Trump Berjanji Iran Akan Menderita Jika Terus Mengancam Amerika

0

EpochTimesId – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan kepada Iran, agar jangan mempertaruhkan konsekuensi. Trump meminta Iran belajar dari sejarah, dan tidak lagi membuat lebih banyak ancaman terhadap Amerika Serikat.

“Orang-orang (bangsa/negara) seperti itu, hanya ada sedikit dan sepanjang sejarah, mereka selalu menderita,” ujar Trump di Twitter.

Kicauan Trump dijabarkan dalam huruf besar, pada Twit larut malam tersebut. Kicauan itu datang beberapa jam setelah Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan kepada Trump bahwa kebijakan bermusuhan terhadap Teheran dapat menyebabkan induk dari segala perang.

Iran kini sedang menghadapi peningkatan tekanan dari AS. Mereka juga menghadapi kemungkinan sanksi terberat sejak keputusan Trump untuk menarik Amerika Serikat dari perjanjian internasional 2015 mengenai program nuklir Iran.

Dalam pesannya yang diarahkan kepada Rouhani, Trump menulis, “Jangan pernah, sekali lagi mengancam Amerika Serikat atau Anda akan menderita konsekuensi yang jarang dialami oleh beberapa bangsa sepanjang sejarah. Kami bukan lagi negara yang akan berdiri untuk kata-kata kekerasan & kematian yang gila. Berhati-hati!”

Sebelumnya pada hari Minggu, Rouhani telah mengatakan kepada pertemuan diplomat Iran, “Mr. Trump, jangan bermain dengan ekor singa, ini hanya akan menyebabkan penyesalan.”

“Amerika harus tahu bahwa perdamaian dengan Iran adalah ibu dari semua perdamaian, dan perang dengan Iran adalah ibu dari semua perang,” kata Rouhani, dikutip oleh kantor berita negara IRNA.

Rouhani membuka kemungkinan perdamaian antara kedua negara, yang bertentangan sejak Revolusi Islam 1979.

Rouhani juga mencemooh ancaman Trump untuk menghentikan ekspor minyak Iran dan mengatakan Iran memiliki posisi dominan di Teluk dan Selat Hormuz, sebuah jalur air pengiriman minyak utama.

Seorang komandan senior Pengawal Revolusi elit Iran bereaksi terhadap ancaman Trump dengan mengatakan Teheran akan terus melawan musuh-musuhnya, kantor berita mahasiswa Iran, ISNA, melaporkan.

“Kami tidak akan pernah meninggalkan keyakinan revolusioner kami. Kami akan menahan tekanan dari musuh. Amerika ingin tidak kurang dari (untuk) menghancurkan Iran, (tetapi) Trump tidak bisa melakukan apa pun terhadap Iran,” kata Brigadir Jenderal Gholamhossein Gheybparvar.

Dalam pidato Minggu (22/7/2018) malam, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengecam pemimpin Iran sebagai mafia. Dia menegaskan rakyat Iran tidak akan senang dengan pemerintah mereka.

Teheran mengecam pidato Pompeo sebagai gangguan dalam urusan Teheran, kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan.

“Kebijakan seperti itu akan menyatukan orang-orang Iran yang akan mengatasi rencana melawan negara mereka,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi.

Dengan ketidakpuasan populer atas ekonomi goyah Iran dan menjatuhkan nilai tukar mata uang. Prospek sanksi baru AS yang keras, membuat para pemimpin Iran menyerukan persatuan.

Ancaman nyata Rouhani awal bulan ini untuk mengganggu pengiriman minyak dari negara-negara tetangga, disampaikan sebagai reaksi terhadap upaya Washington untuk memaksa semua negara berhenti membeli minyak Iran.

Washington awalnya berencana untuk menutup Iran dari pasar minyak global sepenuhnya setelah Trump meninggalkan kesepakatan yang membatasi ambisi nuklir Iran. Amerika akan menuntut semua negara lain berhenti membeli minyak mentah Iran pada November 2018 mendatang.

Tetapi Amerika Serikat telah sedikit melonggarkan sikapnya. AS mengatakan akan memberikan keringanan sanksi kepada beberapa sekutu yang sangat bergantung pada pasokan Iran.

Iran mengancam akan memblokir pengiriman minyak dari Selat Hormuz di Teluk jika negara-negara itu mengindahkan permintaan AS untuk berhenti membeli minyak Iran di bawah tekanan AS. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Rekomendasi :

Orang Muda AS Gemar Minum Alkohol Pasien Meninggal Sakit Hati Meningkat

0

EpochTimesId – Para peneliti mengatakan, kematian akibat penyakit hati telah meningkat di Amerika Serikat. Minum alkohol disebut sebagai penyebab utama.

Sebuah studi baru terkait, diterbitkan dalam jurnal medis mingguan ‘peer review BMJ’ pada 18 Juli 2018. Penelitian itu mengungkapkan bahwa antara 1999 hingga 2016, kematian tahunan dari sirosis hati naik 65 persen.

Para penulis menemukan angka kematian meningkat dari 20.600 pada tahun 1999 menjadi hampir 34.200 pada tahun 2016. Ini merupakan yang tertinggi di antara orang kulit putih, Indian Amerika, dan Hispanik.

Sirosis adalah penyakit yang disebabkan terutama oleh minum berlebihan, tetapi juga dapat disebabkan oleh virus seperti hepatitis C, penyakit hati berlemak non-alkohol.

Data yang diperoleh dari tim peneliti menemukan bahwa orang dewasa berusia 25-34 tahun mengalami peningkatan rata-rata tahunan tertinggi dalam kematian sirosis, yaitu sekitar 10,5 persen setiap tahun. Laporan tersebut mencatat bahwa tingkat kematian pada kelompok usia ini didorong sepenuhnya oleh penyakit hati terkait alkohol.

“Ini adalah kematian karena putus asa,” kata ketua peneliti Dr. Elliot Tapper, asisten profesor gastroenterologi di University of Michigan.

Tapper mengatakan kematian akibat sakit hati menyamai jumlah kematian akibat overdosis berujung kematian akibat epidemi opioid. Dia mengatakan dalam kedua kasus orang-orang mencoba melarikan diri, atau meringankan rasa sakit emosional mereka. Tetapi dia juga memperingatkan bahwa karena mereka melakukan penelitian observasional, mereka tidak dapat membuktikan sebab dan akibatnya.

Para penulis juga mengatakan bahwa tingkat kematian pertama mulai meningkat pada tahun 2009. Itu adalah sekitar waktu yang sama dengan resesi hebat, yang menyebabkan banyak warga kehilangan tabungan mereka dan mungkin pada akhirnya beralih ke alkohol sebagai pelarian.

“Kami menduga bahwa ada hubungan antara peningkatan penggunaan alkohol dan pengangguran terkait dengan krisis keuangan global. Akan tetapi lebih banyak penelitian dibutuhkan,” kata Tapper.

Total kematian yang disebabkan oleh sirosis hati selama periode 7 tahun studi adalah 460.760. Pada 2016 saja, 11.073 nyawa terserang kanker hati. Peneliti memeriksa sertifikat kematian dalam melakukan penelitian.

Rekan peneliti, Neehar Parikh mengatakan, ketika kelangsungan hidup jangka panjang dari kanker hati adalah mungkin, faktor-faktor lain seperti adalah kurangnya deteksi dini dan beberapa pilihan pengobatan ketika kanker menjadi terlalu rumit sehingga mempersulit masalah ini.

“Peningkatan pesat dalam kematian hati menggarisbawahi kesenjangan dalam perawatan dan peluang untuk pencegahan,” kata Parikh. (Bowen Xiao/The Epoch Times/waa)

Video Rekomendasi :

Promosikan Asian Games 2018, Kominfo Gelar Pesta Rakyat dan Kompetisi Konten Kreatif

Epochtimes.id- Pelaksanaan Asian Games 2018 makin dekat, kurang dari 28 hari lagi, gelaran olah raga terbesar di Asia itu akan berlangsung di Jakarta, Palembang dan sekitarnya. Berbagai kegiatan untuk menyemarakkan digelar oleh semua kalangan, dari  masyarakat, instansi pemerintah maupun swasta. 

Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar berbagai ivent untuk meningkatkan dukungan masyarakat dalam pelaksanaan Asian Games 2018, mulai dari kompetisi konten kreatif dan pesta rakyat. Sejumlah kegiatan itu dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik. 

Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Noor Iza mengatakan pesta rakyat dikemas sebagai kegiatan terbuka bagi masyarakat untuk unjuk kreatifitas dalam bentuk tarian dan kreasi konten digital dalam bentuk foto atau video.

“kompetisi tarian modern digelar di panggung Pesta Rakyat yang juga dimeriahkan dengan pameran produk UMKM lokal dan potensi wisata setempat,” tambahnya.

Gelaran Pesta Rakyat bertema Semangat Sang Juara itu telah berlangsung di Jambi, Pekan Baru (Riau), Solo (Jawa Tengah), Makassar (Sulsel), Padang (Sumbar) dan Banyuwangi (Jatim). 

Dalam minggu ini sampai pertengahan Agustus akan berlangsung di Denpasar (Bali), Sorong (Papua Barat), Medan (Sumut),  Ambon (Maluku), Lombok (NTB), Yogyakarta (DIY), Banjarmasin (Kalsel), Bandung (Jabar), dan Bandar Lampung (Lampung). Pesta Rakyat itu dilaksanakan di kota-kota yang dilalui jalur Torch Relay atau estafet api obor Asian Games 2018 keliling Indonesia. 

Dalam Pesta Rakyat yang digelar dalam ajang Car Free Day (CFD), masyarakat sekitar lokasi, selain mengikuti Kompetisi Tarian Modern, juga bisa mengikuti kuis atau trivia dengan merchandise yang menarik serta mendaftarkan diri menjadi Duta Suporter Indonesia atau memberikan dukungan untuk atlet Indonesia yang akan berlaga di Asian Games 2018.

Duta Suporter Indonesia (DSI) yang digagas oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara merupakan aplikasi untuk menggalang dukungan dan partisipasi para pengguna internet di Tanah Air. 

Aplikasi itu diluncurkan untuk mengajak masyarakat, khususnya pengguna internet, ikut mendukung pelaksanaan Asian Games 2018. Hal tersebut disebabkan tingginya angka pengguna internet di Indonesia yang menjadi nilai tambah istimewa, terutama generasi muda (milenial).

Sejak diluncurkan Kementerian Kominfo pada 10 Juli lalu, tercatat hingga update data terakhir Minggu (22/7/2018), sebanyak 82.777 menjadi pendukung aplikasi DSI. Sedangkan jumlah Duta telah mencapai 3126.

Jumlah user yang terdata aktif di aplikasi DSI per tanggal 22 Juli berjumlah 30.808 dan melalui mobilesite yakni 55.095. Kemudian untuk pemenang kuis harian yang ada di aplikasi DSI yaitu sebanyak 150. Sementara untuk keseluruhan jumlah vote yang dilakukan pengguna internet untuk memilih para DSI telah mencapai 105.366.

Berdasarkan data yang dihimpun terakhir per tanggal 22 Juli, sebanyak 3327 menjadi partisipan aktif aplikasi DSI dari 34 provinsi di Indonesia yang terbagi menjadi dua kategori yaitu duta dan suporter. (asr)

Diapresiasi Kepala Daerah yang Membentuk Layanan Perlindungan Bagi Perempuan dan Anak

Epochtimes.id- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yambise menyampaikan apresiasi terhadap para kepala daerah yang telah membentuk dan menyelenggarakan layanan perlindungan bagi perempuan dan anak melalui lembaga layanan UPTD PPA (Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak).

Hal demikian disampaikannya dalam acara Peringatan Hari Anak Nasional 2018 di Kota Pahlawan, Surabaya, Senin (23/7/2018).

Atas apresiasinya, Menteri Yohana menyampaikan penghargaan kepada Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Lampung, Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Bireuen-Aceh, Kota Bandung-Jawa Barat, Kota Surakarta-Jawa Tengah, Kabupaten Sleman-DIY, Kabupaten Bantul-DIY, Kabupaten Sidoarjo-Jawa Timur dan Kabupaten Kutai Kartanegara-Kalimantan Timur.

Apresiasi juga disampaikan kepada para kepala daerah yang telah berhasil membentuk UPTD PPA seperti Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Riau, Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Bangka Belitung, Kota Metro-Lampung, Kabupaten Subang-Jawa Barat, Kota Denpasar-Bali, Kabupaten Hulu Sungai Utara-Kalimantan Selatan.

Komitmen Kepala Daerah menjadi kunci utama atas terbentuknya unit layanan ini sebagaimana amanat dalam Permendagri No 12 Th 2017 bahwa pembentukan UPTD merupakan hasil dari executive review dan ditetapkan dalam peraturan kepala daerah.

Mengingat proses yang terus berjalan, saat ini banyak daerah juga tengah mengupayakan pembentukannya. Penyediaan unit layanan teknis semacam ini merupakan langkah maju Negara dalam memberikan perlindungan khususnya terhadap Perempuan dan Anak.

Melalui Peraturan Menteri PPPA No 4 Thn 2018 tentang Pedoman Pembentukan UPTD PPA, Negara sungguh hadir dalam memberikan perlindungan. Disebutkan bahwa tugas UPTD PPA antara lain menerima pengaduan, menjangkau korban, mengelola kasus, menyediakan penampungan sementara sesuai kebutuhan korban, memfasilitasi mediasi serta mendampingi korban untuk mendapatkan layanan lainnya sesuai kebutuhannya.

Pada kesempatna yang sama di Surabaya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise sehari sebelumnya, Minggu (22/07/2018) resmi menutup Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) 2018 yang telah berlangsung sejak 18 Juli lalu di Kota Surabaya, Jawa Timur.

“Saya berharap setelah kalian kembali ke daerah masing-masing, jadilah Pelopor dan Pelapor atas berbagai permasalahan yang kalian lihat dan temukan. Jadilah motivator, fasilitator, inovator, dan kreator demi kemajuan anak-anak Indonesia,” harap Yohana.

Salah satu peserta Forum Anak Nasional 2018 dari Prov.Maluku, Marsya Pelamonia mengatakan bahwa Pertemuan FAN 2018  memberinya kesempatan untuk bersuara dan bertemu anak-anak dari seluruh poelosok Nusantara.

Sebagai upaya mengimplementasikan tema “Bakti Anak Untuk Negeri”, peserta FAN telah mengikuti berbagai kegiatan, diantaranya pembekalan informasi, pengetahuan, pengalaman, dan diskusi mencari solusi permasalahan terkait isu-isu pemenuhan hak dan perlindungan anak oleh narasumber dari berbagai Kementerian/Lembaga, organisasi, NGO, bakti sosial dengan memberikan bantuan kepada anak-anak yang kurang mampu dan kurang beruntung agar mereka belajar berbagi untuk mewujudkan kebhinekaan dalam persatuan; dan fun games berupa outbond agar terwujud rasa persaudaraan, kebersamaan, dan rasa senasib sepenanggungan meski berasal dari daerah yang berbeda-beda.

Hingga saat ini telah terbentuk 34 Forum Anak Provinsi, 418 Forum Anak Kabupaten dan Kota, 841 Forum Anak Kecamatan, dan 1.080 Forum Anak Desa dan Kelurahan.

Forum Anak ini diharapkan dapat menjadi wadah partisipasi dan menjembatani komunikasi antara pemerintah dengan anak-anak dan sesama anak-anak antar wilayah dalam proses pembangunan. (asr)

Pemerintah Korsel Dituntut Bertanggungjawab Atas Tragedi Feri Sewol yang Menewaskan 304 Orang

Epochtimes.id- Setelah empat tahun lamanya, Pengadilan Korea Selatan pada Kamis (19/07/2018) menyatakan pertama kalinya tanggungjawab pemerintah atas tenggelamnya feri Sewol 2014 silam yang menewaskan 304 orang.

Korban ini terutama anak-anak sekolah. Pengadilan setempat memerintahkan untuk memberikan kompensasi kepada keluarga korban.

Kegagalan penyelamatan terhadap korban anak-anak di salah satu negara di ekonomi Asia yang paling maju secara teknis mengejutkan dan membuat marah warga Korea Selatan. Pemerintahan mantan Presiden Park Geun-hye adalah fokus dari sebagian besar kemarahan masyarakat.

Kapal feri tersebut diketahui mengalami kelebihan muatan hingga ketika terbalik di lepas pantai barat daya pada 16 April 2014, para penyelidik mengatakan, membuat bangsa ini tenggelam dalam kesedihan yang mendalam selama berbulan-bulan.

Pengadilan Distrik Pusat Seoul memerintahkan agar setiap keluarga menerima 200 juta won ($ 177.000) untuk setiap korban, dan kompensasi tambahan mulai dari 5 juta ($ 4.400) hingga 80 juta won ($ 70.000) untuk setiap anggota keluarga.

“Para korban meninggal dunia ketika menunggu penyelamatan di dalam kapal, tanpa mengetahui tentang situasi rinci,” kata Hakim Lee Sang-hyun dalam dokumen pengadilan.

“Tapi setelah lebih dari empat tahun, masalah masih berlanjut tentang siapa yang bertanggung jawab atas tenggelamnya dan kompensasi.”

Tidak diketahui apakah pemerintah dan operator feri akan mengajukan banding terhadap keputusan tersebut.

Sekitar 354 anggota keluarga yang ditinggalkan dari 118 siswa telah mengajukan gugatan pada tahun 2015 terhadap pemerintah dan operator feri, Chonghaejin Marine, setelah menolak kesepakatan kompensasi yang menutup opsi tindakan hukum.

Chonghaejin Marine membebani Sewol dan awaknya meninggalkan feri setelah mengatakan kepada para penumpang untuk tetap berada di kabin mereka seperti diungkap dalam dokumen pengadilan.

Pasukan penjaga pantai gagal mempertahankan kendali kapal dan menyelamatkan penumpang.

Lebih dari dua pertiga dari 476 penumpang Kapal Sewol adalah para siswa dalam perjalanan sekolah, banyak di antaranya meninggal karena terperangkap di kapal mengikuti arahan awak.

Putusan Kamis lalu adalah “hanya permulaan” dari perjuangan keluarga untuk kebenaran seperti diungkapkan Jeon Myung-sun, yang memimpin sebuah asosiasi keluarga korban.

“Kami tidak puas,” kata Jeon kepada Reuters.

“Pengadilan tidak menerima pembelaan kami bahwa kantor kepresidenan melanggar hukum, sebagai pengawas untuk bencana nasional. Kami akan membesarkannya lagi dalam banding. ”

Yoo Kyung-keun, anggota lain dari kelompok itu, terus menahan air mata atas perlakuan kontras terhadap anak dari tim remaja sepak bola Thailand dan pelatih mereka diselamatkan minggu lalu dari gua di mana mereka telah terperangkap selama berhari-hari.

“Ini adalah pertama kalinya ketika saya iri pada orang-orang Thailand dan saya akan terus iri pada mereka,” kata Yoo kepada wartawan di luar pengadilan setelah keputusan itu, mengatakan dia berharap dia adalah warga negara Thailand.

“Aku sangat senang semua orang hidup dan aman.”

“Para korban meninggal ketika menunggu penyelamatan di dalam kapal, tanpa mengetahui tentang situasi rinci,” kata Hakim Lee Sang-hyun dalam dokumen pengadilan. (Sin/asr)

Catatan Intelijen Asing AS Perkuat Dugaan Operasi yang Didanai Capres Clinton

0

EpochTimesId – Dokumen-dokumen yang baru dibuka dan dirilis pada 21 Juli 2018 di Amerika Serikat memperkuat kecurigaan lama, bahwa sekelompok pejabat pemerintahan era Presiden Barack Obama menggunakan dokumen penelitian oposisi yang tidak diverifikasi. Kegiatan itu diduga didanai oleh tim kampanye calon presiden Hillary Clinton dan Komite Nasional Demokrat (DNC), untuk mendapatkan surat perintah untuk memata-matai mantan anggota tim Kampanye Trump, sukarelawan Carter Page, namun gagal menginformasikan kepada pengadilan tentang siapa yang mendanai dokumen tersebut.

Kemudian, Direktur FBI kala itu, James Comey dan Wakil Jaksa Agung, Sally Yates menandatangani permohonan pengajuan surat perintah awal kepada Pengadilan Pengawasan Intelijen Asing (FISC), menurut kumpulan dokumen yang dirilis oleh Departemen Kehakiman. Meskipun memberi tahu komite intelijen Senat bahwa dirinya tahu pada bulan Januari tahun lalu bahwa berkas itu ‘tidak jelas dan tidak terverifikasi’, Comey menandatangani dua permohonan surat perpanjangan izin.

Sebanyak 400 halaman dokumen pengadilan rahasia, mencakup aplikasi surat perintah awal dan tiga pembaruan, tidak ada yang mengungkapkan kepada hakim bahwa bukti yang diajukan dibayar oleh tim kampanye Clinton dan DNC.

FBI memperbarui surat perintah awal untuk mengawasi Carter Page sebanyak tiga kali, dengan Comey dan Yates menandatangani perpanjangan awal. Perpanjangan yang kemudian diikuti dengan persetujuan oleh Jaksa Agung, Dana Boente, Wakil Direktur FBI, Andrew McCabe, dan Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein. Meskipun ada pengawasan selama setahun, tidak ada tuduhan (dakwaan) yang diajukan terhadap Page. Dokumen yang dirilis juga menunjukkan bahwa Page tidak mungkin menjadi subjek penyelidikan.

Dalam hampir 40 tahun sejarah FISC sebelum 21 Juli, Departemen Kehakiman tidak pernah merilis aplikasi surat perintah kepada publik. Penyingkapan dokumen mentah adalah bukti utama pertama dari bukti yang mendukung bahwa tim kampanye Trump menjadi sasaran pengintaian yang dipolitisasi.

Dokumen FISC sangat tipis pada bukti, dengan klaim dari dokumen yang didanai Clinton yang menyusun inti dari klaim terhadap Page. Christopher Steele, mantan mata-mata Inggris, menggunakan sumber-sumber bekas untuk menyusun dokumen itu, dokumen-dokumen itu menunjukkan. Steele dipekerjakan oleh Fusion GPS atas perintah Perkins Coie, sebuah firma hukum yang bekerja untuk Clinton dan DNC.

Para pejabat Obama mengakhiri klaim dari dokumen Steele dengan hampir delapan halaman klaim yang dikumpulkan dari artikel media. Setiap laporan media menggunakan sudut negatif pada tim kampanye Trump.

Dalam satu contoh, pejabat FBI mengutip ‘spekulasi di media AS’ sebagai bukti bahwa pemerintah Rusia berada di balik peretasan server DNC.

Dalam contoh lain, surat perintah menjelaskan artikel yang berspekulasi bahwa Trump tidak akan memberikan senjata ke Ukraina jika dia terpilih sebagai presiden. Tahun lalu, Trump menyetujui penjualan rudal tank-busting Javelin ke Ukraina.

Dalam contoh ketiga, para pejabat mengutip sebuah artikel yang melaporkan bahwa Halaman sedang diselidiki. Para pejabat menyebut ‘sumber intelijen Barat’ sebagai salah satu sumber dalam artikel itu, tetapi, dengan sadar atau tidak, gagal mengungkapkan bahwa sumber artikelnya adalah Steele.

Di kalangan intelijen, menggunakan bukti semacam itu disebut pelaporan melingkar: tindakan mengutip bukti yang sama melalui berbagai sumber untuk menciptakan kesan yang menguatkan. Dalam contoh lain dari taktik ini, aplikasi surat perintah mengutip surat dari Senator Harry Reid (D-Nevada) untuk kemudian Direktur FBI James Comey. Reid memperoleh tuduhan dalam surat itu dari Direktur CIA masa itu, John Brennan, yang pada gilirannya mengetahui klaim dari dokumen yang didanai Clinton.

Dokumen FISA juga mengungkapkan, untuk pertama kalinya, bahwa FBI membayar Steele untuk jasanya. Diketahui bahwa biro berencana membayar Steele 50.000 dolar AS, tetapi memutuskan hubungan dengannya karena Steele mulai berbicara kepada media yang melanggar kebijakan sumber FBI. Dokumen-dokumen baru menegaskan bahwa Steele menerima uang meskipun melanggar aturan.

Steele menyewa ‘sub-sumber’ untuk melakukan penelitian untuk berkasnya, dokumen menunjukkan. Tetapi alih-alih memverifikasi kredibilitas sumber-sumber itu, para pejabat FBI menggunakan klaim dalam dokumen berdasarkan penilaian bahwa Steele adalah sumber yang dapat dipercaya. Asisten direktur divisi kontra intelijen di FBI, Bill Priestap, mengakui di bawah sumpah di Kongres bahwa verifikasi dari dokumen yang didanai Clinton itu masih dalam tahap awal selama aplikasi FISA pertama, menurut memo (pdf) oleh komite intelijen DPR.

Mata-mata Politik
Presiden Donald Trump menyatakan pada 22 Juli 2018 bahwa dokumen FISA mendukung dugaan bahwa tim kampanye Trump adalah target mata-mata yang dipolitisir untuk menguntungkan lawan Trump dalam pemilu 2016.

“Melihat lebih banyak & lebih seperti Tim Kampanye Trump untuk Presiden secara ilegal dimata-matai (pengawasan) untuk keuntungan politik Hillary Clinton dan DNC,” tulis Trump di Twitter pada 22 Juli. “Partai Republik harus bersikap keras sekarang. Scam ilegal!”

Dokumen FISA menunjukkan bagaimana mereka memata-matai Page dapat membuka pintu untuk memata-matai seluruh tim kampanye Trump. Dalam aplikasi awal, pejabat FBI menyatakan bahwa otoritas yang sama ini mungkin juga secara kebetulan memerlukan informasi intelijen asing lainnya, sebagaimana didefinisikan oleh Undang-Undang.

Pengakuan ini menunjukkan bahwa tim FBI menerima persetujuan untuk mengumpulkan pengawasan pada individu yang terhubung ke Page. Sebagai contoh, jika FBI mengawasi Page secara elektronik, yang hampir pasti diberikan daftar hampir lima halaman, yang sepenuhnya disunting dari otoritas tertentu yang diminta, para agen dapat menarik dari database, komunikasi National Security Agency menggunakan aturan ‘dua-hop’.

Di bawah aturan itu, surat perintah pengintaian meluas ke komunikasi semua orang yang menghubungi target, dalam hal ini, Page. Selanjutnya, melalui ‘hop’ kedua, komunikasi semua orang yang menghubungi orang-orang yang menghubungi Page juga dapat diperoleh oleh FBI, sebuah web yang dapat dengan mudah menyebar ke seluruh tim kampanye Trump.

Trump mengindikasikan, dia menyadari kemungkinan itu sebagai bagian dari pesan Twitter lain pada 22 Juli, mengutip penyiar Fox News, Pete Hegseth.

“Carter Page hanya kaki untuk mengawasi tim kampanye Trump,” tulis Trump.

Page membantah keras tuduhan dalam dokumen selama tampil di CNN pada 22 Juli 2018.

“Ini sangat konyol, itu hanya di luar kata-kata,” Page mengatakan “State of the Union.”

“Saya tidak pernah menjadi agen kekuatan asing dengan imajinasi apa pun. Benar-benar terbalik.”

Sebelas anggota kongres menuduh Comey, McCabe, Yates, dan Boente merampas hak-haknya dan kesalahan penyelidikan dalam rujukan kriminal yang dikirim pada 18 April 2018 kepada Jaksa Agung Jeff Sessions dan Direktur FBI Christopher Wray.

Trump memecat Yates karena pembangkangan Januari lalu dan menyingkirkan Comey pada Mei lalu karena merebut kewenangan jaksa agung, di antara beberapa kesalahan lainnya. Sessions memecat McCabe karena membocorkan informasi ke media dan berbohong tentang hal itu kepada para penyelidik. Boente sekarang adalah penasihat umum FBI. (Ivan Pentchoukov/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Korea Selatan Selidiki Impor Batubara Ilegal dari Korea Utara

Oleh Allen Zhong

Epochtimes.id- Pihak berwenang Korea Selatan sedang menyelidiki dua impor ilegal dari batubara Korea Utara yang dicurigai setelah ekspor batubara dilarang dari Korea Utara pada Agustus 2017.

Ekspor mineral Korea Utara, termasuk batu bara, dilarang berdasarkan resolusi PBB 2371, diadopsi pada Agustus tahun lalu.

Sumber-sumber intelijen yang diduga Korea Utara melanggar larangan AS pada Januari, menurut laporan Reuters. Laporan AS, diperbaharui pada 27 Juni, menegaskan bahwa Korea Utara mengekspor batu bara ke Korea Selatan melalui Rusia.

Korea Selatan memiliki pengetahuan tentang asal batubara. Pihak berwenang menggeledah dua kapal dengan batubara dari Rusia, tetapi tidak menangkap atau menahan mereka seperti laporan Financial Times.

Kapal-kapal itu tidak ditahan sebagian karena sanksi PBB tidak membutuhkannya kecuali ada catatan penghindaran sanksi seperti diungkapkan pejabat Kementerian Luar Negeri kepada The Wall Street Journal.

Kantor Bea Cukai Korea sekarang sedang menyelidiki importir Korea Selatan.

“Impor batu bara Korea Utara dan distribusi domestiknya telah diketahui oleh pihak berwenang kami melalui koordinasi internasional yang erat dan penyelidikan sedang dilakukan,” kata Noh Kyu-Duk, juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, kepada Financial Times.

Menurut laporan PBB, batubara telah dikirim dari pelabuhan Wonsan dan Chongjin di Korea Utara ke Kholmsk Rusia pada enam kesempatan dari Juli hingga September tahun lalu. Batubara tersebut kemudian dimuat ke dua kapal menuju Korea Selatan.

Sky Angel, sebuah kapal yang terdaftar di Panama, dimuat dengan batubara di terminal di Kholmsk, Rusia, di mana batubara Korea Utara telah habis. Batubara dibongkar di Incheon, Korea Selatan, pada 2 Oktober 2017.

Jumlah batubara yang dikirim oleh Sky Angel, yang saat ini mengibarkan bendera Tiongkok, tidak ditentukan, menurut laporan PBB.

Pengiriman lainnya oleh Rich Glory, sebuah kapal yang terdaftar di Sierra Leone.

Lebih dari 5.500 ton batubara, senilai $ 325.000, dibongkar di Pelabuhan Pohang di Korea Selatan pada 11 Oktober. Laporan PBB mengatakan batu bara berasal dari Korea Utara.

Kementerian luar negeri Seoul menegaskan kembali penyelidikan yang sedang berlangsung. Kantor berita Yonhap mengutip sumber Kemenlu Kosel menyebutkan,
siapa pun yang terlibat dalam impor ilegal batubara Korea Utara akan dihukum. (asr)

NTD.tv

Senator Dukung Donald Trump Menentang Pipa Minyak Rusia-Jerman

EpochTimesId – Tiga senator Partai Republik Amerika Serikat, mendukung Presiden AS, Donald Trump, dalam menentang pipa minyak Rusia ke Eropa. Senator John Barrasso (negara bagian Wyoming), Cory Gardner (Colorado), Dan Steve Daines (Montana) mengedepankan legislasi yang akan mendukung sikap Presiden Donald Trump terhadap saluran pipa Nord Stream 2 dengan sanksi.

Trump menjadi berita utama di KTT NATO di Brussels dengan mengkritik saluran pipa, yang membentang dari Rusia dekat St. Petersburg, di bawah Laut Baltik menuju Jerman. Itu dinilai sebagai ancaman terhadap kemerdekaan dan keamanan energi Jerman dan Eropa, dan merendahkan sanksi Barat terhadap Rusia.

Kerjasama Keamanan Energi dengan Mitra Sekutu di Eropa Act, atau ‘ESCAPE Act’ memberi wewenang sanksi wajib pada pengembangan proyek pipa energi Rusia, seperti Nord Stream 2.

RUU itu juga mendorong anggota NATO untuk bekerja sama demi keamanan energi; Seruan untuk strategi energi pemerintah trans-atlantik AS; dan membutuhkan sekretaris Departemen Energi untuk mempercepat persetujuan ekspor gas alam kepada anggota NATO dan negara lain, dimana ekspor akan mempromosikan keamanan Amerika Serikat.

“Energi yang kami hasilkan adalah hubungan langsung dengan keamanan nasional kami,” kata Daines dalam sebuah pernyataan di situsnya. “Kita tidak hanya harus mandiri secara energi tetapi kita harus menjadi energi yang dominan di seluruh dunia.”

“The ESCAPE Act akan mengambil (memasok kebutuhan) gas alam dari meja (kebijakan) untuk digunakan oleh Rusia sebagai senjata bagi sekutu kita. Amerika Serikat berada dalam posisi untuk menggunakan energi Amerika untuk sekutu kita dan kita harus melakukannya.”

Meskipun Trump mendapatkan bagian terbesar publisitas, dan (termasuk) kritik di media Amerika, karena penentangannya terhadap saluran pipa, dia tidak sendirian.

Ukraina menentang saluran pipa Rusia-Jerman itu karena akan menghilangkan mereka dari penghasilan miliaran dolar dan membuat mereka kurang aman. Komisi Eropa menentang karena saluran pipa mengganggu rencananya untuk serikat energi. Selain Ukraina dan Komisi Eropa, Denmark, Finlandia, dan Swedia prihatin tentang implikasi ekologi dari pipa gas alam di bagian bawah Laut Baltik.

Dua belas negara bagian di seluruh Baltik dan Balkan membentuk Inisiatif Tiga Laut. Mereka bekerjasama untuk mencari alternatif ke Nord Stream. Bagian dari alternatif itu adalah membeli gas alam cair Amerika. Penjualan gas alam cair AS ke Eropa adalah alasan lain Trump menentang Nord Stream. (The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Korban Racun Saraf Novichok Jilid II di Inggris Sembuh dan Tinggalkan Rumah Sakit

EpochTimesId – Salah satu dari dua warga Inggris yang menjadi korban racun pelumpuh saraf jilid II, Charlie Rowley, diperbolehkan pulang dari rumah sakit Salisbury, akhir pekan lalu. Korban diserang dengan agen saraf Novichok era Soviet bulan lalu.

Rowley, 45 tahun, dan kekasihnya, Dawn Sturgess, 44, jatuh sakit setelah terkena racun di Inggris barat daya. Lokasi mereka terpapar dan rumah mereka, dekat tempat agen ganda Rusia Sergei Skripal dan putrinya Yulia diserang dengan zat yang sama pada bulan Maret 2018.

“Saya senang untuk mengkonfirmasi bahwa kemarin, Charlie Rowley keluar dari rumah sakit. Charlie telah melalui pengalaman mengerikan yang kebanyakan dari kita tidak pernah bayangkan,” ujar Lorna Wilkinson, Direktur Keperawatan di Salisbury District Hospital, dalam sebuah pernyataan.

Sturgess sendiri meninggal awal bulan ini. Kematiannya ditetapkan sebagai kasus pembunuhan.

Inggris menyalahkan Rusia berperan dalam operasi meracuni duo Skripal. Kremlin membantah keterlibatannya, dan insiden itu memicu pengusiran diplomatik besar-besaran ketika hubungan antara negara-negara memburuk.

Polisi mengatakan sumber Novichok yang membunuh Sturgess adalah botol kecil yang mereka temukan di rumah Rowley. Lebih dari 400 barang telah ditemukan sebagai bagian dari investigasi kasus pembunuhan.

Paul Cosford dari dinas kesehatan publik Inggris mengatakan bahwa Rowley sudah aman untuk meninggalkan rumah sakit.

“Keberhasilan Rowley (melewati fase kritis keracunan) tidak menimbulkan risiko bagi siapa pun di masyarakat,” ujar Cosford, dalam sebuah pernyataan. (Reuters/The Epoch Times)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Perjalanan Kirab Obor Asian Games 2018 Sepanjang 18.000 KM Sudah Dimulai, Lihat Jadwalnya

Epochtimes.id- Prosesi penyalaan api obor atau torch relay Asian Games 2018 sudah dimulai dari pengambilan Api Abadi di Major Dhyan Chand National Stadium, India (15/7/2018) dan Api Abadi tersebut telah diserahkan kepada atlet legendaris Indonesia, Susi Susanti sebagai pembawa obor utama Asian Games 2018 untuk dibawa ke Yogyakarta.

Setelah diinapkan sehari di Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta, Api Abadi tersebut kemudian akan dipertemukan dengan Api Abadi yang diambil dari Mrapen, Jawa Tengah pada acara konser pelepasan resmi Asian Games Torch Relay di Candi Prambanan (18/7/2018).

Pengambilan Api Abadi Mrapen telah dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Api Abadi Mrapen yang merupakan fenomena geologi sumber api yang keluar dari perut bumi dan tidak pernah padam meski diguyur hujan tersebut, mala mini akan dipertemukan dengan Api Abadi dari India melalui satu seremoni penyalaan kirab obor atau torch relay Asian Games 2018 di Candi Prambanan, Jawa Tengah.

Kemeriahan Konser Kirab Obor ini akan didukung dengan kehadiran 45 perwakilan negara peserta Asian Games 2018 serta para atlet dan artis ternama Indonesia.

Api Obor Asian Games sebelum dibawa oleh para pelari kirab obor melewati 18 Propinsi, 54 kota, dan 64 titik dalam 35 hari sejauh 18,000 kilometer. Kirab obor selama satu bulan penuh tersebut akan melibatkan ribuan masyarakat setempat.

Dimulai dengan dibawa mengelilingi kota Yogyakarta, Kirab obor akan berlanjut menuju kota Surakarta atau lebih dikenal dengan nama Solo.

Ini Jadwal Kirab Obor Asian Games 2018 :

  1. Prambanan-Daerah Istimewa Yogyakarta-Solo (17-19 Agustus)
  2. Blitar Kepanjen-Malang-Bromo-Probolinggo-Situbondo-Bondowoso, Jawa Timur (19-21 Juli)
  3. Banyuwangi, Jawa Timur (21-23 Juli)
  4. Gilimanuk-Kuta-Denpasar-Garuda Wisnu Kencana, Bali (23-24 Juli)
  5. Mataram, Nusa Tenggara Barat (24-25 Juli)
  6. Raja Ampat-Sorong, Papua (26-28 Juli)
  7. Tanjung Bira-Makassar, Sulawesi Selatan (28-30 Juli)
  8. Banjarmasin, Kalimantan Timur (30-31 Juli)
  9. Banda Aceh (31 Juli)
  10. Danau Toba, Sumatera Utara (31 Juli- 1 Agustus)
  11. Pekanbaru, Riau (1-2 Agustus)
  12. Bukit Tinggi, Sumatera Barat (2-3 Agustus)
  13. Jambi (3 Agustus)
  14. Palembang-Banyuasin-Pematang Hilir-Prabumulih-Jakabaring Sports Center-Ogan Ilir, Sumatera Selatan (4-7 Agustus)
  15. Bandar Lampung (8-9 Agustus)
  16. Serang, Banten (9-10 Agustus)
  17. Kab. Purwakarta-Bandung-Garut, Jawa Barat (10-13 Agustus)
  18. Cianjur-Bogor (13-15 Agustus)
  19. Bogor-Istana Negara-Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta (15-18 Agustus)

Kirab obor akan melintasi tempat-tempat yang menjadi destinasi wisata Indonesia. Oleh karena itu, Panitia Pelaksana Asian Games 2018 percaya bahwa kirab obor ini dapat membantu promosi pariwisata Indonesia dan mendatangkan wisatawan mancanegara maupun domestik. (asr)

Menkeu AS : Renminbi Melemah Akibat Manipulasi Otoritas Beijing

oleh Xia Yu

Reuters melaporkan bahwa Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengeluarkan peringatan kepada Tiongkok pada Jumat bahwa Departemen Keuangan AS sedang mengamati secara seksama tanda-tanda nilai mata uang Renminbi melemah yang diakibatkan oleh manipulasi dari pihak berwenang Tiongkok.

Dalam wawancara dengan Reuters di Sao Paulo, Brazil, Mnuchin mengatakan bahwa dalam laporan semi-tahunan Departemen Keuangan tentang manipulasi nilai tukar, masalah pelemahan nilai tukar RMB akan diperiksa.

Laporan ini akan dirilis pada 15 Oktober dan akan ditinjau berdasarkan kegiatan dalam enam bulan pertama tahun 2018.

“Tidak perlu diragukan lagi mata uang yang lemah akan memberi mereka (Tiongkok) keuntungan yang tidak adil” kata Steven Mnuchin. “Kami akan memeriksa dengan sangat hati-hati apakah mereka memanipulasi nilai mata uang”

Spekulasi mengarah pada Tiongkok adalah negara yang memanipulasi nilai mata uangnya

Pernyataan Mnuchin sekali lagi memicu spekulasi bahwa Amerika Serikat mungkin menunjuk Tiongkok sebagai negara manipulator nilai mata uangnya. Meskipun Trump selama kampanye presiden sering menuduh Tiongkok meremehkan nilai Renminbi demi mempromosikan ekspor dan ‘mencuri’ manufaktur AS, namun, Departemen Keuangan masih tidak membuat tuduhan tersebut.

Steven Mnuchin mengatakan bahwa dia curiga bahwa manipulasi nilai mata uang yang dilakukan otoritas keuangan Tiongkok sebagian karena Renminbi berada dalam posisi naik dan atau stabil pada masa awal tahun ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, anggota bipartisan AS dan produsen telah lama mengeluh bahwa otoritas Beijing memang sengaja melemahkan nilai renminbi yang bertujuan agar  perusahaan Tiongkok memiliki keuntungan harga yang tidak adil dalam perdagangan internasional.

Presiden Trump dalam sebuah wawancara dengan CNBC pada hari Kamis (19 Juli) mengatakan bahwa, nilai tukar RMB baru-baru ini jatuh seperti batu sehingga menyebabkan dolar AS menguat. “Ini tidak menguntungkan kita.”

Hari Jumat (20 Juli), Trump menyampaikan pesan melalui Twitter mengkritik Tiongkok, Uni Eropa yang telah memanipulasi mata uang dan menurunkan suku bunga.

Rate tengah dolar AS – RMB diturunkan paling banyak dalam 2 tahun terakhir

Pada hari Jumat, nilai RMB terhadap dolar AS anjlok pada awal perdagangan, melanjutkan momentum penurunan yang terjadi pada hari sebelumnya. Dalam perdagangan tak terputus di pasar Hongkong, RMB pernah menyentuh USD. 6.8363 yang merupakan terendah sejak bulan Juni 2017. Sedangkan di pasar domestik, nilai tukar RMB juga turun sampai menyentuh level terendah dalam setahun.

Dilihat dari transaksi mingguan pekan ini, nilai RMB lepas pantai turun 1.4%, penurunan lebih besar dari 2 minggu sebelumnya.

Bank sentral Tiongkok menetapkan kurs tengah harian berdasarkan situasi terakhir pasar valuta asing dan memungkinkan nilai tukar RMB berfluktuasi dalam kisaran 2%. Bank sentral Tiongkok pada hari Jumat telah menetapkan kurs tengah USD. 1 = RMB. 6,7671 atau turun 0,9%, penurunan yang terbesar dalam dua tahun terakhir.

Wall Street Journal melaporkan bahwa dalam 2 hari ini Renminbi telah menunjukkan  penurunan yang besar dan cepat. Penurunan selain disebabkan oleh menguatanya dolar AS, tetapi ada berbagai indikasi bahwa momentum pertumbuhan ekonomi Tiongkok sedang melambat, di bawah eskalasi perang perdagangan dengan AS, pasar berspekulasi bahwa Bank Sentral Tiongkok memang berniat untuk membiarkan nilai Renminbi menurun.

Reuters mengutip ucapan sumber yang memahami kebijakan Tiongkok memberitakan bahwa, karena momentum perekonomian Tiongkok melemah dan risiko sengketa perdagangan dengan Amerika Serikat, otoritas Beijing ingin melihat nilai RMB melemah. Bahkan intervensi hanya untuk mencegah nilai tukar jatuh terlampau drastis atau untuk memulihkan kepercayaan pasar.

Mnuchin akan membahas masalah agresi ekonomi Tiongkok dalam G20 Menkeu

Para menkeu Kelompok 20 (G20) akan mengadakan pertemuan akhir pekan ini di Argentina, kata seorang pejabat senior Departemen Keuangan AS pada 18 Juli bahwa Mnuchin ada rencana untuk mengadakan pembicaraan bilateral resmi dengan para pejabat Tiongkok selama G20.

Laporan Agence France-Presse menyebutkan bahwa pejabat senior Departemen Keuangan AS  akan menggunakan pertemuan satu jam untuk membicarakan masalah Tiongkok dan isu agresi ekonomi Tiongkok bersama menkeu dari 7 negara industri besar dalam Kelompok 20.

Khususnya, dalam pertemuan yang tidak dihadiri perwakilan dari Tiongkok ini Mnuchin sekali lagi akan mengecam tindakan pemerintah Tiongkok yang menyimpang dari aturan ekonomi pasar, termasuk memberikan subsidi dan kredit ekspor kepada produsen komoditas ekspor.

Steven Mnuchin pada hari Jumat mengatakan bahwa pekan ini ia akan berada di Buenos Aires untuk menghadiri pertemuan menkeu G20, membahas isu kebijakan ekonomi non-pasar Tiongkok dengan ketujuh negara industri besar G20 yakni, Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia dan Jepang.

Mnuchin mengatakan bahwa administrasi Trump bersikap terbuka dalam menghadapi negosiasi tarif komoditas impor Tiongkok, tetapi itu hanya terjadi jika otoritas Beijing  membuat perubahan yang berarti terhadap masalah transfer teknologi, kebijakan joint venture dengan itikad baik.

“Kami menghendaki mereka (pemerintah Tiongkok) untuk mematuhi aturan. Ini berarti bahwa tidak ada kewajiban untuk mentransfer teknologi, tidak ada kewajiban untuk mendirikan perusahaan secara join venture, dan membuat perusahaan kami memiliki kesempatan untuk bersaing di pasar secara adil,” kata Steven Mnuchin.

“Masalah-masalah ini sama dihadapi oleh negara G7, maka akan dibahas bersama,” ujarnya. (Sin/asr)

AS Tidak Bahas Pelonggaran Sanksi Sebelum Korut Ambil Tindakan Nyata

oleh Zhang Ting

Duta Besar Belanda untuk PBB Karel van Oosterom mengutip ucapan Menlu AS Mike Pompeo kepada duta besar Dewan Keamanan PBB pada Jumat (20/07/2018) mengatakan, pembahasan soal pelonggaran sanksi baru akan dilakukan setelah rezim Korea Utara memiliki ‘tindakan nyata’.

Pada hari yang sama, Amerika Serikat juga mendesak dunia terutama kepada Tiongkok  dan Rusia untuk melanjutkan sanksi terhadap Korea Utara.

Reuters memberitakan, duta besar Belanda untuk PBB Karel juga adalah ketua komite sanksi Korea Utara dari Dewan Keamanan. Pada hari Jumat, Pompeo memberikan pengarahan informal kepada para duta dari 15 anggota Dewan Keamanan tentang denuklirisasi Korea Utara.

“Menlu Pompeo dengan jelas menyebutkan bahwa kita membutuhkan tindakan nyata (dari Korea Utara), hanya dengan tindakan nyata kita bersedia untuk memulai pembahasan (soal pelonggaran sanksi)”, demikian kata Karen di depan para wartawan.

Saat ini tidak jelas apasaja ‘tindakan nyata’ yang perlu dilakukan Korea Utara.

Selain itu, Pompeo dan Duta Besar AS untuk PBB, Nikky Haley pada hari Jumat itu juga memberikan peringatan kepada Korea Utara untuk melaksanakan tindakan sesuai dengan komitmen denuklirisasi yang dibuat bersama. Dan mengatakan bahwa dunia, termasuk Tiongkok dan Rusia perlu terus menerapkan sanksi sampai Korea Utara memenuhi komitmennya.

Nikky Haley menuduh Tiongkok komunis dan Rusia telah menghambat tindakan yang dipromosikan oleh Amerika Serikat. Tindakan ini bertujuan untuk menghentikan penjualan tambahan produk minyak yang dimurnikan ke Korea Utara.

“Hari ini, kami memberi tekanan kepada Tiongkok komunis dan Rusia, meminta mereka untuk mematuhi (sanksi) dan menjadi penolong yang baik bagi kami dalam merealisasikan denuklirisasi” kata Haley, “Jika kita ingin melihat keberhasilan, kita harus melihat respon dari Ketua Kim (Jong-un), dan kita perlu untuk terus mempertahankan garis utama ini sampai hal itu terjadi”

Di depan para wartawan Haley mengatakan bahwa dalam lima bulan pertama tahun ini, ada 89 kasus pelanggaran sanksi minyak. Amerika Serikat memiliki bukti foto bahwa Korea Utara dan negara-negara asing melakukan transfer minyak dengan cara kapal ke kapal.

Menlu Pompeo mengatakan, termasuk pelanggaran sanksi lainnya yang harus dihentikan, yaitu penyelundupan batu bara Korea Utara, dan menindak masalah perekrutan tenaga kerja  asal Korea Utara di beberapa negara.

Pompeo menegaskan kembali bahwa meskipun ia ada kemajuan dalam pembicaraannya dengan pihak Korea Utara, tetapi ia jelas dibuat frustrasi oleh kurangnya tindakan konkrit dari rezim Pyongyang.

“Apa yang perlu kita saksikan ? Kita perlu melihat Ketua Kim (Jong-un) melakukan apa yang dia janji lakukan kepada dunia. Inilah fakta”

Media Jepang ‘Yomiuri Shimbun’ pada 16 Juli mengutip beberapa sumber berita dari Korea Selatan, AS dan Jepang melaporkan bahwa, Selama Pompeo berada di Pyongyang pada 6 – 7 Juli, ia telah memperingatkan Kim Yong-chol : “Toleransi yang diberikan Amerika Serikat  terbatas”.

Kepada Kim Yong-chol Pompeo mengatakan : “Info intelijen menunjukkan bahwa kalian sedang meningkatkan produksi uranium yang diperkaya dan menyembunyikan fasilitas nuklir dan sejumlah hulu ledak nuklir. Fasilitas pembuatan rudal di Hamhung sedang dalam pembangunan perluasan. Ini bukan hal yang menguntungkan bagi hubungan AS – DPRK”

Pada akhir bulan lalu, Pompeo mengatakan dalam sebuah sidang dengar pendapat di Kongres AS bahwa Korea Utara tetap menjadi ancaman bagi masyarakat internasional. Dia juga mengatakan bahwa Tiongkok komunis sampai batas tertentu telah melonggarkan sanksi terhadap Korea Utara.

“Kami melihat bahwa Tiongkok komunis tidak bekerja sekeras 6 bulan  atau setahun yang lalu dalam hal mencegah pengiriman barang yang terkait sanksi PBB melewati perbatasan Tiongkok – Korea Utara.” (Sin/asr)

Sanksi Terberat AS Kian Dekat Rezim Iran Ngotot Pertahankan Kesepakatan Nuklir Lama

0

EpochTimesId – Amerika Serikat bersiap untuk menerapkan kembali sanksi-sanksi terhadap Republik Islam Iran. Namun, rezim justru bergegas untuk mengumpulkan sisa-sisa kesepakatan nuklir yang ‘dibuang’ oleh Presiden AS, Donald Trump pada bulan Mei 2018.

Kedua negara telah mengirim delegasi ke Eropa dan Asia untuk meyakinkan negara-negara untuk mendukung atau menentang sanksi. Iran, bagaimanapun, jauh tertinggal dalam pertarungan tersebut.

Perjanjian nuklir Iran ditandatangani selama pemerintahan Obama oleh lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Mereka adalah Amerika Serikat, Rusia, Tiongkok, Inggris, dan Prancis, bersama dengan Jerman. Sebelum ditandatangani, perjanjian dikecam karena tidak adanya puluhan miliar dolar untuk Iran, dan tidak memasukkan batas waktu pada klausul yang membatasi program nuklir Iran, sehingga memungkinkan Iran untuk mengembangkan senjata nuklir pada 2026.

Pada tanggal 8 Mei 2018, Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan menarik diri dari kesepakatan dan menerapkan kembali ‘tingkat tertinggi dalam sanksi ekonomi’, yang sempat dicabut berdasarkan kesepakatan.

Dua minggu setelahnya, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo menetapkan 12 tuntutan yang harus dipenuhi Iran agar Amerika Serikat kembali mencabut sanksi. Di bawah tuntutan itu, Iran harus menghentikan pengayaan uranium, mendistribusikan rudal balistik, dan mengembangkan rudal-rudal berkemampuan nuklir.

Iran juga harus membebaskan warga Amerika Serikat yang ditahan dan sekutu-sekutunya, serta berhenti mendukung kelompok-kelompok teroris dan milisi termasuk Hizbullah, Hamas, Huthi, dan Jihad Islam Palestina. Selain itu, Iran harus menarik pasukannya dari Suriah dan berhenti mengancam sekutu AS, termasuk ancamannya untuk menghancurkan Israel dan serangan rudal ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, yang telah dikaitkan dengan Iran.

“Iran akan dipaksa untuk membuat pilihan: berjuang untuk mempertahankan ekonomi untuk dukungan kehidupan di dalam negeri, atau terus menyia-nyiakan kekayaan berharga untuk perkelahian di luar negeri,” kata Pompeo. “Negara itu tidak akan memiliki sumber daya untuk melakukan keduanya.”

Sanksi pertama yang diterapkan kembali pada 6 Agustus termasuk sanksi terhadap sektor otomotif Iran, serta emas dan perdagangan logam utama lainnya. Sanksi yang tersisa akan kembali diterapkan pada 4 November, termasuk yang terkait dengan transaksi berbasis energi dan minyak, serta transaksi dengan bank sentral Iran.

Setelah pengumuman Pompeo, departemen luar negeri dan departemen keuangan mengirim tim ke lebih dari selusin negara di Eropa dan Asia Timur. “Mereka membangun upaya global yang kuat untuk mengisolasi Iran, termasuk memangkas penjualan minyak mentahnya menuju nol,” kata Brian Hook, direktur kebijakan perencanaan untuk Departemen Luar Negeri AS, dalam briefing 2 Juli.

Hook menambahkan, Ekonomi Iran sudah merasakan tekanan. Mata uangnya, rial, diperdagangkan kurang dari 10.000 dolar satu dekade yang lalu. Kini, rial diperdagangkan lebih dari 43.000 dolar. Orang Iran yang membeli dolar di pasar ilegal bahkan harus membayar 80.000 real per dolar.

“Lebih dari 50 perusahaan internasional, khususnya di sektor keuangan dan energi, telah meninggalkan Iran,” imbuh Hook.

Sementara itu, Iran berusaha untuk meyakinkan negara-negara terkait untuk menentang dan mencari jalan menghindari sanksi.

Pada 23 Mei, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif mengirim surat kepada rekan-rekannya di negara-negara lain yang menyatakan bahwa mitra ekonomi Iran dan penandatangan lainnya dari kesepakatan nuklir. “Perlu memastikan bahwa Iran dikompensasi tanpa syarat untuk penarikan diri AS,” tulis Zarif dalam suratnya.

Zarif berkomentar di Twitter, menunjuk pada catatan gangguan militer Amerika Serikat di Timur Tengah.

“Mereka yang tinggal di rumah kaca tidak boleh melempar batu,” katanya dalam sebuah tweet pada 28 Juni.

Twitter dilarang di Iran.

Pada awal Juli, Rouhani mengunjungi Swiss dan Austria.

Perusahaan-perusahaan Swiss telah berfungsi sebagai perantara bagi bisnis Jerman untuk menjual teknologi dual-guna ke Iran, seorang pejabat intelijen yang pensiun sebelumnya mengatakan kepada The Epoch Times. Teknologi penggunaan ganda dapat melayani tujuan damai yang sah, tetapi juga dapat digunakan untuk tujuan militer lebih lanjut, seperti mengembangkan senjata nuklir.

Dia mengatakan perusahaan akan mengabaikan implikasi keamanan untuk dijual ke Iran.

Kesepakatan Iran memungkinkan perusahaan-perusahaan tersebut untuk berdagang dengan Iran secara terbuka, kata seorang mantan kontraktor intelijen AS. “Itu sebabnya negara-negara Barat di Eropa mendorong AS untuk tetap dalam kesepakatan Iran, karena mereka memiliki investasi besar di Iran.”

Setelah sanksi dicabut, perdagangan Eropa dengan Iran hampir tiga kali lipat, mencapai 25 miliar dolar AS pada 2017, menurut Statista. Amerika Serikat sendiri telah berdagang dengan Iran dalam kisaran 200 juta hingga 300 juta dolar per tahun.

Selain Eropa, Rusia dan Tiongkok telah mendukung menjaga kesepakatan Iran tetap hidup bahkan tanpa Amerika Serikat. Namun, masih harus dilihat seberapa jauh mereka akan bersedia mengambil risiko mendapat sanksi dari Amerika Serikat.

Pompeo sudah menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak berencana mengeluarkan pengecualian dari sanksi, bahkan terhadap sekutu Eropa.

Iran menuduh Amerika Serikat melakukan ‘bullying’ dan bahkan memprakarsai sebuah proses terhadap sanksi di Pengadilan Internasional.

Namun Pompeo mengatakan, 12 tuntutan itu menetapkan ‘standar perilaku yang sangat rendah’ bagi Iran untuk dicapai.

