Kebakaran Wang Fuk Court Hong Kong: Mobil Polisi Memenuhi Jalan, Mengusir Relawan Hingga Membersihkan Persediaan Bantuan

Di bawah pemerintahan Partai Komunis Tiongkok, Hong Kong semakin “terdaratan”. Setelah kebakaran besar di Kompleks Wang Fuk Court (宏福苑), cara “penjagaan stabilitas” yang dilakukan otoritas setempat menyerupai praktik di Tiongkok daratan: mobil-mobil polisi memenuhi jalan, para relawan yang membantu korban diusir, dan bantuan kemanusiaan dikosongkan dalam semalam.

EtIndonesia. Pada 6 Desember, Kantor Keamanan Nasional Beijing di Hong Kong mengklaim baru saja “memanggil” media asing yang berbasis di Hong Kong, serta mengancam mereka agar “bertindak hati-hati dan tahu diri”. Hal ini menunjukkan bahwa pemberitaan media asing tersebut tampaknya telah menyentuh titik sensitif pihak berwenang.

Menurut video yang beredar luas di internet (tautan), selama beberapa hari jurnalis Sky News dari Inggris berjaga di lokasi kebakaran dan mengungkap wajah buruk langkah “penjagaan stabilitas” otoritas setempat.

Sejak 29 November, para wartawan di lapangan telah melaporkan bahwa di alun-alun sekitar lokasi kebakaran sempat berkumpul banyak relawan yang membantu para korban. Pada malam tanggal 28, masih berdiri sejumlah tenda di alun-alun tersebut, yang dipenuhi bantuan bencana sumbangan masyarakat. 

Namun pada malam itu juga, polisi tiba-tiba memerintahkan para relawan untuk meninggalkan lokasi. Keesokan paginya, saat wartawan kembali ke lokasi, alun-alun sudah dikosongkan; para relawan dan bantuan kemanusiaan tidak diketahui ke mana perginya.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa jalan-jalan di sekitar lokasi kebakaran dipenuhi bus polisi dan petugas berseragam. Ketika mewawancarai warga Hong Kong di jalan, sebagian orang menyatakan takut terhadap Undang-Undang Keamanan Nasional dan tidak berani “berbicara sembarangan”. Bahkan warga yang berani diwawancarai pun tidak berani berbicara terus terang dan cenderung menahan diri.

Reporter tersebut menyindir, “Pihak berwenang sedang memamerkan kekuasaan mereka, tidak mengizinkan kesedihan rakyat berubah menjadi kemarahan yang tak terkendali.”

Pada saat yang sama, Kantor Keamanan Nasional Beijing di Hong Kong terus menangkap atau “memanggil” warga Hong Kong yang menuntut kebenaran. Sejumlah tokoh publik, di bawah tekanan berat, telah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka akan membungkam diri.

Kebakaran besar di Wang Fuk Court pada 26 November menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar. Pemerintah Hong Kong menyatakan sejauh ini mengkonfirmasi lebih dari 100 orang tewas. Namun demikian, masyarakat meragukan angka resmi tersebut dan meyakini jumlah korban sebenarnya jauh melebihi data pemerintah.

Kebakaran ini juga menyingkap dugaan praktik korupsi berupa kolusi antara pejabat dan pengusaha, yang terungkap kemungkinan melibatkan perusahaan milik negara Tiongkok daratan serta modal elite tingkat tinggi. 

Opini publik mengecam bahwa tragedi ini merupakan akibat buruk dari “pendaratan” Hong Kong oleh PKT, dan bahwa apa yang disebut “satu negara, dua sistem” hanyalah sebuah penipuan. (Hui)

Kudeta di Benin, Tentara Tampil di TV Pemerintah untuk Umumkan Pengambilalihan

EtIndonesia. Personel militer di Benin pada hari Minggu (7/12) mengumumkan bahwa mereka telah menggulingkan Presiden Patrice Talon, namun rombongan presiden mengatakan dia aman dan tentara telah kembali mengambil alih kendali.

Tentara yang menamakan diri mereka “Komite Militer untuk Reformasi” (CMR), mengatakan di televisi pemerintah bahwa mereka telah bertemu dan memutuskan bahwa “Patrice Talon dicopot dari jabatannya sebagai presiden republik”.

Pengumuman ini menyusul dua kudeta di Madagaskar dan Guinea-Bissau dalam beberapa bulan. Benin berbatasan di utara dengan Niger dan Burkina Faso, yang juga telah mengalami pengambilalihan militer.

Kedutaan Besar Prancis mengatakan di X bahwa “tembakan dilaporkan di Kamp Guezo” dekat kediaman resmi presiden di ibu kota ekonomi tersebut.

Kedutaan Besar Prancis mengimbau warga negara Prancis untuk tetap berada di dalam ruangan demi keamanan.

Namun, rombongan Talon mengatakan Talon, yang telah menjabat sebagai presiden negara Afrika Barat tersebut selama 10 tahun dan akan mengundurkan diri pada bulan April, aman.

“Ini adalah sekelompok kecil orang yang hanya mengendalikan televisi. Tentara reguler kembali mengambil alih kendali. Kota dan negara ini sepenuhnya aman,” kata kantornya kepada AFP.

Sejarah politik Benin telah ditandai oleh beberapa kudeta dan percobaan kudeta.

Talon, yang berkuasa pada tahun 2016, akan mengakhiri masa jabatan keduanya pada tahun 2026, batas waktu maksimum yang diizinkan oleh konstitusi.

Partai oposisi utama telah dicoret dari persaingan untuk menggantikannya, dan sebagai gantinya, partai yang berkuasa akan bersaing untuk memperebutkan kekuasaan melawan apa yang disebut oposisi “moderat”.

Talon, seorang mantan pengusaha berusia 67 tahun yang dijuluki “raja kapas” Cotonou, telah dipuji karena membawa pembangunan ekonomi ke Benin tetapi sering dituduh otoriter oleh para kritikusnya.

Dalam sebuah video Facebook kemudian, Menteri Dalam Negeri Alassane Seidou mengatakan bahwa kudeta telah digagalkan. 

“Pada Minggu dini hari, 7 Desember 2025, sekelompok kecil tentara melancarkan pemberontakan dengan tujuan mengacaukan negara dan lembaga-lembaganya. Menghadapi situasi ini, Angkatan Bersenjata Benin dan para pemimpinnya, setia pada sumpah mereka, tetap berkomitmen pada republik,” ujarnya. (yn)

Penanggulangan Kebakaran di Hong Kong Meningkat, Badan Keamanan Nasional di Hong Kong Memanggil dan Mengintimidasi Media Asing

Kebakaran besar di Kompleks Wang Fuk Court (宏福苑) Hong Kong telah menyingkap sisa terakhir “kedok” dari prinsip satu negara, dua sistem. Kantor Keamanan Nasional Tiongkok yang berkedudukan di Hong Kong mulai terang-terangan menunjukkan sikap represifnya: menangkap sejumlah warga Hong Kong yang menuntut pertanggungjawaban, serta secara terbuka mengintimidasi media asing yang berkantor di Hong Kong.

EtIndonesia. Pada 6 Desember 2025, Kantor Keamanan Nasional Pemerintah Pusat di Hong Kong mengunggah pernyataan di akun resmi WeChat-nya, mengklaim bahwa media asing tertentu telah menyebarkan “informasi palsu serta melakukan penggiringan opini dan pencemaran” terkait kebakaran besar di Hong Kong dan pemilihan Dewan Legislatif. 

Kantor tersebut menyatakan telah “memanggil” sejumlah penanggung jawab dan jurnalis media asing yang berbasis di Hong Kong. Bahkan, secara terbuka mereka mengancam agar media asing di Hong Kong “menjaga diri, bertindak hati-hati, dan tidak menyentuh garis merah hukum”, serta menegaskan akan “terus memantau dengan ketat” pemberitaan media terkait.

Namun, kantor tersebut tidak menyebutkan media asing mana saja yang dipanggil.

Kebakaran di Wang Fuk Court pada 26 November menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar. Pemerintah Hong Kong menyatakan hingga kini hanya mengkonfirmasi lebih dari 100 orang meninggal dunia, tetapi kalangan masyarakat meragukan angka resmi tersebut dan meyakini jumlah korban sebenarnya jauh lebih tinggi. 

Kebakaran ini mengungkap dugaan praktik korupsi yang melibatkan kolusi antara pejabat dan pengusaha, serta ditengarai terkait dengan perusahaan milik negara Tiongkok daratan dan modal dari elite tinggi. Pengamat menilai, pihak berwenang kemungkinan hanya ingin mencari beberapa “kambing hitam” untuk menutup kasus, sehingga menekan secara keras tuntutan publik agar pertanggungjawaban diusut tuntas.

Sebelumnya, juru bicara Kantor Keamanan Nasional Beijing di Hong Kong juga telah secara terbuka melontarkan ancaman dengan menyatakan akan “tanpa ampun menindak semua unsur anti-Tiongkok dan perusuh Hong Kong yang memanfaatkan bencana untuk mengacaukan Hong Kong”, serta ungkapan seperti “jangan berkata kami tidak memberi peringatan sebelumnya”. 

Sang juru bicara juga meneriakkan slogan “sejauh apa pun akan dikejar dan dihukum”, yang ditafsirkan sebagai ancaman terhadap komunitas internasional, termasuk warga Hong Kong yang telah bermigrasi ke luar negeri.

Pada saat yang sama, polisi keamanan nasional terus menangkap atau “memanggil” warga Hong Kong yang menuntut pertanggungjawaban. Di bawah tekanan berat ini, sejumlah tokoh Hong Kong yang sebelumnya memimpin seruan untuk mengungkap kebenaran telah secara terbuka menyatakan menghentikan suara mereka sendiri.

Meski demikian, warga Hong Kong tetap bertahan melakukan aksi mengenang para korban di jalanan, serta menyerukan penyelidikan atas kebenaran.

Sejumlah media Hong Kong memperkirakan bahwa tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan Dewan Legislatif yang akan digelar pada 7 Desember akan kembali mencetak rekor terendah, bahkan mungkin tidak mencapai 30 persen seperti pada pemilu sebelumnya. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

Ketegangan Meningkat Saat Jerman Loloskan UU Wajib Militer untuk Merekrut Pria dan Wanita  


EtIndonesia. Seiring meningkatnya ketegangan antara Eropa dan Rusia, pada Jumat (5 Desember) Jerman meloloskan undang-undang wajib militer. Namun, rancangan undang-undang ini memicu kontroversi dan aksi protes mogok sekolah oleh para pelajar di sekitar 90 kota.

Hasilnya : “323 suara setuju, 272 menolak, 1 abstain.”

Undang-Undang Modernisasi Sistem Wajib Militer yang baru disahkan ini mengharuskan mulai Januari tahun depan, seluruh warga Jerman yang berusia 18 tahun akan menerima kuesioner survei mengenai kesediaan mereka untuk bergabung dengan militer. Ke depannya, sistem ini berpotensi berubah dari sukarela menjadi wajib.

“Jika jumlah relawan tidak mencukupi, dan jika situasi ancaman terus berkembang atau memburuk, maka kami tidak memiliki pilihan selain menerapkan wajib militer secara sebagian demi melindungi negara.”

Pada hari undang-undang tersebut disahkan, terjadi aksi mogok sekolah di sekitar 90 kota. Banyak pelajar dan anak muda berkumpul di depan gedung parlemen di Berlin untuk berunjuk rasa, sambil mengangkat spanduk bertuliskan “Larangan Wajib Militer”.

Saat ini, Angkatan Bersenjata Federal Jerman (Bundeswehr) memiliki sekitar 182.000 personel, dengan target meningkat menjadi 260.000 personel pada awal 2030-an, ditambah 200.000 tentara cadangan.

“Jika kita kekurangan orang-orang yang memahami nilai kebebasan, perdamaian, dan keadilan—terutama generasi muda—maka semua persenjataan dan perlengkapan militer tidak akan ada artinya.”

Rencana ini disetujui oleh kabinet Kanselir Jerman Merz pada Agustus tahun ini, dengan tujuan memperluas kekuatan angkatan darat serta memenuhi target pertahanan NATO guna mencegah potensi invasi Rusia.

Pada November lalu, Prancis juga mulai melatih warga yang secara sukarela mendaftar menjadi tentara. Eropa kini berpacu untuk memenuhi target yang ditetapkan Amerika Serikat. Baru-baru ini, lima sumber yang mengetahui situasi tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa jika hingga 2027 Eropa masih belum mencapai kemampuan pertahanan konvensional, Amerika Serikat mungkin akan menarik diri dari sebagian mekanisme pertahanan NATO. (Hui/asr)

Laporan gabungan wartawan NTD: An Qi dan Jiang Diya

Setelah Badai, Selalu Ada Pelangi

EtIndonesia. Hidup itu seperti lautan tak bertepi. Ada kalanya tenang dan damai, permukaannya memantulkan cahaya langit, membuat kita berharap ketenangan itu akan berlangsung selamanya. Namun ada kalanya langit berubah kelam, angin mengamuk, ombak menggulung ganas—hingga kita nyaris kehilangan arah.

Saat badai datang, kita selalu bertanya pada diri sendiri: “Semua ini… kapan akan berakhir?”

Namun justru di malam-malam gelap yang seakan tak ada ujungnya itu, hati kita diam-diam belajar menjadi kuat.

Aku pun pernah berdiri di tengah hujan deras. Air hujan mengaburkan pandangan, dunia seperti hanya tersisa warna kelabu dan hitam. Mimpi yang telah aku perjuangkan tidak terwujud, seseorang yang aku cintai perlahan menjauh; tekanan hidup seperti jaring berat yang menutup dada, membuat bernapas pun terasa sulit.

Tidak hanya sekali aku meragukan diri sendiri: Apakah aku cukup baik?Apakah aku layak mendapatkan kelembutan?

Dalam sunyi malam yang begitu panjang dan dingin, kesedihan datang seperti gelombang yang tak bisa ditahan.

Namun pada saat paling gelap itu, masih ada seberkas cahaya kecil di dalam hati yang tidak mau padam.

Sebuah suara lirih berkata: “Bertahan sedikit lagi… jalan selangkah lagi saja.”

Maka aku belajar melangkah perlahan di bawah hujan. Tidak lagi terburu-buru ingin kabur, melainkan mulai mendengarkan napasku sendiri, merasakan ritme detak jantungku. Saat itu aku sadar—meski dunia terasa runtuh, aku masih di sini. Aku masih bisa memilih untuk bangkit sekali lagi.

Badai bukan datang untuk menghancurkan kita. Kadang dia hadir sebagai proses pembersihan: menghapus beban yang terlalu berat, melepas keinginan yang terlalu melekat, meluruhkan rasa bersalah yang terlalu dalam.

Ketika air hujan jatuh melewati pipi, yang dibawanya pergi mungkin bukan hanya kelelahan, tetapi juga masa lalu yang seharusnya kita lepaskan. Ketika petir menggema dan hujan mengguyur sejadi-jadinya, semua penat dan sedih dalam hati pun ikut luruh, perlahan menjadi lebih ringan.

Dan akhirnya—pada satu waktu yang tidak kita duga— awan gelap terbelah sedikit. Cahaya lembut menerobos keluar, seperti sepasang tangan hangat yang menyentuh dunia yang penuh luka.

Lalu, perlahan… muncullah warna-warna di tepi langit. Sebuah pelangi—sunyi, namun memukau— seperti janji yang tidak diucapkan, tetapi selalu ditepati.

Pelangi bukan hanya keajaiban alam. Ia seperti hadiah kecil dari takdir. Dia mengingatkan kita bahwa semua air mata tidak sia-sia, bahwa malam yang paling gelap pun pasti berlalu.

Selama kita mau berjalan melewati badai, selama kita percaya pada esok hari, suatu saat sinar penuh warna itu akan muncul dan membisikkan: “Lihat… semuanya benar-benar akan membaik.”

Mungkin ke depan masih ada badai, masih ada jatuh dan luka, tetapi selama kita mengingat pelangi itu, kita akan tahu: kita sudah memiliki kekuatan untuk menghadapi dunia.

