Gempa di NTB, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Tak Tempati Bangunan yang Rusak

Epochtimes.id- Kepala Badan Meteorologi, Klimatalogi, dan Geofisika (BMKG) Pusat, Dwikorita Karnawati meminta masyarakat untuk waspada terhadap ancaman gempa susulan meskipun dengan intensitas dan magnitude yang kecil.

Dwikorita mengatakan hingga pukul 15.00 (29/07/2018) telah terjadi 133 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar 5,7 SR. Meski demikian masyarakat diminta tetap tenang.

“Kami meminta masyarakat untuk tetap waspada namun tetap tenang dan jangan panik,” harapnya.

Sehubungan dengan masih adanya gempa-gempa susulan, masyarakat diimbau supaya tidak menempati bangunan-bangunan yang kondisinya sudah rusak akibat gempa utama.

Gempa bumi tektonik ini mengguncang Lombok, Bali dan Sumbawa Minggu (29/7) dengan kekuatan 6,4 SR.

Gempa yang terjadi sekitar pukul 05.47 WIB tersebut terletak pada koordinat 8,4 LS dan 116,5 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 47 km arah timur laut Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 24 km.

Kepala BMKG juga meminta masyarakat untuk tidak mempercayai berita hoax yang menyebar pasca gempa. Hingga saat ini, kata dia, BMKG terus memantau perkembangan gempa dari Pusat Gempa Nasional (PGN) Jakarta.

Lebih lanjut, Dwikorita menerangkan hasil analisis BMKG bahwa gempa bumi yang terjadi di Lombok merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back Arc Thrust). Gempa bumi dipicu deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Guncangan gempabumi ini dilaporkan telah dirasakan di daerah Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Mataram, Lombok Tengah, Sumbawa Barat dan Sumbawa Besar pada skala intensitas II SIG-BMKG (IV MMI), Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Karangasem, Singaraja dan Gianyar II SIG-BMKG (III-IV MMI). Sementara di Bima dan Tuban II SIG-BMKG (III MMI), Singaraja pada skala II SIG-BMKG atau III MMI dan Mataram pada skala II SIG-BMKG atau III MMI. (asr)

Militer AS Jemput 55 Kerangka Jenazah Tentara AS yang Tewas dalam Perang Korea

oleh Xu Jian

Hari Jumat (27/07/2018) adalah peringatan ke-65 tahun penandatanganan Perjanjian Gencatan Senjata Korea. Gedung Putih telah mengkonfirmasi bahwa Korea Utara telah mengembalikan kerangka jenazah tentara AS yang tewas dalam Perang Korea. Presiden Trump mengirim berita tweet untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya.

Sekitar pukul 5:55 pagi hari waktu setempat, sebuah pesawat angkut transportasi C-17 dengan  dikawal oleh 2 buah pesawat tempur lepas landas dari Pangkalan Angkatan Udara Osan di Korea Selatan, terbang menuju Bandara Yuanshan yang terletak di bagian timur Korea Utara, dan tiba kembali ke Pangkalan Osan Korea Selatan pada sekitar pukul 11:00 pagi dengan membawa kotak kayu yang berisikan kerangka jenazah dari tentara AS.

Setelah pesawat pengangkut membawa peti tiba di Korea Selatan, militer AS mengatur upacara penyambutan di Pangkalan Angkatan Udara Osan. Semua tentara AS yang ditempatkan di Korea Selatan berpartisipasi dalam acara di pagi hari tersebut.

Setelah pesawat pengangkut berhenti di depan penjaga kehormatan yang terdiri dari 10 orang prajurit membawa bendera Amerika, bendera Korea Selatan dan bendera PBB, sekelompok prajurit lain naik ke pesawat pengangkut, tak lama kemudian mereka membawa turun kotak-kotak kayu yang masing-masing dibungkus bendera biru dan putih PBB dengan kedua tangan untuk dibawa menuju mobil van yang disiapkan di tepi landasan. Semua prajurit menyaksikan mobil van bergerak pergi dengan memberi hormat.

Mengembalikan kerangka jenasah tentara AS yang gugur dalam Perang Korea merupakan salah satu topik penting yang dibicarakan pada KTT Trump – Kim Jong-ung pada bulan Juni di Singapura.

Trump menulis pesan di Twitter : Hari ini setelah sekian tahun berlalu, telah menjadi momen yang sangat penting bagi banyak keluarga. Terima kasih Kim Jong-un.

Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan : “Hari ini, (Kim Jong-un) memenuhi komitmennya kepada presiden, yaitu mengembalikan kerangka jenasah para prajurit AS” “Kami terinspirasi oleh tindakan Korea Utara dan momentum perubahan positif mereka”

Peti kerangka Jenasah tentara AS yang baru tiba di Pangkalan AU Osan tersebut rencananya akan diterbangkan menuju Hawaii pada 1 Agustus nanti guna analisis DNA.

Militer AS juga akan mengadakan upacara peringatan untuk kemudian dikuburkan di daratan Amerika Serikat.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada hari Rabu (25 Juli) dalam pertemuannya dengan Harry Harris, Dubes AS untuk Korea Selatan mengatakan bahwa, penyerahan kembali kerangka jenasah tentara AS ini dapat membantu memberikan pengaruh positif dalam negosiasi nuklir antara Amerika Serikat dan Korea Utara.

NBC News mengutip data dari Departemen Pertahanan AS menyebutkan bahwa sekitar 7.800 orang tentara Amerika telah hilang selama Perang Korea berkobar, dan diyakini masih ada sekitar 5.300 kerangka jenasah tentara AS yang tersisa di Korea Utara.

Antara tahun 1996 dan 2005, Kelompok Pencarian Militer Gabungan AS-Korut menemukan kembali 229 kerangka jenasah. Namun, karena konflik mengenai pengembangan senjata nuklir antara Amerika Serikat dan Korea Utara, sehingga usaha pemulangan kerangka selama ini jadi terhenti.

Perang Korea telah berkobar pada 25 Juni 1950 hingga 27 Juli 1953 perjanjian gencatan senjata ditandatangani. Perang telah merenggut ratusan ribu nyawa manusia, termasuk 600.000 orang rakyat Tiongkok yang menjadi tentara sukarelawan, 60.000 orang tentara Korea Selatan dan 36.000 orang tentara AS. (Sin/asr)

 

Suhu Los Angeles Cukup Panas untuk Memasak di Mobil

0

EpochTimesId – Ada banyak cara untuk mengetahui seberapa panas cuaca sebuah kota. Namun, mencoba memasak makanan di dasbor mobil Anda mungkin yang paling mengejutkan dari semuanya. Yang cukup menarik, itu bisa dilakukan!

Staf dari Take Two, sekelompok wartawan lokal di Los Angeles, menantang panas dengan memasak tiga hidangan. Mereka memasak gyoza sayuran Thai beku, satu quesadilla, dan beberapa kue cokelat chip. Itu adalah remake yang epik dari demo cookies Buzzfeed sebelumnya yang dipanggang di dashboard Arizona, menurut LAist.

https://twitter.com/_tamika_adams/status/1022204149599895552

Makanan mentah itu ditempatkan di atas nampan yang dibungkus dengan kertas timah atau aluminium foil. Staf kemudian memasukkan nampan ke oven eksperimental mereka, mobil Honda keluaran tahun 2010, di tempat parkir.

Menurut Departemen Pertanian AS atau USDA, makanan harus dimasak secara menyeluruh pada suhu internal yang aman. Suhu yang dibutuhkan berbeda menurut jenis makanan, berkisar antara 140 hingga 165 derajat fahrenheit.

Untungnya, terik matahari sangat membantu hari itu. Suhu di dalam mobil itu mencapai lebih dari 190 derajat fahrenheit atau sekitar 87 derajat celcius. Suhu itu mencapai mencapai ujung bawah dari kisaran suhu oven pemanggang roti standar.

Setelah beberapa jam memanggang yang sukses, staf berbagi makanan dengan seisi tim redaksi. Mereka mengungkapkan reaksi mereka terhadap setiap hasil eksperimen.

Gyozas lezat di dalam, tetapi ujung-ujungnya terlalu matang. Quesadilla juga sangat kering, tetapi keju membuatnya masih bisa dimakan. Dan kue-kue itu memiliki bagian atas yang sempurna tetapi bagian dasarnya sedikit licin.

https://twitter.com/_tamika_adams/status/1022214962683437056

Secara keseluruhan, percobaan itu sukses. Staf memberikan beberapa tips kepada pembaca. Seperti misalnya mobil hitam bekerja lebih baik, dan makanan harus dibalik agar matang secara merata.

Selain itu, menjaga semua yang ada di baki terpisah sangat penting untuk mencegah sesuatu dari terlalu matang atau rasa satu sajian yang memengaruhi makanan lain.

Suhu Kota Los Angeles memang sangat panas akhir-akhir ini. Rata-rata suhu pada siang hari adalah 98 hingga 107 derajat fahrenheit (atau sekitar 37 derajat celcius). Tentu saja, suhu di dalam mobil akan jauh lebih panas dari suhu di luaran, jika mobil ditaruh dalam waktu lama di bawah sinar matahari dan pendingin atau AC tidak dinyalakan. (Annie Wang/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Amerika dan Eropa Boikot Akuisisi Aset Strategis oleh Tiongkok

EpochTimesId – Jerman minggu ini memblokir dua rencana akuisisi aset strategis Barat oleh perusahaan asal Tiongkok untuk mencegah teknologi kunci jatuh kepihak PKT. Langkah ini mencerminkan fakta bahwa Amerika Serikat dan Eropa bergabung untuk mencegah PKT memperoleh teknologi mutakhir Barat.

Wall Street Journal melaporkan bahwa pemerintah Jerman pada hari Jumat (27/7/2018) mengumumkan bahwa bank milik negara KfW telah mengakuisisi 20 persen saham operator sistem transmisi Jerman 50Hertz Transmission GmbH. Langkah itu membuat sirna harapan State Grid Corporation of China untuk mengakuisisi perusahaan tersebut.

“Pemerintah Jerman lebih mementingkan perlindungan terhadap infrastruktur energi kritis,” demikian Kementerian Ekonomi dan Keuangan Jerman menjelaskan.

“Warga dan komunitas bisnis mengharapkan pasokan energi yang dapat diandalkan,” tambahnya.

Sementara itu pada hari Kamis (26/7/2018), pemerintah Jerman atas dasar keamanan nasional telah melarang rencana transaksi penjualan perusahaan Jerman kepada investor Tiongkok. Seorang pejabat Jerman mengatakan bahwa penjualan Leifeld Metal Spinning kepada investor Tiongkok ditolak pemerintah karena dapat membahayakan ketertiban dan keamanan publik.

Larangan itu diterapkan berdasarkan undang-undang baru tahun lalu yang memberikan hak lebih besar kepada pemerintah untuk memveto transaksi merger dan akuisisi (M&A) perusahaan asing terhadap perusahaan Jerman yang memiliki kepentingan strategis.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa peraturan baru tersebut sebenarnya adalah upaya Jerman untuk mencegah teknologi kunci negaranya jatuh ke tangan PKT.

Langkah yang diambil Jerman tersebut adalah bagian dari upaya ekstensif Amerika Serikat dan Eropa untuk mengekang investasi PKT di wilayah-wilayah strategis Barat.

Pekan lalu di Amerika Serikat, Kongres mengambil tindakan untuk memperketat pemeriksaan terhadap rencana investasi asing dan transaksi luar negeri yang melibatkan teknologi pribumi. Selain itu, pemerintah Inggris mengumumkan rencana untuk melakukan tindakan yang sama demi mencegah akuisisi asing terhadap perusahaan domestik, melindungi hak paten dan aset milik Inggris lainnya.

Pada saat yang sama, negara-negara Uni Eropa seperti Italia dan Prancis juga menghalangi M&A perusahaan strategis mereka oleh pihak asing. Pada bulan Februari, pemerintah Prancis menghentikan penjualan Bandar Udara Toulouse kepada konsorsium Tiongkok.

Mikko Huotari, wakil direktur Mercator Institute for China Studies mengatakan bahwa sejumlah negara ekonomi maju sudah mulai sadar terhadap bahaya atau ancaman di masa depan atas pencaplokan aset strategis mereka oleh PKT.

Undang-undang baru yang mengatur lebih lanjut tentang M&A di Jerman ini terpicu oleh penjualan perusahaan robot Jerman KUKA pada tahun 2016 kepada Midea Group Tiongkok.

Para analis percaya bahwa investasi aktif Tiongkok di perusahaan Jerman mencerminkan ambisinya untuk mendominasi manufaktur maju sebelum tahun 2025. Laju akuisisi pihak Tiongkok mulai melambat tahun lalu, tetapi tampaknya akan dipercepat lagi mulai sekarang.

Akuisisi perusahaan Jerman oleh pihak Tiongkok sejauh tahun ini telah mencapai 1,6 miliar dolar AS. Ini belum termasuk hitungan pengeluaran dana sebesar 9 miliar dolar oleh ketua Grup Zhejiang Geely Holding, Tiongkok yang direncanakan untuk mengakuisisi 9,7 persen saham perusahaan Daimler AG. (Qin Yufei/ET/Sinatra/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Spesialis Sensor iPhone X Siap Bertaruh pada Lini Mobil Otonom

EpochTimesId – Pembuat chip AMS Austria selama ini dikenal sebagai pemasok sensor untuk iPhone X Apple. Kini, AMS berencana untuk memperluas lini bisnis mereka.

AMS akan masuk ke dalam bisnis pembuatan sensor yang cepat berkembang untuk mobil otonom (self-driving) atau mobil tanpa sopir. Perusahaan yang terdaftar di Swiss ini telah mengembangkan sensor yang dapat membantu memetakan jalan dan mengontrol pergeseran gigi dan sasis pada kendaraan otonom.

“Permintaan yang menarik untuk solusi otomotif kami terus berlanjut di lini produk,” kata Chief Executive Alexander Everke dalam konferensi pers, awal pekan ini.

Everke mengatakan AMS terlibat dengan ‘pelopor global dalam platform mobil otonom’ dan telah menarik minat yang kuat dari pemain industri lain untuk solusi pemantauan di dalam kabin.

Unit self-driving Alphabet Inc Waymo, General Motor’s Cruise, dan beberapa pembuat mobil Jerman seperti Audi VW dapat dikatakan sebagai ‘pionir global’.

Perusahaan tidak mengatakan berapa banyak uang yang dihasilkan saat ini dari industri otomotif. Akan tetapi bisnis otomotif, industri, dan medis gabungannya menyumbang 27 persen dari 686 juta dolar AS penjualan dalam enam bulan pertama.

Produsen otomotif memerlukan banyak sensor yang dapat meniru apa yang dilihat dan dirasakan oleh indra seorang pengemudi saat mengendarai mobil.

Jadi, analis melihat AMS sebagai perusahaan yang harus diperhatikan dalam hal pengembangan paket sensor canggih, terutama berkat belanja CEO di beberapa tahun terakhir.

Sejak mengambil alih pada Maret 2016, insinyur listrik telah menjual divisi yang menurutnya tidak diperlukan dan membeli beberapa spesialis khusus untuk membuat satu tempat untuk divisi sensor.

Dalam industri mobil, AMS bertujuan untuk memperluas dengan dioda laser super cepat dan daya-efektif yang digunakan untuk deteksi cahaya. Teknologi yang mulai digunakan dalam mobil self-driving VCSEL (vertical-cavity surface-emitting lasers/permukaan vertikal memancar laser).

Pasar Lidar, saat ini terbatas terutama untuk kendaraan udara tak berawak, militer, dan aplikasi teknik, diperkirakan akan tumbuh pesat selama 10 hingga 20 tahun mendatang, menurut analis Liberum.

Everke mengatakan AMS sedang melakukan diskusi lanjutan dengan produsen mengenai sensor baru yang dapat mendeteksi apakah tangan pengemudi ada di kemudi atau tidak.

Ada peluang pasar yang menarik untuk fungsi ini, kata CEO. “Lebih-lebih seperti yang kita lihat potensi untuk fungsi ini menjadi wajib untuk peraturan.” (Reuters/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Gunung Agung Kembali Erupsi, Masyarakat Diminta Tetap Tak Beraktivitas di Area 4 KM

Epochtimes.id- Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian ESDM melaporkan telah terjadi erupsi G. Agung, Bali pada Jumat (27/07/2018) pukul 14:06 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 2.000 m di atas puncak (± 5.142 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi ± 1 menit 32 detik.

PVMBG melaporkan pada saat ini G. Agung berada pada Status Level III (Siaga).

Adapun rekomendasi kepada masyarakat :

(1) Masyarakat di sekitar G. Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak G. Agung.

Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan G. Agung yang paling aktual/terbaru.

(2) Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.

Catatan PVMBG, ringkat aktivitas Level III (Siaga). G. Agung (3142 m dpl) mengalami erupsi sejak 21 November 2017.

Rekaman seismograf tanggal 27 Juli 2018 tercatat:

  • 1 kali gempa Letusan
  • 19 kali gempa Hembusan
  • 4 kali gempa Vulkanik Dangkal- 2 kali gempa Tektonik Jauh

Tanggal 28 Juli 2018 (Pk. 00:00-06:00 WITA) tercatat:

  • 5 kali gempa Hembusan
  • 1 kali gempa Vulkanik Dangkal
  • 1 kali gempa Tektonik Jauh

(asr)

Warga Laos Membutuhkan Makanan, Obat-obatan, Peti Jenazah Pasca Bendungan Jebol

Epochtimes.id- Tentara Laos mencari warga negaranya yang selamat di daerah selatan terpencil Laos pada Kamis (26/07/2018).

Pencarian ini tiga hari setelah bendungan pembangkit listrik tenaga air ambrol hingga meluapkan air melintasi sawah dan melalui desa-desa, sementara tim penyelamat memberikan bantuan bagi ribuan tunawisma.

Skala bencana masih belum jelas, sebagian karena tidak dapat diaksesnya area tersebut. Apalagi laporan dari media negara komunis itu masih minim dan kurang lengkap.

Kantor Berita resmi Laos mengatakan hanya sekitar 26 orang dikonfirmasi tewas dan lebih dari 130 orang hilang setelah bendungan jebol pada Senin lalu. Proyek ini berasal dari struktur anak perusahaan dalam pembangunan sebagai bagian dari proyek hidroelektrik.

The Vientiane Times melaporkan pada Rabu lalu menyebutkan lebih dari 3.000 sedang menunggu penyelamatan dari banjir.

Tetapi pada Kamis, surat kabar itu mengutip Perdana Menteri Thongloun Sisoulith mengatakan bahwa hanya satu orang yang ditemukan tewas.

Laporan ini menyebutkan semua orang yang mencari perlindungan di pepohonan dan atap rumah-rumah yang terendam berhasil diselamatkan.

“Komentarnya mengoreksi informasi yang salah yang dibawa oleh banyak media yang melaporkan lebih banyak kematian,” katanya. Dia menambahkan sekitar 3.060 orang menjadi tunawisma oleh bencana.

Laporan situasi dari Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan mengatakan jalan dan jembatan rusak dan delapan desa terkena banjir bandang setelah bendungan jebol di provinsi Attapeu.

Laporan ini menyebutkan perahu dan helikopter adalah satu-satunya alat transportasi di daerah yang terkena dampak.

Sekolah-sekolah di daerah aman digunakan sebagai pusat evakuasi, dan sekitar 1.300 keluarga membutuhkan tenda untuk berlindung.

Di jalan menuju kota kecil Sanamxai di daerah paling terparah, Reuters melihat truk Bantuan Norwegia membawa bantuan, termasuk air bersih dan selimut.

Phra Ajan Thanakorn, seorang biksu Buddha yang kembali dari Sanamxai, mengatakan dia telah mengirim makanan dan obat-obatan di empat truk pick-up yang datang dari Vientiane, ibukota sekitar 800 km (500 mil) ke utara, dan dia menuju ke sana untuk memuat lebih banyak.

“Situasinya benar-benar buruk,” katanya kepada Reuters.

“Semua upaya bantuan ada di Sanamxai. Ada relawan yang mendistribusikan makanan dan obat-obatan untuk orang yang selamat setiap hari di sana. Mereka masih kekurangan makanan, obat-obatan, dan peti mati. ”

Di sekolah dasar Sanamxai, Reuters melihat sekitar 100 orang yang selamat dari tujuh desa yang dirawat oleh dokter, tentara, dan polisi Laos.

Sebuah helikopter menggelegar di atas dan mendarat di kompleks sekolah berumput dan menurunkan sekitar belasan tentara.

Kadar air surut telah membantu pencarian orang-orang yang selamat telah dilakukan pasukan di darat dengan kapal.

Media pemerintah mengatakan pada Rabu lalu sebuah tim penyelamat Laos dan Tiongkok menuju Attapeu, sebuah provinsi pertanian yang sebagian besar berbatasan dengan Vietnam di timur dan Kamboja di selatan.

“Battery of Asia Ambitions”

Laos, salah satu negara termiskin di Asia, memiliki ambisi untuk menjadi “baterai Asia” melalui pembangunan beberapa bendungan.

Pemerintahnya hampir sepenuhnya bergantung pada pengembang luar untuk membangun bendungan di bawah konsesi komersial yang melibatkan ekspor listrik ke tetangga yang lebih maju, termasuk Thailand.

Laos telah selesai membangun 11 bendungan dengan 11 lainnya sedang dibangun dan lusinan direncanakan.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia telah berulang kali memperingatkan terhadap biaya manusia dan lingkungan dari bendungan, termasuk kerusakan ekosistem sungai-sungai di kawasan tersebut.

Bendungan yang runtuh adalah bagian dari proyek listrik Xe-Pian Xe-Namnoy senilai $ 1,2 miliar, yang melibatkan perusahaan-perusahaan Laos, Thailand, dan Korea Selatan. Dikenal sebagai “Saddle Dam D”, itu adalah bagian dari jaringan dua bendungan utama dan lima bendungan tambahan.

Mitra utama proyek, SK Engineering & Construction Korea Selatan menyalahkan keruntuhan diawali dari hujan lebat. Laos dan tetangganya berada di tengah musim hujan yang membawa badai tropis dan hujan lebat. (asr)

Api Perang Dagang Rambah WTO AS Tuduh Tiongkok Perkuat Kontrol Ekonomi

EpochTimesId – ‘Api perang dagang’ Amerika Serikat-Tiongkok merambah Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Kami (26/7/2018) waktu AS. Pihak yang mewakili AS menuduh model ekonomi dan perdagangan Tiongkok sebenarnya bertujuan untuk memperkuat kontrol negara atas ekonomi dan tidak mematuhi aturan yang digariskan WTO.

Sebelumnya pada hari Rabu (25/7/2018), negosiasi perdagangan antara Uni Eropa dengan AS berjalan lancar. Itu mengurangi ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Hari Kamis, WTO menyelenggarakan pertemuan Dewan Umum WTO di Jenewa. Dennis Shea, Duta Besar AS untuk WTO dalam pidatonya mengatakan bahwa, model ekonomi Tiongkok adalah model ekonomi paling proteksionis di dunia. Sementara model ekonomi Amerika Serikat ingin menghasilkan pertumbuhan perdagangan yang dapat dimanfaatkan oleh semua negara.

Api perang dagang AS-Tiongkok sudah berkobar, kedua belah pihak sudah saling melontarkan ‘bom’ berupa kenaikan tarif. AS menuduh Tiongkok melakukan praktek perdagangan tidak adil dan merampas kekayaan intelektual milik AS, dan Tiongkok melakukan pembalasan dengan ‘menghajar’ produk pertanian AS.

Pada pertemuan terakhir WTO, Dennis Shea juga menerbitkan makalah berjudul, ‘Perdagangan Tiongkok (versi) komunis adalah Model Ekonomi Destruktif’.

Reformasi ekonomi Tiongkok berarti meningkatkan manajemen ekonomi pemerintah dan PKT
Menurut laporan dari Reuters, AFP dan Associated Press, Dennis Shea pada hari Kamis mengatakan, “Meskipun Tiongkok telah berulang kali menggambarkan dirinya sebagai pembela perdagangan bebas dan sistem perdagangan global yang gigih, tetapi Tiongkok sebenarnya adalah negara dengan ekonomi merkantilis yang paling proteksionis di dunia.”

Dalam pertemuan Dewan Umum WTO Dennis mengatakan, “Sejak bergabung dengan WTO pada 2001, Tiongkok belum sepenuhnya menerima kebijakan dan praktik perdagangan yang berbasis pasar.”

“Faktanya, situasinya justru sebaliknya. Peran negara dalam ekonomi Tiongkok terus meningkat,” tambahnya.

Dennis mengatakan bahwa perusahaan milik negara di Tiongkok memainkan peran besar, mereka di bawah kontrol langsung oleh pemerintah dan PKT. Partai penguasa bahkan menunjuk langsung orang-orang yang memenuhi kualifikasinya untuk duduk di kursi manajemen senior dan menguasai input kunci seperti tanah dan modal.

Dia juga mengatakan bahwa hukum adalah alat negara dan struktur pengadilan adalah tanggapan terhadap arah yang ingin dicapai Partai komunis. “Bagi Tiongkok komunis, reformasi ekonomi berarti meningkatkan manajemen ekonomi pemerintah dan Partai komunis dan memperkuat pengendalian sektor-sektor yang ditangani negara, terutama untuk perusahaan milik negara.”

Dennis Shea mengatakan bahwa kerusakan yang disebabkan oleh metode perdagangan dan investasi yang dipegang oleh negara telah mencapai tingkat yang tidak dapat ditoleransi. Tidak ada cukup fakta untuk membuktikan bahwa Tiongkok komunis mengikuti aturan yang digariskan WTO.

“Tiongkok memperkuat kerusakan yang disebabkan oleh perdagangan dan metode investasi merkantilis yang dipimpin negara. Jenis kerusakan ini meningkat setiap hari dan tidak lagi dapat ditoleransi,” sambung Dennis.

Zhang Xiangchen, duta besar Partai komunis Tiongkok di WTO mengatakan bahwa tidak ada bukti untuk mendukung pernyataan bahwa Tiongkok mengendalikan perusahaan negara. Ia juga mengkritik AS yang mengenakan kenaikan tarif terhadap produk baja dan aluminium Tiongkok.

AS Menggandeng Eropa dan Jepang mereformasi sistem demi menghadapi Tiongkok
Menanggapi ucapan seorang perwakilan senior PKT yang mengklaim bahwa Beijing berkomitmen untuk mempertahankan perdagangan yang bersifat terbuka, transparan, inklusif dan non-diskriminatif, Dennis Shea mengatakan, “Tentu saja, seperti yang kita tahu, Tiongkok tidak pernah akurat dalam menggambarkan dirinya.”

Dennis Shea menolak klaim pemerintah Tiongkok yang menggolongkan negaranya sebagai negara berkembang. Karena Tiongkok merupakan pasar mobil terbesar di dunia, pengimpor minyak, produsen baja dan konsumen daging. Dia bersikeras pada pendapatnya bahwa pemerintah Tiongkok masih tetap mempertahankan kontrol dan pengaruh kuat pada berbagai perusahaan mereka.

“Kami ingin memastikan bahwa negara-negara anggota (WTO) benar-benar memahami bahwa jika WTO ingin mempertahankan sistem perdagangan internasional yang adil, maka reformasi diperlukan,” katanya.

Dennis bersikeras bahwa Tiongkok harus berubah dan menjadi anggota WTO yang sepenuhnya dan efektif menerima kebijakan WTO yang terbuka, berorientasi pasar.

Washington percaya bahwa aturan-aturan WTO belum diperbarui sejak awal tahun 1995. Hal itu tidak cukup untuk menanggapi ekonomi Tiongkok yang berada di bawah kekuasaan PKT, yaitu ekonomi suatu pemerintah, partai yang berkuasa dan militer berinvestasi dalam iklim dengan transparansi yang terbatas.

Meskipun gagasan untuk reformasi WTO masih dalam tahap awal, tetapi menurut laporan bahwa Uni Eropa dan Jepang sedang mengembangkan proposal mereka yang ditujukan untuk mengubah perilaku perdagangan Tiongkok komunis.

Roberto Azevedo, Direktur Jenderal WTO pada hari Rabu di depan wartawan mengatakan, adalah hal wajir jika pada saat ini dilakukan peninjauan terhadap Tiongkok.

“Saya pikir orang-orang hanya memperhatikan segala sesuatu yang dilakukan Tiongkok,” kata Roberto.

Roberto Azevedo menambahkan, Organisasi Perdagangan Dunia memang telah membuat peraturan untuk membatasi pengaruh sektor swasta negara. Namun, Dia mengakui bahwa munculnya langkah-langkah ekonomi baru dan wilayah abu-abu, telah membiarkan ekonomi Tiongkok berkembang ke situasi di mana aturan-aturan WTO ini dapat dilewati.

Dennis Shea menghimbau anggota WTO untuk menyadari bahwa jika tidak dilaksanakan reformasi, maka organisasi tersebut akan tidak memiliki daya pengaruh. WTO perlu menempatkan tanggung jawab pada tindakan yang benar terhadap Beijing.

Dennis mengatakan bahwa WTO sendiri saat ini tidak menyediakan alat yang dibutuhkan untuk mencapai kondisi yang dibutuhkan reformasi. Sebaliknya, jika perubahan yang diperlukan harus dibuat, itu adalah bahwa Tiongkok komunis harus berubah. (Xu Zhenqi/ET/Sinatra/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Perang Dagang Wujudkan Prestasi Bersejarah Trump

Jin Gudao

Perang dagang AS-RRT akan terhenti untuk sementara waktu setelah Trump menyodorkan pungutan bea masuk tambahan 10% terhadap produk impor dari RRT senilai USD 200 milyar (2.863 triliun rupiah), dilihat dari reaksi PKT yang luar biasa kalem dan tidak ada tindakan balasan sama sekali, pemenang besar yang sesungguhnya dalam segala hal adalah Trump.

Begitu juga reaksi pasar finansial. Minggu lalu indeks Dow Jones naik 2,3% yang menunjukkan bahwa pasar terpenting dunia yakni AS tidak terpengaruh oleh dampak dari perang dagang tersebut.

Imbal hasil surat hutang AS untuk masa 10 tahun di level 2,83% atau setara dengan minggu lalu, menunjukkan tidak memungkinkan lagi bagi RRT untuk mengeluarkan senjata pamungkas — yakni melepaskan surat hutang AS sebagai balasan.

Jika dikatakan, selama satu setengah tahun Trump menjabat, telah membuat “Rocket Man” Kim Jong-Un yang suka menggertak itu akhirnya benar-benar tunduk, dan keberhasilan pertemuan Trump-Kim mungkin akan membawa Trump sebagai peraih hadiah Nobel perdamaian.

Maka, kali ini jika Trump berhasil mencekal rezim PKT di sektor ekonomi, jasa Trump bagi perdamaian dunia dan perkembangan sejarah umat manusia, mungkin akan tercatat dalam buku sejarah, dan sebanding dengan Presiden Reagan yang “berhasil merobohkan Tembok Berlin” yang bersejarah.

Pada permukaan, Trump sepertinya adalah seorang “bocah tua nakal” yang tidak paham bermain kartu, fakta sebenarnya, ia adalah seorang “politisi” unggul yang jarang ada selama seabad terakhir.

Sebelumnya, ia memanfaatkan keunggulan ekonomi, politik dan militer AS, untuk memblokir ekonomi Korut, membuat Kim Jong-Un yang suka membuat onar itu takluk, keberhasilan diplomatik itu sangat sesuai dengan tingkat tertinggi dalam “Taktik Perang Sun Tzu” yakni “menaklukkan lawan tanpa berperang”, sangat jarang ada presiden AS yang bisa mensejajarkan diri dengannya.

Jika Korut diibaratkan sebagai preman yang sewaktu-waktu mengancam negara tetangganya (Jepang dan Korsel), maka PKT adalah bos mafia yang mampu mengorganisir sekelompok gangster berskala besar.

Untuk menghadapi preman mungkin hanya bisa dengan cara adu beringas, dan dilihat ausdauer (nafas) siapa lebih panjang, dan melawan bos mafia tidak cukup hanya dengan keganasan saja, tapi harus dengan memutus sumber pendanaan yang memodali kejahatannya, agar bisa menghancurkan keseluruhan operasional dengan sekali pukul.

Jurus Trump dalam menghadapi boss mafia PKT juga cukup jitu, ini menunjukkan Trump tidak hanya ahli dalam negosiasi dagang, tapi juga seorang penyiasat mumpuni yang sangat memahami situasi ekonomi internasional.

Pertama-tama, ia tidak melakukan perbaikan lewat jalur internasional pada umumnya (seperti PBB atau WTO), karena semua organisasi itu sudah menjadi antek mafia, aturan main telah dikendalikan musuh, Trump memilih jalur lain, dengan mengambil tindakan atas perdagangan bilateral, dan Trump berhasil laiknya peribahasa Tiongkok kuno “memukul ular tujuh inci dari kepala (memukul ular pada bagian mematikan yakni daerah jantung)” sehingga tepat mengenai sasaran mematikan PKT.

Maret tahun ini, setelah Trump membocorkan kabar tentang perang dagang, banyak yang gemetaran, kaum pesimis mengira AS akan kembali dilanda depresi seperti tahun 1930.

Namun kenyataannya, latar belakang terjadinya depresi pada masa itu adalah karena AS melakukan perang dagang terhadap seluruh dunia, dan negara lain pun beramai-ramai mengeluarkan bea masuk sebagai balasan, sehingga perdagangan seluruh dunia mengalami depresi.

Dan hari ini, perang dagang Trump tidak ditujukan pada seluruh dunia. Namun hanya menyasar cara berdagang RRT yang tidak adil, ini tidak ada hubungan langsung dengan negara lain di seluruh dunia, mereka hanya akan menjadi pengamat, perang dagang global tidak akan terjadi.

Yang lebih penting adalah, sejak awal Trump telah melihat tembus — perang dagang AS-RRT ini pasti akan dimenangkan AS, karena angka merah defisit dagang AS-RRT mencapai USD 370 milyar (5.296 triliun rupiah) per tahun, dalam hal perdagangan bilateral ini RRT sangat bergantung pada AS.

Dilihat dari sudut pandang kejadian ini, titik ledak perang dagang AS-RRT ini adalah program “Made in China 2025”, dan tidak patuhnya PKT terhadap aturan WTO, sehingga memaksa pengusaha AS masuk ke pasar RRT dengan menyerahkan hak ciptanya sebagai prasyarat, yang lebih lanjut akan membuat kekayaan intelektual yang merupakan faktor pendorong yang paling penting dalam perekonomian AS yakni kesinambungan inovasi, terus digerogoti oleh RRT.

Tapi dilihat dari ketinggian strategi Trump, perang dagang AS-RRT ini sesungguhnya bertujuan menanggalkan jubah kapitalisme yang dikenakan PKT, yang sesungguhnya merampas kapital seluruh dunia dengan metode ekonomi ala sosialisme.

Jika taktik PKT merampas ini berhasil, maka di masa depan tidak hanya AS akan bergantung pada RRT di sektor panel, energi surya dan semikonduktor, bahkan banyak industri inovatif yang dibanggakan AS dewasa ini, juga dikhawatirkan akan dibeli dan ditelan oleh RRT satu persatu.

Mengapa PKT tidak mampu menghadapi perang dagang ini?

Di atas meja permainan kartu perang dagang ini, Trump telah mengeluarkan kartu tambahan bea masuk 10% terhadap produk senilai USD 200 milyar (2.863 triliun rupiah).  Tapi PKT tidak memiliki kartu yang sebanding untuk mengimbangi permainan ini, walaupun PKT mengeluarkan jurus pamungkasnya — “melepas surat hutang AS” ke meja pertaruhan ini, sangat mungkin pihak AS akan kembali menambahkan ruang lingkup dan besaran bea masuk.  Jurus terakhirnya adalah melarang masuknya produk RRT ke Amerika — ini akan membuat PKT tak berkutik.

Walaupun PKT mati-matian berusaha mengimbangi perang dagang ini, akibat yang paling jelas adalah seluruh perusahaan asing akan hengkang dari Tiongkok.  Perusahaan dalam negeri RRT pun akan mempercepat mendirikan pabrik mereka di luar negeri, nilai tukar mata uang RMB terhadap USD akan rontok, yang kemudian akan semakin mempercepat hengkangnya dana dalam negeri RRT mengalir keluar, pada saat itu akan terjadi bencana rontoknya modal lancar dan modal kapital.

Menurut penulis, baik disimpulkan dari segi logika ataupun dilihat dari reaksi di bursa finansial, kecuali jika PKT berniat menggali liang kuburnya sendiri, jika tidak seharusnya perang dagang AS-RRT ini cukup sampai disini saja.

Namun jika perang dagang ini disudahi sampai disini pun, nilai dagang yang selama ini oleh PKT dianggap sebagai ATM bagi kepentingan rezim tersebut akan rusak berat, aliran dana yang selama jangka waktu panjang ini terus mendanai rezim ini akan terancam habis, disinilah letak kehebatan jurus Trump memukul ular tujuh inci dari kepala.

Bertahannya rezim PKT terkait erat dengan aliran dana perdagangan, mungkin sekarang sedang tidak ada seorang sosok Gorbachev (yang mengumumkan dibubarkannya Uni Soviet pada bulan Desember 1991), untuk menggulingkan paham komunis Tiongkok.

Jika Trump memenangkan perang dagang AS-RRT ini, tidak hanya akan melambangkan terwujudnya janji Trump yang “memprioritaskan AS”, yang paling penting adalah, nilai-nilai universal AS melambangkan banyak nilai-nilai universal yang ada, yang di antaranya telah didistorsi oleh penguasa PKT dengan ekonomi, nilai universal Amerika yang akan diperluas juga berarti nilai universal ini akan muncul kembali.

Jika demikian, keberhasilan Trump seharusnya tidak bisa hanya disimbolkan dengan meraih hadiah Nobel Perdamaian saja, boleh jadi Yang Kuasa akan memberikan tongkat kekuasaan sang raja yang berkekuatan lebih besar lagi. (SUD/WHS/asr)

Serangan Bom Bunuh Diri Tewaskan 29 Orang Saat Pemilu Pakistan

Epochtimes.id- Seorang pembom bunuh diri menewaskan setidaknya 29 orang di dekat pusat pemungutan suara ketika warga Pakistan menggelar Pemilu pada Rabu (25/07/2018) .

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan di kota barat Quetta.  Sumber-sumber keamanan mengatakan pembom itu mengendarai sepeda motornya ke kendaraan polisi.

Seorang juru bicara rumah sakit mengatakan 29 orang tewas dan 35 lainnya luka-luka.

Seorang saksi kepada Reuters mengatakan serangan terjadi di dekat pusat pemungutan suara di Quetta, ibukota provinsi Baluchistan.

Awal bulan ini, seorang pembom bunuh diri menewaskan 149 orang di sebuah rapat umum pemilihan umum di kota Mastung di provinsi Baluchistan. Serangan itu juga diklaim oleh militan ISIS.

Sekitar 371.000 tentara telah ditempatkan di tempat pemungutan suara di seluruh negeri untuk mencegah serangan, hampir lima kali jumlah tentara yang dikerahkan pada pemilihan terakhir pada tahun 2013.

Menurut jajak pendapat terbaru, baik Imran Khan maupun Partai Nawaz Sharif tidak mungkin memenangkan pemilu secara mayoritas.

Imran Khan telah muncul sebagai sedikit favorit dalam jajak pendapat nasional, tetapi kemungkinan rendah di Punjab, provinsi terpadat di negara itu, di mana partai Sharif telah memuncaki dalam survei terbaru.

Pemilihan diwarnai oleh tuduhan bahwa militer telah mencoba mendukung Khan setelah bertikai dengan partai Sharif yang berkuasa, yang dipenjara atas tuduhan korupsi bulan ini.

“Imran Khan adalah satu-satunya harapan untuk mengubah takdir negara kita. Kami di sini untuk mendukungnya dalam perjuangan melawan korupsi, ”kata Tufail Aziz, 31, setelah memberikan suaranya di kota Peshawar di barat laut.

Sekitar 106 juta orang terdaftar untuk memilih dalam jajak pendapat. Hasil Pemilu akan diketahui dalam beberapa jam.

Partai mana pun yang menang akan menghadapi beragam persoalan yang sedang terjadi hingga hubungan yang memburuk dengan sekutu di Amerika Serikat.

Seorang pejuang perang anti-korupsi, Khan telah menjanjikan “negara kesejahteraan Islam” dan melemparkan kampanye populisnya sebagai pertempuran untuk menggulingkan elit politik predator yang menghambat pembangunan di negara mayoritas Muslim di 208 juta orang, di mana tingkat buta huruf di atas 40 persen.

“Kami melawan mafia,” kata Khan dalam salah satu pawai terakhirnya di kota pesisir Karachi.

“Ini adalah mafia yang menghasilkan uang di negara ini dan menyedotnya ke luar negeri, mengubur bangsa ini dalam utang”.

Khan membantah tuduhan oleh partai Sharif’s Pakistan Muslim League-Nawaz (PML-N) bahwa dia mendapatkan bantuan dari militer. Pihak militer juga menepis dugaan ikut campur dalam pemilihan.

Partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) Khan akan berhadapan dengan PML-N dalam jajak pendapat nasional baru-baru ini. PTI kemungkinan akan berjuang untuk memenangkan mayoritas dari 272 kursi terpilih di Majelis Nasional, meningkatkan negosiasi untuk membentuk pemerintahan koalisi.

Penundaan pembentukan pemerintah dapat semakin membahayakan ekonomi Pakistan terjadinya krisis mata uang yang mengancam akan memaksa pemerintah baru untuk beralih ke Dana Moneter Internasional untuk bailout kedua Pakistan sejak 2013. PTI tidak mengesampingkan mencari dukungan dari Tiongkok, sekutu terdekat Islamabad. (asr)

Sumber : The Epcohtimes

Danau Bawah Tanah Ditemukan di Planet Mars Meningkatkan Potensi Hidup

EpochTimesId – Para ilmuwan mengatakan telah melihat danau bawah tanah di Planet Mars, Rabu (25/7/2018). Mereka menduga danau itu merupakan danau bermuatan garam yang cukup besar di bawah es di dataran kutub selatan Mars.

Para ilmuwan badan antariksa Amerika Serikat, NASA, menggunakan instrumen radar pada pesawat ruang angkasa yang mengorbit untuk menangkap citra tersebut. Mereka menyebut perairan itu habitat yang mungkin untuk mendukung kehidupan mikroba.

Waduk yang mereka deteksi itu, berdiameter sekitar 12 mil (20 km), berbentuk seperti segitiga bulat. Waduk yang terletak sekitar satu mil (1,5 km) di bawah permukaan es itu, mewakili badan stabil pertama dari air cair yang pernah ditemukan di Mars.

Apakah di suatu tempat selain Bumi telah memendam kehidupan, adalah salah satu pertanyaan utama dalam sains. Temuan baru ini menawarkan bukti menggiurkan, meskipun belum ada yang terbukti secara nyata. Air dianggap sebagai bahan dasar untuk kehidupan.

Para peneliti mengatakan butuh waktu bertahun-tahun untuk memverifikasi apakah sesuatu benar-benar hidup di perairan ini yang menyerupai danau sub-glacial di Bumi. Mungkin dengan misi pengeboran lapisan es pada masa depan, peneliti bisa mendapatkan dan meneliti sampel air tersebut.

“Ini adalah tempat di Mars di mana Anda memiliki sesuatu yang paling menyerupai habitat, tempat di mana kehidupan bisa hidup,” kata ilmuwan planet, Roberto Orosei dari Istituto Nazionale di Astrofisica di Italia, yang memimpin penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science.

“Lingkungan semacam ini bukan liburan ideal Anda atau tempat di mana ikan akan berenang,” tambah Orosei. “Tapi ada organisme terestrial yang dapat bertahan hidup dan berkembang, pada kenyataannya, di lingkungan yang serupa. Ada mikroorganisme di Bumi yang mampu bertahan bahkan di dalam es.”

Pendeteksian dilakukan menggunakan data yang dikumpulkan antara Mei 2012 dan Desember 2015 oleh instrumen di luar angkasa. Data diperoleh dari pesawat ruang angkasa Mars NASA yang mentransmisikan pulsa radar, yang menembus permukaan Mars dan lapisan es.

“Ini membutuhkan analisis data yang panjang dan perjuangan untuk menemukan metode yang baik untuk memastikan bahwa apa yang kami amati adalah air cair yang tidak ambigu,” kata rekan penulis studi, Enrico Flamini, kepala ilmuwan di Badan Antariksa Italia dalam penelitian.

Profil radar lokasi yang mirip dengan danau subglacial di Bumi, ditemukan di bawah lapisan es Antartika dan Greenland.

Mars dahulu kala lebih hangat dan basah, dengan jumlah air yang signifikan. Hal itu dibuktikan oleh dasar danau kering dan lembah sungai di permukaannya. Ada beberapa tanda-tanda air saat ini di Mars, termasuk bukti yang disengketakan tentang aktivitas air di lereng Mars, tetapi bukan badan air yang stabil.

Orosei mengatakan air di danau Mars berada di bawah titik beku normal. Akan tetapi tetap cair berkat sebagian besar kandungan tingkat garam yang tinggi. Orosei memperkirakan suhu air di suatu tempat antara 14 derajat Fahrenheit (minus 10 derajat Celsius) dan minus 94 derajat Fahrenheit (minus 70 derajat Celcius).

“Masih harus dilihat apakah lebih banyak waduk air bawah tanah akan ditemukan, atau apakah yang baru ditemukan adalah semacam permainan kata-kata,” Orosei.

Jika danau lain terdeteksi dan jaringan danau subglacial ada seperti di Bumi, itu bisa menunjukkan bahwa air telah bertahan selama jutaan tahun atau bahkan datang kembali 3 hingga setengah miliar tahun lalu ketika Mars adalah planet yang lebih ramah.

“Pertanyaannya adalah,” Orosei menambahkan, “Apakah bentuk kehidupan apa pun yang dapat berevolusi sejak lama di Mars telah menemukan cara untuk bertahan hidup sampai saat ini?”

Orosei mengatakan tidak ada ilmuwan yang berani mengusulkan atau menemukan bukti permulaan, bahwa mungkin ada bentuk kehidupan yang lebih kompleks di Planet Mars. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Eropa Luncurkan Satelit Navigasi Galileo di Tengah Sengketa Brexit

EpochTimesId – Eropa meluncurkan empat satelit Galileo pada hari Rabu (25/7/2018). Satelit akan mengambil urutan ke-26 di orbit dan bergerak selangkah lebih dekat untuk memiliki sistem navigasi sendiri. Program tersebut menjadi titik sengketa dan perdebatan terbaru dalam negosiasi keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit).

Satelit tersebut akan menjadi bagian dari alternatif Uni Eropa untuk Sistem Pemosisian Global AS, atau GPS. Satelit-satelit itu diluncurkan dari pelabuhan antariksa Eropa di Guyana Prancis di atas roket Ariane 5 pada pukul 8:25 waktu setempat (13:25 GMT), menurut ke European Space Agency (ESA).

Sistem Galileo akhirnya akan memiliki total 30 satelit, dengan berat masing-masing sekitar 700 kg. Mereka dilengkapi dengan antena dan sensor dan didukung oleh dua sayap surya lima meter persegi (53,8 kaki persegi).

Uni Eropa akan menggunakan Galileo untuk memasuki pasar global untuk layanan navigasi satelit, yang diperkirakan akan bernilai 250 miliar euro (293 miliar dolar AS) pada 2022.

Akan tetapi perselisihan mengenai Galileo telah meletus di tengah negosiasi Brexit. London menuduh Uni Eropa menutup bisnis-bisnis Inggris, dan membuat mereka keluar dari proyek satelit sebelum keluarnya Inggris dari UE tahun depan. Inggris mengancam akan mengembangkan sistem serupa sendiri.

Mantan menteri Brexit, David Davis bulan lalu memperingatkan bahwa mengeluarkan Inggris pada tahap ini akan menunda proyek Galileo hingga tiga tahun. Sehingga meningkatkan tagihan biaya dengan tambahan satu miliar euro.

Sejak Uni Eropa memutuskan untuk melanjutkan program Galileo 17 tahun yang lalu, program ini mengalami beberapa kemunduran, termasuk penundaan, dan masalah pembiayaan. Sebanyak dua satelit dimasukkan ke dalam orbit yang salah.

Selain itu, kini muncul pertanyaan baru tentang, apakah Eropa benar-benar membutuhkan sistem saingan untuk GPS, selain Galileo. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Jepang Kembali Eksekusi Mati 6 Anggota Sekte Kiamat Terpidana Penyerangan Gas Sarin

Epochtimes.id- Jepang kembali mengeksekusi enam anggota dari kelompok sekte kiamat Aum Shinrikyo pada Kamis (26/07/2018).

Siaran TV NHK menyebutkan, mereka yang dieksekusi mati melakukan serangan gas sarin mematikan di kereta bawah tanah Tokyo pada 1995 silam.

Sebanyak 13 anggota aliran sesat yang dijatuhi hukuman mati sekarang telah dieksekusi, setelah Chizuo Matsumoto, mantan pemimpin kultus yang dikenal dengan nama Shoko Asahara, dan enam anggota lain dari kelompok itu digantung pada 6 Juli lalu.

Menteri Kehakiman Jepang, Yoko Kamikawa mengumumkan eksekusi di sebuah konferensi pers pada Kamis ini.

Kamikawa berulang kali mengatakan bahwa eksekusi dilakukan setelah pertimbangan secara hati-hati dan mempertimbangkan rasa takut, rasa sakit dan kesedihan yang ditimbulkan terhadap banyak korban kejahatan kultus ini.

Dia menambahkan bahwa Jepang belum siap untuk menghapus hukuman mati meski ada tekanan dari luar negeri.

Aum Shinrikyo, atau kultus Aum Supreme Truth, yang memadukan meditasi diklaim berasal dari Buddha dan Hindu dengan ajaran apokaliptik, melakukan serangkaian kejahatan termasuk serangan gas sarin secara simultan di kereta bawah tanah selama jam sibuk pada Maret 1995.

Serangan utama di Tokyo menewaskan 13 orang dan melukai setidaknya 5.800 orang.

Serangan pada saat itu. menghancurkan mitos bangsa tentang keamanan publik. Adapun Sarin yakni gas saraf awalnya dikembangkan oleh Nazi. (asr)

The Epochtimes

Vaksin Palsu Tiongkok Sulut Revolusi Toilet dan Ganyang PKT

0

EpochTimesId – Kasus beredarnya vaksin palsu di Tiongkok yang baru terbongkar akhir-akhir ini membangkitkan kemarahan masyarakat yang pelampiasannya diarahkan kepada Partai komunis Tiongkok (PKT). Dalam beberapa hari terakhir, di sejumlah pintu toilet rumah sakit anak-anak di kota-kota seperti Beijing, Nanjing, Hangzhou, Shanghai dan lainnya muncul tempelan kertas bertuliskan, “Ganyang PKT! Gulingkan PKT!”

Kertas yang ditempelkan di pintu masuk toilet sebuah rumah sakit anak-anak di Beijing bertuliskan, “Susu bubuk bayi beracun, Merah-Kuning-Biru (sekolah TK), kini vaksin palsu. Polusi udara, makanan beracun, rakyat berobat ke rumah sakit dengan linangan air mata. Sistem adalah racun, pemerintah adalah racun, PKT harus digulingkan!”

Pintu toilet rumah sakit anak-anak di Beijing, Nanjing, Hangzhou, Shanghai dan kota lainnya bertempelkan kertas bertulisan keluhan rakyat itu. Selain itu, sebuah akun di Twitter yang menamakan dirinya Aliansi Revolusi Toilet menulis, “Teman-teman warga, tinggalkan meja makan, ambil spidol, sikat bersih PKT biar masuk lubang kloset!”

Tulisan di atas kertas itu juga berbunyi himbauan kepada warga untuk berpartisipasi.
Menurut foto-foto yang disajikan oleh Aliansi tersebut, tulisan dalam kertas sedikit berbeda antar daerah. Namun, keluhan tentang racun, dan kata ‘palsu’ yang ditemukan dalam keseharian hampir sama, dan mereka semua sudah berani terang-terangan meneriakkan, “Ganyang PKT! Gulingkan PKT!”

Jing Chu, seorang penulis pembangkang di Tiongkok mengatakan bahwa warga masyarakat Tiongkok sekarang semakin sadar bahwa Partai komunis Tiongkok adalah akar dari semua bencana yang dihadapi bangsa dan negara Tiongkok akhir-akhir ini.

‘Revolusi Toilet’ pada mulanya adalah sebuah inisiatif reformasi yang diprakarsai oleh pemerintah Tiongkok komunis. Revolusi itu bertujuan untuk merubah ‘wajah’ toilet-toilet umum di tempat wisata dari yang sebelumnya kotor, berbau tidak sedap, dan kurang higenis. Namun hari ini, ‘Revolusi Toilet’ telah menjadi nama kampanye baru untuk menggulingkan PKT.

Peristiwa vaksin palsu melibatkan setiap rumah tangga
“Suara mencaci maki memenuhi halaman di WeChat,” kata Jing Chu yang juga seorang aktivis demokrasi selain penulis pembangkang. “Insiden vaksin palsu telah memainkan peran tertentu dalam meningkatkan kesadaran warga masyarakat Tiongkok,” katanya.

Dalam suatu kesempatan, warga mengajukan petisi kepada pemerintah sebagai tindakan yang taat hukum dalam melindungi hak pada beberapa tahun yang lalu. Warga masih bersikap dengan memberikan kepercayaan kepada pemerintah untuk mengatasi keluhan, dan memecahkan masalah.

Tapi hingga kini tidak ada satu pun masalah yang terpecahkan, bahkan masalah baru terus muncul. Insiden vaksin palsu baru-baru ini, sekali lagi mengguncang Tiongkok. Rakyat sudah tidak lagi mau percaya kepada pemerintah komunis. Mereka kian menyadari bahwa PKT adalah akar penyebab semua bencana dan penderitaan rakyat Tiongkok.

Kepada reporter Epoch Times, Jing Chu mengatakan, peristiwa vaksin palsu melibatkan setiap rumah tangga. Karena setiap keluarga memiliki anak, tidak perduli apakah mereka kaya atau miskin. Peristiwa tersebut telah menembus garis dasar kemanusiaan. Vaksin ini awalnya digunakan untuk menyelamatkan orang, tetapi vaksin palsu telah merugikan banyak orang.

“PKT adalah akar dari semua bencana”
“Peristiwa yang lebih mengerikan daripada vaksin palsu ini masih banyak, mungkin masyarakat tidak tahu,” kata Jing Chu. “Seperti peristiwa pengambilan paksa organ hidup, yang merupakan tindakan menembus garis bawah kemanusiaan. Sebenarnya, tindakan jahat kemanusiaan PKT sudah dimulai saat penerapan keluarga berencana. Dokter telah menjadi penjahat, ketika sebuah negara mengklasifikasikan bayi sebagai beban kemudian dibunuh, negara tersebut telah sepenuhnya rusak. Ini adalah tindak kejahatan terhadap semua umat manusia.”

Revolusi Toilet menyebut masyarakat Tiongkok kini sudah semakin sadar. Jing Chu melanjutkan, PKT terdiri dari sekelompok orang yang anti-kemanusiaan. “Orang yang terus menumpuk perilaku berdosa, dan secara bertahap memungkinkan semakin banyak orang memahami bahwa Partai Komunis adalah akar dari semua bencana.”

Zhu Xinxin, pekerja media di propinsi Hebei kepada Epoch Times mengatakan, “Toilet merupakan lokasi yang cukup bagus. Lokasi yang bebas dari alat pemantauan dan menjadi tempat yang dikunjungi oleh hampir setiap orang. Hal ini yang kemudian menjadikan toilet sebagai tempat yang cocok untuk bertukar pikiran.”

Wu Yanlai, seorang sarjana yang tinggal di Amerika Serikat juga percaya bahwa perjuangan semacam ini adalah damai dan relatif aman sifatnya. “Jika semua orang turun ke jalan, seperti yang dilakukan Dong Yaoqiong, maka akan ada banyak risiko yang diterima. Revolusi Toilet memiliki privasi, relatif aman dan layak untuk dipromosikan.”

Kepada Suara Amerika Wu Yanlai mengatakan, “Ketika semua orang melakukan protes, kondisi itu sebenarnya aman. Jika ada protes di mana-mana, PKT mungkin merasa bahwa tidak mungkin untuk mencegahnya.”

Wu mengatakan bahwa dirinya jarang mengadvokasi revolusi jalanan, tetapi Revolusi Toilet telah memunculkan beberapa harapan. Meskipun, Dia tidak berpikir bahwa gerakan ini akan memicu revolusi dalam makna yang sebenarnya, tetapi pendekatannya ini dapat membangkitkan kesadaran dari lebih banyak warga masyarakat Tiongkok.

Selama PKT masih eksis maka masalah vaksin palsu tidak akan terselesaikan
Baru-baru ini, insiden vaksin palsu telah menyebabkan kegemparan di masyarakat Tiongkok. Selain kritikan datang dari media, Xi Jinping dan Li Keqiang masing-masing mengekspresikan kemarahan dan menginstruksikan jajaran yang berwenang untuk memeriksanya secara serius.

Tetapi, apakah masalah vaksin palsu ini akan dapat diselidiki secara menyeluruh?
Jing Chu tidak percaya jika PKT dapat benar-benar menyelidikinya secara menyeluruh.
“Meskipun instruksi begitu, penyelidikan serius dan tuntas, tetapi beranikah para penyelidik menyentuh kepentingan dari kelompok yang memiliki kepentingan khusus? Saya ragu itu. Hal ini muncul sebagai akibat dari perselisihan kepentingan dari para petinggi negara di dalam Zhongnanhai yang penuh dengan konspirasi politik, operasi Kotak Hitam, masyarakat awam akan sulit untuk mengetahui faktanya.”

Bahkan, insiden vaksin palsu, vaksin beracun yang muncul sejak tahun 2004, atau bahkan yang sebelumnya diekspos media; Kasus vaksin palsu Jiangsu Suqian tahun 2004, pada tahun 2005, kasus vaksin inokulasi yang melanggar aturan di Anhui Sixian pada tahun 2005, vaksi rabies palsu di Jiangsu Yanshen dan Hebei Fuer Vaksin pada tahun 2008, vaksin rabies palsu di Guangxi Laiping tahun 2009, vaksin palsu di Shanxi pada tahun 2010, dugaan kematian akibat vaksin hepatitis B pada tahun 2013, dan insiden vaksin palsu di Shandong pada tahun 2016.

Wen Zhao, seorang pengamat politik Tiongkok mengatakan dalam sebuah acara obrolan bahwa jika ingin mencegah suatu peristiwa terjadi kembali, pertama-tama dibutuhkan situasi di mana informasi yang terkait harus diekspos secara tuntas dan luas.

Dalam hal kasus vaksin palsu ini, perlu diungkap sejak kapan vaksin yang tidak memenuhi syarat mulai diedarkan? Siapa yang bertanggung jawab pada saat itu? Selain perusahaan produksi, siapa orang yang bertanggung jawab atas departemen pengawasan obat yang berada di semua tingkatan? Siapa yang bertanggung jawab terhadap kontrol mutu?

Kedua, lembaga inspeksi harus menuntut dan menangkap orang yang bertanggung jawab. Kemudian korban dapat mengajukan tuntutan ganti rugi melalui pengadilan, atau penjamin yang telah menderita kerugian besar karena vaksin yang bermasalah dapat juga mengajukan tuntutan di pengadilan.

Tapi situasi saat ini di Tiongkok daratan adalah; Pertama, tidak ada pihak yang berani menuntut. Kedua, kalaupun berani juga tidak ada pengacara yang mau menerima kasus, karena para pengacara yang berani mengambil kasus telah ditangkap.

Ketiga, berani menuntut dan ada pengacara yang berani tetapi kemudian tidak ada pengadilan yang bisa memberikan penilaian secara independen. Keempat, tidak ada pihak yang dapat memberikan dukungan dan tekanan secara terus menerus, sehingga ‘perjuangan’ tidak berumur panjang, suara ‘teriakan’ tak lama juga menghilang.

Jadi jika Anda bertanya; Bukankah Li Keqiang sendiri sudah turun untuk menangani masalah sensasional ini, apakah insiden-insiden palsu atau beracun masih akan muncul lagi di masa mendatang ?

Jawaban saya adalah; Pasti akan terjadi lagi. Dan tindakan mudah yang dapat dilakukan masyarakat Tiongkok adalah menuntut pemerintah untuk mengungkap fakta kebenaran. (Luo Ya dan Zhou Huixin/ET/Sinatra/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Gedung Putih Subsidi Petani Amerika Guna Hadapi Perang Tarif

0

EpochTimesId – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump akan menyediakan anggaran hingga 12 miliar dolar AS (sekitar 168 triliun rupiah) bagi para petani. Subsidi itu akan diberikan untuk mereka yang terkena tarif atau bea impor yang dikenakan oleh mitra dagang Amerika.

Menteri Pertanian AS, Sonny Perdue, besaran paket bantuan ini sesuai dengan perkiraan kerugian sebesar 11 miliar dolar yang ditanggung para petani Amerika. Dalam pengarahan dalam ruangan pada 24 Juli 2018, Perdue dan pejabat departemen menjelaskan bahwa pemerintah AS perlu memberikan bantuan kepada para petani di Amerika Serikat.

“Presiden guna mendukung kelangsungan setiap petani dan peternak Amerika, dan dia tahu apa yang ada di belakang kita yang kuat,” kata Perdue. “Sayangnya, para pekerja pertanian, pekerja keras Amerika, mendapat perlakuan tidak adil oleh praktik perdagangan ilegal Tiongkok dan telah menerima ‘pukulan’ yang tidak proporsional karena terjadi balasan tarif ilegal.”

Trump menetapkan tarif pada aluminium dan pajak retribusi sebesar 25 persen pada barang-barang tiongkok senilai 34 miliar dolar. Negara-negara lain kemudian memberlakukan tarif terhadap produk-produk Amerika, termasuk kedelai, babi, susu, buah-buahan, kacang kacangan, dan tanaman khusus lainnya.

Petani dan produsen harus dapat mulai mendaftar untuk mendapat bantuan mulai bulan September 2018. Dana bantuan akan dibagi dalam tiga program.

Program Fasilitasi Pasar akan mendistribusikan sebagian besar uang kepada petani dan peternak yang memproduksi komoditas yang secara langsung dipengaruhi oleh tarif. Termasuk petani kedelai, sorgum, jagung, gandum, kapas, dan daging babi. Departemen Pertanian akan menentukan pembayaran untuk setiap petani berdasarkan ukuran panen dikalikan dengan tingkat subsidi khusus.

Kemudian, Program Pembelian dan Distribusi Makanan akan membeli buah surplus, kacang-kacangan, biji-bijian, beras, babi, dan susu. Pemerintah akan mendistribusikan produk itu ke bank makanan dan program gizi. Program Promosi Perdagangan akan membantu petani mencari pasar ekspor baru.

Perdue mencatat bahwa langkah itu adalah sinyal kepada Tiongkok bahwa Amerika Serikat tidak akan menyerah pada pembalasan tarif.

“Jelas bagi semua orang bahwa Presiden Trump telah mendapatkan perhatian Tiongkok tidak seperti sebelumnya,” kata Perdue. “Di setiap langkah selama gangguan perdagangan baru-baru ini, penting untuk menyoroti bahwa tindakan yang benar dari negara lain adalah menghentikan perilaku buruk mereka. Bukan membalas dengan tarif yang tidak dibenarkan.”

Amerika Serikat terlibat dalam perang tarif yang meningkat dengan Tiongkok. Setelah Beijing memberlakukan tarif barang-barang Amerika senilai 34 miliar dolar, Trump mengancam akan mengenakan tarif tambahan pada produk lain Tiongkok senilai 500 miliar dolar AS. Pada 10 Juli, pemerintahan Trump mengeluarkan daftar barang senilai 200 milyar dolar, yang dapat dikenakan tarif 10 persen.

Uni Eropa, Meksiko, dan Kanada juga meluncurkan tarif setelah Amerika Serikat memungut bea masuk atas impor baja dan aluminium. Trump menyetujui tarif 10 persen untuk baja impor dan tarif 25 persen untuk aluminium impor pada bulan Mei.

Presiden telah mengatakan bahwa dia menyukai perdagangan bebas tetapi menggunakan tarif sebagai leverage.

“Tarif adalah yang terbesar!” Trump menulis di Twitter pada 24 Juli. “Entah negara yang telah memperlakukan Amerika Serikat secara tidak adil pada perdagangan bersedia menegosiasikan kesepakatan yang adil, atau mendapat pukulan dengan Tariff. Itu hanya sesederhana itu, dan semua orang berbicara! Ingat, kami adalah ‘celengan babi’ yang dirampok. Semuanya akan luar biasa!”

Gedung Putih berpendapat bahwa rasa sakit jangka pendek dari tarif pembalasan tidak berarti dibandingkan dengan manfaat yang diperoleh negara dari hasil kesepakatan perdagangan yang adil dan menurunkan hambatan perdagangan.

Dalam pidato pada 24 Juli, Trump mengatakan kepada para pendukung bahwa pendahulunya harus disalahkan atas transaksi yang ada, yang disebutnya sebagai ‘bencana’.

Mengacu pada mitra dagang Amerika, Trump mengatakan, “Mereka melakukan apa pun yang mereka inginkan, dan kami akan bertahan dengannya. Bukan lagi orang-orang. Tidak lagi.”

“Kami membuat kemajuan luar biasa. Mereka semua datang. Mereka tidak ingin tarif itu dikenakan. Mereka semua datang untuk melihat kami. Dan para petani akan menjadi penerima manfaat terbesar.”

“Tonton, kami membuka pasar. Anda menonton apa yang akan terjadi. Jadilah sedikit sabar.”

Meskipun rinciannya belum final, paket bantuan tersebut diperkirakan tidak akan melanggar batas 19,1 miliar dolar AS yang dimungkinkan oleh Organisasi Perdagangan Dunia untuk subsidi internal, menurut Brad Karmen, asisten deputi USDA untuk program pertanian.

USDA diperkirakan akan mengumumkan bantuan pertanian pada Hari Buruh. Para pejabat menjelaskan bahwa Hari Buruh tetap merupakan tanggal efektif untuk kapan program akan mulai beroperasi.

Perdue datang dengan rencana atas perintah Trump, yang meminta menteri menempuh cara-cara untuk mengurangi kerusakan dari tarif balasan.

Tarif barang AS telah mempengaruhi semua sektor ekonomi, menurut penasihat perdagangan USDA untuk menteri, Jason Hafemeister. Paket bantuan juga diharapkan memiliki efek riak positif di luar petani, menurut Greg Ibach, wakil USDA untuk program pemasaran dan peraturan.

Anggaran 12 miliar dolar AS tidak membutuhkan persetujuan kongres karena ketiga program tersebut sudah diberi wewenang untuk memberikan bantuan. USDA sebaliknya akan menarik dana dari Commodity Credit Corporation. Perusahaan milik pemerintah yang memiliki kewenangan untuk meminjam hingga 30 miliar dolar per tahun dari Departemen Keuangan dan kerugian bersihnya dicakup melalui proses pengalokasian anggaran.

Selain tarif, bukti telah mengemuka bahwa pengiriman komoditas Amerika sedang dengan sengaja diperlambat melalui ‘prosedur masuk yang sangat ketat atau rumit’, menurut siaran pers dari USDA. Perlambatan mempengaruhi pemasaran barang-barang yang mudah rusak. (Ivan Pentchoukov/The Epoch Times)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA