Pekan Olahraga Pemuda Asia Timur Dihentikan Gara-gara Tekanan PKT

Epochtimes.id- Pemerintah Kota Taichung Taiwan yang telah memperoleh hak untuk menjadi tuan rumah dari Pekan Olahraga Pemuda Asia Timur Pertama tahun 2019 menjadi batal karena tekanan dari Partai Komunis Tiongkok (PKT).

Sebagai tanggapan, juru bicara Departemen Luar Negeri AS pada 24 Juli mengatakan bahwa ia mendukung keikutsertaan Taiwan dalam kegiatan organisasi internasional, dan menyerukan semua pihak untuk melakukan dialog yang bermanfaat dan menghindari tindakan yang akan meningkatkan situasi ketegangan”

Pemerintah Kota Taichung Taiwan telah memperoleh hak untuk menyelenggarakan EAYG 2019 Pertama (East Asian Youth Games 2019), tetapi Partai Komunis Tiongkok memberikan tekanan pada Komite Olimpiade Asia Timur (EAOC), mendesak EAOC untuk mengadakan pertemuan internal pada 23 Juli di Beijing dengan keputusan membatalkan Taiwan sebagai tuan rumah. Tampaknya PKT telah menambah lagi insiden penindasan terhadap Taiwan di forum internasional.

Menanggapi hal ini, Walikota Taichung, Lin Chia-lung mengatakan bahwa PKT menggunakan campur tangan politik dalam olahraga telah melanggar semangat dan peraturan Olimpiade.

Para atlet muda di berbagai negara menjadi korban dari tindakan PKT itu. Presiden Tsai Ing-wen mengatakan bahwa ini adalah intervensi politik yang kasar dan kejam dalam dunia olahraga, Republik Tiongkok mengekspresikan penyesalannya yang kuat  dan sangat mengutuk perilaku kasar PKT.

Menurut laporan Central News Agency bahwa tanggapan juru bicara Departemen Luar Negeri AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa Amerika Serikat mendukung keikutsertaan Taiwan dalam organisasi internasional yang tidak memenuhi syarat untuk partisipasi negara. AS juga mendukung keikutsertaan Taiwan dalam organisasi internasional dengan keanggotaan nasional. Ini termasuk ICAO, Interpol, WHO, serta 60 lebih organisasi internasional yang sudah diikuti oleh Taiwan.

Juru bicara tersebut mengatakan bahwa Amerika Serikat tetap berkomitmen untuk mendukung Taiwan dalam upaya meningkatkan kontribusi yang sudah signifikan dalam menghadapi tantangan global.

juru bicara juga menunjukkan bahwa stabilitas lintas-selat sejalan dengan kepentingan jangka panjang dari Amerika Serikat, Amerika Serikat juga yakin bahwa dalam beberapa tahun terakhir, dialog bilateral untuk mencapai perdamaian, stabilitas dan pembangunan harus dikembalikan.

Amerika Serikat mendorong dialog yang bermanfaat untuk menghindari tindakan yang hanya akan meningkatkan ketegangan atau mengguncang situasi kawasan. (Sin/asr)

Uskup Agung Santiago Jadi Tersangka Kasus Menyembunyikan Pelecehan Seksual

EpochTimesId – Kantor kejaksaan Chili telah memanggil uskup agung Santiago untuk memberi kesaksian dalam penyelidikan atas dugaan pelecehan seksual anak oleh anggota Gereja Katolik. Kata keuskupan agung Chili pada 24 Juli 2018.

Keuskupan agung Santiago mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Ricardo Ezzati dipanggil untuk berbicara dengan jaksa pada 21 Agustus sebagai terdakwa. Dia dituduh menyembunyikan kasus pelecehan seksual di lingkungan gereja.

Jaksa sedang menyelidiki puluhan kasus tuduhan kriminal terhadap uskup, pendeta, dan pekerja pada Gereja Katolik Roma di Chili. Jaksa juga menyelidiki klaim bahwa Ezzati dan beberapa pihak lainnya menutupi jaringan 14 pendeta yang secara sistematis melecehkan anak di bawah umur.

Ezzati membantah melakukan kesalahan dan berjanji untuk bekerja sama dengan pihak berwenang.

“Saya tegaskan kembali komitmen saya dan komitmen Gereja Santiago kepada para korban,” kata Ezzati dalam pernyataan di kantornya. “Saya memiliki keyakinan bahwa saya tidak pernah menutupi atau menghalangi keadilan, dan sebagai warga negara akan memenuhi kewajiban saya untuk menyumbangkan semua informasi yang dapat membantu mengklarifikasi fakta.”

Bulan lalu polisi menyita dokumen dari pengadilan gerejawi di keuskupan Santiago.

Krisis pelecehan seks anak telah mencengkeram Gereja Katolik Chile sejak 2011, ketika pendeta Chili, Fernando Karadima dinyatakan bersalah oleh Vatikan karena menyalahgunakan anak-anak pada tahun 1970-an dan 1980-an.

Juan Carlos Cruz, salah satu korban Karadima, mengatakan di Twitter, “Ezzati memiliki sedikit waktu yang tersisa sebagai uskup agung Santiago, tetapi misi barunya menjawab untuk menutupi, kebohongan dan kejahatan lainnya, baru saja dimulai.”

Tuduhan pelecehan seksual terhadap berbagai anggota Gereja Katolik menyebabkan Paus Fransiskus membuka penyelidikan di negara Amerika Selatan yang telah menyebabkan Gereja menggulingkan para uskup dan pendeta lain yang dituduh melakukan atau menutupi pelanggaran terhadap anak di bawah umur. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Israel Tembak Jatuh Pesawat Tempur Suriah dengan Rudal Patriot

Epochtimes.id- Pasukan militer Israel menembak jatuh pesawat tempur Suriah di dekat perbatasan Israel dan Suriah. Israel mengklaim jet tempur tersebut masuk ke wilayah udaranya.

Namun demikian, Suriah juga mengklaim bahwa jet itu ditembak ketika mengambil bagian dalam operasi melawan “teroris.”

SANA yang dikelola pemerintah Suriah mengatakan Israel, yang digambarkan sebagai “musuh,” “menargetkan salah satu pesawat tempur mereka yang menyerbu pertemuan teroris di daerah Saida di pinggiran Wadi al-Yarmouk di wilayah udara Suriah.”

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) membenarkan bahwa dua rudal Patriot ditembakkan ke jet tempur Sukhoi Suriah yang melintas sekitar satu mil ke wilayah udara Israel.

“IDF memonitor jet tempur, yang kemudian dihadang oleh rudal Patriot,” kata IDF di Twitter-nya.

Menurut kantor berita Reuters, pasukan Israel pertama kali mencoba untuk memperingatkan pesawat tersebut.

“Itu ditembak jatuh dan jatuh … kemungkinan besar di bagian selatan Dataran Tinggi Golan Suriah,” kata juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Jonathan Conricus.

“Kami tidak memiliki informasi sejauh ini tentang pilot. Saya tidak tahu ada laporan tentang parasut yang terlihat. ”

Israel pernah menembak jatuh jet tempur Suriah pada tahun 2014 ketika pesawat Sukhoi buatan Rusia lainnya memasuki wilayah udara Israel. Pesawat ini ditembak dengan rudal Patriot seperti dilaporkan Times of Israel.

Pada Februari, pesawat F-16 Israel ditembak jatuh oleh tembakan senjata pesawat milik Suriah seperti diungkap Reuters.

IDF, dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa mereka melihat peningkatan aktivitas di barat daya Suriah di dekat perbatasan Israel-Suriah.

“Sejak pagi ini, terjadi peningkatan pertempuran internal di Suriah dan kegiatan Angkatan Udara Suriah. IDF dalam siaga tinggi dan akan terus beroperasi melawan pelanggaran Perjanjian 1974, ” tulis IDF.

Pemisahan Perjanjian Pasukan itu menuntut Suriah untuk mengakui zona demiliterisasi antara kedua negara. (asr)

Seorang Pria Mengaku Dua Kali Meninggal dan Bertemu Yesus

EpochTimesId – Seorang pria bernama Charles menjalani 2 kali ‘kematian’. Semua pengalaman kematiannya disebabkan serangan jantung secara tiba-tiba. Charles menceritakan 2 kali melihat Yesus di surga.

Namun, dia diberitahu bahwa waktu ajalnya belum tiba. Sehingga dia kembali ke dunia dan melanjutkan hidupnya. Charles mengatakan bahwa jika itu bukan karena belas kasih Tuhan, dia pasti sudah meninggal dunia.

Charles berbagi pengalaman hampir mati di situs web Near Death Experience Research Foundation. Dia mengatakan bahwa dia menyesali orang-orang yang tidak percaya kepada Tuhan.

Charles menulis di situs web bahwa dia ‘mati’ di tempat kerja karena serangan jantung dan kemudian pergi ke suatu tempat yang indah. Mungkin itu surga. Di sana ia menatap sekeliling dengan penuh perhatian. Charles pun menyadari keberadaan beberapa malaikat berada di bagian kiri dan kanan lengannya yang sedang memberikan tuntunan.

Charles mengatakan bahwa ia melihat dinding yang terbuat dari awan paling putih dan memancarkan cahaya terang. Dia bisa merasakan apa yang berada di balik awan putih itu, termasuk menyadari bahwa cahaya terang itu adalah cahaya Yesus.

Dia melihat Yesus sedang duduk di atas punggung kuda putih yang paling cantik. Dengan cepat berpindah tempat dari sebelah kanan ke sebelah kiri Charles. Yesus makin lama makin mendekat kemudian Ia mengulurkan tangan kiriNya sambil bersabda, “Waktu anda belum tiba!”

Charles mengatakan bahwa dia segera kembali ke dunia dengan kecepatan setara cahaya. Dia melewati langit-langit tempat kerjanya dan melihat tubuhnya sendiri. Tidak ada orang lain berada di sana pada saat itu.

Charles masih ingat bahwa dia telah memasuki tubuhnya, mulai bernapas, dan merasakan sakitnya fisik. Entah berapa lama kemudian, dia kembali merasakan ‘kematian’, dan kali ini kejadian hampir sama seperti yang dialami sebelumnya. Hanya saja apa yang diucapkan Yesus adalah, “Aku sudah memberitahumu bahwa waktumu belum tiba.”

Charles mengatakan merasa bermasalah karena terlalu cepat kembali. Ini bukan disampaikan karena perasaan ingin menolak, tetapi cenderung pada perasaan malu karena sampai ditegur dua kali.

Charles kemudian kembali lagi ke tubuhnya dengan menerobos langit-langit kantornya. Meskipun merasakan sakit pada sebagian fisiknya, Namun ia tahu bahwa semuanya akan membaik. Dia merasakan suasana damai yang sulit dibayangkan mengelilinginya.

Ketika Charles sedang mati suri, istrinya yang berada puluhan kilometer jauhnya pun dihinggapi perasaan tidak enak. Karena itu dia berlutut untuk berdoa lalu memanggilnya lewat sambungan telepon untuk menanyakan apa yang terjadi. Charles mengatakan bahwa dia sedang tidak enak badan.

Charles kemudian pergi ke dokter untuk diperiksa, dan hasil diagnosa dokter adalah Charles mengalami serangan jantung. Setelah operasi, kondisinya kini sudah membaik.
“Jika bukan toleransi dan belas kasihan Tuhan, saya sudah tidak berada di sini hari ini,” tutup Charles. (Chen Juncun/ET/Sinatra/waa)

Video Rekomendasi :

Pinjaman Buruk Bank-bank Daerah Melonjak di Tengah Perlambatan Ekonomi Tiongkok

0

BEIJING — Bank-bank kecil di provinsi-provinsi Tiongkok dipengaruhi oleh upaya-upaya Beijing untuk memangkas kelebihan kapasitas industri dan mengurangi polusi sedang dilanda serentetan pinjaman yang tidak berkinerja, menurut laporan dari lembaga pemeringkat kredit Tiongkok.

Beberapa pemberi pinjaman kecil di provinsi seperti Henan dan Guizhou telah melihat rasio kecukupan modal mereka jatuh ke mendekati nol atau bahkan negatif karena peningkatan kredit macet, kata laporan tersebut.

Para pemberi pinjaman regional yang menghadapi kesulitan tersebut telah tertutupi oleh pertumbuhan pinjaman buruk secara keseluruhan yang lambat di Tiongkok tahun ini saat bank-bank besar yang didukung negara mencatat pertumbuhan laba yang lebih cepat.

Setidaknya 13 kreditur, termasuk 10 bank komersial pedesaan, telah mengalami penurunan peringkat kredit atau prospek mereka diturunkan ke negatif sejak awal 2017, menurut analisis Reuters dari 271 laporan yang dikeluarkan oleh beberapa lembaga pemeringkat domestik.

Laporan tersebut mengaitkan peningkatan kredit macet tersebut dengan kegagalan usaha kecil seperti kios-kios ekonomi lokal, serta penutupan pabrik dan tambang sebagai bagian dari kampanye Beijing untuk memangkas kelebihan kapasitas dan mengekang polusi, melukai kemampuan perusahaan untuk membayar kembali utang-utangnya.

Banyak bank kecil berlomba untuk mengisi kembali modal mereka untuk mengumpulkan dana tambahan sebagai ketentuan terhadap kredit macet. Serentetan penurunan rating membuat lebih sulit bagi sebagian dari mereka untuk mengumpulkan dana di pasar modal.

“Bank-bank kecil adalah kekuatan utama untuk pembiayaan usaha kecil,” kata Xu Chengyuan, kepala analis di Golden Credit Rating International, menambahkan bahwa “di bawah kendala-kendala modal, mereka harus mengurangi pinjaman.”

Untuk saat ini, provinsi Guizhou, Henan, Liaoning, Shandong, dan Jilin memiliki rasio kredit macet tertinggi di Tiongkok, menurut bank investasi Tiongkok, Citic Securities.

Bagaimanapun risiko bisa menyebar ke lebih banyak wilayah jika perusahaan semakin terpukul oleh kampanye deleveraging keuangan Beijing, yang telah mendorong biaya pinjaman dan mengurangi ketersediaan kredit, kata para analis.

Risiko lebih signifikan di bank komersial pedesaan karena mereka tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk melakukan diversifikasi dalam hal geografi, industri, atau nasabah, kata para analis. Banyak bank terlibat dalam pembiayaan bayangan (shadow financing) yang tidak diatur, yang memungkinkan mereka untuk menghindari aturan yang membatasi pengungkapan kredit pemberi pinjaman.

Bank Komersial Pedesaan Jiaohe Jilin diturunkan peringkatnya menjadi A dari A+ pada bulan Februari oleh Shanghai Brilliance Credit Rating & Investors Service sebagian karena ia telah meminjamkan 601 juta yuan (sekitar $88,4 juta) dalam pinjaman bayangan melalui produk kepercayaan kepada pembuat telepon Tiongkok, Cosun Group, yang gagal dalam Januari 2017 di tengah skandal perbankan bayangan profil tinggi yang melibatkan 14 lembaga keuangan.

Pemerintah lokal juga menekan bank-bank kecil yang memiliki hubungan dengan otoritas Tiongkok untuk mendukung sarana-sarana pembiayaan pemerintah daerah yang keruh, kata seorang sumber yang menangani produk-produk tersebut.

Perusahaan jasa keuangan milik negara, Guosen Securities, memperkirakan bahwa bank-bank Tiongkok terkena utang 28 triliun yuan (sekitar $4,1 triliun) yang secara implisit dijamin oleh pemerintah lokal, termasuk 17,2 triliun yuan (sekitar $2,5 triliun) dalam pinjaman on-balance sheet dan 10,5 triliun yuan. (sekitar $1,5 triliun) dikategorikan sebagai apa yang disebut investasi non-standar, yang biasanya mengacu pada pinjaman-pinjaman bayangan.

Beberapa sarana pendanaan pemerintah daerah telah melewatkan pembayaran karena kesulitan pembiayaan kembali dan pertumbuhan ekonomi lokal yang lemah, menyeret bank-bank regional ke dalam perjuangan keras terhadap meningkatnya kredit macet dan proteksionisme birokrasi. (ran)

Inggris Perketat Pemeriksaan Tujuan Investasi Perusahaan Tiongkok

EpochTimesId – Pemerintah Inggris berencana membuat perubahan besar terhadap peraturan akuisisi perusahaan asing. Negara akan memberikan mandat kepada pemerintah untuk memblokir berbagai transaksi, merger atau akuisisi perusahaan di berbagai sektor ekonomi. Tujuan kebijakan baru adalah untuk mencegah industri sensitif milik Inggris jatuh ke tangan pihak asing. Analisis media menyebutkan bahwa, langkah ini terutama untuk mencegah akuisisi perusahaan Tiongkok yang merugikan Inggris.

Menurut laporan media Kanada ‘Global Mail’ pada 24 Juli 2018, Menteri Perdagangan Inggris Greg Clark berharap dapat memperketat aturan yang ada saat ini, terbatas untuk memblokir transaksi dalam dunia bisnis. Ketentuan baru akan mencakup semua perusahaan Inggris, termasuk yang kecil, selain itu aturan baru juga akan lebih fokus pada apakah sebuah akuisisi perusahaan dapat atau tidak mempengaruhi keamanan nasional.

Perubahan ini sebagai tanda bahwa pemerintah Inggris akan masuk ke era pemantauan terhadap kegiatan bisnis asing di negaranya. Secara tradisional, Inggris adalah salah satu pasar paling terbuka di dunia untuk melangsungkan transaksi merger dan akuisisi (M&A) perusahaan.

Pada saat aktivitas M&A global sedang booming, Inggris adalah negara tujuan investasi perusahaan paling populer kedua setelah Amerika Serikat. Menurut data Reuters, ada sekitar 277 miliar dolar nilai penawaran untuk M&A perusahaan Inggris yang dibukukan oleh pihak berwenang pada semester pertama tahun ini.

Perubahan tersebut mencerminkan bahwa pemerintah Inggris juga menerapkan cara yang dilakukan oleh Amerika Serikat, Jerman, Perancis dan Australia dalam upaya untuk memperketat M&A perusahaan mereka. Negara-negara Barat ini berusaha untuk mencegah teknologi kunci industri negaranya jatuh ke pihak pesaing khususnya Tiongkok komunis.

Pelanggaran terhadap aturan M&A baru akan dianggap sebagai tindak pidana
Tahun lalu, investasi langsung Tiongkok di Inggris mencapai tingkat rekor tertinggi. Perusahaan Tiongkok mengakuisisi sejumlah besar industri energi, teknologi, dan aset real estat Inggris.

Menteri Perdagangan Inggris Greg Clark mengatakan, “Rekomendasi (RUU baru) ini akan memastikan bahwa kita memiliki perlindungan yang tepat untuk menjamin keamanan nasional kita.”

Menurut peraturan baru, ketika sebuah perusahaan ingin memperoleh aset seperti teknologi atau kekayaan intelektual, pemerintah memiliki hak untuk mengintervensi. Aturan sebelumnya adalah bahwa pemerintah memiliki hak untuk campur tangan hanya ketika perusahaan asing mengakuisisi dan mengendalikan perusahaan Inggris.

Berdasarkan peraturan baru nanti, pemerintah dapat melakukan intervensi terhadap perusahaan yang transaksi bisnisnya akan menciptakan hingga 25 persen pangsa pasar atau yang memiliki omzet hingga 70 juta pounsterling. Sedangkan untuk M&A di bidang teknologi canggih dan ‘bidang dwifungsi dan militer’ ambang batas intervensinya telah diturunkan menjadi 1 juta pounsterling.

Diluar pengaturan yang menyangkut ambang batas penghasilan dan pangsa pasar, namun jika pemerintah asing mengakuisisi perusahaan kecil Inggris yang memiliki teknologi canggih, mereka juga akan menghadapi pemeriksaan ketat apakah ada ancaman nasional.

Selain itu, pelanggaran terhadap peraturan pemerintah tentang transaksi tersebut akan diklasifikasikan sebagai tindak pidana.

Sebanyak 50 transaksi ditinjau setiap tahun di masa depan
Departemen Perdagangan Inggris, Energi dan Strategi Industri mengharapkan pihak berwenang atas dasar keamanan nasional dapat melakukan pemeriksaan sekitar 50 transaksi perdagangan setiap tahunnya. Sejauh tahun ini, departemen hanya memeriksa satu transaksi perdagangan, begitu pula tahun lalu.

Pejabat pemerintah Inggris mengatakan bahwa sejak diberlakukannya UU Enterprise pada tahun 2002, perubahan ini sangat penting bagi transaksi M&A. Jika transaksi mengancam keamanan nasional atau merugikan kontrak publik, maka pemerintah dapat melarang transaksi dilakukan.

Setelah Theresa Mary May menjadi perdana menteri pada bulan Juli 2016, Dia telah menunda proyek pembangkit listrik tenaga nuklir Hinckley Point yang bernilai miliaran Poundsterling pada bulan Mei tahun ini. Proyek tersebut sesuai rencana awal akan dibangun oleh perusahaan listrik milik negara Perancis EDF tetapi sebagian didanai oleh Tiongkok.

Meskipun Dia akhirnya menyetujui transaksi tersebut, pemerintah Inggris akan bersikap lebih berhati-hati terhadap investasi asing serupa di masa depan.

AS memperluas otoritas CFIUS untuk memperketat pemeriksaan terhadap M&A pihak asing
Menurut Presiden Trump, Komite Investasi Asing AS (CFIUS) mengevaluasi potensi investasi asing untuk memastikan apakah kegiatan itu tidak membahayakan keamanan nasional. Dengan demikian akan lebih sulit bagi perusahaan Tiongkok untuk membeli aset AS.

John Cornyn, dari partai mayoritas Senat AS pada 19 Juli mengatakan bahwa anggota DPR dan Senat telah menyepakati isi terakhir dari FIRRMA (Undang-undang Modernisasi Risiko Penanaman Modal Asing).

Undang-undang itu memberi CFIUS kewenangan yang lebih besar untuk memperkuat proses peninjauan bagi investasi asing di Amerika Serikat dan transaksi luar negeri yang melibatkan teknologi mutakhir di Amerika Serikat.

Menurut statistik dari perusahaan konsultan New York, Rhodium Group, pada akhir tahun 2016 investasi Tiongkok di Amerika Serikat meningkat 2 kali lipat menjadi 46 miliar dolar.

John Cornyn mengatakan bahwa sangat khawatir terhadap penggunaan celah proses pemeriksaan di CFIUS untuk memperoleh teknologi AS yang dapat diterapkan ke bidang militer.

Dalam peluncuran pertama rencana reformasi undang-undang ini, John Cornyn mengatakan bahwa ditinjau dari perspektif sistem politik, operasi militer dan investasi teknologi, Tiongkok komunis adalah masalah geopolitik yang serius bagi Amerika Serikat.

Dia percaya bahwa merger dan akuisisi perusahaan Tiongkok dapat menimbulkan risiko yang tidak proporsional terhadap keamanan nasional AS. Karena perusahaan-perusahaan yang didanai Tiongkok itu secara langsung dikendalikan oleh pemerintah dan menerima bantuan dari pemerintah komunis Tiongkok. Mereka adalah kompetitor AS di bidang ekonomi dan militer.

Pejabat Jerman : Perusahaan Tiongkok memiliki kewajiban untuk bekerja sama dengan badan-badan intelijen Tiongkok
Masuknya modal Tiongkok dalam jumlah besar ke Jerman juga membuat para pejabat Jerman sangat khawatir. Hans-Georg Maaßen, kepala Kantor Federal untuk Perlindungan Konstitusi mengatakan pada konferensi di Berlin pada bulan April bahwa dia merasa khawatir dengan transaksi M&A oleh pihak Tiongkok.

Hans-Georg Maaßen mengatakan bahwa Tiongkok tampaknya mengubah strateginya untuk memperoleh teknik dan teknologi melalui merger dan akuisisi legal yang dapat mengancam reputasi Jerman. “Jika Anda membeli perusahaan secara keseluruhan, maka Anda tidak perlu lagi untuk memata-matai.”

Dia juga memperingatkan bahwa perusahaan Tiongkok memiliki kewajiban untuk bekerja sama dengan badan intelijen Tiongkok. Jika informasi sensitif bocor ke Tiongkok, itu akan membawa risiko keamanan bagi Jerman.

Mewaspadai hilangnya teknologi kunci ke pihak Tiongkok telah menjadi konsensus semua pihak dalam politik Jerman. Pada bulan Juli tahun lalu, Jerman menerapkan peraturan baru di bidang infrastruktur sensitif. Jika kepemilikan saham sebuah perusahaan telah mencapai lebih dari 25 persen, pemerintah memiliki hak untuk memveto setelah dilakukan pemeriksaan. Pemerintah Jerman juga telah menolak upaya dari jaringan listrik nasional Tiongkok untuk bergabung dengan jaringan listrik Jerman. (Xia Yu/ET/Sinatra/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Selisih Paham Internal Partai Komunis Tiongkok Mendahului Pertemuan Tahunan

oleh Xu Menger

Memasuki musim panas, pertemuan tahunan PKT di Beidaihe akan diadakan segera. Dikarenakan Xi Jinping sedang mengadakan kunjungan ke 5 negara termasuk Uni Emirat Arab dan Afrika Selatan dari 19-28 Juli 2018, maka pertemuan akan diadakan pada awal bulan Agustus.

Namun, tidak biasanya sebelum pertemuan diadakan, segala rumor sudah ditebarkan oleh PKT yang menimbulkan berbagai spekulasi orang. Beberapa analis percaya bahwa fenomena ini menunjukkan bahwa telah terjadi masalah serius dalam tubuh PKT.

Kontradiksi dalam tubuh PKT meningkat menjelang pertemuan Beidaihe

Sebelum pertemuan tahunan PKT di Beidaihe tahun ini, muncul beberapa kejanggalan.

Salah satu yang lebih mencolok adalah pidato Larry Kudlow, penasihat ekonomi utama presiden AS pada 18 Juli.

Kudlow pada konferensi ‘Delivering Alpha’ yang disponsori bersama oleh CNBC dan majalah Institutional Investor mengatakan bahwa Xi Jinping tidak ingin membuat konsesi dalam perselisihan dagang dengan AS.

“Presiden Xi tidak bermaksud untuk mencapai kesepakatan dengan kami. Mudah-mudahan saya yang salah.” Katanya.

“Tapi saya pikir Xi Jinping yang menghentikannya. Saya percaya bahwa Liu He dan orang lain berharap untuk membuat kemajuan dalam negosiasi, tetapi tidak ada … Saya pikir ia (Xi Jinping) membutuhkan tindakan dan kami semua sedang menunggunya. Bola berada di pihaknya”

Dalam tanggapan yang dibuat Kementerian Luar Negeri Tiongkok dan media resmi, mereka semua menghindar untuk membicarakan isu yang berkaitan dengan Xi Jinping.

Li Linyi, seorang komentator politik mengatakan, akhir-akhir ini rumor beterbaran di kota Beijing, menunjukkan besar kemungkinan telah terjadi perebutan kekuasaan di dalam tubuh PKT.

Seperti gambar Presiden Xi Jinping diturunkan, proyek penelitian Liangjiahe dihentikan, Kantor Berita Xinhua menghidupkan kembali permintaan maaf mendiang Hua Guofeng yang terjadi di masa lampau. Internet juga menyebarkan desas-desus seperti keluhan para penatua politik PKT.

Li Linyi mengatakan bahwa dalam konteks perang dagang dengan AS, ada banyak kontradiksi di antara pihak-pihak dalam PKT. Sebelum pertemuan Beidaihe, pernyataan Larry Kudlow tidak diragukan telah meningkatkan eskalasi perselihan di dalam tubuh organisasi PKT.

Artikel sekolah partai menyiratkan bahwa umur PKT tidak panjang lagi

Sebelumnya, ada sebuah artikel tulisan Cai Xia yang beredar di internet menyebutkan bahwa akan terjadi revolusi besar dalam masyarakat Tiongkok.

