Sales Sepatu yang Sukses Membangun Rumah Sepatu Raksasa, Kini Menjadi Airbnb—Begini Tampilan Dalamnya
oleh Michael Wing
Sales sepatu Mahlon Haines meraih kesuksesannya dalam bisnis alas kaki berkat serangkaian langkah pemasaran yang cerdik.
Pertama, kegigihannya yang tak kenal lelah dan publisitas diri menyebabkan dia mencalonkan diri dalam pemilihan kongres. Meski kalah dalam pemilu, dia mengakuinya merupakan publisitas yang bagus untuk bisnisnya.

Kedua, dia mengantar toko sepatunya ke pelanggan yang tidak bisa datang ke tokonya.
Ketiga, ia membangun rumah sepatu raksasa setinggi lima lantai untuk mempromosikan sepatunya seperti papan reklame pinggir jalan. Tokonya bisa dilihat bermil-mil jauhnya dari tempat yang sekarang menjadi Lincoln Highway yang lama.

Sepatu berukuran besar itu menjadi warisan selama 75 tahun dan masih beroperasi.

Mr Haines mengkhianati kecerdasan penjualannya sejak awal. Dia tiba di York, Pennsylvania, Amerika Serikat pada tahun 1905, pada usia 30 tahun, dan dilaporkan menjual cincin pertunangannya sendiri untuk membeli 10 pasang sepatu. Dia kemudian berbalik dan menjualnya di pasar petani, dan tak lama kemudian bisnis barunya diluncurkan.

Dia akan wafat sebagai jutawan, setelah memiliki lebih dari 40 toko sepatu di seluruh negara bagian dan di Maryland; dia memiliki tanah dan hotel, sebagai tambahan. Dia bahkan memiliki armada toko sepatu keliling yang bisa mengantar Anda jika Anda tidak bisa datang ke toko sepatunya.

Namun, ada yang mengatakan, Rumah Sepatu Haines yang besar di sepanjang Lincoln Highway yang lama adalah warisan sejatinya. Dibangun pada tahun 1948, sepatu berukuran besar ini meniru model sepatu terlarisnya: sepatu kerja high-top karya Mr. Haines. Dia dilaporkan menyerahkan fotonya kepada seorang arsitek dan memberi perintah untuk mendesainnya.

Rumah sepatu menyampaikan pesannya dengan lantang dan jelas: ingatlah untuk membeli sepatu Anda dari Mr Haines!

Rumah Sepatu berlantai lima ini dibangun dari semen dan kayu. Tingginya 25 kaki, lebar 17 kaki, dan panjang 48 kaki, dengan luas bagian dalamnya lebih dari 1.500 kaki persegi. Semua yang meringkuk di ujung kaki adalah ruang tamu, kamar tidur utama, dan kamar mandi. Kamar tidur kedua terselip di bawah tali sepatu, dengan langit-langit miring menggemakan kemiringan diagonal sepatu. Kamar tidur ketiga terletak di belakang tab tumit. Sementara dapur meringkuk di dalam tumit. Pada suatu waktu, carport drive-through bersembunyi di bawah lengkungan.

Mr Haines tidak tinggal di toko sepatu atau menggunakannya sebagai toko sepatu, meskipun untuk sementara waktu, dia membiarkan orang yang lebih tua dan orang yang berbulan madu tidur di kamar pasangan itu di bagian ujung kaki. Seorang sopir dan pelayan yang merangkap sebagai juru masak tinggal di lantai atas dan mengurus para tamu.

Rumah Sepatu Haines berpindah tangan beberapa kali selama bertahun-tahun, setelah kematiannya. Itu diwariskan kepada karyawannya, yang menjualnya ke dokter gigi, yang memasang toko es krim di lengkungan sepatu dan mengizinkan tur. Rumah tersebut kemudian menjadi sangat terbengkalai dan rusak, hingga akhir tahun 1980-an ketika cucu perempuan MR Haines, Annie Haines Keller, membeli rumah tersebut dan mengembalikan kejayaannya.

Pada tahun 2000-an, beberapa pasangan memiliki rumah tersebut: keluarga Miller, keluarga Farabaugh, keluarga Schmuck, dan keluarga Brown. Tur dilanjutkan. Tempat ini diubah menjadi museum yang didedikasikan untuk suku Hainese meskipun belum ada pengunjung yang diizinkan untuk menginap. Ada perbaikan baru dengan cat dan plesteran yang dikerjakan ulang. Toko “souvenir” telah ditambahkan. Hingga, akhirnya, pada tahun 2022, tempat ini direnovasi sepenuhnya dengan dekorasi baru sebagai Airbnb—seperti yang ada sekarang.
Berbicara tentang mengapa seseorang memilih untuk tinggal di rumah sepatu, mantan pemilik Carleen Farabaugh mengatakan kepada makelar barang tak bergerak bahwa dia tidak tertarik pada rumah sepatu tetapi dua hari kemudian dia menjadi pemilik rumah sepatu tersebut. “Saya tidak memilih rumah sepatu, rumah sepatulah yang memilih saya,” katanya kepada SpacesTV pada tahun 2013.

Saat ini, Anda dapat tinggal di dalam salah satu dari tiga kamar tidur yang telah direnovasi: “Ruang Tali Sepatu”, “Suite Punggung Kaki”, dan “Tempat Tinggal Pergelangan Kaki”. Interiornya dipadukan dengan dekorasi sepatu dan sepatu serta memorabilia yang dikumpulkan selama beberapa dekade.
Di dalam sepatu, Anda bahkan dapat memandang ke luar melalui jendela kaca patri asli yang menampilkan wajah MR Haines, menyatakan dia sebagai “Penyihir Sepatu” sambil mengangkat alas kakinya—penjual sepatu yang cerdik tidak pernah malu untuk mempromosikan diri.
Dan jika Anda melihat keluar, Anda masih dapat melihat Jalan Lincoln Highway yang lama, yang sekarang ditumbuhi pohon-pohon muda, tempat para pelancong pasti pernah melihat rumahnya dan berpikir untuk membeli sepatu baru. (asr)

Sembilan Pertanda Buruk 2023 Tentang Partai Komunis Tiongkok
Wang You’qun
Mengilas balik tahun 2023, ada yang mengatakan, Tiongkok hari ini ibarat masa akhir Dinasti Qing, hanya tinggal menunggu bunyi rentetan letusan senapan; ada yang mengatakan, semua orang sedang duduk manis menunggu Xi Jinping bermasalah; ada pula yang mengatakan, Tiongkok sedang menantikan hari di mana akan terjadi perubahan besar yang belum pernah ada selama seabad terakhir. Disini, akan dijabarkan pengantar singkat tentang sembilan pertanda tersebut:
1. Sebuah Buku
16 Oktober lalu, Partai Komunis Tiongkok (PKT) melarang sebuah buku dari pasaran yang berjudul “Chongzhen: Raja Tekun Yang Menghancurkan Negerinya”.
