Menyesal Setelah Menggunakan AI: Hasil Tak Sesuai Harapan, Sejumlah Perusahaan Kembali Mempekerjakan Karyawan

EtIndonesia.com Menurut laporan The Epoch Times edisi bahasa Inggris, gelombang adopsi kecerdasan buatan (AI) tampaknya tidak akan menggantikan pekerjaan manusia secepat yang dikhawatirkan banyak orang. Sejumlah pelaku industri mengungkapkan bahwa banyak perusahaan mendapati proyek AI yang mereka terapkan tidak memberikan hasil sesuai harapan. Akibatnya, mereka mulai mengevaluasi kembali strategi AI mereka dan bahkan mempekerjakan kembali sebagian karyawan yang sebelumnya diberhentikan.

Perusahaan Careerminds yang berkantor pusat di Delaware melakukan survei terhadap 600 profesional sumber daya manusia (SDM) yang pernah melakukan PHK dalam satu tahun terakhir. Hasil survei menunjukkan bahwa:

  • Tiga perempat responden mengatakan perusahaan mereka melakukan PHK karena ingin menggantikan pekerjaan dengan AI.
  • Namun, hanya 8,4% responden yang menyatakan AI benar-benar mencapai hasil yang diharapkan.
  • Sekitar 90% perusahaan mengaku, jika memiliki kesempatan, mereka akan mempertimbangkan kembali keputusan PHK yang dilakukan demi penerapan AI.

Jon Hill, CEO perusahaan perekrutan The Energists yang berbasis di Houston, mengatakan banyak kliennya sebelumnya sangat antusias menerapkan proyek AI generatif karena yakin dapat mengurangi biaya tenaga kerja. Namun, semakin banyak perusahaan yang menyadari bahwa biaya nyata penggunaan AI ternyata jauh lebih tinggi daripada perkiraan.

Ia mencontohkan sebuah perusahaan yang berencana mengotomatisasi sebagian proses pelaporan kepatuhan dan dukungan teknis. Awalnya, penghematan biaya terlihat sangat menjanjikan. Namun setelah memperhitungkan biaya keamanan siber, pengawasan manusia, serta biaya penggunaan Application Programming Interface (API), seluruh penghematan tersebut praktis habis. Pada akhirnya perusahaan tersebut memutuskan untuk menghentikan implementasi AI.

Menurut Hill, banyak orang keliru mengira penggunaan AI hanya memerlukan biaya langganan bulanan, padahal masih ada banyak pengeluaran lain yang harus ditanggung. Ia mengatakan bahwa biaya komputasi awan (cloud computing) saja dapat mencapai ratusan ribu hingga jutaan dolar AS per tahun, tergantung pada skala penggunaan.

Perusahaan teknologi besar juga menemukan kenyataan serupa. Pada April tahun ini, Bryan Catanzaro, Wakil Presiden Riset Pembelajaran Mendalam Terapan di NVIDIA, mengatakan kepada media bahwa untuk tim yang dipimpinnya, biaya komputasi AI jauh lebih besar dibandingkan biaya tenaga kerja manusia.

Sementara itu, Matt Baharav, CEO MKB Media Solutions yang bergerak di bidang media, mengungkapkan bahwa timnya sempat menggunakan asisten penulis berbasis AI. Namun hasil akhirnya justru mahal dan kurang efisien.

Ia mengatakan bahwa selain harus membayar biaya lisensi hingga ribuan dolar AS setiap bulan, timnya juga menghabiskan banyak waktu untuk menulis ulang paragraf-paragraf hasil AI yang terdengar seragam dan kurang berkualitas.

“Kami akhirnya benar-benar menghentikan penggunaan perangkat lunak tersebut dan mengalihkan anggarannya untuk mempekerjakan penulis yang benar-benar kompeten dan berbakat.”

Para analis menilai pengalaman ini menjadi pelajaran penting dari fase awal ledakan AI, ketika banyak perusahaan terlalu optimistis bahwa AI dapat menghemat biaya dalam jumlah besar sehingga mendorong gelombang PHK. 

Kini semakin banyak pelaku industri berpendapat bahwa pekerjaan yang membutuhkan penilaian yang baik, kreativitas, interaksi dengan pelanggan, serta pengendalian mutu tetap sebaiknya dipimpin oleh manusia.

Pada Maret lalu, Nickle LaMoreaux, Senior Vice President sekaligus Chief Human Resources Officer di IBM, dalam sebuah konferensi terbuka menyatakan bahwa bagi pertumbuhan perusahaan, menggunakan AI untuk meningkatkan kemampuan karyawan jauh lebih penting daripada sepenuhnya menggantikan tenaga manusia.

Beberapa minggu sebelum pernyataan tersebut, IBM juga mengumumkan rencana untuk meningkatkan perekrutan karyawan tingkat pemula hingga tiga kali lipat. (***)

Bendungan Waduk Liulan di Guangxi, Tiongkok Jebol, Banjir Besar Menerjang dan Menenggelamkan Permukiman

EtIndonesia.com Laporan New Tang Dynasty Television (NTD) menyebutkan sejak 4 Juli, wilayah Guangxi, Tiongkok, dilanda hujan lebat. Bendungan Waduk Liulan (六蓝水库) di Kota Hengzhou, Nanning, mengalami keretakan yang kemudian berkembang menjadi jebol. Banjir yang terjadi dilaporkan menggenangi kawasan permukiman dan menyeret sejumlah warga. Sejumlah penduduk mengatakan bahwa tanda-tanda bahaya pada bendungan telah terlihat sebelumnya, namun tidak mendapat penanganan yang memadai sehingga banyak warga tidak sempat mengungsi.

Di Kota Hengzhou, bendungan Waduk Liulan tiba-tiba mengalami keruntuhan setelah muncul retakan pada tubuh bendungan.

Pada Senin, banyak pengguna internet di Tiongkok mengunggah video dan kesaksian yang menunjukkan derasnya banjir mengalir melalui kawasan permukiman menuju kota-kota dan desa-desa di hilir. Kendaraan tampak terguling dan hanyut terbawa arus, sementara beberapa rumah terendam hingga mencapai atap. Warga yang belum sempat mengungsi terlihat naik ke atas atap untuk menyelamatkan diri. Beberapa orang juga dilaporkan terseret arus dan berjuang di tengah banjir.

Seorang warga mengatakan: “Sekarang semuanya sudah seperti lautan. Air di sekitar supermarket hampir mencapai atap. Gudang-gudang itu sudah hanyut roboh. Di desa kami, air sudah mencapai lantai satu. Lihat, bahkan sudah sampai ke atap rumah. Semua orang, segera lakukan langkah-langkah keselamatan dan mengungsi!”

Seorang pengguna internet menulis bahwa neneknya sempat merekam kondisi banjir pada hari pertama. Keesokan harinya air naik hingga lantai dua rumah, dan sang nenek dilaporkan hanyut oleh banjir.

Media juga melaporkan bahwa di Kota Yunbiao, Hengzhou, sebuah truk pengangkut sekitar 33 ton formaldehida terjebak di tengah banjir. Ketinggian air hampir mencapai setir kendaraan, sementara seseorang terjebak di atas atap truk. Pengemudi dilaporkan telah berulang kali menghubungi layanan darurat, tetapi bantuan tidak segera datang.

Kawasan perkotaan Hengzhou juga terendam banjir. Sejumlah kendaraan hanyut, sementara papan kayu, ban, dan berbagai benda lainnya terlihat mengapung di jalanan yang berubah menjadi aliran air.

Di Kota Guigang, sebuah lokasi proyek konstruksi turut terendam banjir. Air deras mengalir masuk ke area proyek hingga menyerupai air terjun kecil.

Menurut laporan tersebut, sebenarnya pada tahun lalu sudah ada warganet yang mengunggah video yang memperingatkan adanya masalah keselamatan pada Waduk Liulan. Namun, peringatan itu disebut tidak mendapat perhatian dari pihak berwenang.

Setelah bencana terjadi, banyak pengguna internet mengkritik pemerintah daerah karena dinilai tidak memberikan peringatan dini kepada warga di wilayah hilir, sehingga ketika bendungan jebol banyak penduduk tidak sempat mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Video terbaru yang beredar di internet menunjukkan bahwa banjir yang dipicu oleh jebolnya Waduk Liulan mulai surut. Namun lokasi bendungan mengalami kerusakan parah. Sebagian besar tanggul tanah dan batu terkikis, sementara jalan di atas bendungan runtuh dan ambles.

Sejumlah warga desa mengatakan bahwa sekitar setengah dari rumah-rumah di desa mereka rusak atau hanyut, bahkan sebagian rumah hanya menyisakan pondasinya.

Pada saat yang sama, Waduk Yunbiao, Waduk Sancha, dan Waduk Chayuan juga dilaporkan menghadapi kondisi darurat yang berpotensi membahayakan banyak permukiman di daerah hilir.

Beberapa pengguna internet juga mengunggah permintaan bantuan. Mereka menyebutkan bahwa banyak rumah di dekat Waduk Yunbiao telah hanyut. Hingga Senin malam, dilaporkan masih ada lebih dari seribu orang yang terjebak di daerah pegunungan dengan persediaan pakaian dan makanan yang tidak mencukupi.

Hingga kini, jumlah pasti korban jiwa maupun korban luka belum dapat dipastikan.

Prakiraan cuaca menunjukkan bahwa hujan lebat diperkirakan masih akan berlanjut hingga Rabu, sehingga upaya penyelamatan dan penanggulangan bencana diperkirakan masih menghadapi tantangan besar.

Reporter NTD Television, Guo Yuexi, melaporkan.

Hubei, Tiongkok Dilanda Tornado Langka, 8 Orang Tewas dan 1 Hilang; Sejumlah Warga Dilaporkan Tersapu Angin

EtIndonesia.com Menurut laporan New Tang Dynasty Television (NTD), akibat pengaruh sirkulasi sisa Topan Maysak, pada 6 Juli malam di wilayah Huanggang dan Ezhou di Provinsi Hubei, Tiongkok, diterjang tornado yang tergolong langka. Angin kencang menyebabkan banyak pohon tumbang, rumah-rumah rusak, serta mengakibatkan korban meninggal dan orang hilang.

Berdasarkan berbagai informasi yang beredar di internet, tornado tersebut melintasi kawasan perkotaan Huanggang dan Ezhou pada sore hingga malam hari, berlangsung sekitar 30 menit, dan memiliki daya rusak yang sangat besar. Di beberapa lokasi, kecepatan angin dilaporkan mencapai tingkat 17 menurut skala angin yang digunakan di Tiongkok.

Menurut kesaksian warga setempat, di daerah yang dilalui tornado:

  • Pintu kaca toko-toko pecah akibat terpaan angin.
  • Atap rumah beterbangan dan sebagian langit-langit bangunan runtuh menimpa perabotan di dalam rumah.
  • Kios-kios dan bangunan semi permanen tersapu angin.
  • Pohon-pohon besar tercabut hingga ke akarnya.
  • Layanan kereta cepat sempat berhenti setelah benda-benda yang terbawa angin menghantam badan kereta sehingga aliran listrik terputus.
  • Di Kota Ezhou, sebuah gardu induk listrik dilaporkan rusak sehingga menyebabkan pemadaman listrik dan gangguan pasokan air di seluruh kota.

Di Komunitas Changjiang, salah satu wilayah yang terdampak paling parah, sejumlah rumah dilaporkan roboh. Bangunan Universitas Normal Huanggang, termasuk gedung perkuliahan dan perpustakaan, mengalami kerusakan serius sehingga seluruh kampus mengalami pemadaman listrik.

(Tangkapan layar dari internet)

Seorang mahasiswa Universitas Normal Huanggang menulis di media sosial: “Karena tornado, gedung kuliah dan perpustakaan diporak-porandakan angin. Seluruh kampus mati listrik.”

Seorang warga di kawasan Jalan Mahasiswa Huangzhou juga mengatakan: “Kelompok 1 Komunitas Changjiang mengalami kerusakan paling parah. Kaca-kaca pecah, rumah-rumah roboh, listrik padam total. Ada anak-anak yang tertimpa reruntuhan.”

(Tangkapan layar dari internet)

Akibat banyaknya warga yang terluka karena pecahan kaca dan benda-benda yang beterbangan, ruang gawat darurat di rumah sakit dilaporkan dipenuhi korban.

Di media sosial juga beredar berbagai kesaksian yang menyebut adanya orang-orang yang tersapu angin. Seorang pengguna internet menulis:

“Pengendara sepeda listrik tiba-tiba menghilang.”

Pengguna lain mengklaim: “Ada seseorang yang terangkat dari gedung belasan lantai dan terbawa ke udara. Sampai sekarang belum ditemukan.”

(Tangkapan layar dari internet)
(Tangkapan layar dari internet)

Pengguna lainnya menulis: “Ini benar-benar sudah menjadi bencana. Katanya sudah ada beberapa orang meninggal dan terluka, serta masih banyak orang yang belum ditemukan.”

Menurut laporan media pemerintah Tiongkok, pada 6 Juli malam, wilayah timur Provinsi Hubei dilanda cuaca konvektif yang sangat kuat. Antara pukul 19.00 hingga 23.00, wilayah Huangshi, Huanggang, Ezhou, dan Xianning mengalami badai petir disertai angin kencang.

Sebanyak 53 kecamatan dilaporkan mengalami angin berkekuatan tingkat 8 hingga 13, sementara dua kecamatan mencatat angin mencapai tingkat 13. Tornado juga terjadi di beberapa lokasi.

Hingga sekitar pukul 23.00 pada 6 Juli, cuaca ekstrem tersebut dilaporkan telah menyebabkan 8 orang meninggal dunia dan 1 orang dinyatakan hilang.

Tornado ini untuk sementara diklasifikasikan berkekuatan EF2 hingga EF3 pada Enhanced Fujita Scale (Skala Fujita yang Disempurnakan). Sedangkan kekuatan serta panjang lintasan tornado ini tergolong sangat jarang terjadi untuk tornado yang terjadi di daratan Tiongkok

KPPU dan OJK Teken MoU, Sinergi Kawal Persaingan Sehat di Sektor Jasa Keuangan Digital

Jakarta, 7 Juli 2026 – Di tengah derasnya arus transformasi digital dan menjamurnya model bisnis baru di sektor keuangan, dua otoritas utama negeri ini memutuskan untuk memperkuat barisan. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada Senin, 6 Juli 2026, di Kantor KPPU, Jakarta.

Penandatanganan dilakukan oleh Ketua KPPU M. Fanshurullah Asa dan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi. Acara ini turut disaksikan oleh jajaran komisioner dari kedua lembaga, menandai tonggak baru kolaborasi lintas sektor dalam menjaga integritas industri jasa keuangan nasional【1†L7-L9】【1†L10-L15】.

Sinergi di Era Disrupsi Digital

Ketua KPPU, M. Fanshurullah Asa, menegaskan bahwa persaingan usaha yang sehat adalah fondasi bagi sektor jasa keuangan yang efisien dan inovatif. Ia menyoroti bahwa transformasi digital, meskipun membuka peluang besar, harus tetap berjalan seiring dengan prinsip persaingan yang adil dan perlindungan konsumen【1†L16-L21】.

“Transformasi digital telah membuka peluang besar bagi inovasi di sektor jasa keuangan. Namun, inovasi harus berjalan seiring dengan prinsip persaingan usaha yang sehat, perlindungan konsumen, dan tata kelola yang baik. Kolaborasi KPPU dan OJK menjadi semakin penting untuk memastikan seluruh pelaku usaha memiliki kesempatan yang setara dalam berkompetisi,” ujar Fanshurullah【1†L16-L21】.

Senada dengan itu, Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menekankan bahwa kepercayaan masyarakat adalah fondasi utama. Menurutnya, kolaborasi ini harus melahirkan langkah nyata yang memberikan kepastian hukum dan memperkuat daya saing nasional【2†L2-L5】.

“Kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama bagi terciptanya sektor jasa keuangan yang tangguh dan persaingan usaha yang sehat. Karena itu, kolaborasi dan sinergi OJK dan KPPU harus menghasilkan langkah nyata yang memberikan kepastian hukum, memperkuat pelindungan konsumen, dan meningkatkan daya saing ekonomi nasional,” tegas Friderica【2†L2-L5】.

Ruang Lingkup Kerja Sama yang Strategis

Nota Kesepahaman ini menjadi payung hukum bagi berbagai program kerja sama konkret antara KPPU dan OJK. Ruang lingkupnya mencakup【2†L6-L10】:

  • Pertukaran data dan informasi sesuai dengan kewenangan masing-masing lembaga.
  • Koordinasi kebijakan untuk memastikan regulasi yang sinkron.
  • Koordinasi penegakan hukum guna menindak praktik anti-persaingan di sektor keuangan.
  • Pengembangan kapasitas SDM melalui penelitian, pelatihan, dan pertukaran pengetahuan.

Kerja sama ini diarahkan khusus untuk merespons perkembangan pesat di sektor layanan keuangan digital, teknologi finansial (fintech), aset kripto, sistem pembayaran, serta berbagai model bisnis baru yang terus bermunculan【2†L8-L10】. Kedua lembaga meyakini bahwa ekosistem yang sehat, transparan, dan kompetitif akan memperkuat kepercayaan investor dan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan【2†L11-L13】.

Komitmen Jangka Panjang

Penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari komitmen jangka panjang untuk memastikan sektor jasa keuangan Indonesia semakin berintegritas, inovatif, dan mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat【2†L14-L16】. Dengan sinergi yang lebih erat antara KPPU dan OJK, diharapkan industri keuangan Tanah Air dapat tumbuh sehat di tengah ketidakpastian global, sekaligus menjadi peredam guncangan bagi perekonomian nasional

BEI Hapus 3 Kriteria Papan Pemantauan Khusus & Terapkan Auto Rejection Berjenjang, Ini Daftarnya

Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menyiapkan penyempurnaan besar-besaran terhadap aturan Papan Pemantauan Khusus. Berdasarkan hasil evaluasi penerapan mekanisme Full Call Auction (FCA) sejak 25 Maret 2024, BEI mengusulkan sejumlah perubahan yang mencakup penghapusan tiga kriteria nonfundamental sekaligus penerapan batas Auto Rejection (ARA/ARB) berjenjang yang lebih proporsional.

Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi, menyatakan bahwa evaluasi berkala merupakan bagian dari komitmen BEI untuk memastikan setiap kebijakan tetap relevan dengan dinamika pasar.

“Pasar modal yang sehat dibangun melalui tata kelola yang adaptif dan kebijakan yang terus disempurnakan sesuai dinamika pasar. BEI secara konsisten melakukan evaluasi agar senantiasa efektif dalam mendukung terciptanya pasar modal Indonesia yang teratur, wajar, efisien, transparan, serta memberikan pelindungan yang optimal bagi investor,” ujar Iding dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/7).

Tiga Kriteria yang Dihapus

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa saham-saham yang masuk ke Papan Pemantauan Khusus berdasarkan kriteria nonfundamental (kriteria 6, 7, dan 10) memiliki tingkat efektivitas yang berbeda dalam mencapai tujuan kebijakan. Oleh karena itu, BEI mengusulkan penghapusan tiga kriteria berikut:

  1. Kriteria 6 – Ketentuan free float minimum (kepemilikan saham publik)
  2. Kriteria 7 – Likuiditas perdagangan rendah
  3. Kriteria 10 – Suspensi perdagangan lebih dari satu hari bursa akibat aktivitas perdagangan

Selain penghapusan, BEI juga akan menyesuaikan Kriteria 11 yang mengatur kondisi lain yang ditetapkan oleh bursa. Dengan perubahan ini, suspensi akibat aktivitas perdagangan tidak lagi menjadi faktor yang secara otomatis menempatkan saham ke dalam Papan Pemantauan Khusus.

Auto Rejection Berjenjang, Bukan Lagi 10% untuk Semua

Salah satu perubahan paling signifikan adalah penerapan batas atas dan bawah Auto Rejection yang lebih berjenjang. Sebelumnya, saham dengan harga di atas Rp10 hanya bisa bergerak maksimal 10% dari harga acuan. Kini, BEI mengusulkan pembagian menjadi tiga lapisan berdasarkan rentang harga saham:

Rentang Harga SahamBatas Auto Rejection (ARA/ARB)
Rp1 – Rp10Tetap Rp1 dari harga acuan
> Rp10 – Rp20035%
> Rp200 – Rp5.00025%
> Rp5.00020%

Penyesuaian ini diharapkan membuat mekanisme Auto Rejection lebih selaras dengan karakteristik masing-masing kelompok harga saham, sehingga mendukung proses pembentukan harga yang lebih wajar dan meningkatkan kualitas likuiditas.

Non-Cancellation Period: Cegah Manipulasi Order

BEI juga mengusulkan penerapan Non-Cancellation Period pada Papan Pemantauan Khusus. Mekanisme ini sebelumnya telah diterapkan pada sesi pre-opening dan pre-closing sejak 15 Desember 2025 dan menunjukkan hasil positif melalui berkurangnya aktivitas perubahan maupun pembatalan order menjelang proses pembentukan harga.

Pada periode ini, anggota bursa dilarang mengubah (modify) maupun membatalkan (cancel) pesanan. Mekanisme ini berpotensi mengurangi peluang manipulasi harga melalui pembatalan order secara berulang, sehingga perdagangan menjadi lebih tertib dan efisien.

Proses Rule Making Rule (RMR) dan Jadwal Implementasi

Saat ini, usulan perubahan masih berada dalam proses Rule Making Rule (RMR) atau dengar pendapat bersama para pemangku kepentingan sebelum ditetapkan menjadi peraturan yang berlaku. BEI terus melibatkan Anggota Bursa, Perusahaan Tercatat, asosiasi, akademisi, serta pelaku pasar lainnya melalui berbagai forum diskusi maupun penyampaian masukan secara tertulis.

Implementasi Non-Cancellation Period akan dilakukan bersamaan dengan implementasi Proyek Pembaruan Sistem Perdagangan dan Pengawasan (PSPP). Pelelangan untuk penyempurnaan aturan ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 3 Agustus 2026 di Gedung BEI.

BEI menegaskan bahwa penyempurnaan ini tidak dimaksudkan untuk membatasi aktivitas perdagangan, melainkan untuk meningkatkan kualitas perdagangan sehingga likuiditas yang terbentuk merupakan likuiditas yang sehat, transparan, dan mencerminkan kondisi pasar yang sesungguhnya. Informasi lebih lanjut mengenai usulan penyempurnaan, termasuk Rancangan Peraturan Nomor I-X dan Peraturan Nomor II-X, tersedia di menu Peraturan > Rancangan Peraturan di website BEI.

Wang Yi Kunjungi Negara-negara Nordik, Para Praktisi Falun Gong Menyerukan Penghentian Penganiayaan di Sepanjang Kunjungannya

Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi, yang dikenal sebagai salah satu diplomat bergaya “wolf warrior”, sedang melakukan kunjungan ke empat negara Nordik dengan tujuan memperkuat hubungan diplomatik dan ekonomi. Namun, di setiap negara yang dikunjunginya, ia menghadapi aksi  damai dari praktisi Falun Gong yang menyerukan agar pemerintah Partai Komunis Tiongkok (PKT) menghentikan penganiayaan terhadap Falun Gong dan meminta agar pihak yang dianggap bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban.  Sejumlah media arus utama di negara-negara tersebut juga terus menyoroti isu hak asasi manusia terkait perlakuan terhadap Falun Gong di Tiongkok.

EtIndonesia.com Di tengah sikap Uni Eropa yang dinilai semakin tegas terhadap kebijakan PKT, Wang Yi melakukan kunjungan ke Denmark, Swedia, Finlandia, dan Norwegia pada 2–8 Juli dengan tujuan memperkuat kepentingan diplomatik dan ekonomi Beijing. Namun, di setiap negara yang dikunjunginya, aksi protes turut berlangsung.

Praktisi Falun Gong meneriakkan slogan: “Falun Dafa baik, Sejati-Baik-Sabar baik. Hentikan penganiayaan terhadap Falun Gong.”

Pada 5 Juli 2026, selama kunjungan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi ke Finlandia, Perusahaan Penyiaran Finlandia (Yle) menerbitkan gambar spanduk protes Falun Gong. (Tangkapan layar dari internet)

Saat Wang Yi bertemu dengan Menteri Luar Negeri Swedia Maria Malmer Stenergard, para praktisi Falun Gong membentangkan spanduk di seberang gedung pemerintah, menyerukan penghentian penganiayaan terhadap Falun Gong dan penghentian dugaan pengambilan organ secara paksa.

Banyak warga dan wisatawan yang melintas berhenti untuk mengetahui lebih lanjut mengenai aksi tersebut dan mengambil brosur informasi yang dibagikan.

Pada 5 Juli, selama kunjungan Wang Yi ke Finlandia, beberapa praktisi Falun Gong mengadakan protes di depan gedung Kementerian Luar Negeri Finlandia, menuntut agar Partai Komunis Tiongkok menghentikan penganiayaan terhadap Falun Gong. (Foto disediakan oleh praktisi Falun Gong setempat)

Setelah menyelesaikan kunjungannya di Swedia, Wang Yi tiba di Finlandia pada Senin (6 Juli). Di sana, praktisi Falun Gong kembali menggelar aksi damai di depan gedung parlemen dan kementerian luar negeri Finlandia, menyerukan penghentian penganiayaan terhadap Falun Gong oleh pemerintah Tiongkok.

Pada 5 Juli, selama kunjungan Wang Yi ke Finlandia, beberapa praktisi Falun Gong mengadakan protes di depan gedung Kementerian Luar Negeri Finlandia, menuntut agar Partai Komunis Tiongkok menghentikan penganiayaan terhadap Falun Gong. Warga setempat mengetahui kebenaran di tempat kejadian. (Foto disediakan oleh praktisi Falun Gong setempat)
Pada 5 Juli, selama kunjungan Wang Yi ke Finlandia, beberapa praktisi Falun Gong mengadakan protes di depan gedung Kementerian Luar Negeri Finlandia, menuntut agar Partai Komunis Tiongkok menghentikan penganiayaan terhadap Falun Gong. Warga setempat mengetahui kebenaran di tempat kejadian. (Foto disediakan oleh praktisi Falun Gong setempat)
Pada 5 Juli, selama kunjungan Wang Yi ke Finlandia, beberapa praktisi Falun Gong mengadakan protes di depan gedung Kementerian Luar Negeri Finlandia, menuntut agar Partai Komunis Tiongkok menghentikan penganiayaan terhadap Falun Gong. Warga setempat mengetahui kebenaran di tempat kejadian. (Foto disediakan oleh praktisi Falun Gong setempat)
Pada 5 Juli, selama kunjungan Wang Yi ke Finlandia, beberapa praktisi Falun Gong mengadakan protes di depan gedung Kementerian Luar Negeri Finlandia, menuntut agar Partai Komunis Tiongkok menghentikan penganiayaan terhadap Falun Gong. Warga setempat mengetahui kebenaran di tempat kejadian. (Foto disediakan oleh praktisi Falun Gong setempat)

Media terbesar di Finlandia juga memberitakan aksi tersebut serta menyoroti isu penganiayaan terhadap Falun Gong di Tiongkok.

Sebelum mengunjungi Swedia, Wang Yi terlebih dahulu singgah di Denmark. Di sana, praktisi Falun Gong juga mengadakan aksi damai di luar lokasi pertemuan. Menurut laporan, staf Kedutaan Besar Tiongkok di Denmark sempat berupaya mengganggu aksi protes tersebut, tetapi dihentikan oleh polisi Denmark yang menyatakan bahwa demonstrasi damai merupakan hak para praktisi Falun Gong.

Selama kunjungan Wang Yi ke Denmark pada 2 hingga 3 Juli, ia menghadapi protes dari praktisi Falun Gong setempat dan warga Tibet. (Foto disediakan oleh praktisi Falun Gong setempat)

“Ke mana pun Wang Yi berkunjung di berbagai negara, ia menghadapi aksi protes damai dari praktisi Falun Gong yang menyerukan penghentian penganiayaan oleh Partai Komunis Tiongkok. Hal ini menunjukkan bahwa penganiayaan tersebut tidak berhasil menghancurkan Falun Gong,” ujar pengamat politik Xing Tianxing. 

“Sebaliknya, Falun Gong terus berkembang di berbagai negara dan mendapat sambutan dari masyarakat internasional. Dari sudut pandang nilai-nilai universal, praktisi Falun Gong memiliki hak asasi untuk menjalankan keyakinannya. Situasi ini juga menunjukkan bahwa tindakan pemerintah PKT terhadap Falun Gong semakin mendapat kecaman dari banyak negara,” katanya. 

Pada tanggal 4 Juli, selama kunjungan Wang Yi ke Swedia, ia menghadapi protes dari praktisi Falun Gong setempat. (Foto disediakan oleh praktisi Falun Gong setempat)

Sejak pemerintah PKT melancarkan kampanye terhadap Falun Gong pada Juli 1999, penganiayaan tersebut telah berlangsung selama 27 tahun. Tindakan tersebut tidak hanya terus berlanjut di dalam negeri, tetapi juga disebut telah meluas hingga ke luar negeri. 

Kini seiring semakin banyak masyarakat internasional mengetahui informasi mengenai penganiayaan terhadap Falun Gong, pemerintah PKT akan menghadapi semakin banyak kritik. Menurut analisis, aksi protes damai yang terus dilakukan diharapkan dapat mendorong lebih banyak negara untuk mengambil tindakan dan menyerukan penghentian penganiayaan tersebut.

Ketua Pusat Layanan Global untuk Pengunduran Diri dari PKT, Wang Zhiyuan, mengatakan: praktisi Falun Gong memanfaatkan kesempatan ini untuk memberitahu dunia bahwa penganiayaan terhadap Falun Gong merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan dan genosida. 

“Menurut pandangan mereka, yang dirusak bukan hanya Falun Gong, tetapi juga nilai moral umat manusia serta perdamaian dunia. Oleh karena itu, mereka berharap masyarakat internasional dapat bersama-sama menghentikan apa yang mereka sebut sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan dan menjaga moralitas, perdamaian, serta kebebasan umat manusia,” lanjutnya. 

Tak hanya di Eropa, menjelang peringatan 4 Juni lalu, Wang Yi mengunjungi Kanada. Praktisi Falun Gong setempat juga menggelar aksi damao di berbagai lokasi termasuk Parliament Hill, Kementerian Luar Negeri Kanada, di luar Kantor Perdana Menteri, dan Kedutaan Besar Tiongkok, memrotes penganiayaan dan penindasan lintas negara Partai Komunis Tiongkok selama 27 tahun, dan menyerukan kepada pemerintah Kanada untuk mengambil tindakan guna menghentikan peningkatan campur tangan dan penindasan lintas negara PKT.

Di sepanjang rute yang dilalui Wang Yi, para praktisi Falun Gong memajang spanduk dalam bahasa Mandarin dan Inggris yang bertuliskan: “Hentikan penganiayaan terhadap Falun Gong,” “Falun Dafa itu baik,” “Hentikan pengambilan organ hidup-hidup dari praktisi Falun Gong oleh PKT,” “Hentikan penganiayaan terhadap Shen Yun,” dan “Hentikan penindasan transnasional terhadap Falun Gong,” yang menyampaikan pesan kepada iring-iringan kendaraan Wang Yi saat melintas.

Pada 29 Mei 2026, kendaraan Wang Yi melewati lokasi di mana para praktisi Falun Gong membentangkan spanduk protes terhadap penganiayaan Partai Komunis Tiongkok setelah meninggalkan Kantor Perdana Menteri Kanada. (Foto Minghui.org)

Reporter NTD Television Chen Yue dan Chang Chun melaporkan.

OJK Jamin Stabilitas Sektor Keuangan Tetap Solid di Tengah Gejolak Global dan Tekanan Inflasi

Jakarta, 7 Juli 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan (SJK) tetap terjaga meskipun dibayangi ketidakpastian geopolitik dan tekanan inflasi global. Hal ini terungkap dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK pada 1 Juli 2026, yang dirilis secara resmi hari ini.

Di tengah perlambatan ekonomi global dan meningkatnya risiko higher for longer, OJK menilai sektor keuangan domestik masih menunjukkan ketahanan yang solid. Meskipun berbagai indikator ekonomi global menunjukkan divergensi—dengan Amerika Serikat yang tetap tangguh namun inflasinya naik, sementara Tiongkok masih menghadapi lemahnya konsumsi domestik—OJK meyakini respons kebijakan yang memadai telah menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia.【1†L32-L33】

IHSG Terkoreksi, Namun Likuiditas Pasar Tetap Terjaga

Di pasar modal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Juni 2026 ditutup di level 5.643,19, terkoreksi 7,90 persen secara bulanan atau 34,74 persen secara tahunan.【1†L44-L45】Meski demikian, likuiditas pasar saham domestik secara umum tetap manageable dengan rata-rata bid-ask spread berada di level 1,75 persen.【1†L47-L48】

Investor asing tercatat melakukan net sell di pasar saham senilai Rp19,63 triliun seiring volatilitas pasar global.【1†L49-L50】Namun di sisi lain, minat investor asing terhadap Surat Berharga Negara (SBN) tetap positif, tercermin dari net buy sebesar Rp22,43 triliun secara bulanan.【1†L57-L58】

Jumlah investor di pasar modal domestik terus menunjukkan tren peningkatan, dengan penambahan sebanyak 1,21 juta investor baru pada Juni 2026, sehingga total investor mencapai 28,96 juta atau tumbuh 42,22 persen secara tahunan.【1†L69-L70】

Kredit Perbankan Tumbuh 11,51%, NPL Terjaga

Kinerja intermediasi perbankan meningkat dengan profil risiko yang terkendali. Pada Mei 2026, kredit tumbuh sebesar 11,51 persen secara tahunan menjadi Rp8.918 triliun.【1†L97-L98】Kredit investasi mencatat pertumbuhan tertinggi yaitu 21,95 persen, diikuti kredit modal kerja sebesar 8,09 persen, dan kredit konsumsi sebesar 5,89 persen.【1†L99-L100】

Kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL gross sebesar 2,17 persen dan NPL net di angka 0,84 persen.【1†L111-L112】Ketahanan permodalan perbankan juga tercatat kuat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 23,74 persen, jauh di atas ambang batas ketentuan.【1†L116】

Di sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 13,49 persen secara tahunan menjadi Rp10.294 triliun, dengan pertumbuhan giro yang melonjak 20,53 persen.【1†L105-L106】

Asuransi dan Dana Pensiun Tunjukkan Kinerja Positif

Industri asuransi komersil mencatat total aset Rp977,81 triliun atau naik 4,05 persen secara tahunan, dengan akumulasi pendapatan premi mencapai Rp139,54 triliun.【1†L149-L151】Industri asuransi jiwa serta asuransi umum dan reasuransi mencatatkan Risk Based Capital (RBC) masing-masing sebesar 481,20 persen dan 319,12 persen, jauh di atas ambang batas 120 persen.【1†L153】

Di sisi dana pensiun, total aset tumbuh 7,71 persen secara tahunan mencapai Rp1.693,37 triliun.【1†L160】OJK juga mencatatkan prestasi dengan disahkannya pendirian DPLK Sinarmas Asset Management pada Juni 2026, yang merupakan DPLK pertama yang didirikan oleh Manajer Investasi.【1†L172-L173】

OJK Terbitkan Regulasi Baru, Perkuat Pengawasan

Dalam rangka penguatan sektor jasa keuangan, OJK telah menerbitkan sejumlah regulasi baru, di antaranya:

  1. POJK Nomor 6 Tahun 2026 tentang Perilaku Penyampai Informasi Sektor Jasa Keuangan, yang mengatur perilaku financial influencer dalam menyampaikan informasi keuangan kepada masyarakat.【1†L347-L350】
  2. POJK Nomor 7 Tahun 2026 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum dan Pemenuhan Modal Inti Minimum Bank Perekonomian Rakyat, untuk mendorong penguatan permodalan BPR.【1†L351-L355】
  3. POJK Nomor 8 Tahun 2026 tentang Pelaporan dan Permintaan Data Transaksi Pendanaan oleh Penyelenggara Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi, sebagai landasan pengawasan pelaporan data transaksi fintech lending secara harian.【1†L356-L359】

Pemberantasan Pinjol Ilegal dan Penipuan Terus Digencarkan

OJK bersama Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) terus memerangi aktivitas keuangan ilegal. Sepanjang 2026 hingga 30 Juni, OJK telah menangani 1.218 entitas ilegal, terdiri dari 238 investasi ilegal, 951 pinjaman online ilegal, dan 27 gadai ilegal.【1†L441】

Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) yang dibentuk OJK bersama anggota Satgas PASTI telah menerima 608.167 laporan penipuan, dengan total dana korban yang berhasil diblokir mencapai Rp674,1 miliar dan dana yang dikembalikan kepada korban sebesar Rp196,93 miliar.【1†L453-L456】

OJK Terus Perkuat Literasi Keuangan

Sepanjang 2026, OJK telah menyelenggarakan 2.571 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau 10,86 juta peserta.【1†L335】Melalui program GENCARKAN, telah diselenggarakan 31.178 program yang menjangkau 102 juta peserta di seluruh Indonesia.【1†L339】

Program OJK PEDULI (Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia) telah mencatat 44.085 duta literasi keuangan sejak diluncurkan pada April 2025.【1†L337】

Penegakan Hukum: 184 Perkara Diselesaikan, 41 Aset Disita

Dalam pelaksanaan fungsi penyidikan, sampai dengan 30 Juni 2026, Penyidik OJK telah menyelesaikan total 184 perkara yang terdiri dari 145 perkara perbankan, 9 perkara pasar modal, 25 perkara perasuransian, dan 5 perkara pembiayaan.【1†L439】Sebanyak 158 perkara telah diputus pengadilan.【1†L440】

Penyidik OJK juga berhasil menyita dan mengamankan 41 aset yang diduga terkait dengan tindak pidana perbankan syariah di Kota Medan, Sumatera Utara, sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian bank (asset recovery).【1†L447-L449】

OJK Optimistis Sektor Keuangan Tetap Tangguh

OJK menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

“Dengan semangat kolaborasi yang kuat dari seluruh pihak, kami optimistis sektor jasa keuangan Indonesia dapat tetap tangguh menghadapi dinamika global,” demikian pernyataan resmi OJK dalam siaran persnya.

Kebakaran Hutan di Prancis Selatan Tak Terkendali, Lebih dari 10.000 Warga Dievakuasi

EtIndonesia.com Kebakaran hutan besar yang terjadi di wilayah selatan Prancis masih belum terkendali. Kebakaran tersebut telah memengaruhi lebih dari 20 kota kecil dan desa di dekat perbatasan Spanyol, menyebabkan 16 orang terluka, termasuk 4 petugas pemadam kebakaran, serta memaksa lebih dari 10.000 penduduk meninggalkan rumah mereka. Pada Senin (6 Juli), pihak berwenang memperingatkan bahwa angin kencang berpotensi memperluas area kebakaran.

Pejabat setempat Pierre Regnault de la Mothe menulis di platform X bahwa kebakaran telah menghanguskan sekitar 4.600 hektare lahan di kaki Pegunungan Pyrenees di Prancis.

Menurut laporan Reuters, pada 6 Juli, Uni Eropa mengumumkan akan mengirim empat pesawat pemadam kebakaran dari Siprus dan Swedia ke Prancis. Selain itu, lebih dari 100 petugas pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk membantu operasi pemadaman di sekitar Trevillach, tidak jauh dari Kota Perpignan di Prancis selatan.

Lokasi kebakaran di Trevillach berada di dekat rute etape ketiga Tour de France. Menurut Direktur Tour de France, Christian Prudhomme, ruas jalan pada etape tersebut ditutup bagi penonton pada 6 Juli agar kendaraan dan personel pemadam kebakaran dapat bergerak dengan lancar di kawasan tersebut.

Gelombang panas yang melanda Prancis dan wilayah Eropa Barat selama Mei hingga Juni menyebabkan lahan menjadi sangat kering, sehingga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan pada tahun ini.

Di lokasi kebakaran, pesawat pemadam Dash Q400-MRE milik badan pertahanan sipil Prancis dikerahkan untuk menjatuhkan air ke titik-titik api.

Sementara itu, di Departemen Hérault, Prancis selatan, kebakaran hutan juga menghasilkan kepulan asap tebal yang menutupi langit. Sekitar 700 petugas pemadam kebakaran, dengan dukungan pesawat khusus, berupaya memadamkan kebakaran besar lainnya di dekat Caramany dan Lesquerde di Departemen Pyrénées-Orientales.

Foto-foto dari lokasi juga memperlihatkan kendaraan yang hangus terbakar di kawasan permukiman di Ille-sur-Têt, menunjukkan besarnya dampak kebakaran terhadap masyarakat setempat.

Sumber : NTDTV.com

Heboh! Unit Rahasia Iran Dikabarkan Siap Memburu Trump, Tapi Elite Teheran Justru Sedang Terpecah

EtIndonesia.com – Situasi politik dan keamanan di Iran kembali menjadi sorotan internasional setelah muncul laporan yang menyebut Teheran membentuk sebuah satuan rahasia lintas negara yang diduga memiliki misi untuk melakukan aksi balasan terhadap mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Di saat yang sama, berbagai laporan juga mengindikasikan adanya dinamika internal yang semakin rumit di dalam struktur kekuasaan Iran, terutama ketika negara itu masih menggelar rangkaian prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei.

Di tengah suasana duka nasional, pemerintah Iran menampilkan citra persatuan dan kekuatan di hadapan dunia. Namun di balik prosesi yang berlangsung megah tersebut, sejumlah laporan media dan analis justru menyoroti adanya indikasi ketegangan di dalam elite politik dan militer Iran.

Prosesi Pemakaman Khamenei Berlangsung di Tengah Pengamanan Ketat

Pada 6 Juli 2026, pemerintah Iran masih melanjutkan prosesi pemakaman kenegaraan Ayatollah Ali Khamenei di Teheran. Jalan-jalan utama ibu kota dipenuhi lautan manusia yang datang untuk mengikuti upacara penghormatan terakhir.

Demi menjamin keamanan acara, pemerintah menutup seluruh wilayah udara Teheran selama prosesi berlangsung. Langkah tersebut menunjukkan tingginya tingkat kewaspadaan aparat keamanan terhadap berbagai kemungkinan ancaman.

Meskipun pemerintah Iran menampilkan kerumunan massa sebagai bukti kuatnya dukungan rakyat kepada pemimpin tertinggi mereka, sejumlah pengamat menilai besarnya jumlah peserta belum tentu sepenuhnya mencerminkan dukungan spontan masyarakat. Mereka menilai pemerintah memiliki kepentingan politik untuk mempertontonkan citra persatuan nasional di tengah tekanan yang sedang dihadapi negara tersebut.

Seruan Terbuka untuk Menyerang Donald Trump

Dalam salah satu momen prosesi pemakaman, pembawa acara di panggung utama memimpin massa meneriakkan slogan yang menyerukan agar Donald Trump diserang. Seruan tersebut kemudian diikuti oleh ratusan ribu hingga jutaan peserta yang hadir di lokasi.

Bagi sebagian orang, teriakan tersebut mungkin hanya dianggap sebagai luapan emosi massa dalam suasana berkabung. Namun, kemunculan laporan intelijen pada waktu yang hampir bersamaan membuat slogan tersebut memperoleh perhatian yang jauh lebih besar.

Laporan Intelijen Israel: Iran Bentuk Unit Rahasia “Mukhtar”

Media Israel, Channel 14, melaporkan adanya informasi intelijen yang menyebut Pasukan Quds, bagian dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), telah membentuk sebuah unit rahasia baru dengan nama sandi “Mukhtar.”

Menurut laporan tersebut, unit ini disebut memiliki satu misi utama, yakni melakukan operasi terhadap Donald Trump beserta sejumlah pejabat tinggi Amerika Serikat.

Laporan itu juga menyatakan bahwa unit tersebut tidak berencana mengirim personelnya secara langsung ke wilayah Amerika Serikat. Sebaliknya, operasi disebut akan dijalankan melalui jaringan perantara yang berada di luar Iran.

Dugaan Pemanfaatan Kartel Meksiko dan Jaringan Diaspora Iran

Masih berdasarkan laporan yang sama, terdapat dua kelompok yang disebut akan dimanfaatkan sebagai pendukung operasi.

Kelompok pertama adalah kartel kriminal di Meksiko yang dinilai memiliki pengalaman dalam penyelundupan manusia maupun barang melintasi perbatasan Amerika Serikat.

Sementara kelompok kedua adalah sebagian warga keturunan Iran yang tinggal di berbagai negara. Mereka diduga akan berperan dalam penyediaan logistik, pengintaian, pembangunan jaringan komunikasi, hingga membantu persiapan operasional.

Hingga kini, klaim tersebut belum memperoleh konfirmasi independen maupun pengakuan resmi dari pemerintah Iran.

Dugaan Ancaman terhadap Trump Pernah Muncul Sebelumnya

Terlepas dari benar atau tidaknya laporan terbaru tersebut, tuduhan mengenai upaya Iran menargetkan Donald Trump bukanlah isu yang sepenuhnya baru.

Pada 2024, Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengumumkan dakwaan terhadap sejumlah individu yang dituduh terlibat dalam rencana pembunuhan terhadap Donald Trump. Para terdakwa diduga bertindak atas nama pemerintah Iran, meskipun Teheran membantah tuduhan tersebut.

Kasus tersebut menjadi salah satu alasan mengapa laporan terbaru mengenai pembentukan unit “Mukhtar” langsung menarik perhatian berbagai kalangan.

Pengamanan Pemakaman Diduga Melibatkan Milisi Afghanistan

Di tengah meningkatnya ancaman keamanan, muncul pula laporan lain mengenai sistem pengamanan prosesi pemakaman.

Akun X Iran Observer, yang dikenal kerap mengunggah informasi mengenai perkembangan internal Iran, mengklaim bahwa pengamanan inti di kompleks utama Mosalla tidak sepenuhnya dilakukan oleh personel Garda Revolusi Iran.

Menurut laporan tersebut, tugas pengamanan utama justru dipercayakan kepada Brigade Fatemiyoun, yaitu kelompok milisi yang mayoritas anggotanya berasal dari Afghanistan dan selama ini dikenal sebagai salah satu kelompok yang didukung Iran.

Apabila informasi tersebut benar, hal itu menunjukkan bahwa pemerintah Iran memilih mengandalkan unsur milisi sekutu dalam mengamankan salah satu acara paling penting dalam sejarah politik negara tersebut.

Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran mengenai klaim tersebut.

Penembak Jitu Ditempatkan di Berbagai Titik Strategis

Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan keberadaan penembak jitu di berbagai bangunan dan titik strategis sepanjang jalur prosesi pemakaman.

Pengamanan berlapis seperti itu dinilai memiliki pola yang serupa dengan langkah-langkah keamanan ketika pemerintah Iran menghadapi aksi demonstrasi besar beberapa waktu sebelumnya.

Besarnya pengerahan aparat menunjukkan bahwa pemerintah tampaknya berupaya mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan selama berlangsungnya prosesi kenegaraan tersebut.

Pernyataan Esmail Qaani Memicu Berbagai Spekulasi

Perhatian publik juga tertuju pada laporan mengenai pernyataan yang dikaitkan dengan Komandan Pasukan Quds, Esmail Qaani.

Menurut laporan yang beredar, Qaani disebut mengatakan bahwa wafatnya Khamenei merupakan “hasil terbaik baginya.”

Ungkapan tersebut memicu berbagai spekulasi karena berbeda dari istilah yang lazim digunakan pemerintah Iran ketika menyampaikan kabar meninggalnya tokoh penting negara.

Selama ini, pejabat Iran umumnya menggunakan istilah seperti “syahid”, “gugur sebagai martir”, atau “berkorban di jalan Tuhan”. Karena itu, apabila kutipan tersebut benar adanya, banyak analis menilai pilihan kata tersebut terasa tidak biasa.

Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat verifikasi independen yang dapat memastikan keaslian maupun konteks lengkap dari pernyataan tersebut.

Muncul Dugaan Retaknya Hubungan Elite Politik dan Garda Revolusi

Berkembangnya berbagai laporan tersebut memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan adanya perbedaan pandangan di antara elite politik Iran dan pimpinan Garda Revolusi.

Sebagian pengamat menilai dinamika yang muncul selama prosesi pemakaman dapat menjadi indikasi bahwa hubungan antarkelompok berpengaruh di dalam struktur kekuasaan Iran sedang mengalami tekanan.

Namun demikian, hingga kini belum terdapat bukti resmi yang dapat memastikan adanya keretakan internal tersebut.

Keith Kellogg Bandingkan Perang Ukraina dengan Afghanistan Era Uni Soviet

Sementara Iran menghadapi berbagai tantangan internal, sekutunya, Rusia, juga terus berada di bawah tekanan akibat perang di Ukraina.

Dalam wawancara dengan PBS, mantan utusan khusus Donald Trump untuk urusan Rusia, Keith Kellogg, menyampaikan perbandingan yang cukup tajam mengenai besarnya kerugian yang dialami Rusia.

Menurut Kellogg, ketika Uni Soviet berperang di Afghanistan, jumlah korban tewas tentaranya diperkirakan sekitar 18.000 orang, dan beban perang tersebut pada akhirnya memaksa Moskow menarik seluruh pasukannya.

Ia kemudian menyatakan bahwa total korban tewas maupun luka di pihak Rusia selama perang Ukraina diperkirakan telah mencapai sekitar 1,2 hingga 1,4 juta orang, meskipun angka tersebut masih menjadi bahan perdebatan dan memiliki perbedaan estimasi di berbagai sumber internasional.

Peringatan agar Putin Tidak Mengulangi Sejarah Nikolay II

Dalam wawancara yang sama, Kellogg mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin perlu menyadari bahwa Rusia belum benar-benar memenangkan perang.

Ia mengingatkan agar Putin tidak mengulangi nasib Tsar Nikolay II, penguasa terakhir Kekaisaran Rusia.

Menurut Kellogg, keputusan Nikolay II membawa Rusia masuk ke dalam Perang Dunia I memicu krisis ekonomi yang semakin parah, meningkatnya kemarahan rakyat, hingga akhirnya melahirkan Revolusi Februari yang menjatuhkan kekuasaannya. Beberapa waktu kemudian, Nikolay II beserta keluarganya kehilangan nyawa setelah revolusi tersebut.

Seruan untuk Menempuh Jalur Diplomasi

Kellogg menegaskan bahwa pesannya tidak hanya ditujukan kepada Kremlin, tetapi juga kepada negara-negara Barat.

Menurutnya, penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi merupakan pilihan yang lebih baik dibandingkan mendorong Rusia ke situasi di mana kepemimpinan Putin hanya memiliki dua pilihan ekstrem, yakni memenangkan perang atau menghadapi risiko kehilangan kekuasaan.

Ia menilai bahwa semakin lama konflik berlangsung, semakin besar pula biaya kemanusiaan, ekonomi, dan politik yang harus ditanggung semua pihak yang terlibat.

Situasi di Iran maupun Rusia menunjukkan bahwa tekanan eksternal sering kali berjalan beriringan dengan tantangan internal. Di satu sisi, Teheran menghadapi sorotan terkait dugaan ancaman terhadap Amerika Serikat dan berbagai spekulasi mengenai dinamika elite politiknya. Di sisi lain, Moskow terus menghadapi beban perang yang semakin besar, sementara komunitas internasional masih berupaya mencari peluang bagi penyelesaian konflik melalui jalur diplomatik. (***)

Membangun Nostalgia Hari Ini: Apa yang Akan Diingat Anak-Anak Anda di Masa Depan?

Perjalanan berkemah tahunan, buku cerita favorit, atau tradisi hari raya dapat menjadi kenangan emosional yang melekat sepanjang masa kanak-kanak.

oleh Walker Larson

Kata nostalgia berasal dari dua kata Yunani: algos, yang berarti “rasa sakit” atau “duka”, dan nostos, yang berarti “kepulangan”. Pada awalnya, istilah ini merujuk pada rasa sakit yang mendalam akibat kerinduan terhadap rumah. Bahkan, nostalgia pernah dicantumkan dalam sejumlah buku kedokteran dan dianggap sebagai gangguan yang sering dialami mereka yang berada jauh dari rumah, seperti pelaut dan tentara. Seiring waktu, maknanya bergeser menjadi kerinduan terhadap masa lalu atau keinginan untuk “pulang” ke hari-hari indah yang telah berlalu.

Sentuhan nostalgia yang manis sekaligus menyayat hati dapat datang secara tiba-tiba, dipicu oleh hal-hal yang paling sederhana: melodi yang hampir terlupakan, aroma rumput yang baru dipotong, sinar matahari dan bayangan panjang di jalan yang akrab, atau buku tua yang tertutup debu. Pemicu-pemicu ini menghubungkan kita dengan kenangan yang membentuk diri kita. Kita berharap bisa kembali ke masa itu, tetapi hanya dapat memandangnya dari balik dinding kaca yang tak dapat ditembus.

Bagi orang dewasa, beberapa pengalaman masa kecil menjadi semakin harum oleh nostalgia seiring berjalannya waktu. Entah itu berburu bersama ayah, piknik di halaman belakang bersama saudara, menonton film favorit bersama sepupu, atau membaca buku bersama ibu, pengalaman-pengalaman tersebut akhirnya memiliki makna yang jauh lebih besar daripada saat pertama kali dialami.

Benda-benda yang menyertai kenangan itu—senapan tua, keranjang piknik yang sudah usang, atau sampul buku yang mulai pudar—mengingatkan kita pada kegembiraan dan kesedihan, aktivitas, emosi, tempat, dan terutama orang-orang yang membentuk diri kita pada usia paling mudah dipengaruhi, ketika seluruh dunia masih terasa baru.

Nostalgia bukan sekadar keunikan menarik yang muncul saat dewasa. Nostalgia memiliki pengaruh besar dalam membentuk diri kita seiring bertambahnya usia. Hal-hal yang kita rindukan terus memengaruhi siapa diri kita dan membentuk kisah hidup kita; semuanya mencerminkan apa yang paling berharga bagi kita.

Dengan cara ini, nostalgia terus memperkuat prioritas hidup dan bahkan cara pandang kita terhadap dunia hingga usia dewasa. Sifatnya yang emosional dan naluriah membuat kita bereaksi secara spontan terhadap pemicu tertentu, memberi bobot khusus pada hal-hal tersebut dan makna yang dikandungnya, terkadang tanpa disadari.

Peran Orang Tua dalam Membentuk Nostalgia

Orang tua memiliki kesempatan unik untuk membentuk nostalgia masa depan anak-anak mereka dengan memberikan pengalaman, pengaruh, dan benda-benda tertentu selama masa kanak-kanak yang kelak akan memengaruhi kehidupan mereka saat dewasa melalui kenangan tersebut. Apa yang kita berikan kepada anak-anak hari ini adalah apa yang akan mereka kenang dengan penuh kelembutan ketika mereka mencapai usia paruh baya.

Dari sudut pandang itu, permainan, aktivitas, tradisi, buku, dan film yang memenuhi masa kecil anak-anak kita tidak hanya membentuk mereka saat ini, tetapi juga di masa depan. Karena itu, sangat penting untuk memilih pengaruh-pengaruh tersebut dengan sengaja.

Dengan kata lain, saya lebih berharap anak-anak saya saat dewasa merasakan nostalgia yang lebih kuat terhadap “The Chronicles of Narnia” daripada SpongeBob SquarePants. Penulis lebih ingin mereka merasakan nostalgia saat berjalan-jalan di hutan daripada ketika bermain gim video. Penulis berharap kenangan masa kecil mereka lebih kuat dipicu oleh cahaya lilin dan roti manis Lussekatter pada perayaan Hari Santa Lucia daripada oleh kunjungan ke taman bermain air.

Bukan berarti acara televisi, gim video, atau taman air tidak memiliki tempat dalam masa kanak-kanak atau dalam kenangan nostalgia. Tentu saja semuanya bisa memberikan pengalaman positif. Namun, saya tidak ingin pengalaman-pengalaman itu menjadi hal yang paling erat dikaitkan anak-anak saya dengan masa muda mereka karena secara umum pengalaman tersebut tidak menyampaikan nilai-nilai dan pandangan hidup yang saya harapkan.

Kecintaan terhadap keajaiban dan keluhuran yang ditanamkan oleh seri “The Chronicles of Narnia” merupakan kompas yang lebih baik dibandingkan humor slapstick dan pesan moral dangkal yang sering ditemukan dalam banyak acara televisi anak-anak. Kenangan tentang hutan yang diterangi cahaya matahari akan lebih bermanfaat bagi mereka dalam jangka panjang dibandingkan tenggelam dalam dunia virtual permainan video.

Orang tua lain mungkin memiliki penilaian berbeda, tetapi intinya adalah setidaknya kita perlu membuat pertimbangan. Apakah ini jenis pengalaman yang mana penulis ingin anak-anak penulis kenang dengan penuh kasih sepanjang hidup mereka atau tidak?

Cahaya dalam Kehidupan Sehari-hari

Cara pandang terhadap pengasuhan ini sekaligus menyegarkan dan menakutkan. Dalam sebuah video viral baru-baru ini, seorang ayah bernama Ethan Lapierre mengungkapkan kenyataan yang menyentuh bahwa sebagai orang tua, “Anda sedang menciptakan nostalgia anak-anak Anda secara langsung, saat ini juga.”

“Anda tidak lagi hanya menjalani hidup Anda sendiri. Anda sedang membentuk kehidupan seseorang yang lain,” katanya.

“Rasanya aneh menjadi orang dewasa dan menjadi orang tua sekarang. Namun penulis melihatnya sebagai sebuah kehormatan besar. Karena Anda bukan hanya seorang orang tua—Anda menjadi bagian dari seluruh album kenangan seseorang.”

Menanggapi popularitas video tersebut, Himanshi Bahuguna menulis untuk Motherly mengenai alasan mengapa kesadaran ini begitu menyentuh banyak orang.

“Tiba-tiba, perhatian dan kepedulian sehari-hari terasa penuh makna,” tulisnya. “Anda menyadari bahwa kenangan anak Anda sedang terbentuk secara diam-diam, tanpa pemberitahuan apa pun, sementara Anda hanya berusaha menjalani hari demi hari. Banyak orang tua menggambarkan momen kesadaran ini sebagai sesuatu yang indah sekaligus menakutkan.”

Kesadaran bahwa nostalgia sedang dibentuk tidak hanya mendorong orang tua untuk lebih sengaja memilih pengaruh yang diberikan kepada anak-anak mereka, tetapi juga memberi cahaya baru pada kehidupan sehari-hari.

“Salah satu hal yang paling sulit dipercaya oleh orang tua sekaligus paling menenangkan adalah bahwa hal-hal kecil itu penting justru karena ukurannya yang kecil,” tulis Bahuguna.

Menyadari kebenaran tersebut—yang sering kali sulit dilakukan di tengah kesibukan dan kekacauan kehidupan sehari-hari—merupakan salah satu kebahagiaan terbesar dalam menjadi orang tua.

Namun, Bahuguna juga mengingatkan bahwa “masa kanak-kanak bukanlah sebuah pertunjukan, dan pengasuhan bukanlah tontonan.” Orang tua memang sebaiknya berusaha mengelilingi anak-anak mereka dengan hal-hal yang baik—tradisi yang sehat, literatur yang indah dan menginspirasi, serta aktivitas yang penuh petualangan yang akan menjadi kenangan berharga. Namun inti sesungguhnya dari anugerah menjadi orang tua bukanlah semua itu.

Intinya adalah cinta.

Bahkan ketika berbagai unsur masa kanak-kanak jauh dari kata sempurna, cinta tetap mampu membuatnya indah.

Dan itulah yang paling akan diingat oleh anak-anak.

Itulah inti sejati dari nostalgia yang sehat.

Cara Mengurangi Ketergantungan Anak pada Layar dan Mengajak Mereka Kembali Bermain di Alam Terbuka

Sekarang waktu di depan layar telah menjadi bagian utama masa kanak-kanak bagi jutaan keluarga. Perangkat digital dirancang untuk menarik dan mempertahankan perhatian jauh lebih efektif dibandingkan taman bermain atau halaman belakang rumah. 

Anak-anak sebenarnya tidak perlu dipaksa menjauh dari layar; mereka hanya perlu diberikan kegiatan yang lebih menarik dan bermakna sebagai penggantinya.

Mulailah dari Perilaku Orang Tua, Bukan dari Aturan Rumah

Banyak orang tua mencoba mengatasi masalah penggunaan layar dengan langsung menyita perangkat anak. Cara ini jarang berhasil. Anak-anak menjadi kesal, konflik semakin meningkat, dan rasa bosan yang menjadi penyebab utama ketergantungan pada layar tetap tidak teratasi.

Langkah awal yang lebih efektif adalah menetapkan batasan yang jelas dan konsisten bersama anak. Sepakati waktu penggunaan yang spesifik, misalnya tiga puluh menit setelah makan malam, daripada memberikan batasan yang samar dan berubah-ubah setiap hari. Anak-anak cenderung merespons lebih baik terhadap aturan yang dapat diprediksi dibandingkan aturan yang diterapkan secara sewenang-wenang. Melibatkan mereka dalam proses penetapan batasan juga memberi rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap aturan tersebut.

Seorang orang tua yang pulang ke rumah lalu langsung berbaring di sofa sambil memainkan ponsel sebenarnya telah melemahkan setiap nasihat tentang pembatasan waktu layar. Anak-anak meniru apa yang mereka lihat. Meletakkan ponsel, melakukan kontak mata, dan berbicara langsung dengan anak tidak membutuhkan biaya apa pun, tetapi memberikan pelajaran yang jauh lebih berharga daripada aturan yang ditempel di pintu kulkas.

Matikan televisi ketika tidak sedang ditonton. Jadikan meja makan sebagai zona bebas ponsel. Ketika waktu makan menjadi saat untuk bercakap-cakap, bukan waktu di mana setiap orang sibuk menggulir layar masing-masing, anak-anak akan menyerap kebiasaan tersebut dan membawanya dalam kehidupan mereka.

Taman Terdekat Lebih Baik daripada Petualangan Besar yang Tak Pernah Terjadi

Sepasang sepatu olahraga, taman terdekat, dan tiga puluh menit waktu luang sebenarnya sudah cukup. Banyak orang tua membayangkan kegiatan luar ruangan harus berupa berkemah, perjalanan jauh, atau aktivitas yang terorganisasi. Namun justru kerumitan persiapan itulah yang sering membuat rencana terus tertunda.

Taman lingkungan, lapangan sekolah, atau gang yang tenang tempat anak-anak bisa berlari merupakan tujuan yang sama berharganya, bukan sekadar pilihan pengganti. Sebuah tikar piknik dan bola di hamparan rumput mana pun dapat menjadi pusat kegiatan sepanjang sore.

Setelah berada di luar, ubahlah kegiatan tersebut menjadi sebuah misi. Kalimat seperti, “Ayo ke taman,” sering kali kalah menarik dibandingkan perangkat digital. Namun, “Ayo cari tiga bentuk daun yang berbeda, lima warna bunga yang berbeda, dan lihat apakah kita bisa menemukan sarang semut,” menawarkan pengalaman yang jauh lebih menarik.

Kehadiran teman sebaya juga sangat berpengaruh. Anak yang mungkin berjalan dengan enggan saat diajak orang tuanya berjalan kaki sendirian dapat berlari selama satu jam tanpa mengeluh ketika bermain bersama teman-temannya. Berkoordinasilah dengan tetangga atau keluarga teman sekolah untuk mengadakan pertemuan rutin di akhir pekan. Daya tarik sosial tersebut akan membantu pekerjaan pengasuhan Anda.

Berikan kembali sebagian kendali kepada anak. Tawarkan pilihan daripada langsung menentukan tujuan hari itu: pantai atau jalur hutan, kolam renang atau taman kupu-kupu. Anak-anak yang ikut berpartisipasi dalam merencanakan kegiatan biasanya akan datang dengan antusiasme, bukan penolakan.

Aktivitas Singkat yang Dilakukan Secara Rutin Akan Membentuk Kebiasaan Jangka Panjang

Mulailah dengan satu atau dua kali jalan santai pada malam hari di hari kerja. Buatlah kegiatan tersebut cukup singkat sehingga tidak memerlukan banyak persiapan dan tidak menimbulkan hambatan. Setelah menjadi kebiasaan, tingkatkan menjadi aktivitas luar ruangan setengah hari setiap akhir pekan. Dalam beberapa bulan, ritme tersebut akan menjadi bagian dari identitas keluarga.

Berkemah selama akhir pekan atau melakukan pendakian selama beberapa hari memberikan manfaat yang berbeda dibandingkan sekadar bermain di taman. Kegiatan semacam itu membantu anak mengembangkan toleransi terhadap ketidaknyamanan, menumbuhkan semangat eksplorasi, serta membangun hubungan yang lebih dekat dengan dunia fisik—sesuatu yang tidak dapat digantikan oleh layar digital.

Oleh Xun Chang, Vision Times

Trump dalam Pidato Hari Kemerdekaan ke 250 : Komunisme Seperti “Kanker” yang Harus Disingkirkan

EtIndonesia.com  Ibu kota Amerika Serikat, Washington, D.C., menggelar perayaan besar pada akhir pekan untuk memperingati 250 tahun Kemerdekaan Amerika Serikat. Setelah badai petir berlalu, pertunjukan kembang api di National Mall menerangi langit malam. Presiden Donald Trump juga menyampaikan pidato yang memberikan penghormatan kepada para pendiri bangsa, para veteran, serta tradisi kebebasan Amerika.

Pada  4 Juli malam, ribuan warga berkumpul di National Mall. Di bawah langit malam, kembang api menghiasi udara di atas Gedung Capitol dan Monumen Washington, menjadi puncak perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.

Trump menyebut momen tersebut sebagai salah satu tonggak paling membanggakan dalam sejarah Amerika. Ia memberikan penghormatan kepada para pendiri bangsa pada tahun 1776 dan menegaskan bahwa rakyat Amerika tidak akan membiarkan negaranya mengalami kemunduran.

“Malam ini kita menyatakan kesetiaan kepada bendera yang mereka wariskan kepada kita, dan berkata: Tuhan memberkati para patriot abadi tahun 1776. Hidup perjuangan kemerdekaan. Kita akan selalu berada di puncak. Kita tidak akan pernah membiarkan negara kita merosot. Kita akan selalu menjadi yang terbaik,” katanya. 

Menghormati Para Veteran

Dalam acara tersebut, sejumlah veteran naik ke panggung untuk menerima penghormatan, termasuk veteran Perang Dunia II serta salah satu perwira Afrika-Amerika pertama yang memimpin pasukan khusus selama Perang Vietnam.

Penyelenggara juga memamerkan beberapa bendera bersejarah yang memiliki makna simbolis penting, antara lain:

  • bendera Amerika yang pernah menutupi peti jenazah Presiden Abraham Lincoln;
  • bendera yang pernah dikibarkan pada pesawat pertama Wright Bersaudara.

“Amerika Tidak Akan Pernah Menjadi Negara Komunis”

Dalam pidatonya, Trump menegaskan bahwa sistem kebebasan Amerika bertentangan secara mendasar dengan komunisme dan mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak akan pernah menempuh jalan komunisme.

“Amerika tidak akan pernah menjadi negara komunis. Itu tidak akan terjadi. Komunisme adalah milik para pecundang, dan akan selalu menjadi milik para pecundang. Sistem komunis sepenuhnya bertentangan dengan sistem Amerika, dan sistem komunis tidak pernah berhasil,” ujarnya. 

“Terhadap ancaman seperti itu, kita ingin menghentikannya bahkan sebelum mulai berkembang. Seperti kanker, ancaman itu harus diangkat dan harus diangkat dengan cepat,” jelasnya. 

Mengenang Sejarah dan Nilai-Nilai Amerika

Perayaan ini bukan sekadar pertunjukan kembang api pada Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi rakyat Amerika untuk mengenang perjalanan negaranya dari bekas koloni menjadi salah satu negara adidaya dunia, sekaligus mewariskan nilai-nilai kebebasan, kemerdekaan, dan identitas nasional kepada generasi berikutnya.

Laporan gabungan oleh Ning Xiu dan Zhang Ruiqi untuk New Tang Dynasty Television (NTD).

Hujan Es Sebesar Telur Angsa Guncang Handan, Cuaca Ekstrem Terjang Tiongkok Utara 

EtIndonesia.com Cuaca konvektif kuat melanda wilayah Tiongkok Utara. Di tengah pengaruh Topan Maysak terhadap Tiongkok Selatan, wilayah utara mengalami hujan lebat, badai petir, angin kencang, dan hujan es akibat sistem pusaran udara dingin (cold vortex). Kota Handan dan Xingtai di Provinsi Hebei menjadi daerah yang paling parah terdampak. Beberapa butir hujan es dilaporkan berukuran sebesar telur angsa, bahkan warganet menyebut ukurannya “seperti granat”.

Menurut akun media sosial China Weather Enthusiast (中國氣象愛好者), Dataran Tiongkok Utara mengalami cuaca konvektif berskala luas untuk hari kedua berturut-turut. Intensitas badai pada 5 Juli bahkan lebih besar dibanding sehari sebelumnya.

Wilayah Beijing, Tianjin, Hebei, Henan, dan Shandong dilanda hujan lebat, badai petir, angin kencang, serta hujan es secara bergantian.

Di sebagian wilayah Puyang, Provinsi Henan, kecepatan angin tercatat mencapai 40 meter per detik, setara dengan kekuatan angin topan. Sementara itu, wilayah selatan Hebei dilaporkan diguyur hujan es berukuran sangat besar.

Akun Weibo “Analis Cuaca Xinxin” juga menyebutkan bahwa pada sore hari 5 Juli, cuaca konvektif berupa hujan deras singkat, badai petir, dan angin kencang terjadi di Tiongkok Utara, kawasan hilir Sungai Yangtze, serta Tiongkok Selatan.

Menurutnya, citra radar menunjukkan gema radar berwarna merah hingga ungu di wilayah selatan Hebei, utara Henan, dan utara Shandong, yang mengindikasikan terbentuknya badai supercell, sehingga memicu cuaca ekstrem dan hujan es di sejumlah lokasi.

Curah Hujan Sangat Tinggi

Antara pukul 18.00–19.00, Kabupaten Guangping (Hebei) mencatat curah hujan 54,3 milimeter dalam satu jam.

Di Lijin, Shandong, curah hujan per jam mencapai 45,2 milimeter.

Sementara itu, Yanqing, Beijing, mencatat 44,3 milimeter hujan antara pukul 17.00–18.00, sedangkan Laoling, Shandong, dilanda angin badai petir berkekuatan level 10 disertai hujan deras.

Hujan Es Sebesar Telur Angsa, Kendaraan dan Tanaman Rusak

Video yang diunggah warga memperlihatkan wilayah Handan, Xingtai, dan Shijiazhuang di Hebei dihantam hujan es yang sangat besar.

Beberapa butir hujan es dilaporkan sebesar telur angsa. Saat menghantam tanah maupun atap rumah, kekuatannya digambarkan “seperti granat yang dilemparkan”, sehingga menimbulkan pemandangan yang mengerikan.

Seorang anggota Asosiasi Penulis Tiongkok menulis di Weibo:

“Ini pertama kalinya saya melihat hujan es sebrutal ini.”

Di Kabupaten Shexian, Kota Handan, lapisan hujan es menutupi permukaan tanah dengan ketebalan sekitar 5–10 sentimeter. Warga mengatakan ketika menginjaknya, kaki dapat tenggelam hingga setengah betis.

Banyak kendaraan mengalami kerusakan setelah kaca belakangnya pecah akibat tertimpa hujan es. Tanaman pertanian dan pepohonan di berbagai daerah juga mengalami kerusakan serius.

Enam Peringatan Cuaca Dikeluarkan

Pada 5 Juli  pukul 18.00, Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok bersama sejumlah instansi terkait secara berturut-turut mengeluarkan enam jenis peringatan cuaca, yaitu:

1. Peringatan Kuning Cuaca Konvektif Kuat

Diperkirakan mulai 5 Juli pukul 20.00 hingga 6 Juli pukul 20.00, sebagian wilayah berikut akan mengalami badai petir dengan angin berkekuatan minimal level 8 atau hujan es:

  • Tiongkok Timur Laut bagian barat dan selatan;
  • Tiongkok Utara;
  • Huanghuai;
  • Bagian timur Jianghuai;
  • Bagian utara dan barat Jiangnan;
  • Tiongkok Selatan bagian barat.

Di beberapa wilayah seperti:

  • Hebei selatan,
  • Shandong tengah dan barat,
  • Henan utara,
  • Jiangsu tengah dan utara,
  • Hunan utara dan selatan,
  • Guangxi timur laut,

kecepatan angin diperkirakan dapat mencapai level 10, bahkan lebih dari level 11.

2. Peringatan Biru Topan

Pusat Topan Maysak, topan ke-10 tahun ini, pada pukul 17.00 berada di wilayah Nanning, Guangxi.

  • Kecepatan angin maksimum: 23 meter per detik (level 9)
  • Tekanan udara minimum di pusat topan: 990 hPa

Topan diperkirakan akan memasuki Provinsi Hunan pada  6 Juli pagi.

3. Peringatan Merah Banjir Bandang

Mulai 5 Juli pukul 20.00 hingga 6 Juli pukul 20.00, wilayah:

  • Hunan barat daya;
  • Guangxi timur;

berpotensi mengalami banjir bandang.

Beberapa daerah di Guangxi bagian timur bahkan berada dalam kategori peringatan merah, yang berarti risiko banjir bandang sangat tinggi.

4. Peringatan Oranye Hujan Lebat

Diperkirakan terjadi hujan sangat lebat di:

  • Guangxi bagian timur;
  • Pesisir selatan Guangxi;
  • Hunan barat daya;
  • Shandong selatan.

Sebagian wilayah Guangxi timur diperkirakan menerima curah hujan ekstrem 250–420 milimeter.

5. Peringatan Oranye Bencana Geologi

Risiko tinggi bencana geologi diperkirakan terjadi di:

  • Hunan bagian tengah dan barat;
  • Guangdong barat daya;
  • Guangxi bagian tengah dan timur;
  • Guizhou tenggara.

Sebagian wilayah Guangxi timur bahkan berada dalam kategori risiko sangat tinggi (peringatan oranye).

6. Peringatan Risiko Genangan Air

Mulai 5 Juli pukul 20.00 hingga 6 Juli pukul 20.00, wilayah:

  • Guangxi bagian tengah dan timur;
  • Pulau Hainan bagian barat daya;

berisiko tinggi mengalami genangan air.

Di beberapa daerah di Guangxi timur, risikonya dinilai sangat tinggi, sehingga berpotensi menyebabkan banjir perkotaan dan genangan di lahan pertanian. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah pencegahan.

Sumber : NTDTV.com

Parade HUT Kemerdekaan AS ke 250 di Califronia Selatan Semarak, Falun Dafa Tampil Memukau 

EtIndonesia.com Dalam rangka memperingati 250 tahun berdirinya Amerika Serikat, parade Hari Kemerdekaan terbesar di Pantai Barat AS digelar pada Sabtu, 4 Juli, di Huntington Beach, California Selatan. Kontingen Falun Dafa, yang terdiri dari Marching Band Tian Guo (Tian Guo Marching Band), kendaraan hias, dan tim latihan meditasi, mendapat tepuk tangan serta pujian dari para penonton.

“Diiringi alunan musik orkestra yang bersemangat, kereta kuda dan kendaraan hias yang dihias indah, barisan para veteran yang penuh semangat, serta kelompok Pramuka yang tersenyum ceria, parade Hari Kemerdekaan terbesar di Pantai Barat resmi dimulai di tengah sorak-sorai masyarakat untuk merayakan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat,” demikian reporter New Tang Dynasty Television (NTD), Li Jiayin, melaporkan. 

Perwakilan American Legion, Jim Rossman, mengatakan: “Luar biasa. Mulai dari parade, perayaan 250 tahun Amerika Serikat hingga Piala Dunia FIFA, semuanya benar-benar mengagumkan.”

Pada 4 Juli 2026, Kota Huntington Beach di Orange County, California, menggelar Parade Hari Kemerdekaan ke-122. Foto menunjukkan kontingen Falun Gong dalam parade tersebut. (Li Xusheng/The Epoch Times).
Pada 4 Juli 2026, Kota Huntington Beach di Orange County, California, menggelar Parade Hari Kemerdekaan ke-122. Foto menunjukkan kontingen Falun Gong dalam parade tersebut. (Li Xusheng/The Epoch Times).
Pada 4 Juli 2026, Kota Huntington Beach di Orange County, California, menggelar Parade Hari Kemerdekaan ke-122. Foto menunjukkan kontingen Falun Gong dalam parade tersebut. (Li Xusheng/The Epoch Times).
Pada 4 Juli 2026, Kota Huntington Beach di Orange County, California, menggelar Parade Hari Kemerdekaan ke-122. Foto memperlihatkan Tian Guo Marching Band (Grup Musik Tian Guo) dari Falun Dafa yang berpartisipasi dalam parade tersebut. (Li Xusheng/The Epoch Times).
Pada 4 Juli 2026, Kota Huntington Beach di Orange County, California, menggelar Parade Hari Kemerdekaan ke-122. Foto memperlihatkan Tian Guo Marching Band (Grup Musik Tian Guo) dari Falun Dafa yang berpartisipasi dalam parade tersebut. (Li Xusheng/The Epoch Times).

Perwakilan Round Canopy Parachute Team sekaligus Direktur Eksekutif Girl Scouts San Diego, Carol Dedrich, mengatakan: “Saya sangat bersemangat bisa berada di sini untuk memberikan penghormatan kepada Amerika dan merayakan hari jadi negara ini yang ke-250.”

Selain parade, perayaan Hari Kemerdekaan di Huntington Beach juga dimeriahkan dengan maraton dan pertunjukan kembang api, yang setiap tahunnya menarik lebih dari 500.000 pengunjung.

Seorang penonton, Sylvia Torres, mengatakan: “Semua orang seharusnya menikmati momen ini dan bangga kepada para pahlawan Amerika yang telah melindungi kita. Berkat merekalah kita semua dapat menikmati kebahagiaan ini.”

Kendaraan Hias Taiwan Ikut Promosikan Budaya

Dalam parade tersebut juga tampil kendaraan hias dari Badan Pariwisata Taiwan, yang mempromosikan keberagaman budaya Taiwan.

Kepala Divisi Pariwisata Kantor Perwakilan Kementerian Transportasi Taiwan di Los Angeles, Lin Yi-cheng, mengatakan: “Seluruh desain kendaraan hias kami melambangkan keramahan dan semangat menyambut tamu yang dimiliki masyarakat Taiwan. Kami berharap semakin banyak masyarakat Amerika datang berwisata ke Taiwan.”

Kontingen Falun Dafa Menjadi Salah Satu Daya Tarik Utama

Reporter NTD Li Jiayin mengatakan: “Di antara lebih dari 100 kontingen parade, yang paling megah dan menarik perhatian adalah kontingen Falun Dafa yang dipimpin oleh Marching Band Tian Guo. Di sepanjang rute parade, mereka disambut tepuk tangan meriah. Banyak penonton melambaikan tangan dan mengambil foto sebagai bentuk apresiasi.”

Pemimpin Marching Band Tian Guo, Kevin An, menjelaskan: “Hari ini kami membawakan cukup banyak lagu, termasuk lagu yang akrab bagi masyarakat Amerika seperti The Stars and Stripes Forever. Selain itu juga ada lagu-lagu Falun Dafa seperti Falun Dafa Hao (Falun Dafa Baik), Song Bao, dan Fa Zheng Qian Kun.”

Tahun ini, kontingen Falun Dafa menampilkan tiga atraksi utama:

  • Marching Band Tian Guo dengan formasi besar;
  • Kendaraan hias bertema bidadari yang dihias megah;
  • Tim demonstrasi latihan meditasi yang menampilkan suasana damai.

Seorang Penonton Mark Maxfield mengatakan: “Mereka membuat seluruh parade menjadi lebih semarak. Musiknya sangat indah, barisannya sangat rapi, kendaraan hiasnya juga cantik, begitu pula para bidadari di atas bunga teratai. Semuanya sangat indah.”

Memperkenalkan Nilai “Sejati, Baik, Sabar”

Falun Dafa mulai diperkenalkan kepada masyarakat di Changchun, Tiongkok, pada tahun 1992. Menurut penyelenggara, latihan ini kini telah menyebar ke lebih dari 140 negara dan dipraktikkan oleh jutaan orang di seluruh dunia.

Praktisi Falun Dafa Mick Lu mengatakan: “Tiga prinsip Falun Dafa, yaitu ‘Sejati, Baik, Sabar’, adalah nilai-nilai yang seharusnya dipercaya, dikejar, dan dipraktikkan oleh setiap orang.”

Penonton Kristin Dalton menambahkan: “Saya menyukai nilai-nilai yang mereka anut. Dunia membutuhkan lebih banyak kebaikan, lebih banyak kemurahan hati, dan lebih banyak toleransi.”

Penonton Prihatin atas Penganiayaan di Tiongkok

Setelah mengetahui bahwa para praktisi Falun Dafa di Tiongkok telah mengalami penindasan dan penganiayaan oleh pemerintah Tiongkok selama hampir 27 tahun, sejumlah penonton mengungkapkan keprihatinan mereka.

Jana Howard mengatakan: “Penganiayaan selalu merupakan sesuatu yang sangat kejam. Jika ada sesuatu yang harus dilakukan semua orang, itu adalah membantu mereka yang sedang mengalami penganiayaan.”

Praktisi Falun Dafa Wang Fengqin mengatakan: “Amerika Serikat memiliki kebebasan beragama. Falun Gong dilindungi di Amerika. Saya benar-benar berterima kasih kepada Amerika.”

Warga Menyampaikan Ucapan Selamat kepada Amerika Serikat

Menjelang berakhirnya acara, para peserta dan penonton turut menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi Amerika Serikat.

Sylvia Torres berkata: “Selamat ulang tahun ke-250. Tuhan memberkati Amerika.”

Perwakilan American Legion, Jim Rossman, mengatakan: “Selamat ulang tahun. Ini luar biasa. Sungguh membanggakan menjadi orang Amerika.”

Sejumlah warga lainnya juga berseru: “Selamat Hari Kemerdekaan, 4 Juli!”

Laporan oleh Li Jiayin, Zhao Ziting, dan Li Zhenqi dari Huntington Beach, California, untuk New Tang Dynasty Television (NTD).

Perampokan Permata Kembali Guncang Prancis, 20 Perhiasan Museum Raib Meski Dijaga Sistem Keamanan

EtIndonesia.com Pada 5 Juli 2026 dini hari waktu setempat, Museum Lalique di Departemen Bas-Rhin, timur laut Prancis, dibobol oleh beberapa pencuri bertopeng. Sebanyak 20 koleksi perhiasan berharga dicuri, dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai hampir 4 juta euro. Meskipun museum ini telah mendapat pengamanan khusus setelah pencurian besar di Museum Louvre tahun lalu, aksi pencurian tersebut tetap tidak dapat dicegah.

Pencuri Bertopeng Berhasil Melarikan Diri

Museum Lalique terletak di Wingen-sur-Moder, Departemen Bas-Rhin, dan dibuka pada tahun 2011. Museum ini menyimpan karya-karya René Lalique, seniman kaca sekaligus perancang perhiasan terkenal asal Prancis.

Koleksinya mencakup lebih dari 650 karya dari era Art Nouveau dan Art Deco, termasuk perhiasan, botol parfum, serta berbagai karya seni kaca yang bernilai tinggi.

Wingen-sur-Moder merupakan kota kecil berpenduduk sekitar 1.500 jiwa, berjarak sekitar 60 kilometer di barat laut Strasbourg.

Sekitar pukul 05.30 pagi, beberapa pencuri bertopeng memasuki museum setelah mencongkel salah satu pintu masuk. Mereka kemudian memecahkan enam lemari kaca pajangan dan membawa kabur 20 perhiasan berbahan kristal.

Menurut laporan, perhiasan tersebut tidak mengandung batu permata berharga maupun logam mulia, sehingga tidak dapat dilebur untuk dijual kembali. Nilainya terutama berasal dari nilai seni dan sejarahnya.

Alarm Berbunyi, Tetapi Petugas Keamanan Tidak Segera Bertindak

Selama aksi pencurian berlangsung, sistem alarm museum aktif. Namun, perusahaan keamanan yang bertanggung jawab tidak segera merespons.

Orang pertama yang menyadari adanya pencurian justru seorang petugas kebersihan yang tiba di lokasi. Ia kemudian segera menghubungi polisi.

Ketika polisi datang ke museum, para pelaku telah berhasil melarikan diri.

Seorang sumber mengatakan kepada AFP bahwa: “Sekitar 20 perhiasan telah dicuri. Nilai kerugian masih dihitung, tetapi kemungkinan mencapai beberapa juta euro, bahkan mendekati 4 juta euro.”

Wali Kota Marah, Pertanyakan Kinerja Perusahaan Keamanan

Wali Kota Wingen-sur-Moder, Christian Dorschner, mengatakan kepada harian lokal Dernières Nouvelles d’Alsace bahwa ia merasa “sangat marah” atas kejadian tersebut.

Menurutnya, para pelaku langsung menyasar koleksi perhiasan. “Mereka jelas mengetahui kondisi di dalam museum sehingga dapat melakukan pencurian seperti ini. Mereka kemungkinan adalah pencuri profesional,” katanya. 

Ia juga mengkritik keras perusahaan keamanan yang bertugas menjaga museum. “Semua alarm berbunyi dengan normal. Namun kemudian tampaknya terjadi kesalahan besar di pihak perusahaan keamanan. Mereka tidak segera datang ke lokasi dan juga tidak langsung menghubungi polisi.”

Sementara itu, Presiden Wilayah Grand Est, Franck Leroy, menyatakan bahwa pencurian tersebut merupakan: “Serangan yang tidak dapat diterima terhadap warisan budaya Prancis. Yang dirugikan bukan hanya benda-benda yang dicuri, tetapi juga sebuah tempat bersejarah yang mewakili sejarah, tradisi kerajinan, dan budaya kita.”

Polisi Mulai Menyelidiki

Penyelidikan kini ditangani oleh unit investigasi kriminal Gendarmerie Departemen Bas-Rhin.

Polisi sedang memeriksa rekaman kamera pengawas serta menelusuri kemungkinan keberadaan para tersangka.

Pihak Museum Lalique menyatakan bahwa museum akan ditutup selama beberapa hari ke depan agar pemeriksaan keamanan dapat dilakukan sebelum dibuka kembali untuk umum.

Tetap Dibobol Meski Sudah Mendapat Pengamanan Khusus

Sejak terjadinya pencurian besar di Museum Louvre pada Oktober 2025, Museum Lalique telah ditempatkan di bawah pengamanan khusus.

Namun para penyelidik menilai bahwa langkah-langkah keamanan yang ada masih belum memadai untuk mencegah aksi pencurian kali ini.

Kilas Balik Pencurian Besar di Museum Louvre

Kasus pencurian perhiasan di Museum Louvre pada tahun 2025 sempat mengejutkan dunia. Saat itu, berbagai benda berharga dengan nilai sekitar 80 juta euro berhasil dicuri.

Menurut kepolisian Paris, para pelaku bukan berasal dari kelompok kejahatan terorganisasi, melainkan sekelompok residivis pencurian dari kawasan pinggiran utara Paris.

Salah satu tersangka adalah pria keturunan Aljazair berusia 34 tahun yang pindah ke Prancis pada tahun 2010, sedangkan tersangka lainnya yang berusia 39 tahun sedang berada di bawah pengawasan peradilan karena beberapa kasus pencurian besar sebelumnya.

Dari empat tersangka utama, tiga orang telah ditangkap, tetapi seluruh perhiasan yang dicuri hingga kini masih belum ditemukan.

Sumber : NTDTV.com