Artikel itu mengatakan bahwa seiring AS dan negara maju lainnya melakukan pengabaian terhadap Tiongkok komunis, krisis ekonomi dan krisis sosial Tiongkok pasti akan meletus.

Meskipun sulit untuk mengetahui berapa lama proses ini akan berlangsung, tetapi dapat diduga bahwa sebuah masyarakat yang kaum kelas bawahnya dalam keadaan tak berdaya sedangkan kaum kelas atasnya tidak mampu mengatasi masalah, maka situasi yang akan ditemui nantinya bakal tidak setenang Uni Soviet membubarkan diri. Satu-satunya kemungkinan yang terjadi adalah penghancuran besar-besaran ala Revolusi Perancis.

Ada warganet yang menghubungkan tulisan ini dengan artikel yang dirilis Cai Xia, seorang profesor di Sekolah Pusat Partai Komite Tiongkok. Ada juga berita dari media Hongkong yang menyebutkan bahwa mereka itu satu orang.

Ada kabar bahwa Cai Xia sendiri membantah hal ini.

Pada 21 Mei, surat kabar resmi dari Sekolah Pusat PKT yakni ‘Study Times’ menerbitkan artikel yang diberi judul ‘Mandat dari Langit Tidak Abadi, Hanya Kaum Bijak yang Terpilih — Kekuasaan Kerajaan Cao dan Kerajaan Wei yang Berumur Pendek Sebagai Acuan’

Artikel tersebut mengkisahkan dari berdiri sampai hancurnya kedua kerajaan yang hidup pada jaman Tiga Kerajaan di Tiongkok, Awalnya pendiri membangun kerajaan dengan tujuan baik, kemudian karena perebutan kekuasaan, raja tidak lagi memperhatikan kehidupan rakyatnya sehingga rakyat tak lagi percaya, menghormati raja, karena itu, penguasa alam pun marah dan menghancurkan kerajaan tersebut.

Menurut Li Linyi bahwa sekolahan PKT meminjam kisah hidup-matinya kedua kerajaan untuk mengisyaratkan bahwa jika PKT masih menerapkan sistem lamanya, maka umurnya akan pendek.

Pihak berwenang mengingatkan agar pertemuan Beidaihe dimanfaatkan untuk menyatakan sikap dukungan kepada Xi Jinping

Pada 12 Juli, PKT mengadakan pertemuan untuk mempromosikan pembangunan politik, dan Ding Xuexiang, direktur Kantor Pusat PKT menyatakan sikap untuk terus mendukung Xi Jinping.

Pada 16 Juli pertemuan Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional berlangsung di Beijing, Li Zhanshu, orang kepercayaan Xi Jinping menekankan bahwa dipandang perlu untuk  memperkuat pembangunan politik demi memupuk kesetiaan terhadap pemimpin tunggal yang berkuasa.

Pada 18 Juli Menteri Keamanan dan Ketertiban Publik Tiongkok Zhao Kezhi memimpin pertemuan dinas dan menyerukan : Meminta seluruh jajarannya untuk mendukung kepemimpinan Xi Jinping dan taat pada komando rezim yang berkuasa.

Pada 21 Mei, ‘Study Times’ menerbitkan komentar editorial ‘Study Review’ yang isinya menekankan untuk tidak menjadi orang yang bermuka dua dalam memberikan dukungan.

Menurut Li Linyi bahwa dari gambaran tersebut tidak sulit untuk menduga bahwa terjadi suatu masalah yang serius dalam tubuh PKT, ada 2 kelompok tentunya sehingga dikatakan agar tidak menjadi orang yang bermuka dua.

Tekanan Li Zhanshu untuk berpedoman pada pemimpin yang berkuasa pada kesempatan ini tentunya berkaitan dengan pertemuan yang akan berlangsung di Beidaihe.

Meskipun pertemuan tersebut sudah dikategorikan sebagai pertemuan non-serius, tetapi pihak berwenang masih perlu hati-hati agar tidak muncul fenomena prosentase anti Xi Jinping lebih besar dari yang pro.

Fungsi penilaian kinerja ekonomi pada acara pertemuan Beidaihe telah ditiadakan

Media Hongkong ‘Economic Times’ melaporkan bahwa setelah Kongres Nasional ke 18, otoritas Beijing telah menetapkan sebuah aturan tidak tertulis yaitu memberikan penilaian terhadap kinerja ekonomi Tiongkok untuk paro tahun pertama sekaligus mengatur strategi ekonomi untuk paro tahun kedua pada saat pertemuan Beidaihe.

Jadi sebelum Kongres Nasional ke 18, pertemuan Beidaihe memainkan peran fungsi yang tidak kecil dalam menentukan arah perkembangan ekonomi Tiongkok.

Sejak Kongres Nasional ke 18, peran politik pertemuan Beidaihe kian memudar. Sifat kumpul-kumpul di Beidaihe bagi para pejabat tinggi Tiongkok juga sudah berubah, dahulu membahas masalah sambil berlibur, jadi para veteran bisa campur tangan dalam bidang politik selama periode ini.

Pada 5 Agustus 2015, sebuah artikel yang dimuat Xinhua Net dengan judul ‘Meneropong Think Tank : Tidak perlu Menunggu, Tidak Ada Pertemuan di Beidaihe’ menyajikan tulisan menyindir otoritas yang menyiakan penggunaan gedung Balai Rakyat sebagai tempat yang dibangun untuk pertemuan, tetapi lebih memilih kota Beidaihe yang tempatnya dipakai untuk berkumpulnya para turis. Artikel ini  dianggap sebagai upaya media partai untuk menurunkan derajat pertemuan Beidaihe.

Tetapi dunia luar percaya bahwa pertemuan Beidaihe masih akan eksis memberikan masukan yang berguna walaupun diadakan dalan suasana lebih santai, tetapi diyakini masih bisa menjadi tempat bagi perebutan kekuasaan di antara berbagai faksi.

Li Linyi mengatakan, Beidaihe telah menjadi pertemuan yang santai dan fungsi menilai kinerja ekonomi telah dialihkan. Ini sebenarnya adalah sebuah usaha pihak penguasa untuk menyingkirkan politik orang tua dan menutup kesempatan lawan politik ikut campur dalam mengatur pemerintahan.

Kekacauan dalam tubuh PKT

Saat ini, PKT menghadapi masalah internal dan eksternal. Ada berita menyebutkan bahwa pertemuan Beidaihe akan digunakan untuk membahas isu-isu seperti perang dagang dengan AS, krisis keuangan, propaganda pembangunan partai dan lainnya.

Shi Jiutian, seorang komentator mengatakan bahwa dengan makin memanasnya perang dagang Tiongkok – AS, bagaimana respon dari otoritas Beijing akan menjadi salah satu topik dalam pertemuan Beidaihe.

Menurutnya, ekonomi Tiongkok saat ini sedang menghadapi tekanan menurun yang kuat, dan pada saat yang sama, kekacauan muncul di mana-mana. Bagaimana pihak berwenang menangani variabel ekonomi dan mencegah risiko keuangan, sepertinya akan diangkat untuk dibahas dalam pertemuan Beidaihe.

Shi Jiutian mengatakan, ada media yang masih menyinggung soal gaya kepemimpinan penguasa, yang juga perlu dibahas dalam pertemuan itu. Ini jelas dihembuskan oleh lawan politik Xi Jinping.

Selain itu, NDRC baru-baru ini secara terbuka membicarakan isu mata uang Renminbi, CSRC berbicara tentang real estat, bank sentral mempertanyakan keuangan, dan departemen keuangan menuduh perbankan. Tubuh PKT sekarang memang sedang penuh penyakit. (Sin/asr)

Jaksa Chili Selidiki Puluhan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Gereja Katolik

0

EpochTimesId – Otoritas sipil Chili menyelidiki 36 kasus tuduhan pelecehan seksual terhadap para uskup, pendeta dan pekerja di Gereja Katolik Roma setempat. Kantor kejaksaan nasional Chili mengatakan pada 23 Juli 2018 lalu.

Investigasi dilakukan di antara 144 laporan tentang pelecehan seksual yang melibatkan 158 pekerja Gereja sejak tahun 2000 silam. Angka-angka itu dirilis pada konferensi pers di ibukota Chili, Santiago oleh Luis Torres, kepala divisi kejahatan hak asasi manusia dan jender pada kantor kejaksaan nasional Chili.

“Kami telah bertemu [dengan Gereja Chili] dan berusaha menyepakati pendekatan terkoordinasi yang akan membantu memajukan kasus-kasus [hidup] ini,” katanya.

Otoritas penuntut nasional mengumpulkan angka dan data tentang pengaduan pelecehan seksual dari seluruh negeri untuk pertama kalinya. Langkah itu dilakukan dalam upaya untuk mengendalikan skandal persisten atas pelecehan seksual dalam agama Katolik di negara itu.

Hingga saat ini, sebagian besar kasus pelecehan seksual di Gereja yang telah dijadikan kasus publik menurun di bawah undang-undang pembatasan negara. Semenjak kasus sejenis ditangani oleh Gereja di bawah hukum kanonik. Kelompok-kelompok korban mengatakan sanksi yang dijatuhkan sangat minim, mengingat beratnya kejahatan. Dalam beberapa kasus, Gereja bahkan gagal mengambil tindakan apa pun.

Selain 36 kasus yang sedang diselidiki, sebanyak 108 telah ditutup. Sebanyak 23 orang terdakwa dihukum, dua dibebaskan, dan 22 kasus dikirim ke kantor peradilan lain karena mereka diduga melakukan kejahatan sebelum tahun 2000. Sisa kasus lainnya tidak dilanjutkan karena dinilai kurang bukti atau ada alasan lainnya.

Dari mereka yang terlibat dalam kejahatan seksual itu, sebanyak 139 adalah uskup, pendeta atau diaken (pendeta junior). Dari 266 terduga korban, 178 adalah anak-anak dan remaja.

Pada bulan Mei, Paus Fransiskus memanggil 34 uskup Chili ke Roma. Paus mempertanyakan atas isi laporan yang disusun oleh penyelidik yang menuduh mereka melakukan ‘kelalaian besar’ dalam menyelidiki dugaan bahwa anak-anak dilecehkan.

Anne Barrett-Doyle, dari kelompok media ‘Bishop Accountability’ Amerika Serikat, mengatakan kepada Reuters bahwa kasus-kasus yang dilaporkan kepada otoritas sipil kemungkinan mewakili ‘bagian kecil dari samudera’. Karena kasus yang terungkap hanya segelintir dibandingkan dengan kenyataan yang ada. Jumlah kasus yang terungkap hanya yang dilaporkan kepada pihak berwenang Gereja, dan banyak kasus yang lainnya tidak dilaporkan sama sekali.

“Apa yang benar-benar signifikan di sini adalah bahwa jaksa telah mengambil tindakan yang bertanggung jawab terhadap Gereja Katolik,” kata Anne. “Sangat jelas kekebalan hukum Gereja Katolik di Chili telah berakhir, bahwa para uskup dan kardinal sekarang akan bertanggung jawab atas hukum sekuler seperti warga kebanyakan.” (Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

 

Korut Diduga Sedang Membongkar Fasilitas Utama dari Basis Peluncuran Rudal

oleh Hong Mei

Pada saat dunia luar mempertanyakan apakah Kim Jong-un memiliki ketulusan dalam menghormati komitmennya yang dibuat dalam KTT dengan Trump untuk mewujudkan denuklirisasi di Semenanjung Korea. Ada berita beredar bahwa Korea Utara mulai membongkar fasilitas utama dari basis Peluncuran Rudal mereka yang terletak pada Laut Barat di pantai barat laut negaranya.

Media AS yang khusus memantau dinamika Korut ’38North’ pada Senin (23/07/2018) waktu setempat menyebutkan bahwa berdasarkan citra satelit pada 20 Juli, terpantau Korea Utara sudah mulai membongkar sebuah bangunan yang digunakan untuk merakit kendaraan peluncuran di pangkalan peluncuran satelit Laut Barat. Roket biasanya dirakit di sana untuk kemudian dipindahkan ke lokasi peluncur.

Tempat uji mesin roket terdekat juga sedang dibongkar. Tujuan dari platform ujicoba ini adalah untuk mengembangkan mesin bahan bakar cair misil balistik dan kendaraan peluncuran.

’38North’ menjelaskan, Korea Utara telah mulai membongkar fasilitas yang cukup penting untuk pengembangan proyek rudal balistik antarbenua (ICBM). Dilihat dari situasi pembongkaran saat ini, diduga bahwa pembongkaran telah berjalan dalam dua minggu terakhir.

Seorang analis di “38North” mengatakan bahwa tindakan itu merupakan langkah penting bagi pemimpin Korea Utara Kim Jong-un untuk memenuhi komitmennya yang dibuat di Singapura.

Presiden Trump mengungkapkan pada konferensi pers usai pertemuan dengan Kim bahwa Korea Utara akan membongkar tempat uji coba rudal mereka.

Menurut laporan media AS, tempat peluncuran rudal yang dibongkar menurut Trump itu adalah tempat peluncuran satelit Pantai Barat. Dilaporkan bahwa Korea Utara pada bulan Pebruari 2016 pernah menggunakan fasilitas tersebut untuk meluncurkan rudal jarak jauh ‘Kwangmyongsong-4’ (KMS-4).

Lebih dari sebulan setelah KTT Trump – Kim diadakan, Trump terus bersikap optimis terhadap denuklirisasi Korea Utara. Pekan lalu, dia mengatakan bahwa tidak perlu mengejar negosiasi dengan Pyongyang karena sanksi ekonomi yang dikenakan oleh Amerika Serikat dan PBB kepada Korea Utara tetap berlaku.

Pada Senin lalu Trump mengatakan bahwa dirinya sangat puas dengan proses negosiasi  dengan Korea Utara untuk mengakhiri program nuklir pemerintah Pyongyang, dan membantah beberapa laporan media AS yang menyebut bahwa Trump tidak puas dengan proses negosiasi.

Beberapa media AS baru-baru ini melaporkan, Trump merasa bahwa negosiasi mengenai denuklirisasi AS dan DPRK berjalan lambat dan menunjukkan ketidakpuasan terhadap para asisten di Gedung Putih.

Menanggapi hal ini Trump pada hari itu juga mengeluarkan beberapa berita tweet yang  mengatakan bahwa berita itu tidak benar. Ditulisnya : “Selama 9 bulan terakhir Korea Utara tidak meluncurkan satu pun roket, juga tidak ada uji coba senjata nuklir. Jepang merasa senang, Asia juga senang. Tapi berita palsu tidak pernah meminta saya (selalu menggunakan sumber anonim), lalu menyudutkan saya seakan-akan marah karena perkembangannya dinilai tidak cukup cepat. Itu salah. (Saya malah) sangat senang.”

Hari Jumat (20/07/2018) Menlu AS Mike Pompeo juga mengatakan bahwa dia dan presiden tetap optimis terhadap Korea Utara yang akan mewujudkan denuklirisasi sepenuhnya yang dapat diverifikasi.

Pada hari yang sama, Trump juga menandatangani sebuah RUU untuk mempromosikan penghormatan hak asasi manusia Korea Utara.

Namun, Pompeo juga mengatakan kepada duta besar Dewan Keamanan PBB bahwa Korea Utara perlu mengambil tindakan praktis untuk merealisasikan denuklirisasi sebelum membahas pelonggaran sanksi terhadap Pyongyang.

Pada hari yang sama, Amerika Serikat juga mendesak dunia, terutama Tiongkok (PKT) dan Rusia untuk terus menjatuhkan sanksi terhadap Korea Utara.

Apakah tindakan Korea Utara kali ini merupakan langkah penting dalam perjalanan menuju tercapainya Semenanjung Korea yang bebas senjata nuklir ? Dunia sedang memperhatikan. (Sin/asr)

Bahan Kimia Makanan Berpotensi Menimbulkan Risiko Kesehatan Anak

EpochTimesId – Sebuah kelompok dokter anak Amerika menyerukan ‘reformasi yang sangat dibutuhkan’ terhadap proses pengaturan zat pengawet makanan. Proses pengaturan oleh pemerintah Federal Amerika Serikat dibutuhkan untuk membatasi paparan, terutama terhadap anak-anak, dari bahan kimia yang digunakan untuk memproses, mengemas, dan mengawetkan makanan sehari-hari.

Menurut pernyataan kebijakan baru dan laporan teknis yang menyertainya oleh American Academy of Pediatrics, ada masalah kesehatan anak yang terkait dengan penggunaan ‘pewarna, perasa, dan bahan kimia’ yang sengaja ditambahkan ke makanan selama pemrosesan. Ini dikenal sebagai aditif makanan langsung.

Ada juga kekhawatiran tentang aditif makanan tidak langsung, yang merupakan zat yang mungkin ‘mencemari makanan sebagai bagian dari kemasan atau peralatan manufaktur’. Bahan-bahan ini termasuk perekat, pewarna, pelapis, kertas, kertas karton, plastik, dan polimer lainnya.

Kelompok itu mengutip peningkatan jumlah penelitian dalam laporan 23 Juli mereka yang menunjukkan bahwa, “beberapa aditif makanan dapat mengganggu hormon, pertumbuhan, dan perkembangan anak.”

Beberapa zat tambahan juga diyakini meningkatkan risiko obesitas pada anak-anak, di mana tingkatnya tiga kali lipat sejak tahun 1970-an.

“Ada kelemahan kritis dalam proses pengaturan zat aditif makanan saat ini, yang tidak cukup untuk memastikan semua bahan kimia yang ditambahkan ke dalam makanan cukup aman untuk menjadi bagian dari diet keluarga,” kata Dr. Leonardo Trasande, penulis utama dari pernyataan kebijakan, dalam sebuah pernyataan.

Saat ini, ada lebih dari 10.000 zat aditif yang pada umumnya berperan mengawetkan, mengemas, atau mengubah rasa, penampilan, tekstur, atau nutrisi dalam makanan, diizinkan oleh Amerika Serikat. Sebagian besar dari ini, kata kelompok itu, diberikan persetujuan selama tahun 1950. Sekitar 1000 aditif digunakan di bawah proses penunjukan ‘umumnya diakui sebagai aman’, yang tidak memerlukan persetujuan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).

Aditif yang paling memprihatinkan, menurut kelompok, termasuk bisphenols, phthalates, pestisida nonpersisten, bahan kimia perfluoroalkyl, perklorat, dan warna makanan buatan. Masalah kesehatan yang berasal dari bahan kimia ini dapat termasuk perubahan pubertas, penurunan kesuburan, kekebalan tubuh (imun) berkurang, mengurangi kesuburan, obesitas, kontribusi untuk penyakit kardiovaskular, dan gangguan terhadap perkembangan dan pertumbuhan otak kehidupan dini.

“Bahkan gangguan kecil pada saat-saat penting selama pengembangan dapat memiliki konsekuensi seumur hidup,” kata Trasande. (Bowen Xiao/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Hadapi Review GSP dan Kenaikan Tarif Impor Baja dan Aluminium, Mendag Galang Dukungan Importir AS

Epochtimes.id- Menteri  Perdagangan  Enggartiasto  Lukita menggalang dukungan para  importir  produk  Indonesia  di  Amerika  Serikat  (AS)  untuk  melakukan  pendekatan  kepada Pemerintah  AS,  sebagai  upaya  mengamankan  akses  pasar  produk  Indonesia  di  negara  tersebut.

Langkah  ini  dilakukan  untuk  menghadapi  kenaikan  tarif  impor  besi  baja  dan  aluminium,  serta peninjauan ulang (review) Indonesia sebagai penerima program Generalized System of Preferences (GSP) Pemerintah AS.

Selain  mengagendakan  pertemuan  bilateral  dengan  Pemerintah  AS,  Mendag  Enggar  mengajak para  importir  komoditas  Indonesia  di  AS  untuk  turut  mencari  solusi  atas  kebijakan  review  GSP serta  kenaikan  tarif  baja  dan  alumunium  karena  berpotensi  menganggu  neraca  perdagangan Indonesia–AS.

“Kenaikan  bea  masuk  produk  besi  baja  dan  aluminium  tidak  hanya  akan  merugikan  Indonesia sebagai  eksportir,  tetapi  juga pelaku  usaha AS.  Karena,  biaya produksi  mereka akan meningkat, bahkan  pasokan  untuk  proses  produksi  dapat  terganggu.  Akhirnya  dapat  merugikan  daya  saing perusahaan AS juga,” jelas Mendag Enggar dalam siaran pers di Jakarta, Senin (23/07/2018).

Para  importir  baja  AS  yang  hadir  dalam  pertemuan  mengatakan  kenaikan  bea  masuk  dapat membuat produk baja impor tidak kompetitif serta menahan laju pertumbuhan industri.  Mereka mengakui produk Indonesia berkualitas baik dan produk tersebut memang tidak diproduksi oleh AS.

Sehingga,  hal  tersebut  semestinya  tidak  menjadi  ancaman  bagi  industri  baja  AS.  Keputusan pengenaan  tarif  impor  sebesar  25%  untuk  produk  baja  dan  10%  untuk  produk  aluminium  telah ditandatangani Presiden AS Donald Trump pada 18 Maret 2018 lalu.

Sementara  itu  menurut  Mendag  Enggar,  produk  baja  dan  aluminium  dari  Indonesia  tidak  serta- merta menjadi kompetitor yang secara langsung mengancam industri dalam negeri AS.

“Produk AS dan produk Indonesia dapat berperan secara komplementer di pasar AS. Hal ini sudah terlihat dari peran  baja  dan  aluminium  Indonesia  yang  telah  menjadi  bagian  dalam  sistem  manajemen pasokan di AS,” imbuh Mendag Enggar.

Ekspor  produk besi baja Indonesia ke  AS pada tahun 2017 tercatat sebesar  USD 112,7  juta atau hanya  0,3%  pangsa  pasar  AS.

Nilai  ini  disebabkan  oleh  penerapan  bea  masuk  antidumping  dan countervailing duty yang telah berlangsung cukup lama. Sementara ekspor aluminium tahun 2017 ke AS tercatat sebesar USD 212 juta dan pangsa pasar 1,2%. Bagi Indonesia, nilai ekspor tersebut berkontribusi terhadap 50% ekspor aluminium Indonesia ke dunia.

Importir AS Dukung Fasilitas GSP

Dalam pertemuan  kali ini, Mendag juga menggalang dukungan para importir terhadap kebijakan fasilitas   GSP   yang   diberikan   Pemerintah   AS   kepada   Indonesia.   Hal   ini   menanggapi   langkah Pemerintah  AS  yang  sedang  me-review  pemberian  fasilitas  tersebut.

Para  importir  yang  hadir dalam  pertemuan  menyampaikan  industri  kelas  menengah  AS  membutuhkan  skema  GSP  untuk menunjang  bisnis  mereka.  Untuk  menyampaikan  aspirasi  tersebut,  para  importir  terlibat  aktif dalam  rapat  dengar  pendapat  bersama  Pemerintah  AS  selama  proses  peninjauan  ulang  atas negara-negara yang mendapat GSP.

Menurut  Mendag  Enggar,  GSP  memberikan  manfaat  besar  baik  bagi  ekspor  Indonesia  maupun industri  dalam  negeri  AS.  “Indonesia  memahami  adanya  review  atas  penerima  GSP.  Namun, Indonesia  berharap  hasil  review  tidak  menganggu  ekspor  Indonesia  ke  AS  dan  tidak  memberi dampak pada industri domestik AS yang selama ini memanfaatkan skema GSP. Tanpa skema GSP, maka harga produk akan naik dan daya saing akan terganggu,” ungkap Mendag Enggar.

GSP  merupakan  kebijakan  AS  berupa  pembebasan  tarif  bea  masuk  (nol  persen) terhadap  impor barang-barang tertentu dari negara-negara berkembang. Indonesia merupakan salah satu negara penerima fasilitas tersebut.

Pada  April  2017,  Pemerintah  AS  meninjau  ulang  beberapa  negara  yang  selama  ini  menjadi penerima   skema   GSP   AS,   termasuk   Indonesia.   Di   tahun   2017,   produk   Indonesia   yang menggunakan skema GSP l bernilai USD 1,9 miliar. Angka ini masih jauh di bawah negara-negara penerima GSP lainnya seperti India sebesar USD 5,6 miliar; Thailand USD 4,2 miliar; dan Brasil USD 2,5 miliar.

Produk-produk  Indonesia  yang  diekspor  ke  AS  dan  masuk  ke  dalam  komoditas  penerima  GSP antara lain ban karet, perlengkapan perkabelan kendaraan, emas, asam lemak, perhiasan logam, aluminium, sarung tangan, alat-alat musik, pengeras suara, keyboard, dan baterai.

Tingkatkan Kemitraan Strategis dengan Boeing

Selain untuk mengamankan akses pasar Indonesia di AS, kunjungan Mendag ke AS ini juga ingin meningkatkan kemitraan strategis dan menyeimbangkan hubungan perdagangan kedua negara di berbagai sektor.

Salah  satu  upaya  peningkatan  di  bidang  penerbangan  adalah  bertemu  dengan  Vice  President  of International   Government   Relation   Boeing,   Mark   Lippert.

Mendag   Enggar   menyampaikan keinginan  Pemerintah  Indonesia  untuk  meningkatkan  kemitraan  strategis  kedua  negara  melalui kerja sama dengan perusahaan penerbangan tersebut.

Mendag Enggar juga mengundang Boeing untuk lebih meningkatkan bisnis mereka di Indonesia agar saling menguntungkan kedua pihak.

“Kami  mengajak  Boeing  bukan  hanya  untuk  menjadikan  Indonesia  sebagai  pasar,  tetapi  agar dapat  bersama-sama  menjadi  bagian  dari  strategi  masa  depan  yang  saling  menguntungkan,” ujar Mendag.

“Banyak  terdapat  potensi  kerja  sama  dengan  Indonesia,  misalnya  pengembangan  bahan  bakar pesawat  biofuel  (bioavtur)  berbasis  sawit,  suku  cadang  pesawat,  serta  layanan  perawatan, perbaikan,  dan  overhaul  (maintenance,  repair,  overhaul/MRO).  Indonesia  berpotensi  menjadihub’  pelayananan  MRO  pesawat  udara  di  kawasan  ASEAN  dan  sekitarnya,”  ungkap  Mendag Enggar. (asr)

 

Gara-gara Berita Hoax via WhatsApp Hingga Tewaskan Warga, Pemerintah India Mengecam

Epochtimes.id- Sebanyak 25 pria ditangkap di India pada Minggu (15/07/2018) atas insiden kekerasan mematikan.

Penangkapan ini setelah massa berjumlah 2.000 orang membunuh seorang pria berusia 27 tahun setelah beredar rumor bahwa dia adalah seorang penculik anak.

Melansir dari businessinsider, insiden ini merupakan terbaru ketika maraknya penganiayaan mematikan di seluruh negeri yang dipicu oleh hoax di media sosial.

Akibatnya, pemerintah India mengancam WhatsApp dengan tindakan hukum atas insiden ini. Pasalnya, pesan berantai tersebut menyeber via WhatsApp.

AFP melaporkan bahwa pemerintah India kini telah secara terbuka memperingatkan bahwa mungkin akan mengambil tindakan terhadap WhatsApp atas masalah ini.

Kementerian Teknologi Informasi India telah mengeluarkan pernyataan keras pada Kamis (19/07/2018).

“penyebaran yang merajalela dari pesan yang tidak bertanggung jawab dalam volume besar di platform mereka belum ditangani secara memadai oleh WhatsApp,” kata pernyataan itu.

“Ketika rumor dan berita palsu disebarkan si pembuat onar, media yang digunakan untuk propaganda semacam itu tidak dapat menghindari tanggung jawab dan akuntabilitas,” tambah pernyataan itu.

“Jika (WhatsApp) tetap menjadi penonton bisu, mereka akan diperlakukan sebagai penjahat dan setelah itu akan diambil tindakan hukum.”

Aplikasi perpesanan yang dimiliki Facebook telah mendapat pemeriksaan ketat dalam beberapa bulan terakhir karena kebohongan dan disinformasi yang beredar di platform ini menyebabkan kekerasan massa yang kadang mematikan.

Menurut The Guardian, Ada dilaporkan setidaknya 20 insiden dalam dua bulan terakhir yang disebabkan oleh tuduhan penculikan anak.

Pesan WhatsApp dienkripsi secara menyeluruh untuk keamanan, yang berarti perusahaan tidak dapat memantau pesan pengguna untuk informasi yang salah atau sengaja hoax seperti yang dapat dilakukan Facebook di aplikasi Messenger-nya.

Perusahaan ini sedang mengambil beberapa langkah untuk mencoba dan mengatasi masalah, termasuk menandai pesan yang telah diteruskan, untuk memperjelas bahwa pengirim bukanlah penulis asli pos tersebut.

pihak aplikator juga telah mengeluarkan iklan koran satu halaman penuh untuk memperingatkan tentang hoax-hoax di negara tersebut. (asr)

Tersangka Penembakan Kanada Berjuang Sembuhkan Penyakit Mental

0

EpochTimesId – Seorang pria yang menembaki belasan orang dan menembak mati dua korbannya di jalan Toronto, Kanada, mengidap penyakit mental. Keluarga mengatakan tersangka tengah berjuang mengobati dan menyembuhkan penyakit mental yang berat.

Kurang dari sehari setelah seorang gadis berusia 10 tahun dan 18 tahun tewas, tersangka berhasil diidentifikasi oleh Unit Investigasi Khusus independen (SIU) sebagai Faisal Hussain. Pelaku penembakan itu adalah seorang warga Toronto berusia 29 tahun. Dia ditemukan tewas tidak lama setelah penembakan itu, menurut pihak berwenang.

“Kami tidak tahu mengapa ini terjadi,” kata Kepala Polisi Toronto, Mark Saunders kepada wartawan pada hari Senin (23/7/2018) waktu setempat.

Saunders mengaku tidak akan berspekulasi tentang motif penembakan oleh pria bersenjata itu. “Ini terlalu dini untuk mengesampingkan apa pun.”

Tersangka, yang bersenjata dengan pistol, melepaskan tembakan pada jam 10 malam, Minggu (22/7/2018) di kawasan Danforth Avenue, yang dipenuhi dengan restoran dan tempat-tempat yang ramah keluarga di daerah timur Toronto. Kawan itu dikenal sebagai kawasan Greektown, menurut SIU.

Itu adalah aksi kekerasan massal yang mematikan kedua tahun ini di kota paling padat di Kanada. Pada bulan April, seorang sopir menabrakkan minibus sewaan ke arah kerumunan pejalan kaki. Insiden itu menewaskan 10 orang dan melukai 15 lainnya pada trotoar sepanjang 1,6 km yang dipenuhi pejalan kaki.

“Kami benar-benar hancur oleh berita yang tidak terpahami bahwa putra kami bertanggung jawab atas kekerasan dan korban jiwa yang tidak masuk akal,” tulis keluarga Hussain dalam pernyataannya.

Keluarga menambahkan, bahwa pelaku menderita penyakit mental yang berat. Tersangka menderita masalah psikosis dan depresi sepanjang hidupnya.

“Sementara kami melakukan yang terbaik untuk mencari bantuan baginya sepanjang hidupnya perjuangan dan rasa sakit, kami tidak pernah bisa membayangkan bahwa ini akan menjadi akhir yang menghancurkan dan merusak,” kata pernyataan itu.

Polisi tidak mengidentifikasi dua orang yang dibunuh oleh pria bersenjata itu. Namun, politisi lokal Nathaniel Erskine-Smith mengkonfirmasi bahwa korban berusia 18 tahun adalah Reese Fallon, lulusan sekolah menengah atas yang berencana kuliah keperawatan.

“Keluarga hancur. Anggota keluarga telah meminta privasi, ketika mereka berduka atas kehilangan seorang wanita muda yang pintar, bersemangat dan penuh energi,” kata Erskine-Smith dalam sebuah pernyataan.

Usai beraksi, pria bersenjata itu sempat menembaki polisi. Dia kemudian melarikan diri dan ditemukan tewas, menurut SIU, yang menyelidiki kematian dan cedera yang melibatkan polisi.

Tersangka memiliki luka tembak, kata pihak berwenang, tetapi mereka tidak akan menguraikan tentang keadaan atau penyebab kematiannya. Autopsi atas tersangka akan dilakukan pada hari Selasa waktu setempat, kata juru bicara SIU, Monica Hudon.

Pada Senin malam, polisi Toronto mengeksekusi surat perintah penggeledahan di sebuah apartemen di lingkungan padat penduduk di Toronto timur, tempat tersangka tinggal.

Sebagian besar Danforth Avenue dibuka kembali untuk bisnis, setelah polisi menyelesaikan pencarian forensik mereka di lokasi kejahatan.

Beberapa jam setelah penembakan fatal, dalam insiden yang tampaknya tidak terkait, seorang pria dengan pisau ditangkap dalam upacara militer di Parliament Hill di ibukota Kanada, Ottawa. Kementerian Pertahanan mengatakan tidak ada yang terluka dan tidak memberikan rincian lebih lanjut.

“Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menulis di Twitter pada hari Senin, “Orang-orang Toronto kuat, tangguh dan berani. Kami akan ada di sana untuk mendukung Anda melalui masa sulit ini.”

Masalah Senjata Api
Walikota Toronto, John Tory mengatakan kepada wartawan bahwa kota berpenduduk 2,8 juta jiwa itu memiliki masalah senjata. Senjata api dijual kepada terlalu banyak orang.

“Mengapa semua orang di kota ini merasa perlu memiliki senjata?” Ia bertanya dalam sebuah pidato kepada anggota dewan kota pada Senin pagi.

Bill Blair, menteri keamanan perbatasan dan kejahatan terorganisir Kanada yang baru diangkat, yang telah diberi tugas untuk menangani kekerasan senjata, bertemu dengan Tory pada Senin sore.

Untuk memiliki senjata di Kanada, seseorang harus mengajukan lisensi, lulus pemeriksaan latar belakang dan lulus uji keamanan senjata api. Senjata harus tetap dikunci dan dibongkar, hanya dapat dibawa secara hukum di luar rumah dengan izin khusus. Pistol dan senjata api terbatas lainnya membutuhkan kursus tambahan dalam pengoperasiannya.

Tingkat kejahatan di Kanada naik 1 persen pada tahun 2017. Peningkatan tahunan ketiga berturut-turut, menurut Statistik Kanada. Tingkat pembunuhan pun melonjak sebesar 7 persen, sebagian besar karena pembunuhan di British Columbia dan Quebec, sementara kejahatan yang melibatkan senjata meningkat sebesar 7 persen.

Toronto, meski tingkat pembunuhan lebih rendah daripada kota-kota besar di AS, bergulat dengan peningkatan tajam dalam kekerasan senjata. Dimana kematian akibat senjata melonjak menjadi 26, naik 53 persen sepanjang tahun ini dari periode yang sama pada tahun 2017.

Jumlah penembakan telah meningkat 13 persen. Toronto telah mengerahkan sekitar 200 petugas polisi sejak 20 Juli. Itu sebagai tanggapan atas serentetan penembakan baru-baru ini, yang menurut pemerintah kota diakibatkan oleh kekerasan geng. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Media Rusia Ungkap Skandal Pembangunan KA Cepat Tiongkok

EpochTimesId – Media Rusia baru-baru ini beramai-ramai memberitakan bahwa kereta api berkecepatan tinggi yang diekspor oleh Tiongkok ke Rusia melibatkan korupsi dan tidak cocok untuk Rusia. Pemberitaan secara terbuka menyatakan bahwa Rusia takut jatuh ke dalam perangkap utang yang digali oleh Tiongkok.

Setelah KTT AS-Rusia, media Rusia tiba-tiba mengeluarkan serangan sengit atas ‘diplomasi KA’ pemerintah Tiongkok. Cukup menarik untuk disimak apa yang menjadi alasan yang mendasarinya.

Media mingguan Rusia pada 20 Juli 2018 dalam artikelnya mengungkapkan bahwa, rel KA berkecepatan tinggi Tiongkok tidak menguntungkan dan terkait erat dengan korupsi. KA berkecepatan tinggi adalah salah satu wilayah paling korup di Tiongkok. Bahkan mantan menteri kereta api Liu Zhijun, yang dijuluki ‘Bapak KA Berkecepatan Tinggi Tiongkok’ dijatuhi hukuman mati karena terlibat korupsi.

Artikel itu menyebutkan, bagi banyak pejabat PKT setempat, pendistribusian manfaat untuk daerah dapat diperoleh melalui pemasangan jalur rel KA berkecepatan tinggi. Dengan demikian, proyek tersebut menjadi bisnis yang sangat menguntungkan bagi sejumlah besar pejabat PKT.

Artikel juga mengambil kasus di Sri Lanka sebagai contoh, menyebutkan bahwa jangan sampai negara terjebak dalam perangkap utang Tiongkok kumunis. Laporan menekankan untuk lebih baik tidak menggunakan teknologi Tiongkok yang kemudian menimbulkan kosekuensi berupa ketergantungan jangka panjang kepada negara komunis itu.

Proyek pembangunan rel KA berkecepatan tinggi jalur Moskow-Kazan sesuai MOU telah ditandatangani oleh perdana menteri Tiongkok, Li Keqiang dengan Rusia ketika mengunjungi Moskow pada 13 Oktober 2014. Proyek tersebut sedianya akan selesai sebelum penyelenggaraan pertandingan final sepakbola Piala Dunia.

Namun, pesta sepakbola tersebut kini sudah usai. Sedangkan proyek tersebut belum juga dimulai.

Proyek tersebut memang penuh dengan perubahan variabel. Namun hubungan kedua negara ini cukup dekat, dan media dari kedua belah pihak juga mencoba untuk mengatakan hal-hal yang baik antar satu sama lain. Sehingga media Rusia juga cenderung tidak menjelek-jelekkan lawan.

Sehingga cukup mengejutkan, karena sampai ada media Rusia yang secara terbuka mengekspos skandal PKT.

Li Hengqing, direktur Institut Informasi dan Strategi di Maryland mengatakan bahwa ini mungkin terkait dengan pertemuan Trump dengan Putin baru-baru ini.

Pada 16 Juli 2018, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Presiden Rusia, Vladimir Putin berbicara selama dua jam sepuluh menit di Eropa. Media ‘Independen Rusia’ kemudian memberikan laporan ulasan melalui artikelnya yang berjudul Amerika Serikat Menggandeng Rusia untuk Menghadapi Iran dan Tiongkok.

Li Hengqing mengatakan, Putin adalah orang yang bertipe tangan besi. Hampir tidak ada media independen dapat hidup bebas di bawah pemerintahannya. Namun pada 20 Juli, sebuah media Rusia tiba-tiba mengeluarkan serangan keras terhadap ‘Bapak KA Berkecepatan Tinggi Tiongkok’. Alasan di balik itu cukup menarik untuk disimak.

“Putin yang berasal dari KGB sudah terbiasa melakukan segalanya dengan berorientasi pada keuntungan, jadi tidak ada itu pertemanan. Persahabatannya dengan PKT juga dibangun berdasarkan pada keuntungan bersama. Sepanjang Dia menemukan ada kesempatan yang menguntungkan dari menjalin hubungan entah itu Amerika Serikat, Eropa, NATO atau negara lainnya, Dia tentu saja tidak akan terlalu mempertimbangkan kepentingan PKT.”

“Coba lihat, beberapa waktu lalu media AS memaparkan kekayaan bersih Putin yang lebih dari 200 miliar dolar AS. Sehingga korupsi bukan masalah besar baginya. Dan sekarang dia mungkin ingin melakukan beberapa pertukaran kepentingan dengan Amerika Serikat, jika perlu ya, termasuk mengkhianati Tiongkok komunis,” kata Li Hengqing.

Perangkap utang dan agresi ekonomi
Media Rusia mengungkapkan bahwa di Tiongkok hanya 2 rute KA yang menghasilkan keuntungan keuangan. Sementara sebagian besar jalur KA berkecepatan tinggi lainnya merugi dalam pengoperasiannya, meskipun sudah disubsidi oleh pemerintah.

“KA berkecepatan tinggi Tiongkok merugi dalam pengoperasiannya, Sejauh mana kerugian finansial mereka? Tahun 2016 dan 2017, kerugiannya setiap tahun mencapai lebih dari 470 miliar RMB. sebagian besar proyek KA ini terwujud sebagai kesempatan pejabat pemerintah untuk ‘mengantongi dana republik’ yang digunakan untuk ‘biaya’ naik pangkat dan ‘mengail rezeki’ di masa mendatang. Tetapi dampak nyata pada ekonomi nasional adalah pertumbuhan PDB yang didorong oleh investasi pemerintah,” demikian penjelasan Li Hengqing.

Media Rusia mengatakan jumlah investasi untuk pembangunan jalur KA Moskow-Kazan itu akan berjumlah 20 miliar dolar AS. Perusahaan perkeretaapian Rusia sesuai anggaran negara berencana menginvestasikan 6,5 miliar dolar AS. Sisanya, 13,5 milyar dolar akan didanai oleh pihak Tiongkok.

Namun, Tiongkok mensyaratkan penggunaan teknologi negaranya. Padahal jalur yang dibangun tersebut diperkirakan tidak akan menghasilkan keuntungan finansial, sehingga pemerintah Rusia akan menghadapi risiko ROI yang buruk.

Artikel itu juga mengungkapkan bahwa Tiongkok memperoleh proyek pembangunan rel KA melalui cara penyuapan. Ahli politik terkenal Rusia juga menyebutkan bahwa para pejabat telah menganggap proyek kereta api berkecepatan tinggi Tiongkok sebagai bagian dari ‘daging empuk’.

Menurut Li Hengqing bahwa selain mengekspor kelebihan kapasitas industri, Tiongkok juga mengekspor model politik korup ke negara-negara tetangga. “Mengapa negara-negara itu menerima investasi, yaitu karena pejabatnya korup, dan ada kepentingan di antara mereka. Perusahaan Tiongkok selalu memasuki negara dan membangun usaha patungan melalui jalur penyuapan pejabat di berbagai negara,” kata Li.

Sama halnya dengan proyek KA di Malaysia yang akhirnya distop sementara oleh perdana menteri Mahathir karena melibatkan kasus korupsi mantan perdana menteri Najib. Li Hengqing mengambil contoh seperti Najib selama menjabat telah menandatangani sejumlah proyek infrastruktur besar dengan Tiongkok.

Hal pertama yang dilakukan pemerintahan baru adalah mencekal Najib, penggeledahan ke tempat tinggal Najib kemudian menemukan sejumlah besar kekayaan tidak halal yang diduga berasal dari penyuapan.

Li Hengqing mengatakan, Tiongkok melakukan agresi ekonomi terhadap suatu negara dengan cara menggali perangkap utang. “Investasi Tiongkok di Malaysia, Bangladesh, Pakistan, Sri Lanka membuat pemerintah tersebut menanggung jumlah utang tidak kecil kepada Tiongkok. Pinjaman itu bersyarat, Sri Lanka karena tak mampu membayar pinjaman terpaksa menyerahkan pelabuhan strategis mereka Hambanthota kepada pihak Tiongkok untuk digunakan selama 99 tahun.”

Kejadian yang dialami pemerintah Sri Lanka tersebut telah mengguncangkan negara-negara di Asia Selatan, mereka mulai sadar bahwa negara bisa kehilangan kedaulatannya akibat menerima komitmen investasi berskala besar Tiongkok komunis. “Pemerintah Tiongkok merangsang pejabat negara miskin untuk menerima ‘bantuan’ dalam membangun mega proyek yang akhirnya membuat negara bersangkutan terjerembab ke dalam perangkap utang, dengan demikian Tiongkok dapat menguasai negara itu.”

Media ekonomi Jepang ‘Nihon keizai shinbun’ dalam sebuah analisanya pernah menyebutkan, pemerintah Tiongkok mengekspor rel KA berkecepatan tinggi dan pembangunan infrastruktur lainnya yang terlampau dikaitkan dengan aspek politik, diplomatik, dan militer negara itu. Model strategis Tiongkok yang terlalu perhitungan ini justru dikhawatirkan akan menimbulkan rasa antipati dari negara lain. (Luo Ya dan Zhou Huixin/ET/Sinatra/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Badai Tropis Son Tinh Menghantam Vietnam, 32 Orang Tewas dan 5.000 Rumah Rusak

Epochtimes.id- Badai tropis Son Tinh menewaskan 32 orang,17 orang hilang dan melukai 14 orang di Vietnam.

Data ini dikutip Reuters dari Badan Penyelamatan negara itu, Sabtu (21/07/2018).

Banjir yang dipicu oleh hujan lebat menghantam Vietnam utara setelah badai tropis Son Tinh menerjang di daerah pesisir utara pada Kamis, sementara ibukota Hanoi dibanjiri dan dilanda hujan lebat.

Akibatnya, lebih dari 5.000 rumah rusak, hanyut, tenggelam atau ambruk, sekitar 82.000 hektar tanaman rusak dan hampir 17.000 hewan mati secara nasional.

laporan ini diungkap oleh Komite Nasional Vietnam untuk Pencarian dan Penyelamatan dalam sebuah laporan.

Komite Pengarah Vietnam untuk Pencegahan Bencana memperkirakan hujan lebat diperkirakan akan terus berlanjut selama beberapa hari ke depan.

Vietnam adalah negara rentan terhadap bencana alam, dengan banjir dan topan menewaskan ratusan orang setiap tahun.

Negara berpenduduk lebih dari 90 juta orang rawan badai dan banjir karena garis pantainya yang panjang.

Bencana alam menewaskan 389 orang dan melukai 668 lainnya di negara itu tahun lalu.

Seperti topan yang melanda akhir tahun 2017 lalu, jumlah korban tewas akibat topan setidaknya 49 orang. Demikian rilis yang dipublikasi oleh pemerintah Vietnam, Senin (6/11/2017).

Tahun lalu, setelah topan Damrey memporakporandakan pemukiman penduduk, merobohkan pohon dan tiang listrik, hujan lebat membawa banjir ke pusat kota Vietnam beberapa hari sebelum wilayah tersebut menjadi tuan rumah pertemuan puncak APEC para pemimpin Asia Pasifik.

Saat itu, Komite Pengarahan Pencegahan Bencana Vietnam mengatakan 49 orang tewas dan 27 orang lainnya hilang. Lembaga pemerintah ini tidak mengatakan bagaimana korban meninggal dunia.

Akibat diterpa topan tahun lalu, sekitar hampir 2.000 rumah ambruk dan lebih dari 80.000 rumah rusak. (asr)