Beberapa gadis di Kota Mianyang, Sichuan, Tiongkok memukuli seorang gadis berusia 13 tahun dan membuat videonya untuk keperluan pamer. Hal ini menyebabkan kemarahan publik. Beberapa hari yang lalu, ribuan orang tua siswa mengepung kantor polisi untuk meminta penjelasan, tetapi mereka justru ditindas secara brutal oleh sejumlah besar polisi, beberapa orang dipukuli sampai berdarah-darah dan banyak yang ditangkap.
“Hukum berat pelaku, hukum berat pelaku, hukum berat pelaku ….” teriak orang-orang.
Pada 22 November, seorang wanita asal Kota Mianyang bermarga Zhang mengungkapkan bahwa pada 18 November, seorang gadis berusia 13 tahun dibawah paksa oleh beberapa siswa lain ke atap sebuah gedung di seberang sekolah lalu dipukuli secara ramai-ramai. Rekaman yang dirilis ke media sosial menimbulkan kemarahan masyarakat, yang kemudian memicu ribuan orang mendatangi kantor polisi untuk meminta penjelasan dan hukuman berat terhadap para pelaku.
Mrs. Zhang mengatakan : “Rekaman video itu dikirimkan ke ponsel saya. Pada saat itu, saya melihat gadis ini dipukuli. Bagaimana perasaan orang tuanya ? Jadi semua orang yang jumlahnya sampai belasan ribu secara spontan mendatangi kantor polisi di sana sehingga kantor polisi tampak seperti terkepung. Warga-warga ini datang untuk meminta penjelasan. Kabar yang beredar adalah pelaku pemukulan itu adalah anak-anak pejabat atau keturunan dari orang kaya, jadi mereka menuntut polisi agar orang tua mereka uga ikut diperiksa”.
Mrs. Zhang mengatakan bahwa pada 21 Novermber siang juga ada sekitar belasan ribu warga yang datang ke kantor polisi untuk meminta penjelasan.
“Banyak sekali orangnya, semakin lama semakin banyak jumlahnya”.
“Polisi melakukan pemukulan, polisi memukul warga …”.
Rekaman video menunjukkan, sejumlah besar polisi menangkap warga warga yang menuntut bahkan beberapa orang dijatuhkan ke tanah lalu dipukuli, dan banyak lagi warga yang dibawa pergi secara kasar oleh polisi.
Penduduk setempat mengatakan bahwa sejumlah besar petugas polisi dikerahkan ke Kabupaten Santai untuk memukuli dan menangkap warga.
Pria bermarga Wang mengatakan : “Cukup banyak polisi yang didatangkan katanya untuk menjaga ketertiban. orang-orang berkerumun di depan gerbang kantor polisi dan berbagai persimpangan jalan. Karena polisi dikirim dari Kota Mianyang, jadi beberapa warga yang emosional langsung ditangkap. Yang saya lihat ada 3 orang ditangkap polisi, suasananya cukup kacau, terlihat ada beberapa orang sampai terluka dan berdarah”.
Pada 20 November malam, pihak Biro Keamanan Publik Santai mengeluarkan berita yang menyebutkan bahwa pada 18 November sore, ada 3 orang siswi yang membawa paksa seorang siswi ke atap sebuah bangunan tempat tinggal untuk dipukuli dan membuat rekaman video untuk disebarluaskan. Korban “tidak dalam kondisi serius” dan penyelidikan sedang dilakukan.
Berita tersebut membuat marah para orang tua setempat, yang ramai-ramai datang ke kantor polisi sebagai protes karena khawatir anak-anak mereka juga menghadap kasus perundungan yang sama.
Pada 21 November sore, polisi setempat kembali mengeluarkan pemberitahuan yang menyebutkan bahwa keenam orang yang terlibat dalam kasus perundungan telah datang ke kantor polisi untuk diinterogasi. Dengan kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa pada saat pemukulan terhadap korban terjadi, ada orang lain yang merekam video, dan banyak orang lagi yang mencemooh.
Rekaman video tersebut memperlihatkan ada beberapa siswi yang menjatuhkan siswi korban ke tanah, lalu menjambak rambutnya, menampar wajahnya, lalu membenturkan kepalanya ke tanah hingga menyebabkan kepalanya berdarah, dan dipukul wajahnya hingga menyebabkan mimisan. Penyerang memintanya untuk menyeka darah lalu kembali memukulinya.
Pelaku mengatakan : “Percuma lapor polisi, kita semua masih di bawah umur”.
Mrs. Zhang mengatakan : “Para pelaku itu telah memukuli 3 orang siswi lainnya dengan cara yang sama. Korban pertama tidak keluar untuk berbicara. Ibu korban kedua sampai 2 kali melaporkan kasus yang dialami putrinya tetapi tidak ada kabar berita dari pihak polisi. Para pelaku pemukulan itu bahkan berkoar telah memukuli beberapa orang pada bulan September. Hal yang paling membuat marah adalah kantor polisi berusaha menutupi perbuatan para pelaku kejahatan itu. Kakek dan nenek siswa korban ketiga yang orang desa tidak bisa berbuat banyak lantaran takut. Tetapi orang banyak memberinya keberanian dan menyuruhnya untuk tampil melapor dan tidak perlu takut”.
Mrs. Zhang mengatakan bahwa gadis berusia 13 tahun itu menjadi depresi setelah mengalami kejadian itu. Neneknya mengatakan bahwa dia sekarang jadi takut dengan gelap, tidak berani menemui orang, dan takut untuk berbicara.
Mrs. Liu, seorang pensiunan dosen universitas di Tiongkok mengatakan : “Kasus perundungan di kampus telah memiliki sejarah yang panjang. Begitu seorang siswa atau siswi mengalami hal seperti itu, fisik dan psikologisnya akan terluka. Putri saya juga pernah mengalami hal serupa di sekolah dasar lebih dari 20 tahun silam. Beberapa siswi meminta putri saya untuk pergi ke lokasi yang mereka tentukan untuk dipukuli oleh mereka. Saya dan suami akhirnya pergi ke tempat itu untuk menemui mereka dan mengatakan bahwa saya akan melaporkan kasus pemukulan ini kepada pihak sekolahan, orang tua dan polisi. Mendengar hal itu mereka tidak berani bertindak seenaknya lagi”.
PKT mempromosikan pertarungan, kepalsuan dan kejahatan sehingga seluruh masyarakat dipenuhi dengan warna kekerasan. Petugas penegak hukum sendiri juga menggunakan kekerasan untuk menggertak warga. Anak-anak mencontoh hal itu, mengira kekerasan dapat menyelesaikan masalah. Sekarang kasus perundungan dalam kampus semakin menjadi-jadi.
Mrs. Liu mengatakan : “Berapa generasi warga Tiongkok telah dihancurkan oleh rezim PKT. Sekolah harus menekankan pentingnya moralitas. Dan ketika menghadapi hal-hal seperti itu, mereka harus menanganinya secara serius. Saya juga berharap para orang tua untuk mendidik anak-anak mereka sejak kecil agar tidak berbuat kejahatan. Ketika anak-anak mereka menghadapi hal-hal seperti itu, mereka harus berani memberitahu orang tua, memberitahu para guru, atau melapor ke polisi. Perilaku tidak bermoral atau bahkan kriminal semacam ini, jika Anda memaafkan, maka Anda sebenarnya juga sedang mendorong para pelaku untuk berbuat jahat”.
Mrs Liu mengatakan bahwa jika pelaku tidak dihukum, mereka akan terus melakukan kejahatan. Jika terus seperti ini, kasus perundungan akan semakin merajalela yang akhirnya pasti akan menjadi bumerang bagi para penguasa. (sin)
Sejak November 2022, sejumlah media dan media daratan Tiongkok melaporkan lebih dari belasan kasus anak-anak hilang. Usia mereka yang hilang sangat aneh. Dalam keadaan normal, kasus orang hilang di luar negeri berfokus pada anak-anak, yaitu anak-anak yang masih sangat kecil, seperti berusia 3 atau 4 tahun. Anak-anak ini tidak memiliki ketahanan terhadap perdagangan manusia, tetapi di daratan Tiongkok anak-anak yang hilang semuanya adalah pelajar SMP dan SMA.
Pada 15 Oktober, seorang anak laki-laki berusia 15 tahun menghilang di Shangrao, Jiangxi; pada 31 Oktober, seorang gadis berusia 13 tahun menghilang di Xinyang, Henan; pada 2 November, seorang anak laki-laki berusia 17 tahun menghilang di Xianyang, Shaanxi ; pada 4 November, seorang gadis berusia 18 tahun menghilang di Kota Jilin, Provinsi Jilin; pada 12 November Seorang bocah lelaki berusia 14 tahun menghilang di Changsha, Hunan; seorang bocah sekolah menengah pertama berusia 14 tahun menghilang di Wuhan pada 12 November; seorang gadis berusia 13 tahun menghilang di R&F City, Taiyuan pada 16 November, dan seterusnya.
Anak-anak berusia antara 13 dan 18 tahun seharusnya dapat meminta bantuan meskipun mereka bertemu dengan pelaku perdagangan manusia, tidak mudah untuk dibawa pergi. Oleh karena itu, netizen menduga anak-anak tersebut menjadi sasaran sejumlah oknum, bahkan ada yang mengunggah di internet bahwa banyak anak yang hilang telah menjalani pemeriksaan medis, sehingga berita ini mendorong hilangnya anak-anak tersebut berkaitan dengan pasar gelap perdagangan organ manusia.
Kesimpulan ini hanya pada tahap kemungkinan, dan tidak ada bukti yang kongrit. Mungkin ada dua alasan untuk mengatakan ini.
Pertama, pemeriksaan medis PKT atau kebocoran data pencegahan epidemi juga dapat menyebabkan geng kriminal memperhatikan kelompok orang tertentu, seperti pencocokan organ orang dengan golongan darah khusus. Pada Juli 2022, 1 miliar data dari Database Keamanan Nasional Shanghai bocor, dan kartu identitas serta alamat rumah banyak orang terungkap, yang juga memberikan kesempatan kepada kelompok penipuan untuk menipu orang. Jika data pencegahan epidemi ini atau data DNA orang-orang yang dikumpulkan oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) bocor, maka orang-orang tersebut dapat menjadi bank organ PKT dan para gangster.
Kedua, pasar gelap organ di daratan Tiongkok bukanlah sistem independen, tetapi keberadaan yang melekat pada jaringan donasi organ PKT. Apa artinya? Ketika seorang pasien yang membutuhkan transplantasi organ memasuki sistem medis PKT untuk membeli organ, namanya tak hanya muncul di daftar tunggu resmi, tetapi juga muncul di daftar klien pasar gelap. Dokter di rumah sakit akan menghubungi pasien dan memberitahukan kepadanya bahwa dia dapat membeli organ dari pasar gelap dengan harga tinggi, dan organ di pasar gelap juga dipalsukan dan diambil oleh dokter di rumah sakit biasa.
Dalam dua kondisi ini, tak menutup kemungkinan bahwa mafia mungkin memiliki kemungkinan untuk mengeluarkan organ para siswa ini, tetapi sekarang ini kasus tersebut hanya tentang kasus orang hilang. Ada dua kemungkinan, salah satunya adalah mereka kabur. Menjauh dari rumah, dan yang lainnya adalah mereka diperdagangkan.
Dengan berkembangnya kasus ini, mikroblog di daratan Tiongkok masih membahas kelambanan keamanan publik PKT. Banyak orang berpikir bahwa sejak PKT dapat melacak semua orang yang mungkin terpapar virus melalui kode kesehatan di ponsel telepon, mengapa PKT justru tidak dapat menemukan siswa yang hilang ? Sekelompok orang meminta PKT untuk melakukan sesuatu secara online.
Faktanya, teknologi PKT dapat sepenuhnya melacak setiap ponsel, tetapi tak berfungsi untuk melindungi orang-orang. Dikarenakan hanya untuk mengontrol orang-orang. PKT dapat melacak semua orang untuk gerakan politik dan penutupan kota, tidak akan pernah menemukan siswa yang hilang.
Selain itu, rakyat sipil seharusnya tak mengharapkan PKT agar melakukan sesuatu, karena sekali melakukan sesuatu, maka dapat membahayakan rakyat. Sekarang kebijakan penutupan kota PKT telah berakhir. Begitu Tiongkok dibuka, akan sulit bagi PKT untuk memantau setiap rakyat dengan kode kesehatan.
Namun demikian, muncul penghilangan siswa secara besar-besaran. PKT dapat menggunakan pemantauan keberadaan siswa sebagai alasan untuk mengubah kode kesehatan menjadi kode permanen untuk memantau keberadaan setiap orang-orang. Kini, Tiongkok telah menjadi penjara besar. (hui)
Beberapa hari lalu, kebakaran besar terjadi di sebuah pabrik di Kota Anyang, Provinsi Henan, Tiongkok. Menurut laporan resmi Partai Komunis Tiongkok, 38 orang tewas dan 2 orang terluka dalam insiden itu. Menurut orang dalam, api sangat besar dan sebagian besar korban tewas adalah pekerja perempuan di pabrik yang terbakar.
Pemerintah Distrik Wenfeng Kota Anyang, Provinsi Henan, Tiongkok secara resmi memberitahukan bahwa pada (21/11) pukul 16:22, kebakaran terjadi di Kaixinda Trading Co., Ltd Jalan Pingyuan, Kota Baoliansi, Distrik Wenfeng, Kota Anyang. Pada pukul 6:10 (22/11), kejadian tersebut menyebabkan 36 orang tewas, 2 hilang dan 2 luka-luka. Saat ini, polisi setempat disebut sudah mengendalikan tersangka terkait kasus ini.
Menurut laporan, pada (22/11) pukul 11.00 , kecelakaan tersebut menyebabkan 38 orang tewas dan 2 luka-luka. Menurut keterangan resmi, kebakaran disebabkan pengelasan listrik bermula dari operasional ilegal personel perusahaan.
Pada (22/11) seorang pemilik bisnis di dekat lokasi kejadian kepada Jimu News mengatakan bahwa tokonya hanya berjarak beberapa ratus meter dari lokasi kejadian. Ayah mertua dan ibu mertuanya bersama-sama bekerja di pabrik. Semuanya merasa sangat sedih. Ia mengatakan, pabrik tempat kebakaran memproduksi pakaian dalam.
Pedagang lain mengatakan bahwa sekitar pukul 16.20 pada (21/11), dia melihat asap tebal keluar dari pabrik tersebut.
Terkait hal ini, seorang staf Anyang Kaixinda Trading Co., Ltd. menjawab bahwa dia baru saja menerima pemberitahuan tentang masalah tersebut dan tak mengetahuinya secara spesifik.
Menurut laporan City Express lainnya, bangunan pabrik tersebut adalah milik kawasan komunitas Xiaoying di Kotapraja Baoliansi. Pada awalnya disebut Desa Xiaoying. Lima atau enam tahun lalu, pabrik-pabrik dibangun di hamparan yang luas di desa dan salah satunya terutama bergerak di bidang pakaian rajut. Seorang warga Mr Chen membuka supermarket di sebelah pabrik.
Mr Chen berkata bahwa banyak bibi di desa tersebut bekerja di sana. Baju dan celana katun kebanyakan dibuat oleh para wanita di pabrik itu, dan ada banyak gudang di pabrik. Yang muda kebanyakan mengalami kecelakaan berusia 30-an, dan yang tua berusia 70-an.
Mr Chen berkata bahwa sebagian besar pekerja di pabrik adalah wanita lokal, dan mereka semua tinggal di desa terdekat, terutama Desa Xiaoying, Desa Ershilipu, dan Desa Mashuzhuang.
Chen juga mengungkapkan, kerabat dekat keluarganya setara dengan saudara ipar ayah saya. Dia berusia 60-an dan telah bekerja di pabrik ini selama beberapa tahun. Dia menghasilkan lebih dari RMB. 1.000 sebulan. Setelah kejadian itu, awalnya tidak dihubungi, tapi kemudian dia tahu. Terjadi kecelakaan.
Netizen “luckyD Ping’an Xile” menuliskan pesan berbunyi, “Pabrik di kampung halaman saya, tempat pemrosesan merk terkenal, kadang-kadang tidak diizinkan pulang. Karena harus lembur, pabrik dikunci. Ini benar-benar dieksploitasi secara ekstrim , dan ada sedikit peluang kerja di rumah. Saya merasa kasihan pada wanita yang janda. Bekerja 12 jam sehari, dua hari libur dalam sebulan, gaji yang didapat hanya RMB. 2000 hingga 3000
“Ninety Degrees Tangent” juga menulis pesan, “Ada ledakan di lantai pertama, dan lantai kedua dan ketiga adalah pabrik pakaian dalam. Kebanyakan dari mereka adalah karyawan pabrik pakaian dalam dan penduduk desa terdekat.”
“Xiao Qingyan” berkata, “Kuil Baolian penuh dengan pabrik pakaian dalam dan sebagainya. Jika pemadaman kebakaran tidak sesuai standar, bahkan jika tidak ada wabah, saya yakin hal sebesar itu bisa terjadi.”
Menurut laporan Baidu.com pada (22/11), sebuah artikel oleh “Hot Spot Micro-Review Agency” menyatakan bahwa dari video dan gambar lokasi kebakaran yang terpapar, terlihat bahwa kebakaran terjadi di gedung pabrik yang sangat besar. Usaha ini bergerak di bidang produksi grosir. Pabrik melibatkan berbagai macam jenis barang, dan beberapa warga sekitar mengatakan bahwa kebakaran terjadi di gedung pabrik yang memproduksi pakaian dalam, dan korbannya pada dasarnya adalah perempuan setempat. “
Artikel itu menunjukkan, “Bangunan pabrik besar semacam ini pasti lebih rumit di dalamnya. Jika terjadi kebakaran di satu tempat, orang-orang di area lain dari bangunan pabrik dapat menemukannya. Pada saat ditemukan, mungkin terlalu Terlambat. Dari tayangan video terlihat panjang bangunan pabrik hampir 100 meter. Hanya ada satu pintu keluar di samping, dan pintu keluar lainnya pasti belum dibuka penuh saat itu, jadi bisa dibayangkan mengapa demikian banyak orang terbunuh.”
“Sejak kebakaran terjadi pukul 16.00 siang hingga api terbuka benar-benar padam sekitar pukul 23.00, 36 orang tewas dan 2 orang hilang kontak. Memang tidak gampang mencari nafkah, tapi apa yang bisa kita lakukan jika menghadapi hal semacam ini !”
Media Tiongkok melaporkan bahwa penanggung jawab Perusahaan Kaixinda yang bersangkutan telah dikendalikan oleh polisi setempat.
Menurut informasi Baidu Baike, Anyang Kaixinda Trading Co., Ltd. didirikan pada 27 Desember 2007, dan perwakilan hukumnya adalah Kang Jige. Pabrik bergerak dalam grosir produk perangkat keras; penjualan peralatan mekanik; penjualan rantai logam dan produk logam lainnya; penjualan produk kimia khusus (tidak termasuk bahan kimia berbahaya); penjualan bahan bangunan; penjualan peralatan pemadam kebakaran; penjualan furniture; penjualan pintu dan jendela; grosir pakaian dan aksesoris; grosir sepatu dan topi; penjualan kebutuhan sehari-hari. (hui)
Malaysia baru saja menggelar pemilihan umum pada Sabtu 19 November. Penghitungan Komisi Pemilihan Malaysia pada Minggu menunjukkan tidak ada partai yang memenangkan suara mayoritas. Hasilnya “parlemen gantung” adalah keputusan yang sudah pasti. Pemilih menyatakan kekecewaan dalam menghadapi ketidakstabilan politik.
Pemilihan anggota parlemen ke-15 Malaysia telah berakhir pada Sabtu 19 November. Pada Minggu 20 November, dari total 222 kursi, Aliansi Pakatan Harapan yang dipimpin pemimpin oposisi Anwar Ibrahim meraih 82 kursi, diikuti oleh Aliansi Kebangsaan yang dipimpin mantan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin yang meraih 73 kursi. Front Nasional tertinggal jauh dengan hanya 30 kursi.
Meskipun Pakatan Harapan saat ini memiliki kursi terbanyak, namun belum melampaui ambang batas 112 kursi yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan, masih perlu membentuk aliansi dengan partai politik lain untuk mendapatkan kursi yang dibutuhkan untuk memerintah.
Anwar mengatakan, pihaknya telah mendapatkan persetujuan dari partai politik lain untuk membentuk aliansi dan diharapkan menjadi perdana menteri Malaysia berikutnya.
Anwar berkata : “Ketika kami memiliki mayoritas, kami akan sepenuhnya membentuk pemerintahan. Dan itu pasti akan stabil.”
Sejak pemilihan umum tahun 2018 di Malaysia, tiga perdana menteri telah berganti berturut-turut. Saat ini, tidak ada partai politik yang memenangkan suara mayoritas. “Parlemen Hangout” menjadi tak terelakkan, dan masih sulit untuk menghilangkan ketidakstabilan politik.
Pemilih juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil pemilu.
Seorang pemilih Daniel berkata : “Secara keseluruhan ini mengecewakan karena menurut saya negara ini tidak mengalami kemajuan. Ini adalah ekspresi demokrasi yang tepat di negara ini, tetapi bukan hasil yang saya harapkan.”
Beberapa analis percaya bahwa partai-partai dalam koalisi yang berkuasa berikutnya tidak memiliki mayoritas yang meyakinkan dan dapat jatuh ke dalam pertikaian lebih lanjut, yang mana akan merusak perekonomian. (hui)
ETIndonesia- Operasi pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan terhadap korban gempa Cianjur M5.6 terus dilakukan. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan adanya penambahan korban jiwa yang telah ditemukan.
“Per hari ini, 271 jenazah sudah teridentifikasi. Pencarian dan evakuasi gabungan dari tim SAR, BNPB, BPBD, TNI/POLRI dan relawan lebih dari 1.000 personil. Hasilnya menemukan empat orang, tiga meninggal dunia di Cugenang dan satu selamat. Masih ada korban hilang 40 orang,” ujar Suharyanto saat memberikan keterangan pers di Kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/11) dalam keterangannya.
“Data ini dari Puskesmas dan Rumah Sakit di Cianjur, akan ditelusuri apakah termasuk yang sudah dimakamkan oleh keluarganya,” tambahnya.
Suharyanto menegaskan tim gabungan tanpa kenal lelah terus melakukan pencarian meski terkendala hujan.
“Pencarian dan evakuasi dilaksanakan secara terus menerus, meski hujan tim tanpa kenal lelah terus melakukan pencarian,” tegas Suharyanto.
Pendataan sementara, korban luka tercatat 2.043 orang dan mengungsi 61.908 orang, sedangkan kerugian materil sebanyak 56.320 rumah alami kerusakan dengan rincian rusak berat 22.241 unit rumah, rusak sedang 11.641 unit rumah dan rusak ringan 22.090 unit rumah.
Fasilitas umum lainnya juga turut terdampak, antara lain 31 unit sekolah, 124 tempat ibadah, tiga fasilitas kesehatan, dan tiga belas gedung perkantoran.
“Rumah ini didata mulai RT, RW, kepala desa, Babinsa, Babinkamtibmas sampai kepala OPD, kepala OPD telah diperintahkan oleh Bupati untuk ikut melakukan pendataan, di samping itu adanya bantuan dari perguruan tinggi, tim PUPR juga telah turun melakukan pendataan,” tutur Suharyanto.
Terkait adanya keluhan masyarakat tentang bantuan yang belum diterima, Suharyanto mengungkapkan pendistribusian akan menggandeng perangkat desa setempat untuk memastikan kebutuhan terpenuhi.
“Pendistribusian logistik, setiap pagi jam 8 para Camat mengajukan kebutuhan dan akan disiapkan armada untuk melakukan pengiriman ke kantor Camat jam 9 setiap pagi, nanti kepala desa, babinsa dan babinkatibmas mendistribusilan ke titik-titik pengungsian,” ujarnya.
Dirinya juga mengimbau kepada seluruh pihak untuk menyalurkan bantuannya melalui posko di Kantor Bupati Cianjur.
“Masyarakat dan lembaga lain yang ingin membantu masyarakat terdampak, satu pintu melalui posko, semua bantuan akan didistribusikan ke yang berhak,” kata Suharyanto.
“Jangan distribusikan sendiri karena cuaca tidak baik, jalanan kecil, menyebabkan jalanan terhambat, ada laporan pasukan evakuasi terhambat karena itu. Kemudian banyak warga luar datang untuk menonton korban bencana, akan ditertibkan oleh TNI/Polri,” lanjutnya.
Penanganan benca gempa Cianjur, selain mendapat dukungan logistik juga mendapatkan dukungan personil dari berbagai pihak.
“Relawan sudah masuk, malam ini 193 organisasi relawan siap bantu dengan 2.904 personil yang terdata. Nantinya relawan akan membantu SAR, dsitribusi logistik, pendataan dan pemenuhan kebutuhan lain,” tutup Suharyanto. (BNPB/asr)
Meskipun Presiden Biden menyatakan bahwa dirinya tidak percaya bahwa militer Tiongkok akan menyerang Taiwan dalam waktu dekat, tetapi pemerintahnya tampaknya terus melakukan persiapan menghadapi perang di Selat Taiwan. Hari Senin 21 November, Wakil Presiden AS Kamala Harris dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin masing-masing mengunjungi Filipina dan Indonesia, kedua negara tersebut yang dinilai memiliki arti strategis bagi AS untuk menghadapi krisis di Selat Taiwan.
Pada 14 November, Presiden AS Joe Biden dan pemimpin Partai Komunis Tiongkok Xi Jinping bertemu di Bali. Keduanya tidak menyelesaikan perbedaan terhadap isu Taiwan yang terjadi antar kedua negara itu. Setelah pertemuan tersebut, Biden mengatakan bahwa menurut dirinya militer Tiongkok tidak akan menyerang Taiwan dalam waktu dekat, tetapi ini tidak berarti bahwa Amerika Serikat dapat mengendurkan kewaspadaannya terhadap perang di Selat Taiwan.
Mengapa AS tidak dapat menganggap enteng terhadap ancaman serangan itu
Katsuji Nakazawa, mantan kepala biro Nikkei Asia untuk Tiongkok menulis sebuah artikel pada 17 November yang menyebutkan, bahwa hanya satu orang yang tahu apakah militer Tiongkok akan menyerang Taiwan atau tidak, ia adalah Xi Jinping sendiri. Katsuji Nakazawa berpendapat bahwa setidaknya dalam 5 tahun ke depan, masyarakat internasional harus bersiap menghadapi kemungkinan krisis di Selat Taiwan.
Dia menjelaskan bahwa meskipun Xi Jinping telah terpilih kembali untuk ketiga kalinya, ancaman perang masih tetap ada. Ini karena dia gagal mencapai tujuan akhirnya menjadi pemimpin seumur hidup di Kongres ke-20, yang menciptakan ketidakseimbangan dalam politik domestik dan mengubahnya menjadi isu yang mengancam keamanan internasional. Akankah Xi menggunakan militer untuk mewujudkan reunifikasi Taiwan sebagai opsi untuk mencapai tujuan itu ? Ini adalah sesuatu yang harus dikhawatirkan oleh perusahaan asing saat ini.
Katsuji Nakazawa mengatakan bahwa keberhasilan mewujudkan reunifikasi Taiwan, tidak diragukan lagi akan memungkinkan Xi Jinping menyamai prestasi yang dicapai oleh Mao Zedong dan memungkinkannya untuk memenangkan masa jabatan keempat di Kongres Nasional ke-21 yang akan diselenggarakan pada tahun 2027. Komunitas internasional tidak punya pilihan lain kecuali bersiap-siap menghadapi apa yang seolah-olah merupakan krisis berkepanjangan atas Taiwan, paling tidak untuk 5 tahun ke depan.
Nikkei Asia melaporkan bahwa Richard McGregor, seorang peneliti senior untuk Asia Timur dari Lowy Institute mengatakan, bahwa meskipun selama KTT G20 di Bali, Xi Jinping sepertinya mengubah gaya diplomasinya sehingga terlihat lebih moderat daripada para pejabat Tiongkok lainnya yang berdiplomasi ala “serigala”, tetapi tujuan atau ambisi dasar PKT tidak berubah. “Pendapat bahwa kita sedang memasuki era stabilitas baru itu jelas menyesatkan. Sebaliknya, mereka (PKT) sedang mencoba untuk mencapai semacam keseimbangan diplomatik”, kata Richard McGregor.
Selain itu, melalui pidato Pentagon baru-baru ini dapat juga kita ketahui bahwa Amerika Serikat tidak menurunkan kewaspadaannya terhadap situasi di Selat Taiwan. Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dalam pertemuan “Forum Keamanan Internasional Halifax” di Kanada yang diadakan pada 19 November mengatakan, bahwa aktivitas militer PKT di Selat Taiwan menjadi semakin provokatif. Pesawat militer Tiongkok terbang di udara dekat Taiwan dalam jumlah yang besar. Jumlah pasukan militer Tiongkok juga meningkat secara dramatis, untuk menghalang-halangi operasi secara legal dari pasukan AS dan sekutu di perairan dan udara internasional di Laut Tiongkok Selatan dan Laut Tiongkok Timur.
Selain secara terbuka menunjukkan ancaman PKT, pemerintah AS juga secara aktif membuat beberapa pengaturan di negara-negara Asia sebagai persiapan untuk menghadapi perang jika terjadi di Selat Taiwan. Filipina dan Indonesia adalah dua negara kunci yang ingin diajak bekerja sama oleh Amerika Serikat dalam upaya ini.
Kamala Harris mengunjungi Filipina yang dianggap penting
Wakil Presiden AS Kamala Harris mengunjungi Filipina pada hari Senin (21 November), ia menjadi pejabat tertinggi dari pemerintahan Biden yang berkunjung ke negara itu. Perjalanannya tak hanya berupaya mempererat hubungan kedua negara, tetapi pada saat yang sama, pihak AS juga berupaya memperkuat kehadiran militernya di Filipina.
Pada 21 November 2022, Wakil Presiden AS Kumala Harris bertemu dengan Presiden Filipina Bongbong Marcos. (Haiyun Jiang/POOL/AFP)
Lokasi geografis Filipina menjadikan negara itu dimasukkan ke dalam rencana AS untuk mencegah dan menanggapi serangan militer Tiongkok ke Taiwan. Duta Besar Filipina untuk Amerika Serikat Jose Manuel Romualdez mengatakan bahwa ketegangan di Selat Taiwan akan menjadi fokus pembicaraan antara Kumala Harris dengan Presiden Filipina Marcos.
Filipina sangat penting karena dari kelima sekutu perjanjian AS di kawasan Indo-Pasifik, yakni Australia, Korea Selatan, Jepang, Filipina, dan Thailand, Filipina adalah negara yang paling dekat dengan Taiwan, dan pulau Luzon yang berada di paling utara Filipina berjarak hanya 200 kilometer dari Taiwan.
Analis militer mengatakan bahwa jika pasukan AS diizinkan masuk ke Filipina, itu akan mempersulit upaya Tiongkok untuk mengambil alih Taiwan secara paksa.
Reuters yang mengutip ungkapan dari para ahli seperti Randall Schriver, seorang pejabat tinggi urusan Asia Timur di Pentagon dalam pemerintahan Trump mengatakan bahwa Pulau Luzon sangat penting bagi Angkatan Darat AS, terutama sebagai situs untuk peluncuran roket, rudal dan sistem artileri yang dapat digunakan untuk melumpuhkan serangan amfibi dari militer Tiongkok ke Taiwan.
Sikap bermusuh dengan AS dan pro-Tiongkok dari mantan Presiden Filipina Duterte pernah membuat hubungan Filipina – AS menjadi tegang. Di bawah pimpinan Presiden Bongbong Marcos, lingkungan politik untuk memperluas akses militer AS tampaknya membaik, kata Randall Schriver.
Sejak Bongbong Marcos menjabat sebagai presiden Filipina, Amerika Serikat secara aktif mempromosikan hubungan diplomatik kedua negara. Biden telah 2 kali bertemu muka dengan Marcos, dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken juga telah mengunjungi Filipina pada Agustus tahun ini.
Belum jelas sejauh mana Filipina akan mengizinkan wilayahnya dipakai untuk keperluan mempertahankan Taiwan. Namun, Presiden Marcos mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg pada bulan September tahun ini bahwa karena Filipina secara geografis dekat dengan Tiongkok dan Taiwan, Filipina tidak akan “terhindar dari bencana” jika terjadi perang di Selat Taiwan. Selain itu, Filipina secara militer tidak mampu berperang sendiri dan harus bergantung pada bantuan dari para sekutu.
Kepada Kamala Harris, Marcos mengatakan pada hari Senin bahwa hubungan yang kuat antara kedua negara menjadi semakin penting mengingat situasi yang “tidak stabil” di kawasan Indo-Pasifik. “Saya tidak melihat masa depan Filipina tanpa Amerika Serikat”, katanya.
Washington dan Manila sedang meningkatkan aliansi kerja sama militer melalui Enhanced Defense Cooperation Agreement (EDCA). Perjanjian tersebut mengizinkan akses militer AS ke pangkalan militer Filipina untuk melakukan pelatihan bersama. Untuk itu perlu terlebih dahulu mengadakan persiapan seperti penempatan peralatan, membangunan fasilitas landasan pacu, depot bahan bakar, perumahan buat militer dan lainnya. Tetapi EDCA tidak mengizinkan kehadiran militer AS secara jangka panjang.
Untuk memperdalam kerja sama antara militer kedua negara, Amerika Serikat telah mengusulkan penambahan lebih banyak dari 5 lokasi EDCA yang telah disetujui saat ini.
Pekan lalu, panglima militer Filipina Bartolome Bacarro mengatakan bahwa Amerika Serikat mengusulkan untuk menggandakan 5 lagi lokasi untuk EDCA, dan salah satunya dibangun di Pulau Palawan yang menghadap ke Laut Tiongkok Selatan.
Letjen. Bartolome Bacarro mengatakan, 2 wilayah baru yang diusulkan oleh AS terletak sebelah utara Provinsi Cagayan yang berhadapan dengan Taiwan di seberang lautan. Lokasi tersebut dapat berfungsi sebagai pos penting jika ketegangan antara komunis Tiongkok dengan Taiwan memburuk.
Lokasi lain yang diusulkan termasuk Provinsi Palawan dan Zambales, katanya. Kebetulan kedua provinsi tersebut menghadap ke Laut Tiongkok Selatan. Pemberian izin kepada militer AS untuk menempatkan pasukannya di dekat perairan yang disengketakan antara Filipina dengan Tiongkok akan dapat dijadikan kekuatan pendukung bagi pasukan maritim Filipina.
Reuters yang mengutip penjelasan dari Gregory Poling, pakar urusan Asia Tenggara dari Pusat Kajian Strategis dan Internasional di Washington, melaporkan bahwa akan sangat sulit bagi Filipina untuk tetap netral dalam menghadapi konflik di Selat Taiwan, mengingat jaraknya yang dekat dan kewajiban perjanjiannya terhadap Amerika Serikat. Filipina selain bisa menjadi tujuan yang paling mungkin bagi para pengungsi Taiwan bila perang meletus, tetapi sekitar 150.000 orang warga negara Filipina yang tinggal di Taiwan juga akan menghadapi risiko dari perang.
“Dalam perjanjian, Filipina memiliki komitmen kepada Amerika Serikat” kata Gregory Poling. “Jadi jika mereka (Filipina) menginginkan dukungan AS di Laut Tiongkok Selatan, AS tentu juga mengharapkan Filipina dapat mendukungnya dalam hal isu Taiwan”.
Pemerintah Tiongkok telah mengklaim memiliki kedaulatan atas perairan di lepas pantai Pulau Palawan. Filipina bahkan terhadap sebagian besar perairan Laut Tiongkok Selatan. Hal yang tentu memicu protes Filipina.
AS membidik negara kunci lainnya — Indonesia
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto bertemu pada hari Senin (21 November) di Jakarta dalam upaya untuk memperkuat hubungan pertahanan di tengah meningkatnya aktivitas angkatan laut Tiongkok di kawasan Indo-Pasifik.
Kedua belah pihak telah membahas cara untuk memperdalam kemitraan antara kedua negara, termasuk dengan memperluas interoperabilitas dan meningkatkan investasi dalam pendidikan pertahanan, kata Austin dalam konferensi pers bersama usai pertemuan tersebut.
Pada 21 November 2022, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin (kiri) dan Menteri Pertahanan Indonesia Probowo Subianto sedang berjalan keluar usai konferensi pers. (Willy Kurniawan/POOL/AFP)
Austin juga mengatakan bahwa Amerika Serikat bangga bekerja sama dengan Indonesia untuk memajukan visi Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
Prabowo memberi tahu Austin bahwa dirinya senang dapat bekerja sama dengan militer AS. Selama beberapa dekade, personel militer Indonesia dan AS telah bekerja sama di berbagai bidang termasuk operasi maritim, pelatihan dan pendidikan, senjata militer, latihan bersama, pertukaran ahli yang intensif dan ekstensif, serta pertemuan tingkat tinggi di antara para pejabat pertahanan Indonesia.
Namun Prabowo juga menyatakan sikap netral Indonesia dengan mengatakan bahwa negara selalu mengambil sikap berusaha untuk menjaga hubungan terbaik dengan semua negara, terutama terhadap semua kekuatan besar.
Sementara Indonesia dan Tiongkok secara umum mempertahankan hubungan yang positif, tetapi Jakarta telah menyatakan keprihatinannya atas perambahan Tiongkok di zona ekonomi eksklusifnya di Laut Tiongkok Selatan, yang hampir semuanya diklaim dimiliki oleh Tiongkok.
Meskipun masalah ini dapat diselesaikan melalui dialog dengan pihak Tiongkok, “Tetapi kami juga menekankan bahwa Indonesia akan mempertahankan kedaulatannya, dan kami juga akan mempertahankan kemerdekaan”, kata Prabowo.
Tiongkok dan empat anggota Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara memiliki klaim yang tumpang tindih atas wilayah di Laut Tiongkok Selatan.
Prabowo mengatakan bahwa pemerintah Indonesia hampir membuat keputusan untuk membeli jet F-15 dari perusahaan Boeing. Austin mengatakan, pembelian itu akan meningkatkan interoperabilitas kedua negara.
Prabowo juga mengatakan bahwa Indonesia mendukung kelanjutan dari kehadiran AS di kawasan Indo-Pasifik. “Saat kami membutuhkan, Amerika Serikat selalu menjadi teman baik kami”. Austin mengatakan bahwa kedua negara dapat melanjutkan lebih banyak latihan militer.
Ketika krisis Selat Taiwan pecah, peran Indonesia tidak bisa diabaikan oleh Amerika Serikat. Inilah salah satu alasan mengapa Amerika Serikat berusaha untuk memperkuat hubungannya dengan Indonesia.
Presiden AS Joe Biden dan Presiden Joko Widodo bertemu pada 14 November. Gedung Putih kemudian merilis ikhtisar berjudul “Memperkuat Kemitraan Strategis AS-Indonesia” yang isinya menyebutkan bahwa, AS akan membantu Badan Keamanan Maritim Indonesia selain untuk memperoleh drone, juga melatih pilot, meningkatkan keterampilan pemeliharaan yang semua itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kesadaran domain maritim badan tersebut.
Masafumi Ishii, mantan duta besar Jepang untuk Indonesia, mengatakan ada ini adalah faktor penghambat bagi Tiongkok. Ia menilai, Jika Selat Malaka diblokir dalam keadaan darurat Selat Taiwan, Maka Indonesia memegang kendali atas choke point alternatif. Dalam hal ini, choke point ini akan menjadi sangat penting.
Masafumi Ishii menegaskan, Meskipun melalui upaya untuk mengelola persaingan antara AS dengan Tiongkok melalui dialog merupakan perkembangan yang disambut baik, tetapi tidak kalah penting juga untuk membuat Tiongkok merasakan risiko kegagalan dengan memperkuat pencegahan. (sin)
Beberapa hari lalu, Xi Jinping mengunjungi Thailand untuk berpartisipasi dalam KTT APEC. Pada saat itu ia tak memakai masker. Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee setelah kembali ke Hong Kong dinyatakan terinfeksi COVID-19. Ia memiliki kontak dekat dengan Xi Jinping selama pertemuan tersebut. Selain itu, sempat bertemu dengan Presiden Jokowi. Kini di daratan Tiongkok, berbagai tempat terus meningkatkan pencegahan dan pengendalian. Publik mengkritik langkah-langkah otoritas
Han Fei
Komentator Chen Pokong berkata : “Mengerikan, Xi Jinping dan Peng Liyuan berhubungan dekat.”
Xi Jinping mengunjungi Bangkok, Thailand dalam rangka menghadiri KTT APEC beberapa hari lalu. Berbeda dengan penerapan pencegahan epidemi keras yang berlaku di Tiongkok, Xi Jinping tidak mengenakan masker selama pertemuan berlangsung dan melakukan kontak dekat dengan para peserta.
Kepala Eksekutif Hong Kong Jhon Lee yang menghadiri pertemuan, dinyatakan positif COVID-19 setelah kembali ke Hong Kong. Dalam pertemuan tersebut, dia tidak hanya berbicara langsung dengan Xi Jinping, tetapi juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Wang Yi dan Duta Besar Tiongkok untuk Thailand Han Zhiqiang, tanpa mengenakan masker.
Selama pertemuan APEC, Jhon Lee duduk di sebelah Xi Jinping. Menurut laporan Jurnal Ekonomi Hong Kong, ketika Xi Jinping meninggalkan pertemuan, dia mengambil inisiatif untuk memegang tangan Jhon Lee dan berbicara dengannya.
Saat ini, apakah Xi Jinping akan mengikuti kebijakan pencegahan epidemi yang dia rumuskan di Tiongkok dan melakukan isolasi diri telah menjadi fokus perhatian dunia luar.
Chen Pokong berkata : “Setelah kembali ke Beijing, Xi Jinping, Peng Liyuan, Wang Yi, dan Wang Wentao, apakah orang-orang ini positif atau negatif? Saya khawatir ini adalah rahasia partai- negara lain yang akan terungkap di masa depan.”
Jumlah kasus baru COVID-19 telah melampaui 20.000 kasus dalam beberapa hari terakhir. Pada 20 November, Beijing jarang melaporkan kasus kematian pertama sejak Mei. Pada 21 November, diberitahukan lagi bahwa dalam sehari pada 20 Desember, ada 962 kasus baru infeksi lokal di Beijing dan dua kasus kematian.
Di sisi lain, Distrik Baiyun Kota Guangzhou memasuki pelonggaran Lockdown mulai 21 November, menangguhkan layanan kereta bawah tanah dan bus. Pejabat setempat mengeluarkan pemberitahuan secara mendadak di pagi hari yang mendatangkan ketidakpuasan publik.
Seorang netizen lokal meninggalkan pesan di Weibo, “Ketika saya bangun, Baiyun diblokir. Bisakah jangan tiba-tiba dilakukan setiap saat!”
Di Distrik Haizhu, Guangzhou, di mana penguncian berlanjut pada pukul 00:00 5 November, orang-orang dengan cemas menunggu pembukaan blokir pada pagi 20 November, tetapi diberitahukan bahwa penguncian kembali diperpanjang.
Sebuah video dengan suara berbunyi : “Pada hari ke 27 tidak masuk kerja, saya benar-benar putus asa. Saya masih menunggu kabar baik tadi malam.”
Distrik Haizhu mengumumkan bahwa penguncian akan diperpanjang hingga tengah malam pada 22 November.
Suara video berbunyi : “Bagaimana situasi pada 22 November? Saat menunggu masih ada harapan, dan sekarang tidak ada harapan sama sekali.”
Sebuah video juga menyampaikan pesan : “Saudara-saudara, lihatlah. Mereka semua terbuat dari lembaran besi semacam ini. Apakah Anda pikir itu akan dibuka pada 22 November?” “Sekarang terasa seperti perbatasan antara kedua negara. Ya, sebelah sini Vietnam dan sebelah sana kita.”
Selain itu, kasus COVID-19 terus bermunculan di Kota Zhongshan, Guangzhou, dan Distrik Liwan juga mengumumkan akan terus memperkuat manajemen penguncian mulai tengah malam pada 17 November. (hui)
NASA berhasil meluncurkan roket “Artemis” 1 mengelilingi bulan pada (16/11) lalu. Baru-baru ini mengirimkan kembali foto bulan perdana dari luar angkasa. Mari kita simak berita selengkapnya .
Tiga hari setelah peluncuran roket misi Artemis 1, pesawat ruang angkasa Orion yang dibawa oleh roket tersebut mengirimkan kembali gambar perdana bulan. Dalam film tersebut, bulan kecil berbentuk setengah bulan, bagian tengahnya agak pucat, yang sepertinya tidak berbeda dengan bulan yang terlihat di bumi.
Sebelumnya, pesawat ruang angkasa Orion juga mengirimkan kembali gambar perdana Bumi. Terakhir kali manusia menggunakan pesawat ruang angkasa bulan untuk memotret bumi adalah 50 tahun yang lalu.
Saat ini, roket raksasa “Space Launch System” sedang membawa pesawat ruang angkasa Orion untuk mengorbit di sekitar bulan, serangkaian tes seperti terbang mengelilingi bulan akan dilakukan sesuai rencana.
Misi Artemis 1 adalah langkah pertama dalam memulai kembali program pendaratan di bulan NASA, yang diharapkan akan mengirimkan manusia ke bulan lagi pada 2025. (hui)
Korea Utara menggelar uji coba rudal balistik antarbenua pada Jumat 18 November. Masyarakat internasional mengungkapkan keprihatannya. Sebagai tanggapan, Amerika Serikat pada Sabtu 19 November mengerahkan kembali dua pembom B-1B ke semenanjung Korea untuk latihan bersama
oleh Li Qingyi
Militer AS pada Sabtu 19 November, menanggapi peluncuran rudal balistik antar benua Korea Utara pada Jumat 18 November dengan mengirimkan dua pesawat pembom supersonik B-1B ke semenanjung Korea untuk latihan bersama dengan jet tempur Korea Selatan dan Jepang.
Pesawat B-1B dikenal sebagai “tulang punggung” kekuatan pembom AS. Angkatan Udara Amerika Serikat mengatakan bahwa pembom tersebut dapat dengan cepat menembakkan senjata berpemandu dan tidak berpemandu dalam jumlah besar ke musuh mana pun, di mana pun di dunia dan kapan pun.
Pada Sabtu 19 November, televisi negara Korea Utara kembali merilis video peluncuran rudal balistik antarbenua, lengkap dengan musik dan narasi yang dramatis. KCNA melaporkan rudal terbang hampir 1.000 kilometer selama sekitar 69 menit dan mencapai ketinggian maksimum 6.041 kilometer. Rudal balistik antarbenua (ICBM) Korea Utara diperkirakan mampu membawa banyak hulu ledak nuklir sejauh 15.000 kilometer, cukup lama untuk mencapai daratan Amerika Serikat.
Amerika Serikat dan sekutu regionalnya menuduh Pyongyang mencoba mengacaukan kawasan setelah Korea Utara meluncurkan rudal.
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Adrienne Watson mengatakan negaranya akan mengambil “semua tindakan yang diperlukan” untuk menjaga keamanan wilayah Amerika, serta Korea Selatan dan Jepang.
Atas permintaan Jepang, Dewan Keamanan PBB dijadwalkan menggelar pertemuan darurat pada Senin 21 November terkait peluncuran rudal balistik terbaru Korea Utara.
Secara terpisah, laporan resmi Korea Utara menunjukkan bahwa Kim Jong Un menyaksikan peluncuran rudal bersama istri dan putrinya. Putri Kim Jong-un terlihat untuk pertama kalinya, memicu spekulasi. Menurut analisis ahli, ini mungkin berarti kemunculan pewaris turun-temurun generasi keempat dari keluarga Kim. (hui)
Sebuah jet tempur KF-16 Angkatan Udara Korea Selatan jatuh karena masalah mesin selama misi pada malam 20 November. Untungnya, pilot terlontar dan dapat melarikan diri dengan selamat
NTD
Angkatan Udara Korea Selatan menyatakan bahwa pesawat tempur KF-16 adalah milik Fighter Wing 19. Pilot terlontar diatas pohon dalam keadaan darurat pada pukul 20:5 waktu setempat pada 20 November di area sekitar 20 kilometer barat Wonju dan sekitar 85 kilometer timur Seoul. Tak ada masalah serius, dan pilot bisa keluar dari masalah sendiri.
Helikopter militer Korea Selatan tiba di lokasi sekitar satu jam kemudian, kemudian mengirim pilot ke rumah sakit. Pesawat tempur itu diketahui dilengkapi dengan beberapa rudal udara-ke-udara. Untungnya, lokasi kecelakaan berada di daerah pegunungan yang terpencil dan tidak mempengaruhi personel darat.
“Saat ini, pilot dalam keadaan aman dan kami sedang bekerja untuk memastikan adanya kerusakan pada warga sipil akibat kecelakaan itu,” bunyi pesan teks Angkatan Udara kepada media.
Setelah insiden itu, militer Korea Selatan memerintahkan jet tempur jenis yang sama untuk dikandangkan sampai penyebab kecelakaan diketahui. (hui)
Gara-gara ketidakpuasan dengan persyaratan ketat dari bos baru Elon Musk, gelombang pengunduran diri meledak di perusahaan Twitter mulai Kamis 17 November. Pada saat yang sama, perusahaan teknologi telah mengumumkan PHK satu demi satu, dan ‘musim dingin’ industri teknologi AS tampaknya semakin dingin.
Bos baru Twitter, Elon Musk, memberikan ultimatum kepada karyawan agar bersedia bekerja berjam-jam dan secara intensif, atau keluar setelah menerima pesangon selama tiga bulan, yang memicu gelombang pengunduran diri di Twitter.
Merebaknya “kata perpisahan” membanjiri platform Twitter pada Kamis 18 November, dengan satu cuitan mengatakan: “Hari ini adalah hari terakhir saya di Twitter dan saya pergi dengan hati yang bersyukur.”
Sebelumnya, Musk telah memangkas setengah dari karyawan Twitter secara signifikan, dan jumlah karyawan dipangkas dari 7.500 menjadi hanya 3.700 karyawan. Sedangkan gelombang PHK baru akan memungkinkan Twitter untuk semakin ramping.
Mengenai pengunduran diri karyawan, Musk mengatakan pada Kamis 17 November malam bahwa dia tidak khawatir karena “yang terbaik tetap tinggal”.
PHK Twitter mungkin terkait dengan filosofi perusahaan Musk, tetapi gelombang PHK di seluruh industri teknologi juga tak terbendung seperti letusan gunung berapi. Dalam tiga minggu terakhir saja, industri teknologi, termasuk raksasa seperti Meta dan Amazon, telah mem-PHK puluhan ribu orang.
Roger Lee, pendiri situs web “Layoffs.fyi” berkata : “Ini adalah jumlah PHK terbesar dalam sebulan sejak epidemi. Ini lebih dari April 2020, ketika 17.000 orang diberhentikan dalam sebulan.”
Baru beberapa hari ini, daftar PHK masih terus bertambah.
Pada 16 November, Cisco mengumumkan PHK 5% karyawannya, sekitar 4.100 orang.
Pada 17 November, Roku mengumumkan akan memecat 7% karyawannya di Amerika Serikat, sekitar 200 orang.
Pada 18 November, Carvana, sebuah perusahaan perdagangan mobil bekas, mengumumkan PHK 8% karyawannya, sekitar 1.500 orang
Raksasa mesin pencari Google telah meluncurkan sistem penilaian kinerja pekerjaan baru, yang dianggap sebagai persiapan untuk kemungkinan gelombang PHK. Sebanyak 10.000 karyawan akan dinilai “miskin” dan menghadapi risiko pemecatan.
Mengapa ada angin dingin bertiup di dunia teknologi?
Selama pandemi dari 2020 hingga 2021, masyarakat ditutup dan semua industri tertekan. Namun demikian, industri teknologi sedang menikmati angin yang dibawa oleh isolasi rumah masyarakat dan kinerjanya melonjak. Mereka harus merekrut lebih banyak orang untuk memenuhi tuntutan.
Nela Richardson, kepala ekonom di ADP berkata : “Selama pandemi, ada banyak investasi di industri teknologi. Saat ekonomi lainnya turun 3,4%, industri teknologi naik 4%.”
Namun demikian, seiring berlalunya wabah, kebiasaan hidup dan konsumsi masyarakat kembali berubah. Permintaan online tampaknya sudah jenuh.
Pada saat yang sama, raksasa teknologi juga menghadapi inflasi yang tinggi secara historis. Tren ekonomi yang pesimistis menyebabkan pendapatan iklan digital perusahaan teknologi menyusut tajam.
Don Stanley, seorang profesor di University of Wisconsin-Madison berkata : “Pendapatan iklan turun secara signifikan. Alasannya adalah karena perusahaan merasa bahwa beriklan di platform digital tidak lagi bermanfaat seperti dulu.”
Lantas, apakah gelombang PHK di industri teknologi ini akan merembet ke bidang lain?
Kepala Ekonom ADP Nela Richardson berkata : “Industri teknologi hanya menyumbang 2% dari pasar tenaga kerja. Industri teknologi adalah bagian penting dari ekonomi, tetapi bukan keseluruhan ekonomi. Saat ini, situasi ketenagakerjaan di bidang lain terlihat bagus.” (hui)
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan bahwa gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,3 terjadi di Malango, Kepulauan Solomon pada hari Selasa (22 November) pukul 02:03:08 GMT dengan fokus kedalaman 10 kilometer. Pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan tsunami. USGS kemudian merevisi kekuatan gempa menjadi magnitudo 7,0.
Seorang reporter AFP yang berada di Ibukota Honiara mengatakan bahwa gempa berlangsung sekitar 20 detik.
Joy Nisha, seorang resepsionis di Heritage Park Hotel, kepada AFP mengatakan : “Beberapa barang milik hotel sampai berjatuhan ke lantai, meskipun semua orang tampaknya baik-baik saja, tetapi sempat menimbulkan kepanikan”.
Sebagian wilayah Honiara terjadi pemutusan aliran listrik, warga yang panik berlarian keluar rumah dan para karyawan keluar dari bangunan kantor dan pergi ke tempat yang lebih tinggi.
Dari foto yang disajikan di Facebook terlihat, ubin dinding bangunan di AJ Mall di Honiara terkelupas dan mobil rusak akibat kejatuhan pecahan ubin. (sin)
ETIndonesia – Korban bencana gempa bumi yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat cukup signifikan. Hingga saat ini tim SAR terus melakukan pencarian terhadap korban gempa.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Cianjur 22 November 2022 pukul 16.00 WIB, terdata korban meninggal dunia sebanyak 268 orang dimana 122 telah teridentifikasi. Sementara korban dalam pencarian sebanyak 151 orang. Korban luka-luka sebanyak 1.083 orang dan korban terpaksa mengungsi sebanyak 58.362 orang.
Sementara kerugian material tercatat 22.198 unit, dengan kondisi rusak berat 6.570, rusak sedang 2.071 unit dan rusak ringan 12.641 unit.
Dampak gempa melanda 12 kecamatan, masing-masing Kecamatan Cianjur, Karang Tengah, Warung Kondang, Cugenang, Cilaku, Cibeber, Sukaresmi, Bojong Picung, Cikalong Kulon, Sukaluyu, Pacet, dan Gekbrong.
“Kendala yang kami hadapi diantaranya karena sebaran atau jangkauan kawasan terdampak cukup luas. Selain itu, data korban dapat berubah setiap saat. Namun tim SAR, dari Basarnas bersama Potensi SAR terus melaksanakan upaya pencarian terhadap para korban yang belum ditemukan,” kata Kabasarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi melalui Kepala Biro Humas dan Umum, S. Riyadi.
Tim SAR dalam operasi SAR tersebut dibagi dalam 6 sektor, masing-masing tim Alfa, Bravo, Charlie, Delta, Echo, dan Foxtrot. Tim SAR terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan Potensi SAR lainnya. (Basarnas/asr)
ETIndonesia- BNPB terus melakukan update korban bencana gempabumi yang melanda Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat Senin (21/11) lalu.
Data sementara yang berhasil dihimpun hingga Selasa (22/11) pukul 17.00 WIB, terdapat ratusan jiwa meninggal dunia. Hal ini diungkap Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat memberikan keterangan pers di Kantor Bupati Cianjur.
“Korban meninggal dunia 268 jiwa, yang sudah teridentifikasi sebanyak 122 jenazah, masih ada korban hilang sejumlah 151 orang, kita akan berusaha semaksimal mungkin agar seluruh korban ditemukan,” ucap Suharyanto dalam keterangannya yang diteruskan oleh Abdul Muhari, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB
Kemudian data masyarakat yang mengungsi sejumlah 58.362 orang, luka-luka 1.083 orang, kerusakan infrastruktur seperti rumah rusak total berjumlah 22.198 unit.
“Pengungsi pada hari ini sudah mendapatkan fasilitas lebih baik, tenda besar telah didirikan baik dari BNPB, pemerintah, TNI/Polri dan bantuan lembaga lainnya,” lanjutnya.
“Dapur umum telah beroperasi, kalau masih ada yang kurang dan belum terlayani, lambat laun akan kami perbaiki,” tambahnya.
Terkait banyaknya perbedaan data yang berkembang, Suharyanto berkata, pendataan masih terus dilakukan dan Posko telah didirikan, sehingga semua informasi tentang penanganan gempa Cianjur ini, secara resmi ialah yang dikeluarkan dari posko.
“Setiap sore akan ada _update_ penanganan bencana dari Posko Tanggap Darurat yang ada di Kantor Bupati Cianjur,” imbuh Suharyanto
Merespon banyaknya kepedulian masyarakat untuk memberikan dukungan penanganan pascabencana, diharapkan semua berada dibawah pengelolaan posko.
“Bantuan kepada masyarakat terdampak baik yang datang dari pemerintah pusat, kementerian atau lembaga dan unsur swasta, semua akan dipusatkan di posko dan pendistribusiannya akan melalui posko,” jelas Suharyanto.
Meskipun dua rumah sakit di Kabupaten Cianjur ikut terdampak gempa, penanganan kesehatan tetap dapat dilakukan, tenda-tenda lapangan telah digelar di sekitar rumah sakit untuk dijadikan rumah sakit darurat.
“RSUD Cianjur dan Rumah Sakit Sayang sudah beroperasi dan ditambah tenda lapangan termasuk tambahan tenaga kesehatan,” imbuhnya.
“Sebagian dirujuk ke rumah sakit di luar Kabupaten Cianjur, 100 pasien telah dikirim ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung,” tutup Suharyanto.
Presiden Joko Widodo telah meninjau lokasi terdampak pada siang ini, beliau menyampaikan masyarakat yang rumahnya mengalami rusak berat akan mendapatksn bantuan 50 juta rupiah, rusak sedang 25 juta rupiah dan rusak ringan sebesar 10 juta rupiah. (BNPB/asr)