“Ini adalah perilaku standar yang kami harapkan dari negara-negara di seluruh dunia,” katanya. “Tidak ada kategori khusus orang-orang yang diizinkan menembakkan rudal ke Riyadh.” (The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Amphibi Wisata Ala Perang Dunia Tenggelam di Amerika Belasan Orang Tewas

0

EpochTimesId – Sebuah kendaraan amfibi ala Perang Dunia Dua yang membawa 31 penumpang termasuk anak-anak, terbalik dan tenggelam, di Amerika Serikat. ‘Kapal Bebek’ itu terbalik ketika badai ‘microburst’ melanda Danau Table Rock di luar kota wisata Branson, Missouri, pada hari Kamis (19/7/2018) sore waktu setempat.

Penyelam berhasil menarik empat jenasah terakhir dari reruntuhan “perahu bebek”. Dengan demikian, sebanyak 17 orang dipastikan tewas, dalam salah satu insiden turis paling mematikan di AS dalam beberapa tahun terakhir.

Wendy Doucey, seorang manajer kantor di kantor sheriff Stone County, mengatakan, boat itu tenggelam hingga 80 kaki atau sekitar 24 meter di bawah permukaan air.

“Sangat penting bahwa kami mencari tahu pasti peristiwa apa yang terjadi,” kata Gubernur Michael Parson pada konferensi pers Jumat pagi, waktu setempat.

Kantor Gubernur Missouri mengumumkan bahwa sembilan dari 17 orang yang tewas dalam kecelakaan perahu bebek itu berasal dari keluarga yang sama. Dua anggota keluarga itu selamat, seperti dilansir The Associated Press.

“Apa yang terjadi di sini tadi malam adalah tragedi yang memilukan, dan kita semua harus bekerja bersama untuk mendukung para korban dan keluarga mereka,” sambung Gubernur dari partai Republik, dalam rilis tertulis situs web negara bagian.

“Upaya berani dari penanggap darurat dan penyelamat sipil membantu mencegah tragedi yang lebih buruk, karena orang-orang bergegas untuk membantu dalam kondisi yang sangat berbahaya. Saya terinspirasi oleh kisah-kisah yang saya dengar dari beberapa orang yang menjadi bagian dari upaya penyelamatan dan sangat didorong oleh kekuatan anggota keluarga korban yang saya temui hari ini. Kami berdoa untuk semua orang yang terkena dampak tragedi mengerikan ini.”

Dua puluh sembilan penumpang dan dua anggota awak berada di atas kapal di Table Rock Lake oleh Branson ketika badai menerjang daerah itu, kata para pejabat kepada ABC News.

Investigasi dalam mengungkap penyebab kecelakaan sedang berlangsung.

“Kami adalah komunitas senyuman,” kata Walikota Branson, Karen Best kepada ABC. “Tapi untuk 16, 17, 18 jam terakhir, kami telah menjadi kota air mata dan kota yang sunyi, dan memastikan bahwa kami dapat memberikan semua yang mereka butuhkan.”

“Sementara mereka sedang menyelidiki, hal yang harus dilakukan adalah kami tetap fokus pada keluarga, dan sekali lagi menjaga mereka dalam pikiran dan doa-doa kami,” tambah Best. “Kami sangat tangguh.”

Salah seorang saksi mata, Jennie Carr mengaku melihat detik-detik perahu tenggelam. Perahu bebek itu, menurutnya tenggelam perlahan-lahan.

“Perahu itu tidak bisa berjalan sangat cepat. Dia terus tenggelam ke dalam air sedikit demi sedikit. Sampai ombak menembus puncaknya. Anda benar-benar tidak bisa melakukan apa-apa,” kata Carr pada acara NBC Today.

Sementara itu, perusahaan pemilik perahu bebek itu, Ripley Entertainment, mengatakan bahwa mereka sedang bekerjasama dengan keluarga korban.

“Prioritas nomor satu kami adalah keluarga dan karyawan kami yang terkena dampak kecelakaan tragis ini,” kata juru bicara perusahaan, Suzanne Smagala-Potts.

Danau Table Rock adalah waduk seluas seratus kilometer persegi. Branson, kota wisata di barat daya Missouri, adalah tujuan wisata yang ramah keluarga. Mereka memiliki tempat-tempat wisata seperti teater makan malam ‘Dolly Parton’s Stampede’, Amazing Acrobats of Shanghai, dan museum Titanic dengan model bagian depan kapal yang tenggelam.

Perahu bebek yang tenggelam dapat melakukan perjalanan di darat dan air. Akan tetapi mereka telah terlibat dalam sejumlah kecelakaan fatal.

“Perahu bebek adalah perangkap kematian,” kata Andrew Duffy, seorang pengacara yang firma hukumnya menangani litigasi terkait dengan kecelakaan perahu bebek, The Associated Press melaporkan.

“Mereka tidak cocok untuk air atau tanah karena mereka setengah mobil dan setengah perahu.”

Sebanyak 13 orang meninggal pada tahun 1999, ketika perahu bebek yang mereka tumpangi tenggelam di dekat Sumber Air Panas Arkansas.

Kecelakaan lainnya terjadi pada tahun 2016. Perusahaan yang membangun perahu bebek itu, Ride the Ducks International LLC, setuju untuk membayar denda 1 juta dolar AS (sekitar 14 miliar) setelah salah satu kendaraan, yang beroperasi di darat serta air itu, bertabrakan dengan bus di Seattle, dan menewaskan lima siswa internasional. Perusahaan mengakui gagal mematuhi aturan manufaktur kendaraan AS.

Selain itu, dua turis meninggal di Philadelphia pada tahun 2010 ketika perahu bebek yang mereka tumpangi ditabrak tugboat di Sungai Delaware. (The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Belasan Orang Terluka dalam Insiden Penusukan di Bus Jerman

EpochTimesId – Seorang pria melakukan serangan penusukan membabi buta dengan pisau terhadap penumpang bus yang penuh sesak di Jerman utara, Jumat (20/7/2018). Insiden menyebabkan sedikitnya 14 orang terluka. Saat ini, tersangka telah ditangkap dan motifnya sedang didalami pihak berwenang. Namun, jaksa Jerman mengatakan bahwa tidak mengesampingkan faktor terorisme.

Menurut laporan media ‘Daily Mail’, para saksi mata yang ngeri menghadapi insiden menggambarkan bahwa situasi ‘pembantaian’ terjadi saat bus sedang berjalan. Setiba di daerah Luebeck, pria yang diduga teroris itu melemparkan tas ke lantai setelah mencabut sebilah pisau dapur dari dalam tas tersebut. Dia lalu menyerang penumpang secara membabi buta.

Laporan media lokal menyebutkan bahwa salah satu korban yang diserang tersangka itu adalah seorang wanita tua yang baru saja memberikan tempat duduknya. Dada wanita tersebut ditusuk tersangka. Pengemudi bus yang mengetahui ada masalah terjadi dalam bus lalu menghentikan laju kendaraan agar penumpang lainnya dapat meloloskan diri dari ancaman. Meskipun akhirnya sopir tersebut juga diserang oleh penjahat itu.

Kebetulan, sebuah mobil polisi berada di daerah Kuecknitz yang tidak jauh dari bus segera tiba di TKP. Tersangka berhasil dilumpuhkan, dan dibawa ke kantor polisi.

Kepolisian Schleswig-Holstein mengatakan, insiden tersebut menyebabkan 14 orang terluka. Sejauh ini, tidak ada laporan korban meninggal dunia.

Menurut media Luebecker Nachrichten, tersangka adalah seorang pria berumur sekitar 30-an, yang mengaku berasal dari Iran.

Meskipun motif pelaku dan identitas lengkap tidak dikonfirmasikan, juru bicara kejaksaan Lubeck, Ulla Hingst mengatakan pada Jumat sore bahwa, “Tidak menutup kemungkinan pelaku memiliki latar belakang teroris.”

Hingst menambahkan bahwa pihak kepolisian sedang menyelidiki ransel yang mencurigakan.

Setelah beberapa serangan ekstremis Islam dalam beberapa tahun terakhir, Jerman menaruh kewaspadaan yang tinggi terhadap aksi terorisme. Kanselir Jerman, Angela Merkel berada di bawah tekanan luar biasa dari warga karena kebijakan imigrasinya. Pada hari Jumat, dia mengatakan tidak akan mundur dari jabatan. (Zhang Ting/ET/Sinatra/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA