BEI Perketat Aturan Saham Free Float untuk Tingkatkan Likuiditas dan Tata Kelola Perusahaan Tercatat

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menyempurnakan Peraturan Bursa Nomor I-A mengenai pencatatan saham dengan menetapkan ketentuan baru terkait saham free float. Kebijakan ini mewajibkan Calon Perusahaan Tercatat memenuhi minimum free float pada saat Penawaran Umum Perdana (IPO) dengan rentang berjenjang mulai dari 15% hingga 25%, sesuai dengan nilai kapitalisasi saham perusahaan sebelum tanggal pencatatan. Selain itu, perusahaan tercatat juga wajib mempertahankan batas minimum free float sebesar 15% secara berkelanjutan.

Saham free float adalah porsi saham yang dimiliki oleh publik dan dapat diperdagangkan secara bebas di pasar sekunder, tidak termasuk saham yang dikuasai oleh pemegang saham pengendali, pemegang saham utama, serta pihak terafiliasi. Komponen ini menjadi faktor penting karena tidak hanya berfungsi sebagai persyaratan pencatatan, tetapi juga berdampak langsung terhadap likuiditas dan kualitas perdagangan saham.

Empat Implikasi Penting Ketentuan Free Float

Listyorini Dian Pratiwi, Kepala Divisi Pengembangan Perusahaan Tercatat BEI, menyampaikan bahwa penyesuaian ini bertujuan memperkuat struktur pasar modal Indonesia.

“Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas Perusahaan Tercatat, mendorong penerapan tata kelola yang baik, peningkatan likuiditas, serta memberikan pelindungan yang lebih optimal bagi investor,” ujar Listyorini.

Ketentuan ini memiliki sejumlah implikasi penting:

  1. Peningkatan likuiditas – Porsi saham publik yang lebih besar berpotensi meningkatkan frekuensi dan volume transaksi, mendukung terbentuknya harga yang lebih mencerminkan mekanisme pasar.
  2. Basis investor lebih luas – Distribusi saham yang lebih merata membuka akses bagi investor domestik dan asing, berkontribusi terhadap pendalaman pasar dan stabilitas perdagangan.
  3. Tata kelola perusahaan lebih baik – Kepemilikan publik yang luas mendorong transparansi dan disiplin keterbukaan informasi.
  4. Kepercayaan investor meningkat – Struktur kepemilikan terdistribusi memberikan sinyal positif tentang komitmen perusahaan melindungi kepentingan pemegang saham publik.

Persiapan dan Pendampingan dari BEI

Bagi calon perusahaan tercatat, pemenuhan ketentuan free float perlu direncanakan sejak tahap awal IPO. BEI menyediakan berbagai bentuk pendampingan, termasuk sesi konsultasi, bimbingan, serta program IDX Incubator sebagai wadah pembinaan bagi perusahaan yang berpotensi untuk tercatat di bursa.

BEI mendorong perusahaan yang berencana go public agar memahami secara menyeluruh ketentuan yang berlaku, termasuk aspek free float, serta berkoordinasi dengan profesi penunjang pasar modal. Dengan perencanaan matang, perusahaan tidak hanya memenuhi persyaratan pencatatan tetapi juga membangun fondasi kuat bagi perdagangan saham yang sehat dan berkelanjutan.

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Menyebabkan Kematian 3 Orang! Terungkap Penumpang Terjebak Seperti di Neraka

EtIndonesia. Baru-baru ini, sebuah perjalanan kapal pesiar ekspedisi kutub berubah menjadi mimpi buruk di tengah laut. Kapal pesiar mewah “Hondius” dilaporkan mengalami wabah hantavirus, yang telah menyebabkan tiga penumpang meninggal dunia, sementara lebih dari seratus penumpang kini terjebak di laut. 

Seorang travel blogger merekam kondisi di atas kapal dan mengatakan bahwa rasa takut terasa begitu dekat. Di bawah bayang-bayang virus mematikan ini, kapan kapal bisa merapat ke daratan masih belum diketahui.

Seorang travel blogger asal Amerika, Jake Rosmarin, mengatakan:  “Saat ini saya berada di atas kapal ‘Hondius’ (MV Hondius). Semua yang sedang terjadi sekarang terasa sangat nyata bagi kami semua.”

Jake awalnya mengikuti perjalanan impian menjelajahi kawasan kutub Atlantik, namun wabah hantavirus yang tiba-tiba terjadi membuat sekitar 150 orang di atas kapal diliputi ketakutan.

Kapal yang dia tumpangi adalah “Hondius” (MV Hondius), milik perusahaan pelayaran ekspedisi Belanda Oceanwide Expeditions. Kapal tersebut berangkat dari Ushuaia, Argentina pada 20 Maret.

Pada 11 April, seorang pria Belanda berusia 70 tahun meninggal di atas kapal. Istrinya kemudian meninggal pada 27 April saat dalam perjalanan pulang.

Pada 2 Mei, seorang penumpang asal Jerman juga meninggal di atas kapal. Selain itu, seorang penumpang asal Inggris menerima perawatan darurat di Afrika Selatan dan dikonfirmasi terinfeksi hantavirus.

 “Masih ada dua pasien (awak kapal) di atas kapal yang akan dipindahkan untuk mendapatkan perawatan,” kata Direktur Departemen Kesiapsiagaan dan Pencegahan Epidemi serta Pandemi WHO, Maria Van Kerkhove. 

Hantavirus dapat menyebabkan gagal paru-paru atau gagal ginjal yang serius, dengan tingkat kematian mencapai 35%. Virus ini biasanya menular melalui kontak dengan urin, kotoran, atau air liur hewan pengerat.

Maria Van Kerkhove menambahkan:  “Penularan antar manusia jarang terjadi.”

Perwakilan WHO di Tanjung Verde (Cape Verde), Ann Lindstrand, mengatakan:  “Namun, memang ada laporan yang menunjukkan kemungkinan penularan antar manusia.”

Saat ini, risiko penyebaran virus masih dalam tahap evaluasi. Kapal pesiar tersebut belum diizinkan berlabuh dan masih berada di perairan lepas Cape Verde.

Reporter NTD Television, Meng Yu, melaporkan dari New York.

Aliansi Wartawan Surabaya dan Dafam Pacific Caesar Surabaya Gelar Bazar UMKM Peringati HJKS ke-733

0

SURABAYA, 3 Mei 2026 – Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) yang ke-733, Aliansi Wartawan Surabaya (AWS) berkolaborasi dengan Hotel Dafam Pacific Caesar Surabaya menyelenggarakan acara bertajuk “Gebyar Bazar UMKM HJKS 733”. Kegiatan yang berlangsung di area hotel ini menjadi wadah untuk memperkuat posisi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar ekonomi kerakyatan.

Bazar ini mempertemukan kreativitas warga dengan akses pasar yang lebih luas. Para pelaku UMKM mendapatkan kesempatan untuk memamerkan produk unggulan mereka, mulai dari kuliner khas hingga kerajinan tangan, sekaligus mempererat solidaritas antarwarga Surabaya dalam suasana perayaan kota.

Arif Rusman, Camat Mulyorejo, memberikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara ini.

“Saya sudah 2 tahun menjabat camat di Mulyorejo, belum pernah merasakan acara seperti ini. Untuk itu, kepada AWS dan Dafam Pacific Caesar Surabaya, teruslah jalankan event seperti ini, memberikan peluang perekonomian bagi warga Surabaya. Untuk UMKM Mulyorejo, Mulyo wargane, Rejo kampunge,” ujarnya.

Acara pembukaan pada Sabtu, 2 Mei 2026, berlangsung semarak dengan penampilan dari Group Angklung Harum Melati asal Sutorejo Indah Surabaya. Hadir pula para pimpinan daerah dan tokoh masyarakat, termasuk Camat Mulyorejo, lurah setempat, jajaran ketua RT dan RW, serta anggota Kader Surabaya Hebat (KSH) yang memberikan dukungan penuh bagi keberlangsungan UMKM di wilayah mereka.

Muhamad Muamar Khadafi, General Manager Dafam Pacific Caesar Surabaya, menyampaikan bahwa pihaknya bangga menjadi tuan rumah kolaborasi ini.

“Fokus kami bukan hanya pada bisnis perhotelan, tetapi bagaimana kehadiran kami di Mulyorejo ini bisa memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan UMKM sekitar. Gebyar Bazar ini adalah langkah konkret kami untuk ‘naik kelas’ bersama para pelaku usaha lokal dalam momentum HJKS 733,” ujarnya.

Kemeriahan hari pertama ditambah dengan kegiatan Noraebang K-Pop yang dipandu oleh komunitas KOSEK (Korea Sekali) dari MTB Radio, menarik antusiasme anak muda dan pecinta budaya pop. Pada hari kedua, Minggu, 3 Mei 2026, fokus beralih pada kesehatan melalui sesi Stickrobic Workout yang diikuti dengan semangat oleh warga dan pengunjung.

Acara ini juga didukung oleh berbagai mitra strategis, di antaranya Indosat dan ACI (Ojek Online), serta sejumlah sponsor lain yang memiliki visi serupa dalam membangun ekosistem ekonomi digital dan lokal yang kuat di Surabaya.

MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Luncurkan Paket Event dengan Harga Sahabat

SUMENEP, Mei 2026 – MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL menghadirkan paket penyelenggaraan event di ballroom hotel berbintang dengan harga mulai dari kisaran 20 jutaan rupiah. Langkah ini ditujukan untuk memberikan akses lebih luas bagi masyarakat Madura yang ingin memanfaatkan fasilitas premium untuk berbagai acara spesial.

Hotel yang berlokasi di Jalan Arya Wiraraja, Gedungan Timur, Kecamatan Batuan ini menawarkan beberapa opsi paket yang disesuaikan dengan kebutuhan calon pengguna, mulai dari perayaan kelulusan, pertemuan korporasi, pernikahan, hingga pesta ulang tahun.

Rincian Paket yang Ditawarkan

Berdasarkan siaran pers yang diterima, berikut rincian paket event di MYZE Hotel Sumenep:

  • Graduation & Special Events: Paket penggunaan ballroom eksklusif mulai dari Rp25.000.000.
  • Wedding & Engagement: Paket ballroom only mulai dari Rp30.000.000, atau paket per orang mulai dari Rp175.000/pax (minimal 50 pax) yang sudah termasuk venue dan hidangan prasmanan.
  • Corporate Meeting: Paket pertemuan mulai dari Rp250.000/pax dengan fasilitas lengkap.
  • Birthday & Private Party: Mulai dari Rp125.000/pax untuk anak-anak dan Rp175.000/pax untuk dewasa.

Manajemen hotel menegaskan bahwa meskipun ditawarkan dengan harga terjangkau, kualitas fasilitas tetap menjadi prioritas. Setiap pengguna mendapatkan akses ke ballroom elegan, sistem audio-visual terkini, serta sajian kuliner khas hotel.

Pernyataan Manajemen

Anndy Bramasto S.E., M.Par., General Manager MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL, menyampaikan bahwa kebijakan ini bertujuan mematahkan stigma bahwa acara di hotel berbintang sulit dijangkau.

“Dengan nominal 20 jutaan, kami membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat Sumenep untuk merasakan pengalaman penyelenggaraan acara yang profesional dan elegan. Anda tidak hanya menyewa sebuah ruangan, tetapi juga membeli ketenangan pikiran karena setiap detail acara akan ditangani dengan standar keramahan hotel kami,” ujarnya.

Latihan Militer Gabungan Terbesar yang Pernah Dilakukan antara AS dan Filipina Memperkuat Pertahanan di Selat Taiwan dan Laut Tiongkok Selatan

Latihan militer tahunan gabungan “Balikatan” antara Amerika Serikat dan Filipina tahun ini mencapai skala terbesar dalam sejarah. Militer AS untuk pertama kalinya menempatkan sistem rudal anti-kapal di Kepulauan Batanes, yang hanya berjarak sekitar 155 km dari Taiwan, guna memperkuat pertahanan rantai pulau pertama. Pada saat yang sama, pasukan AS dan Filipina juga melakukan latihan operasi anti-pendaratan dan anti-drone di arah Laut Tiongkok  Selatan.

EtIndonesia. Latihan gabungan “Balikatan” berlangsung dari 20 April hingga 8 Mei. Tahun ini jumlah negara peserta mencapai rekor tertinggi. Selain Amerika Serikat, Filipina, dan Australia, Kanada, Prancis, Selandia Baru, dan Jepang juga untuk pertama kalinya bergabung sebagai peserta resmi. Lebih dari 17.000 personel militer terlibat, termasuk sekitar 10.000 dari Amerika Serikat.

Sorotan terbesar adalah latihan serangan laut yang pertama kali dilakukan di Kepulauan Batanes, wilayah paling utara Filipina yang berjarak sekitar 155 km dari Taiwan. Militer AS juga menempatkan sistem Navy-Marine Expeditionary Ship Interdiction System (NMESIS) di wilayah tersebut, yang digunakan untuk melacak, mengunci, dan menghalau kapal perang musuh, sekaligus memperkuat pertahanan pesisir dan keamanan jalur pelayaran penting. Di tengah ketegangan yang terus berlangsung di Selat Taiwan, penempatan ini menegaskan pentingnya pertahanan rantai pulau pertama.

Sorotan lainnya, pasukan AS dan Filipina melakukan simulasi operasi anti-pendaratan di Pulau Palawan yang menghadap ke Laut Tiongkok Selatan, dengan menggunakan sistem roket peluncur ganda mobilitas tinggi HIMARS untuk menyerang target dekat pantai.

Pulau Palawan terletak dekat dengan wilayah sengketa antara Tiongkok dan Filipina di Laut Tiongkok Selatan. Militer Filipina menekankan bahwa wilayah ini bukan hanya zona ekonomi eksklusif (EEZ) yang penting, tetapi juga berkaitan dengan keamanan pangan dan energi negara.

 “Palawan menghadap ke Laut Filipina Barat (Laut Tiongkok Selatan), tepat berhadapan dengan Kepulauan Kalayaan… karena itu, melindungi wilayah ini sangat penting,” kata Kepala Staf Angkatan Bersenjata Filipina, Jenderal Brawne.

Selain pertahanan pulau dan pesisir, latihan juga mencakup perlindungan wilayah udara. Pasukan AS dan Filipina melakukan latihan pertahanan udara dan anti-drone di Provinsi Zambales, sekitar 230 km dari Scarborough Shoal yang dikuasai Tiongkok.

Kepala urusan publik militer Filipina, Trinidad, mengatakan:  “Ini adalah ancaman modern yang harus kami pertimbangkan. Melalui latihan ini, kami mempelajari cara pengoperasian drone dan bagaimana cara menanggulanginya.”

Latihan militer ini juga menampilkan sistem rudal BrahMos yang baru dibeli Filipina, serta kemampuan militer canggih dari negara sekutu, termasuk rudal anti-kapal darat Tipe 88 milik Jepang.

Reporter NTD Television Zheng Shengxun melaporkan dari Amerika Serikat.

Kapal Diserang, Trump Serukan Korea Selatan Bergabung dalam Operasi di Selat Hormuz

EtIndonesia. Pada Senin 4 Mei, Donald Trump melalui platform Truth Social menyerukan agar Korea Selatan bergabung dalam “Rencana Kebebasan” yang dipimpin Amerika Serikat untuk mengawal kapal dagang melintasi Selat Hormuz.

Ia menulis bahwa Iran telah menyerang kapal-kapal yang terlibat dalam “Rencana Kebebasan”, termasuk kapal dari negara yang tidak terkait, salah satunya kapal kargo Korea Selatan. Ia menyatakan bahwa mungkin sudah saatnya Korea Selatan ikut serta dalam operasi tersebut.

Trump juga menyebut bahwa Amerika Serikat telah menembak jatuh tujuh “kapal cepat” milik Iran, yang menurutnya merupakan sisa kekuatan senjata Iran. Ia menambahkan bahwa selain kapal Korea Selatan tersebut, sejauh ini kapal-kapal lain yang melintas di selat itu tidak mengalami kerusakan.

Menurut laporan media Korea Selatan, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan pada  5 Mei mengonfirmasi bahwa sebuah kapal Korea Selatan mengalami ledakan dan kebakaran pada malam sebelumnya di perairan dekat Uni Emirat Arab di kawasan Selat Hormuz. Tidak ada korban jiwa, dan api telah berhasil dipadamkan. Hingga saat ini, pemerintah Korea Selatan belum memastikan penyebab insiden tersebut.

Kapal tersebut bernama HMM Namu, milik perusahaan pelayaran Korea Selatan HMM. Saat kejadian, kapal tersebut berbendera Panama dan membawa 24 awak, termasuk 6 warga Korea Selatan.

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menyebutkan bahwa pemerintah akan berkoordinasi erat dengan negara-negara terkait dan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjamin keselamatan kapal serta awak Korea Selatan di kawasan Selat Hormuz.

Pemerintah Korea Selatan juga menyatakan bahwa saat ini terdapat 26 kapal berbendera Korea Selatan yang masih terjebak di kawasan itu.

Sumber : NTDTV.com

Aksi Garda Revolusi Meningkat, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Murka: “Tindakan Gila”

EtIndonesia. Laporan televisi internasional Iran menyebutkan pada  Senin 4 Mei, situasi di Teluk Persia meningkat, serta adanya serangan terhadap Uni Emirat Arab, yang semakin memperuncing konflik antara Presiden moderat Iran, Masoud Pezeshkian, dan kalangan militer tingkat tinggi.

Laporan tersebut mengutip sumber yang menyebutkan bahwa Pezeshkian menyatakan ketidakpuasan yang kuat terhadap tindakan Garda Revolusi Islam (IRGC). Ia menilai serangan rudal dan drone terhadap Uni Emirat Arab sebagai tindakan yang “sepenuhnya tidak bertanggung jawab”, serta dilakukan tanpa sepengetahuan dan tanpa koordinasi dengan pemerintah.

Disebutkan bahwa Pezeshkian menggambarkan peningkatan ketegangan oleh Garda Revolusi dengan negara-negara kawasan sebagai “tindakan gila”, dan memperingatkan bahwa hal ini dapat membawa konsekuensi yang tidak dapat dipulihkan.

Seiring situasi yang terus memburuk, Iran menghadapi risiko kembali terjerumus ke dalam perang. 

Dilaporkan bahwa Pezeshkian telah meminta pertemuan darurat dengan Mojtaba Khamenei, mendesaknya untuk segera menghentikan serangan Garda Revolusi terhadap negara-negara Teluk guna mencegah situasi semakin lepas kendali.

Di tengah kebuntuan politik dalam negeri Iran, para pengamat memperingatkan bahwa perpecahan dalam komando militer dapat mendorong Republik Islam menuju “kehancuran militer sendiri”.

Sumber : NTDTV.com

Ledakan Dahsyat di Pabrik Kembang Api di Hunan, Tiongkok Menyebabkan Puluhan Orang Tewas dan Terluka, Area Pabrik Hancur Total

Sekitar pukul 16:43 pada 4 Mei, terjadi ledakan besar di sebuah bengkel milik perusahaan kembang api di Kota Liuyang, Changsha, Provinsi Hunan, Tiongkok.  Hingga saat ini, kecelakaan tersebut telah menyebabkan  21 orang tewas dan 61 orang terluka.

EtIndonesia. Menurut laporan resmi terbaru dari pihak berwenang Tiongkok, hingga 5 Mei pukul 08:00 pagi, setelah tahap pertama penyelidikan, tercatat 21 orang meninggal dunia dan 61 orang mengalami luka-luka. 

Para korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Polisi juga telah mengambil tindakan terhadap pihak penanggung jawab perusahaan tersebut.

Namun, karena pemerintah Tiongkok kerap dituduh menutupi skala bencana, jumlah korban sebenarnya diduga bisa jauh lebih besar dari angka resmi.

Video yang beredar di internet menunjukkan awan jamur putih besar membumbung tinggi hingga ratusan meter ke udara. Rumah-rumah warga di sekitar lokasi mengalami kerusakan, dengan kaca pecah dan pintu serta jendela berubah bentuk akibat gelombang kejut.

Rekaman udara yang dirilis media Tiongkok pada  5 Mei pagi memperlihatkan bahwa area inti pabrik telah hancur total, berubah menjadi puing-puing, tanpa satu pun bangunan yang utuh. Beberapa bagian masih mengeluarkan asap putih.

Menurut laporan media, terdapat dua gudang bahan mesiu hitam berisiko tinggi di area tersebut. Saat ini telah ditetapkan zona penyelamatan inti sejauh 1 km dan zona pengendalian sejauh 3 km.

Warga sekitar mengatakan bahwa setelah ledakan, kaca dan pintu rumah mereka hancur, bahkan batu seberat ratusan kilogram terlempar ke jalan. Ada juga warga yang mengaku meninggalkan desa karena ketakutan akibat suara ledakan yang sangat keras.

Setelah kejadian, korban luka dibawa ke dua rumah sakit setempat. Usia korban berkisar dari 20-an hingga 68 tahun, sebagian besar mengalami cedera tulang.

Kesaksian Warga: Tiga Bengkel dan Gedung Kantor Hancur, Ambulans Terus Berdatangan

Seorang warga bermarga Wang (nama samaran), yang tinggal sekitar 7–8 km dari lokasi, mengatakan bahwa Liuyang dikenal sebagai pusat industri kembang api dengan banyak pabrik serupa. Ia menyebut area sekitar telah ditutup total oleh aparat.

“Rumah sakit di dekat kami sudah penuh. Ada korban yang berhasil melarikan diri dari lokasi. Bahkan saat kami makan malam tadi, kami melihat korban dengan kepala diperban berlari keluar,” katanya.

Ia juga menyebut bahwa dalam satu bengkel terdapat sekitar 20 pekerja perempuan, namun hanya dua yang berhasil selamat. Secara keseluruhan, tiga bengkel dan satu gedung kantor hancur, dan salah satu pemilik pabrik dilaporkan tewas.

Menurutnya, ledakan terjadi dua kali. Ledakan pertama sangat keras, disusul ledakan kedua sekitar 10 menit kemudian dengan tiga suara dentuman.

Kesaksian Warga Lain: Rumah Hancur, Masih Terjadi Kebakaran

Seorang warga desa yang tinggal sekitar 1 km dari lokasi mengatakan bahwa rumahnya rusak parah: pintu dan jendela hancur, bahkan atap dan televisi ikut rusak.

“Saat itu saya hanya sempat menggendong bayi saya yang berusia satu tahun dan lari keluar,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kebakaran masih berlangsung dan banyak rumah warga di sekitar mengalami kerusakan berat. Beberapa rumah bahkan ikut terbakar akibat percikan dari ledakan.

Kesaksian Karyawan: Banyak yang Tidak Sempat Melarikan Diri

Menurut warga tersebut, banyak orang yang belum ditemukan. Ia mendengar dari pekerja pabrik bahwa jumlah yang berhasil melarikan diri bahkan tidak sampai sepertiga dari total pekerja.

“Banyak tetangga saya masih belum ditemukan. Sebagian besar pekerja berusia 35 hingga 50 tahun,” katanya.

Ia memperkirakan jumlah korban sebenarnya baru akan diketahui dalam beberapa hari ke depan, meskipun kemungkinan tidak akan sepenuhnya dilaporkan oleh media resmi.

Ia juga menyebut bahwa wilayah tersebut dipenuhi pabrik kembang api. Untungnya, sebuah sekolah dasar di dekat lokasi sedang libur, jika tidak, dampaknya bisa lebih parah.

Sumber : NTDTV.com

Sekjen NATO: Menerima Instruksi dari Donald Trump untuk “Membuka Pangkalan”

EtIndonesia. Pada 4 Mei, Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, menyatakan bahwa negara-negara anggota NATO telah menerima arahan dari Presiden AS Donald Trump terkait perjanjian yang memungkinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan militer di Eropa. Negara-negara Eropa akan memastikan semua perjanjian bilateral terkait pangkalan tersebut dijalankan.

Rutte menyampaikan hal ini saat menghadiri KTT Komunitas Politik Eropa di Armenia. Ia mengatakan bahwa negara-negara anggota NATO termasuk Kroasia, Prancis, Jerman, Yunani, Italia, Montenegro, Portugal, Rumania, dan Inggris mendukung Amerika Serikat dengan mengizinkan penggunaan pangkalan mereka serta memberikan dukungan logistik lainnya.

Sementara itu, beberapa negara Eropa juga telah mengerahkan kapal penyapu ranjau dan kapal pemburu ranjau di sekitar Teluk Persia sebagai persiapan untuk tahap operasi berikutnya.

Di tengah perang dengan Iran, perbedaan pendapat di dalam NATO mulai terlihat. Misalnya, Spanyol menolak memberikan izin kepada militer AS untuk menggunakan pangkalannya, serta menutup wilayah udaranya dari segala operasi yang terkait konflik dengan Iran.

Saat itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan bahwa Amerika Serikat perlu meninjau kembali hubungan dengan NATO, karena negara-negara anggota tidak memberikan bantuan selama konflik dengan Iran.

Ia menuduh bahwa sebagai anggota NATO, Amerika berkomitmen untuk melindungi mereka, tetapi mereka justru menolak memberikan akses wilayah udara dan bahkan merasa bangga akan hal tersebut.

Pada 29 April, Trump menyatakan bahwa AS sedang mempertimbangkan penarikan pasukan dari Jerman. Pada 30 April, ia juga mengisyaratkan kemungkinan penarikan dari Italia dan Spanyol, dengan alasan kedua negara tersebut kurang memberikan dukungan selama konflik dengan Iran.

Dalam sebuah wawancara, Trump mengatakan: “Mengapa saya tidak boleh melakukan itu?” Ia menambahkan, “Italia tidak memberikan bantuan apa pun, dan Spanyol sangat buruk.”

Perlu dicatat bahwa sebelum Trump mengusulkan penarikan pasukan dari Jerman, Kanselir Jerman Friedrich Merz sempat secara terbuka mengkritik perang dengan Iran.

Namun setelah Departemen Pertahanan AS mengumumkan penarikan 5.000 tentara dari Jerman, Merz berupaya meredakan perbedaan dengan Amerika. Ia mengatakan kepada media penyiaran publik Jerman bahwa meskipun ada perbedaan dalam beberapa isu, Amerika Serikat tetap merupakan mitra penting. Jerman tidak akan meninggalkan upaya memperkuat hubungan transatlantik maupun kerja sama dengan Trump.

Sumber : NTDTV.com

Penonton di Tiongkok Terancam Tak Bisa Menonton Piala Dunia 2026! Harga Hak Siar Melonjak, Media CCTV Tak Mampu Membelinya

EtIndonesia. Piala Dunia FIFA 2026 akan resmi dibuka pada 11 Juni. Namun hingga saat ini, pihak CCTV yang memonopoli hak siar eksklusif di wilayah Tiongkok, masih belum mencapai kesepakatan harga dengan FIFA.

Tahun ini, harga hak siar yang diminta FIFA mencapai beberapa kali lipat dibandingkan Piala Dunia FIFA 2022 empat tahun lalu. Dengan kondisi pasar iklan saat ini, CCTV hampir mustahil menutup biaya tersebut. Akibatnya, ada kemungkinan untuk pertama kalinya penonton di Tiongkok daratan tidak bisa menyaksikan siaran langsung Piala Dunia.

Selain itu, India juga belum mencapai kesepakatan hak siar, sehingga dua negara dengan populasi terbesar di dunia kemungkinan sama-sama akan melewatkan siaran turnamen ini.

Menurut sejumlah sumber di kalangan olahraga Tiongkok, harga yang ditawarkan FIFA kepada pihak Tiongkok untuk hak siar tahun ini mencapai sekitar 2,5 hingga 3 miliar dolar AS—sekitar 2 hingga 3 kali lipat dari edisi sebelumnya.

Namun, CCTV yang memiliki hak negosiasi eksklusif di Tiongkok hanya bersedia membayar sekitar 60 hingga 80 juta dolar AS.

Komentator sepak bola terkenal, Wang Tao, menyatakan bahwa jika CCTV memaksakan menerima harga tersebut, kemungkinan besar akan mengalami kerugian besar di tengah kondisi pasar iklan saat ini.

Sejumlah pelaku industri juga menambahkan bahwa tim nasional Tiongkok telah gagal lolos ke Piala Dunia selama enam edisi berturut-turut, sehingga antusiasme penggemar menurun dan minat pengiklan juga rendah. Ditambah lagi, turnamen tahun ini digelar di Amerika Utara, sehingga sekitar 70% pertandingan berlangsung pada waktu dini hari hingga pagi hari waktu Beijing, yang membuat prospek rating penonton kurang menjanjikan.

Jika CCTV tidak membeli hak siar, platform lain juga tidak berhak membeli secara langsung, sehingga di Tiongkok tidak akan ada siaran langsung gratis yang legal untuk Piala Dunia.

Menurut laporan Reuters, data menunjukkan bahwa selama Piala Dunia 2022, penonton dari Tiongkok menyumbang sekitar 17,7% dari total penonton global.

FIFA menyatakan bahwa saat ini telah menyelesaikan kerjasama hak siar di lebih dari 175 wilayah di seluruh dunia, namun negosiasi dengan Tiongkok dan India masih berlangsung dan detailnya belum diungkapkan ke publik. 

Dilaporkan oleh reporter NTD, Liu Jiajia dari Amerika Serikat

Trump: Kita Mungkin akan Melepaskan Tembakan dalam  24 Jam! Peringatkan Jika Berani Menyentuh Militer AS, Kami akan Menghapus Anda dari Muka Bumi

EtIndonesia. Pada Senin (4 Mei), situasi di Timur Tengah tiba-tiba memburuk dengan cepat. Menurut konfirmasi dari United States Central Command, Iran beberapa kali menyerang kapal-kapal Amerika di Teluk Persia, dan militer AS kemudian menenggelamkan 7 kapal cepat Iran. Presiden Trump juga memperingatkan bahwa jika Iran terus melakukan provokasi dan menyerang kapal AS, mereka akan menghadapi “konsekuensi yang menghancurkan”.

Pada saat yang sama, setelah Uni Emirat Arab diserang rudal dan drone Iran, muncul laporan bahwa negara tersebut bersiap melakukan serangan balasan dalam waktu 24 jam, sehingga situasi di Teluk Persia semakin memanas secara menyeluruh.

Pada hari Senin, komandan United States Central Command, Laksamana Brad Cooper, menyatakan bahwa Iran telah beberapa kali menyerang kapal Amerika di Teluk Persia. Militer AS pun menenggelamkan 7 kapal cepat Iran sebagai respons.

Dalam wawancara dengan Fox News, Presiden Donald Trump memperingatkan Iran: jika berani menyerang kapal Amerika di Selat Hormuz dan sekitarnya, militer AS akan “menghapus Iran dari muka bumi”.

Trump menyatakan bahwa tindakan militer AS bertujuan kemanusiaan, karena Iran telah memaksa ratusan kapal kargo tertahan di Teluk Persia, dengan sekitar 20.000 awak kapal menghadapi kekurangan makanan dan kebutuhan lainnya.

Trump juga menulis di media sosial bahwa Iran telah menyerang kapal dagang Korea Selatan, dan mengatakan, “Mungkin sekarang saatnya Korea Selatan ikut bergabung dalam operasi (melawan Iran).”

Seolah merespons pernyataan Trump, pengacara Perdana Menteri Israel mengajukan permohonan ke pengadilan untuk membatalkan sidang pada Selasa (5 Mei). Ia menyebutkan bahwa, berdasarkan perkembangan politik dan keamanan terbaru, Yerusalem akan mengadakan serangkaian pertemuan politik dan keamanan, dan Benjamin Netanyahu harus hadir.

Pada hari Senin, Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab melaporkan bahwa Iran meluncurkan gelombang baru serangan rudal balistik, rudal jelajah, dan drone terhadap negara tersebut.

Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab mengecam keras Iran dan bersumpah akan memberikan balasan.

CNN mengutip sumber yang mengatakan bahwa Uni Emirat Arab berencana melancarkan serangan terhadap Iran dalam waktu 24 jam.

Iran pada hari yang sama juga menyatakan secara tegas akan membuka babak baru perang—yang belum pernah dilihat sebelumnya oleh musuh-musuhnya.

Pada  2 Mei, Presiden Trump mengungkapkan bahwa Iran melalui Pakistan kembali mengajukan “rencana kesepakatan 14 poin”.

Reporter bertanya: “Dalam kondisi apa Anda akan melanjutkan serangan militer terhadap target Iran?”

Presiden Trump: “Saya tidak ingin mengatakan itu. Maksud saya, saya tidak bisa memberitahu wartawan hal-hal seperti itu. Jika mereka (Iran) bertindak tidak pantas atau melakukan sesuatu yang buruk. Tapi sekarang, mari kita lihat saja. Namun, Anda tahu, itu tentu saja bisa terjadi.”

Dilaporkan oleh reporter NTD, Ren Hao dari Washington DC

Robot Tari Etnis Universitas Xinjiang Mengamuk, Bergerak Liar Seperti Orang Mabuk Saat Pertunjukan

EtIndonesia. Partai Komunis Tiongkok (PKT) sedang gencar mempromosikan penggunaan robot, namun karena teknologinya belum matang, berbagai kejadian lucu pun terus bermunculan. Pekan lalu, sebuah robot di salah satu perguruan tinggi di Xinjiang tiba-tiba kehilangan kendali saat pertunjukan tari kelompok etnis, dan malah “menari mabuk”.

Pada upacara pembukaan pekan olahraga di Institut Teknologi Xinjiang baru-baru ini, para mahasiswa mengenakan kostum etnis dan menari dengan formasi rapi.

Tiba-tiba, sebuah robot yang jelas-jelas kehilangan kendali menerobos ke dalam barisan. Ia bertingkah seperti orang mabuk—menendang dan memukul secara acak, terus terjatuh lalu cepat bangkit kembali, dan kembali “menari mabuk”.

Seorang petugas segera bergegas datang dan menangkap robot yang tampak “kacau” tersebut.

Warganet berkomentar: “Apakah ini yang disebut robot menari jurus mabuk?”

Ada juga yang bercanda: “Robot itu melihat gadis cantik jadi kehilangan kendali!”

Pada pertengahan April tahun ini, saat uji coba lomba maraton robot di Beijing, banyak robot yang terus-menerus terjatuh, menabrak dinding, bahkan ada yang kakinya terlepas, dan ada juga yang meledak di tempat.

Para petugas bahkan harus mengangkat robot-robot tersebut dengan tandu keluar dari arena, membuat suasana menjadi sibuk sekaligus menggelikan.

Dilaporkan oleh reporter NTD, Ren Hao

Tembakan Terdengar di Washington, D.C, Gedung Putih Diberlakukan Penguncian Darurat! Agen Dinas Rahasia Menembak Seorang Pria

EtIndonesia. Pada Senin (4 Mei) sekitar pukul 16.00 sore, Gedung Putih tiba-tiba mengumumkan penutupan sementara. Para jurnalis dan staf dievakuasi ke ruang konferensi pers.

Menurut pernyataan Dinas Rahasia AS, di sisi selatan Gedung Putih—di Jalan 15 dekat persimpangan Independence Avenue, sekitar Monumen Washington—agen berpakaian sipil pertama kali menemukan seorang tersangka yang membawa senjata dan kemudian melakukan pengawasan.

Selanjutnya, petugas Dinas Rahasia berseragam turun tangan dan melepaskan tembakan, mengenai pria tersebut. 

Seorang remaja wisatawan diduga ikut tertembak secara tidak sengaja dalam baku tembak tersebut.

Dinas Rahasia tidak menjelaskan alasan penembakan dan menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Namun, sebelum insiden terjadi, iring-iringan kendaraan wakil presiden baru saja melintasi kawasan tersebut. 

Sumber ; ntdtv.com

Militer AS Mengawal Kapal Melintasi Selat Hormuz, Semua Rudal Iran Berhasil Dicegat

EtIndonesia. Pada Senin (4 Mei), militer Amerika Serikat secara resmi meluncurkan “Rencana Kebebasan”, dengan mengerahkan puluhan ribu personel untuk mengawal kapal dagang melewati Selat Hormuz. Dalam operasi tersebut, serangan rudal dan drone dari Iran berhasil dicegat sepenuhnya. 

Pada saat yang sama, Uni Emirat Arab juga mengalami serangan dari Iran, sejumlah penerbangan terpaksa dialihkan, dan ketegangan di kawasan Teluk semakin meningkat, memicu kekhawatiran konflik besar dapat pecah kapan saja.

Militer AS Kawal Kapal di Selat Hormuz, Serangan Iran Digagalkan

Militer AS pada Senin pagi mengumumkan bahwa kapal perang mereka telah mengawal dua kapal dagang berbendera Amerika Serikat dan berhasil melintasi Selat Hormuz. Hal ini menandai dimulainya secara resmi “Rencana Kebebasan” yang diumumkan oleh Presiden sehari sebelumnya, dengan tujuan membantu kapal-kapal yang terjebak di selat tersebut agar dapat melintas dengan aman di bawah perlindungan militer AS.

Seorang kapten kapal yang terjebak di Selat Hormuz mengatakan:  “Kami memiliki 24 awak di kapal ini, dan sejak perang pecah pada 28 Februari, kami sudah terjebak di sini.”

Komandan Komando Pusat AS, Jenderal Cooper, menyatakan bahwa operasi ini bukan sekadar pengawalan biasa, melainkan menggunakan sistem pertahanan yang lebih besar dan lebih luas, termasuk kapal perusak, pesawat tempur, peralatan bawah laut, serta kekuatan perang elektronik. Jumlah personel yang dikerahkan mencapai sekitar 15.000 orang.

Ia juga memperingatkan keras pasukan Iran agar menjauh dari militer AS. Namun, Garda Revolusi Iran pada hari Senin mengabaikan operasi tersebut dan menyatakan bahwa kapal yang melintas tanpa izin akan menghadapi risiko serius.

Selanjutnya, Cooper mengkonfirmasi bahwa Garda Revolusi Iran meluncurkan rudal jelajah dan drone ke arah kapal yang sedang dilindungi oleh militer AS, namun seluruh ancaman tersebut berhasil dicegat.

Kapal Tanker UEA Diserang, Situasi Timur Tengah Memanas

Selain itu, Uni Emirat Arab menyatakan pada hari Senin bahwa sebuah kapal tanker milik perusahaan minyak nasionalnya (ADNOC) diserang oleh Iran di Selat Hormuz. Kementerian Luar Negeri UEA mengecam tindakan tersebut sebagai “aksi pembajakan”.

Pada saat yang sama, Kementerian Pertahanan UEA mengkonfirmasi bahwa negara tersebut sedang menghadapi serangan rudal dan drone dari Iran. Ini merupakan pertama kalinya sejak gencatan senjata awal April bahwa negara-negara Teluk kembali mengeluarkan peringatan keamanan.

Pejabat juga menyebutkan bahwa sebuah drone menyebabkan kebakaran di pusat minyak utama UEA, yaitu Pelabuhan Fujairah.

Kementerian Luar Negeri UEA kemudian mengeluarkan pernyataan bahwa serangan-serangan ini merupakan eskalasi berbahaya dan tindakan agresi yang tidak dapat diterima, serta menegaskan bahwa UEA memiliki “hak penuh dan sah” untuk memberikan respons.

Menurut data pelacakan penerbangan, ketegangan pada hari Senin menyebabkan gangguan luas pada lalu lintas udara, dengan banyak penerbangan menuju UEA terpaksa dialihkan.

Reporter NTD Television, Yi Jing, melaporkan.

Kekhawatiran Akan Kudeta dan Pembunuhan Menyebabkan Peningkatan Langkah-langkah Keamanan untuk Putin

EtIndonesia. Seiring perang Rusia–Ukraina yang terus berlangsung sengit, Presiden Rusia Vladimir Putin semakin terisolasi. Laporan Financial Times mengungkap bahwa belakangan ini, kekhawatiran di Kremlin terhadap kemungkinan kudeta atau upaya pembunuhan meningkat tajam, dan langkah-langkah pengamanan terhadap Putin pun diperketat secara signifikan.

Laporan itu mengutip sumber yang mengetahui situasi, menyebutkan bahwa sejak Maret lalu, kekhawatiran Rusia terhadap keselamatan Putin meningkat jelas, terutama akibat risiko serangan drone dari Ukraina.

Saat ini, sistem keamanan federal Rusia yang bertanggung jawab atas perlindungan pejabat tinggi telah memperkuat langkah-langkah pengamanan secara menyeluruh. Ini termasuk pengerahan anjing pelacak, peningkatan penjagaan di area-area penting, serta pencegahan terhadap ancaman drone.

Pada saat yang sama, aktivitas publik Putin juga mengalami perubahan nyata. Ia mengurangi perjalanan dan kemunculan publik, lebih sering berada di bunker dalam waktu lama, serta bekerja secara jarak jauh.

Ada informasi yang menyebutkan bahwa Putin kini memusatkan sebagian besar energinya pada pengendalian perang, sehingga semakin menjauh dari urusan kesejahteraan masyarakat.

Seorang sumber yang mengenal Putin mengatakan bahwa ia menghabiskan sekitar 70% waktunya untuk memimpin perang, sementara 30% sisanya digunakan untuk urusan internasional atau ekonomi.

Saat ini, Putin dan keluarganya telah berhenti mengunjungi kediaman mereka di wilayah Moskow dan kawasan Valdai di barat laut.

Sementara itu, pihak resmi Rusia menayangkan video yang telah direkam sebelumnya untuk menciptakan kesan bahwa situasi tetap normal.

Sumber juga menyebutkan bahwa staf di sekitar Putin, termasuk koki, fotografer, dan pengawal, dilarang menggunakan transportasi umum, serta tidak diperbolehkan menggunakan ponsel atau perangkat lain yang terhubung ke internet di dekat Putin. Bahkan, rumah mereka juga dipasangi sistem pengawasan.

Sebenarnya, masalah keamanan tidak hanya terbatas pada Putin. Sumber menyebutkan bahwa pada akhir tahun lalu, badan keamanan dan Kementerian Pertahanan Rusia saling menyalahkan dalam sebuah pertemuan karena gagal melindungi pejabat militer tingkat tinggi Rusia, termasuk Letnan Jenderal Fanyl Salvarov.

Salvarov adalah kepala Direktorat Pelatihan Operasi Staf Umum Angkatan Bersenjata Federasi Rusia dan pernah berpartisipasi dalam perang Chechnya. Ia tewas pada 22 Desember 2025 dalam sebuah ledakan mobil di Moskow.

Akhirnya, Putin menyerukan semua pihak untuk tetap tenang dan menugaskan badan keamanan untuk memastikan keselamatan 10 jenderal senior, termasuk tiga wakil dari Kepala Staf Umum Valery Gerasimov. Sebelumnya, Gerasimov adalah satu-satunya perwira yang mendapat perlindungan khusus semacam ini.

Sumber : ntdtv.com