Rayakan Ulang Tahun Ayah dan Anak Tewas Over Dosis Opium Sintetis

0

EpochTimesId – Seorang ayah ditemukan meninggal dunia karena over dosis bersama anak kandungnya sendiri di Brooklyn, Amerika Serikat. Mereka diduga tewas usai merayakan pesta ulang tahun, seperti dikutip TheEpochTimes dari New York Post.

Carlos Andrade, ayah dua anak, pergi ke Brooklyn untuk merayakan ulang tahun keluarga. Dia ditemukan di samping ayahnya, Joseph Andrade, tewas akibat overdosis opioid.

Polisi mengatakan, Pacar Carlos, Jasmine, menemukan pacar dan mertuanya sekitar pukul 3 pagi di Greenwood.

“Jasmin menemukan Carlos meninggal di serambi. Dia menjerit dan mencoba membantu, tapi tubuh mereka sudah membiru,” ujar salah satu sepupu korban, Sonia Santos.

Joseph ditemukan hanya beberapa meter dari anaknya. Setelah pesta, keduanya pamit untuk merokok. Tapi, menurut polisi, mereka tidak pernah kembali ke lokasi pesta.

“Dia sangat dekat dengan putra pertamanya. Saya tidak tahu apa yang akan mereka lakukan tanpa dia,” tutur Santos.

Sementara Carlos diceritakan sebagai ayah yang setia. Dia tidak pernah menggunakan narkoba.

Kerabat lain korban mengatakan bahwa sang ayah yang berusia 44 tengah berjuang untuk berhenti dari kecanduan narkoba.

“Sang Ayah punya masalah. Orang-orang tahu. Tapi saya terkejut Carlos juga terlibat. Dia anak yang baik,” tutur sang kerabat.

“Kawasan ini selalu baik-baik saja selama ini. Kami belum pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya, tapi belakangan ini banyak pria, minum, mabuk di luar, sampai larut malam,” kata seorang tetangga yang meminta namanya tidak disebutkan, kepada The Post.

Jenis obat yang digunakan kedua pria tersebut memang belum dipastikan. Namun di kawasan sekitar, dan di negara bagian Amerika lainnya, overdosis marak terjadi.

Penyebabnya sebagian besar karena opium jenis opioid sintetis, terutama fentanyl yang diimpor secara ilegal dari Tiongkok. Jumlah kasus overdosis yang melibatkan fentanyl itu bahkan meningkat 540 persen dalam tiga tahun.

Menurut Departemen Kesehatan New York City, fentanyl terlibat dalam 44 persen kematian akibat overdosis pada tahun 2016 di kota tersebut. “Jumlah kematian overdosis terus meroket, membuat keluarga dan masyarakat kita terguncang,” kata Anggota Majelis Manhattan, Linda B. Rosenthal. (waa)

Polisi Sita Bahan Baku Satu Juta Dosis Opium Sintetis Mematikan

0

EpochTimesId – Polisi Long Island, Amerika Serikat menyita sekitar 750 gram fentanil dari sebuah rumah di Pantai Mastic, Sufolk. Fentanil itu diduga kuat akan dijadikan bahan baku pembuatan opium sintetis jenis opioid.

Komisaris Polisi Suffolk, Timothy mengatakan, bahan baku narkoba mematikan itu sebelumnya diimpor atau dikirim dari China, secara ilegal. Seperti dikutip TheEpochTimes dari CBS New York, Fentanil itu cukup untuk membuat satu juta dosis opioid.

“Itu cukup potensial untuk membunuh (over dosis) ratusan ribu individu,” kata Timothy kepada CBS.

Bahan farmasi jenis fentanil adalah penghilang rasa sakit sintetis. Bahan baku itu biasanya hanya digunakan oleh para medis khusus untuk mengobati rasa sakit yang sangat parah, seperti kanker stadium lanjut.

Fentanil lebih manjur 50 sampai 100 kali daripada morfin, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Selain bahan kimia yang mematikan tersebut, pihak berwajib juga menyita uang tunai senilai $US 7.400 (sekitar Rp. 100 juta), dua telepon seluler, dan Mercedes Benz 2007.

Operasi gabungan pengungkapan obat bius ilegal itu melibatkan CDC, Departemen Keamanan Dalam Negeri, Bea Cukai dan Patroli Perbatasan, serta Dinas Post AS.

Polisi menangkap tiga orang tersangka dalam rumah tersebut. Salah satunya, Corey Robinson (24 tahun) didakwa melakukan kejahatan kepemilikan zat kimia yang dilarang. Thomas Moore (41) dan Daequane Rickenbacker (25) juga ditangkap karena diduga kuat terlibat dalam aksi kejahatan itu.

Polisi mengatakan Moore memiliki seekor anjing pitbull. Anjing itu sengaja dilepas di halaman depan rumah saat petugas datang. Moore diduga sengaja melakukan hal itu agar anjing nya menyerang petugas operasi gabungan.

Polisi menembak anjing itu, namun kemudian dilarikan dan dirawat di dokter hewan terdekat. Moore pun dijerat pasal berlapis, termasuk didakwa menghalangi penyidikan.

Pemerintah federal (pusat) Amerika Serikat mengirim tim penegakan hukum ke kota-kota di lima negara bagian guna membantu memberantas peredaran heroin dan opioid sintetis. Sebab, epidemi opioid dinilai mengancam keutuhan bangsa dan negara.

Badan narkotika Amerika (the Drug Enforcement Administration/DEA) mengatakan bahwa tim tambahan tersebut akan mendukung departemen polisi Negara Bagian setempat. DEA dikenal memiliki kemampuan mumpuni dalam mengatasi masalah seputar penyalahgunaan dan perdagangan heroin, fentanyl, dan perdagangan narkotika lainnya.

DEA juga mengirim tim ke Cincinnati dan Cleveland, Ohio; Long Island, New York; Raleigh, North Carolina; New Bedford, Massachusetts; dan Charleston, West Virginia.

Presiden Donald Trump mengumumkan status darurat nasional penyalahgunaan Opioid, Pada 26 Oktober 2017.

Pada tahun 2016, lebih dari 64.000 orang meninggal karena overdosis obat terlarang di Amerika. Tahun ini, jumlah korban diprediksi lebih banyak lagi karena impor ilegal fentanil dari Tiongkok.

Trump pun mengerahkan semua departemen dan agensi penegak hukum, keamanan dalam negeri, serta lembaga yang membidangi kesehatan masyarakat untuk menggelar operasi gabungan. Mereka menjalankan semua otoritas yang diperintahkan Undang-Undang Darurat.

Tujuan utama operasi adalah mengurangi jumlah korban tewas akibat obat keras dan narkoba yang disamarkan menjadi obat penghilang rasa sakit.

Status darurat kesehatan masyarakat itu akan berakhir dalam 90 hari. Namun Trump dapat memperpanjangnya jika memang dibutuhkan. (waa)

Korea Utara Menggelar Latihan Evakuasi Massal dan Simulasi Penanganan Situasi Gelap Gulita

Epochtimes.id– Rezim Korea Utara mulai melakukan latihan evakuasi massal dan simulasi penanganan dalam kondisi gelap gulita.

Sejumlah laporan mengatakan bahwa latihan tersebut digelar di kota-kota terutama di sepanjang pantai timur, namun tidak di ibu kota Pyongyang.

Tujuan latihan belum diungkapkan oleh media pemerintah Korea.

Para ahli berpikir bahwa rezim komunis takut pada perang, atau hanya sebatas propoganda untuk menciptakan persepsi situasi kritis terhadap rakyatnya.

Menteri Pertahanan AS Jim Mattis sebelumnya menyatakan tujuan Amerika Serikat sebenarnya tak menginginkan perang. Namun demikian hanya menginginkan denuklirisasi akan tetapi korut terus memprovokasi pihak negara luar.

“Korea Utara telah mempercepat ancaman yang ditimbulkannya kepada negara-negara tetangganya dan dunia melalui program rdal, senjata nuklir ilegal dan tidak perlu, ” kata Mattis di konferensi tersebut, melalui Reuters.

Mattis berkomentar saat berada di Seoul. Dia saat ini dalam perjalanan di wilayah Asia dan mengunjungi wilayah zona demiliterisasi yang membatasi antara Korea Utara dan Korea Selatan.

“Saya tidak bisa membayangkan sebuah kondisi di mana AS akan menerima Korea Utara sebagai negara berkekuatan nuklir,” tambahnya.

Mattis lebih memilih solusi diplomatik, namun menekankan Amerika Serikat bersedia dan mampu melindungi dirinya sendiri dan sekutu-sekutunya.

“Jangan berbuat kesalahan, serangan kepada Amerika Serikat, atau sekutu kita, akan dikalahkan. Dan penggunaan senjata nuklir apa pun akan disambut dengan respons kekuatan militer yang efektif dan luar biasa, “kata Mattis. (asr)

Gelombang Aksi Demo Separatis Katalan Merdeka Masih Terus Berlangsung

EpochTimesId – Gelombang aksi unjuk rasa berbau separatis masih terus berlangsung di wilayah Katalonia, Spanyol. Para demonstran menyerukan kemerdekaan bangsa Katalan dari Spanyol, sepanjang akhir pekan kemarin.

Seperti diantaranya aksi di ibukota Katalonia, Barcelona yang kembali turun ke jalan mendukung keputusan parlemen wilayah itu yang memutuskan untuk merdeka, Sabtu (28/10/2017) waktu setempat seperti dikutip dari BBC. Parlemen daerah otonom sudah resmi mendeklarasikan kemerdekaan sehari sebelumnya.

Sementara itu, aksi demo separatis ditanggapi oleh orang Spanyol di Provinsi Katalonia. Ribuan orang meramaikan pawai persatuan Spanyol di Barcelona, Minggu (29/10/2017).

Deklarasi kemerdekaan itu sendiri sudah ditanggapi dengan keras oleh Spanyol. Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy langsung membubarkan parlemen Katalonia.

Rajoy juga memecat Puigdemont sebagai Presiden Katalonia. Madrid lalu memerintahkan pemilihan ulang bagi Katalonia, pada akhir tahun. Status otonomi khusus bagi Katalonia juga langsung dibekukan.

Dalam otonomi-nya, Katalonia memiliki pemerintahan yang mandiri layaknya sebuah negara bagian. Mereka memiliki parlemen, kepolisian dan badan penyiar publik. Mereka juga punya sistem pemerintahan dan presiden sendiri.

Provinsi bagi bangsa Katalan itu juga memiliki berbagai kewenangan istimewa dibanding provinsi lain di SPanyol. Mereka memiliki departemen kebudayaan, lingkungan hingga komunikasi. Ada pula departemen transportasi, perdagangan serta keamanan publik.

Sementara, masalah kebijakan luar negeri, angkatan bersenjata dan kebijakan fiskal bagi bangsa Katalan menjadi hak konstitusi Kerajaan Spanyol. (waa)

Dua Ganda Indonesia Raih Gelar Juara Super Series Perancis

EpochTimesId – Indonesia menempatkan dua wakilnya pada babak final turnamen Badminton Perancis Open 2017, Minggu (29/10/2017) malam. Bahkan, dua wakil Indonesia itu berhasil mengalahkan lawan-lawannya sekaligus menyabet dua gelar juara pada turnamen dengan kelas super series tersebut.

Pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil mengunci gelar juara untuk kontingen Indonesia. Mereka mengalahkan pasangan Korea, Lee So Hee/Shin Seung Chan (Korea), dengan skor 21-17, dan 21-15.

Juara di Perancis sekaligus adalah gelar pertama pasangan senior-junior itu pada turnamen profesional dengan level teratas. Mereka baru dipasangkan oleh Pelatih Kepala Ganda Putri PBSI, Eng Hian, sejak Mei 2017. Sebelumnya, Greysia/Apriyani hanya berhasil menjuarai turnamen kelas 2, Thailand Open Grand Prix Gold 2017.

“Saya senang sama penampilan kami berdua, terutama Apri, dia bisa kontrol semua, apalagi final, bukan pertandingan yang mudah. Namun dia bisa stabil, percaya diri dan ini membantu saya di lapangan,” ujar Greysia, dikutip dari rilis PBSI, Senin (30/10/2017).

Greysia yang lebih senior, sudah sering mencicipi podium juara. Sedangkan Apriyani adalah pemain muda yang baru pertamakali naik podium super series.

Sementara itu, satu wakil Indonesia lainnya pada babak final adalah pasangan ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Mereka berhasil Tontowi/Liliyana mengulang sukses tahun 2014 dengan menjuarai Perancis Open.

Pada partai puncak, mereka mengalahkan Zheng Siwei/Chen Qingchen, dengan skor 22-20, dan 21-15. Tontowi/Liliyana sekaligus memupuskan satu-satunya harapan Tiongkok untuk membawa pulang gelar dari French Open.

Namun, bagi Liliyana, ini adalah gelar ketiganya di Paris. Pada tahun 2009, Liliyana juga menjadi juara bersama Nova Widianto.

“Saya suka bertanding di Paris, supporternya luar biasa antusias. Kotanya juga indah, jadi saya merasa senang berada di sini, suka sama situasinya,” komentar Liliyana.

Pada 2017 ini, Owi/Butet sudah meraih dua gelar turnamen kelas satu. Hingga akhir tahun, mereka masih akan mengikuti tiga turnamen super series yang tersisa, yaitu China Open Super Series Premier 2017 dan Hong Kong Open Super Series 2017 dalam waktu dekat.

Sementara yang ke-tiga nanti adalah BWF Super Series Finals 2017. Turnamen pada penutup tahun itu akan menjadi fokus utama bagi Tontowi/Liliyana karena mereka belum punya koleksi medali-nya. (waa)

Status Gunung Agung Turun Menjadi Siaga, Aktivitas Vulkanik Gunungapi Ini Mereda?

Epochtimes.id– Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian ESDM,mneyimpulkan  berdasarkan hasil analisis data visual dan kegempaan serta mempertimbangkan potensi ancaman bahayanya mengumumkan penurunan status Gunung Agun di Karangasem, Bali.

“Maka pada tanggal 29 Oktober 2017 pukul 16.00 WITA status G. Agung diturunkan dari Level IV (Awas) ke Level III (Siaga),” demikian rilis resmi PVMBG.

Meski status aktivitas Gunungapi Agung telah diturunkan ke Level III (Siaga), namun demikian PVMBG menyampaikan perlu dipahami bersama bahwa aktivitas vulkanik Gunungapi Agung belum mereda sepenuhnya dan masih memiliki potensi untuk meletus.

PVMBG melaporkan, pengamatan visual Gunungapi Agung pada saat penurunan aktivitas, mulai dari 20 Oktober 2017 hingga saat ini dimana pada umumnya teramati cuaca cerah hingga hujan, dengan curah hujan maksimal 9.4 mm, angin lemah hingga sedang ke arah timur dan utara.

Suhu udara bervariasi pada kisaran 19 – 31.9°C. Kelembaban yang tercatat beard pada kisaran 61.1 – 92.6%. Gunungapi dapat teramati dengan jelas namun juga sering tertutup Kabut.

Dari Pos Pengamatan Gunungapi di Rendang maupun di Batulompeh dapat teramati asap kawah dengan ketinggian berkisar 50-500 meter dari atas puncak, bertekanan lemah dengan warna putih dan intensitas tipis hingga tebal.

Sementara berdasarkan, penginderaan Jauh Satelit pada periode pemantauan selanjutnya, energi termal masih teramati berada pada tingkatan yang relatif sama hingga pertengahan Oktober 2017.

Setelah itu, setidaknya sejak 14 Oktober 2017, energi termal yang terdeteksi oleh citra satelit ASTER TIR maupun Sentinel-2 mengindikasikan adanya penurunan aktivitas magmatik.

Sedangkan pemantauan aktivitas vulkanik Gunung Agung dengan penggunaan drone untuk dapat melihat lebih teliti aktivitas permukaan di Gunung Agung. Dari hasil pemantauan yang telah dilakukan dua kali yaitu pada tanggal 20 Oktober 2017 dan 29 Oktober 2017 dapat diperoleh informasi bahwa asap berwarna putih masih keluar dari Kawah Gunung Agung.

Akan tetapi intensitas asap pada saat ini relatif lebih rendah dari pada pemantauan sebelumnya. Secara umum, luas tembusan gas di area Kawah teramati tidak mengalami perubahan yang signifikan. Hal ini dapat mengindikasikan bahwa pemanasan akibat pergerakan magma ke permukaan belum mengalami percepatan.

Atas pertimbangan ini, maka PVMBG menurunkan status Gunung Api dari level awas menjadi ke level Siaga.

Akan tetapi, masyarakat di sekitar G. Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di dalam area kawah G. Agung.

Masyarakat/pendaki/pengunjung juga diminta tak berada di seluruh area di dalam radius 6 km dari Kawah Puncak G. Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan-Baratdaya sejauh 7.5 km.

Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan G. Agung yang paling aktual/terbaru. (asr)

Dovisioso Menangi MotoGP Malaysia Gelar Juara Dunia Ditentukan Balapan Terakhir

EpochTimesId – Andrea Dovizioso berhasil memelihara asa menjadi juara dunia MotoGP 2017 setelah memenangi MotoGP seri Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (29/10/2017). Walau, butuh cukup banyak keajaiban untuk mewujudkan target pebalap tim Ducati ini.

Setidaknya, Dovizioso berhasil membuat pebalap Repsol Honda Marc Marquez gagal mengunci gelar juara dunia. Dia menyelesaikan balapan seri Malaysia dengan finis terdepan dan menorehkan catatan waktu 44 menit 51,497 detik.

Pebalap Italia itu disusul rekan setimnya, Jorge Lorenzo tepat dibelakangnya. Lorenso tertinggal selisih waktu 0,743 detik.

Sementara itu, podium ke-tiga dinaiki oleh Johann Zarco, dari tim Yamaha Tech 3. Dia tertinggal cukup jauh, yaitu 9,738 detik dari catatan waktu Dovizioso.

Marquez yang gagal memastikan gelar juara dunia harus puas finis ke empat. Dia disusul oleh Dani Pedrosa, Danilo Petrucci, dan Valentino Rossi.

Masalah cuaca sepertinya memberikan kendala bagi sebagian pebalap, termasuk Valentino Rossi. Pebalap Veteran asal Italia itu mengaku ban nya tidak memiliki daya cengkeram yang maksimal ketika memacu motornya pada lintasan sirkuit yang basah.

“Saya khawatir di lintasan basah, saya memiliki beberapa masalah. Yamaha tidak memiliki pegangan. Sangat sulit mengendarai motor ini dalam kondisi hujan. Jika dipaksakan (ngebut maksimal), risikonya terlalu besar,” ujar Rossi, seperti dilansir situs Crash.net, Senin (30/10/2017).

Dengan hasil MotoGP Malaysia, kini Marc Marquez masih memimpin klasemen sementara guna menuju gelar juara dunia. Marquez memimpin dengan 282 poin.

Sementara itu, Andrea Dovizioso mengekor dengan 261 poin. Dovi kini terpaut 21 poin, sehingga peluang untuk menggagalkan gelar juara dunia bagi Marquez masih terbuka cukup lebar.

Maverick Vinales menyusul di peringkat tiga dengan koleksi 226 poin. Sedangkan Juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi hanya mampu membayangi dari posisi keempat, dengan koleksi 197 poin.

Seri terakhir MotoGP akan menjadi penentu perebutan gelar juara dunia 2017. Balapan pamungkas itu akan digelar di Sirkuit Ricardo Tormo Valencia, Spanyol, pada 12 November 2017 mendatang. (waa)

Teroris Menyerang Hotel di Somalia, Korban Jiwa Setidaknya Sudah Mencapai 29 Jiwa

Epochtimes.id- Serangan militan pada sebuah hotel di Mogadishu berakhir pada hari Minggu setelah 29 orang tewas dalam pengepungan yang berlangsung hampir 12 jam.

Serangan tersebut sekali lagi membuktikan bahwa gerilyawan dapat melakukan serangan mematikan di jantung ibukota Somalia.

Dua bom kembar di Mogadishu dua pekan lalu menewaskan lebih dari 350 orang, serangan terburuk dalam sejarah negara tersebut.

Kelompok teror al Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut padaSabtu. Kelompok tersebut ingin menggulingkan pemerintah yang dituding lemah dan didukung PBB serta memaksakan pemberlakuan syariat Islam yang lebih ketat.

“Sejauh ini saya yakin 29 orang meninggal – jumlah korban tewas bisa bertambah,” kata Abdullahi Nur, seorang perwira polisi kepada Reuters.

Sedikitnya 12 orang tewas adalah petugas polisi. Seorang saksi melihat tujuh mayat terbaring di dalam hotel.

Keterangan seorang polisi menambahkan, tiga teroris ditangkap hidup-hidup dan dua lainnya meledakkan diri setelah mereka ditembak. Beberapa teroris mungkin menyamar dan melarikan diri dengan penduduk yang diselamatkan dari hotel.

Serangan dimulai sekitar jam 5 sore. pada Sabtu saat sebuah bom mobil menabrak gerbang Nasahablod Two Hotel, yang dekat dengan istana kepresidenan. Serangan itu menghancurkan pertahanan hotel. Kemudian orang-orang bersenjata menyerbu gedung itu.

Ledakan tersebut menghancurkan bagian depan hotel bertingkat tiga dan merusak hotel di sebelahnya.

Abdikadir Abdirahman, direktur ambulans Amin, mengeluhkanlayanan darurat telah ditolak aksesnya terhadap ledakan tersebut.

“Setelah operasi hotel selesai, kami ingin mengangkut korban … semua pintu masuk tempat kejadian diblokir oleh pasukan keamanan.”

Al Shabaab mengatakan 40 orang telah terbunuh, termasuk tiga pejuangnya yang menyerbu hotel tersebut. Pemerintah dan al Shabaab biasanya memberikan angka yang berbeda untuk korban dalam serangan tersebut.

Pemboman kembar di Mogadishu pada 14 Oktober menewaskan sedikitnya 358 orang, serangan terburuk dalam sejarah negara tersebut, memicu kemarahan nasional.

Al Shabaab tidak mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun cara dengan sebuah bom truk besar merupakan senjata yang sering digunakan kelompok ini. (asr)

Oleh Abdi Sheikh dan Feisal Omar untuk Reuters

Terungkap Ini Penyebab Kebakaran Pabrik Petasan di Tangerang, Polisi Tetapkan 3 Orang Tersangka

Epochtimes.id– Polda Metro Jaya menetapkan tiga orang tersangka terkait dengan kebakaran mematikan di pabrik kembang petasan di Kosambi, Tangerang, Banten yang menewaskan 48 pekerja. kebakaran ini disebabkan oleh percikan api dari peralatan pengelasan.

Pabrik di luar Jakarta baru beroperasi selama enam minggu saat kebakaran ganas tersebut terjadi pada Kamis lalu. Tragedi ini menewaskan hampir setengah dari karyawan perusahaan tersebut.

Kantor berita AFP dalam laporannya menyebutkan, peristiwa ini juga melukai sekitar 45 pekerja lainnya yang merupakan kecelakaan industri terburuk di Indonesia baru-baru ini.

Pemilik pabrik IL ditetapkan polisi sebagai tersangka beserta direktur operasional perusahaan AH dan operator peralatan pengelasan SE.

Tersangka bisa menghadapi hukuman lima tahun penjara maksimal dan denda sebesar Rp 500 juta atas pelanggaran kelalaian kerja yang mengakibatkan kematian.

“Kesaksian saksi dan uji forensik mengungkapkan penyebab kebakaran itu adalah alat las ke percikan api yang menyebar ke bahan kembang api,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono dalam jumpa pers di Jakarta, Sabtu (28/10/2017).

Dua tersangka IL dan AH telah diinterogasi oleh polisi sementara keberadaan SE tidak diketahui.

Polisi juga mengatakan bahwa perusahaan tersebut, Panca Buana Cahaya Sukses, mempekerjakan setidaknya tiga anak di bawah umur.

Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) mengatakan Indonesia perlu meningkatkan jumlah inspektur ketenagakerjaannya, yang jumlahnya kurang dari 2000 orang. ILO juga meminta Indonesia meningkatkan kesadaran keselamatan di kalangan pekerja. (asr)

Krisis Kemanusiaan Mulai Pangan Hingga Epedemi Kolera Melanda Yaman di Tengah Pertikaian dan Pertempuran

Epochtimes.id– Kepala Bantuan PBB atau United Nations Under-Secretary-General for Humanitarian Affairs and Emergency Relief, Mark Lowcock menyampaikan kekhawatiran pada kondisi kemanusiaan mengejutkan di Yaman yang tengah dilanda konflik dan pertempuran.

Dia meminta kepada pihak-pihak yang berperang untuk menghormati hukum internasional.

Berdasarkan kunjungan kerja misi selama lima hari di Yaman, dia mengatakan bahwa perang di negara Arab ini harus diakhiri melalui sebuah proses politik.

“Saya datang ke Yaman untuk lebih memahami krisis kemanusiaan yang memburuk, termasuk epidemi kolera yang paling cepat berkembang yang pernah ada di dunia, kerawanan pangan terbesar di dunia dan kondisi perpindahan populasi yang meluas,” kata Lowcock.

“Sangat mengejutkan melihat dampak mengerikan dari konflik buatan manusia ini,” katanya sebelum meninggalkan Sanaa.

“PBB meminta semua pihak untuk menegakkan standar tertinggi hukum humaniter internasional dan menghormati hak asasi manusia berkenaan dengan semua orang termasuk tahanan dan wartawan,” tambahnya.

Dia menegaskan sungguh mengejutkan melihat dampak mengerikan dari konflik buatan manusia ini. Dia berada di Aden dan Sana’a serta mengelar kunjungan ke gubernur Lahj, Hudadydah, Hajjah, dan Amran.

“Saya telah bertemu dengan ratusan orang Yaman, dan mendengarkan kisah penderitaan mengerikan mereka, “katanya dalam siaran pers UN Relief.

Lowcock mengaku telah mengadakan diskusi ​​dengan Pemerintah di Aden dan mereka yang memiliki wewenang di Sana’a untuk meringankan penderitaan penduduk.

Lowcock mengatakan dia melihat anak-anak dengan gizi buruk, mengunjungi rumah sakit tanpa listrik dan air dan menemui petugas kesehatan yang belum dibayar selama berbulan-bulan.

“Di Aden saya meminta Perdana Menteri, antara lain, untuk memastikan kemajuan dalam membayar gaji kepada petugas kesehatan, guru dan pegawai negeri lainnya, agar bandara Sana’a dibuka kembali untuk penerbangan komersial dan kemanusiaan serta memperbaiki pengoperasian pelabuhan, terutama AlHudaydah,” katanya.

Perserikatan Bangsa-Bangsa memberikan bantuan langsung kepada tujuh juta orang Yaman, namun program tersebut perlu dilakukan lebih banyak dan memerlukan lebih banyak dukungan.

Selanjutnya, Lowcock dijadwalkan menggelar pertemuan tingkat tinggi mengenai respon kemanusiaan terhadap krisis Yaman di Riyadh, Arab Saudi.

Sejak tahun 2014, sebuah aliansi pemberontak milisi Houthi yang didukung Iran dan pasukan yang setia kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh berperang melawan pemerintahan Presiden Abedrabbo Mansour Hadi.

Sebuah koalisi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi melakukan intervensi di Yaman untuk mendukung pemerintah Hadi pada Maret 2015. Lebih dari 8.650 orang terbunuh dalam konflik tersebut dan sekitar 58.600 lainnya luka-luka, banyak di antaranya adalah warga sipil. (asr)

Lensa Bionic Hanya Butuh Sepuluh Menit untuk Bebas dari Kacamata

0

EpochTimesId – Bagi sebagian orang menggunakan kacamata sangat tidak nyaman. Bahkan ada pula yang merasa sangat terganggu, terutama dari segi penampilan.

Terinspirasi dari kondisi tersebut sebuah perusahaan berhasil menemukan sebuah lensa bionik. Dengan lensa ini, mata bisa terbebas dari penggunaan kacamata atau lensa kontak.

Dr. Garth Webb, pendiri Ocumetics Technology Corp asal Kanada mengaku butuh waktu delapan tahun penelitian untuk menemukan lensa ajaib ini. Mereka sudah menghabiskan 94 juta dolar Taiwan atau sekitar Rp. 40,4 miliar untuk mengembangkan produk yang disebut, ‘Ocumetics Bionic Lens’.

Lensa ini sekilas terlihat seperti kancing baju. Tapi Dr Webb meyakini produknya memiliki kekuatan yang revolusioner.

Menurut ulasan situs resminya, lensa bionik ini bisa ditanamkan pada mata hanya dalam waktu 8 menit.

Sementara proses pembedahannya seperti operasi katarak. Pasien terlebih dahulu melepas lensa di mata, lalu menanamkan lensa bionic ini.

Proses operasi tidak akan membuat pasien merasa sakit. Bahkan mereka tidak perlu suntikan anestesi dan rawat inap!

Setelah penanaman lensa bionik, secara otomatis akan membantu pasien menyesuaikan penglihatan dalam tempo 10 detik. Lensa ini akan membuat penglihatan pasien hingga 3 kali lebih baik dari sebelumnya. Lensa yang dipasang tidak perlu lagi diganti seumur hidup.

Meski situs resminya tidak memublikasikan prinsip kerja lensa ini, namun Dr. Webb mengatakan tidak perlu khawatir dengan masalah keamanan, karena lensa bionic ini tidak akan mengubah struktur fisiologis mata.

Dan lebih menakjubkan lagi, anda tidak perlu takut lagi lagi akan terserang katarak setelah menanamkan lensa bionic ini!

Penyebab katarak adalah karena penggunaan lensa kontak yang bisa melukai kornea mata. Namun penderita tidak perlu khawatir lagi setelah menanamkan lensa bionic ini.

Sayangnya, lensa bionik ini akan diuji dulu pada hewan dan orang buta. Fungsi dan hasilnya diharapkan mendapat izin dari Kanada dan negara lain, sehingga bisa segera dipasarkan.

Meski banyak dokter mata mengatakan bahwa lensa bionic ini terlalu naif, operasi intraokular mustahil bisa lebih aman daripada operasi laser kornea. Namun banyak komunitas pengguna kacamata tetap saja merasa gembira dengan kabar ini.

Jika lensa bionik ini benar-benar aman untuk digunakan, maka segera lah ucapkan selamat tinggal pada kacamata. (jhn/rp)

13 Orang Tewas, Lebih dari 16 Terluka dalam Ledakan di Somalia

Epochtimes.id- Sebuah bom mobil bunuh diri meledak di luar sebuah hotel terkenal di ibu kota Somalia, Mogadishu, Sabtu (28/10/2017) waktu setempat.

Ledakan ini menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai lebih dari 16 orang, sementara tembakan senjata terdengar di dalam. Sebuah ledakan kedua terdengar di daerah tersebut beberapa menit kemudian.

Kapten Mohamed Hussein mengatakan tembakan tersebut terdengar di dalam hotel Nasa-Hablod, yang dekat dengan istana kepresidenan dan sering dikunjungi oleh politisi dan anggota elit Mogadishu lainnya.

Seorang kolonel polisi senior Somalia dan seorang mantan anggota parlemen termasuk di antara korban tewas.

Ledakan hari ini terjadi dua minggu setelah lebih dari 350 orang tewas saat bom truk di jalanan padat Mogadishu dalam serangan terburuk di negara itu.

Al-Shabab, kelompok ekstremis paling mematikan di Afrika, dengan cepat mengklaim bertanggung jawab atas serangan Sabtu dan mengatakan bahwa pejuangnya ada di dalam hotel.

Saat malam tiba, tembakan sporadis terdengar di sekitar hotel karena kedua tentara dan ambulans merespon serangan tersebut.

Mohamed Dek Haji mengatakan, dia selamat dari pemboman tersebut saat dia berjalan di samping sebuah mobil parkir yang sebagian besar hancur akibat ledakan tersebut.

Dia mengatakan bahwa dia melihat setidaknya tiga orang bersenjata dengan seragam militer berlari ke hotel setelah bom bunuh diri di gerbangnya.

“Saya pikir mereka adalah pejuang al-Shabab yang mencoba menyerbu hotel,” katanya, terbaring di ranjang rumah sakit. Ia menderita luka ringan di bahunya dan bagian kepala terkena lemparan serpihan kaca.

Saksi dalam beberapa serangan sebelumnya mengatakan pejuang al-Shabab menyamar dengan mengenakan seragam militer.

Al-Shabab sering menargetkan daerah dengan tingkat tinggi di Mogadishu.

Sejak ledakan dua pekan lalu, Presiden Mohamed Abdullahi Mohamed telah mengunjungi negara-negara regional untuk mencari lebih banyak dukungan untuk perang melawan kelompok ekstremis tersebut.

Pasukan Uni Afrika multinasional beranggota 22.000 di Somalia diperkirakan akan menarik pasukannya dan menyerahkan keamanan negara tersebut kepada militer Somalia pada akhir tahun 2020.

Pejabat militer AS dan beberapa lainnya dalam beberapa bulan terakhir telah menyatakan kekhawatiran terkait ketidaksiapan pasukan Somalia melawan ekstremsime. (asr)

Sumber : AFP/al-ahram

Tiga Makna Berlapis Hadirnya “Manula Politik” di Kongres Nasional PKT ke-19

Reporter Epoch Times: Fang Xiao, melaporkan

Epochtimes.id- Beberapa hari lalu, Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok (PKT) ke-19 telah dibuka, banyak “manula politik” PKT yang telah pensiun hadir bersama dalam acara tersebut dan duduk bareng di mimbar ketua.

Komentator politik ternama Chen Pokong dan Hu Ping telah menganalisa makna fenomena ini terhadap PKT dan Xi Jinping.

Menurut Chen Pokong, pada hari pembukaan “Kongres Nasioanal PKT ke-19” itu yang paling patut dicermati adalah hadirnya para “manula politik” secara bersamaan dan duduk di mimbar ketua.

Termasuk dalang penindasan Falun Gong: Jiang Zemin, berikut penasihat bidang militernya: Zeng Qinghong, pelaku pembantaian Tiananmen: Li Peng, juga koruptor nomor wahid: Jia Qinglin dan lain-lain.

Semuanya telah hadir dalam upacara tersebut.  Bisa dikatakan empat generasi elite PKT telah berkumpul semua”, hal ini menarik perhatian media massa dunia, juga di luar dugaan banyak pihak.

Cheng Pokong menyatakan, munculnya “manula politik” secara bersamaan pada upacara pembukaan “Kongres Nasioanal PKT ke-19” memiliki tiga tingkatan makna.

Sedangkan bagi Xi Jinping hanya memiliki dua tingkatan makna, pada satu tingkatan tidak menguntungkan dan pasif, di tingkatan lainnya menguntungkan dan pro-aktif.

Yang dimaksud “pasif dan tidak menguntungkan” adalah Xi Jinping tidak bisa menyingkirkan pengaruh dari para “manula politik” itu, sebagai akibat tekanan dari berbagai faksi “manula politik” itu.

Akhirnya Xi Jinping terpaksa harus menerima kehadiran mereka di mimbar utama untuk kemudian duduk di sampingnya.

Sementara Jiang Zemin yang berada di podium utama itu sama sekali tidak melihat laporan Xi. Jiang melainkan hanya terkantuk-kantuk, melihat jam, dan berekspresi tidak sabaran, ini tidak menguntungkan bagi Xi Jinping.

Yang dimaksud dengan “pro-aktif dan menguntungkan” ialah ada kemungkinan Xi Jinping yang meminta agar para “manula politik” itu hadir untuk mendukung kekuasaannya, “Kongres Nasioanal PKT ke-19” adalah penobatan kekuasaan bagi Xi Jinping.

Di kemudian hari ia dapat berujar bahwa para “manula politik” itulah yang mendukungnya dan menilai kinerjanya yang bisa diterima untuk lima tahun sebelumnya, serta masa jabatannya lima tahun mendatang juga telah diakui.

Kekuasaan Xi Jinping tidak hanya berasal dari para pemimpin sekarang dan seluruh anggota partai PKT, tapi juga berasal dari dukungan dan pengakuan para “manula politik”, ini adalah pengukuhan dan pengesahan atas kekuasaan Xi Jinping.

Tingkatan makna ketiga: dari sudut pandang makro, kehadiran para “manula politik” ini justru mengungkap krisis besar partai komunis  yakni krisis perpecahan.

Namun PKT ingin menutupi perpecahan internal ini dari mata dunia, dari luar seolah tampak bersatu, maka itu semua “manula politik” dihadirkan.

Munculnya para “manula politik” secara bersamaan tidak berarti PKT akan bisa melalui masa krisis ini.

Sejak “Kongres Nasioanal PKT ke-18” lima tahun lalu, PKT sudah terpecah, para “manula politik” dan pemimpin saat ini sedang berseteru sengit, setiap kubu saling jegal, terutama antara kubu Xi Jinping melawan kubu Jiang Zemin, ini terlihat sangat jelas dalam lima tahun terakhir.

Chen Pokong mengatakan, pada “Kongres Nasioanal PKT ke-18” lalu, Guo Boxiong dan Xu Caihou hanya berjarak setengah langkah dari sel penjara Qin Cheng, tapi masih dihadirkan di podium utama.

Jadi setelah “Kongres Nasioanal PKT ke-19” ini berlalu, tidak tertutup kemungkinan orang-orang yang muncul di podium utama, entah berapa orang yang nantinya juga akan dijebloskan ke dalam penjara Qin Cheng.

Chen Pokong menyatakan, kekuasaan Xi Jinping memang lebih besar daripada beberapa generasi pimpinan sebelumnya.  Namun dari upacara pembukaan dan laporan Xi pada “Kongres Nasioanal PKT ke-19” ini, terlihat bahwa pengukuhan kekuasaan Xi tidak seperti yang diharapkan.

Hampir 99% isi laporannya hanya lagu lama, yang menunjukkan masih adanya bayang-bayang dari para “manula politik”, diperkirakan para petinggi pada Komite Tetap Politbiro kali ini diduduki oleh setiap kubu untuk mencapai stabilitas bersama.

Sementara itu komentator politik Hu Ping menyatakan, keseluruhan “Kongres Nasioanal PKT ke-19” ini didominasi oleh Xi Jinping.

Konflik internal PKT sangat runcing dan sengit, terutama antara para pemimpin sekarang ini dengan para veteran yang telah mundur terjadi konflik yang sangat dalam.

Digelarnya “Kongres Nasioanal PKT ke-19” ini menandakan konflik kekuasaan tingkat tinggi seperti ini terhenti untuk sementara, antara Xi dan sejumlah veteran akan terjadi kompromi yang tak bisa dielakkan.

Tapi pada dasarnya bisa dilihat, “Kongres Nasioanal PKT ke-19” didominasi oleh Xi, hal ini juga bisa terlihat dalam Tujuh Sesi Sidang Paripurna.

Selain itu dengan cara ini juga dapat menimbulkan efek jera bagi para pejabat yang tidak puas yang menghadiri kongres nasional partai tersebut.

Artikel Wang Ning, Panglima Kepolisian Bersenjata yang telah menyatakan kesetiaannya pada Xi Jinping, juga menyebutkan, Xi Jinping telah menyelamatkan PKT dan militer.

Selanjutnya Hu Ping menganalisa, ini sama saja dengan mengumpat Jiang Zemin yang hampir membinasakan PKT dan militer. Dan bisa dibayangkan betapa kikuknya Jiang Zemin yang duduk di podium utama kali ini.

Hu Ping juga menyatakan, untuk melindungi “Kongres Nasioanal PKT ke-19” ini PKT telah mengamankan seluruh kota Beijing dengan sangat ketat.

Di satu sisi ini juga menunjukkan lemahnya PKT, yang harus melakukan sedemikian rupa untuk menggertak masyarakat, sekaligus juga menakuti kekuatan antipati yang tersembunyi di dalam partai.

Dulu saat digelarnya Olimpiade Beijing 2008 dan KTT G20 di Hangzhou juga demikian. Setiap ada kegiatan dan juga rapat akbar, PKT akan mengerahkan segala daya upaya dan dana tak terhingga untuk tindakan pengamanan yang sesungguhnya tidak perlu, inilah tabiat PKT.

Hal ini juga sangat jelas membuktikan beginilah karakteristik rezim PKT, sikapnya yang jauh dari rakyat dan mengancam rakyat terungkap dengan sendirinya.

Berbicara soal ucapan selamat dari Korea Utara pada PKT terkait ajang “Kongres Nasioanal PKT ke-19” ini, yang ditujukan pada PKT, dan bukan kepada Xi Jinping, ini berarti konflik antara Kim dan Xi masih akan terus berlanjut.

Bagi Chen Pokong, setelah “Kongres Nasioanal PKT ke-19”, bersekutunya RRT-AS untuk menghadapi Korut akan semakin besar kemungkinannya .  (Sud/whs/asr)

NASA Temukan Benda Langit Aneh Masuk dari Luar Galaksi Bima Sakti

0

EpochTimesId – Benda langit yang sulit untuk diidentifikasi tertangkap teleskop Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) di Hawaii. Benda yang tidak memiliki ciri-ciri seperti kebanyakan benda angkasa lainnya, tertangkap teleskop pada 19 Oktober 2017 lalu.

Objek itu terlihat berjalan di bawah orbit Bumi oleh teleskop Pan-STARRS 1 Hawaii di pulau Haleakala. Rob Weryk, seorang peneliti postdoctoral di University of Hawaii Institute for Astronomy (IfA), adalah orang pertama yang menemukannya.

Weryk lalu mengirim gambar dari benda seluas sekitar 437 yard ke Pusat Planet Minor di Cambridge, Massachusetts, kemudian memeriksa gambar sebelumnya yang diambil oleh teleskop tersebut.

Benar saja, pada malam sebelumnya, sebuah asteroid atau komet yang dia percaya berasal dari luar tata surya kita memasuki tata surya.

“Gerakannya tidak bisa dijelaskan dengan menggunakan pola gerakan asteroid atau orbit komet yang normal,” kata Weryk, seperti dikutip dari NTD.tv.

Objek yang saat ini diberi-nama A/2017 U1 itu berasal dari arah konstelasi Lyra. Menurut NASA, benda langit itu kini meluncur dengan kecepatan 27 mil per detik menuju rasi Pegasus.

“Ini adalah orbit paling ekstrem yang pernah saya lihat. Ini melaju sangat cepat dan sepertinya lintasan itu menunjukkan benda ini sedang dalam perjalanan meninggalkan tata surya kita dan tidak akan kembali lagi,” kata Davide Farnocchia, seorang ilmuwan dari NASA’s Near for Earth Object Studies (CNEOS).

NASA mengaku membutuhkan lebih banyak data untuk mengkonfirmasi jenis benda yang ditangkap oleh teleskop itu. Mereka meminta para astronom di seluruh dunia untuk mengarahkan teleskop mereka pada objek tersebut.

Dengan harapan, mereka memiliki lebih banyak gambar untuk dianalisis. Sehingga mereka bisa tahu lebih banyak tentang asal dan komposisi benda langit misterius itu.

“Kami telah lama menduga bahwa benda-benda ini memang ada, karena selama proses pembentukan planet banyak material terlempar dari sistem tata surya. Yang paling mengejutkan adalah kita belum pernah melihat benda antar bintang lewat ke dalam galaksi kita sebelumnya,” kata Karen Meech, astronom di IfA yang mengkhususkan diri pada benda langit kecil dan hubungannya dengan pembentukan sistem tata surya.

“Kami telah menunggu untuk hari ini selama beberapa dekade,” timpal Manager CNEOS, Paul Chodas.

Karena ini adalah objek pertama sejenis itu yang bisa ditemukan, tidak ada aturan untuk menamainya. Uni Astronomi Internasional sepertinya harus membuat konvensi untuk pemberian nama benda sejenis itu. (waa)

Kamboja Deportasi 61 Warga Asing Tersangka Penipuan Melalui Telepon dan Internet

Epochtimes.id- Polisi Kamboja pada Sabtu (28/10/2017) mendeportasi 61 warga Tiongkok. Mereka juga diburu Tiongkok karena dicurigai memeras uang melalui internet dan melalui telepon.  Namun Taiwan mengatakan sebanyak 19 orang tersebut berasal dari Taiwan.

Ratusan tersangka penipu telah ditangkap di Kamboja, yang merugikan korban miliaran dolar.

Gambar yang dikirim ke Reuters pada Sabtu menunjukkan tersangka mengenakan kaos merah dengan pergelangan tangan mereka saling berhadapan menjelang deportasi.

Uk Heisela, kepala penyelidikan di departemen imigrasi Kamboja, mengatakan polisi Tiongkok telah tiba untuk menangkap tersangka.

“Departemen Imigrasi mendeportasi 61 tersangka, termasuk 13 wanita, yang terlibat dalam pemerasan di internet,” kata Uk Heisela kepada Reuters.

Uk Heisela mengatakan bahwa mereka telah ditahan dalam penggerebekan pada 17 Oktober dan 21 Oktober di ibukota, Phnom Penh, dan di provinsi Kandal dan Preah Sihanouk.

Pemerintah Taiwan mengatakan 19 di antaranya berasal dari Taiwan. Pihak Taiwan telah mengajukan nota protes dengan Tiongkok mengenai deportasi tersebut.

Taiwan merasa tidak senang karena tersangka pemerasan Taiwan telah dideportasi ke Tiongkok. Taiwan menuduh Phnom Penh bertindak atas perintah Beijing.

Tiongkok menganggap wilayah kedaulatan Taiwan adalah wilayahnya sendiri. Kamboja adalah salah satu sekutu terdekat Tiongkok di Asia Tenggara. (asr)

Dilaporkan oleh Prak Chan Thul