Pekerja Australia Gunakan Eskavator Selamatkan Kanguru dari Lumpur Sampah

0

EpochTimesId – Para pekerja di Queensland, Australia menggunakan eskavator untuk menyelamatkan seekor kanguru. Mereka membantu membebaskan seekor kanguru yang terjebak pada kubangan lumpur di fasilitas pengolahan sampah dan limbah.

Hewan berkantung itu diselamatkan pada 30 April 2018. Tim limbah dan daur ulang Dewan Kota Bundaberg menggunakan alat berat untuk membersihkan lumpur dari kanguru dengan hati-hati.

Operator eskavator kemudian membuat jalan untuk keluar dari kubangan lumpur. Lumpur pada sebagian kubangan diangkat, sehingga tanah yang keras dapat digunakan sebagai pijakan oleh kanguru.

Setelah kanguru itu bebas dan keluar dari kubangan lumpur, dia tampak sangat tertarik dengan alat berat dewan kota yang telah menolongnya. Dia juga mulai mecari-cari orang yang telah menyelamatkannya dari danau lumpur.

Nampaknya, kanguru ingin mengucapkan terimakasih dengan sebuah pelukan.

Rekaman situasi penyelamatan itu dibagikan ke halaman Facebook dewan kota Bundaberg. Video itu pun menghasilkan lebih dari 20.000 ‘view’ ketika informasi ini disusun oleh tim redaksi The Epoch Times. (John Smithies/The Epoch Times/waa).

Video Pilihan :
https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Kepala Keuangan Vatikan Disidang Kasus Pelecehan Seksual di Australia

EpochTimesId – Kepala Keuangan Vatikan, George Pell diadili oleh Pengadilan Australia atas tuduhan melakukan serangan seksual pada masa lalu. Sebuah pengadilan Australia mengeluarkan putusan sela, Selasa (2/5/2018).

Putusan sela menyatakan kasus kasus yang menyeret Bendahara Vatikan itu akan berlanjut. Putusan itu membuat Pell menjadi pejabat Katolik paling senior yang diadili atas tuduhan serangan seksual. Dia mengaku tidak bersalah.

Hakim Belinda Wallington mengesahkan keputusannya bahwa kasus Pell akan dilanjutkan ke pengadilan di pengadilan Melbourne. Putusan dikeluarkan setelah sidang pra-peradilan digelar selama sebulan.

Pell tidak berkomentar ketika meninggalkan pengadilan. Dia meninggalkan gedung pengadilan dengan dikelilingi oleh polisi dan tim pengacaranya.

Paus Francis mengatakan dia tidak akan mengomentari kasus yang melibatkan menteri ekonomi Vatikan itu, sampai semua proses hukum selesai.

Vatikan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah ‘mencatat’ keputusan pengadilan. Cuti untuk Pell sudah diberikan sejak tahun lalu, sehingga dia dapat membela dirinya dengan maksimal.

Sebuah pernyataan dikeluarkan oleh pengacara Pell dan didistribusikan oleh Keuskupan Agung Sydney. Pell memang bertugas di Sydney sebelum ditarik ke Vatikan pada tahun 2014. Pernyataan itu mengatakan Pell sepenuhnya bekerja sama dengan penyelidik polisi. Pell juga selalu gigih mempertahankan dan membuktikan bahwa dia tidak bersalah.

“Dia ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah mendukungnya dari sini di Australia dan luar negeri selama waktu yang tepat ini. Dia berterima kasih atas dukungan dan doa mereka yang berkelanjutan,” kata pernyataan itu.

Video Rekomendasi :

Dalam keputusannya, Hakim Wallington menolak apa yang disebut pengacara Pell sebagai ‘tuduhan terburuk’ yang ditujukan kepada kliennya. Tetapi, Hakim mengatakan tuduhan pelecehan seksual di kolam renang dan di sebuah gereja di negara bagian Victoria, akan tetap disidangkan.

Pell diperintahkan untuk datang di Pengadilan Melbourne County pada hari Rabu (3/5/2018) ketika akan diputuskan bagaimana dan kapan kasusnya akan dilanjutkan.

“Beberapa tuduhan memiliki sifat yang sangat berbeda dari yang lain sehingga dia akan menjalani lebih dari satu persidangan kasus,” ungkap pengacara Pell, Robert Richter.

Dalam persidangan pembacaan putusan sela, Pria 76 tahun itu duduk diam di belakang pengacaranya. Dia hadir dengan mengenakan setelan hitam dengan kerah pendeta, karena keputusan hakim dibacakan lebih dari 90 menit.

Selama persidangan pra-pengadilan, pembelaan Pell mempertanyaan tentang prosedur polisi, keakuratan ingatan saksi dan kondisi psikologis mereka.

Jaksa Penuntut Mark Gibson mengatakan tidak satu pun dari para pelapor yang menarik tuduhan mereka terhadap Pell di bawah pemeriksaan silang. Sersan Detektif Polisi, Victoria Chris Reed, membantah tuduhan Richter tentang cacat serius dalam penyelidikan polisi.

Wallington mengatakan serangkaian dugaan pelanggaran terbesar yang dibantahnya, “tidak mungkin terjadi dalam kerangka waktu yang dituduhkan.”

Atas tuduhan lain yang dibantah, Wallington mengatakan, penuduh Pell ‘sangat angkuh’. Dengan minimnya bukti, juri tidak akan mampu memeriksa perkara itu.

Pell dipanggil kembali dari Roma ke negara asalnya tahun lalu untuk menghadapi dakwaan. Dia telah menyerahkan paspornya kepada otoritas hukum Australia. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :
https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Gedung Pencakar Langit di Brasil Roboh Setelah Mengalami Kebakaran Dahsyat

0

EpochTimesId – Sebuah bangunan pencakar langit 26 lantai habis dilalap api di pusat kota terbesar Brasil, Sao Paulo pada hari Selasa (1/5/2018) waktu setempat. Bangunan itu bahkan roboh dan ambruk setelah dilalap si jago merah.

Petugas pemadam kebakaran mengatakan baru satu orang yang dipastikan tewas. Jenasah satu korban tewas tersebut sudah dievakuasi dari lokasi kejadian, seperti dikutip Reuters dari Globo TV.

Cortesy Video oleh MSN.

Gambar-gambar di televisi menunjukkan saat-saat yang mengerikan ketika seorang pemadam kebakaran berusaha mencapai pria yang berusaha melarikan diri dari kebakaran di gedung itu. Pria itu berhasil dievakuasi satu jam setelah kebakaran dimulai.

“Petugas pemadam kebakaran terus berusaha memadamkan api yang menyebar ke gedung yang berdekatan. Gedung-gedung disebelahnya telah dievakuasi dan tidak terancam ambruk,” ujar Letnan Brigade Sao Paulo, André Elias kepada Globo TV.

Petugas pemadam kebakaran mengatakan penyebab kebakaran di lantai enam masih belum diketahui. Petugas juga mengatakan kemungkinan akan ada lebih banyak korban jiwa. Sebab, sebanyak tiga orang masih dinyatakan hilang.

Bangunan bekas kantor itu sendiri sudah ditinggalkan kosong sekitar tujuh tahun yang lalu. Sebelum dikosongkan, sekitar 150 orang tinggal di 10 lantai terbawah gedung tersebut, seperti dikabarkan Globo TV. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Rekomendasi :

Daftar 10 Jurnalis di Antara Puluhan Orang Tewas dalam Serangan Teroris di Afghanistan

Epochtimes.id- Sepuluh jurnalis termasuk wartawan BBC dan kepala fotografer Agence France-Presse (AFP) berada di antara puluhan orang yang tewas dalam beberapa serangan di Afghanistan pada Senin (30/04/2018).

Melansir dari Ariananews.af, insiden ini merupakan serangan paling berdarah bagi media Afghanistan sejak 2001.

Dua serangan bunuh diri di Kabul menewaskan sedikitnya 25 orang termasuk sembilan wartawan.

Reporters Without Borders mengatakan serangan tunggal ini merupakan paling mematikan terhadap media Afghanistan sejak jatuhnya rezim Taliban di negara yang dilanda perang itu.

Kekerasan hari ini terhadap jurnalis tidak berakhir di Kabul. Sekitar jam 4 sore waktu setempat, seorang reporter untuk layanan bahasa Pashto BBC, ditembak mati oleh orang-orang bersenjata tak dikenal di provinsi Khost timur.

Para wartawan yang tewas dalam serangan hari ini termasuk Shah Marai dari AFP, Ahmad Shah dari BBC, juru bicara Tolo News Yar Mohammad Tokhi, tiga wartawan Radio Azadi (Radio Free Europe) (Ebadollah Hananzai, Sabawon Kaker dan Maharam Durani), reporter 1TV, Ghazi Rasooli dan juru kamera Nawruz Ali Rajabi, reporter TV Mashal, Salim Talash, dan juru kamera TV Mashal Ali Salimi.

Semua wartawan kebanyakan di bawah 30 tahun.

Berikut daftar 10 jurnalis yang tewas :

Shah Marai – yang dimakamkan Senin petang – bergabung dengan AFP sebagai pengemudi pada 1996, tahun Taliban merebut kekuasaan, dan mulai mengambil foto, meliput berita termasuk invasi AS pada 2001. Pada 2002 ia menjadi jurnalis foto stringer, lalu menjadi kepala fotografer di biro.

Ahmad Shah, 29, telah bekerja untuk layanan Afganistan BBC selama lebih dari setahun. Dia digambarkan sebagai “jurnalis berkemampuan tinggi yang merupakan anggota tim yang dihormati dan populer”.

Ghazi Rasooli – yang lahir di provinsi Parwan, telah bekerja untuk 1TV selama lebih dari empat tahun. Dia pernah belajar di fakultas jurnalistik di Universitas Kabul.

Nawruz Ali, 26, telah bekerja selama lima tahun sebagai juru kamera untuk media termasuk satu tahun untuk 1TV.

Ebadollah Hananzai – adalah pembawa acara Karwan Zahr di Radio Azadi dan pernah belajar di fakultas jurnalistik Universitas Kabul. Dia telah bekerja untuk Radio Azadi selama sekitar empat tahun.

Maharam Durani – adalah mahasiswa fakultas studi Islam Universitas Kabul dan baru-baru ini mulai bekerja sebagai reporter di Radio Azadi.

Sabawon Kaker – telah bekerja sebagai juru kamera selama bertahun-tahun. Dia terluka parah dalam serangan hari ini dan kemudian meninggal di rumah sakit Wazir Mohammad Akbar di Kabul.

Yar Mohammad Tokhi – telah menjadi kameramen selama bertahun-tahun di Tolo News. Dia mengelola unit kamera.

Salim Talash – telah mempelajari jurnalisme di NAI – sebuah organisasi advokasi media di Afghanistan. Dia telah bekerja untuk TV Mashal sebagai reporter selama sekitar satu tahun.

Salim Salimi – seminggu sebelum kematiannya mulai bekerja sebagai juru kamera untuk Mashal TV.

Ini terjadi ketika Afghanistan berada di peringkat 118 dari 180 negara dalam Indeks Kebebasan Pers Dunia 2018 dalam daftar Reporter Without Borders. (asr)

Video Anak Kecil Makan Apel Rasa Bawang Bombay

0

Erabaru Video Story – Setiap orang memiliki rasa ingin tahu yang besar. Terlebih lagi, bagi remaja dan anak-anak.

Rasa ingin tahu yang kuat, seringkali membuat seseorang mencoba hal-hal baru. Pasti ada saja pertanyaan yang bermain-main dalam pikiran. Selama dia belum mencobanya, maka selama itu pula pikiran akan terus bertanya-tanya.

Seperti gadis dalam video ini, dia sepertinya memiliki keingintahuan yang besar. Melihat sesuatu yang seperti apel, namun nampaknya bukan apel, dia malah ingin mencicipi dan mengetahui rasanya.

Namun, benda menyerupai apel ini ternyata bukanlah apel. Itu adalah sebiji bawang. Ya, bawang Bombay!

Sebelum memakannya, dia sudah bertanya kepada ibunya apakah itu apel. Tetapi ibunya mengatakan kepadanya, bahwa yang dia sangka buah apel itu adalah bawang.

Namun, dia masih tidak mempercayai ibunya. Dia ingin merasakan sendiri, seperti apa rasa apel yang dikatakan sebagai bawang oleh sang ibu.

Segera setelah dia menggigit bawang itu, dia mulai merasakan ada sesuatu yang salah. Kenapa rasanya jadi pedas! Tidak sama dengan apel.

Namun dia tetap memakan bawang itu, bahkan ketika air mata keluar membasahi pipinya. Mungkin, dia terlanjur ketagihan dengan rasa pedasnya.

Video Pilihan :
https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Terkadang, jika kita melakukan hal-hal buruk, kita sulit untuk tidak mengulanginya dan melepaskan diri dari kecanduan. Jadi, jika sudah remaja dan dewasa, janganlah mencoba sesuatu yang menurut orang dewasa yang sudah berpengalaman, sebaiknya jangan dicoba.

Jika sudah terlanjur mencoba, mintalah bantuan orang lain untuk melepaskan diri dari kecanduan. Dan setelah itu, janganlah mencobanya kembali.

Karena kecanduan adalah sulit untuk dilepas. Walaupun setelah kita tahu kecanduan itu adalah tidak enak dan terasa pedas. (yant/EB/waa)

Video Rekomendasi :

Video Nasib Kurang Beruntung yang Tetap Ada Untungnya

0

Erabaru Video Story – Seberapa pun ketidakberuntungan yang dihadapi seseorang, pastilah ada secuil untung yang menyertai. Setidaknya, minimal ada hikmah yang bisa diambil dari sebuah musibah.

Namun, ketidakberuntungan yang dialami pemain voli dalam video ini tidak separah itu. Tidak hanya hikmah, ‘kesialan’ pemain voli yang berposisi sebagai libero ini menghasilkan poin terakhir untuk kemenangan tim yang dibelanya.

Awalnya, libero ini berhasil beberapa kali menyelamatkan bola yang seharusnya mustahil untuk dikembalikan agar permainan tetap hidup. Namun, dia berhasil melakukannya.

Bahkan, dia harus berlari ke samping lapangan lawan dan kembali berlari jauh ke belakang lapangan. Semangat itu memiliki tujuan agar bola tetap hidup, dan permainan tetap berlanjut.

Namun, setelah dua kali penyelamatan yang sangat beruntung, dia mengalami nasib naas pada penyelamatan ke-tiga. Bola smash keras dari tim lawan membentur kepalanya hingga membuatnya terjungkal.

Tidak berhenti sampai di sana, pemain lawan berulangkali melakukan smash yang juga berkali-kali membentur kepalanya. Untungnya, bola terakhir mati di daerah pertahanan lawan, sehingga tim dari libero yang kolaps ini mendapatkan poin kemenangan.

Jadi, janganlah mengeluh jika mengalami musibah atau nasib tidak beruntung. Pasti ada secuil untung dalam ketidakberuntungan. Minimal, kita akan mendapatkan hikmah dan pelajaran berharga yang hanya bisa diperoleh dari pengalaman. (EB/waa)

Sanksi Kepada Huawei Berdampak pada Kambuhnya Bersama ‘Tiga Penyakit Berat’ Tiongkok

oleh Zhang Ting

Pekan lalu, sejumlah media AS mengungkapkan bahwa perusahaan telekomunikasi raksasa Tiongkok Huawei sedang menghadapi penyelidikan oleh Departemen Kehakiman AS karena dicurigai melanggar sanksi ekspor AS terhadap Iran.

Berita tersebut membuat Huawei sekali lagi menjadi pusat perhatian dan pembicaraan publik global.

Para ahli di industri telekomunikasi percaya bahwa jika Huawei sampai terbukti bersalah dan dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat, maka hal itu akan berdampak pada kambuhnya bersama ‘tiga penyakit berat’ Tongkok komunis.

Awal bulan April, ZTE Corporation, perusahaan telkom Tiongkok lainnya telah menyampaikan berita bohong terkait isu melanggar larangan ekspor AS dan perjanjian penyelesaian, sehingga terkena sanksi Departemen Perdagangan AS. Hal mana menimbulkan spekulasi masyarakat tentang suramnya masa depan yang bakal dihadapi Huawei.

Pekan lalu, Wall Street Journal mengutip ucapan sumber yang paham dengan masalah memberitakan bahwa, Departemen Kehakiman AS telah meluncurkan penyidikan baru terhadap Huawei untuk mengetahui apakah perusahaan tersebut terlibat pelanggaran sanksi ekspor AS terhadap Iran.

Asia Times pada 30 April mengutip ucapan Earl Lum, ketua EJL Wireless Research, sebuah organisasi riset pasar dan pakar rantai pasokan industri telekomunikasi menyebutkan, jika Huawei terbukti bersalah karena melanggar sanksi ekspor AS terhadap Iran, dampak buruknya akan jauh lebih berat daripada ZTE.

Earl Lum : Sanksi kepada Huawei bisa berdampak pada kambuhnya bersama ‘tiga penyakit berat’ Tiongkok komunis

Lum dalam pesan yang ia posting di LinkedIn menyebutkan bahwa sanksi AS mungkin memiliki dampak besar pada perusahaan Huawei dan pemerintah Tiongkok.

Efek domino akibat sanksi yang diberikan kepada Huawei akan berdampak sedikitnya 10 kali lipat lebih buruk daripada sanksi yang diterima ZTE.

Huawei saat ini adalah produsen smartphone terbesar ketiga di dunia, kedua setelah Apple dan Samsung. New York Times melaporkan bahwa Huawei telah menjadi salah satu simbol utama ambisi ilmiah dan teknologi global pemerintah Tiongkok.

Empat orang sumber memberitakan kepada South China Morning Post bahwa Huawei saat ini sedang berencana untuk meluncurkan sistem operasi (OS) sendiri.

Menurut Gartner, sebuah perusahaan riset dan konsultan AS bahwa, hal ini akan membantu Huawei untuk mematahkan belenggu sistem operasi Android Google dan Apple iOS yang telah menyumbang 99,9% dari pasar global.

Namun, ini tidak menyelesaikan larangan Amerika Serikat pada penjualan komponen kunci seperti microchip ke Huawei. Dan ini juga akan menghentikan ambisi ekspansi global perusahaan raksasa teknologi ini.

Earl Lum mengatakan, jika Huawei juga terkena sanksi berupa larangan membeli komponen telkom dari Amerika Serikat sebagaimana ZTE, maka dampak buruknya terhadap pemerintah Tiongkok dapat diibaratkan seperti ‘penyakit stroke, serangan jantung dan gagal jantung’ yang muncul pada waktu bersamaan.

Wall Street Journal pekan lalu melaporkan bahwa Huawei telah mempersempit operasional perusahaannya di Amerika Serikat. Pasar Huawei di AS mungkin juga dapat terancam akibat pengusutan oleh Departemen Kehakiman AS ini.

Pada saat yang sama, langkah ini juga dapat membawa reaksi berantai, yang mempengaruhi operasi luar negeri Huawei di area yang lebih luas, terutama pasar Eropa. Setelah Washington ‘mengambil pusing’ dengan Huawei, beberapa negara sekutu AS bisa jadi lebih berhati-hati terhadap Huawei.

Kasus ZTE adalah contoh yang patut disimak. Setelah Departemen Perdagangan AS mengumumkan putusan yang melarang perusahaan AS menjual teknologi elektronik dan komponen kepada ZTE selama waktu tujuh tahun, pejabat cyber security Inggris memperingatkan operator telepon Inggris agar tetap waspada dengan komunikasi dan layanan ZTE.

Taiwan juga mengikuti jejak AS, memasukkan perusahaan ZTE dan ZTE Kangxun dalam daftar target kontrol ekspor perangkat lunak dan komponen strategis Taiwan melalui Kementerian Urusan Ekonomi Taiwan baru-baru ini.

Dunia luar percaya, jika Huawei yang memiliki skop usaha lebih besar dari ZTE juga terkena sanksi AS, kemungkinan akan memicu reaksi berantai secara global. Setidaknya sejumlah media sedang ramai memberikan komentar mengenai hal ini.

New York Times baru-baru ini memberitakan, kepala eksekutif dari operator nirkabel terkemuka di Korea Selatan pada bulan lalu memberitahu The Korea Herald bahwa perusahaan tidak yakin apakah akan menggunakan teknologi generasi kelima dari Huawei.

Pada 13 Februari tahun ini, dalam sebuah acara dengar pendapat di komite intelijen Senat AS, kepala dari keenam badan intelijen, termasuk CIA dan FBI menyatakan keprihatinan tentang risiko keamanan dari smartphone Huawei atau ZTE.

Tiga mantan kepala badan keamanan nasional utama Kanada mendesak pemerintah federal untuk memperhatikan peringatan dari badan-badan intelijen AS dan memutus hubungan Kanada dengan Huawei.

Mengapa Huawei begitu penting bagi Tiongkok komunis ?

Dalam beberapa tahun terakhir, kehadiran Huawei terus diragukan oleh banyak negara dan wilayah di seluruh dunia. Ia dituduh mengumpulkan informasi asing untuk Partai Komunis Tiongkok.

Ren Zhengfei, pendiri Huawei pernah bekerja sebagai tenaga ahli di militer (Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok). Dia telah dituduh sebagai ‘salah satu tangan’ Partai Komunis Tiongkok.

Badan Intelijen Pusat AS (CIA) dalam sebuah laporan investigasi publik pada bulan Oktober 2011 mengungkapkan bahwa selama tiga tahun terakhir, Huawei telah menerima hampir 250 juta dolar AS suntikan dana dukungan dari pemerintah Tiongkok untuk menyediakan layanan intelijen bagi Tiongkok komunis. Laporan itu mengatakan bahwa perusahaan telekomunikasi terbesar Tiongkok, Huawei itu mirip dengan badan intelijen KGB Soviet.

Laporan Komite Intelijen Dewan Perwakilan AS tahun 2012 kembali memicu kekhawatiran Washington tentang status Huawei yang dikatakan sebagai mata-mata pemerintah Tiongkok. Laporan itu memperingatkan bahwa Huawei menyediakan layanan jaringan khusus untuk lembaga-lembaga perang cyber elit dari militer Tiongkok. Peralatan Huawei mungkin digunakan untuk memantau warga Amerika atau membuat stabilitas jaringan telekomunikasi AS terganggu.

Komisi Komunikasi Federal AS (FCC) pada 17 April tahun ini mengeluarkan putusan yang melarang perusahaan komunikasi seluler AS yang mempeoleh subsidi pemerintah federal untuk membeli peralatan telekomunikasi apa pun yang diproduksi perusahaan Tiongkok.

Wall Street Journal percaya bahwa langkah ini akan mempengaruhi perusahaan telkom Tiongkok seperti Huawei dan ZTE.

Para pejabat keamanan AS mengatakan bahwa penggunaan produk-produk Huawei dan teknologi 5G mereka akan memberi kesempatan kepada pemerintah Tiongkok untuk melakukan kegiatan spionase jarak jauh, dengan sengaja memodifikasi atau mencuri informasi, dan bahkan mematikan sistem terkait.

Pemerintah Australia telah melarang Huawei berpartisipasi dalam tender untuk proyek Jaringan Broadband Nasional Australia (NBN) atas saran dari badan intelijen mereka. Belum lama ini, pemerintah Australia juga mengambil alih pembangunan awal kabel Internet bawah laut yang direncanakan antara Kepulauan Solomon dan Australia untuk mencegah Huawei berpartisipasi dalam proyek ini sebagai afiliasi.

Masyarakat luar percaya bahwa Huawei sebagai lembaga penting Tiongkok di luar negeri, jika ekspansi pasar global mereka terganggu atau terblokir, maka itu akan menjadi pukulan telak bagi pemerintah Tiongkok. (Sinatra/asr)

Media Afghanistan Mengecam Serangan Bom Teroris Terhadap Sejumlah Jurnalis

Epochtimes.id- Federasi Jurnalis Afghanistan (AFJ) dan media negara telah mengeluarkan pernyataan bersama yang mengutuk ledakan, Senin (23/04/2018). Asosiasi jurnalis menyatakan serangan teroris adalah kejahatan perang.

“Serangan teroris ini adalah kejahatan perang dan serangan terorganisasi pada media Afghanistan,” kata pernyataan itu.

“Meskipun serangan hari ini dan ancaman lain terhadap jurnalis, media Afghanistan berkomitmen untuk memberikan informasi.”

“Serangan di jantung Kabul dan di Zona Hijau menunjukkan kurangnya keamanan yang serius oleh pemerintah.”

“Dalam surat bersama, media Afghanistan telah meminta Mahkamah Internasional dan Dewan Keamanan PBB untuk menyelidiki insiden itu.”

“Media, yang kehilangan rekan-rekannya dan memiliki rekan-rekan yang terluka, berkomitmen untuk mendukung keluarga mereka yang tewas dan terluka dalam insiden itu. Kami meminta pemerintah untuk membantu keluarga korban,” demikian pernyataan resmi.

Insiden 30 April 2018 akan dikenang sebagai hari paling mematikan dalam sejarah media Afghanistan dan industri akan menandai hari di masa depan untuk menghormati rekan-rekan jurnalis yang gugur, demikian pernyataan resmi.

Sembilan wartawan dan juru kamera, termasuk juru kamera TOLOnews Yar Mohammad Tokhi, tewas dan terluka dalam pemboman.

Bom terjadi setelah responden pertama dan wartawan tiba di lokasi ledakan sebelumnya.

Wartawan yang tewas dalam ledakan adalah sebagai berikut:

1. Mahram Durani – Azadi Radio
2. Ebadullah Hananzai – Azadi Radio
3. Yar Mohammad Tokhi – TOLOnews Cameraman
4. Ghazi Rasooli – Jurnalis 1TV
5. Nowroz Ali Rajabi– Kamerawan 1TV
6. Shah Marai – Fotografer AFP
7. Saleem Talash – Mashal TV
8. Ali Saleemi – Mashal TV
9. Sabawoon Kakar – Azadi Radio

(asr)

Video Anak Kecil Ketakutan Melihat Bayangan Sendiri

0

Erabaru Video Story – Setiap orang pasti akan mengalami banyak pengalaman unik untuk pertamakalinya. Misalkan saja menaiki perahu, bepergian dengan pesawat terbang, atau berjalan sendirian di jalanan sepi dan gelap.

Sebagian besar pengalaman pertama itu biasanya kita jumpai pada masa kanak-kanak. Beragam reaksi pun biasanya akan muncul akibat pengalaman pertama tersebut. Seperti marah, gembira, kaget, dan ketakutan.

Seperti pengalaman pertama seorang anak kecil dalam video ini. Dia sepertinya baru pertamakali berjalan di luar rumah saat matahari sedang teriknya.

Alhasil, saat dia sedang asik berjalan-jalan, dan tiba-tiba saja melihat bayangan hitam. Anak kecil itu lantas berteriak keras dan histeris.

Betapa tidak, bayangan hitam itu tidak hanya mendekati dirinya. Bahkan, bayangannya juga mengikuti setiap langkahnya.

Akibat kejadian itu, orangtua anak ini nampaknya akan merasa sedikit tertantang untuk menjelaskan pada si anak, apa itu bayang-bayang.

Namun, jangan khawatir. Sama seperti pengalaman kita yang sudah dewasa, lambat laut dengan bertambahnya usia, kita akan memahami apa yang tidak kita pahami ketika masih kanak-kanak.

Namun, tentu saja anak kecil masih membutuhkan bimbingan. Setidaknya, mereka mendapat gambaran teori dari orang tua, walau prakteknya masih harus dialami sendiri guna mendapatkan pengalaman terbaik. (yant/EB/waa)

Video Rekomendasi :

Soros CS Bayar Ratusan Miliar Rupiah untuk Danai Penyidikan Swasta Rusia

0

EpochTimesId – Miliarder George Soros dan sekelompok donor kaya dari New York dan California mendanai 50 juta dolar AS (sekitar 700 miliar ruppiah) untuk mempertahankan penyelidikan swasta kasus Rusia. Penyelidikan swasta dilakukan oleh mantan mata-mata Inggris Christopher Steele, firma riset Fusion GPS, dan mantan staf Senator Demokrat Diane Feinstein.

‘The revelation’ adalah bagian dari laporan akhir tentang campur tangan Rusia dalam pemilu 2016 yang dirilis pada hari Jumat (27/4/2018) oleh Komite Intelijen DPR. Laporan itu menyimpulkan bahwa tidak ada bukti kolusi antara tim kampanye Trump dan Rusia.

Catatan kaki dalam laporan itu menyatakan bahwa Daniel Jones, mantan staf Feinstein yang menjalankan Penn Quarter Group (PQG), mengatakan kepada FBI Maret lalu bahwa dia sedang mengerjakan sebuah proyek dengan Fusion GPS. Proyek itu yang didanai oleh 7 hingga 10 donatur kaya, terutama berlokasi di New York dan California. Mereka menyediakan dana sekitar 50 juta dolar.

“(Laporan) lebih lanjut menyatakan bahwa PQG telah mengamankan layanan Steele, rekannya [dihapus], dan Fusion GPS untuk terus mengekspos campur tangan Rusia dalam pemilihan Presiden AS 2016,” lanjut laporan itu.

Laporan menambahkan bahwa Jones berencana untuk berbagi informasi yang dia dapatkan dengan pembuat kebijakan … dan dengan media massa. Jones juga menawarkan seluruh kepemilikan PQG kepada FBI.

Meskipun Soros tidak disebutkan dalam laporan DPR AS, namanya dikaitkan dengan upaya Jones dalam kesaksian oleh pengacara Adam Waldman kepada Komite Intelijen Senat pada bulan November 2017.

Waldman mengatakan kepada senator bahwa Jones menyampaikan informasi kepadanya pada bulan Maret tahun lalu bahwa Jones bekerja dengan Fusion GPS dan bahwa pekerjaan itu didanai oleh ‘sekelompok miliarder Silicon Valley dan George Soros’. Soros terkenal karena mendanai gerakan kiri-jauh di seluruh dunia.

Jones juga mengatakan kepada Waldman bahwa timnya mengatur pemberitaan dengan Reuters dan McClatchy. Berita Reuters tentang jumlah real estate dalam properti Trump yang dimiliki oleh orang Rusia tidak menemukan kesalahan Trump. Kisah McClatchy tentang pengacara pribadi Trump yang bepergian ke Praha belum dikonfirmasi.

Nama-nama Jones dan Waldman pertama kali muncul sebagai bagian dari penyelidikan Rusia pada bulan Februari ketika Fox News menerbitkan pesan teks antara Senator Mark Warner (D-Virginia) dan Waldman. Pesan-pesan itu mengungkapkan bahwa Warner terhubung dengan Waldman untuk bertemu dengan Steele. Warner berada di panel Senat Intelijen yang sedang menyelidiki Rusia pada saat itu.

Steele menyusun dokumen anti-Trump terkenal untuk Fusion GPS. Kampanye Hillary Clinton dan Komite Nasional Demokrat menyewa Fusion GPS melalui firma hukum untuk melakukan penelitian.

Dokumen yang dihasilkan dibagi dengan FBI. Terlepas dari berkas yang berisi klaim yang tidak diverifikasi, FBI menggunakannya untuk mengajukan surat perintah rahasia untuk memata-matai tim kampanye Trump. Empat pejabat tinggi pemerintahan Obama telah disidik untuk penyelidikan kasus kriminal pada bulan April, dalam hal peran mereka memperoleh surat perintah. Steele diselidiki pada Januari 2018 karena membuat pernyataan palsu. (The Epoch Times/waa)

Video Rekomendasi :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Media India : Xi – Modi ‘Saling Mengobati’ 3 Kali Bertemu dalam 2 Hari

oleh Luo Tingting

Media India menyebut pertemuan tinggi Tiongkok – India baru-baru ini diadakan dalam suasan bagaikan pasangan yang ‘saling mengobati’. Laporan mereka menyebutkan bahwa, Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Tiongkok Xi Jinping mencoba berkomunikasi dalam suasana santai, dan melakukan sampai tiga putaran pembicaraan rahasia dalam dua hari.

Modi yang tiba di kota Wuhan, Hubei pada 27 April dini hari mengadakan pertemuan informal dua hari dengan Xi Jinping. Media India menyebut KTT tersebut seperti pasangan yang sedang ‘Saling Mengobati’.

“The Times of India” telah mengungkapkan beberapa rincian yang dituturkan orang dalam yang tahu mengenai pertemuan kedua pemimpin tersebut.

Kali ini, Xi Jinping dan Modi telah mengadakan enam kali pembicaraan, yang setidaknya tiga kali adalah pembicaraan one by one yang hanya didampingi oleh penterjemah.

Menurut laporan itu, Xi Jinping dan Modi juga mengadakan setidaknya 2 kali pembicaraan santai di atas perahu Danau Timur yang terletak di tengah kota Wuhan dengan masing-masing pihak menyertakan 6 orang anggota delegasi.

Pada 27 April, kedua pemimpin bertemu dalam acara kunjungan ke museum seni rupa di Museum Provinsi Hubei kemudian dilanjutkan dengan pembicaraa di Danau Timur sebagaimana dijelaskan di atas. Malam harinya usai jamuan makan kedua pemimpin melanjutkan pembicaraan.

Pada 28 April, Modi dan Xi kembali melakukan 3 kali pembicaraan yang hanya didamping oleh penterjemah dari kedua belah pihak.

Menurut sumber pers yang dikutip, Xi Jinping menyiapkan pameran hidangan vegetarian Gujarat untuk menjamu Modi, dan Modi juga menyiapkan hadiah khusus untuk Xi Jinping.

Analisis percaya bahwa ditinjau dari rincian pertemuan yang disusun ini, tampak kedua pihak berniat untuk melakukan pertukaran yang tulus melalui kunjungan Wuhan ini.

Dunia luar beranggapan bahwa Xi dan Modi mungkin membahas banyak tentang isu sensitif seperti perselisihan perbatasan, ketidakseimbangan perdagangan India – Tiongkok, strategi India-Pasifik dan sebagainya.

Kedua negara tidak saja memiliki masalah sengketa teritorial, juga menyangkut hubungan diplomatik dan bantuan ekonomi yang diberikan Partai Komunis Tiongkok kepada negara tetangga Pakistan. Ketidakakuran yang terus berjalan selama waktu yang panjangan ini membuat konflik kian tajam dan sulit untuk diselesaikan.

Sengketa perbatasan antar kedua negara yang terjadi tahun lalu masih menyisakan kenangan yang mengganjal di hati. Wang Dehua, seorang ahli hubungan Tiongkok – India yang bertugas di Pusat Studi Internasional di Shanghai mengatakan bahwa, tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk membawa kedua negara meninggalkan rasa permusuhan gara-gara kejadian tahun lalu itu.

Namun, perdagangan antara Tiongkok dan India sedang tumbuh dalam kondisi yang tidak seimbang. defisit perdagangan yang ditimbullkan menyebabkan New Delhi meningkatkan kewaspadaan, tetapi dalam konteks sengketa perdagangan yang terus berlanjut, India bagi Beijing adalah pasar yang enggan untuk ditinggalkan.

Dalam beberapa tahun terakhir, India semakin mendekatkan diri dengan Amerika Serikat. Kebebasan dan keterbukaan kawasan India – Pasifik yang terus ditekankan oleh Presiden Trump dianggap sebagai upaya untuk mencegah perluasan pengaruh Tiongkok komunis.

Media Jerman ‘Frankfurter Allgemeine Zeitung’ percaya bahwa : Jika Xi Jinping berhasil meyakinkan Modi agar India ikut bergabung dalam program-program Inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan, maka ini adalah pretasi terbesar yang diperoleh Xi dalam pertemuan Wuhan.

Sebelumnya, India secara resmi menyatakan bahwa Koridor Ekonomi Tiongkok – Pakistan yang merupakan bagian dari Inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan itu adalah program yang mengancam kedaulatan dan integritas teritorial India.

“Partai Komunis Tiongkok tahu benar bahwa India adalah negara yang pendiriannya tidak tetap,  dan mungkin adalah negara paling berpendirian tidak tetap di dunia”, demikian kata Brahma Chellaney, seorang profesor penelitian strategis di Pusat Penelitian Kebijakan (Center for Policy Research) di New Delhi.

“Jika India bersekutu dengan Amerika Serikat dan negara demokrasi lainnya, maka hal itu akan memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap Tiongkok,” tambahnya.

Analis percaya, menghadapi kian membesarnya kekuatan internasional dalam upayanya untuk memblokir pengaruh Tiongkok komunis.

Bagaimana Xi Jinping harus menanggapinya ? Bagaimana Modi yang pro-AS harus pandai-pandai dalam memerankan hubungan ‘ya kawan ya lawan’ ? Gambaran pasti akan tampak nanti usai KTT Wuhan.

Selain itu, hal yang perlu disebutkan di sini adalah pemerintah India telah mengkonfirmasikan bahwa PM. Modi akan menghadiri KTT Organisasi Kerjasama Shanghai di kota Qingdao, Shandong yang akan diselenggarakan pada awal Juni tahun ini. Dengan demikian dapat diartikan bahwa Modi setidaknya akan datang untuk kedua kalinya ke Tiongkok. Ini jarang terjadi. (Sinatra/asr)

Dua Ledakan di Kabul, Afghanistan, 25 Orang Tewas dan 49 Terluka

Epochtimes.id- Setidaknya 25 orang tewas saat dua ledakan di kota Kabul, Afghanistan, Senin pagi, (30/04/2018).

Selain itu, ledakan mematikan menyebabkan 49 lainnya terluka.

Ledakan pertama terjadi sekitar pukul 08.00 pagi waktu setempat di daerah Shashdarak, kota Kabul setelah seorang pembom bunuh diri dengan sepeda motor meledakkan bomnya seperti dituturkan kepala polisi Kabul, Daoud Amin kepada tolonews.com.

Dia mengatakan ledakan kedua terjadi di tempat ledakan pertama sekitar 20 menit kemudian setelah personil darurat dan wartawan tiba di daerah itu.

“Pembom bunuh diri kedua meledakkan bomnya di antara para wartawan dan polisi yang meliput daerah itu,” kata jurubicara Kementerian Dalam Negeri (MoI) Najib Danish, menambahkan bahwa “21 orang termasuk tiga polisi tewas.”

Sementara itu, pejabat di Kementerian Kesehatan Umum menegaskan bahwa “18 orang tewas dalam serangan hari ini dan lebih dari 45 orang lainnya terluka. Para korban telah dibawa ke Wazir Akbar Khan (rumah sakit) dan Rumah Sakit Darurat.”

Reporter TOLOnews Gulabuddin Ghubar yang berada di lokasi ledakan kedua mengatakan: “Ledakan kedua terjadi ketika para wartawan dan juru kamera sibuk meliput daerah itu.”

AFP telah mengkonfirmasi bahwa kepala fotografer mereka di Kabul, Shah Marai, tewas dalam ledakan kedua.

Identitas jurnalis lain yang tewas dalam ledakan belum dirilis.

Belum ada kelompok termasuk Taliban yang mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan ini. (asr)

Laba-Laba Tertua di Dunia Mati pada Usia 43 Tahun

0

EpochTimesId – Para peneliti membenarkan bahwa laba-laba tipe penjebak dari spesies ‘Giaus Villosus’, dari Australia Barat, sudah mati. Laba-laba itu bertahan hidup puluhan tahun lamanya, sebelum akhirnya mati pada usia 43 tahun.

Usia itu terbilang sangat tua untuk seekor laba-laba. Pemegang rekor sebelumnya ‘laba-laba tertua’ berasal dari Meksiko, jenis tarantula yang berhasil mencapai usia 28 tahun.

Laba-laba berusia 43 tahun yang baru saja mati itu diberi nama ‘Nomor-16’, tepat setelah lahir. Dia kemudian ditempatkan dalam penelitian populasi yang dimulai pada tahun 1974 oleh Barbara York Main.

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana laba-laba ‘trapdoor’ memiliki rentang hidup yang panjang.

Video Rekomendasi :

Pemantau utama populasi laba-laba menelitinya dalam jangka panjang, yaitu selama lebih dari 42 tahun. Penelitian ini kemudian telah diteruskan oleh tim baru di Curtin University, Australia.

“Sepengetahuan kami, ini adalah laba-laba tertua yang pernah tercatat, dan kehidupannya yang signifikan telah memungkinkan kami untuk menyelidiki lebih lanjut perilaku dan dinamika populasi laba-laba ‘pintu jebakan’,” kata Leanda Mason, penulis utama studi dan mahasiswa PhD dari School of Molecular dan Ilmu Kehidupan di Curtin University.

Penelitian itu dipublikasikan dalam Jurnal Biologi Konservasi Pasifik pada tanggal 27 April 2018. Jurnal menunjukkan bahwa rahasia umur panjang mereka terletak pada gaya hidup laba-laba yang berpindah-pindah.

Selain itu, makhluk-makhluk beracun ini duduk di liang berselaput kecil mereka hampir sepanjang hari, menunggu mangsa untuk ditangkap. Ini membuat mereka tidak menggunakan energi mereka, yang berkontribusi pada umur panjangnya. (Mimi Nguyen Ly/Epoch Times/waa)

Video Pilihan :
https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Letusan Abnormal Terjadi di Mata Air Panas Terbesar Dunia di Yellowstone

0

EpochTimesId – Mata air panas atau geyser aktif terbesar di dunia telah meletus tiga kali dalam enam minggu terakhir di Taman Nasional Yellowstone, Amerika Serikat. Letusan aneh itu termasuk sekali letusan pada pekan ini.

“Letusan itu terbilang aneh karena terjadi dalam pola yang tidak biasa. Namun, letusan itu diyakini sama sekali tidak mengindikasikan akan adanya letusan gunung berapi dahyat yang merusak, akan terjadi di Wyoming,” ujar para ahli geologi, akhir pekan kemarin, seperti dikutip The Epoch Times dari Reuters.

Letusan uap pada mata air panas, yang dapat menembakkan air setinggi 300 kaki ke udara, meletus pada tanggal 15 Maret, 19 April dan pada hari Jumat (27/4/2018) lalu. Observatorium Gunung Api Yellowstone dari Survei Geologi AS mengatakan, geyser terakhir kali meletus hingga tiga kali dalam setahun adalah pada tahun 2003.

Geyser terakhir kali meletus sebelum bulan Maret pada tahun berjalan, adalah lebih dari tiga tahun yang lalu pada September 2014.

“Tidak ada (gejala lain) yang menunjukkan bahwa letusan gunung berapi sudah dekat,” kata Michael Poland, ilmuwan yang bertanggung jawab untuk observatorium, dalam pesan email.

Letusan tahun ini lebih kecil dari letusan Steamboat yang biasa. Tetapi dua letusan di bulan April ini, sekitar 10 kali lebih besar daripada letusan di taman ‘Geyser Tua’ yang terkenal dalam hal jumlah debit air yang disemburkan.

Ilustrasi semburan Geyser tidak terkait dengan berita ini :

Ahli geologi belum merujuk dan menyampaikan penyebab pasti rangkaian letusan terbaru. Tetapi, mereka mengatakan sementara ini mereka sedang mengamati gangguan termal di cekungan air mancur. Mereka juga mengamati bahwa Steamboat mungkin baru mengalami erupsi atau letusan kecil, yang berpotensi sebagai letusan awal sebelum letusan terbesar akan terjadi.

“Karena kebanyakan geyser tidak meletus pada jadwal reguler, itu mungkin hanya mencerminkan keacakan letusan dari aktivitas geyser,” kata Poland.

Hanya Waimangu Geyser di Selandia Baru yang meroket menyemburkan air dengan ketinggian lebih tinggi daripada Steamboat. Akan tetapi, peristiwa itu biasanya hanya terjadi setiap lebih dari 100 tahun sekali, kata Badan Taman Nasional AS.

Yellowstone berada di atas gunung berapi yang menciptakan kawah yang luas. Dataran kawahnya menjadi tuan rumah sistem hidrotermal kontinental paling beragam dan paling luas di dunia. Kawasan Yellowstone juga dihuni mata air aneka warna, pot lumpur, dan geyser.

Letusan Steamboat yang tidak lazim ini memang sedikit mengkhawatirkan. Namun, yang jauh lebih mengkhawatirkan adalah mengeringnya air dalam sistem hidrotermal alami. Pertanda itu bisa saja menunjukkan bahwa magma super panas yang mendekam jauh di bawah gunung sedang bergerak menuju ke permukaan bumi.

“Yellowstone tidak mengalami erupsi (letusan) selama 70.000 tahun! Namun, Geyser meletus sepanjang waktu,” kata Jake Lowenstern, seorang ahli geologi riset USGS yang berspesialisasi dalam mengamati dan meneliti gunung berapi. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :
https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Bau Durian Membusuk Menyengat di Kampus, Ratusan Orang Dievakuasi

Epochtimes.id-  Durian adalah buah-buahan yang terkenal di Asia Tenggara. Jenis buah yang memiliki bau menyengat ini memiliki cita rasa yang khas.

Tak hanya orang Asia, sejumlah orang barat ternyata menyukai buah berduri ini. Tetapi, gara-gara baunya, sejumlah larangan juga diberlakukan untuk durian ini.

Baru-baru ini, seperti dilansir dari Independent, Senin (30/04/2018) lebih dari 500 orang dievakuasi dari sebuah universitas di Melbourne, Australia.

Para mahasiswa dan mahasiswi dievakuasi karean setelah bau buah durian yang membusuk disalahartikan sebagai bau kebocoran gas.

Petugas layanan darurat yang mengenakan masker khusus melakukan “pencarian komprehensif” gedung di perpustakaan kampus universitas Royal Melbourne Institute of Technology pada Sabtu sore lalu.

Para petugas melakukan tindakan ini setelah menerima laporan tentang bau gas.

Pemadam Kebakaran Metropolitan Melbourne mengatakan para mahasiswa dan staf diminta untuk meninggalkan gedung “sebagai tindakan pencegahan”.

Langkah petugas ini sebagai prosedur ketika petugas pemadam kebakaran melakukan penyelidikan.

Apalagi diketahui bahwa gedung tersebut diketahui menyimpan “bahan kimia berbahaya”.

Tapi tidak ada apa pun temuan bahan kimia yang didapatkan petugas.

Hanya saja, petugas menemukan adanya buah yang berbau sangat menyengat.

“Setelah pencarian yang komprehensif, petugas pemadam kebakaran mengidentifikasi bau itu bukan gas kimia, tetapi gas yang dihasilkan dari durian yang membusuk,” kata dinas pemadam kebakaran dalam sebuah pernyataan.

“Buah yang sangat menyengat yang dibiarkan membusuk di lemari,” ungkapnya.

Ternyata bau durian yang terkenal kuat dibandingkan dengan segala sesuatu mulai dari bawang hingga kotoran, telah menyebar di gedung melalui sistem pendingin udara.

Buah yang memiliki bau menyengat ini biasanya dilarang di hotel dan transportasi umum di seluruh Asia Tenggara.

“Otoritas Perlindungan Lingkungan akan mengawasi pemindahan dan penyimpanan limbah,” demikian pernyataan petugas pemadam kebakaran setempat. (asr)