Erabaru Video Story – Anda suka aktivitas luar ruangan yang menantang? Jika ya, Anda akan setuju dengan apa yang dilakukan pria ini. Itu adalah aksi yang sangat luar biasa!
Namun, jika anda adalah seseorang yang sangat mengutamakan keselamatan! Anda akan menilai apa yang dilakukan oleh pria dalam video ini adalah sesuatu yang benar-benar ‘gila!’
Pria dalam video ini tidak hanya memiliki keterampilan tingkat tinggi. Tetapi, dia juga memiliki keberanian yang luar biasa. Keberanian pria ini nampaknya tidak akan dapat ditandingi oleh orang lain.
Pria dalam video ini melompat dari gedung yang sangat tinggi. Dia mendarat di trampolin, dan kemudian kembali melontar ke atas gedung yang berada di sebelah gedung tempat dia melpompat tadi.
Pria tersebut kemudian mendarat dengan tepat pada kolam renang penuh air. Kolam air yang terletak di atas gedung.
Aksi pria tersebut benar-benar luar biasa.
Namun, anda sebaiknya tidak meniru adegan ini jika tidak memiliki keahlian dan skil pada bidang akrobatik. Selain itu, tentu saja aksi ini juga membutuhkan perhitungan matematis dan fisika yang luar biasa. (Erabaru/waa)
EpochTimesId – Ketika perusahaan-perusahaan Tiongkok mulai menembus pasar farmasi Amerika Serikat, krisis kesehatan secara bertahap muncul. Saat ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (US Food and Drug Administration/FDA) hanya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kecil farmasi Tiongkok yang mengekspor obat-obatan ke Amerika Serikat.
Sering kali dalam pemeriksaannya, FDA menemukan tindak pelanggaran terhadap kesehatan yang serius. Obat-obatan yang masuk ke Amerika Serikat baik sebagai obat paten atau bahan obat, seringkali memiliki kualitas yang jauh di bawah standar keamanan kesehatan.
Bahkan beberapa obat sama sekali tidak diperiksa. Fakta bahwa obat-obatan dari Tiongkok tidak memenuhi standar kualitas AS telah diperparah oleh volume impor yang besar.
Tiongkok telah menjadi sumber utama dari banyak obat-obatan medis yang penting, termasuk penisilin. Demikian juga antikoagulan heparin, dan obat-obatan bedah.
Jika perselisihan antara Tiongkok dan Amerika Serikat terjadi, maka pasokan ini akan terancam. Dan jika rantai pasokan terputus, maka akan terjadi kekurangan obat-obatan penting.
Rosemary Gibson dan Janardan Prasad Singh, dalam buku terbitan terbarunya yang berjudul ‘China RX: Exposing the Risks of America’s Dependence on China for Medicine’ telah menjelaskan alasan yang menyebabkan Amerika Serikat bergantung pada perusahaan farmasi Tiongkok.
Buku tersebut menjelaskan secara terperinci bagaimana pemerintah Tiongkok telah menekan banyak industri farmasi penting di AS. Mereka berkompetisi secara tidak sehat dengan cara merusak kemampuan pesaing, mencuri teknologi pesaing, memotong jalan pintas, mencuri bahan melalui proses, dan ragam kecurangan lainnya.
Mereka juga mendesak farmasi penting lokal keluar dari pasar Amerika, hingga mengalami kebangkrutan.
Jika Tiongkok sekarang mengurangi pasokan, menurut Gibson dan Singh dalam tulisannya, “Pembedahan di rumah sakit tidak dapat berlangsung, pengobatan terhadap penyakit kanker terhenti, dialisis ginjal menjadi terbatas dan infeksi bisa menyebar. Dunia sudah sangat tergantung pada obat-obatan Tiongkok kini telah menjadi sebuah kenyataan.”
Tidak jelas berapa banyak obat di Amerika Serikat yang berasal dari daratan Tiongkok. Karena banyak perusahaan obat memilih untuk merahasiakan atau belum dapat mempublikasikan sumber obatnya.
Daftar obat asal Tiongkok beredar di pasar Amerika Serikat yang berhasil dilacak oleh penulis termasuk obat penyakit HIV, penyakit Alzheimer, gangguan bipolar, skizofrenia, kanker, depresi, epilepsi, obat tekanan darah tinggi dan beberapa obat lainnya.
Meskipun obat-obatan tertentu tidak diimpor langsung dari Tiongkok, sering kali bahan kimia asal Tiongkok yang dijadikan bahan dasar obat farmasi produksi lokal.
Penulis menunjukkan bahwa Tiongkok adalah pemasok terbesar obat-obatan massal dan blok kimia dasar terbesar di dunia yang dibutuhkan untuk memproduksi sejumlah obat resep, obat antibiotik dan vitamin yang dijual bebas di pasar.
Video Rekomendasi :
Perubahan rantai pasokan global
Situasi ini bukan terjadi sejak awal. Gibson dan Singh menulis, “Pada tahun 1990-an, Amerika Serikat, Eropa dan Jepang telah memasok sekitar 90 persen komponen kunci dari obat-obatan global, baik untuk farmasi yang memproduksi obat antibiotik dan vitamin.
Sekarang, menurut berita industri yang dikutip penulis buku, bahwa 80 persen dari bahan baku obat-obatan berasal dari Tiongkok dan India.
Penulis menyebutkan bahwa India juga memproduksi obat-obatan generik untuk Amerika Serikat. Akan tetapi, India juga bergantung pada Tiongkok untuk memasok bahan-bahan utama yang digunakan memproduksi obat-obatan seperti penicillin.
Perubahan rantai pasokan global mulai terjadi sejak tahun 2000, di mana Presiden AS saat itu, Bill Clinton secara resmi memutus tali hubungan antara hubungan perdagangan dengan negara yang paling memberikan keuntungan dengan hak asasi manusia.
Pada tahun 2000 Bill Clinton juga mengadopsi China–United States relations, dengan mengakui Tiongkok sebagai mitra dagang normal. Clinton juga memberikan perlakuan istimewa seperti tarif impor yang rendah. Dia bahkan mendukung aksesi Tiongkok ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
Dengan terbuka lebarnya pintu AS untuk Tiongkok, tentu saja memberikan kesempatan kepada PKT untuk mengatur rencananya menuju dominasi pasar. PKT memaksa perusahaan AS untuk melobi mereka, jika tidak, perusahaan-perusahaan ini akan menghadapi pembalasan ekonomi. Demikian penulis menjelaskan.
Selain itu, PKT juga sangat memperhatikan siapa saja kepala eksekutif yang melobi Capitol Hill (Kongres AS). Mereka yang menolak permohonan perusahaan Tiongkok akan menghadapi larangan untuk berinvestasi, berproduksi dan memasarkan barang di pasar Tiongkok.
Setelah 3 tahun China–United States relations berjalan, defisit perdagangan AS dengan Tiongkok sudah mencapai 124 miliar Dolar AS.
Kurangnya kontrol kualitas terhadap obat-obatan asal Tiongkok
FDA tampaknya tidak siap untuk menanggulangi krisis baru ini. Gibson dan Singh menulis, “FDA yang dibentuk pada tahun 1906 berpatokan bahwa obat AS akan diproduksi di AS. FDA tidak siap untuk melakukan kontrol kualitas terhadap obat-obatan yang diimpor dalam skala besar, sehingga mengalami kesulitan dalam mengontrol farmasi Tiongkok.”
Eksekutif farmasi AS telah menyampaikan keluhan kepada FDA soal lingkungan persaingan dagang yang tidak adil. Mengapa FDA lebih sering melakukan kontrol kualitas terhadap perusahaan farmasi yang berada di AS tetapi hampir tidak pernah untuk perusahaan farmasi yang memindahkan produksi ke Tiongkok?
Namun, keluhan ini sebagian besar telah dibungkam.
Menurut buku tersebut bahwa setelah pemerintahan Clinton melonggarkan sejumlah besar batasan dalam perdagangannya dengan Tiongkok, sedikitnya ada 714 perusahaan Tiongkok yang memasok obat-obatan atau bahan baku obat untuk AS. Tetapi FDA setiap tahunnya hanya memeriksa 15 perusahaan di antaranya.
Pada tahun 2007, anggaran inspeksi FDA, termasuk anggaran untuk memeriksa farmasi asing yang memasok obat-obatan ke AS dipotong. Menurut penulis, “Dengan menurunnya kontrol dari badan pengawas, produk beracun yang dibuat di Tiongkok mengalir masuk ke AS.”
Pada tahun 2008 FDA mulai memperluas kontrol kualitas dengan mendirikan kantornya di Tiongkok. Kantor inilah satu-satunya kantor cabang FDA di luar negeri.
Menurut buku tersebut bahwa tak lama setelah FDA cabang Tiongkok berdiri, ketika petugasnya melakukan inspeksi ke pabrik Shanghai No.1 Shenghua Pharmaceutical Industry Limited Company yang memasok heparin ke AS, mereka menemukan bahwa pabrik tersebut belum pernah terlibat dalam produksi heparin.
Pabrik tersebut awalnya adalah sebuah pabrik tas kulit, perusahaan kemudian membeli heparin dari produsen kecil yang kurang terkenal lalu dikemas sedemikian rupa dalam kaleng almunium untuk dikirim ke AS.
FDA ingin memperkuat pengawasan tetapi orangnya tidak cukup. Hingga bulan April tahun 2014, hanya ada 2 orang petugas inti FDA yang secara permanen bertugas di kantor mereka di Beijing untuk melakukan pemeriksaan.
Pemerintah Tiongkok juga menolak untuk memberikan visa bagi petugas tambahan dari FDA agar FDA terpaksa menutup cabang mereka di Shanghai dan Guangzhou.
Meskipun melalui pemeriksaan, kualitas obat juga belum tentu aman. FDA diwajibkan untuk melapor ke pabrik farmasi sebelum mengirim petugasnya ke pabrik. Terhadap isu-isu yang sensitif, komunikasi sering kali menjadi masalah sehingga penyelesaian isu tertunda lama.
Tertulis dalam buku itu ucapan yang dikutip dari seorang veteran industri Tiongkok bahwa, di Amerika Serikat, kita hanya membutuhkan waktu antara 10 hingga 15 menit untuk mendapatkan akses data yang kita inginlan. Tetapi di Tiongkok bisa berhari-hari.
“Selain itu, Tahukah Anda mereka itu bisa mengubah data. Menyajikan data yang ingin mereka tunjukkan kepada Anda.”
Biaya Tinggi
Obat-obatan berkualitas rendah buatan Tiongkok jelas menimbulkan bahaya bagi pemakainya. Pada bulan Maret 2008, FDA mengadakan konferensi pers untuk menanggapi kontaminasi heparin yang dijual kepada Baxter Healthcare Corp of Illinois. Heparin terkontaminasi telah menimbulkan korban kematian 4 orang dan 350 orang lainnya terinfeksi.
Meskipun pejabat federal memutuskan bahwa produk yang terkontaminasi telah dikirim ke 11 negara, tetapi jumlah kematian di seluruh dunia belum pernah dilaporkan.
Ketika inspektur dari FDA melakukan pemeriksaan ke pabrik pembuat heparin yang terkontaminasi di kota Changzhou, Tiongkok, mereka menemukan bahwa bahan heparin yang terbuat dari usus babi diproduksi dalam wadah kotor atau tidak steril. Kemudian, para ahli melakukan tes dan mengidentifikasi kontaminan sebagai Oversulfated chondroitin sulfate.
Pada tahun 2007, bahan makanan hewan peliharaan yang dibuat di Tiongkok juga terkontaminasi melamina. Insiden itu menyebabkan ribuan ekor anjing dan kucing peliharaan sakit dan ratusan ekor mati.
Setahun kemudian, bahan kimia beracun yang sama ditemukan dalam formula bayi yang dibuat di Tiongkok. Peristiwa itu kemudian menyebabkan setidaknya enam orang bayi di Tiongkok meninggal dan lebih dari 300.000 orang bayi lainnya menjadi sakit.
Perusahaan-perusahaan Tiongkok sering menjual obat dengan harga lebih rendah untuk menjatuhkan produsen pesaing asing yang mematuhi standar industri.
Gibson dan Singh menulis, “Tidak mematuhi standar industri AS adalah kebijakan Tiongkok yang disengaja. Sepanjang tidak tertangkap, mereka akan memperoleh order permintaan. Dengan memenangkan kontrak dengan harga yang lebih rendah akan menghambat produksi yang berada dalam negeri AS dan memaksa dunia membeli, sehingga mengambil risiko harga murah kualitas buruk.”
Masalah ini cukup menonjol terjadi pada pasar vitamin C. Pada awal tahun 1990-an, sebagian besar vitamin C (asam askorbat) dibuat di Eropa atau Jepang. Tiongkok baru masuk ke pasar pada pertengahan tahun 1990-an.
Pada tahun 2001, empat perusahaan produsen besar vitamin C di Tiongkok telah memangkas harga produk mereka sebesar 50 persen. Hal itu membuat produsen lain kalah bersaing.
“Setelah perusahaan-perusahaan Tiongkok mendominasi pasar, harga mereka naikkan sebanyak 600 persen. Dalam sebuah gugatan kolektif yang diajukan lewat pengadilan di New York tahun 2005, hakim menemukan adanya bukti kolusi di antara perusahaan Tiongkok,” demikian tulisan dalam buku tersebut.
Ditambahkan bahwa para perusahaan Tiongkok itu mengaku adanya kongkalikong harga penjualan yang mengikuti petunjuk pemerintah Tiongkok. Dengan cara serupa ini pemerintah Tiongkok menguasai pasar penisilin.
Tiongkok menggunakan cara mengendalikan pasar farmasi untuk mengendalikan pasar komoditas lainnya.
Jeffrey Johnson, Presiden perusahaan keamanan jaringan SquirrelWerkz dalam kesaksiannya pada pertemuan US China Economic and Security Review Commission mengatakan, “Serangan-serangan itu dilakukan oleh kelompok kriminal yang didukung oleh negara.”
Mereka menggunakan berbagai cara kotor untuk tujuan mempercepat upaya Tiongkok masuk dan mengendalikan industri global utama.
Dr. Margaret Hamburg, mantan direktur FDA dalam sebuah percakapan di Beijing tahun 2014 telah menjelaskan bahwa menggantungkan pasokan obat-obatan penyelamat jiwa dari Tiongkok memiliki resiko yang tinggi.
“Dalam situasi semakin kompleksnya jaringan rantai pasokan global, setiap langkah mengandung risiko yang lebih besar. Tidak jarang bahaya itu timbul dari kurangnya kontrol kualitas, pelanggaran yang disengaja atau yang dihasilkan dari tindakan pemalsuan.” (Annie Wu, dan Joshua Philipp/ET/Sinatra/waa)
Epochtimes.id- Arkeolog Mesir membuat dua penemuan langka. Ini tak lain setelah menggali penemuan patung kepala marmer Kaisar Romawi Marcus Aurelius di kuil Karnak dan Kom Ombo Aswan yang posisinya di kuil Osirian, Luxor, Mesir.
Melansir dari al-Ahram, Minggu (22/04/2018) penemuan di Luxor sisi selatan tiang ke sepuluh Kuil Karnak dengan para arkeolog mengungkapkan elemen arsitektur dari kuil Periode Akhir yang didedikasikan untuk dewa Osiris-Ptah-Neb.
Temuan penggalian ini terdiri dari pintu masuk, fondasi tetap, kolom, dinding bagian dalam dan reruntuhan aula ke tiga yang terletak di sisi timur.
Paving batu dari lantai kuil juga ditemukan, bersama dengan struktur ekstensi lain yang dibangun selama periode selanjutnya.
Essam Nagy, kepala misi arkeologi, menggambarkan penemuan itu penting karena kuil itu tidak terletak di sisi timur atau utara kuil Amun-Re sesuai dengan kepercayaan Mesir kuno.
Sebaliknya temuan itu berada di sisi selatan, menunjuk pentingnya kepercayaan Osirian pada waktu itu.
Temuan lain ditemukan adalah koleksi pot tanah liat, sisa-sisa patung, dan bingkai relief bersayap yang dihiasi dengan meja-meja yang berbantalkan seekor domba dan seekor angsa.
Relief itu, kata Nagy, menyandang nama raja-raja Taharka dan Tanut Amun, penguasa terakhir dari Dinasti ke-25 Firaun Mesir di 690–664 SM.
Di Aswan, ketika Arkeolog Mesir yang bekerja untuk mengurangi tingkat air bawah tanah di Kom Ombo Temple menemukan kepala marmer Kaisar Romawi Marcus Aurelius yang wafat pada 7 Maret 180 M.
Aymen Ashmawi, kepala Sektor Mesir kuno di Kementerian Antiquities, mengatakan kepada Ahram Online bahwa kepala menggambarkan Kaisar Aurelius dengan rambut dan jenggot bergelombang.
Dia menggambarkan kepala sebagai “unik”, mengatakan bahwa patung-patung penguasa Romawi jarang ditemukan di lokasi penggalian.
Kepala patung ini dibawa ke pusat arkeologi untuk menunggu pekerjaan pemulihan dan pelestarian.
Mesir berharap penemuan seperti itu akan meningkatkan pariwisata dalam negari yang telah menderita gejolak politik setelah pemberontakan 2011 lalu. (asr)
Video Story Erabaru – Video dengan aktor seekor hewan mirip tikus viral di berbagai belahan dunia. Pasalnya, hewan pengerat itu tertangkap video sedang beraktivitas layaknya manusia yang sedang mandi. Bahkan, busa dari sabun tampak memenuhi tubuhnya.
Lucunya, dalam video ini tampak sang Tikus berdiri hanya dengan dua kaki. Tikus itu berdiri dengan menggunakan kaki belakang. Sementara dua kaki depannya digunakan untuk menggosok badannya yang berbusa.
Aksi itu pun menjadi perdebatan panjang di internet. Ada yang mengatakan tikus ini memang benar-benar sedang mandi dengan sabun cuci piring. Sebab, sang Tikus memang tampak begitu serius menggosok-gosok badannya yang basah dan berbusa.
Namun, ada pula warganet yang menilai tikus itu bukan sedang mandi. Sang Tikus justru sedang menyeka busa yang membasahi badannya. Tikus itu sedang membersihkan badannya dari limbah detergent yang ‘mengotori’ badannya.
Perdebatan sengit tidak berhenti sampai di sana. Bahkan ada netizen yang mempertanyakan keaslian video tersebut. Banyak juga yang menduga video tersebut adalah hasil editan atau animasi.
Selain itu, ada juga yang mengatakan bahwa hewan dalam video ini bukanlah tikus. Mereka mengatakan bahwa hewan ini adalah Pacarana. Itu adalah hewan pengerat coklat yang berasal dari Amerika Selatan.
Sebab, hewan pengerat ini berdiri dengan dua kaki dan memiliki ekor yang relatif lebih pendek jika dilihat dari ukuran tubuhnya. Selain itu, kepalanya juga lebih besar dari rata-rata kepala tikus.
Nah, anda sudah menonton videonya? Jadi menurut anda, apakah ini tikus atau Pacarana? Kira-kira dia sedang mandi atau sedang membersihkan tubuhnya dari limbah kimia?
Selamat berpendapat.
(Erabaru Story/waa)
EpochTimesId – Amerika Serikat tengah berjuang untuk menanggulangi pencurian kekayaan intelektual mereka oleh pihak Tiongkok. Departemen Keuangan Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk menggunakan undang-undang darurat ekonomi.
Undang-Undang Darurat Ekonomi itu dikenal sebagai ‘International Emergency Economic Powers Act’. ‘IEEPA’ itu sedang dipertimbangkan untuk digunakan membatasi investasi perusahaan Tiongkok pada bidang teknologi sensitif AS.
Asisten Menteri Keuangan untuk Pasar Internasional dan Isi Kebijakan Investasi, Herth Tarbert, dalam pertemuan yang diadakan Institute of International Finance pada 19 April mengatakan bahwa, Departemen Keuangan sedang mempertimbangkan untuk menggunakan IEEPA sebagai patokan. Dengan UU itu, mereka akan menentukan apakah investasi perusahaan Tiongkok di AS dapat dikabulkan.
IEEPA mulai berlaku sejak tahun 1977 yang biasanya digunakan untuk mengukur sejauh mana organisasi teroris atau rezim preman mengancam keamanan nasional melalui ekonomi.
Sesuai dengan ketentuannya, Presiden Trump memiliki kekuasaan atau kekuatan untuk menyatakan keadaan darurat ekonomi. Presiden Amerika memiliki kewenangan untuk mencegah transaksi dan penyitaan aset ketika berhadapan dengan suatu ancaman yang luar biasa.
Video Rekomendasi :
Financial Times melaporkan, pemerintahan Trump khawatir dengan pihak Tiongkok yang berupaya untuk berinvestasi dalam industri teknologi sensitif AS. Teknologi itu seperti semikonduktor dan robotika.
Setelah memperoleh teknologi Amerika tersebut, mereka kemudian dapat merealisasikan rencana strategisnya.
Menurut data dari Bloomberg, perusahaan Tiongkok pada tahun lalu telah menginvestasikan total 31,8 miliar dolar AS di Amerika Serikat. Pada tahun 2016, jumlahnya bahkan lebih besar, mencapai 53 miliar dolar.
Herth Tarbert mengatakan bahwa pembatasan investasi saat ini hanya diberlakukan kepada perusahaan Tiongkok. Menurut sumber informasi, pejabat Kementerian Keuangan juga sedang mengembangkan rencana untuk memastikan tidak ada perusahaan Tiongkok yang masuk dalam industri teknologi sensitif seperti semikonduktor dan komunikasi nirkabel 5G.
Tarbert dalam pertemuan hari Kamis (19/4/2018) itu mengatakan bahwa selain mempertimbangkan penggunaan IEEPA, Departemen Keuangan AS juga mendukung Kongres untuk mengekspansi kekuatan hukum dari Committee on Foreign Investment in the United States (CFIUS).
Sementara itu, Depkeu AS juga sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan persyaratan investasi yang lebih ketat terhadap perusahaan Tiongkok. Pengetatan termasuk mencantumkan apakah investasi Tiongkok mengandung ancaman terhadap keamanan nasional ketika meninjau setiap permohonan investasi.
Dia mengatakan bahwa Departemen Keuangan memiliki dua unit organisasi yang bertanggung jawab untuk IEEPA dan CFIUS. (Wu Ying/ET/Sinatra/waa)
EpochTimesId – Perusahaan keuangan Inggris perlu bekerja sama untuk memerangi kejahatan dunia maya. Mereka didesak untuk bekerja sama dengan pemerintah dan penegak hukum untuk menyerang infrastruktur penjahat cyber.
Para penjahat siber harus diserang balik agar mereka berhenti mengganggu dunia bisnis. Demikian laporan KPMG dan badan industri UK Finance, seperti dikutip The Epoch Times dari Reuters, Senin (23/4/2018).
Laporan tersebut berpendapat bahwa ancaman kejahatan dunia maya yang meningkat pada sektor keuangan tidak dapat ditanggapi hanya dengan menghabiskan lebih banyak uang. Mereka menilai diperlukan pendekatan yang diperbarui untuk menghadapi penjahat dunia maya.
Ini termasuk bekerja bersama, baik antar perusahaan maupun dengan pemerintah dan penegak hukum. Kerjasama dibutuhkan untuk membuat pasar, peralatan dan sistem yang digunakan penjahat cyber tidak efektif.
“(Itu) membebankan biaya pada mereka (para penjahat), karena mereka kemudian harus merekonstruksi botnet itu, situs-situs phising itu,” kata David Ferbrache, direktur teknik dan kepala cyber space di KPMG.
“Bagi kami itu sangat sedikit panggilan untuk mempersenjatai seluruh komunitas … Ada banyak lagi yang bisa kami lakukan,” katanya.
“Beberapa kelompok, seperti Aliansi Pertahanan Maya, yang anggotanya termasuk beberapa bank terbesar di dunia, sudah melakukan hal ini. Tetapi inisiatif yang berbeda perlu dikonsolidasikan,” ujar penulis laporan, Ferbrache bersama Dan Crisp, direktur interim teknologi dan kebijakan digital di ‘UK Finance’, kepada Reuters.
Kejahatan cyber adalah bisnis besar, dengan dampak global melebihi $ 450 miliar per tahun. Kejahatan dunia maya menjadi risiko kedua bagi dunia bisnis, setelah risiko politik dalam hal tantangan yang dihadapi sektor keuangan, menurut laporan itu.
Serangan pada Bank of Bangladesh pada tahun 2016, di mana para peretas mencuri 81 juta dolar AS, menunjukkan kecanggihan yang meningkat dari serangan terhadap perusahaan keuangan. Kepala cyber bank juga telah memperingatkan bahwa alat yang sebelumnya hanya tersedia untuk pemerintahan resmi negara-negara di dunia, kini digunakan oleh para penjahat.
Sementara bank-bank Inggris sendiri menghabiskan 360 juta juta dolar AS untuk IT pada tahun 2016. Pendekatan seringkali lambat dan dibatasi oleh peraturan relatif terhadap metode yang digunakan oleh para penjahat cyber, yang dapat beroperasi di luar batas dan hukum dan terus memperbarui metode mereka.
Ini membutuhkan respon yang lebih cepat dan lebih kolaboratif, baik di dalam maupun di antara perusahaan yang terkena dampak serta penegakan hukum dan pemerintah, kata laporan itu.
“Pada akhirnya, sektor keuangan sebagai komunitas perlu mengatur ini sendiri,” kata Ferbrache. (Reuters/The Epoch Times/waa)
Siapa sangka, pihak pertama yang bakal jatuh dalam perang dagang antara Tiongkok dengan Amerika Serikat, bukannya industri yang disebut-sebut tradisional atau perusahaan perdagangan asing, tetapi besar kemungkinan adalah industri teknologi tinggi yang telah dibangga-banggakan sebagai hasil reformasi dan liberalisasi ekonomi Tiongkok, yakni Zhong Xing Telecommunication Equipment Company Limited. Demikian bunyi tulisan seorang netizen daratan Tiongkok.
Beberapa hari yang lalu, Depertemen Perdagangan Amerika Serikat mengumumkan bahwa mereka melarang perusahaan AS untuk memasok komponen elektronik dan komunikasi ke ZTE selama 7 tahun.
Selanjutnya, Komisi Komunikasi Federal AS dengan suara bulat pada 17 April mengeluarkan sebuah keputusan yang melarang perusahaan telekomunikasi AS menjual produk peralatan telekomunikasi jenis apa pun yang mengandung subsidi dari pemerintahan federal kepada produsen Tiongkok seperti Huawei dan ZTE.
Langkah AS tersebut oleh dunia luar dianggap sebagai pukulan keras kepada ZTE karena chip teknologi inti ponsel pintar ZTE seperti teknologi kaca dan suara semua disediakan oleh produsen AS.
Mulut senjata AS sesungguhnya diarahkan kepada perusahaan teknologi tinggi seperti Huawei, meskipun sasaran tembakan pertama adalah ZTE, demikian penilaian beberapa media daratan Tiongkok.
Beberapa analis percaya bahwa jika pemerintah AS memberlakukan sanksi kepada perusahaan teknologi tinggi Tiongkok untuk jangka waktu yang lama, atau memperluas sanksi, maka itu dapat memicu efek domino.
Pada saat itu bukan hanya sebuah perusahaan ZTE saja yang menjadi korban, tetapi hampir seluruh industri permesinan di Tiongkok akan menghadapi malapetaka.
Ternyata kebijakan Deperdag. AS tersebut telah dapat mengungkap kelemahan yang terdapat pada industri teknologi tinggi Tiongkok, yaitu masalah chip. Dengan menghentikan pasokan chip sama saja dengan memukul KO para pelaku perusahaan teknologi tinggi Tiongkok.
Gong Lisheng, seorang peneliti di lembaga think-tank keuangan Tiongkok pernah dalam wawancara dengan NTDTV mengatakan : “Chip high-end bernilai 100 miliar Dolar AS yang digunakan Tiongkok itu didatangkan dari Amerika Serikat. Jika Amerika Serikat menghentikan pasokan chip itu, industri elektronik Tiongkok akan hancur”
Seperti kita ketahui, jumlah chip yang diimpor dari AS setiap tahunnya, sudah selama sekian tahun menempati peringkat pertama dalam daftar impor produk tunggal bea cukai Tiongkok.
Produk chip dalam negeri Tiongkok masih belum dapat menandingi AS karena stabilitas dan keandalannya.
Padahal tuntutan persyaratan untuk itu pada industri komunikasi, manufakturing, medis dan militer, termasuk aerospace cukup tinggi, tidak bisa main coba-coba, sehingga mau tak mau sepenuhnya bergantung pada pemasok AS.
Menurut penjelasan seorang sumber yang memahami seluruh proses dalam industri bahwa, jika di dalam sebuah produk ponsel memiliki 100 buah chip, salah satu dari chip itu kena embargo, maka order pemesanan tidak bisa dikirim karena fungsi ponselnya terganggu.
Beberapa komentator daratan Tiongkok percaya bahwa Trump bukan hanya seorang pengusaha yang sukses. Namun, dilihat dari perspektif strategi dan situasi keseluruhan, dia termasuk seorang ‘pecatur ulung’.
Menurut komentarnya, tindakan Trump tampaknya tidak masuk akal bagi kebanyakan orang, tetapi setelah dikaitkan sana-sini sekarang malahan membuat situasi semakin matang.
Sanksi kepada ZTE diberikan pada momen kunci Trump dalam eskalasi friksi antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Membuka jalan menuju kemenangan dengan meng-KO industri teknologi tinggi Tiongkok komunis.
Jika diibaratkan dalam permainan catur, saat ini ZTE sudah kehabisan akal untuk mengambil langkah dalam meneruskan permainan.
Hanya bisa menyerahkan nasib pada putusan Tiongkok mau ambil manfaat mana dengan mengorbankn kepentingan yang mana.
Bagi AS, ZTE tidak penting, sasaran yang ingin dicapai bukanlah menghukum mati perusahaan itu, tetapi situasi bakan berbeda setelah negosiasi dan kesepakatan baru nanti.
Ada desas-desus bahwa Perdana Menteri Li Keqiang secara pribadi ikut berpartisipasi dalam mediasi masalah ini. Meskipun kebenaran berita belum dapat dikonfirmasikan saat ini, tetapi cukup untuk menjelaskan betapa tingginya ‘kedudukan’ chip dalam industri dan ekonomi Tiongkok.
Oleh karena itu, Dugaan masyarakat luar menyebutkan bahwa Huawei, yang juga bergantung pada perusahaan AS, bakal mengalami nasib yang sama seperti ZTE.
Mungkin saja Huawei sudah melihat ‘awan gelap’ bakan menutupi udara perusahannya. Mereka langsung mengubah strategi.
Menurut ‘New York Times’ bahwa pekan lalu perusahaan itu mem-PHK 5 orang staf ahli dari AS, termasuk William B. Plummer, seorang eksekutif yang bertanggung jawab atas hubungan masyarakat di Washington.
Sumber mengatakan, Huawei juga sedang memperkecil serangan politiknya di Amerika Serikat dan mungkin mengakhiri sebuah upaya mereka. Huawei terus berusaha untuk menghilangkan tuduhan Washington bahwa mereka memiliki hubungan dengan PKT. Meskipun usaha itu sudah menghabiskan sepuluhan tahun, tetapi tidak berhasil.
Langkah yang dilakukan Huawei telah mencerminkan bahwa perusahaan tersebut mengalami kekalahan di pasar AS, Pada kenyataannya, frekuensi komunikasi antara Huawei dengan pemerintah AS belakangan ini sudah menurun.
Dalam penyisiran kami menemukan bahwa pada bulan Januari tahun ini hampir semua mikroprosesor komputer di seluruh dunia mengalami penurunan tingkat keamanan.
Seorang senator AS mengirim surat kepada pendiri Huawei dan menanyakan mereka apa yang dia ketahui tentang kebocoran keamanan tersebut dan sejauh mana Huawei terkena pengaruh dari masalah tersebut ? Namun, Huawei tidak merespons. Demikian laporan ‘New York Times’.
Seperti yang kita ketahui, dalam beberapa tahun terakhir bisnis Huawei di Amerika Serikat berulang kali mengalami kegagalan.
Sejak 2012, Huawei dicurigai memiliki pintu belakang tersembunyi yang menjadi ancaman bagi keamanan nasional AS.
Awal tahun ini, AT & T membatalkan perjanjian kerjasama dengan Huawei. Beberapa saat sebelum perselisihan perdagangan AS – Tiongkok meningkat, Best Buy, perusahaan ritel elektronik terbesar di AS juga berhenti menjual produk kepada mereka.
Pada awal tahun 2012, Kongres AS menyatakan dalam laporannya bahwa Huawei adalah alat mata-mata bagi Tiongkok komunis yang menyediakan layanan jaringan khusus untuk Partai Komunis Tiongkok.
Dan pada bulan Februari tahun ini, pemimpin dari 6 badan intelijen AS juga bersaksi pada saat yang sama, memperingatkan warga Amerika untuk tidak membeli smartphone Huawei dan ZTE.
Perjalanan ZTE dan Huawei hingga hari telah membuktikan bahwa menjadi kaki tangan PKT tidak akan memiliki akhir yang baik.
Perusahaan-perusahaan yang mengaku milik swasta, dengan mengandalkan dukungan dari PKT untuk menggaet keuntungan penuh. Tetapi pada gilirannya mereka dijadikan antek untuk membantu PKT memantau kegiatan warganya sendiri, juga mengembangkannya sampai ke luar negeri. Kalau pun sekarang ini mendapatkan pukulan bertubi-tubi, tidak perlu heran karena sudah jalan hidupnya. (Sinatra/asr)
Erabaru Video – Manusia yang memiliki kosakata bahasa saja, terkadang dalam beberapa hal tidak sanggup mengungkapkan keinginannya dengan kata-kata. Apalagi binatang peliharaan yang tidak mampu berucap-kata layaknya manusia.
Namun, bahasa tubuh seringkali membuat manusia mampu memahami maksud hati orang-orang dekat. Kita dapat memahami apa yang diinginkan anggota keluarga, teman, atau pasangan bahkan jika mereka tidak berbicara.
Sama halnya dengan hewan peliharaan dan pemiliknya. Tentu saja, binatang dan manusia berkomunikasi dalam bahasa yang berbeda.
Tapi bagaimana orang mengerti apa yang mereka inginkan?
Kucing dalam video ini menunjukkan bagaimana dia berkomunikasi dengan pemiliknya.
Kucing lucu ini melompat-lompat di luar pintu kaca untuk memberi tahu pemiliknya, bahwa dia akan masuk ke rumah setelah puas bermain di luaran, mungkin begitu maksudnya.
Pintar juga kucing ini dalam memecahkan masalah komunikasi ya!
Aksi lucu kucing ini mungkin bisa menceriakan hari Anda.
Dan, buat pemilik hewan peliharaan di luar sana, apa yang kucing Anda lakukan untuk berkomunikasi dengan Anda? (yant/EB/waa)
EpochTimesId – DJ dan produser rekaman berkebangsaan Swedia, Avicii, ditemukan tewas pada Jumat (20/4/2018) sore di Muscat, Oman. Salah satu bintang terbesar musik dansa elektronik (EDM) di Eropa itu memiliki nama asli Tim Bergling, tewas pada usia 28 tahun.
“Ini adalah kesedihan mendalam bahwa kami mengumumkan ‘kepergian’ Tim Bergling, yang juga dikenal sebagai Avicii,” kata juru bicara keluarga, Diana Baron dalam sebuah pernyataan di Amerika Serikat.
“Keluarga hancur dan kami meminta semua orang untuk menghormati kebutuhan privasi mereka di masa sulit ini,” sambung Diana, seperti dikutip The Epoch Times dari Reuters, Minggu (22/4/2018).
Tidak ada penjelasan tentang penyebab kematian DJ Avicii. Baron mengatakan tidak ada pernyataan lebih lanjut yang akan dirilis.
Avicii, yang menjadi dikenal karena hits “Wake Me Up” dan “Hey Brother” mengumumkan pada tahun 2016 bahwa dia pensiun dari tur. Dia kemudian mengatakan kepada majalah Billboard bahwa dia telah membuat keputusan itu, untuk alasan kesehatan.
“Adegan itu bukan untuk saya. Itu bukan pertunjukan dan bukan musiknya. Itu selalu hal-hal lain di sekitarnya yang tidak pernah datang secara alami bagi saya,” katanya kepada majalah itu.
“Saya lebih seperti orang introvert pada umumnya. Itu selalu sangat sulit bagiku. Saya mengambil terlalu banyak energi negatif, saya pikir,” tambahnya pada saat itu.
Namun, dia tidak berhenti membuat musik. Dia merilis album EP berisikan enam lagu pada bulan Agustus 2017.
DJ Avicii memenangkan sejumlah Penghargaan Musik Amerika, penghargaan musik Billboard, dan penghargaan MTV Europe Music untuk karya EDM-nya. (Reuters/The Epoch Times/waa)
EpochTimesId – Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada perusahaan komunikasi Tiongkok, ZTE Corporation. Organisasi perlindungan konsumen dan teknologi Amerika Serikat kemudian menyarankan agar konsumen untuk sementara tidak membeli ponsel yang diproduksi ZTE. Sebab, sistem operasi ponsel ZTE tidak dapat menjamin adanya peningkatan layanan di masa depan.
Presiden Consumer Watchdog, Jamie Court, mengatakan baru-baru ini bahwa ZTE, Google dan operator wajib memberi tahu konsumen tentang dampak larangan AS terhadap ponsel ZTE. Seperti dikutip dari Reuters pada 19 April 2018, Presiden organisasi perlindungan konsumen Amerika Serikat yang berbasis di Los Angeles itu mengatakan, ZTE juga seharusnya tidak menjual ponsel baru.
“Jika mereka tidak yakin mengenai apakah mampu memperbarui sistem, mereka seharusnya tidak boleh menjual ponsel baru,” tegas
Jamie Court.
Beberapa analis teknis juga menyarankan kepada konsumen bahwa sebelum memperoleh kejelasan soal upgrade sistem, mereka sebaiknya untuk sementara waktu tidak membeli telepon seluler buatan perusahaan ZTE.
John Jackson, seorang analis teknologi konsumen di perusahaan IDC yang berkecimpung dalam riset pasar mengatakan, “Terdapat banyak ketidak-pastian. Jadi membeli ponsel ZTE bukanlah langkah yang cerdas.”
Departemen Perdagangan AS pada 16 April menerbitkan peraturan yang melarang perusahaan-perusahaan AS menjual komponen, perangkat lunak, dan teknologi lainnya kepada ZTE. Sebab, ZTE melanggar persyaratan kesepakatan penyelesaian masalah dengan pemerintah AS.
Sistem operasi yang digunakan oleh ponsel ZTE adalah Android. Sehingga, peraturan Deperdag itu mungkin memaksa Google menghentikan pemberian ijin kepada ZTE untuk menggunakan IOS tersebut.
Bloomberg News dan Reuters sebelumnya juga telah melaporkan, bahwa besar kemungkinan smartphone ZTE tidak lagi diperkenankan menggunakan sistem operasi Android.
Saat ini, Microsoft dan HP tidak lagi menyediakan sistem operasi untuk ponsel cerdas. iOS milik Apple, digunakan secara eksklusif pada peralatannya sendiri. ZTE sendiri tidak memiliki sistem operasinya sendiri.
Satu-satunya pilihan bagi ZTE adalah sistem operasi Tizen milik Samsung. Tetapi sistem tersebut belum diimplementasikan dalam skala besar dan hanya mendukung sejumlah aplikasi terbatas.
Hilangnya hak penggunaan Android akan menjadi pukulan mematikan bagi ZTE. Karena hampir tidak ada lagi alternatif penggantinya.
Beberapa konsumen sudah mulai mengajukan pertanyaan pada forum di situs web ZTE tentang masalah garansi, perbaikan dan patch keamanan di masa depan, tetapi belum memperoleh jawab.
Beberapa pengguna mulai ragu dengan, apakah ZTE dapat menemukan solusi untuk mengatasi larangan AS itu dan kesulitan yang mereka hadapi.
Laporan mengutip Rocon Entner, seorang analis di perusahaan konsultan Recon Analytics yang memprediksikan bahwa operator dan pengecer AS akan menghentikan penjualan telepon seluler ZTE setelah cuci gudang terhadap merk tersebut.
Meskipun smartphone ZTE masih bisa digunakan dengan sistem lama, tetapi jika tidak memperoleh ijin upgrade, maka pengguna tidak dapat menambahkan fitur baru atau memasang tambalan untuk mencegah ancaman keamanan yang baru ditemukan. Demikian menurut Roger Entner. (Liu Yi/ET/Sinatra/waa)
Setelah Departemen Perdagangan AS mengeluarkan perintah kepada perusahaan-perusahaan AS untuk menghentikan penjualan komponen elektronik ke perusahaan Tiongkok ZTE, sejumlah media coba menilai seberapa parah keputusan tersebut akan memukul ZTE.
Beberapa hari yang lalu, media AS mengungkapkan bahwa setelah larangan itu dikeluarkan, Google mungkin akan menarik kembali pemberian ijin penggunaan sistem Android kepada ZTE. Saat ini, ZTE sedang bernegosiasi dengan Google tentang masalah ini dan belum mencapai kesepakatan.
Media AS CNBC dalam laporannya menyebutkan bahwa Departemen Perdagangan melarang perusahaan AS melakukan transaksi bisnis apa pun dengan perusahaan telekomunikasi Tiongkok ZTE dalam waktu tujuh tahun, dan bahkan perangkat lunak juga mungkin termasuk dalam daftar larangan.
Akibatnya, Google tidak dapat lagi memberikan ijin penggunaan sistem operasi Android kepada ZTE yang selama ini digunakan untuk mengoperasikan ponsel-ponsel buatan ZTE.
Alphabet, perusahaan induk Google sedang bernegosiasi dengan ZTE Corporation tentang masalah ini. Saat ini, kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan.
Pada saat yang sama, Bloomberg juga mengutip ucapan dari sumber yang mengetahui masalah melaporkan, pengacara ZTE telah bertemu dengan para eksekutif Google untuk membahas masalah penggunaan sistem operasi Android oleh perusahaan. Namun karena diskusi itu tidak dipublikasikan, sumber meminta namanya tidak disebutkan. Dan baik Google maupun ZTE menolak memberikan komentar.
Terkait isu tersebut, ‘Hongkong Economic Times’ dalam artikelnya menulis : Larangan Deperdag AS dengan jelas menetapkan ZTE tidak diperkenankan untuk melakukan transaksi terhadap produk, perangkat lunak, atau teknologi apa pun yang diekspor dari Amerika Serikat dengan cara apa pun.
Ini berarti bahwa sistem operasi Android yang digunakan pada ponsel ZTE juga dapat dimasukkan dalam perintah blokade pemerintah AS.
Platform seluler Android milik Google adalah salah satu sistem operasi ponsel cerdas paling populer di dunia. Sistem operasi Android juga merupakan inti dari ponsel cerdas ZTE. Opini masyarakat menyebutkan bahwa kehilangan hak untuk menggunakan sistem operasi Android setara dengan sebilah pisau yang ditancapkan ke bagian jantung perusahaan ZTE.
Sejak dikeluarkannya larangan tersebut, harga saham ZTE di bursa saham AS dalam minggu ini telah jatuh lebih dari 35%.
Media Hongkong ‘Ming Pao’ pada 18 April melaporkan, perusahaan ZTE telah mengeluarkan pemberitahuan kepada internal perusahaan agar semua karyawannya segera menghentikan semua urusan yang terkait dengan larangan ekspor AS ini.
Pemberitahuan termasuk menghendaki semua bagian mulai melakukan konfirmasi satu per satu terhadap setiap proses produksi, departemen rantai pasokan, atau kegiatan lain yang saat ini sedang berlangsung tidak melibatkan bahan baku yang diproduksi di Amerika Serikat.
Menurut laporan media daratan Tiongkok yang mengutip sumber anonim bahwa, ZTE Corporation saat ini sedang mengajukan surat resmi kepada Departemen Perdagangan AS untuk meminta penjelasan atas larangan yang mereka keluarkan. (Sinatra/asr)
Video Story Erabaru – Dionaea muscipula adalah tanaman karnivora yang paling terkenal dengan makanan utama berupa serangga dan araknida. Tanaman ini juga dikenal sebagai penangkap lalat Venus, yang merupakan jenis tanaman kecil yang hanya memiliki 4-7 daun.
Dia tidak punya ranting, daunnya tumbuh dari batang bawah tanah yang pendek. Helai daun terbagi menjadi dua wilayah layaknya bibir atas dan bibir bawah.
Daun dari tanaman ini juga sama seperti daun pohon lainnya, memiliki kemampuan berfotosintesis. Mereka memiliki sepasang lobus terminal, berengsel di pelepah, membentuk perangkap yang sebenarnya adalah daun sejati.
Lobus mengandung pigmen merah dengan tepian berlendir. Lobus ini dapat bergerak dengan sangat cepat untuk menutup ketika ada serangga yang hinggap.
Tanaman ini sangat maju sehingga bisa membedakan antara stimulus hidup dan stimulus tidak hidup. Lobus menutup dalam waktu hanya 0,1 detik.
Setelah mengunci mangsa, permukaan dalam lobus terus-menerus mengecil dan menyatu sehingga terkesan menciptakan usus demi pencernaan dan penyerapan bahan makanan.
Dalam video ini, perangkap serangga terlihat membuka dan menutup ‘mulut’ ketika permukaannya tersentuh. Ini karena reaksi kimia di dalamnya.
Khusus untuk video ini, menunjukkan bahwa tumbuhan pemangsa ini juga memakan benda dan makanan yang tidak terduga.
Mungkin ada banyak efek animasi yang digunakan dalam video ini. Tetapi hasilnya membuat orang yang menonton terhenyak dan bertanya-tanya, “Dapatkah tanaman ini benar-benar memakan mangsanya ini?” (VideoEB/waa)
EpochTimesId – Pelatih Arsenal, Arsene Wenger mengundurkan diri setelah hampir 22 tahun memimpin klub yang sama. Pelatih kepala dari salah satu klub sepakbola legendaris Inggris itu akan meninggalkan klub pada akhir musim.
“Setelah mempertimbangkan dengan hati-hati dan mengikuti diskusi dengan klub, saya merasa ini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk mundur pada akhir musim,” kata pria Prancis itu dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh The Gunners pada Jumat, 20 April.
Wengger bisa dibilang adalah salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah klub Liga Premier. Pria 68 tahun itu telah bersama klub asal London Utara sejak Oktober 1996. Sejauh ini, dia merupakan manajer yang paling lama bekerja sebagai manajer di sepakbola Inggris.
Dia memiliki kontrak yang berlangsung hingga akhir musim depan.
Arsenal saat ini berada di urutan keenam di liga Inggris. Namun, mereka berhasil melaju ke semi-final Liga Europa. Menjuarai kasta profesional ke-dua Eropa itu, akan menjadi satu-satunya rute realistis mereka untuk berlaga di Liga Champions musim depan.
“Saya bersyukur karena memiliki pengalaman istimewa untuk melayani klub selama bertahun-tahun yang tak terlupakan. Saya mengelola klub dengan komitmen dan integritas penuh,” kata Wenger.
Dia meminta para penggemar untuk berdiri di belakang tim untuk mengakhiri musim prestasi maksimal.
Pemilik mayoritas Arsenal, Stan Kroenke mengatakan, “Itu adalah salah satu hari paling sulit yang pernah kami alami sepanjang tahun kami dalam olahraga.”
“Salah satu alasan utama kami terlibat dengan Arsenal adalah karena apa yang telah dibawa Arsene ke klub dan di luar lapangan,” sambung Kroenke.
“Umur panjang dan konsistensinya selama periode yang berkelanjutan di level tertinggi dari permainan tidak akan pernah bisa ditandingi.”
Wenger memenangkan tiga gelar Premier League, termasuk diantaranya tidak terkalahkan sepanjang musim. Dia juga mengantongi tujuh gelar juara Piala FA dan membawa Arsenal ke Liga Champions selama 20 tahun berturut-turut. Mereka pernah memenangkan liga dan piala FA di musim yang sama pada tahun 1998 dan 2002.
Klub itu mengatakan, pengganti Wenger akan ditunjuk sesegera mungkin. Thomas Tuchel asal Jerman, yang keluar dari pekerjaan sejak meninggalkan Borussia Dortmund hampir setahun yang lalu, kini digadang-gadang sebagai favorit kalangan sepakbola profesional Eropa. (The Epoch Times/waa)
EpochTimesId – Seiring bertambahnya usia, ingatan manusia juga akan bertambah menurun. Terlebih bagi kebanyakan orang lanjut usia, rentan menderita kehilangan ingatan yang cukup parah.
Baru-baru ini, sebuah penelitian baru di Amerika Serikat menemukan bahwa duduk lama juga dapat menyebabkan kehilangan memori.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California, Los Angeles, menemukan bahwa duduk untuk waktu yang lama dengan hanya sedikit aktifitas fisik tidak bagus untuk daya ingat.
Misalnya orang yang tidak meninggalkan kursi kantor sepanjang hari. Aktivitas memiliki hubungan dengan perubahan dari bagian penting untuk mengingat, yang berada dalam otak orang dewasa.
Menurut para peneliti, hasil penelitian menunjukkan bahwa duduk untuk waktu yang lama ada hubungan dengan penipisan lobus temporalis. Padahal lobus temporalis ini adalah bagian otak yang berperan sebagai penyimpan ingatan baru.
Menipisnya area otak yang relevan ini, adalah sebagai penyebab menurunnya kemampuan kognitif orang tua dan gejala awal demensia atau pikun.
Para peneliti telah bertanya kepada 35 orang peserta yang berusia antara 45 hingga 75 tahun tentang tingkat aktivitas fisik mereka setiap harinya. Seperti berapa jam dalam sepekan lamanya mereka duduk dengan sedikt gerakan fisik. Setelah itu peneliti melakukan scanning otak terhadap para peserta yang diteliti.
Hasil menunjukkan, terlepas dari tingkat aktivitas fisik seseorang, duduk dalam waktu yang lama memiliki kaitan erat dengan penipisan lobus temporalis. Penelitian menunjukkan bahwa duduk dalam waktu yang lama adalah prediktor penting dari penipisan lobus temporalis seseorang. Bahkan dengan tingkat aktivitas fisik yang sangat tinggi sekali pun tidak cukup untuk melawan efek berbahaya dari duduk lama.
Penelitian menunjukkan bahwa setiap 1 jam duduk dalam sehari, penipisan dari area otak yang relevan itu sudah dapat diamati. Untuk meningkatkan kesehatan otak bagi mereka yang berisiko terkena penyakit Alzheimer adalah menghindari duduk dalam waktu lama, ini mungkin ‘obat’ pencegah terbaik.
Tetapi para peneliti juga menjelaskan bahwa penelitian yang mereka lakukan ini tidak menemukan bukti bahwa penipisan lobus temporalis itu diakibatkan oleh duduk dalam waktu lama. Kecuali hanya menemukan ada korelasi antara duduk untuk waktu yang lama dengan penipisan.
Selain itu, dilaporkan bahwa ada empat penyebab utama orang tua kehilangan daya ingat yaitu :
1. Peran faktor genetik. Beberapa orang dalam satu keluarga sering masuk dalam suatu usia tertentu, atau memasuki usia pertengahan kemudian terjadi fenomena abnormal seperti kehilangan ingatan dan penurunan mental yang sebagian besar itu disebabkan oleh faktor keturunan keluarga. Penurunan memori yang berkaitan dengan usia ini sering tidak dapat diubah.
2. Peran faktor penyakit. Orang tua rentan terhadap aterosklerosis, hipertensi, diabetes, dan penyakit lain. Gangguan tersebut akan mempengaruhi fungsi sistem otak yang menyebabkan pasokan nutrisi ke sel-sel otak, sel-sel otak kekurangan vitalitas, penurunan mental dan ingatan secara bertahap pun terjadi.
Terutama bagi mereka yang menderita hipertensi dan arteriosklerosis saat usia paruh baya akan menjadi kelompok demensia berisiko tinggi jika kelak memasuki usia lanjut.
Sebagian besar penyakit yang mempengaruhi kecerdasan ini disebabkan oleh faktor-faktor kehidupan yang buruk. Oleh karena itu, perlu mengembangkan gaya hidup yang baik dan sehat untuk mencegah penyakit adalah langkah efektif. Juga untuk menghindari kemerosotan daya ingat di masa tua.
3. Pengaruh faktor sosial. Di beberapa negara, orang-orang memasuki usia tua sering dianggap tidak berguna. Orang tua tidak mendapatkan perlakuan yang adil di masyarakat, ditambah lagi dengan lemahnya hubungan manusia, orang tua sering kali menjadi beban. Karena itu, rasa kesepian, kehilangan, acuh, malas memperhatikan pengetahuan baru, hal-hal baru, yang kemudian juga menjadi penunjang kecepatan penuaan fisiologis dan kecerdasan manula.
4. Akibat kesan ciptaan sendiri. Bagi mereka yang memasuki usia tua, terutama setelah pensiun, sering kali akan muncul pikiran bahwa dirinya sudah mulai menua, tidak lagi bisa berbuat banyak, sudah tidak berguna, apalagi menghakimi dirinya sebagai ‘sudah biasa sering pikun’ yang sadar atau tidak sadar telah menciptakan kesan, memvonis diri sudah tua sehingga malas menggunakan otak, ini juga mempercepat otak dalam proses penuaan.
Dengan bertambahnya usia, serangkaian gangguan fisik dan sensorik sering menghampiri para manula, seperti kaki kurang lincah melangkah, pendengaran menurun, kehilangan penglihatan, atau harus lama berbaring karena sakit. Sehingga mengurangi kontak antara orang tua dengan dunia luar, Hal tersebut juga akan mempercepat penuaan mental. (Li Wenxin/NTDTV/Sinatra/waa)
Erabaru Video Story – Simpanse menjadi binatang yang paling sering menjadi objek penelitian. Hal ini tidak terlepas dari tingkat kecerdasan simpanse yang dinilai paling tinggi dibanding hewan lainnya.
Sementara itu, ketika simpanse baru sebatas menjadi objek penelitian, anjing justru sudah lebih banyak membantu langsung pekerjaan manusia. Sebut saja anjing penjaga rumah, atau anjing pelacak milik polisi yang jago mengendus bahan peledak dan narkoba.
Jika kedua binatang itu disuruh menyeberangi sungai secara sendiri-sendiri, maka tentu itu adalah pekerjaan dan tugas kecil dan remeh-temeh bagi mereka. Apalagi jika di antara aliran air sungai terdapat batu sebagai penolong untuk menyeberang.
Ironisnya, dalam video ini mereka diberi tantangan untuk menyeberangi sungai secara bersama-sama. Celakanya, simpanse mendapat peran sebagai seorang manusia dengan anjing sebagai peliharaannya.
Bisa dibayangkan, anjing yang sudah terbiasa melakukan sesuatu dengan caranya sendiri, kini dipaksa melakukan sesuatu yang sama dengan cara yang dikehendaki oleh simpanse.
Kira-kira mereka bisa berhasil menyeberang sungai gak ya? Anjingnya mau nurut sama simpanse seperti mereka menurut kepada majikan manusia gak ya?
Yuk, ditonton dan disimak saja videonya sampai akhir ya!