Langit setelah badai selalu lebih jernih daripada langit yang tidak pernah diguyur hujan. Dan kejernihan itu—itulah jejak paling lembut dari proses tumbuh.

Aku pun belajar untuk tidak lagi takut pada badai. Karena aku tahu, di suatu sudut langit, ada pelangi yang sedang menungguku.

Dan ketika aku melihatnya lagi, aku akan tersenyum lembut sambil berkata pada diriku sendiri: “Lihat… akhirnya kamu berhasil melalui semuanya.” (jhn/yn)

Taruhan Polymarket Melonjak di Tengah Pembicaraan Trump Merilis Berkas UFO

EtIndonesia. Tweet terbaru dari Polymarket—yang menyatakan peluang 12 persen bahwa “alien yang dikonfirmasi” dapat diakui secara resmi pada tahun 2025—telah memicu perdebatan baru seputar pengungkapan UFO. Momen ini semakin menarik perhatian ketika para trader berbondong-bondong ke dalam kontrak paralel: apakah pemerintahan Trump akan mendeklasifikasi berkas UFO/UAP yang sebelumnya dirahasiakan sebelum akhir tahun ini.

Dalam perubahan dramatis untuk kontrak tersebut, peluang melonjak dari satu digit pada 7 Desember hingga mencapai pertengahan 70-an dalam hitungan jam—sempat menyentuh 81 persen, menurut data platform. Para pengamat pasar mengatakan pembelian agresif oleh seorang trader memicu lonjakan kepercayaan, mengisyaratkan kemungkinan ‘para investor cerdas’ memasang taruhan mereka.

Berdasarkan aturan tersebut, kontrak hanya akan berakhir jika Pemerintah AS secara resmi merilis dokumen, video, atau laporan yang sebelumnya dirahasiakan terkait UFO, atau laporan arus utama yang kredibel memberikan pengungkapan yang setara—petunjuk atau kebocoran yang samar tidak memenuhi syarat. Ketelitian tersebut tidak menyurutkan para trader: lebih dari 233.000 dolar dilaporkan telah mengalir ke dalam kontrak dengan harga saham sekitar 76 hingga 77 sen.

Lonjakan aktivitas ini telah menghidupkan kembali perbincangan global tentang apa yang mungkin diungkapkan pemerintah – dan alasannya. Meskipun pemerintahan Trump belum mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasi rencana untuk mendeklasifikasi berkas UFO, spekulasi berkembang pesat bahwa sesuatu yang signifikan mungkin akan segera terjadi.

Perkembangan ini merupakan gema yang aneh dari meningkatnya permintaan dunia akan transparansi dalam fenomena udara yang tidak dapat dijelaskan (UAP), dan daya tarik abadi dengan pertanyaan “apakah kita sendirian?”. Sebuah kontrak dengan peluang hampir 80 persen dianggap oleh beberapa orang sebagai taruhan liar; oleh yang lain, sebagai barometer rahasia kepercayaan orang dalam.

Para pengamat memperingatkan – terutama mengingat sejarah pasar taruhan yang digerakkan oleh pemain besar – bahwa peluang ini mungkin mencerminkan keyakinan yang kuat atau sekadar aliran modal yang besar, bukan jaminan pengungkapan.

Sampai ada konfirmasi resmi, yang kita miliki hanyalah suasana pasar – dan sebuah twit viral – bukan pengumuman yang terkonfirmasi. Namun, kecepatan dan besarnya lonjakan di Polymarket menunjukkan satu hal: bagi banyak orang, kemungkinan adanya pembuangan file UFO – dan mungkin sesuatu yang lebih – sekarang tampak nyata.(yn)

Seekor Beruang Hitam di Hangzhou, Tiongkok Menyerang Pelatihnya, Seekor Burung Beo Berteriak, “Lepaskan!” 

Pada  6 Desember 2025, di Hangzhou Safari Park, seekor beruang hitam tiba-tiba menerkam pelatihnya saat pertunjukan berlangsung. Beberapa staf berusaha memisahkan manusia dan beruang dengan memukul beruang tersebut, sementara di lokasi terdengar seekor burung beo berteriak, “Lepaskan! Lepaskan!”

EtIndonesia. Sejumlah video yang beredar di media sosial Tiongkok menunjukkan bahwa sekitar pukul 15.50 sore itu, dua pelatih masing-masing membawa seekor beruang hitam untuk pertunjukan. Ketika salah satu beruang sedang melakukan atraksi menyeberangi pagar di atas panggung, beruang lain yang sedang menunggu di bawah panggung tiba-tiba menyerang Pelatihnya dan menjatuhkannya ke tanah.

Rekaman video memperlihatkan bahwa beruang hitam tersebut tampaknya berusaha merebut makanan di tangan Pelatih, lalu dengan cepat menerkamnya hingga terjatuh. Saat terjadi pergulatan antara manusia dan beruang, pakaian pelatih itu robek.

Pada saat itu, seorang staf perempuan memukul beruang dengan bangku plastik, sementara tiga staf pria lainnya berlari mendekat untuk menghentikan serangan beruang tersebut.

Ada juga orang yang mengambil sebatang bambu panjang dari tanah untuk memukul beruang. Sementara itu, perempuan tersebut menggunakan sebuah ring basket kecil untuk mengaitkan rantai besi di leher beruang dan mencoba menariknya menjauh.

Orang lain dari belakang mencengkeram bulu punggung beruang dan menyeretnya beberapa meter, sehingga beruang terpisah dari pelatihnya. Selama proses ini, seekor burung beo yang berada di tangannya terus berteriak, “Lepaskan! Lepaskan!” Tidak jelas apakah burung beo itu berteriak agar beruang melepaskan pelatih, atau justru meminta para staf yang memukuli beruang untuk berhenti.

Adegan beruang hitam menyerang pelatih lalu dikeroyok oleh para staf itu membuat para penonton ketakutan. Dalam video terdengar seseorang berseru, “Ya Tuhan!”

Saksi mata lainnya mengatakan bahwa semua orang di tempat kejadian sangat ketakutan dan seluruh penonton terpaku di tempat.

Setelah beruang hitam itu berhasil dipisahkan secara paksa, pelatih yang diserang tampaknya merasa kehilangan muka, lalu kembali berlari mendekat dan memukul beruang tersebut lagi. Hal ini membuat banyak saksi bingung dan berkata, “Kenapa masih maju? Masih memukul, masih memukul.”

Akhirnya, dengan diseret oleh beberapa staf, beruang hitam tersebut dibawa ke belakang panggung dan pertunjukan pun dihentikan sementara.

Video tentang beruang hitam yang menyerang Pelatih dan kemudian dikeroyok itu dengan cepat memicu perdebatan hangat. Banyak warganet berpendapat bahwa hewan tidak seharusnya dipaksa tampil:
“Memaksa hewan tampil itu tidak berperikemanusiaan! Keberadaan kebun binatang itu sendiri tidak manusiawi!!! Kalau kamu yang dikurung di kandang, apa kamu senang?”

“Hewan tidak mau jadi budak.”
“Beruang hitam: Aku sudah lama menahan ini.”

“Tak perlu diragukan, pelatihnya pasti sering menggunakan kekerasan.”

“Pelatihnya jelas bermasalah, sudah dipisahkan masih maju lagi memukul beruang.”

“Perhatikan detailnya, setelah lepas pada putaran pertama, Pelatih itu mendekati beruang lagi. Beruang itu terus mundur. Siapa pun yang pernah memelihara anjing tahu, itu tanda hewan ketakutan. Meski secara kasat mata beruang menyerang Pelatih, kebenaran di baliknya sulit dipastikan.”

“Hewan yang dipertunjukkan itu sangat menyedihkan. Saat dilatih mereka sering dipukul. Mereka patuh hanya karena takut, padahal mereka juga punya emosi. Semoga semua orang memahami kebenarannya—seperti yang sering kita katakan, tanpa permintaan, tidak akan ada penyiksaan.”

Setelah insiden ini menjadi viral, Hangzhou Safari Park pada 7 Desember merilis video tanggapan resmi yang menyatakan bahwa baik beruang maupun pelatih tidak terluka, serta menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas dampak dari kejadian ini. Saat ini kebun binatang tersebut masih beroperasi normal, namun teater pertunjukan hewan untuk sementara ditutup.

Laporan gabungan oleh reporter Luo Tingting / Wen Hui

Dimaki Sampai Sukses – Berani Baca Sampai Habis?

EtIndonesia. Kamu tahu kenapa kamu tidak sukses? Karena kamu ikut arus, gampang terpengaruh, tidak punya kemauan untuk maju. Karena kamu tidak punya uang, tapi tetap gengsi. Karena kamu takut orangtua, percaya penuh pada omongan saudara, tidak punya pendirian, dan tidak berani mengambil keputusan sendiri.

Karena cara berpikirmu kolot: ingin cepat menikah, punya anak, lalu hidup seperti orangtuamu— lahir、besar、kerja、menua、mati。Siklus itu-itu saja.

Karena kamu mudah rapuh, pikiran lambat, dan hanya berani kerja yang aman-aman saja.

Karena kamu ingin “usaha tanpa modal”, ingin dapat rezeki jatuh dari langit, ingin kaya tanpa gerak—menunggu mimpi jadi kenyataan.

Karena kamu suka mengeluh tidak ada peluang, tapi ketika peluang datang, kamu tidak bisa menangkapnya, bahkan tidak tahu bagaimana cara menangkapnya.

Karena kamu miskin, kamu minder. Kamu mundur, takut, dan akhirnya tidak berani melakukan apa pun.

Kamu tidak punya keahlian khusus, hanya bisa mengandalkan tenaga kasar. Kamu mengulangi nasib orang tuamu— lingkaran setan yang tidak putus-putus.

Hasilnya? Seumur hidup kamu tetap biasa-biasa saja.

Banyak orang ingin memanfaatkan kesempatan, tapi ketika mulai bergerak, mereka malah menciptakan seribu alasan yang akhirnya bikin mereka terus ragu, menunda, dan buang waktu.

Perhatikan contoh-contoh berikut:

1. “Aku tidak pintar bicara.” — SALAH!

Tidak ada orang yang lahir langsung pandai bicara. Para pembicara hebat pun latihan berkali-kali sampai mulut kering.

Kamu pandai ngomel, pandai marah-marah, pandai mengkritik orang—tapi semua itu tidak menghasilkan apa-apa.

Kalau kamu mau melatih kemampuan berbicara,  hari ini kamu tidak akan mengeluh “Aku tidak bisa.”

2. “Aku tidak punya uang.” — SALAH!

Masalahmu bukan tidak punya uang. Masalahmu tidak punya otak untuk menghasilkan uang.

Beberapa tahun kerja, uang itu pernah lewat tanganmu, tapi semuanya habis begitu saja— untuk makan, nongkrong, main, belanja, gaya-gayaan, dan sebagian disimpan di tabungan yang nilainya terus turun.

Kamu hidup sebagai kaum mendang-mending, tiap bulan hidup pas-pasan tanpa rencana.

3. “Aku tidak punya kemampuan.” — SALAH!

Kamu tidak memberi dirimu kesempatan berkembang. Siapa yang lahir-lahir langsung ahli? Siapa yang tamat sekolah langsung jadi elite?

Saat orang lain belajar keras, mengumpulkan pengalaman, mencari cara, kamu hanya mengerjakan sedikit lalu menyerah karena “bosan”.

Baca buku sebentar lalu tutup. Coba sesuatu sebentar lalu bilang tidak menarik.

Waktu berjalan… Setengah hidup berlalu… Hasilnya? Kosong.

Kemampuan itu dibangun dengan usaha, bukan berdiam diri.

4. “Aku tidak punya waktu.” — SALAH!

Waktumu banyak— yang kurang adalah penggunaan waktu.

Saat orang lain belajar, kamu nonton film. Saat orang lain kerja sampingan, kamu main game. Saat orang lain membangun masa depan, kamu buang waktu.

Waktu itu adil. Yang membedakan adalah bagaimana kamu memakainya.

5. “Aku tidak ada mood.” — SALAH!

Mood bagus: jalan-jalan. Mood jelek: mabuk, tidur, main game. Mood campur aduk: malas.

Intinya: apa pun mood-nya, kamu tetap tidak melakukan hal penting.

6. “Aku tidak punya minat.” — SALAH!

Minat apa? Minat jalan-jalan sampai jadi bulan-bulan? Minat karaoke sampai dompet kosong? Minat belanja sampai gaji hilang entah ke mana?

Semua orang punya minat dalam hal yang menyenangkan. Tapi minat yang menghasilkan? Itu harus dibangun, bukan ditunggu.

Kamu naik bus penuh sesak—itu nggak ada minatnya. Kamu kerja 8 jam—itu juga nggak ada minatnya. Tapi apakah kamu berhenti? Tidak.

Karena kamu harus bertahan hidup.

7. “Aku pikir-pikir dulu.” — SALAH!

Ini kalimat pembunuh masa depan! Kamu sudah mau mulai, lalu kamu tunda. Mau mulai besok, tapi besok kamu ragu lagi. Lalu ulang dari awal. Sampai akhirnya tidak jadi apa-apa.

Orang yang mau berjuang akan bilang: “Tidak ada uang? Saya cari cara.”

Orang yang malas akan bilang: “Dikasih modal pun tetap tidak jalan.”

Masalahmu bukan tidak punya peluang. Masalahmu tidak mau bergerak.

Kamu menunda… ragu… takut gagal… dan akhirnya hidupmu tetap datar seperti itu.

Kesimpulan:

Saat kamu miskin, jangan banyak waktu di rumah—banyaklah keluar, cari jalan. Saat kamu sudah mapan, barulah kamu lebih banyak di rumah—menikmati hasil kerja keras.

Itulah seni hidup.

JUST DO IT!

Berhenti mencari alasan. Mulailah bergerak. Kalau tidak, hidupmu selamanya akan tetap begitu-begitu saja.(jhn/yn)

Say YES to Miracle Aesthetic Clinic!


Sambut 2026 dengan Kulit Prime, Kencang, dan Wajah Terdefinisi

Di tengah dinamika industri kecantikan yang tumbuh pesat, konsumen Indonesia kini memasuki fase baru: mereka menuntut hasil yang nyata, teknologi yang aman, dan pengalaman perawatan yang premium tanpa harus melalui prosedur invasif. Sejalan dengan tren global tersebut, Miracle Aesthetic Clinic—yang telah berdiri sejak 1996 dan berkembang menjadi salah satu jaringan klinik estetika terbesar di Tanah Air—mengokohkan posisinya sebagai pemimpin pasar melalui inovasi teknologi dan pendekatan medis yang terukur.

dr. Lanny Juniarti Dpl. AAAM, Miracle Aesthetic Clinic Surabaya, mengatakan, “Akhir tahun selalu menjadi momen penting bagi banyak orang untuk melakukan self-reward dan mempersiapkan diri memasuki fase baru. Kami ingin mengajak masyarakat berkata ‘YES’ pada kulit dan wajah mereka, bukan hanya glowing, tetapi juga sehat, kencang, dan terdefinisi dengan tiga perawatan unggulan kami, yaitu Miracle RX Booster, Julaine, dan DensiLift, agar kulit dalam top prime condition serta bentuk wajah yang lebih harmonis dan terdefinisi”

Pasar Estetika Indonesia: Peluang Besar, Ekspektasi Konsumen Baru

Riset terbaru Global Beauty & Aesthetic Report menunjukkan bahwa permintaan terhadap perawatan non-invasif di Asia Tenggara meningkat hingga dua digit setiap tahun. Konsumen semakin cerdas, memilih klinik yang tidak hanya menjual “glowing”, tetapi menawarkan value: kualitas kulit yang meningkat, hasil jangka panjang, serta keamanan prosedural.

Di sinilah Miracle Aesthetic Clinic memainkan peran strategis. Dengan 20 cabang di kota-kota besar Indonesia dan reputasi sebagai #FacialReshapingExpert, Miracle tidak sekadar mengikuti pasar—mereka memimpinnya.

Miracle RX Booster: Teknologi Pengencangan Kulit yang Melampaui Ekspektasi

Salah satu bintang utama dalam lini perawatan Miracle adalah Miracle RX Booster, sebuah premium skin booster yang memadukan Hyaluronic Acid (HA), Glycerol, serta Pure Toxin—bentuk botulinum toxin yang lebih murni. Kombinasi ini memberikan hidrasi intensif, memperbaiki tekstur kulit, sekaligus menciptakan efek firming alami tanpa mengubah bentuk wajah.

Tindakan RX Booster dilakukan secara presisi oleh tenaga medis profesional. Alat khusus yang digunakan memastikan formula tertanam optimal ke dalam lapisan kulit, memberikan hasil yang halus, glowing, dan kencang dalam waktu singkat.

Dengan minimal downtime, RX Booster menjadi pilihan populer bagi kalangan profesional muda yang ingin menjaga kondisi kulit tetap prime sebagai bagian dari program prejuvenation, yaitu upaya memperlambat penuaan sebelum tanda-tandanya muncul.

Perawatan skin booster generasi terbaru yang menghadirkan kulit lebih sehat, cerah, dan kencang secara natural. Detail tindakan yang presisi, penggunaan sarung tangan medis, dan alat berteknologi tinggi menjadi representasi dari standar keamanan dan profesionalisme yang selama hampir tiga dekade menjadi DNA Miracle.

DensiLift: Lifting Revolusioner Tanpa Sakit dan Tanpa Downtime

Teknologi kedua yang semakin memperkuat reputasi Miracle adalah DensiLift, perangkat berbasis radio frequency (RF) monopolar dan bipolar yang bekerja hingga dermis terdalam. Berbeda dari lifting konvensional, DensiLift memberikan:

  • Hasil kencang dan terangkat dalam hitungan menit
  • Wajah lebih slim dan terdefinisi
  • Tanpa bengkak, tanpa rasa sakit, dan tanpa waktu pemulihan

Teknologi ini menciptakan kolagen baru secara berkelanjutan sehingga hasilnya lebih lama dan lebih natural. Untuk konsumen Indonesia yang menginginkan instant enhancement namun tetap mengedepankan keselamatan, DensiLift menjadi solusi strategis.

Julaine: Bio-Collagen Stimulator Berteknologi Tinggi

Melengkapi inovasi tersebut, Miracle juga menghadirkan Julaine, perawatan kolagen stimulator berbahan Poly-L-Lactic Acid (PLLA) dengan teknologi berpaten LASYNPRO™. Formula mikropartikel yang lebih halus dan stabil menghasilkan:

  • Penyebaran lebih merata
  • Risiko inflamasi dan nodul sangat rendah
  • Hasil natural hingga 18–24 bulan

Bagi pasar premium, Julaine adalah investasi estetika jangka panjang dengan tingkat keamanan yang tinggi. Miracle memastikan setiap tindakan mengikuti standar medis ketat, menjadikannya salah satu klinik terpilih yang menyediakan treatment ini di Indonesia.

Year End Sparkle (YES): Ajakan Menuju Kulit Prime di 2026

Menjelang pergantian tahun, Miracle meluncurkan program Year End Sparkle (YES), kampanye nasional yang mengajak masyarakat berkata “YES” pada kulit yang sehat, wajah yang terdefinisi, dan rasa percaya diri yang meningkat. Program ini menawarkan rangkaian penawaran eksklusif, termasuk diskon hingga 50% untuk berbagai treatment unggulan.

Kampanye YES bukan sekadar promosi, tetapi bentuk self-empowerment—pengingat bahwa merawat diri adalah investasi penting, sama halnya dengan mempersiapkan diri memasuki era baru dengan optimisme.

Standar Medis Tinggi: Inti Kepercayaan Konsumen

Dalam industri estetika, reputasi bukan dibangun dari klaim, melainkan konsistensi. Miracle memahami bahwa kepercayaan publik bertumpu pada:

  • Tenaga medis profesional dan tersertifikasi
  • Alat kecantikan yang aman dan tersertifikasi
  • Formula treatment yang terukur
  • Higienitas ruang layanan
  • Hasil yang natural, bukan berlebihan

Miracle Aesthetic Clinic: Perjalanan Panjang, Komitmen yang Kokoh

Sejak pertama membuka klinik pada tahun 1996, Miracle telah berkembang menjadi jaringan klinik dengan jejak kuat di 20 cabang yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Kuta, Balikpapan, Batam, Makassar, Medan, Manado, Yogyakarta, Semarang hingga Lombok. Pasar mungkin berubah, teknologi berkembang, tetapi komitmen terhadap kualitas tetap menjadi fondasi.

Sambut Tahun Baru dengan Kulit Prime

Bagi masyarakat urban, terutama profesional muda dan eksekutif, waktu adalah aset. Miracle memahami kebutuhan mereka akan perawatan cepat, aman, dan memberikan efek nyata. RX Booster, DensiLift, dan Julaine hadir sebagai solusi berbasis teknologi medis mutakhir—bukan hanya mempercantik, tetapi mengembalikan fungsi dan kualitas kulit.

Dengan berani, Miracle mengajak seluruh masyarakat menyambut 2026 dengan kondisi kulit terbaik. Karena kulit yang sehat bukan hanya estetika, melainkan bentuk percaya diri dan kesiapan menghadapi masa depan.

Say YES to Miracle.
I Said YES to My Skin.

Inilah yang Seharusnya Dilakukan Pria yang Ingin Sukses — Saat Usia Sudah Masuk Dua Puluhan

EtIndonesia. Pria yang seharian hanya mengikuti gosip dunia hiburan—apa yang bisa kamu harapkan dari hidupnya? Pria yang tiap hari cuma main game, nongkrong main catur, atau hidup tanpa arah—apa yang bisa kamu harapkan dari masa depannya?

1. Memiliki Rasa Percaya Diri dan Wibawa Pribadi

Ketika seorang pria memasuki usia dua puluhan, dia harus mulai belajar mengelola dirinya dengan sungguh-sungguh—baik dalam cara berpikir, karakter, maupun pembawaannya.

Percaya diri adalah kualitas terpenting seorang pria. Pria yang percaya diri seperti burung camar yang tetap terbang gagah di tengah badai. Dalam hatinya hanya ada satu kalimat: “Biarkan badai datang lebih kencang, aku tidak takut!”

Pria yang penuh percaya diri menular—dia mampu membuat orang lain ikut percaya: baik sahabat maupun lawan. Jika ingin orang lain memiliki keyakinan padamu, kamu harus lebih dulu punya keyakinan pada dirimu sendiri. Pria yang percaya diri mampu menaklukkan segala tantangan.

Pria yang berwibawa bagaikan samudra—menerima tetes kecil maupun sungai besar. Dia lapang dada, tidak perhitungan, tidak sibuk mencari perhatian. Orang seperti ini justru lebih terlihat elegan, dewasa, dan menarik.

Ada pepatah lama: “Di dalam perut perdana menteri bisa muat sebuah kapal.”

Pria yang lapang dada, hatinya bisa menampung dunia.

2. Membiasakan Diri Membaca dan Menulis

Ketika seorang pria memasuki usia dua puluhan, dia mulai melangkah ke dunia nyata. Dalam pergaulan, cara berbicara, wawasan, dan etika adalah hal yang paling menentukan apakah seseorang dihormati atau tidak.

Pria yang berpengetahuan adalah pria yang rajin membaca. Pria yang bijaksana adalah pria yang sering menulis.

Sesibuk apa pun, sisihkan waktu untuk membaca dan menulis. Keduanya dapat mengubah pola pikir, memperbaiki tindakan, dan membentuk karakter.

Membaca buku ibarat berkenalan dengan seorang guru yang menuntun perjalanan hidupmu. Hidup seorang pria yang dekat dengan buku akan selalu penuh warna. Waktu yang dia habiskan untuk menulis akan membuat pikirannya tajam, tenang, dan matang.

Pria yang mencintai buku dan menulis akan memiliki mentalitas yang sehat, sebab dia menyadari bahwa pengetahuan itu tidak ada batasnya—semakin dicari, semakin luas.

Pencarian inilah yang membuat seorang pria tidak mudah menyerah. Dalam proses itu, dia ditempa oleh angin dan badai, hingga tumbuh menjadi pohon besar yang kokoh. Buku membuat pria tenang, menulis membuat pria dewasa.

3. Belajar Menemukan Kebenaran, Kebaikan, dan Keindahan dalam Hidup

Di usia dua puluhan, seorang pria harus belajar menghadapi hidup dengan hati yang jernih.

Apa itu “kebenaran”?

Banyak pria zaman sekarang tidak mengerti, karena hidup terlalu terburu-buru dan penuh kepura-puraan.

“Kebenaran” berarti jujur pada diri sendiri dan orang lain. Tidak menipu diri, tidak menipu siapa pun. Kejujuran adalah tanda kedewasaan seorang pria.

“Baik” berarti bersikap lembut kepada orang lain. Tidak mempersulit orang lain, tidak menyakiti, tidak merendahkan—itu semua adalah bentuk kebaikan. Kadang satu kebaikan kecil dapat menjadi benih yang membuat hidupmu jauh lebih bahagia.

Filsuf pernah berkata: “Yang tidak kurang dalam hidup adalah keindahan—yang kurang adalah mata yang mampu menemukannya.”

Benar adanya. Jangan hanya menghitung kesialan, karena itu hanya akan menambah sengsara. Jika kamu merasa hidup kurang beruntung, itu hanyalah karena kamu belum belajar melihatnya secara optimis.

Lihatlah cahaya matahari—di situ ada kehangatan. Kejar harapan—di situ ada keindahan.

4. Berteman dengan Orang yang Punya Pikiran dan Nilai Hidup

Di usia dua puluhan, pria harus belajar memilih lingkungan pergaulan. Lingkaran pertemanan akan mempengaruhi masa depan seseorang.

Pria harus banyak bergaul, tapi jangan salah memilih teman. Pilih teman yang jujur dan bisa menegurmu demi kebaikan—itulah true friends, teman yang meningkatkan kualitas hidupmu.

Teman seperti ini biasanya juga orang-orang hebat. Namun untuk memiliki mereka, kamu harus menunjukkan ketulusan dan kejujuran yang sejati.

Teman yang punya pemikiran dalam akan tahu apakah kamu benar-benar menganggapnya teman atau hanya memanfaatkannya. Persahabatan sejati tidak membutuhkan tujuan terselubung.

Justru teman-teman seperti inilah yang akan mengulurkan tangan saat kamu berada di titik paling sulit.

Persahabatan adalah salah satu faktor terpenting dalam hidup seorang pria. Jika ingin hidup sebagai pria sejati, perbanyaklah teman yang berkualitas tinggi.

5. Mulailah Membuang Kebiasaan Buruk

Ketika seorang pria memasuki usia dua puluhan, dia harus belajar meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk. Kebiasaan buruk memang terbentuk dari waktu ke waktu—begitu pula kebiasaan baik. Membentuk kebiasaan baik sama artinya dengan menghapus kebiasaan buruk.

Jika seorang pria sudah menginjak usia dua puluhan tetapi masih memiliki berbagai kebiasaan buruk, itu adalah hal yang sangat disayangkan. Kebiasaan-kebiasaan buruk itu akan menghalangi perkembangan hidupmu, meredupkan semangatmu, bahkan membuat kariermu sulit berkembang.

Jika sampai sekarang kamu masih hobi bangun siang, maka sinar mentari pertama takkan pernah menyapa wajah cerahmu. Jika sampai sekarang kamu masih suka menunda-nunda, kamu tidak akan pernah berdiri di podium juara. Jika sampai sekarang kamu belum belajar untuk aktif bekerja dan belajar dengan sendirinya, masa depanmu pasti hanya akan berwarna abu-abu—tanpa cahaya, tanpa kejutan.

Tidak ada pria yang menginginkan hidup yang suram. Setiap pria berharap hidupnya penuh warna. Karena itu, lelaki di usia dua puluhan wajib membersihkan diri dari kebiasaan buruk agar hidupnya menjadi lebih cerah.

6. Belajar Bersabar dan Berlapang Dada

Masuk usia dua puluhan, seorang pria harus belajar menahan diri dan menjadi pribadi yang penuh toleransi.

Dalam hidup akan selalu ada hal-hal yang membuatmu tidak nyaman, namun kamu tetap harus menerimanya. Di sinilah kesabaran diuji. Sabar pada orang lain sebenarnya adalah bentuk kemurahan hati. Pria yang mampu memaafkan akan tampak jauh lebih besar dan dewasa.

Pria yang sukses biasanya adalah pria yang mampu menahan tekanan, menahan hinaan, serta bertahan dalam kesulitan. Pria yang sanggup menahan sepi, adalah pria yang tidak pernah takut menghadapi sunyi. Kesabaran seorang pria bukan untuk menyerah, tapi untuk meledak pada saat yang tepat.

Ketika seseorang mencaci kamu sebagai “bodoh”, kadang lebih bijak menjawab: “Ya, saya memang bodoh,”—cukup untuk membuatnya terdiam. Jika ada orang yang menuduhmu tanpa alasan, jangan membuang waktu untuk berdebat. Itu hanya membuatmu marah.

Daripada melukai orang lain, lebih baik belajar memaafkan. Memaafkan adalah obat paling ampuh untuk menyembuhkan luka—baik luka sendiri maupun luka orang lain.

7. Menjaga Pola Pikir Positif dan Kesehatan Tubuh

Pria usia dua puluhan harus belajar mengelola pikiran dan menjaga tubuh.

Tubuh adalah modal revolusi,  mental adalah mesin pendeteksi uang palsu—cermat, peka, dan menentukan arah hidupmu.

Jika ingin memiliki kekayaan, kamu harus memiliki tubuh yang kuat. Jika ingin bertahan lama di puncak, kamu harus memiliki mental yang optimis.

Menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan tidur cukup adalah fondasi kesehatan. Jangan terlalu takut gagal, jangan terlalu takut kehilangan. Kerja keraslah, dan biarkan mental positif memimpin langkahmu.

Kamu tidak harus lari pagi setiap hari. Waktu yang diperlukan sebenarnya tidak banyak, yang dibutuhkan hanyalah komitmen dan keteguhan. Tapi kamu harus tetap menjaga tubuh tetap bergerak—jalan kaki adalah pilihan terbaik, membuat badan segar dan pikiran hidup.

Di musim dingin, kamu boleh tidak mandi air dingin—itu tidak masalah. Tapi sempatkanlah mencuci wajah dengan air dingin. Itu membantu mencegah flu dan menjaga pikiran tetap jernih.

Kamu boleh gagal, tapi jangan pernah kehilangan mental pemenang. Jika kamu mampu mengalahkan dirimu sendiri, tidak ada lagi musuh yang perlu ditakuti.

8. Pertahankan Senyummu, Jadikan Sopan Santun sebagai Kartu Namamu

Saat memasuki usia dua puluhan, pria harus belajar tersenyum.

Wajah yang ramah menunjukkan bahwa kamu orang baik—dan semua orang suka berurusan dengan orang baik. Jangan biarkan rasa suntuk menempel di wajahmu, itu hanya membuat orang menjauh.

Bagaimana orang menilai dirimu, sering kali ditentukan dari satu hal sederhana: apakah kamu menyapa dengan senyum atau tidak.

“Detail menentukan kemenangan,” dan salah satu detail terpenting adalah sopan santun.

Pria yang sopan tahu bagaimana menghargai orang. Dan karena sopan santun itulah, orang lain akan memberikan kesempatan dan kepercayaan padamu.

Senyuman dan sopan santun adalah kartu nama seorang pria— kartu akses menuju kesuksesan.

9. Kejarlah Wanita yang Benar-benar Kamu Cintai—Kamu Takkan Pernah Menyesal

Pria usia dua puluhan biasanya mulai merasakan kerinduan yang kuat akan cinta. Ini wajar, dan tidak perlu ditekan.

Pria paling polos, paling tulus, paling menggemaskan adalah pria yang sedang jatuh cinta. Jika kamu mencintai seorang wanita tapi tidak tahu apakah dia mencintaimu, carilah waktu yang tepat untuk mengungkapkan perasaanmu.

Apakah dia menerima atau menolak, itu tergantung nasib dan usahamu. Yang penting, kamu pernah berjuang.

Pria harus tahu: yang paling wanita butuhkan adalah pria yang benar-benar mencintainya.

Cinta tidak bisa dipaksakan. Jangan sampai karena tidak mendapatkan cinta, kamu malah kehilangan persahabatan. Bisa berteman dengan seseorang yang pernah kamu cintai adalah rezeki yang jarang ada.

Cinta itu suci karena ia lahir dari kemauan hati, bukan paksaan. Cinta adalah wujud penghormatan dan kepercayaan manusia satu sama lain.

Karena itu, pria harus menghormati pilihan wanita yang dia cintai. Percayalah, pilihannya pasti demi kebahagiaannya sendiri.

Selama hidupmu kamu pernah mengejar wanita yang benar-benar kamu cintai, maka kamu tidak akan pernah menyesal.

10. Berjuang Sepenuh Hati demi Kariermu

Ketika seorang pria memasuki usia dua puluhan, dia harus mulai mengorbankan tenaga, waktu, dan pikiran demi kariernya. Bagi pria, karier bukan sekadar pekerjaan—karier adalah nilai diri, harga diri, dan fondasi hidup.

Karier seorang pria tidak harus luar biasa besar, tetapi harus punya pencapaian yang membuatnya bangga. Pria yang memiliki ambisi adalah pria yang tidak mau hidup biasa-biasa saja; pria yang punya tanggung jawab adalah pria yang tidak gentar menghadapi kesulitan.

Pria menjadi “besar” karena kariernya membuatnya dihormati dan dipercaya.

Sebagai pria, kamu harus rela memberikan segalanya demi karier. Kalau ingin sukses, kamu harus berani membayar harga. Jika tidak mau berkorban, maka bersiaplah kehilangan lebih banyak— bahkan mungkin kehilangan segalanya.

11. Cinta dan Karier Bisa Dimiliki Bersamaan

Banyak orang berkata : “Pria kalau memilih cinta akan kehilangan karier, pria kalau mengejar karier akan kehilangan cinta.”

Aku tidak setuju.

Justru pria yang hidupnya dipenuhi cinta, biasanya berkarier lebih kuat. Karena pria yang dicintai akan memiliki motivasi lebih besar, hati lebih matang, jiwa lebih stabil—dan itu membuatnya lebih berani membangun masa depan.

Cinta dan karier sebenarnya tidak saling bertentangan.

Jangan percaya kata-kata pesimis seperti : “Pernikahan adalah kuburan cinta.”
Itu terlalu berlebihan.

Pernikahan bukan kuburan cinta, melainkan bentuk cinta yang lebih matang dan bertanggung jawab.

Cinta berarti saling memahami. Cinta berarti saling mendukung. Cinta berarti bahu-membahu menghadapi kesulitan hidup.

Ketika pria dan wanita saling membantu—  baik dalam kehidupan maupun dalam karier— mereka berdua dapat menuai kesuksesan ganda: cinta yang bahagia dan karier yang cemerlang.

12. Dalam Segala Hal, Usahakan Lebih Baik daripada Wanita

Ketika seorang pria memasuki usia dua puluhan, dia harus belajar berbuat lebih baik daripada wanita, dalam hal apa pun. Bukan karena pria harus mengalahkan wanita, tapi karena wanita yang berusaha sering kali mudah melampaui pria.

Hari ini, wanita memiliki posisi yang semakin tinggi. Mereka punya kemampuan, kompetensi, dan hak memilih pasangan. Kalau seorang pria tidak bisa lebih baik—atau setidaknya sama baiknya— lalu atas dasar apa seorang wanita akan memilihnya?

Wanita hari ini mampu bersaing dalam dunia yang dulu didominasi pria— dan sering kali meraih hasil lebih cemerlang.

Karena itu, seorang pria harus:

  • Unggul di bidang yang memang khas untuk pria,
  • Tetapi juga mampu bekerja baik di bidang yang biasanya dikerjakan wanita.

Pria yang meningkat di dua sisi ini akan menjadi pribadi yang kuat, matang, dan layak dipilih.

13. Bantu Istrimu Menggapai Mimpinya

Jika seorang pria di usia dua puluhan sudah menikah, maka ia harus membantu istrinya mewujudkan impiannya.

Ada pepatah: “Pria menaklukkan dunia untuk mendapatkan wanita, wanita menaklukkan pria untuk menaklukkan dunia.”

Jika seorang wanita sudah memilihmu—artinya dia sudah “menaklukkanmu”. Maka kamu harus membantunya “menaklukkan dunia”.

Mimpi seorang wanita tidak hilang hanya karena ia menikah, bahkan justru menjadi semakin kuat. Walaupun dia tidak selalu menunjukkannya, kamu harus memahami keinginannya.

Istri adalah inti kehidupan seorang pria. Kalau ia bahagia, kehidupan pria pun tenang. Kalau dia menderita, keluarga menjadi kacau.

Karena itu, hal terbesar yang bisa dilakukan seorang pria adalah:

  • tahu apa impian istrinya,
  • dan berusaha sekuat tenaga membantu mewujudkannya.

Itulah cinta yang sebenarnya.

14. Belajar Menjadi Lebih Berani dan Memikul Tanggung Jawab

Pria berusia dua puluhan harus mulai belajar mengangkat bahu dan menanggung tanggung jawab hidupnya.

Tanggung jawab seorang pria mencakup:

  • berbakti pada orangtua,
  • menyayangi istri dan anak,
  • membangun karier,
  • menjaga keluarga.

Semua tanggung jawab itu berat— tapi itulah tugas seorang pria.

Pria boleh menangis, tetapi tidak boleh menangis keras di depan keluarga.

Pria boleh merasa lelah, tetapi tidak boleh menyerah pada tanggung jawabnya.

Pria boleh kecewa, tetapi tidak boleh kabur dari kewajiban.

Kami hanya punya satu pilihan: menanggungnya. Karena kita adalah pria.

15. Jangan Pernah Menyerah pada Dirimu Sendiri

Pria berusia dua puluhan harus belajar satu hal penting:Jangan pernah menyerah pada diri sendiri.

Orang lain menyerah padamu karena kamu menyerah duluan. Jika kamu tidak pernah berhenti percaya pada dirimu, tidak ada seorang pun yang dapat benar-benar meninggalkanmu.

Kepercayaan diri adalah sumber kekuatan seorang pria. Pria yang tidak percaya diri tidak punya alasan untuk sukses.

Ada dua kalimat iklan yang sangat terkenal:

  • “Percayalah pada dirimu, kekuatan itu ada di dalam hati.”
  • “Saya bisa.”

Jika seorang pria mampu berkata dalam hati : “Saya bisa,” maka tidak ada satu pun hal di dunia ini yang bisa menghentikannya.(jhn/yn)

KPPU Gelar Forum Internasional untuk Hadapi Tantangan Persaingan Usaha di Era Algoritma

Jakarta – Dalam rangka menyambut 25 tahun penegakan hukum persaingan usaha, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan menggelar The Third Jakarta International Competition Forum (3rd JICF) pada 11 Desember 2025 mendatang. Forum yang mengusung tema “Legal Reform, International Alignment & Enforcement Evolution” ini digelar sebagai respons atas perubahan dinamika pasar yang kini didominasi oleh data, jaringan, dan algoritma.

Direktur Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KPPU, Deswin Nur, menekankan bahwa forum ini bukan sekadar perayaan, melainkan momentum strategis untuk mereformasi hukum persaingan usaha di tengah transformasi digital yang disruptif. “Pendekatan bisnis seperti biasa sudah tidak memadai. Kita menghadapi perilaku anti-persaingan yang semakin canggih, seperti kolusi diam-diam yang dilakukan oleh algoritma,” ujarnya.

Fokus pada Perlindungan UMKM dan Penguatan Pengawasan Digital

Salah satu isu sentral yang akan dibahas dalam JICF adalah nasib Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di ekosistem platform digital. Menurut KPPU, UMKM sering kali dirugikan oleh klausul kontrak tidak seimbang dan praktik take-it-or-leave-it. “Jika kebijakan persaingan gagal menginternalisasi keadilan bagi pemain kecil, manfaat digitalisasi hanya akan dinikmati segelintir raksasa teknologi,” jelas Deswin.

Selain itu, forum ini juga akan membahas strategi pengawasan pengadaan barang dan jasa publik yang lebih efektif dengan memanfaatkan perangkat forensik digital dan penyaringan berbasis data. Hal ini dianggap penting mengingat belanja pemerintah yang besar rentan terhadap praktik persekongkolan tender.

Hadirkan Pakar Global dan Pemangku Kebijakan Nasional

JICF ke-3 akan menghadirkan sejumlah pakar dari otoritas persaingan usaha berbagai negara, termasuk Rusia, Australia, Tiongkok, Jepang, ASEAN, dan Mesir. Forum ini juga dijadwalkan dihadiri oleh sejumlah menteri terkait, seperti Menteri Keuangan, Menteri UMKM, serta Menteri Komunikasi dan Digital, yang menegaskan pentingnya persaingan sehat sebagai tulang punggung stabilitas ekonomi.

“Tanpa pasar yang bisa diperebutkan (contestable market), agenda inovasi nasional akan lumpuh. Indonesia sedang bergerak dari narasi sempit tentang kesejahteraan konsumen jangka pendek menuju ketahanan ekosistem dan inovasi jangka panjang,” tegas Deswin.

Disiarkan Langsung via YouTube KPPU

Masyarakat dan pemangku kepentingan dapat mengikuti forum ini secara langsung melalui siaran langsung di kanal YouTube resmi KPPU (KPPUOFFICIAL) pada 11 Desember 2025, mulai pukul 09:00 WIB.

Dengan mengusung semangat kolaborasi global dan adaptasi regulasi, JICF ke-3 diharapkan dapat menjadi landasan bagi terciptanya arsitektur pasar yang adil, inklusif, dan mampu menjawab tantangan ekonomi digital di masa depan.

Seorang Korban Vaksin COVID-19 di Tiongkok Dilaporkan Meninggalkan Catatan Bundir Hingga Mencoba  Menyerbu Zhongnanhai, Sebut Kehidupannya Lebih Buruk dari Kematian

Beredar kabar bahwa seorang perempuan berusia dua puluhan di Tiongkok—korban vaksin COVID-19 —telah lama menderita penyakit parah. Karena pihak berwenang ingkar janji dan tidak menepati perjanjian pengobatan, ia meninggalkan surat wasiat lalu mencoba menerobos Zhongnanhai (komplek dan kantor pusat partai komunis Tiongkok di Beijing). Hingga kini, ia dilaporkan hilang kontak.

EtInonesia. Pada 5 Desember 2025, sebuah surat wasiat beredar di grup daring pembelaan hak korban vaksin COVID-19. Penulisnya bernama Sun Nala, belum genap 30 tahun. Dalam surat itu, ia menyebutkan bahwa setelah menerima vaksin COVID-19 Wuhan Bio pada 2021, ia menderita lupus eritematosus sistemik, mengalami kerusakan multi-organ. Biaya pengobatannya telah melampaui 550.000 yuan (Rp 1,29 M). Saat ini ia membutuhkan sekitar 15.000 yuan (Rp 35,25 juta) per bulan untuk perawatan.

Ia menulis bahwa penderitaannya membuat hidup terasa lebih buruk dari kematian, dan keluarganya telah terlilit hutang besar. Pada 2024, pihak berwenang sempat menandatangani perjanjian jangka panjang dengannya, berjanji menanggung sebagian biaya medis bulanan, namun kini janji itu tak pernah ditepati. Ia juga mengungkapkan bahwa akses dan perjalanannya untuk berobat dibatasi oleh pihak berwenang, sehingga ia kehilangan keberanian untuk terus hidup.

Gambar kanan: Surat wasiat Sun Nala yang beredar di internet pada Desember 2025. Gambar kiri: Foto Sun Nala sebelum disuntik vaksin COVID-19. (Gambar dari internet)

Dalam sebuah tangkapan layar percakapan, Sun Nala menulis: “Setelah bertemu pimpinan, saya akan mencari tempat dan meninggal dengan diam-diam.”

Surat wasiat Sun Nala. (Gambar dari internet)”
Tangkapan layar percakapan yang beredar di internet. (Gambar dari internet

Pada hari yang sama (5 Desember), beredar kabar bahwa setelah mengumumkan surat wasiatnya, ia dibawa ke Kantor Polisi Fuyoujie pada sore hari. Keberadaannya kini tidak diketahui dan kontak terputus.

Sebelumnya, pada 1 Desember, grup pembelaan hak juga menyebarkan video yang direkam Sun Nala di sebuah hotel di Beijing, yang menunjukkan polisi Beijing berupaya membawanya secara paksa ke kantor polisi. Diduga, karena statusnya sebagai aktivis pembela hak korban vaksin, ia dimasukkan ke dalam daftar “penjagaan stabilitas”, sehingga geraknya dibatasi saat berada di Beijing. (Hui)

Maskapai Penerbangan Terbesar India, IndiGo Kacau, 500 Penerbangan Dibatalkan Hingga Penumpang Frustasi

Pada  Jumat (5/12/2025), maskapai penerbangan terbesar India, IndiGo, membatalkan sekitar 500 penerbangan domestik. Ini merupakan hari keempat berturut-turut IndiGo melakukan pembatalan penerbangan dalam skala besar, menyebabkan ribuan penumpang terlantar di bandara.

EtIndonesia. Sekitar 500 penerbangan IndiGo di Bandara Delhi, Bandara Chennai, dan bandara lainnya dibatalkan pada Jumat (5/12/2025). Ribuan orang terpaksa menunggu, sehingga suasana hati para penumpang terdampak.

“Di depan saya ada sekitar 200 orang. Tidak ada satu pun staf yang membantu, sama sekali tidak ada yang mengurus. Saya turun ke area pengambilan bagasi untuk mencari informasi, tapi tetap tidak ada yang membantu. Di internet tidak ada informasi tentang penundaan penerbangan, dan aplikasi juga tidak menampilkan apa pun,” kata seorang penumpang India, Shiva. 

Pihak IndiGo menyatakan bahwa pembatalan penerbangan disebabkan oleh perencanaan jadwal pilot yang tidak memadai serta belum sepenuhnya beradaptasi dengan peraturan baru.

Namun, kalangan politik India menilai kekacauan ini terjadi karena IndiGo mengurangi perekrutan pilot demi menghemat biaya.

“Dari yang saya ketahui, Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil telah berulang kali memperingatkan maskapai-maskapai mengenai berbagai aturan baru terkait sistem penjadwalan dan jam kerja. Ini berarti maskapai harus merekrut lebih banyak pilot,” ujar pemimpin oposisi India, Shashi Tharoor. 

Tahun lalu, Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India mengeluarkan peraturan baru yang mewajibkan penyesuaian bertahap waktu istirahat minimum awak pesawat pada bulan Juli dan November tahun ini.

Waktu istirahat mingguan yang sebelumnya 36 jam ditingkatkan menjadi 48 jam. Selain itu, pilot hanya diperbolehkan melakukan dua kali pendaratan malam per minggu, jauh lebih rendah dibanding aturan sebelumnya yang mengizinkan enam kali.

IndiGo menyatakan bahwa pemulihan operasional penuh diperkirakan baru tercapai pada 10 Februari tahun depan. Perusahaan tidak menjelaskan kapan pembatalan penerbangan besar-besaran setiap hari akan berakhir.

Namun, otoritas terkait telah sementara membebaskan IndiGo dari penerapan aturan jaga malam pilot yang lebih ketat, sehingga situasi mungkin akan membaik.

IndiGo menguasai sekitar 60% pangsa pasar penerbangan India. Pada hari Jumat, harga saham perusahaan turun hampir 3%, sehingga penurunan kumulatif minggu ini melebar menjadi 10,3%. (Hui)

Laporan gabungan wartawan New Tang Dynasty TV, An Qi dan Liu Fang.