Pendeta Menjual Sapi Perah

EtIndonesia. Thomas Malthus adalah seorang pendeta besar dan ekonom terkenal dari Inggris pada abad ke-19. Suatu hari, dalam perjalanan menuju pedesaan, dia merasa sangat lelah dan haus. Melihat sebuah peternakan di pinggir jalan, dia pun berhenti untuk meminta segelas air.

Ketika sedang berbincang dengan pemilik peternakan itu, Malthus memperhatikan bahwa wajah peternak tampak murung dan kecewa.

Dia pun bertanya dengan ramah : “Apakah Bapak sedang menghadapi masalah?”

Peternak itu menunjuk ke arah seekor sapi perah kecil di halaman dan berkata lesu: “Lihatlah sapi ini, betapa bagus dan sehatnya. Kemarin saya membawanya ke kota untuk dijual seharga 200 pound sterling, tapi tak ada satu pun orang yang mau membelinya.”

Pendeta yang Memberi Saran Tak Terduga

Malthus mengangguk pelan dan bertanya : “Kalau boleh tahu, bagaimana cara Bapak menjualnya?”

Peternak itu menjawab dengan nada datar : “Ya sederhana saja, siapa pun yang mau beli, cukup bayar 200 pound, lalu sapi ini langsung bisa dibawa pulang.”

Malthus tersenyum dan berkata :  “Kalau begitu, izinkan saya memberi saran. Dengan cara saya, Bapak bukan hanya bisa menjual sapi itu lebih cepat, tapi juga menambah keuntungan hingga 100 pound.”

Peternak itu terkejut dan agak mencibir : “Kamu ini seorang pendeta, apa kamu tahu cara menjual sapi?”

Malthus hanya tersenyum kecil, berkata: “Percayalah, coba lakukan seperti ini: 

 Besok, tetapkan dua harga.

·         Harga pertama tetap 200 pound, dan setelah transaksi, urusan selesai.

·         Harga kedua 300 pound, tapi pembeli hanya perlu membayar 200 pound di muka dan boleh langsung membawa sapinya pulang.

Selama satu bulan berikutnya, Bapak tetap bertanggung jawab memberi pakan terbaik,  membersihkan kandangnya, dan memberi petunjuk cara merawat sapi itu.

Jika setelah satu bulan mereka puas, mereka akan membayar tambahan 100 pound. Tapi jika tidak puas, mereka boleh mengembalikan sapi, dan Bapak cukup mengembalikan 200 pound mereka.”

Mengubah Cara Pandang, Mengubah Nasib

Peternak itu mengerutkan kening: “Tapi bagaimana kalau mereka tidak puas?  Bukankah saya rugi waktu dan tenaga selama sebulan?”

Malthus tersenyum dan menjawab pelan tapi tegas: “Mengapa Bapak harus membuat orang tidak puas?  Kalau Bapak memberikan pelayanan terbaik, bukankah mereka akan senang dan merasa beruntung? Lagi pula, kalaupun mereka tidak puas, selama sebulan itu Bapak tetap merawat sapi milik Bapak sendiri. Apa ruginya?”

Kata-kata itu menyadarkan sang peternak. Keesokan harinya, dia pun bersemangat membawa sapi perahnya ke kota, dan mencoba menjualnya dengan cara baru yang diajarkan Malthus.

Sebulan Kemudian — Hasil yang Mengubah Hidup

Sebulan kemudian, Thomas Malthus menerima sebuah surat dari peternak tersebut.

Dalam surat itu tertulis : “Pendeta Malthus yang terhormat, saya sangat berterima kasih. Bukan hanya saya berhasil menjual sapi itu,  tapi saya juga mendapat tambahan 100 pound seperti yang Anda katakan!

Lebih dari itu, pembeli sangat puas dengan pelayanan saya. Dia bahkan berkata akan terus membeli sapi dari saya di masa depan. Saya bukan hanya mendapat uang lebih, tapi juga mendapat seorang teman baru.”

Malthus membaca surat itu dengan tersenyum, lalu membalas dengan tulisan singkat namun penuh makna: “Selamat! Dari pengalaman ini, semoga kamu memahami satu hal penting:  Dalam setiap transaksi, yang menang bukanlah mereka yang menjual paling murah, tetapi mereka yang memberi nilai dan pelayanan terbaik.”

Makna yang Dapat Kita Petik

Kisah sederhana ini mengandung pelajaran besar tentang bisnis dan kehidupan.

Harga bisa sama, produk bisa serupa,  tapi pelayananlah yang membedakan hasilnya.

Bagi pelanggan, nilai sejati bukan hanya pada barang yang dibeli, melainkan pada rasa puas dan kepercayaan yang mereka dapatkan. Dan bagi penjual, keuntungan terbesar bukan sekadar uang, melainkan reputasi dan hubungan jangka panjang.

Kesimpulan: Pelayanan Adalah Kekuatan yang Tak Terlihat

Produk bisa menua, teknologi bisa digantikan, tapi kejujuran dan ketulusan dalam pelayanan akan selalu membuatmu berbeda dari yang lain.

Dalam hidup — seperti halnya dalam bisnis — orang yang mau memberi lebih, akan selalu mendapatkan lebih. (jhn/yn)

Kisah di Balik Penemuan Gigi di Sosis: Perusahaan Spesimen Manusia Dalian Juga Menjual Makanan

EtIndonesia. Seorang netizen di Baishan, Provinsi Jilin, Tiongkok menemukan tiga gigi manusia di dalam sosis, membuat banyak orang terkejut dan bertanya-tanya: “Sebenarnya daging apa yang kita makan selama ini?” Setelah ditelusuri, ditemukan bahwa sebuah perusahaan di Dalian yang memproduksi spesimen tubuh manusia juga memiliki izin untuk menjual makanan kemasan — hal ini menimbulkan ketakutan besar di kalangan publik.

Beberapa hari terakhir, insiden serupa muncul di berbagai daerah di Tiongkok.

  • Di Baishan (Jilin), seseorang menemukan tiga gigi manusia dalam sosis.
  • Di Dongguan (Guangdong), sebuah keluarga menemukan dua gigi dalam siomay yang mereka beli.
  • Di Shanghai, seorang konsumen menemukan gigi implan dengan baut logam di dalam kue isi kurma dan kenari.

Video tentang insiden-insiden ini menyebar luas dan menimbulkan kepanikan besar di internet, banyak warganet mencurigai bahwa makanan tersebut mungkin mengandung daging manusia.

Dalam beberapa tahun terakhir, peristiwa mengerikan semacam ini sering terjadi di daratan Tiongkok. 

Pada Agustus tahun lalu, sebuah perusahaan milik negara di Shanxi, Aoruibio, dilaporkan menggunakan potongan tubuh manusia untuk memproduksi implan tulang medis secara massal. 

Laporan-laporan seperti ini membuat publik menduga bahwa rantai industri gelap pengambilan organ hidup oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) mungkin juga mencakup pemanfaatan sisa tubuh donor untuk dijual ke industri lain. Penyelidikan menunjukkan bahwa Aoruibio mendapatkan jenazah dari rumah sakit yang diduga terlibat dalam pengambilan organ hidup.

Baru-baru ini, kasus aktor pria Tiongkok Yu Menglong juga menyeret perhatian publik pada museum yang memamerkan spesimen tubuh manusia di Beijing, sehingga kembali membuka diskusi tentang kejahatan pengambilan organ hidup dan plastinasi tubuh manusia oleh PKT. 

Beberapa media independen berusaha menelusuri hubungan antara industri spesimen tubuh ini dan temuan gigi manusia dalam makanan.

Netizen menemukan bahwa Dalian Hongfeng Biotechnology Co., Ltd., salah satu perusahaan besar pembuat spesimen tubuh manusia, juga menjual makanan kemasan.

Diketahui, Dalian Hongfeng Biotech dan Dalian Von Hagens Plastination Co., Ltd. adalah dua perusahaan raksasa dalam industri spesimen tubuh manusia. Mereka memproduksi berbagai spesimen plastinasi tubuh dan memamerkannya di berbagai pameran dalam dan luar negeri, bahkan menawarkan “layanan pembuatan spesimen tubuh” untuk institusi lain.

Hasil penelusuran NTD terhadap data industri Tiongkok menunjukkan bahwa Dalian Hongfeng Biotech memiliki “izin usaha makanan” (Food Business License) dengan nomor JY32102120001696, dan beberapa anak perusahaannya memang menjual makanan.

Contohnya, anak perusahaan Kunshan Zhouzhuang Hongfeng Life Mystery Museum Co., Ltd. memiliki izin usaha makanan dalam cakupan bisnisnya.

Selain pameran spesimen biologis dan tubuh manusia, museum ini juga menjual makanan kemasan, sesuatu yang dinilai sangat janggal untuk sebuah lembaga “budaya dan seni”.

Anak perusahaan lain yang juga menjual makanan antara lain:

  • Dalian Jinshitan Life Mystery Museum Co., Ltd.
  • Shenyang Life Mystery Museum Co., Ltd.
  • Chengdu Life Mystery Museum Co., Ltd.

Semua perusahaan ini terdaftar memiliki izin untuk menjual makanan kemasan (pre-packaged food), meskipun tidak jelas jenis makanan apa yang mereka jual dan seberapa luas skalanya.

Media daratan sebelumnya melaporkan bahwa Dalian Hongfeng Biotech bersaing dengan Dalian Von Hagens, dan mengklaim bahwa semua jenazah yang mereka gunakan berasal dari dalam negeri. Kedua perusahaan ini tumbuh pesat setelah PKT mulai melakukan pengambilan organ hidup terhadap praktisi Falun Gong, dan Bo Xilai, mantan pejabat tinggi yang pernah memimpin Dalian, disebut sebagai pelaku awal kebijakan brutal tersebut.

Istri Bo Xilai, Gu Kailai, diketahui memiliki hubungan dekat dengan dua perusahaan tersebut. Industri spesimen tubuh manusia di Dalian diduga berkaitan erat dengan praktik pengambilan organ hidup.

Pabrik spesimen tubuh manusia di Dalian diketahui memposisikan jenazah dalam berbagai bentuk aneh dan menyeramkan, kemudian memplastinasinya menjadi “karya seni” untuk pameran di berbagai negara.

Dalam kasus Yu Menglong, netizen juga menemukan kemungkinan hubungan dengan Qihui Art Museum, Red Brick Art Museum, dan 798 Art District di Beijing — di mana banyak pameran diduga menampilkan benda-benda milik orang mati, termasuk spesimen bagian tubuh dan bahkan kulit manusia.

Selain itu, muncul kabar bahwa aktris terkenal Tian Hairong juga terseret dalam kasus Yu Menglong, meskipun dia telah membantahnya. Mantan suaminya, Xu Ming, adalah pendiri Dalian Shide Group dan dikenal sebagai “bendahara pribadi” Bo Xilai, yang kemudian meninggal secara misterius di penjara setelah Bo jatuh dari kekuasaan.

Banyak pengamat menduga bahwa kasus Yu Menglong mungkin merupakan perpaduan antara kejahatan kalangan elit hiburan dan kejahatan pengambilan organ hidup oleh PKT. (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

Penggerebekan di Eropa Bongkar Platform Layanan Kejahatan Siber, Sita 40.000 Kartu SIM

EtIndonesia. Laporan Cybersecurity News pada 18 Oktober menyebutkan sebuah operasi penegakan hukum internasional di Eropa berhasil menghancurkan sebuah platform layanan kejahatan siber berskala besar, yang selama ini mendukung ribuan kasus penipuan daring di kawasan Eropa.

Operasi internasional ini diberi nama “SIMCARTEL”, dimulai pada 10 Oktober 2025 di Latvia. Dalam operasi ini, pihak berwenang melakukan lima penangkapan, menyita infrastruktur penting, dan menghancurkan pasar kejahatan siber yang kompleks.

Dalam serangkaian penggerebekan serentak di berbagai lokasi, petugas melakukan 26 kali penggeledahan dan menangkap lima warga Latvia yang diduga mengoperasikan platform ilegal tersebut. Penyelidik menyita 5 server, 1.200 perangkat kotak SIM, serta lebih dari 40.000 kartu SIM aktif yang digunakan untuk layanan penipuan daring. Dua situs web terkait, gogetsms.com dan apisim.com, telah diambil alih oleh pihak berwenang dan diganti dengan halaman pemberitahuan bahwa situs telah disita.

Fasilitas yang disita ini mendukung lebih dari 49 juta akun daring palsu, dan hanya di Austria serta Latvia, sudah terkait dengan lebih dari 3.200 kasus penipuan siber yang teridentifikasi. Kerugian ekonomi akibat kejahatan ini mencapai lebih dari 4,5 juta euro di Austria dan 420.000 euro di Latvia. Penegak hukum juga membekukan aset perbankan senilai 431.000 euro, menyita cryptocurrency senilai 333.000 dolar AS, serta menyita empat mobil mewah milik para tersangka.

Platform tersebut menjual nomor telepon yang terdaftar di lebih dari 80 negara, dan memungkinkan para pelanggannya menyembunyikan identitas ketika melakukan berbagai kejahatan daring — mulai dari phishing (penipuan tautan palsu), penipuan SMS, hingga pemerasan dan eksploitasi anak di bawah umur.

Layanan ini memungkinkan para penjahat membuat akun palsu media sosial, perbankan, dan e-commerce, serta mendukung berbagai jenis penipuan berskala besar, termasuk iklan palsu di pasar barang bekas, penipuan WhatsApp, investasi palsu, situs bank tiruan, dan penipuan yang mengaku sebagai polisi yang menargetkan korban berbahasa Rusia. Semua aktivitas kriminal ini bergantung pada anonimitas yang diberikan oleh kartu SIM sewaan.

Operasi ini dikoordinasikan oleh Europol (Badan Polisi Eropa) dan Eurojust (Badan Kehakiman Eropa), dengan kerja sama erat dari aparat penegak hukum di Austria, Latvia, Estonia, dan Finlandia.

Shadowserver Foundation, lembaga keamanan siber nirlaba, memberikan dukungan teknis dalam penghancuran infrastruktur tersebut dan membantu memperoleh bukti digital. Analis Europol memetakan jejak daring (OSINT) dari platform itu dan memfasilitasi pertukaran data internasional untuk melacak aset finansial dan digital.

Operasi gabungan ini menandai keberhasilan besar Eropa dalam memberantas platform layanan kejahatan siber, yang menjadi fondasi bagi para penjahat dunia maya untuk menyerang korban di seluruh dunia menggunakan identitas palsu. (Hui/asr)

Laporan oleh jurnalis Jin Hong / Lin Qing

(Video) Viral Anjing Rakus di Jalan Shiquan, Suzhou, Tiongkok, Menolak Pergi Sebelum Diberi Makan

EtIndonesia. Baru-baru ini, seekor anjing Shiba Inu putih kecil di Jalan Shiquan, Suzhou, menjadi viral di internet setelah videonya beredar luas. Dalam video tersebut, anjing itu menolak pergi dari depan toko roti karena ingin makan roti, membuat netizen geli sekaligus gemas. Seorang pengguna internet bahkan bercanda, “Kalau dia tidak mau ke toko itu malah aneh — masa roti sampai anjing pun tidak mau makan?”

Seorang netizen mengunggah video dengan keterangan: “Ketemu anjing yang ngotot mau beli roti di Jalan Shiquan, Suzhou.”

Dalam video itu, seorang wanita berjalan-jalan dengan anjing Shiba Inu putihnya. Saat lewat di depan toko roti, anjing kecil itu tiba-tiba berhenti dan duduk di depan pintu, menolak untuk pergi meski sang pemilik sudah berulang kali menariknya.

Pegawai toko sambil tertawa berkata, “Dia mau makan roti.”

Sang pemilik mencoba membujuk dengan lembut: “Sudah habis, rotinya sudah habis. Di rumah kita ada roti, ya, di rumah ada roti.”

Namun, si anjing tetap keras kepala, duduk di depan pintu toko tanpa bergerak. Tak lama kemudian, dia malah berlari masuk ke dalam toko dan mengendus-endus, sampai akhirnya dipaksa keluar oleh pemiliknya. Orang-orang di sekitar pun tertawa terbahak-bahak melihat kelakuan lucunya.

Video “Anjing Rakus di Jalan Shiquan” ini mendapat lebih dari 1,3 juta tayangan di media sosial. Banyak netizen meninggalkan komentar lucu, seperti:

“Pemilik: rotinya sudah habis.
Anjing: hidungku jelas tahu masih ada!”

Ada juga yang bercanda, “Kalau dia tidak mampir ke toko itu malah memalukan — sampai anjing pun tidak mau makan.”

Beberapa warga mengatakan mereka sering melihat anjing ini di Jalan Shiquan.

“Lewat jalan ini dia mau es krim, lewat jalan sana dia mau sosis bakar.”

Pemiliknya sampai harus berbohong:

“Sudah habis semua.”
“Begitu anjing ini datang, semua toko langsung ‘habis jualannya’.”

Setelah videonya viral, pemilik anjing itu memberikan tanggapan. Ia mengatakan anjing kecil itu bernama Tangtang, dan memang sangat rakus — setiap makanan ingin dicoba. Bahkan toko roti itu pun awalnya ditemukan sendiri oleh Tangtang.

“Setiap kali kami lewat toko roti, dia pasti berhenti dan tidak mau pergi sebelum dibelikan. Harus masuk, harus beli.”

Pemiliknya menambahkan, banyak pemilik toko di sepanjang jalan itu sangat menyukai Tangtang.

“Setiap kali dia lewat, mereka selalu memberinya makanan kecil. Sekarang, setiap kali dia lewat di depan toko mana pun, dia pasti berhenti dan minta cemilan.”

Dalam video lain, terlihat pemiliknya berjalan melewati sebuah toko dessert, dan Tangtang menolak berjalan, bahkan menahan diri dengan cakarnya di tanah. Akhirnya sang pemilik menyerah dan kembali ke depan toko. Ia berkata, “Di sini cuma ada minuman, tidak ada makanan.”

Pegawai toko tertawa dan berkata,

“Sepertinya Anda tetap tidak bisa mengalahkannya.”

Sang pemilik, dengan wajah pasrah, menjelaskan, “Dia baru saja makan satu es krim, tapi begitu lihat toko, langsung gak mau jalan lagi.”

Orang-orang di sekitar pun tertawa terbahak-bahak. (Hui/asr)

Setelah Peringatan Trump, Hamas Serahkan Lagi Jenazah Sandera

Seminggu setelah gencatan senjata antara Israel dan Hamas, kelompok Hamas belum menepati janji untuk menyerahkan semua jenazah sandera. Amerika Serikat dan Israel sama-sama memperingatkan bahwa jika Hamas kembali melanggar kesepakatan, mereka akan menghadapi hukuman berat. Setelah menerima peringatan tersebut, pada Sabtu (18 Oktober), Hamas kembali menyerahkan satu jenazah sandera.

EtIndonesia. Sebuah konvoi yang membawa jenazah sandera tiba di Pusat Forensik Nasional Israel pada Sabtu 18 Oktober 2025. Hingga kini, Hamas telah menyerahkan 10 jenazah. Di antaranya termasuk jenazah Eliyahu Margalit, seorang lansia berusia 75 tahun.

Namun, masih ada 18 jenazah yang tertinggal di Gaza. Berdasarkan ketentuan tahap pertama perjanjian gencatan senjata, Hamas seharusnya menyerahkan seluruh 28 jenazah dalam minggu pertama gencatan senjata.

Namun setelah minggu pertama berlalu, Hamas mengklaim bahwa sebagian jenazah terkubur di bawah reruntuhan dan membutuhkan alat berat untuk mencarinya. Israel membantah alasan tersebut, menegaskan bahwa Hamas sebenarnya mengetahui lokasi jenazah, dan memperingatkan bahwa waktu mereka hampir habis.

Sementara itu, Gedung Putih juga terus memantau perkembangan situasi dengan cermat. Presiden Donald Trump minggu ini memperingatkan bahwa jika Hamas melanggar perjanjian, mereka akan menghadapi hukuman keras dari Amerika Serikat. (Hui/asr)

oleh reporter NTD Anqi dan Liu Fang

CMSE 2025 Catat Rekor Kunjungan 48.308 Orang, Buktikan Pasar Modal Makin Merakyat

Jakarta, 20 Oktober 2025 – Gelaran Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025 resmi menutup tirai dengan menorehkan sejumlah catatan historis. Acara bertema “Pasar Modal untuk Rakyat, Satu Pasar Berjuta Peluang” yang diselenggarakan selama dua hari (17-18 Oktober) di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) ini berhasil menarik 11.682 pengunjung langsung – melampaui capaian tahun sebelumnya sebesar 51,4% meski diselenggarakan dengan durasi lebih singkat.

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengungkapkan antusiasme masyarakat tergambar nyata sejak hari pertama. “Antrian pengunjung mengular dari lobby Gedung BEI hingga pintu masuk MRT Istora Mandiri yang berjarak sekitar 500 meter. Hal tersebut menjadi bukti nyata besarnya minat masyarakat untuk mengenal lebih dekat dunia pasar modal,” ujarnya dalam laporan penutupan, Sabtu (18/10).

Tren Digital dan Luasnya Jangkauan

Secara keseluruhan, CMSE 2025 berhasil menarik 48.308 pengunjung baik secara luring maupun virtual – meningkat 12,3% dari total CMSE 2024. Sebanyak 36.626 di antaranya menyaksikan secara daring melalui kanal YouTube Indonesia Stock Exchange dan kegiatan nobar di berbagai kantor perwakilan BEI.

Analisis per hari menunjukkan peningkatan signifikan:

  • Rata-rata pendaftar harian: 12.590 orang (naik 208,6%)
  • Rata-rata pengunjung total harian: 24.154 orang (naik 68,5%)
  • Pengunjung luring harian: 5.841 orang (naik 127,1%)
  • Penonton virtual harian: 18.313 orang (naik 55,7%)

Dari Dialog Lintas Agama hingga Wakaf Saham

CMSE 2025 menghadirkan 13 narasumber dan 6 moderator yang mengisi berbagai sesi tematik. Hari pertama diisi Seminar Utama tentang Peran Dunia Usaha dan Pasar Modal, podcast inspiratif bersama Nycta Gina dan El Rumi, serta talk show lintas agama dengan Husein Ja’far Al Hadar, Pendeta Marcel, dan Bhante Dhirapunno.

Hari kedua menampilkan talk show dengan tiga investor individu, penandatanganan kerja sama antara PT Majoris Asset Management dengan Istiqlal Global Fund untuk pengelolaan wakaf saham, serta sesi penutup inspiratif bersama Ade Rai tentang kesehatan fisik dan finansial.

“Semua sesi ini mengajarkan satu hal penting: bahwa siapa pun dapat menjadi bagian dari pasar modal, dari mana pun asalnya dan apapun profesinya,” tegas Jeffrey.

Dampak Berkelanjutan Road to CMSE 2025

Sebagai bagian dari kampanye nasional #AkuInvestorSaham, rangkaian Road to CMSE 2025 yang digelar Maret-Oktober 2025 telah menjangkau 185.630 peserta melalui 101 kegiatan di berbagai wilayah. Program ini berhasil merekrut 184.787 investor baru dan melibatkan 134 mitra strategis.

Program khusus “Guruku Investor Saham” juga mencatat keberhasilan dengan partisipasi 6.545 guru dan tenaga pendidik se-Indonesia, yang berhasil mencetak 2.887 investor saham baru – membuktikan peran guru sebagai agen literasi keuangan yang efektif.

Dukungan sinergis dari OJK, Self-Regulatory Organization, Anggota Bursa, Perusahaan Tercatat, dan Manajer Investasi menjadi kunci keberhasilan CMSE 2025. “Dengan pasar modal untuk rakyat, akan tercipta satu pasar dengan berjuta peluang untuk tumbuh, berdaya saing, dan maju bersama,” tutup Jeffrey menegaskan komitmen BEI untuk terus memasyarakatkan investasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Rekaman seluruh sesi CMSE 2025 tetap dapat diakses publik melalui kanal YouTube Indonesia Stock Exchange, memastikan semangat “Satu Pasar Berjuta Peluang” terus bergema melampaui hari-hari penyelenggaraan acara.

ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Pameran “MADYA – The Unfixed Center”, Tawarkan Perspektif Baru Pusat Seni Indonesia

0

Surabaya, 17 Oktober 2025 – ARTOTEL TS Suites Surabaya kembali memperkuat komitmennya sebagai ruang alternatif bagi perkembangan seni kontemporer Indonesia dengan meluncurkan pameran bertajuk “MADYA – The Unfixed Center”. Kolaborasi dengan Indonesia Contemporary Art New Wave (ICANW) ini resmi dibuka Jumat (17/10/2025) dan akan berlangsung hingga 17 Januari 2026 di ARTSPACE, lantai UG hotel tersebut.

Pameran ini menampilkan 40 karya dari 15 seniman yang merepresentasikan keragaman geografis dan artistik Indonesia, berasal dari Surabaya, Lamongan, Blitar, Pasuruan, Yogyakarta, Sidoarjo, Jombang, Madiun, dan Gresik. Beragam medium digunakan, mulai dari lukisan, keramik, kolase, hingga material eksperimental seperti ekstrak tumbuhan, menciptakan eksplorasi visual yang kaya dan mendalam.

Mendekonstruksi Konsep “Pusat” Seni

Kurator pameran, Dwiki Nugroho Mukti, menjelaskan bahwa MADYA hadir sebagai respons terhadap kecenderungan pemusatan peta seni Indonesia pada poros-poros besar tertentu. “Kami ingin menghadirkan ruang di mana gagasan dan praktik dari berbagai daerah bisa saling menegosiasikan posisi tanpa hierarki. MADYA adalah tentang keberadaan di tengah—bukan di antara dua kutub, tapi sebagai ruang kemungkinan yang terus tumbuh,” ungkap Dwiki dalam sambutan kuratorialnya.

Konsep “The Unfixed Center” atau “Pusat yang Tidak Tetap” mengajak publik untuk menafsir ulang gagasan tradisional tentang pusat dalam dunia seni. Pameran ini menegaskan bahwa “tengah” bukanlah titik statis yang menentukan arah, melainkan ruang dinamis yang memfasilitasi dialog setara antara wilayah, generasi, dan praktik artistik yang berbeda. Dalam narasi MADYA, batas antara pusat dan pinggiran menjadi kabur, membuka ruang bagi perspektif baru untuk muncul.

Dukungan Ruang Seni di Lingkungan Hotel

Teddy Patrick, S.E., M.Par., CHA, General Manager ARTOTEL TS Suites Surabaya, menekankan bahwa pameran ini selaras dengan visi ARTSPACE sebagai platform keberagaman ekspresi. “Melalui MADYA – The Unfixed Center, kami ingin mendukung perkembangan seni kontemporer lintas generasi yang berani menantang batas dan menciptakan perspektif baru tentang pusat dan pinggiran,” ujarnya.

Lebih dari sekadar pameran konvensional, MADYA – The Unfixed Center merupakan perayaan atas keragaman bentuk, medium, dan narasi yang tumbuh dari akar lokal Indonesia. Setiap karya yang dipajak tidak hanya menampilkan keunggulan estetika, tetapi juga merekam dinamika pengalaman para seniman terhadap identitas, ingatan kolektif, serta perubahan sosial di lingkungan mereka.

Keberlangsungan pameran selama tiga bulan ke depan diharapkan dapat menjadi katalisator dialog seni berkelanjutan di Surabaya, sekaligus memperkuat posisi ARTOTEL TS Suites tidak hanya sebagai akomodasi hospitality, tetapi juga sebagai simpul budaya yang aktif merawat denyut nadi seni kontemporer Indonesia.

Orang yang Benar-benar Layak Dihormati dan Dihargai

EtIndonesia. Suatu hari, seorang pria menyembelih seekor domba, menyalakan bara api, dan menyiapkan panggangan besar. dia bermaksud mengundang teman-temannya untuk datang menikmati pesta makan bersama.

Sambil tersenyum, dia berkata kepada putrinya: “Nak, pergilah dan panggil semua tetangga serta teman-teman kita. Katakan pada mereka untuk datang—biar rumah kita ramai dan meriah!”

Gadis kecil itu menurut, berlari ke luar rumah, lalu berteriak di sepanjang jalan: “Rumah kami kebakaran! Cepat bantu padamkan api!”

Tak lama, beberapa orang datang dengan tergesa-gesa — ada yang membawa ember air, ada yang membawa kain basah, sementara lebih banyak lagi orang yang berpura-pura tak mendengar, tetap melanjutkan urusannya sendiri tanpa peduli.

Ketika orang-orang yang datang itu tiba di rumah, mereka mendapati tidak ada api, tidak ada kebakaran, melainkan seekor domba panggang yang harum dan masih mengepulkan asap.

Sang ayah dan putrinya menyambut mereka dengan hangat, mengajak mereka duduk bersama dan menikmati hidangan. Suasana pun menjadi ramai, tawa dan obrolan mengalir hingga malam hari.

Ketika pesta usai, sang ayah memandang para tamu dengan bingung. 

Dia bertanya kepada putrinya dengan nada heran: “Kenapa kamu tidak memanggil semua tetangga dan teman kita yang biasa datang ke rumah? Aku bahkan tak kenal sebagian besar dari mereka yang makan di sini.”

Putrinya tersenyum lembut dan menjawab dengan tenang: “Ayah, orang-orang yang datang hari ini bukan datang karena ingin makan dan bersenang-senang, tapi karena merek mendengar kabar bahaya dan langsung datang untuk membantu. Mereka inilah yang benar-benar layak untuk kita jamu dan hargai.

Sedangkan mereka yang hanya mau datang saat ada pesta, tapi pura-pura tak mendengar ketika kita dalam kesulitan — apakah mereka pantas menerima kebaikan dan kemurahan hati kita?”

Refleksi Hidup:

Yang disebut teman sejati, bukanlah mereka yang hadir di pesta atau bersulang bersamamu di saat senang,  melainkan orang-orang yang berlari datang tanpa pikir panjang ketika kamu benar-benar membutuhkan pertolongan.

Nilai dari sebuah hubungan tidak diukur dari seberapa banyak momen bahagia yang dibagi bersama, tetapi dari keberanian seseorang untuk muncul di saat sulit.

Ketika hidup sedang berat, ketika badai datang menghantam, saat itulah kita melihat dengan jelas siapa yang sungguh peduli dan siapa yang hanya berpura-pura dekat.

Mereka yang datang tanpa pamrih, yang rela menolong tanpa berharap imbalan, itulah orang-orang yang benar-benar pantas menerima rasa hormat, cinta, dan pengorbanan kita.

Catatan Tambahan:

Ada sebuah fakta menarik — dalam beberapa eksperimen sosial disebutkan bahwa berteriak “Kebakaran!”  lebih cepat menarik perhatian orang dibanding berteriak “Tolong!”

Mengapa? Karena ketika orang mendengar “tolong”, mereka sering kali takut ikut terlibat dalam bahaya atau masalah, lalu memilih menghindar atau berpura-pura tidak mendengar.

Tapi ketika mendengar “kebakaran!”, naluri dan rasa ingin tahu mereka langsung terpicu — mereka takut api menjalar dan membahayakan diri sendiri, sehingga justru lebih cepat bergerak dan membantu.

Hidup sering kali mengajarkan hal yang sama: di saat kita “terbakar” oleh masalah, yang datang menolong bukanlah mereka yang paling banyak bicara, melainkan mereka yang benar-benar punya hati. (jhn/yn)

CMSE 2025 Buka Peluang Investasi untuk Seluruh Rakyat Indonesia, Tembus 19 Juta Investor

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Self-Regulatory Organization (SRO) dan dukungan penuh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi membuka Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025. Acara dua hari (17–18 Oktober) yang digelar di Main Hall BEI, Jakarta, ini mengusung tema “Pasar Modal untuk Rakyat: Satu Pasar Berjuta Peluang”, menegaskan komitmen bersama untuk mendemokratisasi akses investasi dan memperluas manfaat pasar modal hingga ke seluruh lapisan masyarakat.

Dalam sambutan pembukaannya, Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menekankan bahwa pasar modal Indonesia telah bertransformasi menjadi instrumen inklusif yang dapat dinikmati semua kalangan.
“Pasar modal Indonesia bukan hanya milik kalangan tertentu, tetapi untuk seluruh rakyat Indonesia. Satu pasar modal Indonesia mampu membuka berjuta peluang, mulai dari peluang investasi bagi masyarakat, pendanaan bagi perusahaan, hingga pertumbuhan ekonomi bagi bangsa,” tegas Iman, Jumat (17/10).

Dari 19 Juta Investor: Bukti Pasar Modal Makin Merakyat

Data terbaru BEI mencerminkan gelombang partisipasi masyarakat yang terus menguat. Hingga Kamis (16/10), jumlah investor pasar modal Indonesia telah mendekati 19 juta, dengan lebih dari 8 juta di antaranya merupakan investor saham. Angka ini menjadi bukti nyata kesuksesan kampanye literasi dan inklusi keuangan yang masif, termasuk kampanye nasional #AkuInvestorSaham yang diluncurkan Agustus 2023.

CMSE 2025 sendiri merupakan puncak dari rangkaian panjang “Road to CMSE 2025” yang telah menjangkau puluhan ribu peserta di berbagai daerah. Beragam program digelar, mulai dari Sekolah Pasar Modal untuk Negeri, Duta Pasar Modal 2025, Guruku Investor Saham, kompetisi investasi antar-Galeri Investasi BEI, hingga seminar literasi di kampus-kampus seluruh Indonesia.

88 Booth dan Ragam Aktivitas: Edukasi hingga Hiburan

Tidak hanya serius membahas strategi investasi, CMSE 2025 juga menawarkan pengalaman interaktif bagi pengunjung. Sebanyak 88 booth hadir memamerkan produk dan layanan dari OJK, SRO, manajer investasi, perusahaan tercatat, hingga UMKM binaan BEI. Pengunjung dapat mengikuti seminar, talk show, podcast inspiratif, hingga mencoba fitur edukasi digital melalui IDX Mobile.

Hari pertama CMSE 2025 diisi dengan Seminar Utama yang menghadirkan ekonom senior dan pelaku industri untuk membahas arah investasi 2026. Juga ada podcast bersama selebritas ternama tentang kemudahan berinvestasi, serta talk show lintas agama yang mengupas perencanaan keuangan dari perspektif Islam, Kristen, dan Katolik.

Sementara di hari kedua, acara semakin spesifik dengan peluncuran Produk Wakaf Berbasis Saham bersama Menteri Agama, dilanjutkan Seminar Pasar Modal Syariah yang melibatkan perwakilan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Talk show dengan investor dari beragam profesi serta sesi motivasi oleh figur publik ternama juga menjadi daya tarik tersendiri. Malam penutupan akan dihangatkan oleh penampilan spesial dari Judika.

Dukungan Teknologi dan Hadiah Ratusan Juta Rupiah

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan photobooth interaktif, games edukatif, serta doorprize dan grand prize dengan total nilai mencapai ratusan juta rupiah. Kehadiran booth UMKM juga menjadi bukti dukungan pasar modal terhadap penguatan ekonomi akar rumput.

Yang terpenting, CMSE 2025 dapat diikuti secara gratis, baik luring di Main Hall BEI maupun daring melalui kanal YouTube Indonesia Stock Exchange. “Melalui CMSE 2025, kami ingin menegaskan bahwa pasar modal Indonesia adalah milik rakyat. Siapa pun dapat berpartisipasi, mulai dari modal kecil, asalkan dengan pengetahuan dan tanggung jawab investasi yang benar,” tambah Iman.

Dengan sinergi OJK, BEI, SRO, dan seluruh pemangku kepentingan, CMSE 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga katalisator percepatan inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.

Mengapa Orang Tua Berpendidikan Tinggi Justru Bisa Membesarkan Anak “Bermasalah”?

EtIndonesia. Dalam perjalanan hidup, setiap keluarga bagaikan sebuah kapal — kadang berlayar tenang, kadang dihantam gelombang. Kita sering terpesona oleh cahaya kesuksesan di permukaan, tanpa menyadari arus gelap di bawahnya.

Mendidik anak seharusnya menjadi perjalanan penuh kebijaksanaan dan kasih sayang,  namun di tengah kesibukan dan kecemasan hidup modern,  banyak orangtua tak sengaja mendorong anak ke dalam kesepian.

Hari ini saya ingin berbagi sebuah kisah nyata — tentang pertumbuhan seorang anak, retaknya sebuah keluarga, dan refleksi mendalam tentang makna pendidikan.

Ini bukan kisah untuk menghakimi siapa yang benar atau salah, melainkan sebuah renungan lembut agar kita bisa melihat hubungan antara orangtua dan anak dengan lebih jernih dan manusiawi.

I. Cahaya yang Menyilaukan dan Bayangan di Belakangnya

Saya punya seorang sahabat — dia dan suaminya sama-sama lulusan universitas ternama di Tiongkok. Di mata orang lain, mereka adalah keluarga sempurna: berpendidikan, berprestasi, mapan. Namun di balik kemilau itu, tersembunyi retakan halus yang lama tak terlihat.

Anak laki-laki mereka sejak kecil kesulitan mengikuti pelajaran. Nilai ujian masuk SMP tahun lalu mengecewakan. Sang ibu tak menyerah — anaknya disuruh mengulang satu tahun penuh. Namun hasilnya justru lebih buruk, dan akhirnya dia hanya bisa masuk sekolah kejuruan (SMK).

Awalnya saya pun berpikir penyebabnya adalah kecanduan game. Namun semakin saya mengenal keluarga itu, semakin saya sadar — game hanyalah pelarian, bukan akar masalah.

Bagi anak itu, game adalah pelabuhan sunyi tempat dia merasa diterima, tempat dia bisa mendapatkan pengakuan tanpa dimarahi.

Saya masih ingat pertama kali bertemu bayi itu. Saat dia baru berusia dua bulan, menangis keras di kamar.  

Saya menyarankan sahabat saya untuk menenangkannya, tapi dia dan suaminya menjawab dingin: “Biarkan saja, kalau ditenangkan nanti malah manja. Biarkan dia menangis sampai diam.”

Tangisan bayi itu terkurung di balik pintu —  bukan latihan kemandirian, melainkan penolakan awal terhadap kebutuhan akan kasih sayang.

Psikologi mengatakan: “Tempat di mana tak ada respons, adalah tempat di mana harapan mati.”

Sejak saat itu, dasar ketidakpercayaan pun mulai terbentuk. Dan di tahun-tahun berikutnya, kesenjangan antara anak dan orangtua semakin melebar.

Sang ibu sibuk mengejar sertifikasi dan karier bergaji tinggi. Baginya, buku hanya untuk tujuan praktis, bukan untuk memahami hati manusia. Dia percaya kerja keras bisa mengubah segalanya, namun lupa bahwa pendampingan dan empati jauh lebih penting.

Anaknya tumbuh dalam rumah yang sepi namun bising — bising oleh perintah, sepi oleh kurangnya cinta. Dan dunia game pun menjadi satu-satunya tempat di mana ia bisa “menang.”

II. Lingkaran Kekerasan dan Keheningan

Suatu hari, sambil minum teh, sahabat saya tiba-tiba berkata pelan: “Aku ingin bercerai.”

Kalimat itu keluar begitu datar, namun terasa berat.

 Saya kaget, lalu bertanya pelan : “Kenapa?”

Dia menjawab lirih:“Aku sudah memohon padanya untuk berhenti memaki anak, tapi tidak pernah berhasil. Dia memanggil anak kami ‘bodoh’, ‘sampah’, sejak kelas satu SD.”

Saya terdiam. Kata-kata seperti itu bukan koreksi — itu penghancuran.

Lebih parah lagi, ada kekerasan fisik. Suaminya sering memukul anak dengan tangan dan kaki, bahkan ketika anaknya sudah setinggi 175 cm, pukulan itu tetap datang.

Kadang sang anak hanya bisa meringkuk di sudut, sementara ibunya menatap dengan air mata yang ditahan.

Saya tak tahan berkata kasar: “Dia sudah gila! Kenapa kamu tidak lapor polisi?”

Namun sahabat saya menjawab dengan getir: “Suaminya dulu juga tumbuh di keluarga yang sama. Ibunya dulu dipukuli sampai dirawat di rumah sakit. Aku yang merawatnya waktu itu.”

Seketika saya tersadar — ini bukan sekadar kasus kekerasan,  melainkan trauma yang diwariskan antar generasi.

Dia kemudian berkata pelan: “Mungkin aku terlalu gengsi. Atau terlalu lelah. Aku cuma terus sibuk, biar tak perlu merasa.”

Yang paling menyakitkan adalah ketika dia bercerita bahwa sang suami bahkan tidak mau ikut campur saat anaknya memilih sekolah: “Dia bilang ‘aku buta huruf’, lalu pergi.”

Namun ketika anaknya benar-benar masuk sekolah kejuruan, suaminya malah marah besar dan menolak membayar biaya sekolah, menuduh istrinya ‘terlalu lembek’ dan ‘merusak anak’.

Di titik itu, saya teringat kalimat Zhang Ailing: “Di balik kemegahan hidup, bila disingkap, selalu ada kutu yang merayap.”

Namun di balik kesedihan itu, saya juga melihat satu hal penting: kadang cinta tanpa batas bisa berubah menjadi kelemahan tanpa arah.  Sahabat saya terlalu lembut, terlalu menahan —  hingga kehilangan kendali atas rumah tangganya sendiri.

III. Dari Kebodohan Menuju Kebijaksanaan

Kisah ini bukan sekadar tragedi rumah tangga, tetapi potret nyata tentang kesalahan pendidikan modern.

Kita sering memuja gelar dan prestasi, namun lupa bahwa pendidikan sejati adalah membentuk manusia seutuhnya.

Sahabat saya dan suaminya — dua orang cerdas dari universitas ternama — punya ilmu, tapi tidak punya kebijaksanaan.

Pengetahuan bisa memberi kemampuan, tetapi hanya kebijaksanaan yang bisa menumbuhkan cinta.

Dari sudut pandang psikologi, kecanduan anak pada game bukan penyakit moral, melainkan gejala keluarga yang kehilangan kehangatan. Ayah yang kasar menyalurkan frustrasi sebagai kekuasaan, ibu yang diam menjadi bagian dari masalah karena ketakutan dan rasa bersalah.

Penelitian psikologi menunjukkan, anak yang tumbuh dalam kekerasan akan mengalam gangguan pada rasa aman dan struktur otaknya.

Mereka mungkin tak menunjukkan gangguan mental, tetapi akan membawa luka batin sepanjang hidupnya.

Game hanyalah tameng, bukan musuh. Dia adalah sinyal SOS dari seorang anak yang kehilangan pelukan.

Namun, penting diingat — sang ibu juga manusia. Dia bukan tidak peduli,  hanya tidak tahu caranya mencintai dengan tepat. Ia sibuk mencari kesuksesan yang bisa diukur, dan lupa memelihara kasih yang tak bisa dinilai dengan angka.

Penutup

Kisah ini belum berakhir sepenuhnya. Kini, anak itu mulai menemukan arah baru di sekolah kejuruan — dia belajar keterampilan, mulai percaya diri, bahkan kadang menelpon ibunya dengan nada hangat.

Sahabat saya belum benar-benar bercerai, tapi dia mulai membaca buku-buku psikologi, belajar memahami dirinya dan anaknya. Mungkin itulah awal dari penyembuhan.

Saya melihat secercah harapan: perubahan memang sulit, tetapi selama ada kesadaran, selalu ada kemungkinan untuk berubah.

Sebagai teman, saya belajar satu hal: Jangan terburu-buru menilai keluarga lain. Kita tidak tahu badai apa yang mereka hadapi di balik pintu tertutup.

Mendidik anak sejatinya adalah proses mendidik diri sendiri — menguji kesabaran, menundukkan ego, dan menemukan kebijaksanaan di tengah luka.

Kesuksesan sejati bukanlah tentang gelar atau prestasi anak,  melainkan tentang kedamaian batin dan kehangatan hubungan di rumah.

Semoga setiap anak bisa tumbuh dalam pelukan yang lembut, dan setiap orangtua sempat berhenti sejenak dari hiruk pikuk dunia, untuk mendengarkan tangisan yang tak bersuara dari hati kecil anaknya.

Karena terkadang, sebuah respon kecil saja  sudah cukup untuk menghangatkan satu dunia yang membeku. (jhn/yn)

Samsung Galaxy Tab A11 Resmi Meluncur: Tablet Sejutaan dengan AI dan Ketahanan IP52 untuk Keluarga Indonesia

Jakarta, 17 Oktober 2025 – Samsung Electronics Indonesia secara resmi memperkenalkan Galaxy Tab A11, tablet terbaru yang dirancang khusus untuk mendukung aktivitas harian keluarga Indonesia dengan harga terjangkau. Diluncurkan hari ini, tablet ini menghadirkan sejumlah peningkatan signifikan dibanding pendahulunya, termasuk ketahanan IP52, prosesor Helio G99, dan untuk pertama kalinya di jajaran Galaxy Tab A, fitur Artificial Intelligence (AI) dalam bentuk Solve Math.

“Galaxy Tab A11 menghadirkan pengalaman tablet Samsung Galaxy yang paling ‘manTAB’ dengan harga terjangkau, mengombinasikan performa unggul, ketahanan debu dan percikan air IP52, konektivitas cepat, dan audio imersif. Ditambah dukungan 7x pembaruan software dan keamanan, perangkat ini siap mendampingi kebutuhan para anggota keluarga dalam sebuah paket portabel,” ujar Annisa Maulina, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia dalam konferensi pers virtual, Jumat (17/10/2025).

Performa “ManTAB” untuk Jangka Panjang

Dirancang untuk menjadi mitra andal dalam keseharian, Galaxy Tab A11 ditenagai oleh prosesor MediaTek Helio G99 yang menjanjikan kinerja responsif untuk berbagai aktivitas, mulai dari menjelajahi internet, mengerjakan tugas sekolah, hingga menikmati konten hiburan. Samsung berkomitmen pada keberlanjutan perangkat dengan menjanjikan pembaruan perangkat lunak hingga tujuh generasi dan update keamanan hingga tujuh tahun, memastikan tablet tetap relevan dan aman dalam jangka panjang.

Fleksibilitas penyimpanan juga menjadi perhatian. Pengguna dapat memperluas kapasitas penyimpanan internal dengan kartu microSD hingga 2TB, memberikan ruang yang lebih dari cukup untuk menyimpan dokumen pekerjaan, materi belajar, koleksi foto keluarga, hingga library film dan musik.

Kehadiran AI dan Ekosistem yang Mendukung Produktivitas

Sebagai nilai tambah utama, Galaxy Tab A11 memperkenalkan fitur AI Solve Math yang terintegrasi dalam aplikasi Samsung Notes. Fitur ini memungkinkan pengguna, terutama pelajar, untuk memindai soal matematika tertulis dan mendapatkan langkah-langkah penyelesaiannya secara instan, menjadikannya alat bantu belajar yang interaktif dan cerdas.

Perangkat ini juga telah menjalankan One UI 7 out-of-the-box, menawarkan pengalaman pengguna yang lebih intuitif dan efisien. Bagi keluarga dengan anak-anak, kehadiran Kids Mode menciptakan lingkungan digital yang aman dan terkontrol, memungkinkan orang tua untuk mengawasi dan membatasi konten serta durasi penggunaan tablet oleh anak.

Hiburan Imersif dan Desain Tangguh untuk Gaya Hidup Aktif

Dukungan hiburan tidak kalah menarik. Galaxy Tab A11 mengusung layar 8,7 inci dengan refresh rate 90 Hz untuk pengalaman visual yang lancar dan responsif. Dua speaker yang telah dioptimalkan dengan teknologi Dolby Atmos menghadirkan kualitas audio yang imersif, ideal untuk menonton film, mendengarkan musik, atau video calling dengan keluarga.

Menjawab kebutuhan keluarga modern yang aktif, Samsung melengkapi Galaxy Tab A11 dengan sertifikasi ketahanan IP52, yang membuatnya tahan terhadap debu dan percikan air. Fitur ini memberikan ketenangan pikiran bagi orang tua ketika tablet digunakan oleh anak-anak di ruang keluarga, kamar, atau bahkan di luar ruangan dalam kondisi tertentu. Desainnya yang premium dan modern semakin melengkapi daya tarik perangkat ini.

Harga Terjangkau dan Penawaran Spesial

Galaxy Tab A11 tersedia dalam warna Gray dengan dua pilihan varian: Wi-Fi seharga Rp 1.999.000 dan LTE seharga Rp 2.499.000. Setiap pembelian sudah termasuk travel adapter senilai Rp 299.000.

Konsumen yang membeli pada periode promo hingga 13 November 2025 berkesempatan mendapatkan S-Lime voucher senilai hingga Rp 600.000 dan diskon 30% untuk Samsung Care+ yang memberikan proteksi perangkat selama dua tahun.

Kehadiran Galaxy Tab A11 ini dipandang sebagai langkah strategis Samsung dalam menguasai segmen tablet entry-level di Indonesia, dengan menawarkan nilai tambah melalui fitur AI, ketahanan fisik, dan komitmen update jangka panjang yang jarang ditemukan di kelas harganya. Tablet ini diharapkan dapat menjadi pilihan utama bagi keluarga Indonesia yang mencari perangkat pendukung produktivitas dan hiburan yang tangguh dan berjangka panjang.

Enam Puteri Jawa Timur Siap Berkiprah di Ajang Nasional, Wakili Semangat Generasi Muda Bumi Majapahit

Surabaya – Enam sosok inspiratif terpilih sebagai finalis Puteri Anak & Remaja Jawa Timur 2025 dan bersiap melanjutkan perjalanan mereka di kancah kompetisi nasional. Keberangkatan mereka diresmikan melalui Press Conference bertajuk “Goes to National Competition” yang digelar di Mini Atrium Ciputra World Surabaya, Minggu (19/10/2025), pukul 14.00 WIB.

Kedelapan finalis yang akan mewakili Jawa Timur itu terdiri dari perwakilan kategori anak dan remaja, dengan berbagai misi khusus yang diusung:

👑 Bella Odelia — Puteri Anak Jawa Timur 2025
👑 Kim Ivana — Puteri Anak Jawa Timur Pariwisata 2025
👑 Nathania Lovely — Puteri Anak Jawa Timur Lingkungan 2025
👑 Benetta Widjaja — Puteri Batik Cilik Jawa Timur 2025
👑 Claire Stevanie — Puteri Remaja Jawa Timur 2025
👑 Caitlin Widodo — Puteri Remaja Jawa Timur Pariwisata 2025
👑 Regina Ellana Go — Puteri Remaja Jawa Timur Lingkungan 2025
👑 Tanindya Ayu Ira — Puteri Batik Remaja Jawa Timur 2025

Dalam sambutannya, Tri Ragiel Alfan, S.Pd, selaku Regional Director Puteri Anak & Remaja Jawa Timur, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi kecantikan. “Mereka hadir sebagai representasi generasi muda Jawa Timur yang peduli terhadap budaya, pendidikan, pariwisata, dan lingkungan. Mereka adalah duta yang membawa semangat Bumi Majapahit ke tingkat nasional,” ujarnya.

Acara press conference ini menjadi malam pengenalan resmi para finalis kepada publik sekaligus deklarasi dukungan sebelum mereka bertanding di tingkat nasional. Kehadiran mereka disambut antusias oleh masyarakat, keluarga, serta sejumlah pihak sponsor dan mitra yang hadir.

“Kami berharap melalui ajang ini, para puteri tidak hanya tampil sebagai pribadi yang berprestasi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang aktif dalam memajukan potensi lokal, khususnya di bidang batik, pariwisata, dan pelestarian lingkungan,” tambah Tri Ragiel.

Selama persiapan menuju kompetisi nasional, para finalis telah menjalani serangkaian pembinaan intensif, termasuk pelatihan public speaking, pengenalan budaya Jawa Timur, serta pendalaman isu-isu sosial dan lingkungan. Mereka juga telah mengunjungi sejumlah destinasi wisata dan sentra batik di Jawa Timur sebagai bagian dari pendalaman peran mereka sebagai duta.

“Saya sangat bangga bisa mewakili Jawa Timur. Saya ingin memperkenalkan keindahan alam dan budaya kita kepada seluruh Indonesia,” ujar Claire Stevanie, Puteri Remaja Jawa Timur 2025.

Sementara itu, Caitlin Widodo, Puteri Remaja Jawa Timur Pariwisata 2025, berharap dapat menginspirasi anak muda lain untuk turut mempromosikan kekayaan pariwisata daerah. “Banyak sekali potensi wisata di Jawa Timur yang masih kurang terekspos. Saya ingin jadi bagian yang membawa cerita tentang itu,” ungkapnya.

Dukungan juga mengalir dari orang tua dan keluarga para finalis. “Ini adalah kebanggaan bagi kami. Semoga anak-anak kami bisa memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Jawa Timur,” tutur salah satu orang tua finalis.

Keikutsertaan Puteri Anak & Remaja Jawa Timur di kompetisi nasional tidak hanya menjadi ajang prestasi, tetapi juga wujud nyata kontribusi generasi muda dalam melestarikan warisan budaya dan memajukan identitas daerah di tengah arus globalisasi.

Mari dukung langkah inspiratif mereka menuju panggung nasional dan jadilah bagian dari perjalanan para puteri yang membawa nama baik Jawa Timur di kancah Indonesia!

Studi Temukan Patogen Mematikan dalam Produk Makanan Kucing Mentah

0

Hidup dalam jarak dekat dengan hewan peliharaan berisiko tinggi menularkan penyakit antara hewan dan anggota keluarga, menurut studi.

EtIndonesia. Banyak produk makanan kucing mentah yang dijual di Amerika Serikat mengandung patogen yang dapat menular, beberapa di antaranya resisten terhadap antibiotik, bahkan bisa mematikan bagi hewan peliharaan maupun pemiliknya. Hal ini terungkap dalam studi peer-reviewed yang diterbitkan pada 24 September di jurnal Communications Biology.

Studi ini meneliti 112 produk makanan kucing komersial yang dibeli dari jaringan supermarket besar dan penjual online. Dari jumlah tersebut, 85 produk berupa makanan mentah, sedangkan 27 produk dimasak secara konvensional.

 “Gen parasit hanya terdeteksi pada makanan mentah,” ujar studi tersebut.

 “Adanya spesies patogen dan tingginya jumlah gen resistensi pada produk makanan komersial mentah, terutama yang dijual di rak pada suhu ruang, menunjukkan risiko kesehatan yang signifikan bagi kucing dan keluarga yang merawatnya.”

Hidup dalam jarak dekat dengan hewan peliharaan meningkatkan risiko penularan antara hewan dan manusia, serta hewan lainnya, tambah studi tersebut.

Studi ini juga mencatat, “tidak satu pun produk freeze-dried yang kami beli dimasak sepenuhnya sebelum dikeringkan,” sesuatu yang tidak terduga mengingat jumlah sampel yang cukup besar.

 “Dari 49 produk freeze-dried yang dibeli, semuanya mengandung daging mentah dalam bentuk camilan atau kibble berlapis, hanya sebagian kecil yang mencantumkan pada kemasan bahwa produk tersebut mentah,” lanjut studi.

Karena produk dijual di toko pada suhu ruang, pembeli mungkin tidak menyadari bahwa produk tersebut mentah dan mengandung mikroba yang masih hidup.
“Peringatan label yang jelas pada kemasan berpotensi mengurangi angka kesakitan dan kematian pada manusia maupun hewan,” tulis studi tersebut.

Menurut laporan Cornell University pada 24 September, yang penelitiannya melakukan studi ini, penelitian tersebut mengidentifikasi lima strain bakteri salmonella pada makanan kucing mentah.

Para peneliti mengunggah hasilnya ke database federal yang digunakan untuk mencocokkan kejadian salmonellosis pada manusia, penyakit yang disebabkan oleh salmonella.

“Memang ada beberapa kasus pada manusia yang secara genetik sangat mirip dengan isolat kami,” ujar Laura Goodman, penulis senior makalah tersebut, menambahkan bahwa hal ini menunjukkan orang sakit karena terpapar produk yang sama yang dianalisis dalam studi.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), salmonella merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat penyakit yang ditularkan melalui makanan di AS.
Mikroba lain yang ditemukan adalah pseudomonas, bakteri yang dapat menyebabkan infeksi parah pada paru-paru, saluran kemih, dan darah.

Patogen yang Berpotensi Mematikan

Bakteri Clostridium perfringens, penyebab gastroenteritis, ditemukan pada camilan kucing freeze-dried dan kibble berlapis. CDC memperkirakan bakteri ini menyebabkan hampir satu juta kasus keracunan makanan tiap tahun di AS.

Klebsiella, bakteri yang berpotensi menyebabkan infeksi saluran kemih dan pneumonia, juga ditemukan dalam sampel mentah. Cronobacter dan E. coli merupakan mikroba lain yang teridentifikasi dalam makanan kucing tersebut, menurut laporan Cornell.

Selain itu, beberapa produk ternyata mengandung ayam meski label tidak menyebutkan bahan tersebut. Pemilik kucing kadang menghindari memberi ayam karena kekhawatiran terhadap flu burung, penyakit yang bisa berakibat fatal bagi kucing.

Karena patogen dalam produk bisa menular dari hewan ke manusia, hal ini menjadi perhatian serius, terutama bagi kelompok rentan seperti individu dengan sistem kekebalan lemah, lansia, ibu hamil, dan anak-anak.

 “Kebanyakan produk ini tidak memiliki label peringatan yang menunjukkan bahwa bahan daging tidak dimasak sepenuhnya, yang berarti bisa mengandung bakteri hidup dan kemungkinan virus serta parasit yang dapat membuat keluarga sakit parah,” kata Goodman.

 “Terutama untuk produk freeze-dried yang dijual di rak, konsumen kemungkinan besar tidak menyadari risiko yang mereka ambil.”

Proyek ini didanai oleh Cornell Feline Health Center Natural Nutrition Award. Salah satu peneliti menyatakan adanya kepentingan bersaing karena memiliki kontrak sebagai saksi ahli dengan Food and Drug Administration saat eksperimen dilakukan.

Beberapa produk makanan kucing telah ditarik dari pasaran selama setahun terakhir karena kekhawatiran kontaminasi mikroba.

Dalam pengumuman 27 Agustus oleh FDA, Viva Raw LLC yang berbasis di North Carolina menarik dua lot makanan kucing dan anjing karena kontaminasi bakteri salmonella dan listeria monocytogenes.

 “Salmonella dan Listeria dapat memengaruhi hewan yang mengonsumsi produk, dan ada risiko bagi manusia dari penanganan produk hewan yang terkontaminasi, terutama jika tangan tidak dicuci dengan bersih setelah kontak dengan produk atau permukaan yang terpapar produk tersebut,” tulis pengumuman.

Pada 1 Maret, Wild Coast LLC di Washington menarik beberapa lot makanan kucing mentah Boneless Free Range Chicken Formula karena kekhawatiran kontaminasi flu burung.

Sementara itu, sekelompok anggota legislatif memperkenalkan Pet Food Uniform Regulatory Reform (PURR) Act of 2025 atua “Undang-Undang Reformasi Regulasi Seragam Makanan Hewan Peliharaan” di Dewan Perwakilan AS pada Januari untuk menetapkan standar seragam bagi makanan hewan peliharaan.

 “PURR Act akan memberikan pengawasan federal yang lebih konsisten, efisien, dan transparan untuk makanan aman dan bergizi yang kita berikan pada hewan peliharaan,” kata Vic Mason, presiden World Pet Association.

Sumber : The Epoch Times

Pasar Modal, PPDP, dan PVML Jatim Tunjukkan Tren Positif, OJK Pacu Inovasi dan Perlindungan Konsumen

Madiun – Sektor jasa keuangan non-perbankan di Jawa Timur, yang mencakup Pasar Modal, Perasuransian, Dana Pensiun, dan Pembiayaan (PPDP), serta Lembaga Pembiayaan, Modal Ventura, dan LJK Lainnya (PVML), menunjukkan kinerja yang positif dan terus berkembang pada tahun 2025. Hal ini dipaparkan oleh Asep Hikayat, Kepala Direktorat Pengawasan LJK 2 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur, dalam Media Gathering OJK Jatim yang digelar di Madiun.

Dalam pemaparannya, Asep menyoroti pertumbuhan dan stabilitas di ketiga sektor yang diawasinya, didukung oleh data hingga triwulan ketiga 2025.

Pasar Modal Jatim: Emiten dan Reksa Dana Melejit

Kinerja pasar modal Jawa Timur mencatatkan tren yang menggembirakan. Hingga Juli 2025, jumlah emiten atau perusahaan yang melantai di bursa (IPO) asal Jatim telah mencapai 57 perusahaan. Dana yang berhasil dihimpun dari para emiten ini mencapai Rp15,50 triliun.

“Sektor barang baku mendominasi penghimpunan dana, dengan kontribusi sebesar 53,71% dari total dana terhimpun,” jelas Asep.

Potensi pertumbuhan ke depan juga terlihat dengan adanya 30 calon emiten yang sedang dibina dalam program IDX Incubator. Di sisi lain, layanan urun dana atau Securities Crowdfunding (SCF) juga tumbuh pesat. Jumlah penerbit SCF pada Agustus 2025 sebanyak 32 pihak, meningkat 33,33% secara year-on-year (yoy), sementara jumlah pemodal tumbuh 10,15% yoy menjadi 7.641 pihak. Total dana yang dihimpun melalui SCF mencapai Rp58,83 miliar.

“Minat masyarakat terhadap investasi juga tercermin dari pertumbuhan nasabah reksa dana. Pada Juli 2025, nasabah institusi melonjak 58,70% yoy dan nasabah perorangan tumbuh 24,02% yoy. Nilai penjualan reksa dana juga meningkat signifikan, masing-masing 55,93% untuk Rupiah dan 101,92% untuk US Dollar,” tambahnya.

Tak ketinggalan, Jawa Timur berhasil menempati posisi ketiga secara nasional untuk jumlah Single Investor Identification (SID) dengan pertumbuhan 11,48% per Maret 2025.

PPDP: Asuransi Sehat, Dana Pensiun Tumbuh

Pada sektor Perasuransian, Dana Pensiun, dan Perusahaan Penjaminan (PPDP), Asep menyatakan kondisi yang sehat dan stabil. Rasio Risk Based Capital (RBC) perusahaan asuransi jiwa dan umum jauh di atas ambang batas minimal 120%, menunjukkan ketahanan modal yang kuat.

“Untuk asuransi jiwa, RBC mencapai 467,73%, sedangkan asuransi umum di angka 316,96%. Ini menunjukkan kesehatan industri asuransi di Jatim sangat baik,” ujarnya.

Sektor dana pensiun juga menunjukkan perkembangan positif. Terdapat 10 Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) yang berkantor pusat di Jawa Timur. Aset neto dan total investasi dana pensiun ini mengalami peningkatan, baik secara year-on-year (yoy) maupun year-to-date (YTD). Portofolio investasinya didominasi oleh Surat Utang Negara (SUN) yang mencerminkan pengelolaan yang prudent.

PVML: Pembiayaan dan Gadai Berkembang

Di sektor PVML, pertumbuhan terlihat pada outstanding Pinjaman Daring (LPBBTI) yang naik 21,64% yoy dan tren penyertaan Perusahaan Modal Ventura yang tumbuh 14,33% yoy per Juli 2025.

“Pergadaian swasta menunjukkan perkembangan yang pesat, dengan pertumbuhan aset dan pembiayaan yang signifikan. Hal ini didorong oleh masuknya beberapa pegadaian baru yang memperoleh izin operasi dari OJK,” papar Asep.

Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) juga mencatatkan pertumbuhan aset dan pinjaman yang diberikan. Meski angkanya belum besar, trennya terus mengarah ke positif, menunjukkan peran vital mereka dalam mendanai segmen usaha mikro di Jawa Timur.

Sinergi dan Pengawasan Berkelanjutan

Asep Hikayat menegaskan bahwa OJK Provinsi Jawa Timur akan terus memperkuat pengawasan dan mendorong inovasi yang sehat di ketiga sektor ini. Upaya edukasi dan literasi keuangan, serta perlindungan konsumen, akan tetap menjadi prioritas untuk memastikan pertumbuhan yang inklusif, berkelanjutan, dan aman bagi seluruh masyarakat.

“Dengan sinergi antar semua pemangku kepentingan, kami yakin sektor jasa keuangan non-perbankan di Jawa Timur akan terus menjadi pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya menutup paparan.