Banyak komentator menilai, alasan sebenarnya ditariknya buku ini dari pasaran adalah karena judul buku ini dan slogan iklan pada cover-nya, yang dianggap menyindir Xi Jinping. Slogan iklan buku tersebut adalah: “jurus mabuk berturut-turut setiap langkah keliru, semakin ‘menekuni pemerintahan’ semakin menghancurkan negara”, dan “memahami bagaimana Kaisar Chongzhen selangkah demi selangkah memojokkan dirinya sendiri ke jalan buntu”.
Chongzhen (崇禎) adalah kaisar terakhir dari Dinasti Ming, yang disebut sebagai “tekun menjalankan pemerintahan”, tapi sebenarnya dikenal dengan “terombang ambing akibat kecerobohannya sendiri”; hingga akhirnya setelah terpuruk sampai tidak ada lagi jalan keluar, sang kaisar terpaksa mengakhiri hidup dengan gantung diri di sebuah pohon di belakang Istana Forbidden City. Dalam cover buku ini digambarkan seutas “tali gantung” di atas kata “Chong (崇)”.
Sejak masa jabatan kedua, Xi Jinping ibaratnya mendapatkan kartu bagus yang telah diubah menjadi kartu buruk. Beberapa proyek yang ia langsung tangani telah menjadi “proyek busuk”. Kini, Xi Jinping yang telah berhasil “tiga kali menjabat”, telah ditinggalkan seorang diri di dalam partai; krisis internal mengintai di mana-mana, dalam urusan diplomatik pun dikucilkan; sejauh mata memandang semua orang adalah musuhnya.
2. Sebuah Lukisan
Pada 4 Desember lalu, bagian editorial tabloid “Zawen Zhoukan” mengeluarkan edaran “berhenti beroperasi”, dengan mengumumkan berhenti beroperasinya tabloid tersebut per 1 Januari 2024.
Pada cover depan edisi terakhir tabloid “Zawen Zhoukan”, terdapat sebuah gambar komik: sebuah jari tangan menunjuk ke suatu arah. Banyak orang berbaris dan berlari ke arah yang ditunjuk, sampai di ujung satu persatu mereka jatuh ke jurang yang sangat dalam. Tidak sedikit komentator menilai, yang dimaksud dalam gambar komik tersebut juga adalah Xi Jinping.
Karena media partai PKT sering mempropagandakan Xi Jinping telah menunjuk ke arah yang benar. Misalnya, menunjukkan arah “pembangunan ekonomi swasta”, menunjukkan arah “pembangunan distrik baru Xiong’an”, menunjukkan arah “melepaskan kemiskinan di Tiongkok”, menunjukkan arah “mengembangkan hubungan RRT-AS”, menunjukkan arah “diplomasi negara besar dengan karakteristik Tiongkok”, menunjukkan arah program pembangunan “One Belt One Road”, menunjukkan arah “perkembangan hubungan RRT-Eropa”, menunjukkan arah membangun “komunitas senasib bersama”, menunjukkan arah “pengelolaan HAM” global, menunjukkan arah “perkembangan sepakbola nasional”, menunjukkan arah mendorong “satu negara dua sistem”, dan lain-lain. Tapi hingga 2023 sudah mau habis, dengan arah yang ditunjuk oleh Xi Jinping, PKT justru terjebak dalam krisis besar yang belum pernah terjadi sebelumnya.
3. Sebait Puisi
Pada 30 Juni lalu, tabloid lembaga pusat PKT Qiu Shi mempublikasikan isi pidato Xi Jinping dalam forum pelatihan dan pembinaan kader muda sekolah partai pusat pada 1 Maret lalu. Dalam pidato itu Xi antara lain berkata, “Kalau orang yang kita bina tidak menganut Marxisme dan komunisme, tidak mengangkat panji sosialisme yang berkarakter Tiongkok ini, maka akan terjadi tragedi seperti Revolusi Eropa Timur 1989, Dimana kala itu Uni Soviet runtuh, dan runtuhnya Uni Soviet adalah tragedi memilukan semacam ‘kesedihan tak tertahankan mengenang negeri asal’!”
Nah, penggalan puisi: ‘kesedihan tak tertahankan mengenang negeri asal’ itu dikutip Xi dari puisi kuno berjudul “Wanita Cantik Yu” karya Li Yu yang merupakan kaisar penyebab keruntuhan Dinasti Tang Selatan (937 – 975).
Keseluruhan puisi tersebut adalah: “Bilamana keindahan bunga musim semi dan bulan musim gugur akan berakhir? Berapa banyak masa lalu masih teringat. Tadi malam angin musim semi bertiup lagi di kamar lantai atas, di malam bulan terang ini, kesedihan tak tertahankan mengenang negeri asal. Pagar berukir indah, anak tangga terpahat dari batu pualam itu semestinya masih ada, hanya saja dayang-dayang telah diganti. Kalau ditanya berapa besar kesedihan hatiku, ibarat air sungai mengalir tiada berakhir di musim semi.”
Setelah Dinasti Tang Selatan dihancurkan oleh Dinasti Song, Li Yu ditangkap, dan diasingkan di Kota Bianjing. Sebagai kaisar yang meruntuhkan kekaisarannya sendiri, Li Yu sering teringat akan “negerinya yang telah hancur”, dan sering menangis karenanya, hatinya dipenuhi dengan penyesalan. Dikabarkan Kaisar Taizong dari Dinasti Song sangat membenci kata-kata “kesedihan tak tertahankan mengenang negeri asal”, kemudian ia membunuh Li Yu dengan meracuninya.
Xi mengutip puisi dari seorang kaisar yang mengakibatkan kehancuran imperiumnya sendiri, ini juga merupakan pertanda sial. PKT di hari ini, sudah tidak ada lagi seorang pun yang menganut Marxisme atau komunisme, dan tidak seorang pun mengusung bendera sosialisme. Yang sesungguhnya diyakini oleh PKT adalah paham pemujaan kekuasaan, dan pemujaan uang. Tanpa uang dan kekuasan, tak ada seorang pun mau berkorban demi partai komunis tersebut.
4. Seorang Pejabat Tinggi
Tahun 2023, pejabat partai dan pemimpin termuda yang diangkat langsung oleh Xi Jinping yakni Qin Gang (dibaca: chin kang) “dihilangkan”, ini adalah peristiwa besar yang sangat ikonik.
Pada Oktober 2022, melalui seleksi oleh Xi sendiri, Qin Gang yang kala itu menjabat sebagai Dubes RRT untuk Amerika Serikat, dipromosikan menjadi anggota Komite Pusat PKT ke-20.
Pada 30 Desember 2022, Qin Gang dipromosikan lagi oleh Xi menjadi Menteri Luar Negeri; dan pada 12 Maret 2023, Qin Gang kembali dipromosikan menjadi anggota Dewan Negara.
Pada saat Xi mempromosikan Qin Gang, pasti sudah diyakini bahwa Qin Gang akan setia pada Xi, adalah seorang “penganut Marxisme dan komunisme sejati”, adalah orang yang akan “mengangkat bendera sosialisme berkarakter Tiongkok”. Tetapi sejak 26 Juni 2023, baru 6 bulan menjabat sebagai Menlu, dan 3 bulan menjabat anggota Dewan Negara, ia telah “hilang” dari pandangan publik.
Pada 25 Juli, Qin Gang dicopot dari jabatan sebagai Menlu; disusul pada 24 Oktober, Qin Gang dicopot dari anggota Dewan Negara. Qin Gang merupakan Menlu dengan masa jabatan paling singkat dan salah satu anggota Dewan Negara yang masa jabatannya paling pendek selama 74 tahun kekuasaan PKT sejak 1949. Sejak 16 Juli, di internet mulai beredar berita tentang kematian Qin Gang.
Pada 6 Desember lalu, media massa AS Politico edisi Eropa memuat berita, yang mengutip informasi dari nara sumber yang menjalin kontak dengan pejabat tinggi PKT bahwa telah terjadi kudeta perwira tinggi Angkatan Roket bersama Qin Gang, yang membocorkan rahasia inti PKT kepada badan intelijen Barat. Dikhabarkan Qin Gang meninggal dunia karena bunuh diri atau akibat penyiksaan di sebuah rumah sakit militer Beijing yang khusus melayani pemimpin PKT.
Hingga saat ini, PKT tidak berusaha membantah rumor terkait penyebab kematian Qin Gang. Seorang Qin Gang yang sangat dipercaya oleh Xi Jinping, ternyata mengkhianati Xi, masih adakah orang yang bisa dipercaya oleh Xi? Bahkan Qin Gang, sang mantan Menlu pun “dibunuh”, siapakah pejabat PKT yang masih merasa aman?
5. Sebuah Kota
2023, adalah tahun ketiga PKT menerapkan “UU Ekstradisi Hong Kong”, dan “satu partai dua sistem” untuk menggantikan “satu negara dua sistem” terhadap Hong Kong. Tahun ini, bursa efek Hong Kong merupakan bursa yang paling buruk di seluruh dunia; rasio suara dalam pemilu legislative Hong Kong memecahkan rekor terendah dalam 30 tahun terakhir; untuk pertama kalinya Kepala Eksekutif Hong Kong ditolak oleh KTT APEC; Moody memberikan peringkat “negatif” untuk kredibilitas Hong Kong.
Para investor telah kehilangan keyakinannya pada Hong Kong sebagai pusat keuangan internasional. Nominal pembiayaan IPO di Hong Kong pada 2018 mencapai 286,5 milyar dolar Hong Kong, yang menduduki posisi pertama di dunia; Januari-Oktober 2023, nominal pembiayaan IPO di Hong Kong hanya 31,673 milyar dolar Hong Kong. Tahun ini nominal IPO tiga kuartal pertama, adalah yang terendah di bursa efek Hong Kong selama 22 tahun terakhir.
Inggris menghabiskan waktu 100 tahun lebih, untuk menjadikan Hong Kong sebagai “pusat finansial ketiga terbesar di dunia”. Sejak 2019 PKT mulai menekan gerakan anti UU ekstradisi di Hong Kong dengan tangan besi, maka PKT hanya membutuhkan waktu kurang dari 5 tahun, dan telah berhasil menjadikan Hong Kong sebagai “puing-puing pusat finansial dunia”.
Hong Kong yang dulunya dijuluki “Mutiara dari Timur”, kini mutiara itu telah pudar tidak bercahaya.
6. Satu kata 跌/jatuh
Ada komentator ekonomi keuangan menuliskan: “Jika hendak memilih aksara Mandarin untuk sepanjang tahun 2023, saya usulkan memilih kata “跌 (artinya jatuh, red.)”. Harga properti jatuh, harga saham jatuh, pendapatan jatuh, ekspor jatuh, investasi jatuh, nilai tukar jatuh, bursa kerja jatuh, kelahiran jatuh… segala sesuatu yang terkait dengan kehidupan rakyat semuanya serba jatuh atau anjlok. Tentu saja, satu-satunya yang tumbuh hanyalah hutang pemerintah.”
Dengan bursa efek sebagai contoh. Pada 20 Desember lalu, indeks saham SSE (Shanghai) telah anjlok hingga 2902 poin, tidak hanya menembus tahanan 3000 poin, bahkan nyaris menembus tahanan di 2900 poin.
Dalam hal hutang. Ada seorang ekonom menjelaskan, “Jika hutang pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebesar 114 trilyun yuan, ditambahkan dengan hutang BUMN non-keuangan sebesar 220 trilyun yuan, ditambahkan lagi dengan hutang terendah sistem keuangan 56 trilyun yuan, totalnya adalah 390 trilyun yuan, hampir 400 trilyun yuan. Angka ini adalah 3 kali lipat dari PDB dari RRT.”
“Seandainya Tiongkok dianggap sebagai sebuah perusahaan besar yang dikendalikan oleh PKT, dengan total pendapatan setiap tahun 120 trilyun yuan, sedangkan hutangnya mencapai 400 triliun yuan, bukankah perusahaan ini akan segera bangkrut?” Hutang pemerintah RRT yang melonjak drastis, hutang ini sedang menyeret ekonomi mereka secara keseluruhan, dan sudah jatuh hingga mendekati bangkrut.
7. Seorang Pemuda
Pada 2 Februari, pihak kepolisian dari tiga tingkatan dari wilayah: Provinsi Jiangxi, Kota Shangrao, dan Kabupaten Yanshan secara bersamaan menggelar konferensi pers, mengumumkan “hasil investigasi” dari peristiwa yang menimpa seorang siswa SMA Zhiyuan kelas 1 yang bernama Hu Xinyu.
Hu Xinyu dinyatakan hilang pada 14 Oktober 2022 lalu. Dan pada 28 Januari 2023, jenazah Hu Xinyu telah “ditemukan”. Unit Keamanan Publik Kabupaten Yanshan Kota Shangrao Provinsi Jiangxi bekerjasama dengan tim kerja khusus, setelah melalui “investigasi dan wawancara, pemeriksaan di lapangan, otopsi mayat dan verifikasi bukti”, maka “dinyatakan” Hu Xinyu mati karena gantung diri. Hasil investigasi ini diragukan oleh masyarakat luas.
Terlebih ada seorang warga yang cermat, setelah meneliti dan melakukan perbandingan, telah menemukan sejumlah kejanggalan yang sangat menentukan, yang digabungkan dengan temuan warganet sebelumnya, telah diperoleh lebih dari 20 indikator kuat yang dapat membuktikan bahwa kematian Hu Xinyu, adalah suatu kasus pembunuhan yang direkayasa menjadi aksi bunuh diri.
Baca serial artikel yang ditulis oleh penulis anonim bernama Tong Gen dan Hu Jin berjudul “Bukti Kuat Dibunuh! Rekaman Suara Hu Xinyu, dan Rekayasa TKP” (jilid 1-9). Tidak sedikit orang meyakini bahwa kematian Hu Xinyu sebagai akibat “diambil organ tubuhnya dalam keadaan hidup-hidup” oleh PKT.
8. Sebuah Lagu
19 Juli, seorang penyanyi Tiongkok bernama Dao Lang menciptakan lagu baru yang berjudul “Luocha Kingdom” (Raksha Haishi, red.), langsung menjadi hits begitu dirilis, dan menjadi salah satu fenomena seni paling penting tahun 2023.
Ada seorang komentator musik yang menyebutkan, lagu baru Dao Lang “Luocha Kingdom” telah memecahkan beberapa rekor, termasuk rekor penayangan di seluruh jaringan yang dalam seminggu menembus 1 milyar kali, ini memecahkan rekor tayang lagu baru tertinggi selama seminggu sepanjang sejarah versi platform video pendek, hanya dalam satu minggu, telah bermunculan berbagai versi mulai dari versi opera Hunan, versi opera Shandong, versi opera Peking, versi instrumen Guqin (alat musik klasik Tiongkok, red.), versi instrumen Pipa (dibaca: bi ba, sebuah alat musik klasik Tiongkok, red.), versi instrumen Suona (alat musik klasik Tiongkok, red.) dan lain sebagainya, bahkan menyebar sampai ke luar negeri.
Berapa kali lagu ini telah diputar? Tidak bisa dihitung. Satu hal yang bisa dipastikan, jumlah pemutaran lagu ini memang benar-benar luar biasa tinggi. Mengapa lagu “Luocha Kingdom” begitu hits? Penulis merasa, penyebab yang paling utama adalah, lagu ini telah melantunkan suara hati mayoritas rakyat Tiongkok.
Lagu ini mengambil latar belakang salah satu kisah dari novel zaman Dinasti Qing karya Pu Songling yang berjudul “Liaozhai Zhiyi” (Strange Tales from a Chinese Studio, red.).
Negara apakah “Luocha Kingdom” yang disebut di dalamnya? Singkatnya, ini adalah sebuah negara kotor yang memutar-balikkan: benar-salah, baik-jahat, dan cantik-buruk.
Dalam lirik lagu itu ada yang berbunyi: “Kuda itu tidak menyadari bahwa dirinya adalah keledai, burung itu pun tidak tahu dirinya adalah ayam”, “tetapi bongkahan arang itu dari dulu adalah hitam, bagaimanapun kau mencucinya tetap saja selalu kotor” dan lain sebagainya, inilah refleksi realitas dunia yang diciptakan PKT dengan memutar-balik hitam putih, mengacaukan kebenaran dan kesalahan, yang buruk dikatakan cantik, menipu diri sendiri dan juga orang lain, eliminasi terbalik, melakukan segala kejahatan, dan lain-lain. Inilah penyebab mendalam dihasilkannya gaung yang kuat dari lagu “Luocha Kingdom” tersebut.
9. Sebuah Virus
Sejak merebaknya pandemi pada 2020 lalu, virus Corona atau disebut juga COVID-19 itu, tidak pernah meninggalkan Tiongkok. Pada akhir tahun lalu hingga awal tahun ini, epidemi kembali merebak di Tiongkok, dan telah menewaskan banyak orang.
September tahun ini, epidemi kembali muncul, hingga kini mulai merebak lagi. Rumah sakit di berbagai daerah seluruh Tiongkok dipenuhi sesak oleh pasien. Terutama Beijing, Tianjin, Shanghai, Dalian, Shenyang, Chongqing, Henan, Provinsi Hebei, dan Provinsi Shaanxi kondisinya sangat parah, banyak krematorium dan tempat persemayaman dipenuhi jasad. Merebaknya epidemi kali ini, ditengarai akan menewaskan lebih banyak orang.
Kesimpulan
Sembilan pertanda buruk PKT di atas, kesemuanya ada kaitannya dengan Xi Jinping.
Baru-baru ini, ada orang yang memperkirakan peristiwa “angsa hitam” (black swan, red.) terbesar untuk tahun 2024, mungkin berupa Xi Jinping mengalami masalah. Pada saat Xi Jinping naik jabatan pada 2012, kondisi riil PKT sudah sangat kacau. Selama 11 tahun Xi Jinping menjabat, ia telah melukai terlalu banyak pihak, dan banyak orang sedang menunggu Xi mengalami masalah, termasuk faksi Jiang, kaum Tuanpai (liga muda, red.), faksi sesepuh, kaum princelings (Taizidang, red.), kelompok reformasi keterbukaan, para pejabat menengah dan bawah, bahkan para spekulan di dalam faksi Xi Jinping sendiri! (sud/whs)
AS Hentikan Sementara Bantuan Bagi Ukraina? Korban Rusia 360 Ribu Tewas dan Terluka
Time to Explore
Perang Ukraina sampai sekarang telah menimbulkan korban tewas dan luka-luka di pihak Rusia mencapai lebih dari 300 ribu orang, angka ini bukan isapan jempol belaka, melainkan angka yang dilansir Kemenhan AS, juga telah diakui (secara tidak langsung) oleh Putin sendiri.
Pada 14 Desember lalu, Moskow melangsungkan konferensi pers tahunan dimana Putin menyatakan, hingga saat ini Rusia telah mengerahkan lebih dari 240.000 orang prajurit, di samping 486.000 orang prajurit yang secara sukarela telah bergabung dalam militer Rusia. Sedangkan saat ini di garis depan Ukraina, Rusia telah menempatkan 610.000 serdadu.
Jadi begitu dihitung, prajurit Rusia telah berkurang 110.000 orang. Namun masih ada semacam penjelasan lain, yaitu yang disebut Putin hanya jumlah orang yang dikerahkan dan bergabung dengan angkatan bersenjata Rusia, tidak disebutkan 250.000 orang serdadu yang sejak awal dikirim ke medan perang Ukraina, jadi jika ditambahkan 250.000 orang yang sejak awal telah dikirim ke Ukraina, berarti Rusia telah kehilangan sebanyak 360.000 orang.
Korban Tewas dan Luka-Luka Rusia Sebanyak 360.000 Orang
Tewas dan luka-luka 110.000 orang atau 360.000 orang, kedua angka ini bisa dijelaskan, tetapi melihat dari segi angka, jumlah korban 360.000 orang ini lebih bisa diandalkan. Dan seminggu sebelumnya, Pemerintah AS telah mengungkap data intelijennya.
Kita lihat saja berita di surat kabar Wall Street Journal, dimana intelijen AS telah memperkirakan, perang Ukraina telah menghancurkan persenjataan militer Rusia, hampir 90% personal militer sebelum perang telah tewas maupun luka-luka, ribuan tank dihancurkan, dan sebanyak 315.000 orang prajurit Rusia telah tewas atau luka-luka, jumlah itu adalah sekitar 87% dari 360.000 orang prajurit AD Rusia sebelum perang. Selain itu, Rusia juga telah kehilangan hampir dua pertiga pasukan tank.
Menurut data lembaga statistik pihak ketiga ORYX, hingga artikel dilansir, Rusia telah kehilangan sebanyak 2.541 unit tank. Lembaga tersebut memastikan setiap tank yang rusak lewat rekaman video dan foto, jumlah kerusakan yang sebenarnya mungkin lebih tinggi lagi, mungkin mencapai hampir 3.000 unit.
Dengan kata lain, lewat data statistik pihak ketiga ORYX, analisa intelijen AS, serta pernyataan Putin, maka secara garis besar bisa didapatkan gambaran jumlah total korban di pihak Rusia saat ini. Sebelumnya hanya di Bakhmut saja, korban tewas dan terluka di pihak Rusia sekitar 100.000 orang, pada Mei lalu pemimpin tentara bayaran Wagner Group mendiang Prigozhin menyatakan, sebanyak 20.000 orang serdadu Wagner Group tewas di Bakhmut, yang setengahnya merupakan mantan napi yang direkrut dari penjara, ini hanya jumlah korban di pihak Wagner dalam penyerangan Bakhmut saja. Belum lagi pasukan terjun payung Rusia, jumlah korban tewas dari pasukan terjun payung tidak ini dapat diketahui.
Dari jumlah korban tewas ini, maka dapat diperkirakan bahwa itu adalah jumlah korban tewas dan luka-luka secara keseluruhan. Di masa PD-II, biasanya rasio korban tewas dan luka-luka adalah sekitar 1 banding 3, dengan kata lain, dari setiap 3 orang yang luka-luka, ada 1 orang yang tewas. Tetapi seiring dengan meningkatnya kemampuan medis (dan juga rompi anti peluru), rasio korban tewas dan luka-luka di medan perang tidak begitu tinggi lagi, normalnya antara 1:5 atau 1:8. Maka jika dihitung, korban Rusia hanya di Bakhmut saja kemungkinan antara 100.000 sampai 150.000 orang. Sepanjang peperangan ini, dari angka korban Rusia sebanyak lebih dari 300.000 orang itu, sebanyak sepertiga sampai setengahnya terjadi di Bakhmut.
Tentu saja, ada juga berita buruk, mengapa AS memperlihatkan data intelijennya kepada kongres, dan membiarkan media massa AS memberitakannya? Alasannya sangat sederhana, karena dukungan kongres AS kepada Ukraina sedang menurun, khususnya bantuan militer hampir stagnan selama beberapa bulan terakhir ini.
Oleh karena itu Kemenhan AS memaparkan kondisi mereka sendiri untuk diperlihatkan pada para anggota kongres, maksud intinya adalah, Anda lihat kita telah membantu Ukraina, walaupun yang digunakan adalah uang para wajib pajak warga AS, tetapi efektivitas yang ditimbulkannya adalah sangat baik, yang meruntuhkan seluruh mesin militer Rusia, korban di pihak Rusia sudah mencapai lebih dari 300.000 orang, dan telah kehilangan tank sebanyak lebih dari 2.500 unit.
Mengapa bantuan AS bagi Ukraina dihentikan? Apakah dampak yang akan terjadi pada situasi perang Ukraina?
Bantuan AS Bagi Ukraina Mandeg
Belum lama setelah bantuan terakhir AS bagi Ukraina pada 12 Desember lalu, ada suatu pernyataan dari Kemenlu AS bahwa mereka telah memberikan perlengkapan persenjataan senilai 200 juta dolar kepada Ukraina, diantaranya termasuk amunisi anti pesawat, amunisi artileri, rudal anti radiasi HARM, amunisi senjata ringan, beserta suku cadangnya. Dua ratus juta dolar AS ( Rp 3 Trilyun), bagi suatu peperangan, sebenarnya termasuk kecil, karena tanpa memberikan satu pun senjata berat, dan seluruhnya hanya terdiri dari berbagai jenis amunisi saja.
Sedangkan di akhir pernyataan, ada kalimat seperti ini, kecuali kongres AS mengambil tindakan memberikan bantuan baru, maka ini akan menjadi bantuan keamanan terakhir yang diberikan AS kepada Ukraina. Dengan kata lain, sebelum akhir tahun 2023 ini AS akan sulit memberikan bantuan militer yang baru bagi Ukraina, karena AS akan segera berlibur selama dua minggu dari Natal hingga Tahun Baru 2024, kongres AS akan beristirahat, dan semua orang akan berkumpul bersama keluarga.
AS adalah negara demokrasi, anggota kongres dipilih oleh warga, pajak dibayar oleh warga, jadi kuasa terpenting dari kongres adalah mengatur anggaran belanja, dan mengawasi bagaimana pemerintah menggunakan uang warga. Bagaimana pemerintah AS menggunakan uangnya, atau hendak membantu siapa, harus ada persetujuan kongres terlebih dahulu.
Pada saat ini AS telah memberikan bantuan kepada Ukraina sebesar lebih dari 60 milyar dolar secara keseluruhan. Angka ini tidak sedikit, tetapi tergantung dibandingkan dengan siapa. Tidak membahas yang jauh sebelumnya, sebut saja Perang Afghanistan, sejak 2001 Perang Afghanistan telah berlangsung selama dua dasawarsa, berapa banyak dana yang telah dihabiskan AS?
Menurut data Watson Institute for International Studies di Brown University, AS telah menghabiskan dana 2 triliun dolar AS dalam Perang Afghanistan, atau rata-rata 100 milyar dolar AS per tahun (= 1.547 triliun rupiah). Padahal AS “hanya” menggunakan 60 milyar dolar AS (928 triliun rupiah) selama 2 tahun untuk membantu Ukraina menjatuhkan Rusia. Tanpa harus mengirimkan pasukan, uang yang dihabiskan ini sangat layak.
Banyak orang kemudian berpikir, lalu mengapa sekarang kongres AS menolak untuk terus memberikan bantuan militer bagi Ukraina? Sekarang yang berkuasa di DPR AS adalah Partai Republik dan Partai Republik sebetulnya tidak menentang bantuan militer kepada Ukraina, sebelumnya saat McCarthy (dari Partai Republik) menjabat sebagai Ketua DPR, juga diberikan bantuan bagi Ukraina, namun yang dilakukan Partai Republik sekarang adalah bantuan pada Ukraina dikaitkan dengan masalah anggaran di perbatasan selatan AS.
Perlu diketahui bahwa selama dua tahun terakhir, imigran gelap yang menyusup masuk lewat perbatasan ke AS amat sangat banyak, dan sikap dari Partai Republik adalah, boleh saja AS terus membantu Ukraina, tetapi bereskan dulu permasalahan di gerbang Selatan negara AS, jadi untuk bisa meminta anggaran, berikan kami anggaran untuk mengamankan wilayah Selatan dulu. Inilah logika Partai Republik, juga logika dari sang Ketua DPR AS saat ini.
Ketua DPR AS yang baru bernama Mike Johnson, ia memiliki hubungan sangat baik dengan orang-orang internal Partai Republik, yang merupakan seorang umat Kristen yang sangat taat, juga memiliki konsep politik konservatif, tapi mendapat dukungan dari berbagai faksi Partai Republik, dan di dalam internal Partai Republik ia tidak memiliki musuh. Ini adalah faktor penting sehingga akhirnya dirinya terpilih menjadi Ketua DPR AS. Minggu lalu Zelensky baru saja terbang ke AS dan bertatap muka dengan Johnson, pasca tatap muka itu Zelensky tidak berpidato di DPR AS seperti rencana semula dan langsung terbang kembali ke Ukraina.
Menurut pemberitaan surat kabar Wall Street Journal dan New York Times, dalam perbincangan itu Zelensky memberitahu Johnson, paling lambat sampai Februari tahun depan pihaknya akan membutuhkan bantuan militer AS lagi, tapi sikap dukungan AS pada Ukraina lebih penting pada semangat juang dan kondisi peralatan. Apa maksudnya? Zelensky mengatakan, bagaimana internal AS berselisih paham, saya tidak peduli, juga tidak mampu mengurusnya, perlengkapan militer bisa agak lambat, berikan pada kami pada Februari tahun depan pun boleh, tapi dalam hal suara dukungan di internasional, kalian tidak boleh berhenti, kalian harus mendukung penuh Ukraina.
Jadi kita melihat liputan ini di Fox News, setelah pertemuan itu penyataan yang disampaikan Johnson adalah, AS mendukung Ukraina, tapi harus lebih dulu mengatur urusan dalam negeri.
Orientasi dan Dampak Mendatang Bantuan Militer Bagi Ukraina
Jadi kesimpulan setelah menganalisa semua konteks ini adalah sebagai berikut.
Pertama, tahun 2023 AS akan sulit mengadakan rencana memberikan bantuan militer bagi Ukraina.
Kedua, mayoritas anggota Partai Republik dan Partai Demokrat mendukung Ukraina, perselisihan mereka adalah dalam hal mengatasi masalah dalam negeri, dan mengaitkan masalah internasional dengan masalah dalam negeri. Ada yang mengatakan, anggota kongres AS yang ekstrem kanan menentang Ukraina, faktanya memang begitu, kaum ekstrem kanan dan ekstrem kiri AS, mereka memang menentang Ukraina, dan yang lebih menarik, di antara mereka banyak juga yang menentang Israel.
Ketiga, pada Januari atau Februari tahun depan, kedua belah pihak akan berkompromi mengatur anggaran baru, secara resmi mendukung Ukraina dan Israel, serta mengatasi masalah anggaran perbatasan selatan.
Keempat, penghentian sementara bantuan militer dari AS kepada Ukraina tidak akan terlalu berpengaruh pada situasi perang, mengapa demikian? Alasannya sederhana, sekarang Ukraina telah memasuki jalan buntu, serangan balasan Ukraina tidak berhasil, tapi Rusia juga tidak memiliki lebih banyak stamina untuk menyerang Ukraina. Apalagi sekarang memasuki musim dingin, yang sangat dingin di Ukraina, pada musim winter tahun lalu tidak ada pergerakan yang berarti di medan perang Ukraina, semua orang tidak mau berperang.
Selain itu, politik itu sangat fleksibel, beberapa bulan sebelumnya Kemenhan AS menerbitkan klarifikasi, dikatakan adanya kesalahan perhitungan harga material bantuan sebelumnya bagi Ukraina, kelebihan 10%, dengan angka hitungan tersebut berarti anggaran yang diberikan kongres kepada Ukraina, masih ada sebanyak 6,4 miliar dolar AS yang belum digunakan. Berbagai bantuan penjualan senjata kepada Ukraina yang kecil-kecil sebenarnya berasal dari angka 6,4 miliar ini dan dari 6,4 miliar dolar AS ini masih ada sekitar 4 milyar dolar AS yang belum digunakan, dengan kata lain, walaupun kongres AS tidak menyetujui, Kemenhan AS masih bisa memberikan bantuan militer sekitar 4 milyar dolar AS bagi Ukraina. Jadi bila tidak ada sesuatu dan lain hal, pada Januari tahun depan pihak AS akan mengumumkan rencana bantuan barunya kepada Ukraina.
Untuk medan perang Ukraina sekarang, sementara dengan berkurangnya bantuan militer AS, Ukraina tidak akan banyak menyerang, inilah mengapa dalam dua bulan terakhir ini sangat sedikit berita tentang Ukraina. Memang saat ini kedua belah pihak telah sepenuhnya memasuki tahap buntu, dan kebuntuan seperti ini dikhawatirkan masih akan berlanjut cukup lama. (sud/whs)
Israel Berperang di Tujuh Front, Benjamin Netanyahu Sebut Perang Masih Jauh dari Selesai
Menteri Pertahanan Israel Pada Selasa (26 Desember) menyatakan bahwa Israel diserang dari tujuh front dan harus bersatu untuk mengatasi kesulitan tersebut. Ketika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memeriksa pasukan garis depan di Gaza selama Hari Natal, ia mengatakan perang masih jauh dari selesai
Yu Liang – NTD
Pada Selasa 26 Desember, perang Israel-Hamas memasuki hari ke-81. Hamas terus menembakkan roket ke Israel. Sistem pertahanan udara Iron Dome mencegat beberapa hulu ledak di kota-kota pesisir selatan dan kota-kota perbatasan Gaza.
Pasukan Pertahanan Israel menyerang lebih dari 100 sasaran Hamas di Gaza selatan pada Selasa malam, termasuk infrastruktur penembakan roket Hamas, sebagai persiapan untuk perluasan operasi darat di Gaza selatan.
Tentara Israel menyatakan bahwa serangan udara sebagian besar terkonsentrasi di daerah Khan Yunis, dan Brigade Lapis Baja ke-7 mengerahkan pesawat angkatan udara dan menghantam lebih dari selusin elemen Hamas dalam beberapa menit.
Menteri Pertahanan Israel Yoav Galant mengatakan pada Selasa bahwa Israel telah diserang di tujuh zona perang dan militer telah membalasnya di enam zona perang.
“Kita berada dalam perang multi-front. Kita diserang dari tujuh wilayah berbeda: Gaza, Lebanon, Suriah, Tepi Barat, Irak, Yaman dan Iran,” kata Yoav Galant.
Galant menekankan bahwa ini akan menjadi perang yang panjang dan sulit yang membutuhkan tekad, daya tahan, kekuatan dan kohesi.
Sementar itu, Benjamin Netanyahu menegaskan kembali bahwa dia akan terus menggunakan kekuatan untuk menekan Hamas dan menyelamatkan lebih banyak sandera.
“Kepada tentara IDF, keluarga yang berduka dan kerabat para sandera, saya mengatakan ini pada tahap ini: Kami tidak akan berhenti sampai kami menang,” ujar Netanyahu.
Saat libur Natal pada Senin (25 Desember), Netanyahu datang ke garis depan utara Gaza untuk menyampaikan belasungkawa kepada tentara Israel dan mendengarkan briefing tentang situasi perang oleh Pasukan Pertahanan Nasional. (Hui)
Natal di Tengah-tengah Perang, Orang-orang Berdoa untuk Perdamaian Dunia
Yi Jing – NTDTV
Natal telah tiba, orang-orang di seluruh dunia, baik dalam keadaan damai atau mengalami perang, memperingati dan merayakannya dengan cara mereka sendiri dan berdoa untuk perdamaian dunia.
Orang-orang berdatangan ke Gereja Kelahiran di Betlehem untuk mendengarkan lagu-lagu Natal yang merdu dan mencari penghiburan dalam ketenangan serta berdoa untuk kedamaian.
Artis Rana Bishara: “Saya datang ke Betlehem malam ini untuk menyampaikan pesan perdamaian di tengah perang, pemboman, dan pembunuhan.”
Betlehem, yang terletak di Tepi Barat, adalah tempat kelahiran Yesus. Akibat konflik Israel-Hamas yang dipicu oleh serangan Hamas, Manger Square di Betlehem yang semula ramai menjadi sangat sepi dan semua perayaan Natal dibatalkan.
Untuk membedakan dengan Rusia, Ukraina, yang juga sedang berperang, mengubah tradisi Ortodoks yang merayakannya setiap 7 Januari dengan mengubahnya menjadi perayaan Natal pada 25 Desember untuk pertama kalinya.
Anastasiia, seorang warga Kyiv: “Saya tidak ingin dikaitkan dengan negara agresor dan merayakannya dengan cara mereka.”
Seorang Warga Kyiv, Inna: “Saya senang kita bisa merayakannya pada tanggal 25 Desember seperti orang lain di dunia.”
Selain pergi ke gereja, masyarakat merayakan Natal dengan berbagai cara.
Di Cocoa Beach, Florida, Amerika Serikat, acara “Surfing Santa” ditunggu oleh para pemberani untuk berpartisipasi, acara ini sudah memasuki tahun ke-15. Setiap malam Natal, banyak orang berdandan seperti Sinterklas dan menunggangi angin dan ombak yang sangat meriah.
Sekelompok orang pemberani di Berlin, Jerman, bergegas terjun ke Danau Oranke yang sedingin es, setelah berenang menyegarkan, mereka menyanyikan lagu-lagu Natal untuk merayakan Natal.
Australia yang terletak di belahan bumi selatan sedang mengalami musim panas yang terik. Ribuan orang berbondong-bondong ke pantai yang cerah dan berfoto dengan pohon Natal di tepi pantai.
Seorang Turis Inggris: “Kami terbiasa dengan hujan dan dingin di Inggris, jadi kami berpikir, mari kita ganti dengan cuaca panas… Datanglah ke pantai, dengan sinar matahari, laut, perubahan rayakan Natal yang panas!”
Turis Inggris mengucapkan : “Selamat Natal!” (Hui)
Negara dan Wilayah Terkaya di Dunia: Indonesia Nomor Berapa? Amerika Serikat ke-9 dan Taiwan ke-14
Xia Yu
Ketika orang memikirkan negara terkaya di dunia, apa yang mereka pikirkan? Apa yang mereka pikirkan ketika memikirkan negara terkecil di dunia? Banyak orang mungkin terkejut mengetahui bahwa banyak negara terkaya di dunia juga termasuk negara terkecil.
Beberapa negara yang sangat kecil namun sangat kaya, seperti San Marino, Luksemburg, Swiss dan lain-lain, mendapat manfaat dari sektor keuangan dan sistem perpajakan yang maju, menarik investasi asing, talenta profesional, dan simpanan bank yang besar. Negara-negara lain, seperti Qatar dan Uni Emirat Arab, memiliki minyak dalam jumlah besar atau sumber daya alam lain yang menguntungkan dan menjadikan mereka negara kaya.
Global Finance melaporkan pada 21 Desember bahwa ketika kita mengatakan suatu negara “kaya”, apa sebenarnya yang kita bicarakan? Meskipun PDB mengukur nilai seluruh barang dan jasa yang diproduksi di suatu negara, membagi PDB dengan jumlah penduduk adalah cara yang lebih baik untuk menentukan seberapa kaya atau miskin suatu negara dibandingkan dengan jumlah penduduk di negara lain. Lalu, alasan mengapa “kaya” sering kali sama dengan negara “kecil”, pada dasarnya ukuran ekonomi negara-negara kecil ini tidak proporsional dengan jumlah penduduknya.
Namun, gambaran yang lebih akurat tentang standar hidup rata-rata di suatu negara hanya dapat diperoleh dengan memperhitungkan tingkat inflasi dan biaya barang dan jasa lokal: angka yang dihasilkan adalah apa yang disebut paritas daya beli (PPP), yang biasanya dinyatakan dalam dolar internasional ($) untuk memungkinkan perbandingan antara berbagai negara.
Ketika pandemi ini mereda, inflasi global melonjak dan Rusia menginvasi Ukraina, sehingga memperburuk krisis harga pangan dan minyak. Rumah tangga berpendapatan rendah sekali lagi terkena dampak paling parah karena mereka terpaksa menghabiskan sebagian besar pendapatan mereka untuk kebutuhan dasar – perumahan, makanan, energi dan transportasi – di mana harga-harga lebih berfluktuasi dan cenderung mengalami kenaikan paling besar.
Menurut Dana Moneter Internasional (IMF), daya beli per kapita 10 negara termiskin di dunia adalah US$1.380, sedangkan daya beli per kapita 10 negara terkaya lebih dari US$105.000. Daya beli per orang di negara-negara miskin hanya meningkat US$30 sejak Oktober tahun lalu, sementara di negara-negara berpendapatan tinggi meningkat lebih dari US$5.000.
Catatan yang perlu diwaspadai mengenai statistik ini: IMF telah berulang kali memperingatkan bahwa beberapa angka harus dianggap remeh. Misalnya, banyak negara yang masuk dalam peringkat tersebut adalah negara bebas pajak (tax havens), artinya kekayaan mereka awalnya dihasilkan dari negara lain, sehingga secara artifisial meningkatkan PDB mereka. Meskipun lebih dari 130 negara menandatangani kesepakatan global pada tahun 2021 untuk memastikan bahwa perusahaan besar membayar tarif pajak minimum sebesar 15% (kesepakatan ini belum diterapkan karena adanya tantangan dari anggota parlemen dan politisi di banyak negara tersebut), para kritikus percaya bahwa tarif ini hanya lebih rendah dibandingkan negara bebas pajak seperti Irlandia, Qatar dan Macau yang sedikit lebih tinggi.
Gambar tersebut menunjukkan orang-orang berjalan melalui terowongan Lautan Bunga di depan gedung Taipei 101. (CNA)
Majalah Global Finance mengumumkan peringkat “Negara Terkaya di Dunia 2023”, dengan Irlandia berada di peringkat pertama, dengan PDB per kapita sebesar US$145.196; Luksemburg berada di posisi berikutnya, dengan PDB per kapita sebesar US$142.490. Amerika Serikat berada di peringkat ke-9 dengan PDB per kapita sebesar US$80.035, Taiwan di peringkat ke-14 dengan PDB per kapita sebesar US$73.344, dan Hong Kong di peringkat ke-12 dengan PDB per kapita sebesar US$74.598.
Negara-negara Eropa menempati lebih dari 10 dari 20 negara teratas. Selain peringkat pertama dan kedua, ada juga negara seperti Swiss, Norwegia, San Marino, Denmark, Belanda, Islandia, Austria, Andorra, Jerman, dan Swedia. Qatar dan Uni Emirat Arab juga masuk peringkat sepuluh besar. Adapun daratan Tiongkok berada di peringkat ke-77.
Amerika Serikat adalah negara terbesar yang masuk dalam 10 besar negara terkaya di dunia, sementara jatuhnya harga energi telah mendorong negara-negara berbasis minyak seperti Qatar, Norwegia dan Uni Emirat Arab turun peringkatnya, sementara Brunei Darussalam telah keluar dari peringkat 10 teratas. Adapun Indonesia berada di urutan 102 dengan total GDP-PPP per kapita hanya USD 15.855.
Pada saat yang sama, lonjakan darurat dalam pembayaran cek stimulus pemerintah AS, peningkatan tunjangan kupon makanan, dan perluasan cakupan Medicaid telah secara signifikan meningkatkan permintaan agregat. Untungnya, pasar kerja AS telah pulih sejak wabah ini dimulai, bahkan ketika tingkat inflasi tertinggi dalam 40 tahun telah mengikis upah di Amerika Serikat.
Taiwan melampaui Belanda (peringkat 15), Austria (17), Jerman (19), Belgia (21), Prancis (29), Korea Selatan (30), Inggris (31), dan Jepang (38) dan negara-negara lain yang secara tradisional dianggap lebih kaya daripada Taiwan. (Hui)
Tentara Asal Tiongkok yang Direkrut Rusia Berperang di Ukraina Minta Bantuan Karena Sakit, Duta Besar Tiongkok Tidak Peduli
Pada 25 Desember Militer Ukraina menyatakan bahwa pihak Rusia telah kehilangan lebih dari 1.000 orang tentara, 22 tank, dan 37 kendaraan lapis baja dalam pertempuran yang terjadi pada hari tersebut. Selain itu, sebuah rekaman video meminta bantuan dari seorang tentara asal Tiongkok yang direkrut Rusia untuk berperang di Ukraina seakan telah mengisyaratkan penderitaan yang dialami oleh tentara Rusia yang berada di garis depan medan perang
oleh Li Zhaoxi
Militer Ukraina mengatakan bahwa selama seminggu terakhir ini pihaknya telah melakukan serangan besar-besaran terhadap pasukan darat, udara dan armada angkatan laut Rusia di Laut Hitam di sekitar semenanjung Krimea. Hasil dari serangan ini layaknya dijadikan sebagai indikator kerugian yang dialami angkatan darat, laut dan udara Rusia dalam 2 tahun terakhir invasi mereka ke Ukraina.
Di pihak Rusia, terungkap permintaan bantuan kepada para netizen Tiongkok dari seorang tentara asal Tiongkok yang direkrut Rusia untuk berperang di Ukraina.
俄杂,东北人,快死了,
— 北京侃爷 (@1NO0F20S05zEM51) December 26, 2023
他🉐️了严重的心脏🫀病,
他要解除合同,他想回国,
中国🇨🇳驻俄罗斯🇷🇺大使馆
拒绝帮助他,谁愿意帮助他 pic.twitter.com/LU898OKfHD
“Saat ini saya sedang menderita infark miokard yang serius, angina pektoris, pilek yang parah, dan tenggorokan saya penuh dengan borok. Sendi-sendi saya sakit, sedangkan kondisi medis di sini sangat buruk”. Dia mengatakan bahwa dokter hanya dapat memberikan resep obat sederhana dan melakukan elektrokardiogram, dan hanya mengatakan itu tidak ada masalah.
Tentara asal Tiongkok tersebut mengaku bahwa dirinya sudah berjalan selama lebih dari 40 menit di tengah salju tebal untuk mendapatkan sedikit sinyal ponsel dan langsung menghubungi kantor Kedubes Tiongkok di Rusia. Namun jawaban yang diperoleh adalah : Itu adalah urusan pribadi Anda, jadi kita (Kedubes) tidak peduli !
Dia berulang kali menyampaikan permintaan kepada netizen mau pun teman-temannya di Tiongkok agar bisa membantunya untuk menghubungi Kementerian Luar Negeri Tiongkok. “Saya ingin mengakhiri kontrak sekarang, dan saya ingin kembali ke Tiongkok untuk memulihkan kesehatan saya … Di sini tidak ada fasilitas medis, saya bisa mati di sini”.
"F**king Putin, Shoigu, b**ch! What the f**k is going on?" A Russian soldier is furious with Russian military leadership and doesn't understand what the war is for. pic.twitter.com/o24P4lsMhQ
— Anton Gerashchenko (@Gerashchenko_en) December 24, 2023
Situasi tentara Rusia di garis depan medan perang memang sangat memprihatinkan. Beberapa hari lalu, sebuah rekaman video yang menggambarkan seorang tentara Rusia yang mengutuk Presiden Vladimir Putin dan pejabat seniornya menjadi viral di media sosial. Anton Herashchenko, mantan Wakil Menteri Dalam Negeri Ukraina mengunggah video ini ke platform “X” pada 24 Desember.
“Apa yang ingin kami sampaikan kepada pemerintah ini ? Coba lihatlah para bajingan ini, saat kami bertempur dalam parit yang penuh bau busuk di sini, mereka malahan bersenang-senang dengan memasang kalung senilai 23 juta rubel (setara USD. 250.000) di pantat mereka”, umpat tentara tersebut dalam video.
Yang dia maksudkan adalah pesta bertema telanjang yang diadakan oleh selebriti internet terkenal Rusia dan pembawa acara Nastya Ivleeva di “Mutabar”, sebuah klub malam terkenal di Kota Moskow pada 20 Desember malam. Pesertanya termasuk sejumlah seniman, selebriti, dan putri baptis Presiden Putin, Ksenia Sobchak. Nastya Ivleeva mengenakan rantai berlian senilai sekitar USD. 250.000.
“Kamerad Putin, Kamerad (Sergei) Shoigu, persetan kalian, apa yang terjadi ? Hah ? Apakah kita ditempatkan dalam parit ini untuk mereka para bajingan itu ? Bisakah kalian memberitahu kita di sini, kapan masa dinas kita berakhir ? Tahanan ditugaskan di medan perang juga memiliki masa dinas, kalian benar-benar memaafkan para pembunuh, pemerkosa, dll. Kita sudah bersama tikus yang membusuk dalam parit ini selama 1,5 tahun”, kata tentara itu.
Dia kemudian mencaci maki Putin dan pejabatnya dengan mengatakan : “Kapan ini akan berakhir … Bajingan, pemimpin murahan, kita akan keluar dengan membawa senjata, dan membunuh kalian semua, bajingan sialan, TMD”.
Baru-baru ini Rusia juga mengakui kerugian yang dialami pihaknya saat mendapat serangan dari militer Ukraina. Pada 26 Desember Moskow mengkonfirmasi bahwa kapal pendarat besar “Novocherkassk” telah mengalami kerusakan dalam serangan rudal Ukraina di Feodosia, pelabuhan yamg terletak di Krimea timur. (sin)















