Aksi Bayi dalam Video ini Tidak Kalah Menakjubkan Dibanding Spiderman

0

Erabaru Video Story – Bayi yang sudah bisa beraktivitas umumnya memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Barangkali karena baru saja melihat dunia, maka semua ingin disentuh, dipegang dan dirasakan oleh mereka.

Bagi para orangtua, sebaiknya selalu konsentrasi dalam mengawasi si buah hati. Betapa tidak, bayi dan anak-anak seringkali akan meniru apa yang dilihatnya.

Apalagi jika mereka sudah pernah menonton aksi-aksi dalam film dan animasi. Sehingga, rasa ingin tahu dan keinginan untuk mencoba yang tinggi seringkali menyebabkan tindakan yang tidak terduga pada bayi dan anak-anak.

Jika tidak diawasi dan diarahkan dengan baik, bisa saja aksi ‘meniru’ dari anak-anak menghasilkan konsekuensi buruk.

Lihat saja pada video berikut. Seorang bayi tampak memanjat pagar teralis layaknya aksi ‘superhero spiderman’. Barangkali bayi ini sudah mendapatkan bimbingan sebelumnya dari para orangtua, sehingga dia berhasil melakukannya dengan menakjubkan.

Jika belum terlatih, bisa saja bayi ini menjadi celaka. Terjatuh ketika memanjat misalnya.

Tentu saja, jika aksi seperti bayi dalam video ini diawasi dan diarahkan, serta dibimbing dengan baik akan menghasilkan sesuatu yang positif. Orang tua bisa menyiapkan pengaman, semisal kasur atau busa pada bagian bawah teralis.

Tidak dapat dipungkiri bahwa kegiatan yang menantang membuat anak-anak lebih pintar dan terlatih menghadapi dan mengatasi masalah ketika nanti tumbuh remaja dan bahkan menjadi dewasa.

Tentunya, jika orang tua dan pelatih yang profesional membantu dan mendukung serta membimbing mereka. (Erabaru Video Story/Yant/waa)

Video Rekomendasi :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Amerika dan Prancis Sepakat Masalah Iran Butuh Pendekatan Lebih Luas

EpochTimesId – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron mengeluarkan pernyataan bersama pada awal pekan ini. Mereka mengatakan bahwa pendekatan yang lebih luas diperlukan untuk mengekang pengaruh Iran di Timur Tengah.

Kunjungan Macron ke Gedung Putih terjadi kurang dari tiga minggu sebelum berakhirnya tenggat waktu yang ditetapkan oleh Presiden Trump untuk mencari solusi bagi kesepakatan nuklir Iran.

Kesepakatan 2015 secara resmi disebut Rencana Aksi Komprehensif Gabungan, yang dicapai antara Iran dan Amerika Serikat, Rusia, China, Perancis, Inggris, dan Jerman. Kesepakatan bertujuan untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Tetapi pada kenyataannya, kesepakatan tersebut justru berhasil menjamin Iran untuk mengembangkan senjata nuklir pada 2026.

Pada tahun itu, pembatasan kunci tertentu pada program nuklir Iran diberlakukan, namun dengan imbalan bahwa rezim Iran pada waktu itu diperbolehkan untuk memasang ribuan sentrifugal uranium canggih. Menurut perkiraan para ahli nuklir, akan memungkinkan bagi Iran untuk mengembangkan senjata nuklir dalam waktu enam bulan sejak kesepakatan berakhir pada 2026.

Kelemahan utama lainnya dalam perjanjian, adalah fakta bahwa perkembangan teknologi rudal canggih Iran tidak tercakup dalam perjanjian, tetapi di bawah resolusi terpisah PBB. Ini berarti bahwa perkembangan teknologi rudal balistik yang terus berlangsung di Iran tidak ada hubungannya dengan apakah perjanjian tersebut sesuai dengan kesepakatan nuklir atau tidak.

Video Rekomendasi :

Berbicara di Gedung Putih pada hari Selasa (24/4/2018) waktu setempat, Presiden Trump menggambarkan kesepakatan itu sebagai kesepakatan yang mengerikan. Dia mengatakan bahwa kesepakatan itu seharusnya tidak pernah dibuat.

Presiden Perancis, Emmanuel Macron, yang negaranya telah menjadi pendukung setia dari kesepakatan 2015, mengatakan bahwa pendekatan yang lebih luas untuk kegiatan Iran di wilayah tersebut sangat diperlukan.

“Kesepakatan Iran adalah masalah penting, tetapi kita harus mengambil gambaran yang jauh lebih luas yang merupakan keamanan di wilayah secara keseluruhan,” ujar Macron.

“Apa yang ingin kita lakukan adalah untuk menahan Iran dan kehadirannya di wilayah tersebut,” sambung Macron, di Gedung Putih.

Presiden Trump menyatakan setuju dengan penilaian Macron.

“Sepertinya di mana pun Anda pergi, terutama di Timur Tengah, Iran berada di belakangnya. Di mana pun ada masalah, Yaman, Suriah, di mana pun Anda memilikinya, Iran berada di belakangnya. Dan sekarang, sayangnya, Rusia semakin terlibat. Tetapi Iran tampaknya berada di belakang semua tempat yang ada masalah. Dan kita hanya perlu melihatnya,” kata Trump.

Pada bulan Januari, Trump mengatakan dia akan menandatangani sertifikasi 3 bulan terakhir untuk kesepakatan Iran. Menjelang berakhirnya periode 3 bulan pada 12 Mei, kekhawatiran telah muncul bahwa Iran dapat memulai kembali program senjata nuklirnya.

“Tidak akan mudah bagi mereka untuk memulai ulang. Mereka tidak akan memulai ulang apa pun. Jika mereka memulai ulang, mereka akan memiliki masalah besar, lebih besar dari sebelumnya,” kata Trump. (Jasper Fakkert/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Warna Mencolok dari Cincin Saturnus Dalam Gambar NASA yang Menakjubkan

0

EpochTimesId – NASA merilis foto close-up yang luar biasa dari cincin Planet Saturnus. Foto tersebut dibuat dengan menggabungkan gambar yang diambil dari pesawat luar angkasa dengan filter yang berbeda.

Gambar asli, diambil kembali pada tahun 2009 menggunakan filter spektrum merah, hijau, dan biru. Gambar itu kemudian dikombinasikan untuk menciptakan tampilan warna alami, menurut pernyataan NASA.

Foto-foto itu diambil 1,27 juta mil jauhnya dari pusat cincin. Kamera memotret dari pesawat ruang angkasa Cassini pada 22 Agustus 2009.

NASA membagikan foto itu pada hari Senin 23 April 2018, atau lebih dari setengah tahun setelah misi Cassini berakhir pada September 2017.

Menurut NASA, partikel-partikel yang menyusun cincin itu memiliki ukuran yang terkecil dengan ukuran lebih kecil dari sebutir pasir. Sementara partikel terbesar memiliki ukuran hingga seluas gunung. Sebagian besar partikel terbuat dari air yang membeku.

“Sifat yang tepat dari materi yang bertanggung jawab untuk menganugerahkan warna pada cincin, tetap menjadi masalah perdebatan sengit di antara para ilmuwan,” kata pernyataan NASA. (Oleh Simon Veazey/Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Direktur CIA dan Kim Jong-un Bahas Persiapan KTT Denuklirisasi dalam Pertemuan Rahasia

0

EpochTimesId – Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat, Mike Pompeo antara akhir Maret dan awal April tahun ini mengadakan pembicaraan dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Mereka berdiskusi dalam sebuah pertemuan rahasia.

Media Jepang dan Korea Selatan baru-baru ini menyingkap beberapa latar belakang kunjungan Pompeo. Media Korea Selatan ‘Chosun Ilbo’ mengutip laporan media Jepang ‘Asahi Shimbun’, memberitakan bahwa Mike Pompeo singgah di Pyongyang selama 3 hari.

Dia datang untuk membahas masalah yang berkaitan dengan persiapan pertemuan puncak Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) Amerika-Korea Utara. Selama kunjungan itu, Pompeo telah bertemu dalam pembahasan dan jamuan makan dengan Kim Jong-un sebanyak 3 hingga 4 kali.

Kim Jong-un dikabarkan menyambut gembira kedatangan Pompeo dan mengklaim, “Baru pertama kalinya bagi saya menemui orang yang memiliki minat dan kepribadian sama dengan saya.”

Laporan itu menyebutkan, Kim Jong-un dalam pembicaraannya menegaskan keinginannya untuk meninggalkan senjata nuklir. Dia tidak akan menuntut AS menarik pasukannya dari Korea Selatan.

Video Rekomendasi :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Karena itu, Amerika Serikat kemudian menilai bahwa Korea Utara memang memiliki kesediaan untuk meninggalkan program nuklirnya. Namun, Korea Utara dalam prakteknya nanti apakah bisa menepati janjinya, Amerika Serikat masih bersikap skeptis.

Selain itu, Korea Utara meminta Amerika Serikat untuk memasukkan isu membuka hubungan diplomatik antara AS dengan rezim Korea Utara (DPRK) dalam pertemuan puncak antara Amerika Serikat dan Korea Utara. DPRK juga ingin membahas masalah pelonggaran sanksi terhadap Korea Utara dalam KTT.

Namun, Kim Jong-un menolak berbicara tentang langkah-langkah denuklirisasi dan batas waktu realisasinya.

Media ‘DongA Ilbo’ memberitakan, Kim Jong-un dalam pembicaraannya dengan Mike Pompeo juga berjanji untuk menerima pemeriksaan denuklirisasi yang lebih ketat. Pemeriksaan akan termasuk verifikasi oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Badan intelijen Korea Selatan pada 23 April 2018 juga mengungkap pertemuan rahasia tersebut. Dalam pertemuan dengan Kim, Pompeo telah menegaskan bahwa KTT hanya akan dilaksanakan sepenuhnya di bawah premis denuklirisasi yang lengkap dan dapat diverifikasi.

Pada kesempatan itu juga Pompeo menuntut agar Korea Utara menerima jadwal verifikasi pelaksanaan denuklirisasi. Mengingat di waktu lalu pernah terjadi pengusiran petugas IAEA saat melakukan inspeksi nuklir di Korea Utara.

Oleh sebab itu, Pompeo menyinggung pentingnya verifikasi khusus. Dia menekankan bahwa jika perlu, para inspektur juga dapat meminta inspeksi tambahan pada fasilitas nuklir Korea Utara.

Laporan itu mengatakan bahwa Kim Jong-un tidak mengajukan keberatan atas permintaan di atas. Kecuali mengenai waktu dan ruang lingkup inspeksi, Kim akan mempertimbangkan terlebih dahulu mengenai tawaran kompensasi yang diajukan oleh Amerika Serikat, baru dapat membuat penyesuaian yang diperlukan.

Korea Utara pada 21 April mengumumkan keputusan untuk menghentikan uji coba nuklir dan peluncuran rudal, termasuk penutupan fasilitasnya. Namun masyarakat internasional hanya menanggapinya sebatas menyambut gembira.

Tidak ada pelonggaran tekanan terhadap Korea Utara dari dunia Internasional, kecuali dari sekutu dekatnya, rezim komunis Tiongkok. Tampaknya keputusan Korea Utara tersebut masih belum secara total menghilangkan kewaspadaan internasional terhadap mereka. (Chen Juncun/ET/Sinatra/waa)

Video Pilihan :

Korban Teror Mobil Kanada Dikonfirmasi Sepuluh Orang

0

EpochTimesId – Korban tewas teror penabrakan massal dengan mobil Van di Toronto, Kanada, dipastikan sebanyak sepuluh orang. Sementara 15 korban lainnya mengalami luka-luka.

Jumlah korban terkonfirmasi setelah pelaku teror dihadapkan ke pengadilan. Tersangka, Alek Minassian, adalah warga Richmond Hill berusia 25 tahun. Dia hadir dalam sidang perdana singkat di ruang sidang Toronto pada hari Selasa (24/4/2018) waktu setempat.

Sebelumnya dikabarkan, sebuah mobil van menghantam kerumunan orang di Toronto, Kanada, Senin (23/4/2018) waktu setempat. Ssebelumnya diperkirakan sebanyak sembilan orang menjadi korban tewas dalam serangan itu.

Polisi Toronto mengatakan bahwa korban yang dihantam langsung oleh mobil antara 8 hingga 10 orang. Penyerangan terjadi di sekitar kawasan Yonge Street di selatan Finch Avenue, seperti dikutip dari The Epoch Times.

Minassian langsung ditangkap oleh polisi tidak lama setelah kejadian. Pemerintah federal sejauh ini mengesampingkan keterkaitan tersangka dengan jaringan terorisme internasional.

Alek Minassian digelandang ke pengadilan dengan berpakaian jumpsuit putih. Ketika ditanya oleh wartawan, dia hanya berulangkali menjawab dengan menyebut namanya. Tersangka akan didakwa melakukan pembunuhan tingkat pertama terhadap 10 orang dan percobaan pembunuhan terhadap 13 orang lainnya.

Video Rekomendasi :

Profil Minassian di LinkedIn menyatakan bahwa dia terdaftar sebagai mahasiswa di Seneca College mulai tahun 2011 hingga tahun ini.

Sementara itu, Departemen Pertahanan Nasional Kanada menyatakan bahwa Tersangka sempat diterima menjadi anggota Pasukan Bersenjata Kanada (CAF) tahun lalu.

“Dia tidak menyelesaikan pelatihan perekrutannya dan meminta untuk dibebaskan secara sukarela dari CAF setelah 16 hari pelatihan perekrutan,” kata Jessica Lamirande, juru bicara Departemen Pertahanan Nasional.

Sebuah posting Facebook Minassian sesaat sebelum serangan mereferensi ‘tragedi Isla Vista 2014’ di California, Amerika Serikat. Dalam tragedi itu, seorang pria bersenjata menewaskan enam orang dan melukai beberapa lainnya, sebelum meembakkan senapan pada dirinya sendiri.

Dalam sebuah video sebelum serangan itu, pria bersenjata itu mengatakan alasannya melakukan penembakan adalah karena cintanya ditolak oleh seorang wanita.

Alexander Alexandrovitch, mengatakan di profil Facebooknya bahwa dia belajar di sekolah menengah yang sama dengan Minassian. Alexander menggambarkan tersangka sebagai, “Seseorang yang tidak stabil secara mental.”

“Dia dikenal mengeong seperti kucing dan mencoba menggigit orang,” tulisnya di Facebook.

Sementara itu, Perdana Menteri Kanada menyampaikan belasungkawa setelah serangan van tersebut. Justin Trudeau mengatakan dia akan mengunjungi kota itu, segera setelah memungkinkan.

Trudeau mengatakan bahwa aksi yang mematikan itu tidak memiliki kaitan yang jelas dengan serangan teroris.

Namun, dia menggambarkan serangan sebagai peristiwa mengerikan dan tidak masuk akal.

“Segenap warga Kanada berdiri bersama Toronto hari ini. Penyelidikan atas insiden ini masih berlangsung, dan tidak ada bukti yang menunjukkan ancaman terhadap elemen keamanan nasional untuk situasi ini,” ujar Trudeau. (The Epoch Times/waa)

Video Rekomendasi :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Puluhan Jenazah Kembali Ditemukan di Kuburan Massal Bekas Markas ISIS

Epochtimes.id- Puluhan jenazah, termasuk jihadis dan warga sipil, telah ditemukan di kuburan massal di bekas markas kelompok Daesh atau ISIS di Raqqa, Suriah.

Seorang diungkapkan oleh pejabat lokal pada Sabtu lalu seperti dilansir dari Arabnews.com, Selasa (24/04/2018).

Penduduk di bekas “ibu kota” de facto kelompok ISIS di Suriah utara, Raqqa melihat para jihadis diusir oleh Pasukan Demokrat Suriah yang didukung AS pada Oktober 2017.

Hampir 50 mayat telah ditemukan dari kuburan massal, yang berkapasitas hingga 200 mayat. Laporan ini diungkap oleh Abdallah Al-Eriane, seorang pejabat senior dengan Dewan Sipil Raqqa sekarang memerintah di kota itu.

Kuburan massal terletak di bawah lapangan sepakbola, dekat dengan rumah sakit tempat para jihadis menggali sebelum diusir dari kota.

“Itu rupanya satu-satunya tempat yang tersedia untuk pemakaman, yang dilakukan dengan tergesa-gesa. Para jihadis bersembunyi di rumah sakit, ”kata pejabat itu,

Dia menambahkan bahwa beberapa jasad ditandai dengan nom de guerre dari jihadis sementara warga sipil hanya memiliki nama pertama.

Selama beberapa bulan terakhir, Suriah dan Irak telah menemukan kuburan massal di daerah-daerah yang sebelumnya dijadikan markas oleh para jihadis.

Pasukan Suriah menemukan kuburan massal berisi sisa-sisa lebih dari 30 orang yang dibunuh oleh Daesh di provinsi Raqqa pada bulan Februari.

Temuan ini mengikuti dua temuan serupa lainnya oleh tentara Suriah.

Kelompok Daesh, yang memproklamirkan “kekhalifahan” atas wilayah-wilayah Suriah dan Irak pada 2014, kini telah kehilangan hampir semua wilayah yang pernah mereka dikuasai.

Kelompok ini bertanggung jawab atas beberapa kekejaman selama masa terornya, termasuk eksekusi massal dan pemenggalan kepala. (asr)

Sumber : Arabnews.com

Tersangka Utama Teror Paris Divonis 20 Tahun Penjara di Belgia

EpochTimesId – Hakim pada Pengadilan Belgia menjatuhkan hukuman terhadap Salah Abdeslam, tersangka utama yang selamat dalam serangan ISIS pada 2015 di Paris, Perancis, Senin (23/4/2018) waktu Eropa. Terdakwa dijatuhi hukuman 20 tahun penjara, dalam kasus baku tembak dengan polisi di Brussels pada tahun 2016.

Terdakwa dijatuhi hukuman bersama koleganya, Sofien Ayari. Terdakwa kedua juga divonis hukuman 20 tahun penjara untuk kasus percobaan pembunuhan dan teror, seperti dikutip The Epoch Times dari Reuters.

Pengacara para terdakwa berpendapat bahwa Abdeslam, yang berusia 28, seharusnya dibebaskan. Sebab, ada kesalahan prosedural dalam berkas dakwaan.

Hukuman yang dijatuhkan kepada para terdakwa sesuai dengan surat dakwaan. Jaksa mendakwa para teroris itu melakukan percobaan pembunuhan dalam peristiwa penembakan Brussels pada Maret 2016, beberapa hari sebelum mereka berhasil ditangkap.

Salah Abdeslam adalah teroris keturunan Maroko-Perancis kelahiran Belgia. Dia berperan vital dalam serangan teror berskala besar di Paris, Prancis, pada 13 November 2015.

Teror Prancis 2015 sendiri menewaskan 130 orang tewas dan sedikitnya 350 korban lainnya terluka. Abdeslam berperan sebagai penyewa mobil dan pengantar gerombolan teroris ke teater Bataclan di Paris.

Serangan teror Paris 2015 terungkap sebagai serangan teroris terencana. Selain bom bunuh diri, teroris juga melakukan dan penyanderaan. Lokasi teror adalah beberapa titik di Kota Paris dan Saint-Denis.

Jumlah total aksi teror tersebar di sembilan titik. Sebanyak enam teror adalah penembakan massal dan tiga bom bunuh diri terpisah.

Para tersangka yang selamat hanya dua orang. Sementara para teroris lainnya bunuh diri dan ditembak mati oleh Polisi.

Dua tersangka yang selamat baru bisa ditangkap setelah empat bulan melarikan diri. Mereka digerebek di wilayah Molenbeek, Brussels, pada 18 Maret 2016. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Nenek Inggris Belajar Membaca pada Lanjut Usia demi Dua Cucu

0

EpochTimesId – Seorang nenek dari Wigan, Inggris, Denise Gallagher, belajar membaca dan menulis 50 tahun usai usia sekolah. Dia belajar membaca pada usia 57 tahun.

Gallagher yang bekerja sebagai asisten katering, didiagnosis menderita disleksia oleh dokter. Dia baru mengetahui penyakit yang dideritanya itu pada usia 21.

Membaca tidak pernah mudah baginya sejak kecil. Ketika masih anak-anak, dia bahkan selalu diejek dan disebut ‘bodoh’. Karena itulah dia enggan bersekolah.

Namun, dia menyembunyikan rahasia bahwa dia kesulitan membaca sejak kecil. Dia bahkan sengaja berbuat jahat di kelas, sehingga dia bisa dikeluarkan dari sekolah.

Disleksia sendiri merupakah sebuah gangguan dalam perkembangan kemampuan baca-tulis. Kelainan itu, umumnya dialami anak-anak usia 7 hingga 8 tahun.

Dia sering melihat huruf terbalik satu sama lain. Dia juga akan menulis terbalik, sehingga dibutuhkan cermin utnuk membaca tulisannya.

Video Rekomendasi :

Setelah beranjak dewasa, Gallagher selalu menolak makan di restoran. Sebab, dia tidak bisa membaca menu. Gallagher juga tidak dapat pergi berbelanja, dan membaca suratnya sendiri.

“Dan sekarang ini jauh lebih buruk karena semuanya adalah email atau online, Anda tidak dapat berbicara kepada orang lain untuk meminta bantuan,” kata Gallagher.

Baru-baru ini, dia kembali semangat untuk belajar membaca dan menulis. Cucunya menjadi motivasi terbesarnya, selain keinginan untuk membaca email dan situs informasi di internet ponsel.

“Saya punya 2 cucu dan saya hanya ingin membaca ‘cerita sebelum tidur’, untuk mereka,” katanya.

Setahun yang lalu, Gallagher berhasil memiliki kemampuan membaca layaknya anak usia 5 dan 6 tahun untuk standar pendidikan di Inggris.

Dan, dia sekarang bisa membaca selayaknya anak usia 8 tahun.

“Butuh waktu 50 tahun bagi saya untuk melakukannya, tetapi itu sepadan,” kata Gallagher. (The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :
https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Menkeu Amerika akan Berkunjung ke Tiongkok demi Meredakan Konflik Dagang

EpochTimesId – Menteri Keuangan Amerika Serikat, Steven Terner Mnuchin mengatakan bahwa dia sedang mempertimbangkan untuk mengunjungi Tiongkok, Sabtu (21/4/2018). Media mengatakan bahwa langkah ini mungkin dapat membantu meredakan ketegangan perdagangan yang sedang terjadi antara dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia.

Kementerian Perdagangan Tiongkok dalam pernyataannya pada hari Minggu (22/4/2018) menyebutkan bahwa pemerintah Tiongkok akan menyambut baik kunjungan pejabat AS.

Reuters melaporkan, Amerika Serikat bermaksud untuk memungut tarif impor tambahan sebesar 50 miliar Dolar AS. Langkah itu untuk memaksa pihak Tiongkok menghentikan pencurian hak kekayaan intelektual dari perusahaan AS.

Pada 4 April, Trump juga menginstruksikan perwakilan dagang AS untuk mempertimbangkan pengenaan tarif impor komoditas Tiongkok. Langkah itu sebagai denda terhadap pelanggaran ‘Special 301 Report’ yang nilainya mencapai 100 miliar Dollar AS.

Hasil analisa Reuters adalah daftar komoditas Tiongkok yang akan dipublikasikan pemerintah AS itu termasuk berbagai jenis produk konsumen. Diantaranya adalah seperti ponsel pintar, komputer, mainan, pakaian, alas kaki, dan furnitur.

Menteri Keuangan Mnuchin dalam siaran pers saat mengikuti pertemuan musim semi Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank) pada hari Sabtu mengatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan sebuah kunjungan ke Tiongkok.

“Saya masih tanpa komentar tentang waktu kunjungan. Saya juga belum memiliki urusan spesifik, tetapi sebuah perjalanan (ke Tiongkok) sedang dipertimbangkan,” kata Mnuchin.

Video Rekomendasi :

Sang mentri juga mengatakan, saat dalam pertemuan IMF dan Bank Dunia, ia bertemu dengan Gubernur Bank Sentral Tiongkok yang baru Yi Gang. Mereka sempat berbincang-bincang soal potensi membuka pasar ke lebih banyak perusahaan asing.

Selama pertemuan pada hari Jumat, Mnuchin mengungkapkan bahwa praktik perdagangan yang tidak adil telah menghambat pertumbuhan ekonomi AS dan global. Hal itu juga masih akan terus melemahkan ekonomi global.

Mnuchin menghimbau agar IMF melakukan lebih banyak upaya untuk membantu mengatasi ketidakseimbangan ekonomi global.

Mnuchin juga mendesak IMF untuk bersuara lebih keras atas isu ‘ketidakseimbangan eksternal’. IMF diharapkan memberikan rekomendasi yang jelas kepada negara-negara dengan surplus eksternal yang besar untuk mendukung pertumbuhan global yang lebih seimbang.

“Memastikan kebebasan perdagangan, keadilan dan saling menguntungkan akan meningkatkan perdagangan global dan mendukung pertumbuhan yang lebih kuat, lebih berkelanjutan,” kata Mnuchin.

Kementerian Perdagangan Tiongkok pada hari Minggu mengatakan bahwa Tiongkok telah menerima informasi bahwa ada pejabat Amerika Serikat yang akan datang berkunjung ke Beijing. “Untuk membahas masalah ekonomi dan perdagangan, kami menyambut baik kedatangannya,” tulis Kementerian Perdagangan Tiongkok.

Menkeu Mnuchin sedang dalam pembicaraan untuk menyelesaikan sengketa perdagangan dengan pihak Tiongkok dan sudah membuat beberapa kemajuan. Dia menolak untuk mengomentari seberapa jauh perkembangan pembicaraan kedua pihak akan dapat menyelesaikan sengketa perdagangan yang ada.

Tetapi Mnuchin bersikap optimis, AS dan Tiongkok akan dapat menyelesaikan sengketa perdagangan dengan Beijing untuk meredakan ketegangan antara dua negara ekonomi terbesar dunia ini. (Zhang Ting/ET/Sinatra/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Dwayne Johnson Traktir Gadis SMA Penggemarnya untuk Nonton Bareng Gratis Rampage

0

EpochTimesId – Sosok aktor film laga Dwayne Johnson adalah tentang menyebarkan hal-hal positif. Dia sering mengekspresikan niat baik dan sentimen yang optimis di media sosial.

Namun, bahkan dengan standar pribadinya apa yang dia berikan untuk gadis SMA asal Minnesota, Amerika Serikat bagi sebagian orang adalah diluar logika.

Katie Kelzenberg mengirim pesan kepada ‘The Rock’ dengan mengundangnya ke pesta prom atau pesta kelulusan-nya. Johnson tidak bisa datang, dan tidak ingin mengecewakan Kelzenberg.

Johnson pun merekam pesan Instagram khusus hanya untuk Katie.

Dalam pesannya, Johnson mengatakan bahwa dia akan menyewakan sebuah bioskop di kota Katie. Sehingga, dia dan teman-temannya dapat menonton film barunya, ‘Rampage’.

https://instagram.com/p/Bhy0c7RFhaq/?utm_source=ig_embed

Di luar itu, Johnson juga mengirim pesan pribadi lain ke Kelzenberg yang diputar melalui speaker sekolah.

Johnson kemudian menulis pesan yang dia sampaikan di speaker sekolah pada Instagram yang menyertai video.

“Ini adalah ucapan pagi kejutan saya kepada siswa dari Stillwater Area High School di Minnesota, ketika saya menelpon gadis muda yang sangat istimewa yang meminta saya datang ke prom-nya, Nona Katie Kelzenberg yang luar biasa.

“Saya tidak bisa menghadiri ‘prom-nya’ karena saya akan (ada) di produksi (Shoting), tetapi sebagai hadiah kejutan saya memesan teater lokal pada akhir pekan ini sehingga dia dapat membawa 232 sahabat terbaiknya untuk menonton pemutaran khusus ‘Rampage’.”

“Saya adalah pria beruntung yang beruntung memiliki penggemar yang luar biasa seperti Katie, dan momen seperti ini akan selalu menjadi bagian terbaik dan paling keren dari pekerjaan saya. Reaksi dirinya ketika dia mendengar saya menyebut namanya, adalah segalanya (bagi saya)!”

https://instagram.com/p/BhzAmXBlbuZ/?utm_source=ig_embed

Oh, dan Jhonson juga berjanji akan membayar semua popcorn, permen, dan minuman soda, sebanyak yang dapat dimakan dan diminum oleh ratusan anak SMA tersebut!
(John Smithies/Epoch Times/waa)

Video Rekomendasi :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Video Dramatis Pencuri Gagal Gondol Mesin ATM Dengan Alat Berat

EpochTimesId – Kepolisian Inggris merilis video upaya pencurian mesin ATM dengan menggunakan alat berat. Tampak dalam rekaman yang ditangkap CCTV, perampok ATM menggunakan forklift untuk menabrak tembok sebuah toko.

Bagian dalam dari toko tersebut terdapat mesin ATM yang akan dicuri oleh kawanan perampok. Namun, sebelum berhasil menghancurkan tembok toko, mobil polisi tiba dan gerombolan penjahat lari tunggang langgang.

Polisi lokal Derbyshire, Inggris, merilis rekaman kamera keamanan ini dengan harapan memperoleh informasi dari masyarakat. Mereka berharap warga membantu polisi, sehingga para tersangka bisa ditangkap.

Video itu menunjukkan sebuah truk pickup tiba dan berhenti di luar sebuah mesin ATM sekitar pukul 1:45 dinihari pada hari Rabu, 11 April 2018. Sesosok penjahat kemudian muncul memegang sesuatu yang tampak seperti gulungan tali kawat.

Beberapa saat kemudian, seorang penjahat lainnya tiba dengan sebuah forklift.

Sebuah mobil yang berisi penjahat lainnya juga tiba dan bersiap membantu aksi pencurian. Beberapa saat kemudian, forklift mulai menabrak dinding di mana mesin ATM tertanam.

Tiba-tiba, para tersangka melihat mobil polisi datang mendekat. Mereka pun berusaha untuk kabur, berebut untuk masuk ke mobil penjahat yang tiba terakhir tadi.

Sebelum kabur, salah satu penjahat sempat berlari ke kendaraan polisi dan menghancurkan kaca depan mobil patroli. Menurut rilis berita polisi, petugas mengalami luka di wajah mereka. Sementara para tersangka berhasil melarikan diri.

Silahkan tonton videonya, untuk menyaksikan seluruh kejadian dengan detail yang jelas.
(The Epoch Times/waa)

Video Rekomendasi :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Tes Brid

Teror Mobil Toronto Tewaskan Sembilan Orang

0

EpochTimesId – Sebuah mobil van menghantam kerumunan orang di Toronto, Kanada, Senin (23/4/2018) waktu setempat. Sebanyak sembilan orang dikabarkan tewas dalam serangan itu.

Polisi Toronto mengatakan bahwa korban yang dihantam langsung oleh mobil antara 8 hingga 10 orang. Penyerangan terjadi di sekitar kawasan Yonge Street di selatan Finch Avenue.

Mobil yang digunakan menabrak para korban berwarna putih. Pengemudi mengendarainya menuju trotoar yang dipenuhi kerumunan orang.

Sopir mobil pelaku teror kemudian langsung berhasil ditangkap, seperti dikutip The Epoch Times dari CTV.

“Dia mulai membanting mobil ke trotoar dan menabrak serta melindas orang-orang satu demi satu,” kata seorang saksi, Alex Shaker kepada CTV News.

Shaker mengatakan bahwa dia melihat van menabrak seseorang yang sedang mendorong kereta dorong bayi.

“Dia baru saja menghancurkan begitu banyak orang,” tutur Shaker. “Setiap hal yang menghalangi jalannya.”

Jumlah pasti orang-orang yang terluka belum diketahui. Foto-foto yang diposting online menunjukkan beberapa orang lainnya, tampak terluka dan terkapar.

“Itu hanya begitu banyak tubuh,” kata Carol Roberts, seorang saksi, kepada CTV.

Layanan kereta bawah tanah terdekat dihentikan karena insiden itu, BBC melaporkan. Foto-foto yang diambil di tempat kejadian juga menunjukkan polisi bersenjatakan senapan bersiaga di sekitar lokasi kejadian. Sementara paramedis datang untuk membantu dan merawat para korban.

“Laporan terbaru adalah bahwa van putih menerobos ke trotoar, melaju di trotoar di selatan Yonge, selatan Finch, dan menabrak sekitar delapan hingga 10 orang. Tapi angka-angka itu belum dikonfirmasi,” kata jurubicara kepolisian Toronto, Gary Long kepada penyiar Kanada Global News.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau mengatakan kepada wartawan bahwa dia sudah mengetahui informasi teror mobil tersebut.

Video Rekomendasi :

“Jelas kami baru mengetahui situasi di Toronto,” ujar Trudeau kepada BBC.

“Kami turut berduka untuk siapa pun yang terkena dampaknya. Kami akan segera memperbaharui informasinya dalam beberapa jam mendatang.”

Walikota Toronto, John Tory mengatakan dia akan pergi ke area insiden, seperti dikabarkan CBC.

“Konsentrasi saya adalah menangani orang-orang yang terpengaruh oleh insiden ini dan para responden garis depan yang bekerja untuk membantu mereka yang terluka. Saya telah menawarkan setiap dan semua bantuan yang dapat diberikan pemerintahan kota kepada polisi untuk membantu penyelidikan ini.” (Jack Phillips/The Epoch Times)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Video Cara Membuat Kertas Jepang, Semua dari Alam

0

Oleh Joseph Gonzalez

Video ini menunjukkan cara membuat kertas Jepang, pada dasarnya dari awal.

Anda akan memerlukan beberapa alat khusus, tetapi mengingat bahan sebenarnya berasal dari alam itu sendiri, seharusnya tidak terlalu sulit untuk dibuat.

Dan prosesnya tidak hanya keren untuk dilihat, tetapi kedamaian video juga membuat rileks.

Simak video berikut untuk melihat bagaimana itu dibuat.

 

Ribuan Relik dan Arca Berusia 5.000 Tahun Ditemukan Arkeolog di Afghanistan

Epochtimes.id- Kementerian Informasi dan Kebudayaan (MoIC) Afghanistan telah memulai penggalian arkeologi putaran ketiga di tambang tembaga Mes Aynak di Provinsi Logar, Afghanistan.

Lebih dari 4.000 relik telah ditemukan dari situs dalam sembilan tahun terakhir. Pernyataan demikian disampaikan oleh pejabat Menteri informasi dan budaya Afghanistan, Mohammad Rasul Bawari.

Menteri dan timnya mengunjungi situs arkeologi pada Sabtu (21/04/2018).

Melansir dari Tolonews, program ini akan berlanjut selama tiga tahun dan telah didanai oleh Bank Dunia.

“Lebih dari 600 relik dan barang berharga langka ditemukan oleh arkeolog,” katanya.

Di bawah situs di Logar, arkeolog mengatakan, terletak sebuah kota kuno dengan peninggalan kuno dan berharga.

Para arkeolog baru-baru ini menemukan banyak kuil, arca buddha, dan relik di situs tersebut.

Seorang arkeolog dari kementerian, Sultan Massoud, mengatakan beberapa peninggalan dan struktur yang ditemukan selama penggalian di daerah ini berasal dari 5.000 tahun silam.

“Kami dapat memperkenalkan citra Afghanistan yang berbeda kepada dunia melalui kegiatan budaya dan arkeologi,” kata Massoud.

Gubernur Logar Mohammad Omar Ishaqzai mengatakan beberapa relik yang dipulihkan akan dipajang di museum lokal di distrik Mohammad Agha – tempat tambang tembaga Mes Aynak.

“Peninggalan dan penemuan ini menunjukkan bahwa banyak peradaban telah tinggal di sini,” kata gubernur.

Menurut Kementerian Penerangan dan Kebudayaan, pekerjaan ekstraksi tembaga dari tambang Mes Aynak akan dimulai setelah penggalian arkeologi berakhir. (asr)

Pelajar Taman Kanak-Kanak Ngantuk Berat Ketika Teman Sekelas Belajar Bernyanyi

0

Video Story Erabaru – Mengantuk dalam kelas ketika sekolah mungkin adalah sesuatu yang wajar. Kebanyakan pelajar pasti pernah mengalaminya. Bahkan ada yang sampai ketiduran.

Terlebih jika guru menerangkan dengan serius, sementara para siswa tidak menyukai apa yang diajarkan. Namun, dalam video ini, seorang pelajar justru mengantuk ketika seisi kelas tengah gaduh belajar bernyanyi.

Seorang pelajar Taman Kanak-Kanak tampaknya sedang mengantuk berat. Di terhuyung-huyung sempoyongan ketika pelajaran sedang berlangsung.

Walau demikian, tampaknya dia tidak mau menyerah terhadap rasa kantung yang mendera. Dia tetap berusaha untuk terjaga, sambil mendengarkan kawan-kawannya belajar bernyanyi.

Barangkali anak ini enggan ketinggalan pelajaran, sehingga dia berusaha keras menahan kantuk.

Atau barangkali karena pelajaran bernyanyi yang membuat seisi kelas gaduh, sehingga dia gagal untuk tertidur dan bermimpi dalam kelas.

Selamat menyaksikan videonya ya. Jangan lupa di bagikan dengan teman-teman yang lain. (Video Story Erabaru/waa)

Video Rekomendasi :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA