Polisi Gulung Komplotan MCA si Produsen Hoax dan Ujaran Kebencian di Berbagai Daerah

Epochtimes.id- Akhir-akhir ini kepolisian menciduk komplotan produsen ujaran kebencian yang bernama Muslim Cyber Army (MCA) di berbagai daerah ini. Komplotan ini memviralkan sejumlah isu-isu hoax di berbagai platform media sosial.

Aktivitas komplotan ini berhasil dibongkar oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bersama Direktorat Keamanan Khusus Badan Intelijen Keamanan (Intelkam) Mabes Polri.

Sebelumnya, Direktur Cybercrime Bareskrim, Brigjen Muhammad Fadil Imran dalam keterangan tertulis kepada wartawan Selasa (27/02/2018) mengatakan berdasar hasil penyelidikan, grup ini sering melempar isu-isu yang tak benar yang hanya bertujuan menghasut di media sosial.

“Grup ini sering melempar isu provokatif di media sosial,” katanya.

Menurut Fadil sejumlah isu-isu diviralkan oleh kelompok ini seperti SARA, isu kebangkitan PKI, penculikan ulama, dan penyerangan terhadap nama baik presiden, pemerintah, serta tokoh-tokoh tertentu.

Bahkan kompolotan ini menyebarkan virus yang sengaja dikirimkan kepada orang atau kelompok lawan yang berakibat dapat merusak perangkat elektronik bagi penerima.

Penangkapan dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap komplotan ini yang menjadikan Grup WhatsApp sebagai platform komplotan ini dengan nama ‘The Family MCA.

Penangkapan sudah dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap sejumlah orang.  Mereka yang ditangkap adalah TAW (40) seorang dosen di Yogyakarta,  L (40) ditangkap di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara,  RSD (35) ditangkap di Pangkal Pinang, Bangka Belitung.

Tersangka lainnya yang ditangkap RS (39) ditangkap di Jimbaran, Bali,  Y (25) ditangkap di Sumedang, Jawa Barat,  RS ditangkap di Palu, Sulawesi Tengah. Nama-nama yang ditangkap ini adalah tim ini dari MCA.

Akibat perbuatannya, pelaku dijadikan tersangka dengan Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang ITE dan/atau Pasal 4 huruf b angka 1 UU Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. (asr)

Kim Jong-un Enggan Ikuti Permintaan Amerika Berhenti Buat Senjata Nuklir

0

EpochTimesId – Diktator Korea Utara, Kim Jong-un dikabarkan mengeluarkan dua instruksi yang berbeda untuk bawahannya. Seperti ramai diberitakan media Korea Selatan, Kim Jong-un memberi perintah untuk Kim Yong-chol untuk menyampaikan keinginan berdialog dengan dunia luar.

Wakil Ketua Komite Partai Buruh Korea Utara ketika mengunjungi Korea Selatan menyampaikan kepada dunia luar tentang keinginan Korea Utara untuk berdialog dengan Amerika Serikat. Tetapi, di internal Korut, Jong-un memberi instruksi berlawanan.

Kim Jong-un menyampaikan kepada jajaran militer bahwa sikapnya jelas, tidak akan berdialog dengan AS dan tidak bersedia meninggalkan program senjata nuklir. Tujuan mengutus Kim Yong-chol ke Korea Selatan tak lain adalah untuk menjajaki sejauh mana sikap pemerintah Korea Selatan.

Media ‘Daily NK’ pada 2 Maret 2018 mengutip ucapan seorang sumber asal pejabat senior Korut melaporkan, bahwa Kim Jong-un pada 22 Februari sore memberi instruksi tertulis kepada pejabat terdekat. Isinya bertentangan dengan sikap yang ditunjukkan Kim Yong-chol kepada Korea Selatan dan AS beberapa waktu lalu.

Instruksi itu berbunyi, “Tidak pernah terpikirkan untuk berdialog dengan Amerika Serikat, Korea Selatan juga bukan sebagai mediator.”

“Kotra Utara tidak akan meninggalkan program pengembangan senjata nuklir. Semua jajaran perlu terus menjaga kewaspadaan tinggi meskipun hubungan dengan Selatan lebih hangat.”

Sumber tersebut mengatakan bahwa Kim Jong-un juga mengklaim bahwa dunia beroperasi dengan Korea Utara sebagai intinya. Dia mengatakan agar jajarannya tidak perlu khawatir.

Sumber mengatakan bahwa melalui menunjukkan sikap mau meninggalkan senjata nuklir, Kim Jong-un berharap sanksi bisa diperlonggar.

Instruksi juga menyebutkan, tujuan mengutus Kim Yong-chol ke Selatan adalah untuk memetakan mana kawan mana lawan. Yong-chol menjajaki sejauh mana ketulusan pemerintah Korea Selatan. Melalui kunjungan kali ini ingin melihat apakah pemerintah Korea Selatan benar-benar ingin berdialog dengan Utara.

Setelah Kim Yong-chol bertemu Moon Jae-in dan menyampaikan keinginan Korea Utara untuk ingin menyelesaikan masalah lewat dialog, Presiden AS Donald Trump pada 26 Februari mengatakan, “Dialog hanya akan dilakukan dengan kondisi yang benar.”

Jurubicara Deplu AS, Heather Nauert pada 27 Februari mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak akan mengadakan dialog dengan Korea Utara sampai mereka siap untuk membahas denuklirisasi. Korea Utara harus mau menghentikan program nuklir. Kondisi untuk dialog AS-Korea Utara adalah denuklirisasi Semenanjung Korea.

Sebagai tanggapan, Korea Utara pada 3 Maret memberikan pernyataan bahwa pihaknya menolak untuk berdialog dengan Amerika Serikat dalam kondisi tersebut. Media Korea Utara mengatakan Negara-nya tidak akan meninggalkan program senjata nuklir dan misilnya sebagai pengganti kesempatan untuk mengadakan pembicaraan dengan Amerika Serikat.

Sebuah artikel dari media tersebut juga mengancam bahwa Korea Utara telah siap untuk berperang melawan Amerika Serikat.

Sebelumnya, ‘Tokyo web’ Jepang dalam analisanya pada 26 Februari menyebutkan bahwa Korea Utara tidak akan melepaskan senjata nuklirnya. Tetapi, Korut menunjukkan kesediaannya untuk mengadakan dialog dengan Amerika Serikat. Tujuannya adalah untuk mencegah latihan militer gabungan AS-Korea Selatan kembali digelar.

Selain itu, Korea Utara ingin memutus aliansi militer antara Amerika dengan Korea Selatan. (Chen Juncun/ET/Sinatra/waa)

Kim Jong-un Kirim Ribuan Mata-Mata ke Amerika via Yayasan Pengungsi

0

EpochTimesId – Media Amerika Serikat mengutip laporan badan intelijen memberitakan bahwa, Kim Jong-un telah mengutus 2.000 orang mata-mata ke Amerika Serikat. Mereka berpura-pura menjadi pembelot Korea Utara.

Situs ‘Radar online’ mengutip analisis seorang pejabat senior di bidang keamanan memberitakan, mata-mata terlatih tersebut telah diperlakukan sebagai pembelot Korut dan dibawa ke AS oleh yayasan yang membantu pengungsi yang tidak menaruh curiga.

Mata-mata terlatih ini dipandang sebagai salah satu ancaman keamanan nasional yang paling sulit terdeteksi. Begitu mereka menerima instruksi, para mata-mata tersebut bisa langsung menyerang daerah-daerah pusat pemerintahan Amerika Serikat untuk menciptakan kekacauan dan kepanikan.

Analis mengatakan bahwa mata-mata ini memiliki keahlian membuat bom dan melakukan hacking melalui jaringan internet. Mereka juga dibekali teknik lain untuk melakukan pengrusakan. Kini, mereka tinggal menunggu perintah Kim Jong-un.

Karena mereka masuk Amerika Serikat secara ilegal, FBI dan aparat penegak hukum lainnya tidak mengenal mereka. Mereka sedang menunggu (instruksi) untuk menyerang masyarakat AS yang tidak tahu menahu tentang status mereka.

“Ini adalah bahaya paling laten dalam sejarah Amerika Serikat,” klaim sang Analis.

Laporan pemerintah AS menunjukkan bahwa pemerintah sejak tahun 2006 telah memberikan ijin masuk bagi pengungsi dari Korea Utara. Namun hingga kini hanya kurang dari 200 orang warga asal Korea Utara yang tercatat sebagai pengungsi yang masuk ke AS.

Tetapi menurut Chun Ki Won, seorang pendeta Kristen Korea Selatan yang mendirikan yayasan gereja untuk membantu para pembelot Korut, jumlah warga Korut yang berada di AS sebenarnya jauh lebih banyak dari angka itu.

“Pengungsi Korea Utara yang masuk AS mencapai ribuan orang, meskipun angka resminya hanya 200, sesungguhnya angka itu sudah mendekati 2.000 orang. Mereka itu masuk secara ilegal. Pemerintah tidak tahu siapa mereka termasuk keberadaan mereka,” ungkap Chun Ki Won.

Ki Won juga mengatakan bahwa dalam 18 tahun terakhir, dia dan yayasannya telah membantu sedikitnya 1.100 orang pembelot untuk memperoleh penampungan di Eropa, Asia dan Amerika Serikat. Untuk Amerika Serikat, para pembelot lebih banyak ditempatkan di Washington DC, Chicago, New York dan Los Angeles.

Thae Yong Ho, mantan Duta Besar Korea Utara untuk Inggris yang melarikan diri ke Korea Selatan pada tahun 2016 pernah memperingatkan kepala negara dunia agar berhati-hati terhadap serangan yang dilancarkan oleh Kim Jong-un. Menurut Yong Ho, Jong-un dalah diktator yang gemar mengambil resiko.

Saat menerima wawancara dari NBC, Thae Yong Ho mengatakan bahwa jika Kim Jong-un menguasai senjata nuklir dan rudal balistik, ia dapat melakukan apa saja yang ia inginkan.

“Kim Jong-un adalah seorang yang bisa berbuat sesuatu hal yang di luar imajinasi manusia normal,” beber Thae. (Chen Juncun/ET/Sinatra/waa)

Kakek 99 Tahun Memecahkan Rekor Dunia untuk Renang Gaya Bebas

Epochtimes.id- Jika ingin menemukan bukti tentang usia hanyalah sebuah angka, ini bisa dilihat dari perenang berusia 99 tahun, George Corones, warga Brisbane, Australia.

Kakek-kakek ini baru saja memecahkan rekor dunia dalam uji coba perlombaan renang Commonwealth.

Dia menyelesaikan gaya bebas 50m dalam hitungan 56,12 detik di Gold Coast Aquatic Centre pada Rabu malam (28/02/2018).

Lokasi ini akan menjadi tuan rumah pada perhelatan 4-15 April mendatang.

Tentu Corones hanya berenang seorang diri dengan kerumunan penonton saat ia memecahkan rekor sebelumnya untuk kelompok usia 100-104 hampir 40 detik.

Putra dari kakek tua renta ini, Harry Corones mengatakan ayahnya rajin berenang dan pergi ke gym tiga hari dalam seminggu.

Dia menuturkan ayahnya juga tinggal sendiri, suak berakitivitas di depan komputernya untuk memeriksa pasar saham setiap hari dan suka menyetir sendiri.

“Saat ini karena dia sudah berlatih dengan baik,” kata Corones kepada 9NEWS.

“Filosofinya adalah Anda harus terus bergerak,” tambahnya.

Corones tidak memiliki rencana untuk berpuasa diri atas prestasinya. Dia kini merencanakan untuk memecahkan rekor dunia dalam gaya bebas 100m dan gaya dada.

“Akan salah jika berhenti sekarang,” kata Corones. (asr)

7 Orang Tewas Saat Serangan Teroris di Burkina Faso, Kedubes Prancis dan Markas Tentara Jadi Sasaran

Epochtimes.id- Sekolompok orang bersenjata di ibukota Burkina Faso menewaskan tujuh orang dan melukai sekitar lima puluh orang lainnya dalam sebuah serangan terkoordinasi di markas besar militer dan kedutaan Prancis di Burkina Faso, Jumat waktu setempat.

Laporan ini dikonfirmasi oleh Reuters Sabtu (03/02/2018) dari duta besar Prancis yang menyebutnya sebagai serangan teroris.

Tidak ada pihak mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Serangan ini sebagai serangan terbesar ketiga di Ouagadougou hanya dalam waktu dua tahun.

Serangan sebelumnya dilakukan oleh sekutu al Qaeda sebagai aksi pembalasan keterlibatan Burkina Faso dalam perang regional melawan militan.

Juru bicara pemerintah Burkina Faso, Remi Dandjinou mengatakan orang-orang bersenjata tak dikenal menewaskan lima tentara Burkinabe dan melukai sekitar 50 lainnya di markas militer.

“Dua anggota paramiliter Burkina Faso tewas membela kedutaan tersebut,” katanya.

Pernyataan pemerintah mengatakan empat pria bersenjata menyerang di kedutaan Prancis.

Menteri pertahanan mengatakan tiga penyerang tewas di markas tentara tersebut.

Polisi mengatakan salah satu anggota kelompok tersebut berusaha melarikan diri di dekat pasar utama kota setelah dikepung pasukan keamanan.

Sumber diplomatik Prancis mengatakan tidak ada warga Prancis yang terbunuh dalam serangan tersebut.

Saksi mata mengatakan bahwa orang-orang bersenjata bertopeng menyerang markas tentara pusat kota sekitar pukul 10 pagi waktu setempat. (asr)

Pemerintah Bakal Larang Impor Truk Bekas Pada Tahun Ini

Epochtimes.id- Menteri Perindustrian Arilangga Hartarto mengatakan pemerintah bakal melarang impor truk berkas pada tahun ini.

Aturan ini sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pertumbuhan industri kendaraan di dalam negeri telah diterbitkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 34 tahun 2017 tentang Industri Kendaraan Bermotor Roda Empat atau Lebih.

Regulasi yang mulai berlaku pada Desember 2017 ini, antara lain mengatur mengenai skema importasi completely knock down (CKD) dan incompletely knock down (IKD).

“Diharapkan, adanya aturan itu akan lebih mendorong investasi dan produksi kendaraan bermotor,termasuk kendaraan komersial,” tegas Airlangga, pada pembukaan acara GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018 di Jakarta, Kamis (01/03/2018).

Kemenperin pun akan segera menghentikan importruk bekas untuk mendukung perkembangkan industri kendaraan komersial nasional.

“Kami akan hentikan impor truk bekas untuk mendukung perkembangan industri truk, bus dan kendaraan niaga lainnya di Indonesia,” tuturnya.

Apalagi, industri kendaraan komersial di Tanah Air telah memiliki kapasitas produksi mencapai 200 ribu unit per tahun.

Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Harjanto menyatakan, impor truk bekas memerlukan rekomendasi dari Kemenperin. “Untuk menghentikannya, tinggal kami tidak keluarkan rekomendasinya,” ujarnya.

Ia mengatakan impor truk bekas memang seharusnya tidak dilakukan lagi mengingat tidak ada yang bisa menjamin kondisi truk tersebut dari sisi emisi maupun keamanannya.

“Itu kalau yang diimpor truk bekas, truk lama, itu kan emisinya tinggi. Sedangkan kita mau menurunkan emisi. Kemudian, soal keamanan, siapa yang tahu kalau itu misalnya remnya tidak blong. Makanya memang harus dihentikan,” katanya.

Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi pun menyambut baik tentang larangan impor truk bekas. Pasalnya, impor truk bekas akan mematikan bisnis industri otomotif.

“Kemampuan produksi truk di Indonesia sudah di atas 200 ribu per tahun. Sekarang penjualannya mencapai 80 ribuan per tahunnya,” tuturnya.

Menurutnya, industri otomotif Indonesia sangat berkontribusi terhadap perekonomian nasional. “Harus diingat, bahwa secara total industri otomotif kita sudah mempekerjakan hingga 1,2-1,4 juta orang. Kemudian juga, menyumbang pemasukan ke pemerintah sekitar Rp100-120 triliun,” ungkapnya. (asr)

Direktur Komunikasi Strategis Gedung Kepresidenan AS Mengundurkan Diri, Mengapa?

oleh Lia Jiaxin

Hari Rabu, (28/02/2018), Direktur Komunikasi Strategis Gedung Putih Hope Hicks mengumumkan pengunduran dirinya.

Hicks yang selama ini memperoleh kepercayaan dari Presiden Donald Trump adalah seorang wanita yang berkepribadian setia dan cakap dalam melaksanakan tugas yang dibebankan presiden. Pengunduran dirinya telah menjadi topik pembicaraan masyarakat AS sekarang.

Dalam pernyataan pengunduran dirinya Hicks mengatakan : “Tidak cukup kata-kata untuk mengungkapkan rasa terima kasih saya kepada Presiden Trump, dan saya berharap bahwa presiden dan pemerintahannya akan berjalan dengan baik saat beliau memimpin negara kita”

Hicks yang bernama lengkap Hope Charlotte Hicks kini berusia 29 tahun, pernah menjadi seorang model dan merupakan salah satu pembantu Presiden Trump terlama.

Dia adalah teman Ivanka Trump yang memulai kerjasama dengan Trump sebelum pemilihan presiden dan kemudian bergabung dalam kelompok kampanye Trump. Pada bulan September tahun lalu Hope Hicks secara resmi diangkat sebagai Direktur Komunikasi Strategis untuk Gedung Putih.

Jurubicara Gedung Putih pada hari Rabu menyampaikan pernyataan presiden. Trump mengatakan bahwa Hicks luar biasa, ia telah bekerja sangat memuaskan selama tiga tahun terakhir, dan dia adalah orang yang brilian dan kaya dengan ide, benar-benar luar biasa.

Trump mengungkapkan bahwa dirinya masih belum lupa dengan saat-saat ketika masih bekerja dengan Hicks. Namun juga dapat memahami keinginannya untuk mencari peluang lain yang lebih baik dan yakin bahwa kesempatan untuk bekerja sama lagi di masa depan masih terbuka.

Ivanka Trump juga melalui akun Twitter menyampaikan ungkapan : Setiap orang yang mengenal Hicks pasti menyukai dan mengaguminya. Dengan berat hati dan rasa berterima kasih kepada dia saya berharap semoga langkahnya di hari depan semakin gemilang.

Pada hari Selasa, Hicks menerima wawancara sembilan jam dengan Komite Intelijen Dewan Perwakilan Amerika Serikat, menjawab serangkaian pertanyaan investigasi menyangkut ‘Russigate’.

Selama wawancara, Hicks mengakui bahwa dia kadang-kadang juga menggunakan ‘kebohongan putih’ (white lies) untuk melindungi Trump. Namun dia mengatakan bahwa dia tidak pernah secara sengaja membuat kesaksian palsu dalam investigasi  urusan itu.

Fox News mengutip ucapan dari sumber melaporkan bahwa pada hari Selasa malam itu Trump memberitahu Hicks bahwa ‘kebohongan putih’ itu bukanlah suatu ide yang bagus. Tetapi, tidak seperti yang lain, Trump sama sekali tidak memberikan teguran kepada Hicks, kata sumber tersebut.

Keputusan akhir untuk mengundurkan diri baru disampaikan kepada Trump pada Rabu lalu. Gedung Putih mengatakan bahwa belum bisa dipastikan kapan Hicks akan pergi tapi seharusnya dalam beberapa pekan mendatang.

Hope Hicks telah lama menjabat sebagai asisten Trump dan merupakan anggota inti dari tim kampanye Trump.

Sejak bulan Juli 2015, dia telah diikutsertakan dalam kesibukan untuk memenangkan Trump dalam pemilihan umum. Ia yang lahir dalam keluarga yang memiliki  pengalaman puluhan tahun dalam dunia hubungan masyarakat menjadikan dirinya sebagai seorang wanita yang mahir dalam hubungan masyarakat.

Hicks sudah menjalin persahabatan dengan Ivanka sebelum ikut kampanya buat Trump. Tahun 2014 ia mulai bergabung dalam organisasi Trump lalu masuk anggota tim kampanye Trump.

Hicks adalah Direktur Komunikasi Strategis untuk Gedung Putih yang ketiga. Pendahulunya adalah Mike Dubke yang mengundurkan diri pada bulan Mei 2017, lalu Anthony Scaramucci yang dicopot pada bulan Juli. Anthony hanya menduduki jabatan tersebut selama 10 hari.

Sampai sekarang Gedung Putih belum memberitakan tentang siapa pengganti kedudukan Hope Hicks. (Sinatra/asr)

Sumber : ntdtv.com

Media Hong Kong Sebut PKT Ganti Pimpinan Departemen Pekerjaan Front Persatuan Tiongkok, Seperti Apa Lembaga Ini?

oleh Li Yun

Epochtimes.id- Rapat Pleno Ketiga Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT) yang baru berakhir telah menelurkan beberapa keputusan promosi atau demosi pejabat yang akan diteruskan pada Dwi Konferensi untuk disahkan.

Media Hong Kong pada 2 Maret melaporkan bahwa sidang biro politik hari itu telah memutuskan untuk merekomendasikan Cai Qi yang sekarang sebagai sekretaris partai kota Beijing untuk menduduki jabatan baru di Departemen Pekerjaan Front Persatuan Tiongkok.

Rapat Pleno Ketiga Komite Sentral PKT yang berlangsung selama 3 hari di Beijing telah ditutup.

Komunike resmi menyatakan bahwa pleno telah menerima hasil keputusan rapat dan akan meneruskan daftar nama para calon pemimpin untuk dipertimbangkan dalam Dwi Konperensi mendatang.

Media Hongkong ‘Ming Pao’ pada 2 Maret melaporkan bahwa pertemuan Biro Politik Komite Sentral telah memutuskan untuk memindahkan sekretaris partai kota Beijing Cai Qi ke  Departemen Pekerjaan Fron Persatuan sebagai menteri, dan Sun Chunlan akan menggantikan kedudukan yang ditinggalkan Cai Qi.

Sun Chunlan, 68 tahun dianggap sebagai orang dari fraksi Jiang Zemin, naik ke jajaran biro politik melalui Kongres Nasional ke 18. Pada tahun 2014, ia diangkat sebagai pejabat sementara Menteri Departemen Pekerjaan Front Persatuan Tiongkok untuk menggantikan Lin Jihua yang dipecat. Setelah Kongres Nasional ke 19, kursi Sun di departemen tersebut didusuki oleh You Quan.

‘Ming Pao’ melaporkan, jika Cai Qi dipindahkan ke Departemen Pekerjaan Fron Persatuan, You Quan mungkin menjadi wakil ketua Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok (CPPCC).

Mengapa Cai Qi dipindahkan ? Seorang sumber mengatakan bahwa pemindahan tersebut bukan berarti ia diturunkan derajatnya. Departemen yang dipimpinnya nanti akan menduduki posisi penting dalam reformasi struktural yang segera digelar.

Kinerja Cai Qi di Kantor Kepala Staf Komite Keamanan Nasional telah mendapat pengakuan dari jajaran dan Atasan. Oleh karena itu ia dianggap sebagai kandidat terbaik untuk memperkuat Departemen Pekerjaan Front Persatuan Tiongkok.

Cai Qi adalah anggota kerja tim Xi Jinping sewaktu bertugas di Zhejiang di masa lalu. Ia masuk ibukota mulai tahun 2014 sebagai Wakil Direktur Kepala Staf Komite Keamanan Nasional. Tahun 2016, ia dipromosi sebagai Walikota Beijing, kemudian Sekretaris Partai Kota Beijing, dan karirnya terus membumbung hingga masuk jajaran Biro Politik Komite Sentral PKT.

Usai Kongres Nasional ke 19, Cai Qi menerapkan 3 kebijakan untuk kota Beijing, termasuk membersihkan ‘penduduk kelas rendah’ dari kota Beijing, membenahi bangunan yang melanggar atau tanpa IMB dan pemasangan billboard yang melanggar ketentuan. Mengganti penggunaan bahan bakar batubara menjadi gas alam. Namun semua kebijakannya mendapatkan tentangan warga dan protes keras yang membuatnya harus menanggung beban politik yang tidak ringan.

Meskipun demikian, sejumlah analis percaya bahwa kepindahannya ke Departemen Pekerjaan Front Persatuan itu pasti berkaitan dengan prestasi kurang memuaskan dalam pelaksanaan 3 kebijakan ‘membenahi’ Beijing.

Menurut laporan bahwa Departemen Pekerjaan Fron Persatuan sebenarnya adalah organisasi intelijen dan memiliki misi untuk mempersatukan visi organisasi lain dengan visi PKT. Kerjaannya yaitu memantau status ideologis yang bertentangan dengan Front tersebut.

Front akan menggunakan ancaman atau rangsangan demi memikat lawan Front dengan mengatasnamakan kepentingan semua lapisan masyarakat untuk memaksa mereka berdiri di front yang sama dengan PKT.

Di masa lalu, departemen tersebut dikendalikan oleh kelompok Jiang Zemin. Setelah Lin Jihua dipecat pada tahun 2014, Sun Chunlan yang mengisi kedudukan menterinya. Departemen tersebut selama ini terus mengalami pembersihan personil agar tidak ada lagi sisa orang dari kelompok Jiang.

Sebagai tambahan, sejak Jiang Zemin mengumandangkan perang dengan Falun Gong pada tahun 1999, mata rantai departemen tersebut yang berada di dalam dan luar negeri, termasuk perkumpulan etnis Tionghoa di luar negeri yang pro PKT, organisasi mahasiswa, perdagangan dan lainnya, mereka bergabung dalam barisan untuk menindas dan memfitnah Falun Gong.

Bahkan selama Lin Jihua berkuasa, departemen memberi tambahan kekuatan kepada PKT untuk membuat kacau Hongkong. (Sinatra/asr)

Sumber : ntd.tv

Timnas Sepakbola Wanita Seleksi Pemain untuk Asian Games

0

ErabaruNews – Tim Nasional Sepakbola Wanita Indonesia akan memulai seleksi pemain untuk menyambut Asian Games 2018. Proses pembentukan Timnas Wanita yang sekaligus untuk menghadapi ajang Piala AFF Wanita 2018 ini akan dimulai pada Senin (5/3/2018).

PSSI sudah melayangkan panggilan untuk 40 pemain dari berbagai daerah dan sejumlah klub guna mengikuti seleksi. Proses seleksi pemain akan dipimpin oleh pelatih Satia Bagdja Ijatna.

Pelatih Satia Ijatna dan PSSI sudah memilih Lapangan Sawangan sebagai lokasi seleksi yang berlangsung selama satu bulan penuh. Satia dibantu asisten pelatih Alex dan pelatih kiper Beny Van Breukelen.

“Hari ini kami kirimkan surat pemanggilan kepada mereka. Pemain-pemain ini berasal dari turnamen Women’s Football Road To Asian Games Piala Pertiwi yang dilaksanakan PSSI di Palembang bulan Desember 2017 lalu. Selain itu, ada juga dari pengamatan tim pelatih,” ujar manajer Timnas Wanita Indonesia, Papat Yunisal, dalam keterangan tertulis PSSI, Kamis (1/3/2018).

Papat Yunisial melanjutkan setelah proses pengerucutan pemain ini berakhir, barulah pelatihan nasional (pelatnas) akan digelar.

“Seleksi dilakukan terlebih dahulu sebelum memasuki program pemusatan latihan. Proses seleksi sekitar satu bulan di Sawangan dan pelatih sudah punya program hingga Piala AFF dan Asian Games mendatang. Nantinya dalam setiap TC kami agenda ujicoba,” beber anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu.

Nama-nama pemain yang dipanggil untuk menjalani seleksi Srikandi Garuda yaitu ;

Kiper : 1. Riska Yulianti (Babel), 2. Norvince Boma (Papua), 3. Vera Lestari (DIY), dan 4. Debi Puspita, Sumsel.

Belakang : 6. Sherly Eka, Babel, 7. Novia Jigibalon, Papua, 8. Dopimina Kogoya, Papua, 9. Nurlaili Khomariyah, Sumsel, 10. Arynda C Rahmawatie, Sumsel. 11. Een Sumarni, Jabar, 12. Ela Wati, Kalbar, 13. Prihatini, Banten, 14. Iyya Lovista, Banten, 15. Sri Devi CB, Jakarta 69.

Tengah : 16. Ade Mustika, Babel, 17. Rani Mulyasari, Babel, 18. Rulin Aspalek, Papua, 19. Regina Wonda, Papua, 20. Dwi Aprilia, DIY, 21. Jesica Virginia, Sulsel, 22. Dhanielle Daphne, Jabar, 23. Susi Susanti, Kalbar, 24. Mepi Pia, Kalbar, 25. Carlo Bio Pattinasarani, Banten
26. Mitha Nurfajriana, Sulsel, 27. Risqiyanti, Jateng, 28. I Dewa Ayu Ratnasari, Bali.

Depan : 29. Vivi Oktavia Riski, Babel, 30. Yudith Herlina, Papua, 31. Feibe Pekey, Papua. 32. Riski Amalia Putri, Sumsel, 33. Risna Delila Putri, Jabar. 34. Ria Ristiani, Jabar, 35. Tugiyati, Kalbar, 36. Syenida Meryfandia, Kalbar, 37. Ayu Risky, Persab Brebes, 38. Jasmine Martina, Pro Direct Academy, 39. Zahra Musdalifah, Banten, 40. Rahma Wulan Aprilita, Jaya Kencana Angel.

PSSI menargetkan Timnas Wanita Indonesia berhasil menembus 10 besar Asian Games. Sementara pada Piala AFF Wanita, PSSI menargetkan babak semifinal. Sepak bola wanita saat ini juga menjadi perhatian dan fokus bagi Federasi sepak bola Indonesia ini. (waa)

Tabrakan Kereta Api di Mesir Menewaskan 15 orang dan 40 Korban Cedera

Epochtimes.id- Kementerian Perhubungan Mesir mengumumkan korban tewas akibat tabrakan antara sebuah kereta kargo dan penumpang di Beheira, Mesir menjadi 15 orang dan 40 terluka.

Melansir dari egyptindependent.com, sebuah kereta penumpang bertabrakan dengan kereta kargo di Beheira pada Rabu (28/02/2018) sore waktu setempat.

Otoritas Kereta Api menjelaskan penyebab kecelakaan tersebut dikarenakan roda kereta penumpang keluar jalur dari gerbong ketiga dan menabrak kereta kargo.

Otorita setempat mengatakan berhasil mengevakuasi gerbong yang tergelincir dengan menggunakan mesin khusus

Pejabat Kereta Api, Sayyed Salem menuju ke lokasi kejadian disertai pejabat Otoritas lainnya.

Pejabat setempat menambahkan 30 ambulans dikirim ke tempat kejadian untuk mengevakuasi orang-orang yang terluka ke rumah sakit.

Kecelakaan Kereta Api pernah terjadi sebelumnya di Mesir yang menyebabkan terjadinya korban tewas.

Pada November 2013, 27 orang tewas saat kereta tabrakan dengan bus di dekat Kairo.

Bahkan pada 2012 sebelumnya, 47 orang tewas akibat sebuah bus sekolah ditabrak kereta api.

Kejadian tercatat paling parah pada 2002 hingga menyebabkan 373 orang tewas setelah kereta terbakar di dekat Kairo. (asr)

Melanggar Zona Pertahanan Udara, Korea Selatan Protes Tiongkok

oleh Hong Mei

Epochtimes.id- Kementerian Luar Negeri Korea Selatan memanggil Qiu Guohong, duta besar Tiongkok untuk Korea Selatan untuk menyampaikan sikap protes atas pelanggaran zona identifikasi pertahanan udara Korea Selatan oleh pesawat militer Tiongkok pada 27 Februari.

Mendesak  pihak Tiongkok untuk mencegah kejadian serupa terulang lagi. Pada sore hari itu, Kementerian Pertahanan Korea Selatan juga memanggil tiga orang pejabat militer dari Kedutaan Besar Tiongkok di Korea Selatan untuk melakukan protes keras.

Menurut Kantor Staf Gabungan Korea Selatan bahwa sebuah pesawat militer tempur dicurigai melakukan tugas pengintaian dengan memasuki zona identifikasi pertahanan udara Korea Selatan pada 27 Pebruari siang.

Dilaporkan bahwa pelanggaran ZIPU oleh pesawat militer Tiongkok sering terjadi. Namun, ini adalah untuk pertama kalinya pelanggaran yang dianggap serius karena pesawat sudah terbang nyaris memasuki udara perairan Korea Selatan.

Militer Korea Selatan langsung mengirim beberapa pesawat tempur untuk melacak dan memantau pesawat militer Tiongkok setelah memasuki zona itu.

Ketika pesawat militer Tiongkok terbang di sekitar pulau Ulleung, Militer Korea Selatan melalui hotline Korea Selatan – Tiongkok dan radio menyampaikan pesan peringatan mengatakan : Supaya segera menghentikan perilaku yang dapat menyulut konflik seketika yang akan menyebabkan situasi menjadi tegang. Hentikan segera penerbangan yang profokatif.

Namun pihak Tiongkok meresponnya dengan mengatakan : “Ini adalah latihan rutin”.

Media Korea Selatan ‘news1′ mengutip analisis Kantor Staf Gabungan dalam menanggapi rute penerbangan yang dilalui pesawat tempur Tiongkok itu memberitakan bahwa, diperkirakan pesawat Tiongkok itu sedang mengumpulkan informasi mengenai kegiatan operasional militer Korea Selatan’.

Media Korea Selatan ‘Chosun ilbo’ mengutip sumber-sumber pemerintah Korea Selatan yang mengatakan : “Korea Selatan dan Amerika Serikat memutuskan untuk melakukan latihan militer bersama setelah Olimpiade Paralimpiade. Tujuan Tiongkok adalah untuk mengintai sejauh mana kegiatan persiapan latihan militer tersebut.” (Sinatra/asr)

Operasi SAR Longsor Brebes Dihentikan, 11 Tewas dan 7 Korban Hilang

Epochtimes.id- Operasi pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban longsor di Desa Pasir Panjang Kecamatan Salem Kabupaten Brebes, Jawa Tengah dihentikan oleh Tim SAR gabungan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan sesuai prosedur dalam pencarian korban bencana berlangsung selama 7 hari. Sebab lebih dari 7 hari korban hilang diperkirakan kondisinya sudah rusak dan dapat membahayakan petugas SAR.

“Dengan demikian korban longsor Brebes sampai dengan Rabu (28/2/2018) sebanyak 11 orang meninggal dunia, 7 orang hilang dan 4 orang masih dirawat di rumah sakit,” lanjut Sutopo.

Sebelumnya tujuh ahli waris korban bencana tanah longsor yang masih hilang di Desa Pasir Panjang, menyepakati pencarian berakhir pada Rabu (28/2/2018).

Kesepakatan tersebut diambil setelah mereka melakukan musyawarah tertutup dengan Basarnas, Dandim, Kapolres, BPBD dan Bupati Brebes, Rabu (27/2/2018) petang. Para ahli waris korban telah mengikhlaskan korban tidak ditemukan.

Sebanyak 400 personil dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, PMI, relawan dan beberapa unsur lain kembali ke tempat masing-masing pada Kamis (28/2/2018) siang.

Selanjutnya BPBD Kabupaten Brebes mengoordinir aparat, relawan dan masyarakat secara terbatas membersihkan material longsor yang membahayakan masyarakat.

Beratnya medan area longsor yang memiliki ketebalan hingga 20 meter dan luas serta faktor cuaca hujan menghambat pencarian korban longsor. Pencarian korban tidak optimal karena faktor alam.

Bencana di Wonosobo

Bencana longsor kembali terjadi di wilayah Jawa Tengah yaitu di Blok Lempang Dusun Reco Desa Reco Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo pada 28/2/2018 pukul 08.45 Wib. Kejadian longsor terjadi pada saat cuaca cerah. Kebun berada pada lahan dengan kemiringan lereng cukup terjal dan tanaman semusim.

Saat itu, 2 orang petani bekerja di kebun sedang istirahat di perengan bawah pohon bambu. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh. Mereka berusaha menyelamatkan diri. Satu orang  berhasil meloloskan diri (Arifin, 26) dan satu orang tertimbun longsor (Nugroho Harianto, 25).

Aparat dari BPBD, TNI, Polri, Muspika dibantu relawan dan masyarakat mengevakuasi korban. Pada pukul 14.00 Wib, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. (asr)

Partai Nasional Pilih Wakil Perdana Menteri Baru Australia

0

EpochTimesId – Michael McCormack ditunjuk sebagai Wakil Perdana Menteri baru Australia, Senin (26/2/2018). Dia akan menjabat sebagai Wakil PM setelah terpilih sebagai pemimpin Partai Nasional negara tersebut.

Partai Nasional adalah mitra junior dari koalisi pemerintahan yang berkuasa. Pemimpin Partai Nasional secara otomatis menjadi wakil perdana menteri berdasarkan kesepakatan koalisi dengan partai Liberal, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Malcolm Turnbull.

Wakil PM Australia sebelumnya, Barnaby Joyce dipaksa mengundurkan diri pekan lalu. Dia mundur menyusul ramainya pemberitaan media massa terkait perselingkuhannya dengan seorang mantan sekretaris pers.

Selingkuhannya itu kini sudah diakui sebagai partner (istri kontrak) dan tengah mengandung anak dari Barnaby.

Pemimpin Partai Nasional terpilih, McCormack mengaku siap menjalankan amanah dan mengemban tugas sebagai Wakil Perdana Menteri. “Saya akan menghormati iman dan kepercayaan, serta menjalankan tanggung jawab dengan selalu melakukan yang terbaik,” kata McCormack kepada wartawan di Canberra.

Penunjukan McCormack akan mengurangi tekanan pada pemerintah yang terus terguncang setelah penyingkapan perselingkuhan Joyce. Itu adalah sebuah skandal yang mengancam keretakan koalisi pemerintahan.

Turnbull menyebut perselingkuhan Joyce sebagai ‘kesalahan etika yang mengejutkan”. Namun, Joyce justru menanggapi pernyataan itu dengan menyebut Turnbull sebagai Perdana Menteri yang tidak kompeten.

Turnbull kini merilis sebuah pernyataan yang menyambut McCormack menuju pelantikan, “Saya senang menyambut penunjukan Michael McCormack sebagai pemimpin baru partai Nasional dan wakil perdana menteri.”

“Michael McCormack adalah pendamping yang kuat untuk wilayah pedesaan Australia. Dia akan melanjutkan tradisi lama partainya untuk membela petani dan semua yang tinggal di daerah,” sambung Turnbull.

“Partai Liberal telah bergabung dalam Koalisi dengan Partai Nasional selama lebih dari 70 tahun dan kemitraan politik kami yang abadi dan sukses akan berlanjut di bawah kepemimpinan Michael dari partai Nasional.”

“Saya mengucapkan selamat kepada Michael McCormack atas pengangkatannya dan saya berharap dapat bekerja sama dengannya dan seluruh tim Koalisi untuk kepentingan semua rakyat Australia,” bunyi pernyataan tersebut.

Pengunduran diri Barnaby telah memberikan angin segar singkat bagi Turnbull. Namun, popularitas McCormack tidak begitu bagus di daerah-daerah.

Perombakan Partai Nasional ini Diprediksi akan mengancam prospek pemilihan kembali koalisi pemerintah. Dimana Turnbull harus kembali menjalani pemilihan umum pada Mei 2019. (waa)

Ribuan Warga Menolak Kunjungan Kim Yong-chol ke Korea Selatan

0

ErabaruNews – Sekitar 3.000 warga Korea Selatan berkumpul di Seoul, Sabtu (24/2/2018). Mereka untuk memprotes pemerintah yang memberikam izin masuk ke Korea Selatan kepada Kim Yong-chol, Menteri Front Persatuan Partai Buruh Korea Utara.

Mantan kepala unit intelijen khusus Korea Utara itu dikirim oleh Kim Jong-un untuk mewakili Korea Utara mengikuti upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin. Dia dianggap sebagai dalang di balik rencana untuk menenggelamkan kapal fregat ‘Cheonan’ Korea Selatan.

Selain itu, Yong-chol juga sudah dimasukkan ke dalam daftar sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dia mendapat larang masuk oleh imigrasi dari 31 negara, termasuk Korea Selatan.

“Sebagai warga Korea Selatan kami menyambut baik sanksi berat Presiden Trump terhadap Korea Utara. Kami tidak dapat menerima kedatangan Kim Yong-chol karena ia adalah dalang utama di balik penyerangan kapal ‘Cheonan’,” ujar salah seorang Warga Korea Selatan, Kim Il-tong.

Sementara itu, Gedung Putih kembali menekankan bahwa pejabat dari Amerika Serikat dan Korea Utara tidak akan mengadakan pertemuan pada saat upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin. Sekretaris Pers Gedung Putih, Sarah Huckabee Sanders yang sedang berada di Korea Selatan bersama Ivanka Trump menegaskan dalam sebuah siaran pers bahwa tidak ada rencana pertemuan dengan delegasi Korut pada saat ini.

“Kami telah berulang kali menekankan bahwa dialog pribadi tidak akan bertentangan dengan prinsip yang telah diumumkan pemerintah dan kami ingin melihat Korea Utara bergerak menuju denuklirisasi, inilah yang akan menjadi titik awal dimulainya perundingan yang konstruktif,” ujar Sanders.

Sanders menekankan bahwa kecuali Korea Utara melakukan upaya nyata menuju denuklirisasi, Amerika Serikat tidak akan melakukan dialog serius dengan Korea Utara.

Sehari sebelumnya, Menteri Keuangan AS Steven Terner Mnuchin mengumumkan sebuah daftar sanksi baru. Sasarannya meliputi 27 perusahaan pelayaran dan perdagangan, 28 kapal dan satu orang dari Korea Utara, Tiongkok, Singapura, Taiwan dan Hongkong.
Tujuan sanksi adalah untuk lebih mencegah Korea Utara memperoleh pendapatan melalui jalur perdagangan ilegal.

Pejabat AS mengungkapkan bahwa daftar sanksi tersebut belum disetujui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa karena mendapat tentangan dari Tiongkok. Oleh karena itu, Amerika Serikat telah mengambil sanksi sepihak. (Lin Yu/NTDTV/Sinatra/waa)

Kucing Hutan Langka Jenis Cougar Amerika Berkeliaran di Pemukiman Warga

0

EpochTimesId – Seekor harimau jenis cougar berkeliaran di pemukiman warga di Brookfield, Wisconsin, pekan lalu. Kucing hutan raksasa itu tertangkap kamera CCTV berkeliaran di luar rumah seseorang dan mengintip melalui jendela di teras.

Video surveilans yang diserahkan warga untuk stasiun TV NBC-TMJ4 di Milwaukee menunjukkan cougar keluar dari balik pepohonan. Dia lalu naik ke teras rumah, dan meletakkan cakarnya di kaca jendela.

Rekaman CCTV itu terjadi pada hari Minggu (18/2/2018) lalu. Pejabat Departemen Sumber Daya Alam (DNR) Wisconsin, seperti dikutip The EPoch Times dari International Business Times membenarkan penampakan cougar itu.

Mereka mengaku menerima laporan bahwa hewan buas itu sempat beristirahat di bawah pohon pinus di halaman belakang rumah penduduk. Polisi mengatakan, agen DNR sudah menanggapi kejadian tersebut dan memastikan bahwa itu adalah seekor cougar.

Petugas dilaporkan gagal menangkap dan melumpuhkan Cougar itu karena terhalang rumah warga dan kabut tebal. Pejabat DNR mengatakan kucing besar itu kemungkinan tidak akan lama berada di wilayah itu. Dia diperkirakan sedang mencari wilayah hutan baru atau pasangan.

Petugas DNR akhirnya kehilangan jejak kucing hutan itu. Cougar itu diperkirakan memiliki berat sekitar 50 pound atau sekitar 22,5 kilogram, dan berumur sekitar satu setengah tahun.

Seorang warga yang melihat kucing itu, Guerndt, mengaku terkejut dengan kehadiran satwa hutan di dekat rumahnya. Dia bahkan sempat merasa khawatir harimau itu akan melukai binatang peliharaan atau hewan ternak.

“Saya tidak percaya apa yang saya lihat. Seekor kucing yang sangat besar. Saya berharap dia tidak melihat kucing saya, memecahkan jendela atau semacamnya. Ini adalah tamu paling gila yang kita punya,” ujar Guerndt.

Pejabat DNR mengatakan sejenis harimau yang hanya ada di benua Amerika Utara itu beberapa kali menampakkan diri di Washington County. Kucing besar itu juga terlihat di Langlade County, dan Fond du Lac County sejak akhir 2017.

“Bagi saya itu hanya menunjukkan keingintahuan tertentu yang terkait dengan hewan tersebut. Dia melompat, memeriksa jendela, dan segera pindah. Mungkin dia keheranan melihat bayangannya. Perilaku seperti itu tidak perlu saya khawatirkan,” kata Diane Robinson dari Departemen Sumber Daya Alam Wisconsin.

Robinson mengatakan bahwa mereka yakin hewan tersebut mungkin akan terus bergerak.

“Cougars adalah spesies yang dilindungi, jadi Anda tidak perlu menembak mereka, tapi jika ada bahaya keamanan potensial yang terkait dengannya, maka DNR benar-benar akan bekerja sama dengan penegak hukum setempat dan mengizinkan mereka menangkap hewan itu,” sambung Robinson.

Pejabat DNR mengkonfirmasi bahwa mereka bekerja dengan aparat penegak hukum setempat untuk melacak cougar tersebut. Namun, mereka belum menentukan tindakan apa yang akan diambil jika satwa langka itu berhasil ditemukan. (Shreesha Ghosh/International Business Times/The Epoch Times/waa)