dengan COVID-19.
“Teman saya, yang merupakan seorang pemimpin rumah sakit, mengatakan pemerintah telah memerintahkan departemen kesehatan untuk memusnahkan semua informasi tentang seluruh proses anti epidemi dan proses vaksinasi COVID-19, sehingga sejarah tidak akan diketahui oleh generasi mendatang. Ini adalah sebuah kegagalan,” katanya.
Jin, seorang warga Beijing: “Harapan saya adalah seseorang benar-benar ingin mengungkap kebenaran, dan Kementerian Urusan Sipil tiba-tiba tidak akan mengungkapkan angka-angka pada akhir tahun. Kemudian angka-angka untuk awal tahun juga tidak diumumkan, jadi pasti ada yang disembunyikan di sini.”
Setelah empat tahun sejak wabah dimulai di Tiongkok, banyak orang-orang di Tiongkok mengatakan bahwa epidemi ini kembali meningkat setelah Tahun Baru Tiongkok.
Liu, seorang penduduk Hefei, provinsi Anhui, mengatakan: “Ada lebih banyak orang tua dan anak-anak sekarang, ini adalah sesuatu yang sudah ada sejak lama. Anda harus mengantri selama satu atau dua jam di rumah sakit.”
Sementara itu, banyak orang yang menderita leukemia dan gejala sisa lainnya setelah menerima vaksin COVID-19 dan kelompok-kelompok korban telah memutuskan untuk mengirimkan perwakilan mereka mempresentasikan proposal mereka untuk mekanisme bantuan dan menyerahkan 2.656 daftar korban pada Kongres Rakyat Nasional Partai Komunis Tiongkok yang akan datang dan Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok (CPPCC) pada Maret.
Qian Dalong, seorang korban vaksin COVID dan salah satu penggagas proposal tersebut, mengatakan, “Saya sudah diawasi di mana-mana, dan kebebasan saya dibatasi. Saat ini, ada seorang petugas polisi dengan dua petugas keamanan. Karena saya berbicara di WeChat, saya ditahan selama sebulan, kemudian dibebaskan dengan jaminan selama setahun, dan kemudian dikurung di pusat penahanan selama satu bulan.
Qian Dalong memberikan video seorang teman di komunitas, yang menunjukkan bahwa pria tersebut dalam keadaan sehat sebelum divaksin.
Qian Dailong, seorang korban vaksin dan salah satu penggagas inisiatif tersebut, mengatakan: “Seorang anggota keluarga di Timur Laut Tiongkok, yang menjadi objeknya, dulunya dalam keadaan sehat seperti saya, tetapi setelah dia mendapatkan vaksin, dia sekarang lumpuh, memakai popok, dan kedua matanya menjadi tidak dapat melihat.”
COVID-19 Tidak Boleh Disebut-sebut
Wang Dong (nama samaran) dari Lu’an, Provinsi Anhui, mengatakan kepada Epoch Times bahwa ada banyak orang yang terinfeksi virus tersebut, termasuk orang dewasa dan anak-anak. “Rumah sakit telah penuh sesak selama bertahun-tahun sejak tahun 2020,” katanya.
Kematian sudah sering terdengar. “Baru-baru ini, ada banyak kematian, terutama di antara individu dengan kondisi kesehatan yang mendasarinya, dengan proporsi yang lebih tinggi adalah individu lanjut usia. Namun, ada juga kasus yang melibatkan individu yang lebih muda,” kata Wang.
Liu dari Hefei, Provinsi Anhui, mengonfirmasi kepada The Epoch Times bahwa ada antrian untuk perawatan medis karena infeksi virus, dengan waktu tunggu satu hingga dua jam selama Tahun Baru Imlek. Dia mencatat insiden infeksi yang lebih tinggi di antara anak-anak dan orang tua.
“Dokter tidak akan mengungkapkan virus spesifik yang menyebabkan infeksi, dan istilah COVID-19 sulit disebutkan. Tampaknya virus COVID-19 telah menjadi masalah yang terus berlanjut. Setelah lebih dari tiga tahun pandemi, orang-orang tidak lagi bersikap naif; kami memahami situasinya,” kata Liu. (Hui)
Hidup Sehat dengan Aktivitas Aqua Yoga di Panoramic Pool JW Marriott Surabaya dan Menikmati Sunset
SURABAYA – Yoga telah menjadi olah raga yang cukup diminati di kalangan banyak masyarakat Indonesia, karena selain gerakannya yang menenangkan pikiran dan meningkatkan konsentrasi, juga memberikan manfaat bagi keseimbangan jiwa dan tubuh. Saat ini, aktivitas olahraga dan meditasi semacam itu dapat dipadukan dengan berbagai cara inovatif, seperti yang telah diperkenalkan melalui Aqua Yoga yang diselenggarakan oleh JW Marriott Surabaya.
Dipimpin oleh instruktur yoga ternama di Surabaya, Budho Adhi saddharmo atau yang kerap disapa Bodas, Hotel mewah bintang 5 (lima) yang berlokasi di jantung Kota Surabaya tersebut menhadirkan serangkaian kegiatan yoga yang meliputi sesi sunset yoga dan aqua yoga. Kegiatan mulai diselenggarakan pada 14 Februari 2024 lalu.
Dimulai dengan latihan pernafasan dan peregangan tubuh sambil menikmati panorama senja yang memesona. Dilanjutkan dengan meliputi meditasi, asanas keseimbangan dan ditutup dengan sesi relaksasi yang menenangkan.
Amol More, General Manager – JW Marriott Surabaya mengungkapkan, “Tujuan dari acara yoga ini adalah untuk memberikan pengalaman mindful pada para tamu Hotel serta masyarakat Surabaya. Melalui kegiatan ini, kita dapat menghidupkan kembali semangat dan energi dalam pikiran, tubuh, dan jiwa, membawa kita pada perjalanan revitalisasi yang menginspirasi.” (aml)
PM Pashinyan Tegaskan Hubungan Armenia dengan Sekutu yang Dipimpin Rusia Dibekukan Secara ‘De Facto’
Adam Morrow – The Epoch Times
Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan mengkonfirmasi bahwa negaranya telah secara efektif membekukan hubungan dengan Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO), organisasi aliansi enam negara yang dipimpin oleh Rusia.
Kepada para anggota parlemen di ibukota Armenia, Yerevan, pada tanggal 28 Februari “Penangguhan hubungan ini berarti Armenia tidak memiliki perwakilan permanen untuk CSTO dan tidak ikut serta dalam acara-acara tingkat tinggi [CSTO].”
Sebagai bekas republik Soviet, Armenia menjadi anggota CSTO pada 1991 setelah pembubaran Uni Soviet.
Bersama dengan Rusia, anggota lain dari blok ini adalah Belarus, Kazakhstan, Kirgistan, dan Tajikistan.
Pashinyan menuduh CSTO gagal membantu Armenia pada September 2023 ketika Azerbaijan melancarkan serangan selama 24 jam di wilayah konflik Nagorno-Karabakh.
Pada saat itu, wilayah pegunungan itu sebagian besar dihuni oleh etnis Armenia, yang sebagian besar telah pergi ke negara tetangga Armenia.
Namun, Nagorno-Karabakh diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan.
Meskipun Azerbaijan bukan anggota CSTO, negara ini memiliki hubungan dekat dengan Moskow, yang telah berusaha untuk memediasi perdamaian permanen antara kedua negara yang bertikai.
Berbicara di hadapan para anggota parlemen, Pashinyan mengatakan bahwa CSTO memiliki kewajiban untuk “menunjukkan relevansinya dalam hal keamanan Armenia.”
Dia menegaskan bahwa Armenia secara “de facto” telah menangguhkan hubungannya dengan blok keamanan yang dipimpin Moskow.
Pashinyan mengatakan, jika masalah ini [tentang keamanan Armenia] tidak terselesaikan. kami akan melakukannya [menangguhkan hubungan] secara resmi.”
Pada 1994, kelompok separatis Armenia yang didukung oleh militer Armenia merebut kendali atas Nagorno-Karabakh dan daerah sekitarnya dari Azerbaijan.
Pada 2020, Azerbaijan merebut kembali wilayah tersebut dalam perang selama enam minggu yang menewaskan ribuan orang di kedua belah pihak.
Konflik meletus lagi pada September 2023 ketika Azerbaijan melakukan serangan 24 jam untuk melucuti senjata kelompok separatis yang berbasis di Karabakh dan mengembalikan wilayah itu di bawah kendali penuhnya.
Sejak saat itu, Armenia berusaha menyalahkan Rusia – dan juga CSTO – karena gagal menghentikan serangan Azerbaijan.
Dalam pernyataannya kepada The Wall Street Journal, Pashinyan mengatakan bahwa serangan tersebut telah “membawa kami pada keputusan bahwa kami perlu mendiversifikasi hubungan kami di bidang keamanan.”
Komentarnya secara luas dianggap sebagai tanda niat Armenia untuk meninggalkan CSTO.
Sementara itu, Moskow telah menanggapi kritik Pashinyan dengan mencatat bahwa klaim Azerbaijan atas Nagorno-Karabakh telah diakui secara internasional – bahkan oleh para pejabat di Armenia.
Para pejabat Rusia lebih lanjut menunjukkan bahwa kewajiban pertahanan timbal balik CSTO tidak berlaku untuk Nagorno-Karabakh, yang secara teknis berada di luar wilayah Armenia.
Moskow juga menuduh Pashinyan berusaha mengeksploitasi masalah Nagorno-Karabakh untuk menempatkan Armenia-sekutu nominal Rusia-pada jalur yang lebih pro-Barat.
“Untuk membenarkan perubahan strategisnya, Armenia berusaha menyalahkan Rusia atas semua masalahnya, termasuk hilangnya Nagorno-Karabakh,” ungkap Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada November 2023.
Kremlin Berusaha Mencari Kejelasan
Dalam beberapa bulan setelah serangan Azerbaijan, Armenia secara terbuka berusaha menjauhkan diri dari CSTO.
Segera setelah serangan itu, Yerevan menarik kembali perwakilan tetapnya untuk blok keamanan tersebut dan belum menunjuk yang baru.
Yerevan juga menolak untuk ambil bagian dalam latihan militer bersama yang diadakan di Belarus yang merupakan anggota CSTO, sekutu utama Rusia.
Tak lama setelah itu, perwakilan Armenia tidak hadir dalam pertemuan CSTO yang diselenggarakan di Minsk dan dihadiri oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.
Dalam pidato yang disiarkan pada 22 Februari, Pashinyan mengulangi keluhannya mengenai keanggotaan Armenia di blok tersebut.
“Perjanjian Keamanan Kolektif belum memenuhi tujuannya sejauh menyangkut Armenia,” katanya kepada saluran televisi France 24.
“Kami sekarang telah membekukan partisipasi kami dalam perjanjian ini secara praktis. Mengenai apa yang akan terjadi selanjutnya, kita lihat saja nanti.”
Pashinyan juga mengatakan bahwa Azerbaijan tidak serius dalam mencapai kesepakatan damai, bahkan mengklaim bahwa Azerbaijan berencana untuk melancarkan serangan lain.
Kementerian Luar Negeri Azerbaijan menggambarkan pernyataan tersebut sebagai “upaya untuk memutarbalikkan kenyataan dan menipu masyarakat internasional.”
Pada 26 Februari, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa Moskow “belum sepenuhnya memahami posisi Yerevan terkait keanggotaannya di CSTO.”
“Kami sering melakukan kontak dengan mitra Armenia kami,” katanya kepada para wartawan.
“Kami mencari kejelasan tentang masalah ini. Kami akan terus menjalin komunikasi untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.”
Pada tanggal 29 Februari, Alen Simonyan, ketua parlemen Armenia, mengatakan bahwa masalah ini masih dalam tahap diskusi.
“Belum ada keputusan untuk meninggalkan CSTO,” katanya seperti dikutip oleh kantor berita Rusia TASS. “Namun, kami tidak menutup kemungkinan.”
“Kami membutuhkan perlindungan – baik di Nagorno-Karabakh maupun di wilayah kedaulatan Armenia.”
“Namun, sudah jelas bahwa sekutu kami tidak membantu kami,” tambah Simonyan, dengan merujuk pada Moskow.
Reuters berkontribusi dalam laporan ini.
PLTA Sungai Jinsha di Tiongkok Memicu Protes dan Peringatan Bahaya yang Akan Terjadi
Jessica Mao dan Cathy Yin-Garton – The Epoch Times
Partai Komunis Tiongkok (PKT) baru-baru ini memulai pembangunan pembangkit listrik tenaga air yang besar di Sungai Jinsha, yang terletak di dalam perbatasan County Dege di Tibet. Proyek ini akan menghancurkan enam kuil lokal dan menggusur dua desa, memaksa ribuan penduduk lokal Tibet untuk pindah di luar kehendak mereka. Sebagai respon, ratusan warga Tibet berkumpul di depan kantor pemerintah County Dege untuk menyuarakan penolakan mereka, namun dibubarkan secara paksa oleh aparat.
Menurut sebuah laporan dari stasiun radio berbahasa Tibet yang berbasis di India, Voice of Tibet, beberapa video yang beredar secara online menunjukkan ratusan warga Tibet melakukan protes di depan kantor pemerintah Kabupaten Dege, dan polisi membubarkan mereka dengan kekerasan. Mereka menuntut pihak berwenang untuk menghentikan pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Gangtuo di Kota Wangbuding.
Video lain menunjukkan petugas pemerintah memindahkan paksa para biksu dari Kuil Yinan, meskipun ada permohonan dan perlawanan keras dari warga Tibet yang memohon kepada para pejabat PKT agar menghentikan perintah relokasi tersebut, namun tidak digubris.
Pada 22 Februari, para biksu dari Kuil Wangdui dan Yinan, disertai dengan penduduk, melanjutkan protes mereka di jalanan, namun disambut dengan tindakan kekerasan dari kontingen polisi yang cukup besar. Sejumlah laporan menunjukkan bahwa ratusan orang Tibet ditangkap, dan banyak yang mengalami luka-luka sehingga harus dirawat di rumah sakit. Demi menekan pemberitaan tentang peristiwa ini, pihak berwenang tidak hanya membungkam suara-suara yang berbeda pendapat, tetapi juga menyita ponsel warga Tibet dan memutus jaringan komunikasi lokal.
The Epoch Times tidak dapat memverifikasi otentisitas video tersebut secara independen.
Pakar : Proyek PLTA PKT Akan Menimbulkan Bencana
Pada 26 Februari, Dr. Wang Weiluo, seorang ahli hidrologi terkemuka Tiongkok yang berbasis di Jerman, mewanti-wanti di The Epoch Times edisi bahasa Mandarin bahwa pembangunan pembangkit listrik tenaga air oleh PKT di wilayah barat akan menyebabkan kerusakan yang meluas.
Wang menyoroti Sungai Jinsha sebagai salah satu dari tiga sumber air utama untuk proyek “Pengalihan Air dari Selatan ke Utara” PKT di jalur barat. Dia menekankan pentingnya Waduk Gangtuo dalam strategi pengembangan pembangkit listrik tenaga air PKT untuk hulu Sungai Jinsha, dan menyebutnya sebagai proyek yang secara paksa dimajukan oleh PKT.
Wang menunjuk pada serangkaian insiden mengkhawatirkan yang menggambarkan bahaya akibat proyek tersebut. Dia mengutip dua tanah longsor besar di dekat hilir Waduk Gangtuo pada tahun 2018, yang terjadi selama pembangunan pembangkit listrik tenaga air berskala besar lainnya, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Air Bolo. Tanah longsor pertama mengakibatkan danau penghalang, yang menghalangi Sungai Jinsha sepenuhnya. Ketika permukaan air naik di belakang bendungan, desa-desa di bagian hulu terendam, sehingga penduduk harus segera dievakuasi.
Menyoroti sifat bendungan pelindung yang rentan, Wang menjelaskan ketidakmampuan bendungan tersebut untuk menahan tekanan air, yang menyebabkan jebolnya bendungan tersebut secara alami. Banjir berikutnya terjadi, dan beberapa hari kemudian, tanah longsor kembali terjadi, menutup kembali bendungan penghalang yang jebol, meskipun dalam skala yang lebih besar. Akumulasi air di belakang bendungan membengkak, memperburuk situasi. Meskipun PKT telah melakukan upaya penggalian yang mendesak, kekuatan alami sungai membentuk banjir lain setelah jebolnya bendungan.
Wang berkata : “Menurut perhitungan, laju debit banjir ini setara dengan banjir Sungai Jinsha yang terjadi sekali dalam sepuluh ribu tahun. “Dalam sejarah PKT atau 5.000 tahun sejarah Tiongkok, banjir sekali dalam sepuluh ribu tahun seperti ini tidak pernah tercatat, terutama di hulu Sungai Jinsha.”
Buntut dari banjir tersebut mengakibatkan kerusakan yang luas, hampir melenyapkan semua jembatan dalam jarak 500 kilometer di sepanjang Sungai Jinsha dan membuat dua waduk di bagian tengah dan hilir ditutup sebelum waktunya karena kandungan sedimen yang tinggi, melebihi kandungan sedimen di Sungai Kuning.
Selain itu, Wang menyoroti gempa bumi pada September 2022 di Kabupaten Luding, Prefektur Otonomi Tibet Garze, Provinsi Sichuan, dan mengaitkannya dengan waduk yang berdekatan dengan Luding. Dia menjelaskan kerentanan geologis di hulu Sungai Jinsha, yang ditandai dengan patahan dan tebing yang berkembang. Wang memperingatkan bahwa setelah kejadian seismik yang disebabkan oleh waduk, risiko tanah longsor alami, tanah longsor yang disebabkan oleh waduk, atau runtuhan batuan meningkat secara signifikan.
Merusak Ekologi Sungai Yangtze
Sungai Jinsha berfungsi sebagai anak sungai utama dari hulu Sungai Yangtze, dengan panjang total 2.162 mil dan mengalir melalui provinsi Qinghai, Tibet, Sichuan, dan Yunnan, yang dibagi menjadi tiga bagian: hulu, tengah, dan hilir.
Dalam kerangka kerja “13 Pangkalan PLTA,” PKT telah memberikan perhatian yang sangat besar pada pangkalan PLTA Sungai Jinsha, memposisikannya sebagai sumber energi utama untuk prakarsa “Transmisi Tenaga Listrik Barat-Timur”.
Inisiatif ini melibatkan pemanfaatan sumber daya energi seperti batu bara dan air dari wilayah barat Tiongkok untuk menghasilkan listrik bagi transportasi ke wilayah pesisir di timur, yang bertujuan untuk mengurangi kekurangan listrik.
PKT telah merencanakan lebih dari 20 pembangkit listrik tenaga air di seluruh lembah Sungai Jinsha. Secara khusus, di hulu bagian Sichuan-Tibet saja, delapan pembangkit listrik bertingkat, termasuk pembangkit listrik tenaga air Gangtuo, Yanbi, dan Yebatan, telah dikerahkan. Selain itu, empat pembangkit listrik tenaga air berskala besar telah selesai dibangun di bagian hilir Sungai Jinsha.
Pembangunan infrastruktur PLTA berlebihan telah mengakibatkan segmentasi Sungai Jinsha oleh banyak pembangkit listrik tenaga air, membentuk jaringan waduk yang luas, sehingga menimbulkan masalah berkaitan dengan migrasi dan bencana ekologi dan geologi, demikian menurut media milik pemerintah Tiongkok, The Paper.
Pada awal tahun 2014, The Paper menerbitkan serangkaian paparan berjudul “Investigasi PLTA Sungai Jinsha,” yang mengungkap dampak merugikan dari upaya tanpa henti PKT untuk memaksimalkan pembangkit listrik tenaga air pada ekosistem sungai dan menyoroti bahaya keselamatan. Fenomena banyaknya pembangkit listrik tenaga air yang berlomba-lomba memperebutkan sumber daya air telah memperburuk tantangan seperti kelangkaan air di Sungai Yangtze.
Menyikapi proliferasi waduk berskala besar yang sedang dibangun dan beroperasi di hulu Sungai Yangtze, Chen Jin, yang saat itu menjabat sebagai wakil presiden Institut Sains Changjiang, menjelaskan kepada media bahwa waduk-waduk tersebut biasanya menahan air selama dua hingga tiga bulan setelah musim banjir setiap tahunnya. Kompetisi penyimpanan air di antara waduk-waduk tersebut tidak hanya menghambat penyimpanan air di hilir, tetapi juga mempercepat datangnya musim kemarau di bagian hilir Sungai Yangtze, sehingga memperparah kekurangan air dan berdampak pada berbagai sektor, termasuk perkapalan.
Dampak ekologis dari proyek-proyek PLTA di segmen Sungai Jinsha telah merusak ekosistem Sungai Yangtze. Media pemerintah Tiongkok mengakui pada Agustus 2013 bahwa pembangunan lebih dari 20 pembangkit listrik tenaga air bertingkat telah mengubah seluruh badan utama Sungai Jinsha menjadi jaringan waduk yang saling terhubung, yang secara fundamental mengubah karakteristik hidrologi, proses pengangkutan sedimen, serta struktur dan fungsi ekosistem.
Pembangkit listrik tenaga air bukan hanya menimbulkan dampak langsung terhadap organisme akuatik sampai pada titik kepunahan, namun juga mengganggu fluks air dan sedimen di hulu, sehingga mempengaruhi variasi pola air dan sedimen di bagian tengah dan hilir Sungai Yangtze serta distribusi ekosistem lahan basah sungai.
Pada Juli 2014, media Tiongkok, Chengdu Business Daily, melaporkan bahwa sejumlah besar ikan mati bermunculan di sepanjang Sungai Jinsha sepanjang 100 kilometer, mulai dari Waduk Jiaba sampai ke Pembangkit Listrik Tenaga Air Xiluodu. Ikan yang mati, yang terdiri dari spesies lokal seperti ikan mas rumput, ikan mas, Jiangtuan, dan ikan mas perak, jumlahnya mencapai puluhan ton. (asr)
Gunungapi Marapi Kembali Meletus, Bandara Internasional Minangkabau Sempat Ditutup Sementara
Gunung Marapi kembali meletus pada Kamis (29/2) malam. Pancaran cahaya “volcanic glow” berwarna jingga-kemerahan dari akitivitas vulkanik gunungapi berketinggian 2.981 mdpl itu terlihat dari segala penjuru. _Volcanic Glow_ sendiri adalah istilah vulkanologi yang berarti cahaya yang diakibatkan panas dari magma yang keluar ke permukaan kemudian membakar udara di sekitar sehingga tampak terang.
Ahli Vulkanologi Pusat Vukanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dr. Devy Kamil Syahbana mengatakan bahwa fenomena itu dapat diindikasikan adanya sistem terbuka, yang mana dengan begitu maka magma dapat dengan mudah naik ke permukaan. Diharapkan hal itu menjadi pertanda energi dapat berangsur dikeluarkan dan cepat habis.
“(Fenomena-red) Ini _volcanic glow_, cahaya yang diakibatkan panas dari magma yang keluar permukaan, membakar udara di sekitar, sehingga tampak terang. Ini mengindikasikan sistem terbuka, dengan sistem terbuka, magma bisa dengan mudah naik ke permukaan, mudah2an saja dengan cara seperti itu energinya cepat habis,” jelas Devy dalam keterangan tertulis.
Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Ditutup Sementara
Erupsi Gunungapi Marapi yang kembali terjadi hari ini telah menyemburkan abu vulkanik dan terbawa angin mengarah ke wilayah Padang Pariaman hingga menyentuh Bandara Internasional Minangkabau. Atas peristiwa itu, Otoritas Bandara Wilayah VI Padang memutuskan untuk menutup sementara bandara yang menjadi pintu masuk wilayah Sumatera Barat terhitung sejak pukul 18.00 WIB selama enam jam kemudian.
“Dikarenakan sebaran abu vulkanik hari ini Kamis, 29 Februari 2024, telah mencapai Bandara Internasional Minangkabau, maka kami Otoritas Bandar Udara Wilayah VI memerintahkan AP 2 BIM utk menghentikan operasinya per pukul 18.00 WIB. Durasi NOTAM berlaku 6 jam sejak diterbitkan,” jelas Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah VI, Capt. Megi H. Helmiadi, melalui keterangan tertulis.
Penutupan sementara Bandara BIM itu tentunya berdampak kepada seluruh penerbangan baik dari maupun menuju Sumatera Barat. Saat siaran pers ini diturunkan, ada delapan jadwal penerbangan yang terganggu. Seluruhnya merupakan penerbangan domestik dengan total penumpang 1.166 pax.
Penutupan Bandara BIM akibat dampak erupsi Gunungapi Marapi yang kini berstatus “Siaga” atau level III itu sudah dilakukan keempat kalinya. Sebelumnya hal yang sama juga dilakukan pada 22 Desember 2023, 5 Januari 2024, 19 Januari 2024 dan hari ini.
Marapi Meletus 60 Kali di Februari
Menurut data akumulasi yang dicatat PVMBG per Kamis (29/2) pukul 18.11 WIB , Gunungapi Marapi telah meletus sebanyak 60 kali selama bulan Februari 2024. Adapun hembusan tercatat sebanyak 1.093 kali. Kendati demikian, Gunungapi Marapi juga kembali terpantau mengalami erupsi pada pukul 19.25 dan 19.38 WIB.
Hasil perekaman data instrumental PVMBG per pukul 19.38 WIB disimpulkan bawah letusan Gunungapi Marapi ditandai dengan adanya kolom abu, namun tingginya tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 4.5 mm dan durasi sementara ini ± 1 menit 15 detik. Bahkan erupsi masih berlangsung saat tim PVMBG dan Pos Pengamat Gunungapi Marapi membuat laporan.
“Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,” jelas tim PVMBG melalui keterangan tertulis.
Demi menghindari hal yang tidak diinginkan, PVMBG telah memberikan rekomendasi bahwa masyarakat di sekitar Gunungapi Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan diminta tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4.5 km dari pusat erupsi (Kawah Verbeek).
Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran/bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunungapi Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.
Apabila terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Selain itu agar mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh
Kepada seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.
PVMBG juga meminta Pemerintah Daerah Kota Bukit Tinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan G. Marapi di Jl. Prof. Hazairin No.168 Bukit Tinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunungapi Marapi. (Bnpb)
Indosat Ooredoo Hutchison dan Ericsson Jalin Kerja Sama, untuk Mendorong Digitalisasi di Indonesia
BARCELONA – Indosat Ooredoo Hutchison dan Ericsson menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2024 di Barcelona. Indosat dan Ericsson melanjutkan kemitraan strategis mereka dengan tujuan untuk mengeksplorasi kolaborasi teknologi masa depan yang dapat meningkatkan pengalaman pelanggan serta mendukung upaya digitalisasi di Indonesia.
Hal ini merupakan bagian dari tujuan besar Indosat dalam memberdayakan masyarakat Indonesia untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui aspek digitalisasi. Kerja sama ini sejalan dengan ambisi Ericsson untuk mempercepat digitalisasi di Indonesia melalui teknologi-teknologi termutakhirnya.
Melalui kolaborasi ini, Indosat akan memperluas inisiatif pada platform Ericsson Business Support System (BSS) untuk mendukung pelanggan prabayar dengan penawaran inovatif baru yang mampu merespon pergerakan pasar dengan lebih cepat. Hal ini juga menandai tonggak penting dalam perjalanan Indonesia untuk menjadi digital powerhouse, dengan memanfaatkan keahlian dan sumber daya dari Indosat dan Ericsson untuk membuka peluang-peluang baru sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di era digital.
Vikram Sinha, President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “Semangat gotong royong merupakan kunci strategi Indosat dalam menjalankan transformasi. Melalui kerja sama dengan Ericsson, kami ingin mendorong adopsi teknologi masa depan yang dapat membuka peluang-peluang baru dan memacu pertumbuhan yang berkelanjutan di industri telekomunikasi. Selain itu, kolaborasi ini juga akan menjadi bagian dari komitmen jangka panjang kami dalam memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia dan turut ambil bagian dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045.”
Krishna Patil, Head of Ericsson Indonesia, menyatakan, “Sebagai pemimpin ICT global, Ericsson berkomitmen untuk mendukung Indosat dalam menyediakan inovasi-inovasi terbaru dengan teknologi kelas dunia. Kami yakin dengan meningkatkan Ericsson BSS dapat membantu Indosat untuk merealisasikan potensi bisnis dari evolusi jaringan secara penuh dan mencapai ambisi dalam memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan Indosat. Kami sangat senang dengan kemitraan teknologi dan layanan yang telah terjalin sejak lama di Indonesia dapat mendukung Indosat dalam perjalanan transformasi mereka serta mempercepat digitalisasi di Indonesia.”
Kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari kemitraan strategis dalam teknologi Ericsson Digital Monetization Platform (DMP) yang telah diluncurkan pada Juni 2023. Ericsson DMP Business telah meningkatkan pengalaman pelanggan Indosat dengan mempercepat waktu pemesanan hingga aktivasi hingga 70 persen dan melayani kebutuhan pelanggan dengan lebih sigap. Pemanfaatan arsitektur yang dimodernisasi dengan katalog terpusat untuk beberapa lini bisnis telah menghasilkan peningkatan 60 persen dalam hal time to market (TTM).
Mengeksplorasi kolaborasi teknologi masa depan telah menjadi upaya nyata Indosat dan mitra-mitra terkemuka seperti Ericsson dalam mewujudkan misinya untuk menghadirkan pengalaman digital kelas dunia. Ericsson memiliki peran penting dalam menyediakan teknologi termutakhir, menawarkan simplifikasi dan manfaat monetisasi yang terdepan. Kolaborasi ini memungkinkan Indosat untuk meningkatkan perjalanan digitalisasinya, menawarkan pengalaman terbaik bagi para pelanggannya, dan berkontribusi dalam mempercepat agenda transformasi digital pemerintah. (aml)
Bank Indonesia Lakukan Aktivasi Aplikasi PWD SKNBI
SURABAYA – Bank Indonesia telah melakukan aktivasi Aplikasi Pertukaran Warkat Debit (PWD) Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) di Wilayah Kliring Surabaya pada Jumat (1/3) dengan jumlah peserta kliring sebanyak 79 bank. Aplikasi PWD SKNBI adalah aplikasi berbasis web yang disediakan Bank Indonesia dan dapat diakses melalui peramban pada telepon genggam dalam kegiatan pertukaran warkat debit yang dilakukan oleh peserta SKNBI. Aktivasi Aplikasi PWD SKNBI oleh Bank Indonesia akan dilakukan secara bertahap berdasarkan kesiapan masing-masing Wilayah Kliring di Indonesia, baik dari sisi penyelenggara maupun peserta.
Kepala Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran (DPSP) Bank Indonesia, Ida Nuryanti, menyampaikan, “Aktivasi Aplikasi PWD SKNBI merupakan salah satu bentuk transformasi digital untuk mendukung efisiensi pada operasional kegiatan pertukaran warkat debit oleh peserta yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. Warkat debit yang diproses secara mayoritas melalui kliring SKNBI adalah instrumen Cek dan Bilyet Giro (BG).”
Hasil penelitian Bank Indonesia tahun 2023 menyebutkan bahwa meskipun transaksi Cek dan BG mengalami penurunan dengan berkembangnya berbagai instrumen pembayaran berbasis elektronik, sebagian pelaku usaha masih menjadikan Cek dan BG sebagai pilihan alat pembayaran utama dalam transaksi usahanya. Hal ini didukung dengan adanya karakteristik yang dimiliki Cek dan BG, khususnya fitur bayar tunda tanpa bunga dan sanksi Daftar Hitam Nasional (DHN), yang belum tergantikan oleh instrumen pembayaran lainnya. Lebih lanjut, hasil focus group discussion (FGD) dengan beberapa pelaku usaha muda menyebutkan bahwa pelaku usaha muda selama ini belum mengenal instrumen Cek dan BG sebagai alat pembayaran dan oleh karena itu sangat tertarik untuk mendalami penggunaannya.
Kondisi tersebut merupakan bentuk konfirmasi bahwa kegiatan kliring pertukaran warkat debit oleh Bank Indonesia masih memberikan manfaat yang cukup signifikan dan diminati oleh masyarakat terutama pelaku usaha, sehingga penyelenggaraannya ke depan masih perlu dikelola dengan baik. Aktivasi Aplikasi PWD SKNBI yang telah dilakukan Bank Indonesia sejak hari ini diharapkan dapat memberikan value added yang terdapat pada kegiatan pertukaran warkat debit SKNBI sehingga dapat mendukung peserta dalam menyediakan layanan sistem pembayaran yang lebih efektif bagi masyarakat.
Kepala Departemen Layanan Digital dan Keamanan Siber (DLDS) Bank Indonesia, Retno Ponco Windarti, selaku pengembang Aplikasi PWD SKNBI juga menyampaikan, “Aplikasi ini dikembangkan secara in house dan telah lolos serangkaian pengujian sehingga siap diaktivasikan hari ini. Environment Aplikasi PWD SKNBI ini juga telah disiapkan dengan baik sehingga petugas kliring dapat mengakses aplikasi melalui jaringan internet, yang artinya dapat diakses di manapun.”
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Bandoe Widiarto, menyampaikan, “Penggunaan Aplikasi PWD SKNBI ini akan sangat membantu dan memudahkan operasional pertukaran warkat debit perbankan di wilayah kliring Surabaya, dan diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh Koordinator Pertukaran Warkat Debet (KPWD) lainnya secara nasional. Saat ini, terdapat 4 (empat) KPWD Bank Indonesia di Provinsi Jawa Timur, yaitu KPWD wilayah Kliring Surabaya, Malang, Kediri, dan Jember, serta terdapat 14 KPWD Non-Bank Indonesia yang tersebar di beberapa kota di Jawa Timur. Lebih lanjut, transaksi PWD SKNBI di Jawa Timur saat ini tercatat dengan rata-rata harian (RRH) sebanyak 3.404 warkat/hari, dengan rata-rata nominal transaksi PWD mencapai Rp179,9 milyar/hari. (Aml)









